Media Dinamika Global

Sabtu, 25 April 2026

Pemerintah Siapkan 1000 Rumah Subsidi Untuk Pekerja MBG DP Hanya Rp1,8 Juta


Jakarta, Media Dinamika Global.id.--Pemerintah kembali menggulirkan kebijakan strategis yang menyasar kesejahteraan pekerja sektor layanan publik.

Kali ini, perhatian diberikan kepada tenaga dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyediaan hunian layak dengan skema rumah subsidi.

Program ini secara khusus ditujukan bagi para pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang selama ini berperan penting dalam memastikan distribusi makanan bergizi kepada masyarakat berjalan optimal.

Melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, pemerintah menyiapkan sebanyak 1.000 unit rumah subsidi yang dapat diakses oleh pekerja dapur MBG di berbagai daerah.

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa program ini tidak bersifat hibah atau pemberian rumah secara cuma-cuma.

Skema yang digunakan tetap berbasis pembiayaan, namun dengan persyaratan yang jauh lebih ringan dibandingkan kredit perumahan pada umumnya.

“Ini rumah subsidi, bukan gratis. Ada uang muka sekitar 1 persen atau kurang lebih Rp1,8 juta,” ujar Maruarar.

Dengan skema ini, para pekerja tetap memiliki tanggung jawab finansial, namun dengan beban yang lebih terjangkau.(Sekjend MDG)

Hari Keempat Pencarian, Polairud NTB Perluas Area Sisir Laut


Mataram, Media Dinamika Global — Seorang nelayan bernama Khairudin (60) dilaporkan hilang usai melaut dari Labuan Haji, Lombok Timur menuju Labuan Lalar, Sumbawa. Hingga hari keempat, tim gabungan terus menyisir perairan untuk menemukan korban.

Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H. menegaskan, jajarannya langsung bergerak begitu menerima laporan dari warga.

"Kami langsung kerahkan personel bersama tim SAR dan unsur terkait, untuk lakukan pencarian secara maksimal," ujarnya.

Dikatakan, peristiwa bermula saat korban berangkat memancing, pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 Wita. Sampan yang digunakan Khairudin belum tiba di tujuan, hingga keluarga melapor melalui aparat setempat ke petugas SAR Mataram.

Memasuki hari keempat pencarian, Kamis (23/4/2026) pagi, kru KP XXI-2013 bersama TNI AL dan tim SAR menyisir perairan Tropical, Jelenga, hingga sekitar Labuan Lalar. Tim juga berkoordinasi dengan nelayan sekitar, guna menggali informasi tambahan terkait ciri-ciri korban.

"Upaya pencarian kami perluas dengan patroli laut, penyisiran titik-titik rawan, serta komunikasi aktif dengan masyarakat pesisir," kata Kombes Boyke Samola.

Dilaporkan, kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah dengan angin dan gelombang laut yang cukup terasa. Meski begitu, tim tetap melanjutkan operasi menggunakan rubber boat, alat komunikasi, serta perlengkapan SAR air.

Unsur yang terlibat meliputi kru KP XXI-2013 Dit Polaorud Polda NTB, tim rescue Pos SAR Sumbawa, BPBD Sumbawa, hingga masyarakat setempat. Pencarian terus dilakukan guna mempercepat penemuan korban.

"Fokus kami saat ini menemukan korban secepat mungkin, semua potensi kami libatkan," tutup Kombes Boyke Samola.

Redaksi |

Karate Piala Kapolri 2026 Dibuka, Kuota Peserta Terbatas


Tangerang, Media Dinamika Global - Kejuaraan bergengsi Karate Piala Kapolri 2026 siap digelar dan menjadi ajang unjuk kemampuan para atlet dari seluruh penjuru Tanah Air.

Event bertajuk National Open Karate Championship ini membuka kesempatan luas bagi para karateka untuk berkompetisi di level nasional dengan kuota terbatas sebanyak 1.000 peserta.

Pendaftaran telah dibuka sejak 1 April 2026 dan akan berlangsung hingga 20 Juni 2026. Para peserta diwajibkan mengirimkan formulir pendaftaran sekaligus menyelesaikan proses pembayaran untuk memastikan keikutsertaan dalam turnamen ini.

Sebelum pertandingan dimulai, panitia akan menggelar technical meeting pada 24 Juni 2026 yang bertempat di GOR Nambo Jaya Sport Center, Kota Tangerang, Banten. 

Pertemuan ini bertujuan memberikan penjelasan teknis terkait aturan pertandingan, pembagian kategori, serta hal-hal penting lainnya kepada seluruh kontingen.

Sementara itu, pertandingan utama dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Juni 2026, di lokasi yang sama. Kejuaraan ini dipastikan akan menghadirkan persaingan ketat, mengingat antusiasme peserta yang tinggi dan keterbatasan kuota.

Ketua panitia, Kombes pol Dr. Dewa Wijaya, menegaskan bahwa ajang ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet karate nasional.

“Kami ingin kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet potensial dari seluruh Indonesia. Dengan sistem yang profesional dan transparan, kami berharap dapat melahirkan karateka yang mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.

Kombes Dewa juga mengimbau para peserta untuk segera mendaftar mengingat kuota yang terbatas. 

“Antusiasme peserta sangat tinggi,  kami sarankan untuk tidak menunda pendaftaran agar tidak kehabisan slot,” tambahnya.

Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet karate berprestasi yang dapat mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Redaksi |

Hadiri Konferensi PGRI, Bupati Bima Tekankan Perubahan Nyata


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Bupati Bima Ady Mahyudi Sabtu (25/4/26) menghadiri dan membuka secara resmi Konferensi Kerja Kabupaten I (Konkerkab I) dan Konferensi Luar Biasa (KLB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bima Tahun 2026 di Gedung PGRI Kabupaten Bima, Jalan Sultan Alauddin, Belo.

Konferensi yang mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas dan Bima Bermartabat” tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Dikpora Kabupaten Bima, Wakil Ketua III PGRI Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. H. Lalu Kaharudin, Ketua PGRI Kabupaten/Kota Bima, Ketua PGRI Kabupaten Dompu, para Ketua Pengurus Cabang PGRI se-Kabupaten Bima, para guru dan tokoh pendidikan.

Bupati Bima dalam sambutannya mengharapkan agar pelaksanaan Konkerkab dan KLB dapat membawa kepemimpinan PGRI yang mampu menghadirkan perubahan nyata dan menjadi wadah perjuangan aspirasi guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Menurutnya, Konferkab dan KLB bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat arah gerak organisasi PGRI agar semakin adaptif dan progresif dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan.

“Momentum ini hendaknya menjadi ajang konsultasi bersama, bukan kompetisi yang memecah kebersamaan. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar, namun tujuan kita tetap satu, yaitu memajukan pendidikan di Kabupaten Bima,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak jajaran pendidik untuk terus menjaga marwah profesi, meningkatkan kompetensi, serta membangun solidaritas demi terwujudnya guru yang bermartabat dan berdaya saing.


Sementara itu, Wakil Ketua III PGRI Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Kaharudin, menjelaskan, konferensi kerja merupakan forum penting dalam mengevaluasi pelaksanaan program organisasi. Juga menjadi wahana setiap program yang telah dilaksanakan dapat dikaji bersama untuk mengetahui tingkat keberhasilan maupun kendala yang dihadapi, sehingga dapat dirumuskan solusi yang tepat bagi kemajuan organisasi. (Sekjend MDG)

Politeknik Muhamad Dahlan Semarak Memeriahkan Pawai Rimpu Mantika


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Politeknik Muhamad Dahlan bima ikut ambil bagian memeriahkan Pawai rimpu Mantika sabtu 25 april 2026, ratusan peserta dari unsur dosen, mahasiswa hingga pegawai kampus. Tampak kompak mengikuti pawai dengan balutan rimpu khas bima.

Direktur politeknik Muhamad Dahlan bima Nurbaety menyampaikan keikutsertaan kampus merupakan bentuk sinergi nyata antara dunia pendidikan dengan pemerintah daerah dalan mendukung pelestarian budaya. Partisipasi ini bukan hanya untuk memeriahkan acara tetapi juga sebagai ajang silaturrahmi serta memperkuat kebersamaan civitas akademik, katanya.

Ia menjelaskan kehadiran politeknik Muhamad Dahlan dalam festival tersebut juga menjadi bagian dari upaya membentuk karakter mahasiswa agar lebih peduli terhadap budaya, lingkungan dan pembangunan daerah. Kami juga memanfaatkan momentum ini untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat sekaligus mengkampanyekan program bersih, indah, sehat dan asri (BISA) ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan aktif dalam kegiatan budaya seperti ini menjadi media efektif untuk menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat secara langsung. Pantauan di lapangan pawai budaya langsung meriah dengan melibatkan berbagai elemen mulai dari perguruan tinggi, BUMN, instansi pemerintah, hingga komunitas dan paguyuban.

Peserta memadati area finis di halaman museum ASI Mbojo, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap festival rimpu Mantika.(Sekjend MDG)

Adhar Jadi Ketua PGRI Kabupaten Bima, Diangkat Secara Aklamasi


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.-Konferensi Kerja I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bima masa bakti XXIII Tahun 2025-2030 dengan Tema "Konferensi PGRI Menuju Indonesia Emas dan Bima Bermartabat,". Acara tersebut di gelar, Sabtu, 25/05/26 di aula PGRI Kabupaten Bima Kecamatan Belo. 

Seperti dikutip dari media lensa pos bahwa per Kecamatan diwakili 7 (tujuh) anggota untuk memilih Kepengurusan PGRI Kabupaten Bima. Pasalnya, kepengurusan lama diberhentikan dengan alasan melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGRI Kabupaten Bima yakni bermasalah dengan hukum. 

Ketua PGRI Cabang Kecamatan Tambora, Joni, S.Pd.M.Pd yang ditemui pada hari yang sama mengatakan bahwa sebanyak 7 (tujuh) guru orang per cabang Kecamatannya sesuai dengan undangan dari panitia pemilihan Konferensi Kerja I dan Konferensi Luar Biasa (KLB), ujarnya singkat. 

Ketua Panitia KLB PGRI Kabupaten Bima, Edi Ilham syah, S.Pd mengatakan bahwa ada 4 (empat) calon yakni Ramli, S.Pd. M.Pd, Furkan, S.Pd, Dr. Juwaidin. M.Pd dan Ashar, S.Pd, ujarnya singkat. 


Salah satu calon KLB, Ramli, S.Pd mengatakan bahwa saya mengundurkan diri dengan sadar dan tidak ada paksaan dari pihak manapun, ujarnya singkat. 

Sementara Dr Juwaidin, S.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa saya belum bersedia untuk ikut calon PGRI Kabupaten Bima, ujarnya singkat. 

Pantauan media ini bahwa secara aklamasi Adhar, S.Pd menjadi Ketua PGRI Kabupaten Bima masa bakti 2025-2030.

Konferensi PGRI Kabupaten Bima, Menuju Indonesia Emas dan Bima Bermartabat


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Konfrensi Kerja I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bima masa bakti XXIII Tahun 2025-2030 dengan Tema "Konferensi PGRI Menuju Indonesia Emas dan Bima Bermartabat,". Acara tersebut di gelar, Sabtu, 25/05/26 di aula PGRI Kabupaten Bima Kecamatan Belo.

Informasi yang diendap oleh media ini bahwa per Kecamatan diwakil 7 (tujuh) anggota untuk memilih Kepengurusan PGRI Kabupaten Bima.

Pasalnya, kepengurusan lama diberhentikan dengan alasan melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGRI Kabupaten Bima yakni bermasalah dengan hukum.

Ketua PGRI Cabang Kecamatan Tambora, Joni, S.Pd.M.Pd yang ditemui pada hari yang sama mengatakan bahwa sebanyak 7 (tujuh) guru orang per cabang Kecamatannya sesuai dengan undangan dari panitia pemilihan Konferensi Kerja I dan Konferensi Luar Biasa (KLB), ujarnya singkat.

Ketua Panitia KLB PGRI Kabupaten Bima, Edi Ilham syah, S.Pd mengatakan bahwa ada 4 (empat) calon yakni Ramli, S.Pd. M.Pd, Furkan, S.Pd, Dr. Juwaidin. M.Pd dan Ashar, S.Pd, ujarnya singkat.

Salah satu calon KLB, Ramli, S.Pd mengatakan bahwa saya mengundurkan diri dengan sadar dan tidak ada paksaan dari pihak manapun, ujarnya singkat.

Sementara Dr Juwaidin, S.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa saya belum bersedia untuk ikut calon PGRI Kabupaten Bima, uajrnya singkat.

Pantauan media ini bahwa secara aklamasi Adhar, S.Pd menjadi Ketua PGRI Kabupaten Bima masa bakti 2025-2030. (Sekjend MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos di Desa Binaan Masing-masing


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Jajaran Babinsa dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) di sejumlah desa binaan pada Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah.

Sejak pagi hari, para Babinsa telah turun langsung ke lapangan. Pada pukul 08.30 WITA, Babinsa Desa Boke, Serda Asnaidin, melaksanakan komsos bersama warga. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam beraktivitas, menjaga komunikasi yang baik, serta menghindari potensi konflik yang dapat merusak keharmonisan. Ia juga menekankan pentingnya melaporkan setiap permasalahan kepada aparat atau pemerintah setempat untuk penyelesaian yang tepat.




Selanjutnya, pada pukul 09.00 WITA, Babinsa Desa Rato, Sertu Wahyudin, melaksanakan komsos dengan warga desa binaan. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan (kamtibmas), serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan demi menciptakan suasana yang aman dan nyaman.

Pada pukul 09.30 WITA, Babinsa Desa Parangina, Serda Aladin, menggelar komsos bersama Kepala Dusun. Dalam pertemuan tersebut dibahas upaya pencegahan munculnya permasalahan di tengah masyarakat, serta pentingnya koordinasi lintas pihak dalam menyelesaikan persoalan guna menjaga stabilitas wilayah yang aman dan damai.

Sementara itu, pada pukul 10.00 WITA, Babinsa Desa Soro, Serka Masykur, melaksanakan komsos bersama warga di Kecamatan Lambu. Ia mengingatkan masyarakat agar terus menjaga situasi keamanan desa, mempererat hubungan antarwarga, serta menghindari konflik berkepanjangan. Selain itu, ia juga mengajak warga untuk membangun gagasan dan ide positif demi kemajuan desa serta memperkuat tali silaturahmi.

Melalui kegiatan komsos ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah, sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.(Team.MDG.03)

Jumat, 24 April 2026

KPK Soroti Resiko Korupsi dalam Program MBG yang Seharusnya 70 Triliun Ini, Menjadi 171 Triliun Siap- Siap Ada Tersangka


Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap potensi besar penyimpangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelontorkan pemerintah dengan anggaran mencapai Rp171 triliun.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan kajian mendalam terhadap tata kelola program strategis nasional tersebut. Menurutnya, besarnya anggaran belum diimbangi dengan sistem yang memadai.

Laporan tahunan Direktorat Monitoring KPK 2025, yang dikutip Jumat 17 April 2026, menyebutkan besarnya skala program dan anggaran tersebut belum diimbangi dengan kerangka regulasi, tata kelola, dan mekanisme pengawasan yang memadai, sehingga menimbulkan risiko akuntabilitas, konflik kepentingan, inefisiensi, serta potensi terjadinya tindak pidana korupsi dalam pelaksanaannya.

KPK juga menemukan bahwa regulasi pelaksanaan program MBG masih belum memadai, terutama dalam mengatur alur perencanaan hingga pengawasan lintas kementerian dan pemerintah daerah.

"Regulasi pelaksanaan MBG belum memadai, khususnya dalam mengatur tata kelola program dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah," tegasnya.


Selain itu, KPK menyoroti potensi praktik rente dalam mekanisme Bantuan Pemerintah (Banper) yang digunakan dalam program tersebut.(Sekjend MDG)


Devi Ratnasary Mahasiswi Semester 4 STIT Sunan Giri Bima, Kembali Gelar Kegiatan Bedah Buku Novel dengan Tema : "Cinta Tak Bersyarat"


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Menjelang malam hari, para punggawa LBC melaksanakan kegiatan Bedah Buku Novel Karya Mahasiswi STIT SUNAN GIRI BIMA. Budaya literasi kembali mendapatkan ruang istimewa di lingkungan STIT Sunan Giri Bima melalui terselenggaranya kegiatan bedah buku novel dengan tema: "Cinta Tak Bersyarat", karya mahasiswi semester 4, saudari Devi Ratnasary. 


Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen kampus dalam mendorong mahasiswa untuk aktif berkarya sekaligus berani menampilkan hasil karyanya di ruang publik akademik. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias, dihadiri oleh mahasiswa yang memiliki semangat tinggi dalam dunia literasi dan pengembangan diri. Suasana kegiatan terasa hidup sejak awal, dipenuhi dengan semangat apresiasi terhadap karya sesama mahasiswa serta keinginan untuk terus belajar dan berkembang bersama.

Kemudian, sebagai narasumber dalam kegiatan ini, dua pembedah yakni M. H. Indra Jaya Putra dan Muamalah, yang memberikan pandangan dan masukan, serta apresiasi terhadap karya yang dibedah. Dengan pengalaman dan sudut pandang yang dimiliki, keduanya mampu menghadirkan diskusi yang berbobot, sekaligus memberikan motivasi bagi mahasiswa untuk terus berproses dalam dunia kepenulisan. Kegiatan ini dipandu oleh moderator Radzallah yang dengan apik mengarahkan jalannya acara, sehingga berlangsung secara terstruktur, interaktif, dan tetap menarik untuk diikuti hingga akhir. Interaksi antara pembedah, penulis, dan peserta menciptakan suasana diskusi yang tenang. 

Bedah buku ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi terhadap karya, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi seluruh peserta. Mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga tentang bagaimana sebuah karya ditanggapi, dievaluasi, dan diapresiasi dalam forum akademik. Hal ini tentu menjadi bekal penting dalam menumbuhkan keberanian serta kualitas dalam berkarya ke depannya.

Melalui kegiatan ini, terlihat jelas bahwa STIT Sunan Giri Bima tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga aktif menciptakan ruang-ruang kreatif yang mendorong mahasiswa untuk berkembang secara intelektual dan produktif. Semangat literasi yang dibangun melalui kegiatan seperti ini diharapkan mampu melahirkan generasi mahasiswa yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menulis dan menghasilkan karya yang bermanfaat.


Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani berkarya dan menampilkan potensinya. Dengan dukungan lingkungan kampus yang positif dan apresiatif, STIT Sunan Giri Bima terus melangkah sebagai kampus yang melahirkan generasi unggul dan kreatif. (Sekjend MDG)