Media Dinamika Global: Ketahanan
Tampilkan postingan dengan label Ketahanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ketahanan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Februari 2026

Tiga Pilar Strategis NTB 2026: Perangi Kemiskinan, Perkuat Pangan, Genjot Pariwisata


Mataram, Media Dinamika Global.Id.- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam menjalankan pemerintahan daerah berbasis tiga pilar utama yang sejalan dengan visi misi kepala daerah serta program nasional. Tiga pilar tersebut yakni pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan pariwisata.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menjelaskan hal tersebut dalam rapat pimpinan Polda NTB di Gedung Sasana Dharma Polda NTB, Jumat (20/2/2026).

Menurut Miq Iqbal sapaan orang nomor satu di NTB ini, bahwa Gubernur dan Bupati selain sebagai kepala daerah, juga merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat. Karena itu, pelaksanaan program daerah harus selaras dan mendukung agenda nasional.

Pilar pertama dengan menitikberatkan pada pengentasan kemiskinan. Saat ini, angka kemiskinan di NTB mendekati angka 12 persen, dengan kemiskinan ekstrem sekitar 2 persen. Dari estimasi jumlah penduduk hampir 6 juta jiwa, sekitar 720 ribu orang masih berada dalam kategori miskin.

Tercatat terdapat 106 desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem. Bahkan di lebih dari 300 desa lainnya masih terdapat kantong-kantong kemiskinan ekstrem, yakni desa dengan lebih dari 20 persen penduduknya berada di bawah garis kemiskinan.

Berbagai persoalan sosial seperti stunting, pernikahan dini, narkoba hingga perdagangan manusia dinilai berakar dari kemiskinan. “The mother of all social problems is poverty. Ibu dari semua masalah sosial adalah kemiskinan. Maka penyelesaiannya harus dimulai dari sana,” tegas Gubernur Iqbal.

Salah satu program unggulan dalam pengentasan kemiskinan adalah Desa Berdaya. Dari total 106 desa kategori miskin ekstrem dan absolut, penanganan dilakukan bertahap sebanyak 40 desa per tahun.

Pendekatannya langsung menyasar kepala keluarga miskin ekstrem. Tahun ini, sekitar 7.000 kepala keluarga di 40 desa menjadi prioritas intervensi.

Langkah pertama adalah verifikasi dan validasi data penerima agar bantuan tepat sasaran. Selanjutnya, dilakukan identifikasi potensi penghidupan yang memungkinkan setiap kepala keluarga memperoleh penghasilan minimal Rp1 juta per bulan, sehingga mampu keluar dari garis kemiskinan.

Di sektor ketahanan pangan, pemerintah mendorong setiap desa memiliki minimal satu greenhouse untuk memastikan produksi sayur dan cabai dapat berlangsung sepanjang tahun. Langkah ini juga sebagai respons atas tingginya permintaan pasar yang kerap memicu lonjakan harga komoditas.

Pemprov NTB mengajak seluruh elemen, mulai dari perangkat desa, perguruan tinggi, TNI-Polri hingga masyarakat luas untuk berkolaborasi menyukseskan program Desa Berdaya.

Dengan konstruksi tiga pilar yang saling terintegrasi, pengentasan kemiskinan sebagai tujuan utama serta ketahanan pangan dan pariwisata sebagai solusi, maka NTB optimistis mampu menurunkan angka kemiskinan secara signifikan dan mewujudkan desa-desa yang berdaya serta mandiri.

Untuk mengatasi kemiskinan, Pemprov NTB mengoptimalkan pilar kedua dan ketiga, yakni ketahanan pangan dan pariwisata. Sektor pertanian, peternakan, agroforestri hingga agro maritim dipandang sebagai kekuatan historis NTB. Begitu pula pariwisata yang telah lama menjadi andalan daerah.

Pendekatan ini juga diselaraskan dengan program nasional seperti MBG yang mengedepankan penciptaan permintaan (demand) sebelum meningkatkan produksi (supply). Jika sebelumnya pemerintah fokus pada produksi lalu mencari pasar, kini permintaan lebih dulu dipastikan agar petani tidak kesulitan menjual hasil panen.

Fenomena anjloknya harga saat panen raya menjadi pelajaran penting. Melalui pendekatan baru, pemerintah daerah didorong meningkatkan produksi sekaligus memastikan pasar tersedia, guna mencegah gejolak harga dan inflasi.

Pemprov NTB menargetkan pada Juli mendatang suplai kebutuhan pokok strategis seperti sayur, telur, dan ikan telah terpenuhi 100 persen. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar penguatan ketahanan pangan sekaligus pengendalian inflasi daerah.

Pemprov NTB mengakui tantangan terbesar ada pada komoditas susu. Pengembangan sapi perah dinilai tidak mudah karena membutuhkan kawasan dataran tinggi dan prosesnya memakan waktu hingga dua tahun. Karena itu, fokus percepatan saat ini diarahkan pada komoditas telur, ikan, dan sayur.

“Kita dikejar waktu. Juli harus sudah 100 persen suplai aman, maka percepatan jadi kunci”, tegasnya.

Upaya percepatan ini diintegrasikan dengan skema pembiayaan melalui Bank NTB Syariah. Penerima bantuan produktif akan dievaluasi per siklus usaha dengan sistem kategorisasi merah, kuning, dan hijau.

Kelompok hijau yang dinilai berhasil dan produktif dapat langsung mengakses pembiayaan tanpa bunga dan tanpa jaminan. Saat ini Bank NTB telah menyiapkan dana awal KUR sebesar Rp30 miliar untuk kredit sektor produktif/UMKM, serta tengah diajukan tambahan Rp20 miliar untuk PMI dan buruh migran. Dukungan pembiayaan untuk sektor peternakan juga akan menyusul dengan nilai lebih besar yaitu 3 persen.

Skema ini diharapkan memperkuat keberlanjutan program ketahanan pangan, sehingga intervensi pemerintah tidak berhenti pada bantuan awal, tetapi berlanjut pada pembiayaan usaha mandiri.

Selain ketahanan pangan, pariwisata menjadi pilar ketiga dalam strategi pembangunan NTB. Daerah ini dinilai memiliki potensi alam kelas dunia yang menjadi daya tarik utama.

Pemerintah daerah mencatat peningkatan konektivitas udara dengan dibukanya tujuh rute domestik baru. Dalam waktu dekat, NTB juga menargetkan pembukaan rute internasional menuju Darwin, Perth dan Bangkok, serta penjajakan ke sejumlah kota lain di kawasan Asia dan Australia.

Strategi utama yang diperkuat adalah pengembangan Meeting, Incentive, Convention, and Event (MICE) melalui penyelenggaraan event berskala besar. Pengalaman penyelenggaraan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) sebelumnya menunjukkan dampak signifikan. Kehadiran sekitar 22 ribu wisawatan mampu mendorong kenaikan kunjungan wisata dari 9,9 persen menjadi 12 persen pada bulan berikutnya.

Pemerintah menilai wisatawan domestik memberikan dampak belanja (spending) yang lebih besar bagi ekonomi lokal dibanding wisatawan internasional, karena konsumsi mereka langsung menyentuh UMKM, kuliner, dan sektor informal.

Tahun ini, sejumlah event besar telah disiapkan termasuk penyelenggaraan Pocari Sweat Run, MotoGP dan beberapa agenda nasional lainnya. Pemerintah juga mendorong lebih banyak kementerian dan lembaga menggelar kegiatannya di NTB.

Salah satu tantangan dalam pengembangan event adalah proses perizinan keamanan yang dinilai masih rumit dan memakan waktu, bahkan untuk event berskala besar harus melalui Mabes Polri.

Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Polda untuk menyusun sistem perizinan yang lebih sederhana, transparan, dan memiliki kepastian biaya. Model indeks biaya berdasarkan skala kegiatan tengah dirumuskan agar pelaku usaha mendapatkan kepastian prosedur dan kepastian anggaran.

“Bagi pelaku usaha, yang terpenting adalah kepastian prosedur dan kepastian biaya. Kalau itu jelas, mereka bisa memasukkannya dalam perencanaan usaha,” ujar Gubernur Iqbal.

Dengan integrasi ketahanan pangan, pembiayaan produktif, penguatan konektivitas serta strategi event pariwisata, Pemprov NTB optimistis mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menekan angka kemiskinan secara signifikan pada 2026.

Pemprov NTB menyoroti pentingnya penguatan keamanan destinasi wisata seiring meningkatnya kunjungan dan pembangunan infrastruktur pariwisata.

Sejumlah kasus pencurian infrastruktur seperti kabel lampu jalan, baterai, hingga komponen penerangan di kawasan wisata selatan NTB menjadi perhatian serius. Bahkan, infrastruktur yang baru dipasang kerap hilang dalam hitungan hari.

“Kalau hari ini kita pasang lampu, besok kabelnya sudah tidak ada atau baterainya hilang. Ini jadi tantangan serius, terutama di wilayah selatan,” ungkapnya.

Berbeda dengan wilayah utara yang relatif aman, kawasan selatan masih menghadapi gangguan keamanan berulang. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan wisatawan serta merusak citra daerah.

Sebagai langkah strategis, Pemprov NTB mengusulkan pembentukan Polisi Pariwisata untuk memperkuat pengamanan objek wisata dan infrastruktur pendukungnya. Pemprov siap mendukung peningkatan kapasitas personel, termasuk penyediaan peralatan dan penguatan infrastruktur bagi satuan yang ditugaskan khusus di sektor pariwisata. Koordinasi dengan jajaran kepolisian daerah terus dilakukan guna merumuskan skema terbaik.

“Kami ingin ada kepastian sistem pengamanan destinasi. Pariwisata tidak bisa tumbuh tanpa rasa aman,” tegasnya.

Pemprov NTB juga menegaskan bahwa keberhasilan tiga pilar pembangunan pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata tidak akan tercapai tanpa dukungan penuh aparat keamanan.

Selain isu keamanan pariwisata, pemerintah daerah juga menyoroti perkembangan kebijakan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Sejak 2024, pemerintah pusat mendelegasikan sebagian kewenangan pengelolaan IPR kepada pemerintah provinsi, sebuah langkah yang dinilai jarang terjadi dalam pola hubungan pusat-daerah.

Pemprov NTB menegaskan tidak ingin kewenangan tersebut disalahgunakan. Spirit utama pengelolaan IPR adalah menjamin kesejahteraan masyarakat di sekitar tambang sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Jangan sampai kita dikenang sebagai generasi yang mewariskan lingkungan rusak kepada anak cucu kita”, ujarnya.

Karena itu, pemerintah memastikan kesiapan infrastruktur pengawasan serta regulasi lingkungan sebelum implementasi berjalan optimal. Saat ini, penyusunan Peraturan Daerah (Perda) terkait IPR tengah dipercepat bersama DPRD.

Perda induk dan aturan turunannya ditargetkan menjadi landasan praktik pertambangan rakyat yang tertib, berkelanjutan, serta berpihak pada masyarakat. Bahkan sejumlah daerah lain disebut mulai mempelajari langkah NTB dalam merancang tata kelola IPR.

Pemprov NTB menegaskan seluruh agenda pembangunan baik penguatan ketahanan pangan, percepatan pariwisata, maupun tata kelola pertambangan rakyat memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, DPRD, dan masyarakat. Ke depan, NTB menargetkan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga menjamin kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan.

“Apapun keberhasilan yang kita capai nanti, itu adalah keberhasilan kita bersama”, tutupnya.

Redaksi ||

Rabu, 18 Februari 2026

Unit Tipidter Satreskrim Polres Tanggamus Pantau Pedagang Agar Tidak Jual Harga HET


Tanggamus. Media Dinamika Global.Id– Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Sat Reskrim Polres Tanggamus melakukan pemantauan harga beras premium dan medium di salah satu toko beras di Kecamatan Kota Agung. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 18 Februari 2026.

Pemantauan dilakukan oleh Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Tanggamus yang dipimpin Kanit II Sat Reskrim, Ipda Andrapala, S.H. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan kepada para pedagang agar tidak menjual beras melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Tim Saber Pangan di wilayah Kabupaten Tanggamus, yang dibentuk pemerintah untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap harga-harga komoditas pangan. Upaya tersebut bertujuan memastikan stabilitas harga serta melindungi masyarakat dari potensi lonjakan harga, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan.

"Kegiatan ini guna memantau serta menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan dan kami juga menghimbau terhadap para penjual untuk tidak menjual harga bahan pokok di atas harga eceran yang telah di tentukan" ucap Kanit 2 Satreskrim IPDA Andrapala, SH.

Polres Tanggamus menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna menjaga kondusivitas distribusi dan harga bahan pokok, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kenaikan harga kebutuhan pangan.

Yunt

Rabu, 11 Februari 2026

Survei Lahan KDMP Oi Panihi Tambora Rampung, Gerai Koperasi Siap Dibangun dalam Waktu Dekat


Bima, Media Dinamika Global.Id.- Tim Pendamping Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bersama vendor melakukan survei lokasi lahan pembangunan gerai KDMP di Desa Oi Panihi, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, Rabu (11/02/2026). Kegiatan ini menjadi langkah validasi luas dan kelayakan lahan sebelum pembangunan gerai koperasi dimulai.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus KDMP, Pemerintah Desa, Babinsa, BPD, Danposramil Tambora, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur ini menegaskan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan koperasi desa sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Tim Pendamping KDMP Kabupaten Bima meninjau langsung lokasi dan memastikan bahwa lahan yang disiapkan memenuhi persyaratan pembangunan. Serma Zaid menyampaikan bahwa lahan yang tersedia dinilai layak dan siap untuk pembangunan gerai.

“Lahan untuk membangun gerai layak dan memenuhi syarat, dan secepatnya akan dibangun dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Ketua KDMP Oi Panihi, Aminullah, menjelaskan bahwa kehadiran tim bertujuan memastikan kesiapan lahan sesuai standar nasional. Ia menyebut lokasi gerai dinilai strategis karena berada di depan jalan raya dan dikelilingi akses gang.

“Alhamdulillah lahan KDMP Oi Panihi memenuhi standar nasional. Tim bahkan menyatakan tidak perlu dilakukan pematokan atau pengukuran ulang karena lahannya luas dan sangat strategis,” jelasnya.

Kepala Desa Oi Panihi, Sri Kurniatiningsih, menegaskan bahwa lahan tersebut merupakan aset desa yang bebas dari sengketa maupun klaim kepemilikan pribadi.

“Lahan KopDes Merah Putih berada di Dusun Dorombolo, merupakan aset desa dan tidak dalam keadaan sengketa,” tuturnya.

Usai proses pengecekan, tim pendamping dan vendor meninggalkan lokasi.

Redaksi ||

Pastikan Warga NTB Bisa Akses Kebutuhan Pokok, Pemprov NTB Gelar Rakor Inflasi Jelang Tibanya Ramadan


Mataram, Media Dinamika Global.Id.-Pemerintah Provinsi NTB dalam memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang wajar menjelang bulan Ramadan menggelar Rapat Koordinasi. Rapat koordinasi ini merupakan wujud kepedulian dalam memberikan perhatian khusus terhadap ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok. Kegiatan Rakor Inflasi tersebut digelar di Hotel Golden Palace. Rabu, (11/2/2026) 

Plt. Sekretaris Daerah, Lalu Muhamad Faozal dalam sambutannya mengatakan, secara umum, ketersediaan bahan pangan di Nusa Tenggara Barat dalam kondisi aman. Namun, Pemprov mencermati adanya kenaikan harga pada komoditas tertentu, terutama cabai rawit, yang dipengaruhi oleh kondisi cuaca, keterbatasan panen, distribusi ke luar daerah serta meningkatnya permintaan menjelang puasa. 

“Kemarin Bapak Gubernur bersama Satgas pangan Daerah, turun langsung ke pasar untuk memastikan kondisi riil di lapangan, termasuk memantau harga dan pasokan komoditas strategis,” ujar Sekda yang akrab disapa Lalu Faozal tersebut 

Untuk itu, Lanjut Lalu Faozal, Pemerintah Provinsi NTB bersama para stakeholder terus melakukan langkah-langkah konkret, diantaranya dengan memasifkan informasi harga eceran tertinggi serta melaksanakan gerakan pangan murah di berbagai wilayah. 

“Ini sebagai upaya intervensi pasar agar masyarakat tetap tenang dan dapat menjalani ibadah ramadan dengan khusyuk,” kata Lalu Faozal 

Mantan Kepala Dishub NTB ini juga menegaskan, selain rapat koordinasi, Pemprov juga sering turun ke lapangan untuk memastikan tidak hanya ketersediaan, tetapi juga rentan terhadap lonjakan harga, namun masih dalam keterjangkauan harga oleh  masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi NTB terus

mendorong agar produk-produk UMKM lokal menjadi tuan rumah di daerah sendiri, sekaligus menjadi pilihan utama masyarakat.

“Kita juga perlu menyebarkan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk berbelanja dengan bijak, tidak berlebihan, serta mengutamakan produk lokal kepada para pedagang. Kami juga berharap dapat menjaga kejujuran, kualitas barang dan stabilitas harga, sehingga pasar menjadi tempat yang memberikan ketenangan dan keberkahan bagi semua,” jelasnya 

Diakhir arahannya  dirinya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penyelenggaraan rapat koordinasi ini. 

Redaksi ||

Sabtu, 07 Februari 2026

Gelar Aksi Bersih Jalan Protokol di Kecamatan Sape, Semua Unsur Damkarmat Antusias


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bima Pos Damkar Kecamatan Sape melaksanakan kegiatan pembersihan sampah di sepanjang jalan protokol Kecamatan Sape pada Minggu, 8 Februari 2026.




Kegiatan ini dilakukan dengan menyisir sampah-sampah yang tercecer, khususnya sampah yang terbawa aliran air di saluran dan parit sepanjang jalan protokol. Aksi bersih tersebut merupakan kegiatan rutin yang telah sering dilaksanakan oleh Damkarmat, baik secara mandiri maupun bersama unsur lain seperti Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Meski kegiatan pembersihan telah dilakukan secara rutin, masih ditemukan banyak sampah yang berserakan di berbagai titik. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan masih perlu ditingkatkan.

Melalui kegiatan ini, Damkarmat Kecamatan Sape mengimbau seluruh masyarakat Kecamatan Sape, mulai dari wilayah Sari hingga Naru, khususnya warga yang tinggal di sepanjang sungai dan parit, agar tidak membuang sampah ke aliran sungai maupun parit. Sampah yang dibuang sembarangan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti sumber penyakit, merusak keindahan lingkungan, serta mencemari lahan pertanian yang menjadi muara aliran sampah tersebut.

Dalam kesempatan ini, pihak Damkarmat juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bima yang telah meminjamkan armada truk untuk mendukung kelancaran kegiatan pembersihan.

(Team.MDG.03)

Kamis, 05 Februari 2026

Gerakan Indonesia ASRI, Polres Halsel Bersama Siswa SMA Gelar Aksi Bersih Pantai


Humas Polres Halsel - Polres Halmahera Selatan bersama Polsek Pulau Bacan melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang berlokasi di Pantai UMKM, Desa Tembal, Kabupaten Halmahera Selatan. Kegiatan ini melibatkan siswa-siswi SMA Alkhairaat Labuha dan SMA Negeri 1 Halmahera Selatan sebagai bentuk kolaborasi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir.Jumat (06/02/26)

Gerakan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, yang disampaikan pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, pada 2 Februari 2026, terkait penguatan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh daerah, khususnya dalam upaya memerangi permasalahan sampah.


Kegiatan bersih pantai tersebut diikuti oleh jajaran Polres Halmahera Selatan, Polsek Pulau Bacan, para Pejabat Utama (PJU), perwira, serta seluruh personel, bersama para guru pendamping dan para pelajar. Seluruh peserta secara bersama-sama membersihkan sampah yang berserakan di sepanjang pesisir Pantai UMKM Desa Tembal.

Wakapolres Halmahera Selatan Kompol Iksan Prananto, S.I.K., M.H., turut hadir dan turun langsung memungut sampah bersama peserta. Kehadiran Wakapolres di lapangan menjadi wujud nyata komitmen Polres Halmahera Selatan dalam mendukung program nasional serta memberikan contoh langsung kepada generasi muda.

Dalam penyampaiannya, Wakapolres Halmahera Selatan Kompol Iksan Prananto menyampaikan bahwa kegiatan Gerakan Indonesia ASRI ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang harus diperangi secara berkelanjutan, dimulai dari lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, Polres Halmahera Selatan berharap sinergi antara Polri, dunia pendidikan, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia yang berwawasan lingkungan sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia.


Lik////

Lewati Jalur Laut, Bhabinkamtibmas Desa Bajo Kawal Penyaluran MBG di Kepulauan Botanglomang


Mediadinamikaglobal.id|Humas Polres Halsel - Dalam rangka memastikan penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran, Bhabinkamtibmas Desa Bajo Bripka Hamdi Soleman melaksanakan pengamanan serta pengawalan kegiatan pembagian MBG di sekolah-sekolah wilayah Kecamatan Kepulauan Botanglomang.Kamis (05/02/26)

Pengamanan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan serta untuk memastikan tidak adanya hal-hal yang tidak diinginkan selama proses penyaluran berlangsung. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah kegiatan tersebut juga merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak sekolah.

Dalam pelaksanaannya, Bripka Hamdi Soleman bersama tim SPPG Yayasan Garuda Bakti Nusantara Kecamatan Botanglomang melakukan penyaluran MBG dengan menyusuri setiap desa yang memiliki sekolah. Mengingat kondisi geografis wilayah yang merupakan kepulauan, tim harus menggunakan long boat (perahu panjang) sebagai sarana transportasi utama.

Meski harus menempuh jalur laut dan menghadapi keterbatasan akses, proses penyaluran MBG tetap berjalan lancar. Seluruh makanan bergizi disalurkan langsung ke sekolah-sekolah agar dapat diterima oleh para siswa sesuai dengan jumlah dan sasaran yang telah ditentukan.

Kasi Humas Polres Halsel Akp Sunadi Sugiono menyampaikan bahwa pengamanan dan pengawalan ini merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam memberikan rasa aman serta memastikan program sosial pemerintah dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya anak-anak di wilayah kepulauan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan program Makanan Bergizi Gratis dapat membantu meningkatkan kesehatan dan konsentrasi belajar siswa, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.

Lek/////

Rabu, 04 Februari 2026

Direktur PT Roci Karawi Sama Aji Kasnun Raih Penghargaan Dari Pupuk Indonesia


Yogyakarta. Media Dinamika Global.Id.– Direktur PT Roci Karawi Sama (RKS), Aji Kasnun, secara resmi menerima sertifikat penghargaan sebagai Mitra Pelaku Usaha Distribusi (PUD) dari PT Pupuk Indonesia (PI). Penyerahan penghargaan ini berlangsung di Yogyakarta pada Rabu (04/02), sebagai bentuk apresiasi atas rekam jejak kerjasama yang solid sejak tahun 2022 dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Bima. Seperti dikutip dari Laritinews.com Kamis (04/02/26)

Rekam Jejak Ekspansi Distribusi

Sejak menjalin kemitraan pada tahun 2022, PT Roci Karawi Sama menunjukkan performa distribusi yang terus meningkat dan cakupan wilayah yang kian luas:

Tahun 2023: Perluasan distribusi ke Kecamatan Wawo (April), disusul Kecamatan Asakota Kota Bima dan Kecamatan Langgudu (September).

Tahun 2024: Dipercaya mengelola distribusi di empat wilayah: Kec. Wawo, Kec. Langgudu, Kec. Bolo, dan Kec. Asakota.

Tahun 2025: Konsistensi distribusi di Kec. Wawo, Kec. Langgudu, dan Kec. Asakota.

Tahun 2026: Memasuki tahun berjalan, PT RKS kembali dipercaya mendistribusikan pupuk untuk Kec. Wawo, Kec. Langgudu, Kec. Bolo, dan Kec. Asakota.

Aji Kasnun mengungkapkan rasa syukurnya karena selama masa operasional PT RKS, petani di wilayah yang dikelola tidak pernah mengalami kelangkaan pupuk. Hal ini dicapai melalui kepatuhan ketat terhadap aturan 7T yang ditetapkan oleh Pupuk Indonesia:

1.Tepat Waktu

2. Tepat Jumlah

3.Tepat Sasaran

4.Tepat Mutu

5.Tepat Jenis

6.Tepat Tempat

7.Tepat Harga

Target dan Harapan Kedepan, Menyongsong sisa tahun 2026, PT Roci Karawi Sama berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan di lapangan.

“Kami akan bekerja lebih baik lagi, terutama dalam berkoordinasi dengan 113 PPTS (Pengecer Pupuk Terdaftar/Sah) di empat kecamatan tersebut. Kami memastikan penjualan langsung kepada petani atau kelompok tani yang sudah terdaftar di E-RDKK tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditentukan oleh Pupuk Indonesia,” Bolo 37 PPTS, Langgudu 42 PPTS, Wawo 24 PPTS, Asakota 10 PPTS, Jumlah 113 PPTS, ujar Aji Kasnun.

Dengan penghargaan ini, PT Roci Karawi Sama menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung produktivitas pertanian melalui distribusi pupuk yang transparan dan akuntabel di Kabupaten dan Kota Bima.(Team).

Jumat, 30 Januari 2026

Mahasiswa Politeknik Muhammad Dahlan Revitalisasi Semangat Gotong Royong di Kelurahan Nggarolo


KOTA BIMA. Media Dinamika Global.Id.– Masalah lingkungan seringkali dianggap selesai dengan diskusi, namun mahasiswa KKN Politeknik Muhammad Dahlan memilih cara yang lebih progresif. Memasuki wilayah Kampung Nggarolo, tepatnya di RT 09 dan RT 10, para mahasiswa jurusan Kebidanan ini menjadikan aksi gotong royong sebagai "senjata" utama dalam program kerja (proker) perdana mereka.

Aksi ini bukan gerakan kecil. Dengan melibatkan 6 posko di mana setiap pos beranggotakan 10 hingga 11 mahasiswa mereka menyisir setiap sudut kampung. Fokus utamanya sangat krusial: pembersihan dua aliran sungai yang selama ini menjadi elemen vital bagi kenyamanan warga Nggarolo.

Kebersihan: Antara Iman dan Aksi Nyata

Hajrah, salah satu mahasiswi yang terjun langsung, menyoroti bahwa kesehatan masyarakat (khususnya dari perspektif kebidanan dan sanitasi) berakar pada kebersihan lingkungan. Ia melihat bahwa teori di bangku kuliah harus berpadu dengan realita di lapangan.


"Kami merasa sangat bahagia bisa berkunjung dan diterima sebagai bagian dari keluarga Kampung Nggarolo. Harapan kami sederhana namun mendalam: masyarakat terus sadar bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Kami ingin semangat ini tetap hidup meski nantinya kami sudah tidak di sini," ungkap Hajrah dengan antusias.

Mematahkan Stigma "Mahasiswa Menara Gading"

Ketua RT 09, Pak Jaharuddin, memberikan testimoni yang cukup kritis sekaligus menyentuh. Baginya, Nggarolo sudah sering menjadi saksi bisu datang dan perginya mahasiswa KKN dari berbagai kampus, namun kelompok dari Politeknik Muhammad Dahlan ini memberikan kesan yang berbeda.

Pak Jaharuddin memuji sikap mahasiswa yang dianggap sangat rendah hati. Ia menekankan pentingnya sifat sosialisasi tinggi; mahasiswa tidak boleh "judes" atau sombong saat berhadapan dengan warga.


Kekompakan: Mahasiswa terlihat melebur tanpa sekat saat membersihkan sungai.

Motivasi: Pak RT berharap kehadiran mereka tidak hanya meninggalkan kampung yang bersih secara fisik, tapi juga meninggalkan mentalitas yang peduli pada kenyamanan jangka panjang.

Sinergi untuk Kenyamanan Bersama


Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat seharusnya menjadi katalisator perubahan. Kekompakan dalam membersihkan sungai adalah simbol bahwa masalah lingkungan hanya bisa diatasi jika kaum intelektual dan warga bergerak dalam satu irama.


Kampung Nggarolo hari ini bukan sekadar lebih bersih, tapi juga lebih bersemangat berkat sentuhan kepedulian dari para calon tenaga kesehatan Politeknik Muhammad Dahlan.

-Oriza Sativa Nabatiyah Amiruddin wartawati MDG

Sinergi di Nggarolo: Saat Mahasiswa Politeknik Muhammad Dahlan Menanam Kesadaran Melalui Gotong Royong


KOTA BIMA. Media Dinamika Global.Id– Kebersihan lingkungan bukan sekadar urusan estetika, melainkan pondasi utama kesehatan masyarakat. Pesan krusial inilah yang dibawa oleh mahasiswa KKN Politeknik Muhammad Dahlan (UAD) saat mengawali program kerja perdana mereka di Kampung Nggarolo, Kota Bima. Melalui aksi gotong royong di RT 09 dan RT 10, para calon tenaga kesehatan ini mencoba mengembalikan budaya kolektif yang mulai luntur.

Kegiatan ini melibatkan puluhan mahasiswa yang tersebar di 6 posko, dengan komposisi 10 hingga 11 personel per tim. Fokus mereka cukup menantang: normalisasi dua aliran sungai yang menjadi urat nadi kebersihan di kampung tersebut.

Bukan Sekadar Seremonial

Di tengah skeptisisme publik terhadap efektivitas program KKN, mahasiswa politeknik Muhammad Dahlan bima hadir dengan pendekatan yang berbeda. Hajrah, salah satu mahasiswi di lokasi, menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar kunjungan formalitas.

"Kebersihan adalah sebagian dari iman, dan itu harus diwujudkan dalam aksi nyata. Kami sangat bahagia bisa diterima di Nggarolo, namun kebahagiaan sejati kami adalah melihat masyarakat kembali sadar akan pentingnya menjaga alam," tegas Hajrah.

Ketua RT 09, Pak Jaharuddin, memberikan catatan penting. Baginya, Kampung Nggarolo memang kerap menjadi langganan lokasi KKN, namun ia menyoroti kualitas sosial mahasiswa tahun ini. Ia memuji sikap mahasiswa yang jauh dari kesan "judes" atau sombong sebuah kritik halus bagi kaum intelektual agar tetap membumi saat berada di tengah masyarakat, hadir juga dalam kegiatan tersebut, direktur dan Ketua panitia ikut dalam kegiatan Gotong Royong

"Mahasiswa kali ini punya sifat sosialisasi yang tinggi. Mereka tidak berjarak dengan warga," ungkap Pak Jaharuddin. Beliau menekankan bahwa yang dibutuhkan warga bukan sekadar pembersihan fisik sesaat, melainkan transfer motivasi. Beliau berharap kehadiran mahasiswa mampu memicu warga untuk menjaga kenyamanan lingkungan secara mandiri dan permanen, bukan hanya saat ada program KKN saja.

Kekompakan yang terlihat saat pembersihan sungai di Nggarolo menjadi bukti bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Keberhasilan proker pertama mahasiswa politeknik Muhammad Dahlan bima  ini menjadi pengingat bagi kita semua: bahwa kenyamanan sebuah tempat tinggal adalah hasil dari kerja sama yang harmonis antara kesadaran warga dan kepedulian para kaum terpelajar.


Oriza Sativa Nabatiyah Amiruddin- Wartawati MDG

Kapolda NTB Kunker ke Polres Sumbawa, Tinjau Layanan hingga Serahkan Bansos


Sumbawa, Media Dinamika Global.Id — Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si. melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Sumbawa. Setibanya di Sumbawa, Jumat (30/1/2026) sekira pukul 08.30 Wita, Kapolda NTB mendapat sambutan jajar kehormatan dari jajaran Polres Sumbawa.

Agenda berlanjut dengan peninjauan Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sekitar pukul 09.00 Wita. Kapolda NTB melihat langsung alur layanan publik, guna memastikan pelayanan berjalan cepat dan ramah warga.

Tak berselang lama, Kapolda NTB melangkah ke Gedung Unit PPA Polres Sumbawa, pukul 09.15 Wita. Peninjauan itu menyoroti dukungan sarana penanganan perempuan dan anak, agar layanan semakin humanis.

Sekira pukul 09.30 Wita, Kapolda menyerahkan bantuan sosial kepada warga penerima manfaat, di sekitar wilayah hukum Polres Sumbawa. Suasana hangat terlihat saat Kapolda menyapa warga satu per satu.

“Bantuan ini kami harapkan bisa membantu kebutuhan warga, sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat,” kata Irjen Pol. Edy Murbowo.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan silaturahmi Kapolda bersama Bupati Sumbawa, pukul 09.45 Wita. Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi, demi menjaga sinergi keamanan dan pelayanan publik di daerah.

Menjelang siang, Kapolda menyaksikan atraksi tim taekwondo binaan Polres Sumbawa, pukul 10.15 Wita. Aksi para atlet muda memeriahkan suasana, sekaligus menunjukkan pembinaan positif bagi generasi muda.

Kegiatan ditutup dengan arahan Kapolda kepada personel Polres Sumbawa, sekira pukul 10.30 Wita. Kapolda menekankan pentingnya disiplin, soliditas, serta pelayanan humanis saat menjalankan tugas.

“Jaga profesionalisme dan terus hadir melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tegas Kapolda NTB.

Redaksi ||

Ketua DPRD NTB: Polri di Bawah Presiden Jaga Stabilitas Nasional


Mataram, Media Dinamika Global.Id — DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat menyatakan sikap tegas, mendukung keberadaan Kepolisian Negara Republik Indonesia tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Dukungan ini disampaikan langsung Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda, mewakili pimpinan dan seluruh anggota dewan.

Isvie menilai posisi Polri di bawah Presiden menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan nasional, sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Pola ini dinilai mampu menjaga garis komando tetap jelas, serta selaras dengan sistem ketatanegaraan.

Menurut perempuan pertama yang menduduki Ketua DPRD NTB itu, peran Polri tidak hanya sebatas penegakan hukum, namun juga menjaga ketertiban sosial, melindungi masyarakat, serta mendukung agenda pembangunan nasional hingga daerah. Karena itu, dukungan politik dan kelembagaan perlu terus diperkuat.

“DPRD Provinsi NTB mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden demi menjaga stabilitas keamanan, netralitas institusi, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Hj. Baiq Isvie Rupaeda.

Ia menambahkan, sinergi Polri bersama pemerintah daerah selama ini berjalan baik, termasuk dalam menjaga kondusivitas wilayah NTB, pengamanan agenda strategis, hingga pengawalan program sosial dan ekonomi.

DPRD NTB juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kepercayaan terhadap Polri, sebagai institusi negara yang bekerja profesional dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Redaksi ||

Rabu, 16 April 2025

Setelah RDP Dengan Bulog Dan Gudang, Hari Ini Bahas Harga Jagung DPRD Panggil Satgas Pangan


Dompu, Media Dinamika Global.id. – Harga pembelian jagung oleh pihak gudang yang ada di Kabupaten Dompu saat ini berkisar Rp. 4.400 per Kilogram (Kg). Itu untuk jagung dengan Kadar Air (KA) 15 persen.


Nilai pembelian tersebut jauh lebih rendah dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Rp. 5.500/Kg. Terpaut hingga Rp. 1.100/Kg.

Lalu, kemana Perum Bulog?

Diketahui, HPP Rp. 5.500/Kg tersebut merupakan ketetapan pemerintah melalui Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Nomor 18 Tahun 2025.

HPP jagung ini menjadi landasan Perum Bulog dalam menyerap hasil panen petani jagung dalam negeri, termasuk di Kabupaten Dompu, untuk memperkuat stok Cadangan Jagung Pemerintah (CJP).


Naifnya lagi, dalam kondisi petani yang sedang pelik begini, Perum Bulog sebagai kepanjangan tangan pemerintah untuk menyerap jagung-jagung produksi petani, justeru belum hadir.


Hingga kini, Bulog belum melakukan (masih nol) penyerapan. Alasannya, karena belum menyiapkan gudang untuk menampung jagung-jagung yang akan diserap.


Masalah harga jagung yang rendah dan Bulog belum melakukan penyerapan itu bagian dari poin-poin yang terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Dompu dengan (memanggil) Bulog dan perwakilan pimpinan tiga gudang (perusahaan) besar jagung di Dompu. Ketiga gudang dimaksud; Tri, Joko, dan Wiliam.


Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Muttakun beserta pimpinan dan anggota Komisi I (Bidang Pemerintahan), Komisi II (Bidang Ekonomi dan Keuangan) dan Komisi III (Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pembangunan). Dipimpin Wakil Ketua Komisi II Ahmad Dul Rifaid (PKS) di kantor dewan setempat, Selasa (15/4/2025) sore.


Suasana RDP DPRD Kabupaten Dompu dengan pihak Bulog dan perwakilan Pengusaha Gudang, Selasa (15/4/2025).

Sebagaimana disampaikan Ketua DPRD Muttakun, RDP kemarin menghasilkan beberapa poin. Salah satunya, hingga saat ini Bulog belum sama sekali melakukan penyerapan jagung petani (penyerapan nol).

“Bulog belum melakukan penyerapan jagung petani di Dompu karena belum menyiapkan gudang untuk menampung, sehingga belum bisa membeli jagung sesuai HPP,” kata Muttakun pada Rabu (16/4/2025).


Menurutnya, Bulog berharap penyerapan jagung petani dapat dilakukan melalui kerja sama dengan pengusaha gudang (Tri, Joko dan Wiliam).

“Kerja sama penyerapan jagung antara Bulog dan pengusaha gudang belum dapat dilakukan karena belum ada kesepakatan batas waktu penyimpanan jagung antara Bulog dengan pihak swasta (pengusaha gudang),” jelasnya.


Poin lain yang disampaikan Muttakun, penyerapan jagung petani saat ini hanya dilakukan oleh pengusaha gudang dengan harga pasar yang ditentukan oleh pembeli terakhir. Yakni pihak pabrik di Jawa yang menggunakan standar kadar air dan rafaksi dalam pembelian jagung dari gudang.


Sedangkan harga pembelian oleh Tri, Joko dan Wiliam pada Selasa, 15 April 2025, berkisar Rp. 4.400 per Kg dengan KA 15 persen. “Dan, harga ini sewaktu-waktu dapat berubah, mengikuti harga pembeli terakhir (pabrik),” papar Muttakun.

Lebih jauh disebutkan, Stok Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) saat ini sekitar 13.800 ton. Stok CKP itu tersebar di beberapa gudang.

Rinciannya, di Gudang Jatiwangi – Kota Bima 1.400 ton, Gudang Bolo – Kabupaten Bima 1.700 ton, dan gudang Dorotangga – Kabupaten Dompu 10.700 ton.


“13.800 ton cadangan jagung pemerintah belum dapat dijual karena harus melalui prosedur lelang oleh KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang, red). Ini tentu memengaruhi proses penyerapan jagung petani oleh Bulog,” tandasnya.

Hari Ini RDP dengan Satgas Pangan

Lebih jauh dikemukakan Muttakun, RDP dengan Bulog dan Pengusaha Gudang kemarin belum dikuti Satgas Pangan Kabupaten Dompu. Sehingga, dewan belum mendapat pandangan, usul dan saran dari anggota Satgas Pangan.

Diakui Muttakun, undangan sudah sampaikan pihaknya. Namun, pada jam yang sama, anggota Satgas Pangan sedang mengikuti zoom meeting.


“Mereka saat itu ada Rakor Tindak Lanjut Penyelenggaraan Cadangan Jagung Pemerintah, antara Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan Pemerintah Lingkup Provinsi NTB,” urainya.

Karena itu, DPRD Dompu belum memberikan kesimpulan atau rekomendasi atas hasil RDP dengan Bulog dan Gudang.


Terkait hal tersebut, DPRD kembali memanggil Satgas Pangan untuk hadir dalam lanjutan RDP hari ini, Rabu (16/4/2025). Rencananya, RDP yang menghadirkan Satgas Pangan akan digelar mulai siang menjelang sore.


“Kita akan mengelaborasi lebih lanjut poin-poin RDP dengan Bulog dan Pengusaha Gudang sebelumnya,” cetus Muttakun.

Setelah RDP dengan Satgas Pangan, baru DPRD menarik kesimpulan dan rekomendasi yang selanjutnya disampaikan kepada pemerintah daerah –dalam hal ini Bupati– dan pemerintah pusat. (Sekjend MDG)

Rabu, 09 April 2025

UPTD Pasar Tente-Woha, Terus Upayakan Atasi Penumpukan Sampah Di Pasar Tente.





Bima. Media Dinamika Global.Id_Untuk menjaga rasa aman bagi pedagang dan pengunjung pasar, UPTD Pasar Tente-Woha, Terus berupaya dengan  melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, Termasuk tentang masalah sampah yang sering dikeluhkan oleh pedagang maupun pengunjung pasar.

Sekretaris UPTD Pasar Tente-Woha, Sabaruddin, S.Sos, Mengatakan, Melakukan sebuah tugas untuk memberi kenyamanan pada pedagang yg ada di pasar tente, Itu merupakan sebuah tugas dan  tanggung jawabnya, Termasuk mengatasi permasalah tentang sampah yang sering dikeluhkan oleh para pedagang.

"kami terus berupaya berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan sampah,  Alhamdulillah kami di berikan jadwal tiga kali dalam seminggu setiap hari Rabu,  Jumat dan Minggu". Ujar Udin biasa disapa  pada media ini di lakasi pasar pada hari rabu tanggal (09/04).

Udin, Menjelaskan, Selain melakukan koordinasi dengan Dinas yang menangani sampah, Juga telah mendatangi kantor  DPRD Kabupaten Bima melalui  komisi 2 (dua) untuk  menyampaikan tentang keadaan dan kebutuhan dalam pengelolaan Pasar Tente, di antaranya tentang  sampah, keamanan dan penertiban.Ucapnya.

Udin Berharap, Pemerintah dapat menghadirkan satu armada mobil truk  sampah,  khusus untuk memuat  sampah yang ada di Pasar Tente. Sehingga petugas  kebersihan bisa langsung memuat sampah setiap harinya ketika ada mobil sampah khusus pasar,  sehingga tidak terjadi lagi terjadi  penumpukan sampah.

Begitu juga dengan keamanan, Telah menempatkan 10 orang petugas dari Pol.PP  dengan membagi dua jadwal siang malam masing-masing  5 orang petugas yang tetap berada di pasar dan juga di bantu oleh anggota Koramil 1608-04 Woha. 

Permasalahan itu juga, Telah menyampaikan secara langsung kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Bima pada saat  kunjungannya  di pasar Tente kemarin. "Mudah-mudahan semua bisa  di realisasikan agar penangan sampah dan keamanan bisa efektif seperti yang kita harapkan. Tutupnya. ((Mdg/04).

Selasa, 08 April 2025

Sampah Menumpuk Di Pantai Kalaki,DLH Jangan Diam Diri, Lakukan Gotong Royong


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.-Sampah Menumpuk Di Pantai Kalaki,DLH Jangan Diam Diri, Lakukan Gotong Royong. Hari pertama kerja pasca  Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah,  Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr H. Irfan Zubaidy  Selasa (8/4) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah unit kerja di lingkungan pemerintah daerah yang berkantor di Godo. Kemudian dilanjutkan dengan  peninjauan kondisi pesisir area Pantai Kalaki  Kecamatan Palibelo. 

Tiba di areal Pantai Kalaki,  Bupati yang hadir bersama Wakil Bupati dan Kepala Desa Panda melihat dari dekat tumpukan sampah yang berserakan. 

"Secara teknis penanganan sampah menjadi tugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Untuk itu diminta agar lebih proaktif melakukan monitoring dan penanganan sampah  yang ada dan memastikan sampah yang berserakan seperti di lokasi-lokasi strategis tidak mengganggu keindahan  dan membuat pengguna jalan tidak nyaman". Terang Bupati. 

Penanganan sampah disamping   menjadi tugas OPD terkait, juga tanggung jawab masyarakat. Oleh karena itu,  diharapkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat. Karena hal tersebut selain membuat lingkungan menjadi kotor,  juga berpotensi menimbulkan penyakit". Imbuhnya. 

Terkait penanganan sampah ini, Bupati selanjutnya  menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah untuk melakukan gotong royong kebersihan areal Batas Kota hingga Pantai Kalaki Jumat 11 April 2025.( Humas ).

Senin, 07 April 2025

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bupati Bima Hadiri Panen Padi Serentak


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Kabupaten Bima menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Panen Raya Padi serentak yang digelar secara daring di 14 provinsi di Indonesia, pada Senin (7/4/2025).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Bima, Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy bersama unsur Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Bima, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, Perwakilan Bulog, Kepala BWS Nusa Tenggara, BPS dan PT. Pupuk Indonesia.

Selain instansi vertikal dan mitra kerja pemerintah daerah,  Panen Raya yang berlangsung di areal Poktan La Ta'a Desa Teke tersebut juga dihadiri Camat beserta unsur Muspika Kecamatan Palibelo, Kades Se-Kecamatan Palibelo, KUPT Pertanian se-Kabupaten Bima serta Camat dan Muspika Kecamatan Belo.

Bupati Bima Ady Mahyudi dalam sambutannya mengungkapkan,  ”dibawah kepemimpinan Ady-Irfan  kami berkomitmen penuh mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan oleh Bapak Presiden RI yang merupakan salah satu dari 17 program prioritas Prabowo-Gibran selain energi, dan air; reformasi politik, hukum, dan birokrasi; serta pemberantasan kemiskinan.

Ditambahkan Bupati Ady Mahyudi,  "keberhasilan program swasembada tidak sekedar produksi, tetapi paling penting adalah peningkatan produktivitas, petani lokal sejahtera, dan lingkungan tetap terjaga,   memastikan akses warga pada pangan mudah, terjangkau, merata serta berkelanjutan”. 

"Untuk dapat mewujudkan cita-cita tersebut, diperlukan kerjasama yang erat antara pemerintah, masyarakat petani, dunia usaha, dan seluruh elemen daerah sehingga secara bersama-sama kita mampu membawa kabupaten bima ke arah yang lebih maju, mandiri, dan bermartabat".   Terangnya  

Menutup sambutannya Bupati Bima secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada para petani dan para penyuluh pertanian di Kabupaten Bima yang telah bekerja keras mendukung pencapaian target swasembada pangan.

Sebelumnya Plt. Kepala Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Afifudin, SE., MM dalam laporannya menyampaikan panen raya dilaksanakan di Kelompok Tani La Taa Desa Teke Kecamatan Palibelo dengan luas hamparan 15 Ha dan jumlah produksi padi 1,5 ton/Ha ,” katanya.( Humas )

Minggu, 06 April 2025

Spektakuler, Bupati Dan Wakil Bupati Bima Genjot Sektor Pertanian Dengan Panen Bersama


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Spektakuler, Bupati Dan Wakil Bupati Bima Genjot Sektor Pertanian Dengan Panen Bersama. Tanggapi Keluhan Petani Jagung, Bupati dan Wakil Panggil OPD Terkait. Bupati Dan Wakil Bupati Bima Ady-Irfan dalam melihat keadaan serta memantau kondisi harga jagung yang saat ini terus menurun, memanggil OPD terkait serta Bulog. 

Pertemuan di Pendopo Bupati, pada minggu malam (6/4) dihadiri Dinas Pertanian, Kabag Ekonomi, Bulog serta Bappeda. Membahas kaitan dengan harga jagung sebagai bagian dari Implementasi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka terkait dengan Program Pangan Nasional.

Dalam pembahasan itu, Bupati Bima Ady Mahyudi meminta kepada semua OPD terkait untuk mengambil langkah langkah kongrit. Pasalnya, ini kepentingan para petani mintanya di depan semua yang hadir sehingga Produktivitas Petani bisa lebih efektif, efisiensi dan harga Pangan Melimpah.

"Selain itu, pihak perusahaan besar yang ada di kabupaten Bima untuk segera dikomunikasikan langkah langkah apa yang ditempuh. Apalagi berbagai permintaan para petani begitu mendesak," jelasnya. 

Ia berharap, semua OPD terkait dan Bulog segera membeli jagung para petani sesuai dengan permintaan yang ada (kapasitasnya)," harapnya.

Sementara informasi didapatkan besok Bupati dan Wakil Bupati Bima akan panen Raya jagung di Kecamatan Palibelo desa Teka. (RED)

Operasi Ketupat Rinjani 2025: Sertu Syaifullah Koramil 1608-03/Sape Amankan Arus Mudik di Pelabuhan ASDP


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik serta perayaan Idul Fitri 2025, Sekitar Pukul 09:30 Wita Sertu Syaifullah Babinsa Desa Sangia Anggota TNI Koramil 1608-03/Sape bersinergi dengan Polri menggelar pengamanan di Pos Pam Ketupat Rinjani yang berlokasi di Pelabuhan Penyebrangan ASDP Sape.(06/04/2025)

Pengamanan ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan masyarakat yang sedang melaksanakan perjalanan mudik serta merayakan Lebaran dengan aman dan tertib bersama keluarga tercinta.



Anggota TNI Koramil 1608-03/Sape " Sertu Syaifullah kepada awak Media mengatakan bahwa sinergitas antara TNI dan Polri sangat penting untuk menjaga kelancaran pengamanan selama musim mudik maupun arus balik.

"Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta membantu masyarakat yang sedang melaksanakan perjalanan mudik. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi keselamatan berlalu lintas selama perjalanan," ujar Sertu Syaifullah

Sebanyak 13; personel gabungan TNI dan Polri disiagakan di Pelabuhan Penyebrangan ASDP Wilayah Sape yang telah dibuka sejak awal pekan lalu antara lain:

- 10 Anggota Polsek Sape

- 2 Anggota Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor Sape

- 1 Anggota Koramil 1608-03/Sape

"Selain itu, pos Pam Ketupat ini juga menyediakan fasilitas kesehatan dan posko pengaduan bagi pemudik yang membutuhkan bantuan dan dilayani selam 24 jam," terangnya.

Menurutnya, sejumlah personel yang diterjunkan adalah semata-mata untuk membacup tugas kepolisian dalam melakukan pengamanan selama musim lebaran hingga arus balik nanti.

"Semoga pengamanan ini merupakan bukti komitmen TNI dalam mendukung kegiatan sosial masyarakat, khususnya selama hari raya, TNI dan Polri akan terus bekerja sama untuk memastikan perayaan Idul Fitri berjalan aman dan lancar," tandasnya (Tema.MDG.03)

Minggu, 30 Maret 2025

Forkopimda Kota Bima Gelar Patroli Dan Pantau Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri




Kota Bima. Media Dinamika Global.I_ Forkopimda Kota Bima menggelar patroli untuk memantau kondisi keamanan selama malam takbiran Idul Fitri 1446 H/2025 M. Pada hari minggu tanggal (30/03).

Patroli yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 22.45 Wita ini dipimpin langsung oleh Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, didampingi Dandim 1608/Bima Letkol Inf Andi Lulianto, S.Kom., M.M. dan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si. Turut serta dalam patroli ini sejumlah pejabat daerah, termasuk Kadishub, Kepala KSOP Bima, Sekda Kota Bima, Kaban Kesbangpol, serta jajaran TNI-Polri yang bertugas di wilayah Kota Bima.

Rombongan Forkopimda memulai patroli dari Polres Bima Kota dan mengunjungi sejumlah Pos Pengamanan (Pos PAM) dan Pos Penyekatan, di antaranya Pos PAM Pelabuhan Bima, Pos PAM Terminal Bus Dara, Pos Penyekatan Batas Kota, serta Pos PAM Amahami. Selain melakukan pengecekan kesiapan personel dan fasilitas, Forkopimda juga memberikan bingkisan Lebaran kepada petugas yang berjaga. Setelah patroli selesai, rombongan mengikuti Video Conference (Vicon) dengan Panglima TNI, Kapolri serta jajaran kementerian dan lembaga terkait untuk memantau perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama malam takbiran.

Melalui kegiatan ini, Forkopimda Kota Bima memastikan bahwa seluruh Pos PAM dan Pos Penyekatan dilaksanakan optimal dalam menjaga ketertiban dan mencegah potensi gangguan keamanan. Dengan patroli ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan malam takbiran dengan aman dan kondusif, tanpa adanya insiden yang mengganggu jalannya perayaan Idul Fitri 1446 H.(mdg/04)

Senin, 03 Maret 2025

Jamin Kenyamanan Di Bulan Ramadhan Sat Sabhara Polres Sumbawa Barat Tingkatkan Patroli Malam Hari


Sumbawa Barat-NTB, Media Dinamika Global.Id - Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) khususnya di bulan Ramadahan 1446 H / 2025 M Unit Patroli Sat Sabhara Polres Sumbawa Barat meningkatkan  patroli dialogis di malam hari,  seperti yang dilakukan pada Minggu, 2 Maret 2025, pukul 23.00 WITA.

Patroli dilakukan di tempat titik anak - anak muda berkumpul ( tongkrongan ) diantaranya taman Kemutar Telu Center ( KTC ), taman Tiang Nam, jalan jalur dua lingkungan Santong dan beberapa titik lainnya.

Petugas menyasar kepada anak - anak yang membunyikan petasan yang dapat mengganggu kenyamanan dan berlangsungnya ibadah sholat tarwih, selain itu bermain petasan dapat membahayakan keselamatan anak - anak itu sendiri.

 Para pengendara kendaraan roda dua ( sepeda motor ) yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi ( brong) juga menjadi sasaran, jika petugas mendapatkan sepeda motor yang menggunakan knalpot brong maka kendaraannya akan diamankan ke Polres sampai dengan pemilik mengganti knalpotnya dengan knalpot standart.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap, S.I.K melalui Kasi Humas AKP Zainal Abidin, S.H menerangkan di bulan Ramadhan 1446 H ini Polres Sumbawa Barat meningkatkan patroli maupun penjagaan terutama di titik - titik tempat ibadah/ Masjid guna memberi kenyamanan masyarakat dalam beribadah di bulan suci ramadhan.

"Petugas kami rutin melakukan patroli dialogis terutama di bulan ramadhan ini mengutamakan pengamanan di tempat - tempat ibadah, selain untuk membantu pengamanan lalulintas juga mengantisipasi anak - anak yang bermain atau membunyikan petasan yang dapat mengganggu kekhusuan dalam beribadah" ujar AKP Zainal.

Masih Kasi himas sasaran patroli juga kepada pengguna kendaraan roda dua ( sepeda motor ) yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi ( brong ) kerap menjadi pemicu terjadinya gangguan Kamtibmas, kami tekankan kepada anggota di lapangan jika menemukan pengendara sepeda motor menggunakan knalpot tersebut agar diamankan sampai pemilik mengganti dengan knalpot yang sesuai dengan spesifikasi.

Himbauan kepada para pemuda untuk tidak membawa senjata tajam (sajam), menghindari konsumsi minuman keras (miras) dan obat-obatan terlarang, serta tidak melakukan aksi tawuran juga dilakukan oleh petugas yang berpatroli.

Langkah ini diambil untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat .

"Dengan dilakukannya kegiatan patroli secara rutin, diharapkan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sumbawa Barat dapat terjaga dengan baik, menciptakan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat terutama di bulan suci ramadhan ini ," jelasnya. (Surya Ghempar).