Prabowo Ngotot Mau Sistem Pilkada di Pilih Oleh DPRD Bukan Rakyat


Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Presiden Prabowo Subianto disebut berulang kali mengusulkan agar pemilihan kepala daerah (pilkada) dikembalikan melalui DPRD, bukan dipilih langsung oleh rakyat.

Hal itu diungkapkan Menko Yusril Ihza Mahendra. Menurut Yusril, Prabowo bahkan pernah mengatakan, “Sudahlah, pilkada kembalikan saja ke DPRD.”

Yusril menilai pilkada langsung membutuhkan biaya politik yang sangat besar karena calon harus menjangkau pemilih di seluruh wilayah. 

Tingginya ongkos politik ini dikhawatirkan mendorong kepala daerah terpilih mencari cara untuk mengembalikan modal setelah menjabat.

Dari sisi pengawasan, Yusril berpendapat pemilihan melalui DPRD lebih mudah diawasi karena jumlah pemilihnya jauh lebih sedikit dibandingkan seluruh warga di satu kabupaten.

Ia pun menyoroti kontradiksi antara semangat pemberantasan korupsi dan sistem politik yang dinilai justru membuka peluang korupsi akibat mahalnya biaya pemilihan.

Namun, wacana ini juga memunculkan pertanyaan besar: apakah pemilihan melalui DPRD benar-benar bisa menekan korupsi, atau justru memindahkan risiko politik uang ke lingkaran elite partai dan anggota dewan?

Postingan populer dari blog ini

Oknum Guru P3K di Kecamatan Sapé Diduga Menganiaya Seorang Perempuan Pedagang

DPD RI Dorong Kabupaten Bima jadi Kawasan Prioritas Garam Nasional

Arti Nama Hafid, Berikut Sifat Dan Karakternya