Media Dinamika Global

Selasa, 08 September 2026

Pelantikan Pengurus OSIS SMAN 1 Soromandi Bima Berjalan Mulus dan Penuh Khidmat




Soromandi, Media Dinamika Global.id.-- Pelantikan Pengurus OSIS BARU SMAN 1 soromandi PERIODE 2026/2027. Semoga tetap semangat seperti Pengurus OSIS sebelumnya.

Sudah 10 Tahun menjadi Kasek, Alhmdulillah Tahun ini ketua OSIS ya Peserta didik dari Ndano Ndere Bajo Yang selama ini ketuanya berputar Siswa Asal Desa Punti Sarita, WaduKopa dan Bajo Pesisir.

Harapan yang di impikan kini Siswa TERBAIK Ndano Ndere Bajo berhasil meraih SUARA terbanyak.( Yaitu Anaknya bang AMIR Ipar CAMAT DONGGO).

Sosialisasi Universitas Terbuka (UT) di Mako Batalyon C Pelopor Brimob Sambinae Kota Bima, Berjalan sukses


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Selasa 8 September 2026, di Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob, Jalan Pelita Sambinae, Kota Bima, Direktur Universitas Terbuka Mataram bersama Tim Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Mutiara Hati Bima. Puluhan personel Batalyon C Pelopor Brimob. 

Komandan Batalyon C Pelopor Brimob Bima menyambut positif kegiatan ini untuk mendukung peningkatan karier dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) personel. 

Kemudahan kuliah di UT bima Sosialisasi ini mengenalkan sistem belajar jarak jauh UT yang fleksibel sehingga anggota tetap bisa berkuliah tanpa meninggalkan tugas negara.(Sekjend MDG)

Senin, 07 September 2026

Police Goes To School, Sat Lantas Polres Bima Kota Edukasi Pelajar SDN 16 tentang Keselamatan Berlalu Lintas



Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bima Kota melalui Unit Kamsel melaksanakan kegiatan Police Goes To School dengan memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar usia dini di SDN 16 Kota Bima, Rabu (2/9/2026) pukul 09.00 Wita.

Kegiatan yang berlangsung di SDN 16 Kota Bima, Lingkungan Salama, Kelurahan Nae, Kecamatan Rasana’e Timur, Kota Bima, tersebut juga diisi dengan sosialisasi terkait pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada para guru.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasat Lantas IPTU Pulung Anggara Surya Putra, S.Tr.K., menjelaskan bahwa kegiatan Police Goes To School merupakan salah satu upaya Polri dalam menanamkan budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Bima Kota memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar di SDN 16 Kota Bima. Edukasi ini penting diberikan sejak dini agar anak-anak memahami dan membiasakan diri berperilaku tertib di jalan.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menaati peraturan lalu lintas, mengenal rambu-rambu lalu lintas serta membiasakan diri mengutamakan keselamatan ketika berada di jalan raya.

Para pelajar juga diberikan edukasi mengenai tata cara menjaga keselamatan sebagai pejalan kaki maupun ketika nantinya menjadi pengguna kendaraan. Pesan tersebut diharapkan dapat membentuk kesadaran berlalu lintas yang baik sejak usia dini.

Selain edukasi keselamatan berlalu lintas, Unit Kamsel Sat Lantas Polres Bima Kota juga menyampaikan pesan “Stop Bullying” kepada seluruh pelajar.

Para siswa diimbau untuk saling menghargai, menghormati perbedaan, menjaga hubungan pertemanan serta tidak melakukan tindakan perundungan, baik secara fisik maupun verbal.

Pelajar juga diberikan pemahaman agar berani menyampaikan atau melaporkan kepada guru maupun orang dewasa apabila melihat atau mengalami tindakan bullying di lingkungan sekolah.

Sementara itu, kepada para guru SDN 16 Kota Bima, personel Sat Lantas juga menyampaikan sosialisasi mengenai mekanisme pembuatan maupun perpanjangan SIM sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi persyaratan administrasi berkendara.

Melalui kegiatan tersebut, Sat Lantas Polres Bima Kota berharap edukasi keselamatan berlalu lintas dan pesan anti-perundungan dapat terus ditanamkan kepada generasi muda sehingga tercipta pelajar yang disiplin, peduli terhadap keselamatan serta mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing.(Sekjend MDG)

Sat Lantas Polres Bima Kota Goes To School di SDN 18 Kota Bima



Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Satuan Lalu Lintas Polres Bima Kota, Kembali Melaksanakan program Police Goes To School dengan menyasar para pelajar anak usia dini di SDN 18 Kota Bima, yang berlokasi di Kelurahan Dodu, Kecamatan Rasana’e Timur, Kota Bima. Pada Sabtu (29/8/2026) pukul 09.00 WITA.

Kapolres Bima Kota melalui Kasat Lantas Polres Bima Kota IPTU Pulung Anggara Surya Putra, S.Tr.K., menjelaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk generasi pelajar yang sadar keselamatan, berkarakter, dan disiplin.

Para pelajar diajak belajar dengan cara yang menyenangkan. Petugas memperkenalkan rambu-rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan yang aman, dan pentingnya disiplin saat di jalan raya. 

Baik sebagai pejalan kaki maupun kelak sebagai pengguna kendaraan, siswa diimbau untuk selalu menaati aturan dan mengutamakan keselamatan.

Pada Kesempatan itu Juga Personel Sat Lantas Polres Bima Kota melaksanakan Sosialisasi SIM kepada Guru SDN 18 terkait pentingnya memiliki dan memperpanjang SIM sebagai bukti kelayakan berkendara di jalan raya.

Selain itu, disampaikan pesan penting “Stop Bullying” Para siswa diingatkan untuk saling menghargai, menghormati perbedaan, menjaga pertemanan, dan tidak melakukan perundungan baik fisik maupun verbal. Siswa juga diajak berani melapor kepada guru jika melihat atau mengalami bullying.

Dengan Go To School ini, Sat Lantas Polres Bima Kota berharap kehadiran polisi di sekolah tidak hanya untuk penindakan, tetapi juga sebagai sahabat dan pengajar bagi generasi penerus bangsa.

Redaksi II 

Sejarah STIKES Yahya Bima Tumbuh dan Tetap Memiliki Martabat


Bima, Media Dinamika Global.id.-- STIKES Yahya Bima menyimpan begitu banyak cerita. Sebagian terlihat dalam aktivitas akademik, rapat, penelitian, pelayanan, dan rutinitas sehari-hari. Namun, sebagian lainnya hanya tinggal dalam ingatan, tentang kebersamaan, perjuangan, tawa, perbedaan, kekecewaan, dan luka yang tidak selalu terucapkan.

Bagi saya, di sanalah makna romantisme pahit menemukan tempatnya.

Bukan tentang kisah cinta, melainkan tentang perjalanan panjang bersama sebuah institusi yang pernah menjadi bagian dari hidup. Ada lelah yang dijalani bersama, perdebatan yang pernah terjadi, perbedaan pandangan yang kadang menjauhkan, tetapi juga ada kebersamaan yang membuat kita kembali pada satu tujuan: Melihat STIKES Yahya Bima tumbuh dan tetap memiliki martabat.

Ada kebahagiaan ketika melihat mahasiswa berhasil menuntaskan pendidikan. Ada kebanggaan menyaksikan mereka mengenakan toga dan membawa ilmu yang diperoleh ke tengah masyarakat. Ada kepuasan ketika sebuah perjuangan akhirnya menghasilkan sesuatu yang berarti.

Namun, perjalanan tidak selalu menghadirkan rasa manis. Ada kerja keras yang luput dari perhatian, idealisme yang berhadapan dengan kepentingan, keputusan yang tidak selalu mudah diterima, serta perbedaan yang terkadang membuat mereka yang seharusnya berjalan bersama justru saling berseberangan.

Mungkin itulah harga dari sebuah pengabdian.

Saya belajar bahwa mencintai institusi tidak berarti menutup mata terhadap kekurangannya. Justru ketika rasa memiliki masih ada, kritik menjadi bentuk kepedulian, koreksi menjadi wujud tanggung jawab, dan keberanian memperjuangkan keadilan menjadi bagian dari pengabdian.

STIKES Yahya Bima bukan hanya bangunan, jabatan, aturan, atau sekumpulan manusia. Ia adalah kumpulan jejak kehidupan, dibangun oleh pikiran, tenaga, waktu, pengorbanan, dan mungkin juga air mata yang tidak pernah tercatat.

Karena itu, setiap luka tidak selalu harus dimaknai sebagai akhir. Bisa jadi ia adalah cara kehidupan mengajarkan bahwa sesuatu yang kita cintai masih membutuhkan perhatian dan perbaikan.

Bagi saya, romantisme yang paling dewasa bukanlah berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja.

Romantisme adalah tetap peduli ketika kecewa, tetap menjaga ketika lelah, dan tetap berharap ketika keadaan belum sesuai dengan yang diinginkan.

Pada akhirnya, jabatan akan berganti, orang-orang akan datang dan pergi, dan waktu akan menghapus banyak peristiwa dari ingatan. Tetapi jejak pengabdian akan selalu menemukan tempatnya dalam sejarah.

Mungkin kelak kita tidak lagi sibuk mengingat siapa yang paling benar.

Kita hanya akan mengingat bahwa pernah ada orang-orang yang memilih bertahan dengan prinsip, bekerja dengan ketulusan, dan berusaha meninggalkan sesuatu yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

Itulah Romantisme Pahit: sebuah perjalanan yang tidak selalu manis, tetapi tetap layak dicintai karena di dalam kepahitannya terdapat pelajaran tentang manusia, pengabdian, dan arti sebuah perjuangan.


Dan suatu hari, ketika menoleh ke belakang, mungkin kita akan tersenyum dan menyadari:

“Ternyata, tidak semua yang pahit harus disesali. Sebagian justru menjadi bagian paling bermakna dari perjalanan.”

Redaksi II

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Kebersihan Lingkungan


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat di sejumlah desa binaan, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat sekaligus menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan lingkungan.

Dalam kegiatan Komsos tersebut, sejumlah Babinsa menyampaikan berbagai imbauan kepada warga sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di wilayah binaan masing-masing.

Di Desa Sangga, Serka Jamaluddin selaku Babinsa Desa Sangga sekaligus anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape melaksanakan Komsos bersama warga sekitar pukul 09.00 WITA. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta saling membantu dan mengingatkan dalam melakukan hal-hal positif.

Warga juga diingatkan untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum karena dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga. Apabila terjadi persoalan di lingkungan masyarakat, warga diminta tidak mengambil tindakan main hakim sendiri, melainkan segera melaporkan kepada aparat agar permasalahan dapat diselesaikan secara bersama-sama dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, di Desa Kale’o, Kecamatan Lambu, Serda Sanusi selaku Babinsa Desa Kale’o melaksanakan Komsos bersama masyarakat sekitar pukul 09.20 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.





Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan lingkungan di sekitar rumah, serta menjaga kebersihan fasilitas umum. Serda Sanusi juga mendorong warga untuk meningkatkan semangat gotong royong guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman.

Kegiatan serupa dilaksanakan Serda Abdul Hafid selaku Babinsa Desa Rasabou sekitar pukul 09.30 WITA. Dalam Komsos tersebut, ia mengingatkan masyarakat agar senantiasa menjaga kamtibmas dan menghindari berbagai tindakan yang dapat menimbulkan gangguan keamanan.

Warga juga diminta tidak menyelesaikan persoalan dengan cara main hakim sendiri. Setiap permasalahan yang muncul di tengah masyarakat diharapkan segera dilaporkan kepada aparat berwenang sehingga dapat ditangani secara tepat dan tidak berkembang menjadi konflik.

Di Desa Buncu, Serka Khaeruddin selaku Babinsa Buncu melaksanakan Komsos bersama warga sekitar pukul 09.45 WITA. Ia mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan serta mengedepankan sikap sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, berbagai persoalan kecil maupun kesalahpahaman yang terjadi di tengah masyarakat hendaknya disikapi dengan kepala dingin. Warga diimbau menghindari tindakan yang dapat memicu ketersinggungan maupun perkelahian karena berpotensi merugikan diri sendiri dan orang lain.

Serka Khaeruddin juga menegaskan pentingnya menyelesaikan setiap permasalahan melalui komunikasi dan jalur yang tepat. Jika persoalan tidak dapat diselesaikan secara kekeluargaan, masyarakat diminta segera berkoordinasi dengan aparat yang berwenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Melalui kegiatan Komsos yang dilaksanakan secara rutin, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat semakin kuat. Sinergi antara aparat kewilayahan dan warga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, harmonis, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi di wilayah masing-masing.(Team.MDG.03)

Menu MBG SPPG Bima Sape Naru Sajikan Udang Bakar dan Sayur Lodeh


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id, 8 September 2026 — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Naru kembali menghadirkan menu bergizi bagi anak-anak pada Selasa (8/9/2026).

Menu MBG yang disiapkan hari ini terdiri atas nasi putih, udang bakar, sayur lodeh, kering tahu, tempe dan kacang, serta buah kelengkeng.

Rangkaian menu tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak sekaligus memberikan asupan energi yang mendukung aktivitas mereka, terutama dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Kehadiran menu yang beragam diharapkan dapat meningkatkan minat anak untuk mengonsumsi makanan bergizi dan membantu membangun kebiasaan makan sehat sejak dini.

SPPG Bima Sape Naru terus mendukung pelaksanaan program MBG dengan menghadirkan sajian yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga dapat dinikmati oleh anak-anak.

Melalui penyediaan makanan bergizi secara rutin, program MBG diharapkan turut berkontribusi dalam menciptakan anak-anak yang sehat, aktif, dan siap belajar sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi Indonesia yang berkualitas.(Team.MDG.03)