Media Dinamika Global

Kamis, 02 Juli 2026

Hari Kedua KKN, Mahasiswa UMMat Kelompok 55 Perkuat Sinergi dengan Camat Alas, Dr. Usman: Jadilah Teladan di Tengah Masyarakat

Mahasiswa KKN UMMat dan Camat Alas, (Ist/KKN)

Alas, Media Dinamika Global – Memasuki hari kedua pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMat) Kelompok 55 menggelar silaturahmi dengan Camat Alas, Dr. Usman, S.E., M.E., di Kantor Camat Alas, Kabupaten Sumbawa, Kamis (2/7/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Kelompok 55, Nova, bersama seluruh anggota KKN sebagai bentuk penghormatan sekaligus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Alas sebelum melaksanakan berbagai program pengabdian di Desa Kampung Baru selama 40 hari.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, mahasiswa memperkenalkan diri sekaligus memaparkan sejumlah program kerja yang akan dijalankan. Program-program tersebut dirancang untuk mendukung pembangunan desa melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat, edukasi, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat.

Ketua KKN Kelompok 55, Nova, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Camat Alas atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan mahasiswa.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Camat yang telah menerima kami dengan baik. Kami berharap dapat membangun komunikasi dan kerja sama yang harmonis dengan pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa agar seluruh program kerja yang telah kami susun dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Kampung Baru," ucap Nova.

Sementara itu, Camat Alas, Dr. Usman, S.E., M.E., menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UMMat Kelompok 55. Ia mengapresiasi semangat pengabdian para mahasiswa dan berharap momentum KKN dimanfaatkan sebagai sarana belajar sekaligus mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat.

"Saya mengucapkan selamat datang kepada adik-adik mahasiswa KKN UMMat Kelompok 55 di Kecamatan Alas. Jadikan KKN sebagai wadah untuk belajar dari masyarakat, membangun komunikasi yang baik, menjaga nama baik almamater, serta memberikan pengabdian terbaik bagi Desa Kampung Baru. Semoga seluruh program kerja yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," ungkapnya.

Dr. Usman juga berharap para mahasiswa mampu menjadi agen perubahan dengan menghadirkan edukasi dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN bukan hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Kami berharap mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk meningkatkan wawasan masyarakat. Kehadiran mahasiswa hendaknya memberikan edukasi yang positif, pembinaan di bidang keagamaan maupun sosial, serta turut berperan aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan di Desa Kampung Baru," harapnya.

Silaturahmi tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya sinergi antara Pemerintah Kecamatan Alas dan mahasiswa KKN UMMat Kelompok 55. Diharapkan, kolaborasi yang telah dibangun sejak awal ini dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan program-program pengabdian yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kampung Baru.

Redaksi |

Purnama Wulan Sari Mirza Dukung Gerakan Sejuta Vaksin HPV, Dorong Perempuan Peduli Kesehatan.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengikuti vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dosis ketiga dalam pelaksanaan Gerakan Sejuta Vaksin HPV bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI ke-54. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 2–3 Juli 2026, di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Kamis 0 Juli 2026.

Pelaksanaan Gerakan Sejuta Vaksin HPV merupakan wujud upaya Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan kualitas kesehatan aparatur sekaligus mendukung program nasional pencegahan kanker serviks. Pemerintah Provinsi Lampung meyakini bahwa ASN yang sehat merupakan modal utama dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Kegiatan ini mengusung tema HUT KORPRI ke-54, "Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju." Tema tersebut mencerminkan semangat membangun ASN yang sehat, profesional, dan berintegritas sebagai pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berkinerja tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Purnama Wulan Sari Mirza, yang akrab disapa Batin, turut menerima vaksin HPV dosis ketiga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pencegahan kanker serviks. Ia juga mengajak masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk semakin peduli terhadap kesehatan melalui vaksinasi sebagai langkah preventif yang efektif.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Ketua TP PKK Provinsi Lampung, mengajak masyarakat khususnya perempuan, untuk mengikuti vaksinasi HPV sebagai langkah pencegahan kanker serviks. Menurutnya, kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan, sehingga upaya pencegahan melalui vaksinasi dan deteksi dini sangat penting untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tersebut," ujar Batin Wulan.

Gerakan Sejuta Vaksin HPV juga menjadi implementasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK serta semangat Bangga Melayani Bangsa. 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap kesadaran ASN terhadap pentingnya pencegahan penyakit melalui vaksinasi semakin meningkat, sehingga tercipta budaya hidup sehat yang mendukung pelayanan publik yang lebih optimal.(Fs/Red) 

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli Kongkow-Kongkow, Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 2 Juli 2026 – Para Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli dan komunikasi sosial melalui program Kongkow-Kongkow di desa binaan masing-masing, Kamis (2/7/2026) malam. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Di Desa Lanta Barat, Kecamatan Lambu, Serka Sahlan yang bertugas sebagai Babinsa memulai kegiatan sekitar pukul 20.30 WITA. Dalam kesempatan itu, ia memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Warga juga diimbau untuk rutin melaksanakan patroli malam di lingkungan masing-masing guna mencegah berbagai aktivitas negatif, seperti penyalahgunaan minuman keras. Babinsa meminta masyarakat segera melaporkan setiap permasalahan kepada aparat berwenang agar dapat segera ditangani.

Sementara itu, di Desa Kowo, Sertu Sahfundi melaksanakan patroli Kongkow-Kongkow bersama warga mulai pukul 20.45 WITA. Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan ronda malam secara bergiliran di setiap RT dan RW sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan. Selain itu, warga diingatkan agar tidak main hakim sendiri apabila menemukan suatu permasalahan, melainkan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan kehidupan yang sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.




Di Desa Kale'o, Kecamatan Lambu, Serda Sanusi menggelar kegiatan Kongkow-Kongkow bersama para pemuda desa pada pukul 21.00 WITA. Ia mengajak generasi muda untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, mempererat hubungan sosial, serta menjaga kenyamanan lingkungan dengan membatasi penggunaan musik keras hingga larut malam. Babinsa juga mengingatkan bahaya mengonsumsi minuman keras maupun penyalahgunaan narkoba karena selain merugikan diri sendiri juga melanggar hukum. Apabila terjadi permasalahan di lingkungan, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

Pada waktu yang sama, sekitar pukul 21.30 WITA, Babinsa Desa Rai Oi, Serka Sahlan, melaksanakan kegiatan serupa bersama warga binaannya. Dalam dialog tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan, khususnya dengan meningkatkan kepedulian terhadap perkembangan generasi muda. Babinsa mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan mencegah penyalahgunaan narkoba serta berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Melalui kegiatan Kongkow-Kongkow ini, Koramil 1608-03/Sape terus membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah binaan. Diharapkan, keterlibatan aktif warga bersama aparat dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Lanta Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Imbau Warga Jaga Keamanan dan Ketertiban


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 2 Juli 2026 – Babinsa Desa Lanta, Serka Khairudin bersama seorang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Kamis (2/7/2026) malam. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau situasi keamanan wilayah serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 20.10 WITA tersebut melibatkan dua personel Koramil, dua aparat desa, serta lima orang masyarakat. Sasaran patroli meliputi kawasan permukiman warga dan sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak muda.

Rangkaian kegiatan diawali dengan keberangkatan personel Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Lanta pada pukul 20.15 WITA. Setibanya di lokasi sekitar pukul 20.20 WITA, petugas langsung melakukan pemantauan situasi wilayah guna memastikan kondisi keamanan tetap kondusif.


Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Warga diminta menghindari perselisihan yang dapat berujung pada perkelahian, terutama yang dipicu oleh konsumsi minuman keras dan ketidakmampuan mengendalikan emosi.

Selain itu, masyarakat, khususnya kalangan pemuda, diingatkan untuk tidak berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Usai memberikan imbauan, personel Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan hingga kegiatan patroli berakhir pada pukul 21.20 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui patroli Siskamling ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat sehingga situasi kamtibmas tetap terpelihara dengan baik.(Team.MDG.03)

SMKs Al-Ikhlas Mbojo Kecamatan Donggo, Gelar Rapat Pembagian Tugas Guru dan Rapat Pembahasan Persiapan MPLS tahun Ajaran 2026/2027


Rapat pembagian tugas untuk guru-guru dan sekaligus pembahasan persiapan MPLs angkatan 2026-2027 Smks Al Ikhlas Mbojo

Donggo NTB, Media Dinamika Global.id. – SMKs Al-Ikhlas Mbojo kecamatan Donggo menggelar rapat penting terkait persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru 2026/2027. Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMKs Al-Ikhlas Mbojo dan dihadiri oleh seluruh dewan guru dan staf.

MPLS merupakan kegiatan rutin yang bertujuan untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal guru dan teman-teman, serta memahami program dan tata tertib sekolah. "MPLS adalah momen krusial bagi siswa baru untuk merasa nyaman dan siap memulai perjalanan pendidikan mereka di SMKs Al-Ikhlas Mbojo" ujar kepala sekolah dalam sambutannya.

Berdasarkan hasil rapat, MPLS di SMKs Al-Ikhlas Mbojo kecamatan Donggo, akan dilaksanakan selama enam hari. Berbagai agenda telah disiapkan untuk memastikan MPLS berjalan efektif dan menyenangkan bagi para siswa baru.

Beberapa poin penting yang dibahas dalam rapat meliputi:

1. Pembagian tugas dan tanggung jawab panitia MPLS.

2. Materi pengenalan lingkungan sekolah, termasuk fasilitas, peraturan, dan kegiatan ekstrakurikuler.

3. Pengenalan guru dan staf kepada siswa baru.

4. Kegiatan interaktif dan edukatif untuk membangun keakraban antar siswa.

5. Protokol kesehatan yang akan diterapkan selama kegiatan berlangsung.


Kepsek SMKs Al-Ikhlas Mbojo berharap MPLS tahun ini dapat berjalan lancar dan memberikan kesan positif bagi seluruh siswa baru, sehingga mereka dapat memulai tahun ajaran dengan semangat dan motivasi tinggi. Seluruh pihak sekolah berkomitmen untuk menyukseskan MPLS ini demi kenyamanan dan perkembangan terbaik para peserta didik.(Sekjend MDG)

Letjen TNI Agus Wirahadikusumah : Jenderal Reformis yang Gugur Setelah Membongkar Skandal Ratusan Miliar


Bandung, Media Dinamika Global.id.-- Jenderal bintang tiga ini dikenal sebagai salah satu perwira TNI paling vokal di era Reformasi. Berani membongkar skandal korupsi di tubuh kesatuannya sendiri, karier cemerlangnya justru berakhir mendadak dan meninggalkan banyak tanya.

*Awal Mula dan Jejak Intelektual*

Agus Wirahadikusumah lahir di Bandung, 17 Oktober 1951. Fondasi kepemimpinannya ditempa sejak ia lulus dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, AKABRI, pada tahun 1973.

Tak berhenti di pendidikan militer, ia juga dikenal sebagai perwira yang cerdas dan berwawasan luas. Ia menempuh studi khusus di John F. Kennedy School of Government, Universitas Harvard, Amerika Serikat. Bekal akademik ini membentuk cara pandangnya yang berbeda dari kebanyakan perwira saat itu.

Karier awalnya diwarnai dedikasi tinggi di bidang perencanaan. Ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Direktorat Perencanaan di Markas Besar Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, Mabes ABRI.

*Menjadi Suara Reformasi di Tubuh TNI*

Titik balik dalam hidupnya terjadi pasca mundurnya Presiden Soeharto pada 1998. Di tengah gejolak perubahan, Agus tampil berani dan lantang menyerukan agar militer Indonesia segera menghentikan keterlibatannya dalam politik praktis.

Gagasannya yang radikal untuk membangun militer yang bersih, profesional, dan tidak berpolitik membuatnya sangat populer di kalangan prajurit tingkat bawah. Namun di sisi lain, sikapnya ini mulai menciptakan musuh di kalangan elite atas TNI yang merasa terancam.

*Puncak Karier: Panglima Kostrad ke-25*

Puncak karier komandannya terjadi pada tahun 2000. Presiden Abdurrahman Wahid, atau Gus Dur, secara khusus menunjuknya untuk memegang tongkat komando sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Panglima Kostrad ke-25.

Selama menjabat, ia bergerak cepat mendukung kebijakan reformasi presiden. Langkah paling beraninya adalah membersihkan institusi yang dipimpinnya dari praktik-praktik korup. Ia membongkar skandal korupsi senilai Rp189 miliar di Yayasan Dharma Putra Kostrad.

Keberaniannya itu harus dibayar mahal. Hanya beberapa bulan setelah menjabat, ia diberhentikan dari posisinya sebagai Panglima Kostrad.

Meski begitu, integritasnya tidak diragukan. Reputasinya yang bersih bahkan membuat jabatan Panglima TNI sempat ditawarkan kepadanya pada 23 Juli 2001, menurut penuturan sang paman.

*Kontribusi di Luar Medan Tempur*

Agus Wirahadikusumah bukan hanya seorang militer. Ia juga punya andil besar bagi dunia olahraga Indonesia. Ia sukses menjadi manajer Tim Piala Thomas Indonesia yang berhasil membawa pulang piala bergengsi tersebut pada tahun 1998.

Atas dedikasi luar biasanya di bidang non-militer itu, ia dianugerahi Medali Satyalancana Kebudayaan oleh Presiden B.J. Habibie. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengabdiannya melampaui tugas sebagai prajurit.

*Kematian Mendadak yang Penuh Teka-teki*

Langkah perjuangan sang jenderal reformis terhenti secara mendadak. Ia dinyatakan meninggal dunia pada 30 Agustus 2001 di usia 49 tahun, saat dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina, RSPP Jakarta.

Kepergiannya yang sangat cepat, dan tanpa proses otopsi, memicu spekulasi luas di masyarakat. Banyak yang menduga sang jenderal sengaja dibunuh karena sikap vokalnya dalam membongkar skandal korupsi besar yang menyeret nama-nama kuat di internal.

Kini, Letjen TNI Agus Wirahadikusumah beristirahat dengan tenang di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata. Ia meninggalkan warisan pemikiran yang hingga hari ini masih relevan: bahwa kejujuran dan profesionalisme adalah harga mati bagi setiap prajurit yang mengabdi pada Ibu Pertiwi.(Sekjend MDG)

Fraksi Gerindra: Program Selasa Menyapa Boros Anggaran, Ganggu Pelayanan Publik di Tengah Masyarakat


Foto : Supardi ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Bima.

Bima, Media Dinamika Global.id. – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Bima melontarkan kritik keras terhadap pelaksanaan Program Selasa Menyapa yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Bima. Program yang menjadi salah satu agenda unggulan pemerintah daerah itu dinilai justru menjadi beban anggaran di tengah kebijakan efisiensi belanja yang sedang digalakkan pemerintah.

Kritik tersebut disampaikan Fraksi Gerindra dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bima dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Bima Tahun Anggaran 2025, yang digelar pada Rabu, 1 Juli 2026.

Dalam pandangan umumnya, Fraksi Gerindra mempertanyakan konsistensi Pemerintah Kabupaten Bima dalam menerapkan prinsip efisiensi anggaran. Di saat seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dituntut melakukan penghematan belanja, pemerintah justru tetap mengalokasikan anggaran untuk kegiatan yang dinilai tidak memiliki dampak langsung terhadap peningkatan pelayanan publik.

Fraksi Gerindra menyatakan bahwa Program Selasa Menyapa perlu dievaluasi secara menyeluruh, baik dari sisi efektivitas maupun efisiensi penggunaan anggarannya.

Kegiatan Selasa Menyapa tidak mencerminkan efisiensi anggaran”, ucap Supardi ketua Fraksi Partai Gerindra saat menyampaikan pandangan umum Fraksi.

Tidak hanya menyoroti aspek pembiayaan, Gerindra juga menilai pelaksanaan program tersebut mengganggu pelayanan publik. Mobilisasi banyak OPD untuk mengikuti kegiatan lapangan disebut menyebabkan aktivitas pelayanan kepada masyarakat di sejumlah kantor pemerintahan menjadi terganggu.

Pelaksanaan Program Selasa Menyapa juga mengganggu pelayanan dan aktifitas OPD-OPD karena harus mempersiapkan Selasa Menyapa. Gerindra meminta Program Selasa Menyapa untuk di evaluasi Kembali”. tegas Fraksi Gerindra.

Kritik Fraksi Gerindra menjadi relevan jika dikaitkan dengan capaian reformasi birokrasi Pemerintah Kabupaten Bima. Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), indeks reformasi birokrasi Kabupaten Bima masih berada di posisi paling bawah di antara kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa kualitas tata kelola pemerintahan, efektivitas birokrasi, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bima masih menghadapi tantangan serius. Reformasi birokrasi pada dasarnya tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan pemerintah, tetapi juga dari kemampuan birokrasi menghadirkan pelayanan yang cepat, efisien, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Dalam konteks tersebut, kritik Gerindra mengandung pesan bahwa pemerintah daerah perlu menggeser orientasi dari kegiatan yang bersifat seremonial menuju penguatan kinerja birokrasi. Mobilisasi aparatur dalam kegiatan lapangan tidak akan memiliki nilai tambah apabila tidak diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan publik maupun perbaikan indikator reformasi birokrasi.

Di tengah keterbatasan fiskal daerah yang masih bergantung pada dana transfer pemerintah pusat, penggunaan APBD dituntut semakin selektif. Setiap program harus mampu menunjukkan manfaat yang terukur, memiliki indikator keberhasilan yang jelas, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pandangan Fraksi Gerindra sekaligus menjadi pengingat bahwa ukuran keberhasilan pemerintahan bukanlah seberapa sering pejabat turun ke lapangan, melainkan seberapa baik birokrasi bekerja, seberapa cepat masyarakat memperoleh pelayanan, dan seberapa efektif anggaran publik menghasilkan perubahan yang dirasakan masyarakat.

Keberhasilan sebuah program pemerintah semestinya diukur berdasarkan indikator kinerja yang terukur, bukan sekadar banyaknya kegiatan yang dilaksanakan. Karena itu, pemerintah diminta menyampaikan secara transparan evaluasi terhadap manfaat Program Selasa Menyapa, termasuk besaran anggaran yang telah dikeluarkan serta dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Sekjend MDG)

Pemdes Naru Barat Sape Salurkan BLT Dana Desa untuk Bulan Juli, Agustus, dan September 2026

Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Pemerintah Desa (Pemdes) Naru Barat, Kecamatan Sape, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September Tahun Anggaran 2026, pada Kamis (2/7/2026).

Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Kantor Desa Naru Barat dan diberikan kepada 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan sebagai penerima sesuai ketentuan yang berlaku.



Kepala Desa Naru Barat, Sri Mulyati, S.E., berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

"Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima," ujar Sri Mulyati.

Dalam penyaluran kali ini, setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp300.000 untuk tiga bulan, atau setara dengan Rp100.000 per bulan.

Pemerintah Desa Naru Barat berkomitmen untuk terus menyalurkan program BLT Dana Desa secara tepat sasaran sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.(Team.MDG.03)

Diduga Jual Solar Eceran di Luar SPBU DONGGO Bolo Oleh Salah Satu Anggota DPRD NTB


Bima NTB, Media Dinamika Global.id. – Aktivitas penjualan bahan bakar minyak jenis solar di luar area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum `SPBU Donggo Bolo` menjadi sorotan warga sekitar. Praktik tersebut dinilai melanggar aturan distribusi BBM subsidi dan berpotensi merugikan negara serta masyarakat yang berhak. 

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah jerigen terlihat mengisi solar tidak jauh dari area SPBU. Solar yang dijual diduga merupakan BBM subsidi yang seharusnya disalurkan melalui nozzle SPBU sesuai ketentuan Pertamina. 

“Kalau beli di dalam SPBU antri, tapi di luar ada yang jual pakai jeriken. Harganya beda sedikit, tapi kami khawatir ini solar subsidi,”

*Diduga Langgar Aturan BPH Migas* 

Sesuai Peraturan BPH Migas No. 6 Tahun 2013, penjualan BBM bersubsidi wajib dilakukan melalui lembaga penyalur resmi dan dilarang dijual eceran atau ditimbun tanpa izin. Pelanggaran atas ketentuan tersebut dapat dikenai sanksi administratif hingga pencabutan izin penyalur. 

pihak SPBU donggo bolo belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penjualan di luar area SPBU tersebut. 

Warga berharap Pertamina MOR VII, BPH Migas, dan Polres Bima` segera melakukan pengecekan dan penindakan tegas agar distribusi solar subsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. 

“Kami minta aparat turun. BBM subsidi ini untuk nelayan, petani, dan transportasi rakyat kecil, bukan untuk diperjualbelikan di luar SPBU,” tegasnya.

Penulis: Ketua Harian LSM Media Dinamika Global

Wagub Jihan Kunjungi Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat, Pemprov Lampung Pastikan Kesiapan Jelang MPLS.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengunjungi rumah calon siswa Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung di Kecamatan Telukbetung Utara, Bandarlampung, Kamis 02 Juli 2026.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Lampung dalam memastikan kesiapan peserta didik beserta keluarganya menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027 pada 14 Juli 2026.

Keluarga yang dikunjungi adalah pasangan Sudarto dan Parsilah. Dua anak mereka, kakak beradik Dewi Nurhafizah (16) dan Edi Qurniawan (12), akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung yang berlokasi di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan.

Dewi akan melanjutkan pendidikan di jenjang SMA dengan cita-cita menjadi prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Sementara itu, Edi akan menempuh pendidikan di jenjang SMP dan bercita-cita menjadi seorang dokter.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Jihan mengatakan kunjungan dilakukan untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan sosialisasi kepada calon siswa dan orang tua mengenai pelaksanaan MPLS serta kehidupan di lingkungan sekolah berasrama.

"Hari ini saya mengunjungi salah satu calon siswa Sekolah Rakyat Provinsi Lampung untuk melakukan sosialisasi bahwa sebentar lagi akan dilaksanakannya MPLS yang akan dimulai pada 14 Juli mendatang," ujar Jihan.

Selain memberikan sosialisasi, Jihan juga meninjau langsung kondisi rumah calon siswa. Menurutnya, hasil peninjauan tersebut akan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan dukungan kepada keluarga peserta didik melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

"Kami juga melihat langsung kondisi rumah tempat tinggal calon siswa. Insyaallah akan kami integrasikan dengan Program BSPS sehingga keluarga dapat memperoleh bantuan stimulan pembangunan rumah swadaya," katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Jihan juga bertemu dengan Muhammad Arif Pratama (12), putra pasangan Romli dan Aminah Chandra. Arif yang akan menempuh pendidikan di jenjang SMP sehari-hari membantu orang tuanya berjualan pempek dan memiliki cita-cita menjadi seorang polisi.

Jihan mengaku bangga melihat semangat dan cita-cita yang dimiliki para calon siswa Sekolah Rakyat tersebut. Menurutnya, kesempatan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik.

"Saya melihat anak-anak ini memiliki mimpi yang luar biasa. Ada yang ingin menjadi tentara, dokter, hingga polisi. Saya berharap mereka tetap tekun belajar, disiplin, dan tidak mudah menyerah. Sekolah Rakyat hadir untuk membuka kesempatan yang sama bagi setiap anak agar dapat meraih cita-citanya. Insyaallah, dengan kerja keras dan doa, mereka kelak menjadi generasi yang membanggakan keluarga, daerah, dan bangsa," katanya.

Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, dijadwalkan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14 Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

Sehari sebelumnya, yakni pada 13 Juli 2026, seluruh peserta didik dijadwalkan memasuki asrama untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan, kegiatan open house, serta doa bersama sebagai rangkaian awal sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Sekolah berkonsep boarding school tersebut akan menampung sebanyak 413 peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA yang berasal dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Jumlah tersebut terdiri atas 270 peserta didik baru, 71 siswa yang dipindahkan dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan, serta 72 siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 35 Bandar Lampung, baik peserta didik baru maupun siswa yang melanjutkan ke jenjang berikutnya.(Fs/Red)