SMAN 2 Kota Bima, Gelar Upacara Bendera di Halaman Sekolahnya
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Senin pagi, 14 September 2026, halaman SMAN 2 Kota Bima kembali dipenuhi barisan siswa dan guru dalam pelaksanaan upacara rutin hari Senin. Di bawah langit pagi, seluruh peserta upacara berdiri tegak mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan khidmat.
Upacara kali ini dipercayakan kepada siswa kelas XII.3 sebagai petugas upacara. Sementara itu, Wakasek Kurikulum SMAN 2 Kota Bima, Pak Abdul Gani, S.Pd., bertindak sebagai pembina upacara.
Mengawali amanatnya, Pak Abdul Gani menyampaikan bahwa Penilaian Tengah Semester (PTS) dimulai pada Senin, 14 September 2026. Pelaksanaan penilaian tersebut mengikuti jadwal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang telah ditetapkan.
Ia mengingatkan seluruh siswa agar mengikuti proses penilaian dengan sungguh-sungguh dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. PTS bukan sekadar momentum untuk mengukur capaian akademik, tetapi juga menjadi cermin dari proses belajar yang telah dilalui.
Khusus bagi siswa kelas XII, Pak Abdul Gani mengingatkan agar mulai mempersiapkan diri menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Menurutnya, salah satu hal penting yang perlu menjadi perhatian siswa adalah nilai rapor. Karena itu, siswa kelas XII diharapkan terus menjaga dan meningkatkan prestasi akademiknya sejak sekarang.
Kehadiran dan bolos tidak luput dari sorotan, karena persoalan kedisiplinan menjadi bagian penting dalam amanat pembina upacara. Abdul Gani memberikan perhatian khusus kepada siswa yang tingkat kehadirannya masih rendah.
Ia meminta siswa tersebut untuk mengintensifkan kehadiran di sekolah. Kehadiran, menurutnya, merupakan bagian penting dari proses pendidikan karena pembelajaran tidak akan berjalan maksimal apabila siswa sering tidak berada di ruang kelas. Hal serupa disampaikan kepada siswa yang masih memiliki kebiasaan bolos. Ia mengingatkan agar tidak mengulangi perilaku tersebut. Sekolah membutuhkan kehadiran, bukan sekadar nama yang tercatat dalam daftar siswa.
Tidak hanya berbicara mengenai akademik dan kedisiplinan, Pak Abdul Gani juga mengajak seluruh siswa untuk senantiasa memakmurkan masjid sekolah. Masjid Nurul Iman SMAN 2 Kota Bima diharapkan tidak hanya menjadi bangunan yang berdiri kokoh di lingkungan sekolah, tetapi benar-benar hidup oleh aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan para siswa. Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa kecerdasan intelektual perlu berjalan beriringan dengan kekuatan spiritual dan akhlak.
Rangkaian upacara rutin Senin pagi itu kemudian ditutup dengan doa bersama, menandai berakhirnya kegiatan dalam suasana tertib dan khidmat.
Senin kembali dimulai. Buku-buku kembali dibuka, pelajaran kembali berjalan, dan lembar penilaian mulai diisi. Di tengah rutinitas itu, SMAN 2 Kota Bima terus menanamkan satu pesan: prestasi membutuhkan persiapan, pendidikan membutuhkan kehadiran, dan masa depan membutuhkan kedisiplinan.(Sekjend MDG)




































