Media Dinamika Global

Jumat, 06 Februari 2026

Babinsa Desa Poja Koramil 1608-03/Sape Laksanakan Patroli Siskamling, Antisipasi Gangguan Kamtibmas


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Dalam rangka memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Desa Poja Serda Iksan bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling),Jum,at malam (6/2/2026).

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 19.30 WITA tersebut bertujuan untuk mengantisipasi perkembangan situasi wilayah, khususnya di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli Siskamling ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, di antaranya dua orang anggota Koramil, dua orang aparat desa, tujuh orang warga masyarakat, serta tokoh pemuda dan tokoh agama setempat.

Adapun sasaran patroli meliputi pemukiman warga dan sejumlah tempat tongkrongan anak muda yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.



Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 20.00 WITA, saat anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Poja, Kecamatan Sape. Sekitar pukul 20.15 WITA, rombongan tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.

Pada pukul 20.20 WITA, Babinsa memberikan imbauan kepada warga Desa Poja, khususnya para pemuda, agar menghindari konsumsi minuman keras, narkoba, serta berbagai aktivitas negatif lainnya yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga. Warga juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca, mengingat potensi hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Selanjutnya, pada pukul 20.30 WITA, patroli dilanjutkan ke wilayah desa binaan lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan Patroli Siskamling berakhir pada pukul 21.00 WITA dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta mempererat sinergi antara TNI dan warga dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan nyaman.

(Team.MDG.03)

BRIDA Kota Bima Gelar Podcast Bersama Sekda Bahas Program Unggulan Kota Bima BISA


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima menggelar kegiatan podcast bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, ME., guna membahas program unggulan Kota Bima BISA. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya BRIDA dalam menyebarluaskan informasi pembangunan daerah kepada masyarakat secara komunikatif dan inovatif. Kamis, (5/2/2026).

Dalam podcast tersebut, ada sekitar 7 (tujuh) pertanyaan yang disediakan oleh Host , terkait program Kota Bima BISA. Sekda Kota Bima memaparkan secara komprehensif, konsep dan tujuan Program Kota Bima BISA yang merupakan akronim dari Bersih, Indah, Sehat, dan Asri. Program ini dirancang sebagai gerakan bersama untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan tata kelola Kota.

Menjawab pertanyaan terkait konsistensi Pemerintah di dalam menjalankan Program Kota Bima BISA, dengan lugas Sekda menegaskan bahwa keberhasilan Program Kota Bima BISA, sangat bergantung pada adanya kolaborasi, kerja sama, dukungan, dan partisipasi semua pihak, baik itu perangkat daerah lintas OPD, maupun elemen masyarakat luas yang ada di Kota Bima.

“Program ini bukan hanya tanggung jawab Pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat Kota Bima, agar Kota Bima benar-benar menjadi Kota yang bersih,” ujarnya.

Menurut Fakhrurnraji, Program Kota Bima BISA ini, tidak saja mengandung arti, sesuai makna harfiahnya, yakni, Bersih, Indah, Sehat, dan Asri, akan tetapi juga mengandung nilai-nilai filosofi, Bersih, Indah, Sehat dan Asri juga dapat dimaknai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam diri kita. Bersih, bukan berarti terbebas dari sampah saja, lebih jauh Fakhrunraji katakan, perspektif Bersih ini bisa dari prilaku manusia itu sendiri, bersih dari segala penyakit sosial, bersih dari perilaku negatif, dan bersih dari perilaku menyimpang, begitupun, Indah, Sehat, dan Asri, tuturnya.

Di sesi terakhir Podcast, Sekda Kota Bima menyampaikan harapannya, bahwa untuk mewujudkan Program Kota Bima BISA, ia berharap bahwa seluruh ASN lingkup Pemerintah Kota Bima, harus bisa menjadi agen of change, (agen perubahan) menjadi teladan, memberikan contoh terbaik bagi masyarakat, di dalam menjaga, dan mencintai kebersihan, harapnya.

Melalui kegiatan ini, dan dengan menghadirkan Sekda Kota Bima, sebagai nara sumbernya, diharapkan pesan-pesan strategis terkait Program Kota Bima BISA dapat tersampaikan secara luas, dan dapat dipahami oleh seluruh masyarakat Kota Bima.(Sekjend MDG)

Operasi Pasar Murah Digelar di Kelurahan Ule, Pemkot Bima Jaga Stabilitas Harga Pangan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Pemerintah Kota Bima melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima bersama Perum Bulog Cabang Bima kembali menggelar Operasi Pasar Murah di Kelurahan Ule, Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelaksanaan pasar murah sebelumnya di Kelurahan Melayu, sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.

Operasi Pasar Murah ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota Bima, TPID Kota Bima, dan Perum Bulog Cabang Bima dalam rangka menekan laju inflasi daerah serta memastikan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas kebutuhan pokok disediakan dengan harga terjangkau, antara lain:

1. Beras SPHP sebanyak 1,5 ton dengan harga Rp57.000/5kg.

2. Beras Puno Kawan Premium sebanyak 300kg dengan harga Rp74.500/5 kg.

3. Gula pasir sebanyak 100kg dengan harga Rp17.500/kg.

4. Minyak goreng sebanyak 300 liter dengan harga Rp19.500/liter.

Masyarakat Kelurahan Ule tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar.

Asisten II Setda Kota Bima, Drs. Supratman, M.AP, yang turut hadir dan mengawal langsung pelaksanaan kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa Operasi Pasar Murah merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya serta terus mendukung berbagai kebijakan dan program pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Kota Bima yang sejahtera dan mandiri secara ekonomi.

Melalui pelaksanaan Operasi Pasar Murah secara berkelanjutan di berbagai kelurahan, Pemerintah Kota Bima bersama TPID dan Bulog Cabang Bima menegaskan komitmennya dalam pengendalian inflasi daerah, menjaga ketersediaan pasokan, serta memastikan keterjangkauan harga bahan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat.(Sekjend MDG)

Disnaker Kota Bima Tindaklanjuti Polemik di Gerai Mie Gacoan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Menyikapi berkembangnya polemik yang terjadi di Gerai Mie Gacoan yang beroperasi di Kota Bima, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bima melakukan klarifikasi dan pembinaan. Pada Rabu, 4 Februari 2026, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bima, Taufikrahman, S.Pd., M.A.P didampingi Kepala Bidang Hubungan Industrial, Azhar, SE, turun langsung menemui manajemen Gerai Mie Gacoan Kota Bima.

Langkah ini diambil sebagai respons atas informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan belum dibayarkannya gaji pekerja setelah satu bulan bekerja serta adanya pemotongan gaji yang memicu penyegelan dan aksi mogok kerja.

Dalam pertemuan tersebut, Taufik meminta klarifikasi langsung dari pihak manajemen. Salah satu Manajer Gerai Mie Gacoan Kota Bima membenarkan adanya pekerja yang belum menerima gaji maupun mengalami pemotongan gaji.

Terkait gaji yang belum dibayarkan, manajemen menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan oleh kendala teknis berupa rekening pekerja yang terblokir sehingga proses transfer tidak dapat dilakukan. Sebagai solusi, manajemen menyampaikan bahwa pembayaran akan dilakukan secara tunai kepada pekerja yang terdampak, dan prosesnya saat ini sedang ditangani oleh manajemen pusat.

Sementara itu, mengenai pemotongan gaji, pihak manajemen menjelaskan bahwa pemotongan dilakukan berdasarkan sistem absensi Talenta yang digunakan perusahaan. Manajemen mengklaim telah memfasilitasi pekerja untuk melakukan pengajuan kehadiran apabila terdapat absensi yang tidak terekam dalam sistem. Namun, terdapat pekerja yang tidak melakukan pengajuan tersebut sehingga sistem secara otomatis melakukan pemotongan.

Adapun informasi terkait dugaan tidak diterapkannya Upah Minimum Kota (UMK) Kota Bima Tahun 2026 belum dapat dikonfirmasi dalam pertemuan tersebut karena PIC Gerai Mie Gacoan Kota Bima berhalangan hadir dengan alasan sakit.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bima menegaskan agar PIC Gerai Mie Gacoan segera mendatangi Dinas Tenaga Kerja Kota Bima untuk memberikan klarifikasi resmi sekaligus melengkapi administrasi ketenagakerjaan, baik terkait pencatatan maupun pelaporan.

“Setiap badan usaha yang beroperasi di Kota Bima wajib mematuhi ketentuan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan, termasuk pencatatan dan pelaporan administrasi. Hal ini penting sebagai bentuk kepatuhan serta jaminan atas terpenuhinya hak-hak pekerja,” tegas Taufikrahman.

Disnaker Kota Bima menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh perusahaan di wilayah Kota Bima guna menciptakan hubungan industrial yang harmonis, adil, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.(Sekjend MDG)

Sekda Hadiri Rapat Pansus DPRD Bahas Penataan Aset Daerah


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E., menghadiri rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Bima yang berlangsung di Ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bima, Kamis (05/02/2025). 

Rapat tersebut membahas pengumpulan data dan pemetaan permasalahan aset daerah yang membutuhkan dukungan lintas perangkat daerah, khususnya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) selaku koordinator pengelolaan aset.

Dalam rapat tersebut, Sekda menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bima untuk mendukung kerja Pansus DPRD melalui kehadiran langsung dan komunikasi yang terbuka. 

Sekda menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Pansus, dan Satuan Tugas (Satgas) penyelesaian aset sangat diperlukan agar penanganan aset bermasalah dapat dilakukan secara terarah dan efektif.

Sekda juga menekankan pentingnya pemilahan aset, baik aset yang berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun aset yang menjadi fokus penanganan Pansus, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran. Melalui rapat ini Ia juga menyampaikan akan menghadirkan 5 OPD, terkait masalah aset pada rapat selanjutnya.(Sekjend MDG)

Wabup Dompu Hadiri Penerimaan Kunjungan Kerja Kapolda NTB di Mapolres Dompu


Dompu, Media Dinamika Global.id.— Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH, menghadiri kegiatan penerimaan Kunjungan Kerja (KunKer) Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si, yang berlangsung di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Dompu. Jumat 6 Februari 2026.

Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk meninjau serta mengevaluasi pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Dompu. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat sinergi antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam arahannya, Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Dompu atas dedikasi dan komitmen yang telah ditunjukkan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme, integritas, serta keterbukaan dalam menjalankan setiap tugas kepolisian.

"Keberadaan Polri adalah untuk melayani masyarakat, sehingga kritik dan masukan dari masyarakat harus dijadikan sebagai bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja institusi," tegas Kapolda Edy.

Sementara itu, Wakil Bupati Syirajuddin menyampaikan bahwa kunjungan kerja Kapolda NTB merupakan momentum strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Menurutnya, kondisi keamanan yang kondusif menjadi faktor krusial dalam mendukung kelancaran pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Dompu.

"Kita berharap kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Pemerintah Daerah dan jajaran Kepolisian dapat terus ditingkatkan, demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan harmonis di tengah masyarakat," ujar Wabup Dompu.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Dompu, jajaran Polres Dompu, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya, dan berlangsung dalam suasana tertib serta penuh keakraban. (Sekjend MDG)

SDN 10 Penatoi Kota Bima Gelar Upacara Bendera Dihalaman Sekolahnya


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Seperti biasa pelaksanaan upaca bendera dilaksanakan setiap senin pagi.Pelaksanaan upacara bendera pada hari ini terlihat spesial karena seluruh petugas upacara bendera nya adalah dari kelas IC.Dan yang bertindak menjadi pembina upacara bendera adalah Bapak Sudirman,S.Pd.

Pelaksanaan Upacara bendara pada hari ini ada beberapa perubahan utk menyeragamkan pembacaan janji siswa diganti dengan Ikrar Pelajar Indonesia dibacakan setelah pembacaan teks Pancasila dan Teks Pembukaan UUD 1945

Dan setelah menyanyikan lagi wajib nasional peserta upacara menyanyikan lagu rukun sesama teman.Dilaksankan Disetiap Upacara Bendera setiap hari senin, 26 Januari 2026.

Tujuan utama upacara bendera adalah untuk meningkatkan rasa nasionalisme, cinta tanah air, dan patriotisme serta membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan peserta. Kegiatan ini juga menjadi wujud penghormatan kepada simbol negara dan jasa para pahlawan. Selain itu, upacara memperkuat persatuan, kesatuan, dan kekompakan di lingkungan sekolah maupun instansi.(Sekjend MDG)

SDN 10 Penatoi Kota Bima Gelar Kegiatan Harapan Poda


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Pelaksanaan kegiatan Harapan Poda dilaksanakan setiap hari rabu.Kegiatan ini menjadi kegiatan rutin SDN 10 Penatoi Kota Bima.Karena kegiatan ini adalah salah satunprogram andalan yang menjadi salah satu inovasi SDN 10 Penatoi Kota Bima.

Tujuan utama sarapan pagi adalah sebagai sumber energi vital untuk memulai aktivitas, meningkatkan konsentrasi dan fungsi otak, serta memenuhi kebutuhan nutrisi harian, yang secara keseluruhan membantu menjaga berat badan sehat, meningkatkan mood, dan mencegah penyakit seperti maag serta masalah jantung dalam jangka panjang. Sarapan mengisi kembali cadangan energi setelah tidur, membuat tubuh lebih fit, dan membantu mengontrol nafsu makan agar tidak berlebihan di kemudian hari.

Manfaat Utama Sarapan Pagi:

Sumber Energi & Produktivitas: Memberikan "bahan bakar" bagi tubuh dan otak untuk memulai hari dengan semangat, meningkatkan daya tahan fisik dan mental.

Meningkatkan Konsentrasi & Fungsi Otak: Memperbaiki kadar gula darah yang turun semalaman, membantu otak fokus, berpikir lebih baik, serta meningkatkan memori dan logika.

Menjaga Berat Badan Ideal: Membantu mengontrol nafsu makan dan mencegah keinginan untuk ngemil makanan tidak sehat, mendukung pola makan seimbang.

Memenuhi Nutrisi Harian: Menyediakan vitamin, mineral, dan serat penting yang sulit dipenuhi jika sarapan dilewatkan.

Menjaga Kesehatan Mental (Mood): Membantu menjaga suasana hati tetap stabil dan mencegah stres.

Menjaga Kesehatan Jantung: Memenuhi serat dari biji-bijian utuh dapat membantu menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Mencegah Penyakit: Menetralisir asam lambung (pencegah maag) dan memenuhi kebutuhan nutrisi mencegah kekurangan vitamin.

Sarapan adalah kebiasaan penting yang mendukung kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan, membantu tubuh berfungsi optimal sepanjang hari.

SDN 10 Penatoi Kota Bima Gelar "KAIPODA"


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Pelaksanaan kegiatan Kai Poda dilaksanakan setiap hari kamis.Kegiatan ini menjadi kegiatan rutin SDN 10 Penatoi Kota Bima.Karena kegiatan ini adalah salah satu program andalan juga yang menjadi salah satu inovasi SDN 10 Penatoi Kota Bima, 29 Januari 2026.

Pelaksnaan kegiatan Kaipoda dilaksanakan setiap hari kamis pagi sebelum KBM dilaksnakan dilakukan selama 1 jam.Kaipoda adalah Kamis Literasi Pengenalan Budaya Lokal dan Sholat Dzuhur Berjama'ah.

Tujuan utama literasi budaya adalah melestarikan, memahami, dan menghargai warisan budaya lokal maupun nasional, sekaligus memperkuat identitas bangsa di tengah arus globalisasi. Literasi budaya menumbuhkan sikap toleransi terhadap keragaman, membangun berpikir kritis, dan membentuk karakter yang inklusif agar individu dapat berinteraksi secara efektif dalam masyarakat majemuk. 

Secara rinci, tujuan dari literasi budaya adalah sebagai berikut:

1. Pelestarian Budaya: Menjaga dan mengembangkan warisan budaya, tradisi, dan nilai-nilai lokal agar tidak hilang oleh budaya global.

2. Penguatan Identitas Nasional: Membangun rasa bangga dan keterikatan yang kuat terhadap identitas bangsa Indonesia.

3. Peningkatan Toleransi dan Keragaman: Membantu individu memahami, menghormati, dan menghargai keragaman budaya serta perbedaan yang ada di sekitar mereka.

4. Pengembangan Berpikir Kritis: Melatih kemampuan menganalisis, menilai, dan mengambil keputusan yang bijak dalam konteks sosial budaya.

5. Penghubung Antargenerasi: Menjadi sarana untuk mentransfer nilai-nilai, pengetahuan, dan tradisi dari generasi terdahulu ke generasi sekarang dan masa depan.

6. Peningkatan Kreativitas: Mendorong inovasi dan kreativitas yang terinspirasi dari kekayaan budaya lokal. 

Literasi budaya memungkinkan individu menjadi warga negara yang lebih baik, dengan komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan sosial. 

Pentingnya Literasi Budaya dan Kewargaan, literasi budaya dan kewargaan sangat penting dalam menghadapi tantangan abad 21, yaitu : Kuatnya arus budaya global.

Tujuan sholat Dzuhur berjamaah di sekolah adalah untuk membangun karakter religius, menanamkan kedisiplinan, mempererat kebersamaan (silaturahmi), dan memperkuat pondasi iman siswa melalui pembiasaan ibadah rutin, serta membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.(Sekjend MDG)

 

SDN 10 Penatoi Kota Bima Gelar Kegiatan Haju Jati dan Sosialisasi dari PPA Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Pada hari ini SDN 10 Penatoi Kota Bima kehadiran dari Tiem dari PPA Kota Bima.

UPTD PPA (Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak) 

UPTD PPA adalah lembaga yang dibentuk di tingkat provinsi atau kabupaten/kota untuk memberikan layanan bagi perempuan dan anak yang mengalami kekerasan, diskriminasi, perlindungan khusus, dan masalah lainnya. 

Fungsi: Pelayanan pengaduan, pendampingan korban, konseling, dan mediasi.

Dasar Hukum: Terkait dengan kebijakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). 

Tujuan kehadiran tiem PPA di SDN 10 Penatoi Kota Bima dalam rangka melakukan sosialisasi disetiap satuan pendidikan karena pada saat ini rata-rata anak ketergantungan pada gatget.

 Gadget (gawai) memiliki dampak signifikan dalam kehidupan, menawarkan akses informasi cepat, komunikasi jarak jauh yang mudah, dan media edukasi/hiburan kreatif, Jumat 30 Januari 2026.

Namun, penggunaan berlebihan menyebabkan dampak negatif serius, seperti gangguan kesehatan fisik (mata kering, sakit leher, obesitas), penurunan konsentrasi, gangguan mental (stres/cemas), dan terhambatnya interaksi sosial. 

Berikut adalah rincian dampak positif dan negatif gadget:

Dampak Positif Gadget:

Akses Informasi & Pengetahuan: 

1. Mempermudah mencari informasi faktual, berita terkini, dan materi edukasi.

2. Komunikasi Efektif: Menjangkau teman atau keluarga jarak jauh melalui media sosial dan aplikasi pesan.

3. Media Belajar & Kreativitas: Meningkatkan keterampilan motorik halus dan kreativitas melalui aplikasi edukatif dan game.

4. Sarana Hiburan: Menyediakan berbagai konten hiburan seperti film, video, dan musik.

4. Efisiensi Pekerjaan: Mempercepat penyelesaian tugas dan mempermudah komunikasi profesional. 

Dan gatget pun memiliki dampak Negatif Gadget:

1. Masalah Kesehatan Fisik: Risiko mata lelah/kering, gangguan penglihatan, sakit leher, punggung, dan obesitas akibat kurang gerak.

2. Gangguan Kesehatan Mental: Meningkatkan risiko stres, kecemasan, depresi, dan perasaan iri karena konten media sosial.

3. Masalah Psikologis & Perilaku: Emosi tidak stabil, mudah marah, serta kecanduan.

4. Penurunan Konsentrasi & Akademik: Menyebabkan fokus terpecah, sulit konsentrasi belajar, dan penurunan prestasi.

5. Keterasingan Sosial: Mengurangi interaksi tatap muka langsung dan meningkatkan perilaku individualis.

6. Risiko Keamanan & Konten: Paparan konten negatif, cyberbullying, dan potensi kejahatan phishing. 

7. Pengawasan orang tua bagi anak-anak dan manajemen screen time yang disiplin sangat diperlukan untuk meminimalkan dampak negatif.(Sekjend MDG)