Media Dinamika Global

Rabu, 12 Agustus 2026

Seorang Buruh Tani Asal Sumba Barat Ditemukan Tidak Sadarkan Diri Di Manggelewa


Manggelewa. Media Dinamika Global.Id.-Seorang Buruh Tani Asal Sumba Barat Ditemukan Tidak Sadarkan Diri Di Manggelewa. Seorang buruh tani berinisial Y.B., 32 tahun, asal Kabupaten Sumba Barat Daya, ditemukan tidak sadarkan diri di Dusun Madapaga, Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.

Y.B. sebelumnya diketahui sedang bekerja mengangkat batu di salah satu lokasi galian C milik warga. Saat seorang saksi kembali setelah berpamitan ke toilet, Y.B. ditemukan telah tergeletak dan tidak sadarkan diri. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Personel Polsek Manggelewa yang tiba di lokasi memberikan penanganan awal dan mengevakuasi Y.B. ke RSUD Manggelewa untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan tindakan medis, Y.B. dinyatakan meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan medis sementara tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun benturan benda tumpul pada tubuh korban. Jenazah kemudian ditempatkan di ruang jenazah RSUD Manggelewa sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.

Kepolisian masih meminta keterangan sejumlah saksi dan pihak terkait untuk memastikan kronologi serta proses penanganan kejadian tersebut.

Terbanyak di Kecamatan Wawo: MTsN 1 Bima Turunkan 7 Regu Ikut Lomba Gerak Jalan Indah

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Semarak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 semakin terasa di lingkungan pelajar tingkat menengah di Kecamatan Wawo. Salah satunya  MTsN 1 Bima, menunjukkan partisipasi luar biasa dengan menurunkan total 7 regu dalam Lomba Gerak Jalan Indah tingkat SMP/MTs se-Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Rabu (12/8/2026).

Jumlah ini menjadikan MTsN 1 Bima sebagai sekolah dengan delegasi peserta terbanyak dibandingkan satuan pendidikan lain yang turut meramaikan ajang tersebut. Kehadiran tujuh regu yang terdiri dari peserta 3 regu putra dan 4 regu putri ini menjadi bukti nyata dukungan penuh serta antusiasme tinggi pihak sekolah, guru, maupun siswa dalam memeriahkan peringatan hari kemerdekaan bangsa.

Kepala MTsN 1 Bima Najamuddin, S. Ag yang diwakili M. Taufan, S. Pd. Gr menyampaikan bahwa keterlibatan maksimal ini bertujuan melatih kedisiplinan, kekompakan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan institusi di dada setiap siswa. Seluruh regu tampil dengan penampilan rapi, semangat yang membara, serta barisan yang kompak di sepanjang rute kegiatan.

"Alhamdulillah penampilan anak-anak sudah sangat luar biasa, pelatihan yang dilakukan selama 7 hari tidak sia-sia. Semua ini tidak terlepas dari keuletan dan kegigihan anak-anak serta saya ucapkan apresiasi untuk Bapak/ibu guru atas dedikasinya," ungkapnya. 

Partisipasi luas ini pun mendapat apresiasi dari panitia penyelenggara dan masyarakat sekitar. Kehadiran MTsN 1 Bima dengan jumlah peserta terbanyak turut menyemarakkan suasana lomba yang berjalan tertib, aman, dan penuh semangat persaudaraan antar pelajar se-Kecamatan Wawo. (MDG05) 

Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah SMPN 2 Soromandi, dari Dedy Maryono, S.Pd ke Suherman, S.Pd. M. Pd


Soromandi, Media Dinamika Global.id.-- Kepala Sekolah Baru SMPN 2 Soromandi Bima Suherman S.Pd, M.Pd menyampaikan  komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah berjalan. Serah terima jabatan tersebut berlangsung di Kantor UPT Dinas Dikpora Kecamatan Soromandi yang dihadiri langsung oleh Kepala UPT H. Fahris Adam, S. PD. M. PD.

Suherman, S. PD. M.PD dalam kesempatan itu mengatakan bahwa kehadirannya tentu banyak hal yang harus di benahi, baik dari Sistem yang tidak beraturan hingga Dapodik yang terkesan paling tidak baik, sehingga selama ini banyak Guru yang rugi, sehingga kekompakan dari semua elemen Guru kurang harmonis.

Ia juga mengajak seluruh warga sekolah untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan budaya disiplin, kerja sama, serta semangat berprestasi.

Menurutnya, kemajuan sekolah tidak dapat dicapai secara individu, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen sekolah. Oleh karena itu, ia berharap dukungan dari semua pihak agar SMPN 2 soromandi dapat terus menjadi sekolah yang unggul dalam bidang akademik maupun nonakademik.

Acara sertijab berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, pemberian ucapan selamat, penyerahan kenang-kenangan, serta sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan harapan baru bagi kemajuan SMP Negeri 2 soromandi Kabupaten bima.(Sekjend MDG)

Wujud Semangat Kemerdekaan: Camat Wawo Lepas 24 Peserta Gerak Jalan Indah Tingkat Pelajar Menengah

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kecamatan Wawo secara resmi melepas sebanyak 24 peserta kegiatan Gerak Jalan Indah yang meliputi tingkatan SMP/MTs hingga SMA/MA se-Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/8/2026).

Pelepasan peserta dipimpin langsung oleh Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S.Sos, didampingi Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo Ismail, S. Pd, Kapolsek Wawo Iptu Iksan, SH, Danramil 1608-06/Wawo diwakili Babinsa Desa Kambilo Sertu Budiman, para kepala sekolah, pendamping, serta masyarakat sekitar. 

Dalam sambutannya, Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak pendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Foto : Peserta Gerak jalan indah
 Tingkat SMP/MTs dan SMA/MA
se-Kecamatan Wawo

"Terima kasih sebesar-besarnya kepada panitia, para kepala sekolah dan para guru yang telah memberikan yang terbaik, melatih dan membimbing anak didiknya dengan penuh dedikasi. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada aparat keamanan dan ketertiban: Koramil 1606-06/Wawo, Polsek Wawo, Satpol PP Kecamatan Wawo, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Bima yang telah bekerja keras mengamankan dan memastikan kelancaran kegiatan ini. Tak lupa pula kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Wawo yang telah mendukung dan menjaga kondusivitas selama acara berlangsung," ujar Camat Wawo.

Foto : Pelepasan kedua regu putri Siswi
SMPN 1 Wawo oleh Korwil Dikbudpora
Kec. Wawo, Ismail, S. Pd

Ia juga menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana menanamkan rasa cinta tanah air, mempererat persaudaraan antar pelajar, serta melatih kedisiplinan dan kebersamaan. "Saya berharap seluruh peserta dapat menampilkan performa terbaik, menjaga ketertiban selama di jalan, serta tetap mengutamakan sportivitas tanpa memandang perbedaan sekolah," tegasnya

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kecamatan Wawo, Ismail, S.Pd, turut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya ajang ini sebagai sarana pembinaan karakter dan persatuan antar pelajar di wilayah Wawo.

Sebanyak 24 peserta yang turut serta merupakan perwakilan terpilih dari berbagai satuan pendidikan tingkat pelajar menengah di Kecamatan Wawo. Mereka telah mempersiapkan diri dengan matang, baik dari segi baris-berbaris maupun penampilan, untuk menampilkan gerak jalan yang indah, kompak, dan berkarakter. Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh dengan semangat kebanggaan nasional. (MDG05) 

Masyarakat Etnis Laporkan Akun FB Atas Nama Ananda Rhohilaz Terkait Menghina Suku Donggo Kab, Bima


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.--Rabu 12 Agustus 2026 Secara resmi kami atas nama aliansi masyarakat etnies Donggo melaporkan melalui Polsek Donggo salah satu akun FB yg menghina kami orang Donggo dgn status di branda fb akun Ananda Rhohilaz tertanggal 9 Agustus 2026 

 Maka utk kami minta kepada pihak Aparat penegak hukum agar segera melakukab penangkapan terhadap terduga pelaku penghhinaan terhadap masyarakat Donggo 

Oleh karena itu kami minta kepada kapolres kabupaten bima agar mengindahakan atas laporan kami guna menghindari hal hal tindakan diluar hukum itu sendiri.


Jika laporan kami tidak di indahkan maka kami atasnama masyarakat Donggo akan melakukan aksi besar-besaran di wilayah hukum Polres kabupaten bima sampai terduga pelaku di tangkap.

Penulis: Sekjend MDG

Sebanyak 114 Penumpang dan 17 Awak Kapal KMP Putri Yasmin Dipastikan Selamat


Bali Indonesia. Media Dinamika Global.Id.- Sebanyak 114 penumpang dan 17 awak kapal KMP Putri Yasmin dipastikan selamat setelah kapal yang mereka tumpangi terbakar di perairan Selat Lombok, dekat Pantai Sekotong, Lombok Barat, Rabu (12/8/2026) dini hari.

KMP Putri Yasmin milik PT Jembatan Nusantara itu tengah berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.30 hingga 04.15 WITA, saat sebagian besar penumpang sedang tertidur.

Kantor SAR NTB menyebut seluruh penumpang dan kru telah berhasil dievakuasi dari KMP Putri Yasmin. Proses penyelamatan melibatkan tim SAR gabungan dari Mataram dan Denpasar, TNI AL, kepolisian, serta bantuan kapal lain, termasuk KMP Port Link II yang sedang melintas.

Sebanyak 33 penumpang dievakuasi ke Pelabuhan Padangbai, Bali, menggunakan KMP Port Link. Sementara penumpang lainnya dievakuasi menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sebagian penumpang mengalami syok akibat kepanikan saat kebakaran. Seorang penumpang yang sempat terlihat ditandu saat tiba di pelabuhan dilaporkan pingsan setelah menghirup asap dan mengalami syok. Korban telah mendapat bantuan oksigen dan kondisinya kini stabil.

KSOP bersama dinas kesehatan juga menyiagakan posko kesehatan dan informasi di Pelabuhan Padangbai dan Lembar untuk pemeriksaan penumpang serta pendataan keluarga.

Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi untuk Perluas Kesempatan Penyandang Disabilitas.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif serta memperluas kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berkembang, mandiri, dan berperan aktif di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat menghadiri Kunjungan Kerja Ketua Umum Dharma Pertiwi Evi Agus Subiyanto di SLB Dharma Bakti Dharma Pertiwi, Rabu 12 Agustus 2026.

Wagub mengatakan, kolaborasi menjadi fondasi penting dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, termasuk dalam pemenuhan hak dan kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus.

"Fondasi utama kita dalam menggerakkan pembangunan adalah kolaborasi. Kalau kita tidak pandai-pandai berkolaborasi dan menyatukan sinergi, tentu pembangunan tidak akan bergerak sebagaimana yang kita inginkan," ujarnya.

Menurutnya, kunjungan Ketua Umum Dharma Pertiwi beserta jajaran ke Provinsi Lampung memberikan semangat sekaligus stimulus untuk terus mengoptimalkan berbagai hal yang belum berjalan secara maksimal, khususnya dalam pengembangan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki keistimewaan dan potensi masing-masing. Karena itu, masyarakat perlu mengubah cara pandang terhadap penyandang disabilitas dengan memberikan akses, kesempatan, dan dukungan yang setara.

"Kami jangan dikasihani, tetapi cukup diberikan pengertian, dimengerti, diberikan akses dan kesempatan," kata Wagub, mengutip pesan yang terpampang di lingkungan sekolah.

Wagub menilai, pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus tidak boleh berhenti pada proses pembelajaran di sekolah. Menurutnya, harus ada keberlanjutan yang membuka ruang bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan, membangun kemandirian, hingga memasuki dunia kerja.

Ia menyambut baik rencana pengembangan Kafe Lubi sebagai salah satu wadah pembelajaran dan pelatihan keterampilan bagi lulusan SLB.

"Ini akan menjadi harapan baru bagi anak-anak bahwa pendidikan bukan tahap akhir di SLB ini. Nanti ada hilirisasinya berupa masuk ke dunia kerja," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Lampung juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terus menyosialisasikan Peraturan Daerah tentang Disabilitas kepada dunia usaha. Hal itu dilakukan agar pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam memperoleh kesempatan kerja dapat dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Provinsi Lampung terus berupaya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Kami juga mempunyai Perda tentang Disabilitas yang terus kami sosialisasikan kepada para perusahaan dan pengusaha agar memenuhi amanat Perda dan Undang-Undang, bahwa ada satu persen hak dari teman-teman disabilitas untuk bisa masuk ke dunia kerja di perusahaan masing-masing," tegasnya.

Wagub juga mengungkapkan, saat ini terdapat 34 SLB di Provinsi Lampung, baik negeri maupun swasta. Namun, jumlah tersebut dinilai masih belum ideal untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak berkebutuhan khusus di seluruh wilayah Lampung.

"Belum mencukupi, belum cukup ideal untuk kebutuhan anak-anak yang istimewa ini," ujarnya.

Ia juga menyoroti Kabupaten Pesisir Barat yang hingga kini belum memiliki SLB. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian bersama agar akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus dapat semakin merata.

Wagub turut memberikan apresiasi kepada para guru, tenaga pendidik, pendamping, serta orang tua yang selama ini memberikan pendampingan dan dukungan kepada anak-anak berkebutuhan khusus.

"Semoga para tenaga pendidik dan guru senantiasa diberikan kesehatan dalam bertugas. Kepada para orang tua, saya berharap tetap menjadi sumber semangat bagi putra-putri tercinta. Jangan pernah merasa sendiri karena insyaallah Ibu Ketua dan kami semua akan terus membersamai," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Dharma Pertiwi Evi Agus Subiyanto mengatakan, anak-anak berkebutuhan khusus merupakan amanah yang membutuhkan dukungan, kesempatan, kepercayaan, dan pendampingan secara berkelanjutan agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri.

Ia mengajak para orang tua untuk menjadi mitra bagi anak dengan memahami minat dan potensi mereka, bukan sekadar memberikan larangan.

"Kita dorong anak-anak itu dari belakang untuk sesuatu hal yang positif. Apa yang menjadi passion-nya, apa hobinya, kita dukung. Insyaallah bisa berhasil," ujar Evi.

Menurutnya, semangat tersebut juga diwujudkan melalui Program Orang Tua Asuh yang diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, melainkan menjadi ikatan kepedulian dan tanggung jawab bersama.

"Menjadi orang tua asuh berarti hadir untuk membuka kesempatan, memberikan dukungan, serta menumbuhkan keyakinan dalam diri anak-anak bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam meraih cita-citanya," katanya.

Evi berharap Program Orang Tua Asuh dapat berjalan secara berkelanjutan, dengan program dan target yang jelas sehingga memberikan dampak nyata bagi perkembangan anak-anak berkebutuhan khusus.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama terkait pengembangan Kafe Lubi sebagai wadah pembelajaran, pelatihan, dan pengembangan keterampilan bagi anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan di SLB.

Evi mengatakan, pengembangan Kafe Lubi merupakan bagian dari upaya menyiapkan ruang yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk mengasah potensi, membangun kemandirian, serta mempersiapkan diri agar mampu berkarya dan berperan aktif di masyarakat.

Selain itu, dilakukan penandatanganan prasasti playground dan ruang belajar autis serta peluncuran Program Orang Tua Asuh. Playground tersebut diharapkan menjadi ruang bermain dan interaksi yang sekaligus mendukung perkembangan kemampuan motorik, sosial, dan kepercayaan diri anak.

Ketua Daerah Dharma Pertiwi Daerah U, Asti Kristomei, melaporkan bahwa sejak kepengurusan Yayasan Dharma Bakti Daerah Lampung diaktifkan pada akhir tahun lalu, berbagai pembenahan mulai dilakukan, baik dari sisi tata kelola pendidikan dan administrasi maupun peningkatan sarana dan prasarana.

Sejumlah upaya yang telah dilakukan antara lain melengkapi fasilitas pembelajaran, menambah kipas angin dan bahan ajar, membangun dua sumur bor, merevitalisasi ruang kelas autis untuk dijadikan sentra pembelajaran, serta menambah wahana permainan.

Selain itu, Yayasan Dharma Bakti juga menyiapkan rencana pembangunan Kafe Lubi yang diharapkan menjadi ruang interaksi yang aman bagi anak berkebutuhan khusus dan masyarakat.

Asti menegaskan komitmen Yayasan Dharma Bakti yang terdiri dari unsur Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini, serta para guru untuk terus meningkatkan kualitas SLB B, C, dan Autis Dharma Bakti Dharma Pertiwi.

"Semoga menjadi tempat belajar yang semakin baik, nyaman, aman, dan mampu memberikan ruang tumbuh bagi anak-anak berkebutuhan khusus dari berbagai kalangan," ujarnya.

Rangkaian kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, serta Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi.

Melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah, Dharma Pertiwi, dunia usaha, sekolah, orang tua, dan masyarakat, Pemerintah Provinsi Lampung berharap tercipta ekosistem pendidikan yang semakin inklusif, berkualitas, dan berkeadilan, sekaligus membuka jalan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk tumbuh, mandiri, berkarya, dan memperoleh kesempatan yang setara di dunia kerja.(Fs/Red) 

Gubernur Lampung Resmikan RS Alamsyah Ratu Perwiranegara, Dorong Jadi Rujukan Kesehatan Di Sumatera Bagian Selatan.


Pesawaran - Mediadinamikaglobal.Id || Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal meminta Rumah Sakit Alamsyah Ratu Perwiranegara tidak hanya membawa nama besar tokoh yang diabadikan, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berpihak kepada masyarakat.

"Nama Alamsyah Ratu Perwiranegara tidak hanya terlihat di depan gedung, tapi juga terasa dalam pelayanan yang diberikan," ucap Gubernur Mirza saat meresmikan perubahan nama Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung menjadi Rumah Sakit Alamsyah Ratu Perwiranegara, Rabu 12 Agustus 2026.

Peresmian perubahan nama tersebut berlangsung di Rumah Sakit Alamsyah Ratu Perwiranegara, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Dalam kesempatan itu, Gubernur Lampung juga menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian nama baru rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Lampung.

Gubernur Mirza mengatakan, pemberian nama Alamsyah Ratu Perwiranegara merupakan bentuk penghormatan Pemerintah Provinsi Lampung kepada salah satu putra terbaik daerah yang dinilai telah memberikan pengabdian besar bagi bangsa dan negara.

Menurut Gubernur, sebuah nama tidak sekadar menjadi identitas. Di dalamnya terdapat sejarah, keteladanan, sekaligus tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai yang melekat pada tokoh tersebut.

"Pak Alamsyah dikenal dengan pribadi yang menjunjung tinggi integritas, disiplin, loyalitas, dan pengabdian. Nilai-nilai inilah yang ingin kami hadirkan dan lekatkan kepada rumah sakit ini," ujar Gubernur.

Ia meminta seluruh jajaran rumah sakit, mulai dari dokter, perawat, tenaga kesehatan hingga pegawai, menjadikan nilai tersebut sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari. Dengan demikian, penghormatan kepada Alamsyah tidak berhenti pada penggunaan nama, tetapi diwujudkan melalui kualitas pelayanan.

Gubernur juga meminta profil Letnan Jenderal TNI Purnawirawan H. Alamsyah Ratu Perwiranegara ditampilkan di lingkungan rumah sakit agar masyarakat dapat mengenal sosok dan kiprah tokoh tersebut.

"Penghormatan terhadap seorang tokoh, terhadap seorang pejuang, bukan hanya memberikan nama, tapi juga memberikan nilai-nilai yang beliau tinggalkan," katanya.

Perubahan nama rumah sakit ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat pelayanan kesehatan. Gubernur menargetkan Rumah Sakit Alamsyah Ratu Perwiranegara berkembang menjadi rumah sakit unggul dan profesional serta mampu menjadi salah satu rujukan pelayanan kesehatan di Sumatera Bagian Selatan.

"Target kita jelas, kita ingin Rumah Sakit Alamsyah Ratu Perwiranegara berkembang menjadi rumah sakit yang unggul, yang profesional, dan mampu menjadi salah satu rujukan pelayanan kesehatan di Sumatera Bagian Selatan," ujar Gubernur.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah tidak hanya akan mengandalkan pembangunan fisik rumah sakit. Peningkatan kompetensi sumber daya manusia, kualitas pelayanan, sarana dan prasarana, serta pemanfaatan teknologi kesehatan menjadi bagian penting dalam pengembangan rumah sakit.

Gubernur menilai keberadaan tenaga kesehatan yang kompeten menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas pelayanan. Menurut dia, peralatan kesehatan yang modern harus diimbangi dengan sumber daya manusia yang mampu mengoperasikan dan memanfaatkannya secara optimal.

"Kita bukan hanya menghadirkan peralatan modern, tapi juga manusia-manusianya yang kompeten, pelayan yang baik, sarana dan prasarana yang memadai, serta pemanfaatan teknologi kesehatan yang terus berkembang," katanya.

Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung drg. Hellen Veranica mengatakan rumah sakit tersebut telah melalui perjalanan panjang sebelum memasuki babak baru dengan nama Rumah Sakit Alamsyah Ratu Perwiranegara.

Rumah sakit tersebut awalnya didirikan dengan nama Rumah Sakit Jiwa Pusat Bandar Lampung pada 1 Maret 1990. Pada 2001, rumah sakit diserahkan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah dan kemudian ditetapkan sebagai UPTD pada Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Pada 2019, rumah sakit ditetapkan sebagai instansi Pemerintah Provinsi Lampung yang menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Saat ini rumah sakit berdiri di atas lahan sekitar 6 hektar dengan kapasitas 162 tempat tidur dan berstatus rumah sakit khusus tipe B.

Rumah sakit tersebut didukung 325 pegawai, termasuk 15 dokter spesialis dan subspesialis. Di antaranya terdapat subspesialis kedokteran jiwa konsultan anak dan remaja serta subspesialis kedokteran jiwa geriatri.

Selain itu, rumah sakit memiliki tujuh psikiater, dokter spesialis saraf, penyakit dalam, radiologi, anak, patologi klinik, anestesi dan terapi intensif, 12 dokter umum, dua dokter gigi, serta lima psikolog. Rumah sakit juga memiliki sejumlah peralatan kesehatan khusus, di antaranya Transcranial Magnetic Stimulation (TMS) dan quantitative Electroencephalography (qEEG).

Hellen Veranica mengatakan pengembangan rumah sakit ke depan diarahkan pada perluasan akses dan cakupan layanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan layanan unggulan kesehatan jiwa, serta penguatan sistem rujukan dan jejaring pelayanan.

Transformasi digital dan tata kelola pelayanan juga menjadi bagian dari pengembangan tersebut. Rumah sakit telah mengembangkan sejumlah inovasi layanan, antara lain Hello Care, Curhat Yuk, Lentera Nabza, Sobat Jiwa, Rojana, dan Genzi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dari sisi tata kelola, rumah sakit tersebut meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada 2025. Capaian itu menjadi modal untuk terus membangun pelayanan yang transparan, akuntabel, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Kinerja pengelolaan BLUD juga menunjukkan peningkatan. Pendapatan BLUD rumah sakit disebut telah mencapai sekitar Rp26 miliar, meningkat dibandingkan capaian sebelumnya yang sekitar Rp13 miliar ketika Gubernur Mirza masih menjadi anggota DPRD Provinsi Lampung.

Bagi keluarga besar Alamsyah Ratu Perwiranegara, penggunaan nama tersebut diharapkan menjadi bagian dari pengabdian yang diteruskan melalui pelayanan kesehatan. H. Yusuf Heri Utama Alamsyah, putra tertua Alamsyah, meminta rumah sakit menjaga nama tersebut dengan memberikan pelayanan yang prima, humanis, dan berdedikasi tinggi.

"Bagi kami dan kita semua, almarhum adalah sosok teladan yang selalu berpegang agar hidup bermanfaat bagi kita semua. Penamaan RSUD ini sangat sejalan dengan napas perjuangan beliau untuk melayani, menyejahterakan masyarakat. Kami menitipkan Pak, nama almarhum, agar rumah sakit ini dapat menjadi pusat pelayanan kesehatan prima, humanis, dan berdedikasi tinggi. Insyaallah setiap pelayanan medis di sini bernilai ibadah, menjadi amal jariah bagi almarhum dan bagi kita semua. Amin allahumma amin.," ujar Yusuf.

Peresmian nama baru ini menjadi awal tanggung jawab baru bagi pengelola rumah sakit. Pemerintah Provinsi Lampung berharap Rumah Sakit Alamsyah Ratu Perwiranegara dikenal bukan semata karena nama tokoh yang disandang, melainkan karena mutu pelayanan, profesionalisme, kepedulian, dan manfaatnya bagi masyarakat.

Dengan penguatan sumber daya manusia, sarana kesehatan, tata kelola, teknologi, serta layanan kesehatan jiwa yang terintegrasi, rumah sakit ini diharapkan mampu memperluas akses pelayanan bagi masyarakat Lampung. Dalam jangka panjang, pengembangan tersebut diarahkan untuk memperkuat posisi Lampung sebagai daerah dengan layanan kesehatan yang semakin berkualitas dan menjadi salah satu rujukan di Sumatera Bagian Selatan. (Fs/Red) 

Selasa, 11 Agustus 2026

HUT RI Ke-81 : SDN Tolo Uwi, Tampil Keren Pada Lomba Gerak Jalan Indah Tingkat SD Se-Kecamatan Monta


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Dengan langkah kaki dan ayunan tangan yang begitu kompak serta berirama menandakan ciri khasnya, Siswa-siswi SDN Tolo Uwi tampil apik dan percaya diri pada kegiatan lomba gerak jalan indah tingkat Sekolah Dasar (SD) Se-Kecamatan Monta, dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT RI ke-81 Tahun 2026, Rabu, (11/08/26)

Adapun rute yang ditempuh oleh para peserta gerak jalan indah Star dari Lapangan Mekar Desa Sie dengan Finis di depan Kantor Camat Minta.

Dengan seragam putih berkombinasi selempang biru yang menyilang di leher, serta baret biru yang begitu berbeda dengan peserta lainnya, para siswa-siswi tampil dengan penuh semangat dan percaya diri dengan menampilkan berbagai variasi barisan dan yel-yel yang begitu kompak dan rapi serta sempurna yang pastinya begitu menghidupkan semangat para siswa-siswi.

Tak hanya itu saja, selain semangat dari para siswa-siswi, yang memberikan penampilan yang begitu memukau, juga terlihat semangat dari para guru beserta para wali murid yang ikut berjalan mengiringi dan menyaksikan secara langsung penampilan anak-anaknya mula dari garis Star hingga finis, "Ayo Anak-anakku tetap semangat" teriakan penyemangat dari para guru dan wali murid yang tentunya menambah semangat mereka sepanjang perjalanan.

Kegiatan lomba gerak jalan indah tingkat SD Se-Kecamatan Monta ini diadakan oleh Muspika Kecamatan melalui panitia yang telah dibentuk dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT RI Ke-81, selain diikuti oleh SDN Tolo Uwi, juga diikuti puluhan SDN/MI Se-Kecamatan Monta 

Kepala SDN Tolo Uwi Hasbiallah, S.Pdmenjelaskan, “Saya ingin sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada anak-anak yang sudah berhari-hari melakukan persiapan diri atau latihan, mereka tidak mengenal, panas serta lelah saat mengikuti latihan, dan hasilnya adalah Alhamdulillah, berkat kerja kerasnya, mereka mampu memberikan yang terbaik, ini luar biasa sekali,” ujarnya dengan penuh semangat.

Selain itu, saya juga ingin sampaikan ucapan terima kasih kepada guru pembina yang telah bekerja keras melatih dan membimbing mereka. “Waktu persiapan memang agak mepet, namun tetap semangat untuk berlatih demi melihat para siswa-siswi tampil maksimal pada lomba gerak jalan indah dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT RI Ke-81 tingkat Kecamatan Monta.


Dan yang membuat saya bangga dengan kerja kerasnya adalah, beliau mampu memberikan latihan, mulai dari latihan fisik, mental, hingga persiapan PBB, yel-yel, dan variasi atau atraksi, yang mereka tampilkan selama perjalanan hingga garis finis, yang disaksikan oleh para Muspika Kecamatan Monta beserta masyarakat yang ikut menyakssikan kegiatan tersebut, tambahnya.

Terakhir, ia menyampaikan harapannya, “Semoga apa yang dilakukan mereka saat ini menjadi bekal bagi mereka ke depannya, dan semoga ini menjadi motivasi bagi adik-adiknya untuk mengikuti kegiatan HUT RI di tahun berikutnya.”

Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan teratur, selanjutnya para siswa-siswi bersama dengan para dewa guru melanjutkan kegiatan foto-foto bersama di lapangan Desa Tangga guna mengabadikan momen tersebut, dan menjadi kenangan terindah bagi mereka tentunya. (Tim MDG)

Tampil Apik, SDN Inpres Tangga I (Intan I)Ikuti Lomba Gerak Jalan Indah, Menyambut HUT RI Ke-81


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Tak kalah saing dengan para siswa-siswi lainnya, SDN Inpres Tangga I (Intan I) tampil apik dan penuh semangat serta percaya diri oada kegiatan lomba gerak jalan indah tingkat Sekolah Dasar (SD) Se-Kecamatan Monta, dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT RI ke-81 Tahun 2026, Rabu, (11/08/26)

Adapun rute yang ditempuh oleh para peserta gerak jalan indah Star dari Lapangan Mekar Desa Sie dengan Finis di depan Kantor Camat Minta.

Dengan seragam merah putih yang begitu mencolok, para siswa-siswi tampil dengan penuh semangat dan percaya diri dengan menampilkan berbagai variasi barisan dan yel-yel yang begitu kompak dan rapi serta sempurna yang pastinya begitu menghidupkan semangat para siswa-siswi.

Tak hanya itu saja, selain semangat dari para siswa-siswi, yang memberikan penampilan yang begitu memukau, juga terlihat semangat dari para guru beserta para wali murid yang ikut berjalan mengiringi dan menyaksikan secara langsung penampilan anak-anaknya mula dari garis Star hingga finis, "Ayo Anak-anakku tetap semangat" teriakan penyemangat dari para guru dan wali murid yang tentunya menambah semangat mereka sepanjang perjalanan.

Kegiatan lomba gerak jalan indah tingkat SD Se-Kecamatan Monta ini diadakan oleh Muspika Kecamatan melalui panitia yang telah dibentuk dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT RI Ke-81, selain diikuti oleh SDN Inpres Tangga I (Intan I) juga diikuti puluhan SDN/MI Se-Kecamatan Monta 

Kepala SDN Inpres Tangga I (Intan I) Nurhayati,S.Ag menjelaskan, “Saya ingin sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada anak-anak yang sudah berhari-hari melakukan persiapan diri atau latihan, mereka tidak mengenal, panas serta lelah saat mengikuti latihan, dan hasilnya Alhamdulillah, berkat kerja kerasnya, mereka mampu memberikan yang terbaik, ini luar biasa sekali,” ujarnya dengan penuh semangat.

Selain itu, saya juga ingin sampaikan ucapan terima kasih kepada guru pembina yang telah bekerja keras melatih dan membimbing mereka. “Waktu persiapan memang agak mepet, namun tetap semangat untuk berlatih demi melihat para siswa-siswi tampil maksimal pada lomba gerak jalan indah dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT RI Ke-81 tingkat Kecamatan Monta.

Dan yang membuat saya bangga dengan kerja kerasnya adalah, beliau mampu memberikan latihan, mulai dari latihan fisik, mental, hingga persiapan PBB, yel-yel, dan variasi atau atraksi, yang mereka tampilkan selama perjalanan hingga garis finis, yang disaksikan oleh para Muspika Kecamatan Monta beserta masyarakat yang ikut menyakssikan kegiatan tersebut, tambahnya.

Terakhir, ia menyampaikan harapannya, “Semoga apa yang dilakukan mereka saat ini menjadi bekal bagi mereka ke depannya, dan semoga ini menjadi motivasi bagi adik-adiknya untuk mengikuti kegiatan HUT RI di tahun berikutnya.”

Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan teratur, selanjutnya para siswa-siswi bersama dengan para dewa guru melanjutkan kegiatan foto-foto bersama di lapangan Desa Tangga guna mengabadikan momen tersebut, dan menjadi kenangan terindah bagi mereka tentunya. (Tim MDG)