Media Dinamika Global

Sabtu, 01 Agustus 2026

Telah di Buka Penerimaan Calon Mahasiswa Baru Universitas Islam Makassar tahun Akademik 2026/2027


Makassar, Media Dinamika Global.id.-- Wujudkan mimpimu bersama Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali. Kabar gembira buat kamu yang mau lanjut kuliah tanpa ribet: sekarang ada jalur BEBAS TES yang seleksinya hanya berdasarkan Nilai Raport!

UIM Al-Gazali hadir dengan program studi berakreditasi BAIK SEKALI dan UNGGUL, serta berbagai peluang beasiswa (KIP Kuliah, Beasiswa Daerah, Hafidz Qur'an, dll) dan Subsidi Biaya Kuliah Hingga 50%!

 Waktu Pendaftaran:

Gelombang I: 10 Januari – 31 Mei 2026

Gelombang II: 1 April – 31 Agustus 2026

Tunggu apa lagi? Yuk ikuti 9 langkah mudahnya dan daftarkan dirimu sekarang juga!


Dugaan Mafia BBM Subsidi di Pelabuhan Kempo, Putra Asli Kempo Desak Polres Dompu Jangan Tutup Mata dan Tangkap Para Pelaku

Ilustrasi dan Putra Asli Kempo, (Ist/Surya)

DOMPU, Media Dinamika Global - Dugaan praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di kawasan Pelabuhan Kempo, Kabupaten Dompu, kembali menjadi sorotan publik. Seorang putra asli Kecamatan Kempo mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Dompu, agar tidak bersikap pasif dan segera mengusut tuntas dugaan praktik yang disebut telah lama meresahkan masyarakat.

Menurutnya, informasi yang berkembang di tengah masyarakat mengarah pada dugaan adanya aktivitas pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Apabila dugaan tersebut benar, kata dia, negara berpotensi mengalami kerugian, sementara masyarakat yang berhak justru bisa kehilangan akses terhadap BBM subsidi.

"Kalau benar praktik ini terjadi, jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas. Siapa pun yang terlibat harus diproses tanpa pandang bulu," tegasnya kepada Media Dinamika Global, Sabtu (1/8/2026).

Ia menilai aparat penegak hukum tidak boleh membiarkan dugaan tersebut berlarut-larut tanpa kepastian. Menurutnya, masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar menunggu isu berkembang semakin luas.

"Penyelidikan harus dilakukan secara profesional, terbuka, dan berdasarkan alat bukti. Bila ditemukan unsur pidana, seluruh pihak yang terlibat wajib diproses sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa penyalahgunaan pengangkutan maupun niaga BBM subsidi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Pelaku yang terbukti bersalah dapat dipidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar.

Putra asli Kempo itu juga mendesak Kapolsek Kempo dan Kapolres Dompu segera turun langsung melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap informasi yang beredar. Menurutnya, seluruh pihak yang diduga terlibat, baik pemasok, pemesan, agen, maupun pihak lain, harus diperiksa apabila terdapat bukti yang cukup.

Ia menambahkan, sikap diam aparat terhadap dugaan pelanggaran hukum berpotensi menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat dan dapat menggerus kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

"Jangan sampai muncul anggapan bahwa ada pihak-pihak tertentu yang kebal hukum. Penegakan hukum harus adil dan transparan," katanya.

Ia juga menyatakan akan melaporkan secara resmi persoalan tersebut ke Polda NTB agar dilakukan pengawasan dan penanganan lebih lanjut apabila diperlukan.

"Kami hanya meminta satu hal, tegakkan hukum secara adil. Jika dugaan ini terbukti, jangan ada kompromi. Tidak ada seorang pun yang berada di atas hukum," pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Dompu maupun Polsek Kempo belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. 

Redaksi |

Jumat, 31 Juli 2026

Koramil 1608-03/Sape Hadiri Seminar Anti Narkoba dan Judi Online di SMPN 3 Sape


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 1 Agustus 2026 – Koramil 1608-03/Sape menghadiri kegiatan Seminar Anti Narkoba dan Judi Online yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bima di SMPN 3 Sape, Sabtu (1/8). Kegiatan tersebut mengusung tema "Membangun Kesadaran Remaja dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Judi Online demi Terwujudnya Generasi yang Sehat, Produktif, dan Berintegritas."

Komandan Koramil (Danramil) 1608-03/Sape diwakili oleh Bati Komsos Koramil 1608-03/Sape, Peltu Indrawan, SH, yang hadir sekaligus memberikan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para peserta seminar.




Acara dimulai pukul 08.30 WITA dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari Camat Sape, H. Anwar, S.Sos, Ustaz Dr. Abdul Munir, Kepala Desa Kowo, perwakilan Danramil 1608-03/Sape, dan perwakilan Kapolsek Sape, IPDA Gudsadar, SH. Selain memberikan sambutan, perwakilan Koramil dan Polsek juga menyampaikan materi penyuluhan mengenai bahaya narkoba.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara narasumber dan para siswa. Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bima menyerahkan sertifikat kepada para narasumber. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Tamrin, S.Pt., guru SMPN 3 Sape.

Seminar tersebut dihadiri oleh Camat Sape, Ustaz Dr. Abdul Munir, perwakilan Koramil 1608-03/Sape, perwakilan Kapolsek Sape, Kepala Desa Kowo, dewan guru SMPN 3 Sape, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bima, serta seluruh siswa dan siswi SMPN 3 Sape.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan dampak negatif judi online, sehingga mampu menjadi generasi muda yang sehat, produktif, dan berintegritas.

Kegiatan berakhir pada pukul 10.57 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Pantau Jalan Sehat HUT ke-20 SMA Negeri 2 Lambu, Kegiatan Berlangsung Aman dan Tertib


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 1 Agustus 2026 – Suasana semarak mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 SMA Negeri 2 Lambu dengan digelarnya kegiatan jalan sehat yang diikuti ratusan peserta, Sabtu (1/8). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 11.00 Wita itu mengambil rute start di depan SDN Inpres Lanta dan berakhir di halaman SMA Negeri 2 Lambu.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan tertib, Babinsa Desa Sangga Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, Serka Jamaluddin, melaksanakan pemantauan sekaligus pengamanan selama kegiatan berlangsung.





Jalan sehat tersebut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Bima, perwakilan Camat Lambu, Danposramil Lambu, perwakilan Dikbudpora Kecamatan Lambu, pengawas SMA wilayah Sape dan Lambu, para kepala SMA se-Kecamatan Lambu dan Sape, para kepala desa se-Kecamatan Lambu, dewan guru SMA Negeri 2 Lambu, alumni angkatan 2005–2025, serta seluruh siswa dan siswi SMA Negeri 2 Lambu.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Kepala SMA Negeri 2 Lambu, Kepala Cabang Dinas Dikpora Kabupaten Bima, dan perwakilan alumni angkatan pertama tahun 2005. Acara kemudian dimeriahkan dengan pengundian hadiah doorprize, doa bersama, dan ditutup dengan penuh kebersamaan.

Peringatan HUT ke-20 SMA Negeri 2 Lambu menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar sekolah, mulai dari siswa, guru, alumni, hingga para pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.

Hingga kegiatan berakhir pada pukul 11.00 Wita, seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Babinsa dalam melakukan pemantauan menjadi bagian dari upaya TNI dalam mendukung setiap kegiatan masyarakat serta menjaga situasi keamanan di wilayah binaan.(Team.MDG.03)

UM Bima Gelar Yudisium di Kampus I


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Yudisium UM Bima adalah salah satu proses sebelum kelulusan atau wisuda yang mesti dilewati mahasiswa mahasiswi. Keduanya, yudisium dan wisuda, menjadi proses akhir dalam rangkaian kegiatan akademik di perguruan tinggi.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yudisium adalah penentuan nilai (lulus) ujian sarjana lengkap (di perguruan tinggi). Mahasiswa mahasiswi universitas Muhammadiyah bima, yang sudah melangsungkan ujian dan memperoleh nilai skripsi tidak serta merta lulus sebelum dinyatakan lulus yudisium oleh fakultas.

Jadi, yudisium adalah pengumuman resmi dari fakultas yang menentukan lulus atau tidaknya seorang mahasiswa serta berhak atau tidaknya mereka untuk mengikuti wisuda nantinya.

Pada Periode I Tahun Akademik 2026/2027 ini, Fakultas Kesehatan melakukan Yudisium terhadap 58 orang mahasiswa tingkat akhir yang berasal dari Program Prodi gizi Fakultas Kesehatan UM Bima.

YUDISIUM GELOMBANG I 

 - Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

 - Fakultas Agama Islam

 - Fakultas Hukum Dan Ekonomi  

 - Fakultas Kesehatan 

 - Pascasarjana 

Alhamdulillah telah dilaksanakan Yudisium Mahasiswa UM Bima pada:

Selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah dinyatakan lulus. Ini adalah langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah. Terus berkarya dan mengamalkan nilai-nilai Unggul, Humanitas, Religiusitas.

Barakallah untuk kita semua.

Yudisium sekaligus di kukuhkan oleh H. Ilyas Sarbini SH. MH, dilaksanakan di Aula Haji M. Thayeb Kampus I UM Bima pada hari Sabtu tanggal 1 Agustus 2026 dengan menghadirkan Rektor Universitas Muhammadiyah bima, ketua Senat beserta anggota senat Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah bima, Dekan, Ketua Program Studi di lingkungan Fakultas Kesehatan, Kepala Tata Usaha, Civitas Akademika Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah bima beserta mahasiswa dan Mahasiswi prodi gizi Fakultas Kesehatan UM Bima.(Sekjend MDG)

NU Mau Dibawa ke Mana Setelah Muktamar?

Suaeb Qury, M.Ag, (Surya)

OPINI - Suaeb Qury, M.Ag. Wakil Sekretaris PWNU Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Media Dinamika Global - Jelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, denyut kehidupan di sekitar Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, mulai berubah. Rumah-rumah warga yang biasanya teduh kini dihiasi tulisan sederhana, "Rumah Disewakan." Selembar kertas yang menempel di pagar atau dinding itu bukan sekadar penanda transaksi ekonomi. Ia adalah isyarat bahwa sebuah hajatan besar segera dimulai.

Warung-warung mulai menambah persediaan. Jalanan akan dipadati kendaraan dari berbagai daerah. Hotel dan penginapan bersiap menerima tamu. Ribuan warga NU akan datang dengan beragam tujuan; ada yang hadir sebagai peserta resmi, ada yang mengemban amanah organisasi, dan tidak sedikit pula yang datang sebagai penggembira untuk menjadi saksi sejarah.

Pemandangan seperti ini selalu berulang setiap muktamar. Di satu sisi, ia menghadirkan berkah ekonomi bagi masyarakat sekitar. Di sisi lain, ia menunjukkan bahwa NU bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan kekuatan sosial yang mampu menggerakkan denyut kehidupan masyarakat.

Namun, di balik ramainya penginapan, semarak spanduk, dan hiruk-pikuk para tamu, tersimpan pertanyaan yang jauh lebih penting: ke mana Nahdlatul Ulama akan melangkah setelah muktamar?

Pertanyaan itu penting karena muktamar bukan sekadar forum memilih Rais 'Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Lebih dari itu, muktamar adalah forum permusyawaratan tertinggi yang menentukan arah organisasi dalam menjawab tantangan umat, bangsa, dan perubahan zaman.

Didirikan pada 31 Januari 1926 oleh Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari bersama para ulama pesantren, NU telah melewati satu abad perjalanan sejarah. Dalam rentang waktu itu, NU hadir sebagai penjaga ajaran Ahlussunnah wal Jamaah, penguat kehidupan pesantren, sekaligus mitra strategis bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kekuatan NU tidak dapat dilepaskan dari ekosistem pesantren. Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa Indonesia memiliki sekitar 39.500 pondok pesantren dengan sekitar 4,9 juta santri. Jumlah tersebut menjadikan pesantren sebagai salah satu jaringan pendidikan Islam berbasis masyarakat terbesar di dunia.

Potensi ini bukan hanya menjadi kekuatan dakwah, tetapi juga modal sosial yang sangat besar untuk membangun kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi umat, dan ketahanan sosial bangsa.

Oleh karena itu, memasuki abad kedua, NU tidak cukup hanya mempertahankan tradisi. NU harus menjadi lokomotif transformasi.

Tantangan yang dihadapi NU hari ini berbeda dengan tantangan satu abad lalu. Dahulu NU berjuang melawan kolonialisme dan mempertahankan kemerdekaan. Kini tantangannya jauh lebih kompleks: revolusi digital, kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence), krisis otoritas keagamaan di media sosial, perubahan iklim, hingga ketimpangan ekonomi.

Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2024 menunjukkan bahwa jumlah pengguna internet Indonesia telah mencapai 221,56 juta jiwa atau sekitar 79,5 persen dari total penduduk. Artinya, hampir delapan dari sepuluh warga Indonesia kini hidup di ruang digital.

Pada saat yang sama, Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat bahwa lebih dari tujuh dari sepuluh penduduk Indonesia telah mengakses internet. Fakta ini menunjukkan bahwa ruang digital kini menjadi ruang baru pembentukan cara berpikir masyarakat, termasuk dalam memahami ajaran agama.

Generasi muda hari ini lebih sering bertanya kepada mesin pencari, media sosial, bahkan aplikasi berbasis kecerdasan buatan daripada kepada guru atau kiai. Fenomena ini tidak bisa ditolak, tetapi harus dijawab. Jika NU tidak memperkuat otoritas keilmuannya di ruang digital, maka ruang tersebut akan dipenuhi oleh narasi keagamaan yang belum tentu moderat, otoritatif, dan bertanggung jawab.

Di sinilah muktamar menemukan relevansinya.

Penulis: Suaeb Qury, M.Ag (Wakil Sekretaris PWNU Provinsi Nusa Tenggara Barat).

Rapat Komite MTsN 1 Bima: Sepakati Program Kerja dan Dukungan Bersama

BIMA,Mediadinamikaglobal.id — MTs Negeri 1 Bima menggelar Rapat Komite Madrasah yang dihadiri pengurus komite, tokoh masyarakat, serta para wali murid di Aula MTsN 1 Bima, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Rapat bertujuan menyatukan pandangan antara pihak madrasah bersama orang tua dan tokoh masyarakat dalam menyusun program kerja, menyepakati rencana anggaran, serta membahas berbagai hal guna peningkatan mutu pendidikan di madrasah.Sabtu (1/8/2026) Pukul 07.30 Wita. 


Kepala MTsN 1 Bima, Najamuddin, S.Ag., dalam pemaparannya menyampaikan sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan. Pertama, program pengecatan ulang lingkungan madrasah yang direncanakan selesai dalam kurun waktu dua tahun ke depan. Selanjutnya, pengadaan tambahan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran.

Selain itu, disampaikan pula rencana keberangkatan peserta didik mengikuti Jambore Nasional ke Jakarta pada tanggal 7 Agustus mendatang. Pelepasan peserta akan dipimpin langsung oleh Bapak/Ibu Guru. Tak kalah penting, berbagai kegiatan ekstrakurikuler juga terus digalakkan guna mengembangkan bakat dan minat siswa.

Terkait peran Komite Madrasah, Najamuddin menegaskan keberadaannya sangat penting bagi madrasah. Pasalnya, terdapat sejumlah program yang tidak dapat dibebankan sepenuhnya dari dana BOS dan memerlukan dukungan pendanaan. Tak kalah utama adalah dukungan moril dari orang tua siswa demi kelancaran proses pembelajaran.

"Komite berfungsi sebagai mitra madrasah — pemberi pertimbangan, pendukung, pengawas, sekaligus jembatan antara madrasah dan masyarakat sesuai Permenag No.16 Tahun 2020. Kami berharap dukungan moril dan materi dari orang tua semakin memperkuat langkah madrasah dalam mencetak lulusan yang berkualitas," ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, salah satu wali murid, Yasin, S.Sos., menyampaikan usul dan saran terkait penanganan kenakalan siswa di lingkungan sekolah. Ia menyoroti kecenderungan setiap terjadi masalah di sekolah, penyelesaiannya selalu berakhir di kepolisian.

"Saya berharap, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lingkungan sekolah, para orang tua tidak langsung ikut campur maupun melaporkan ke pihak berwajib. Berikan wewenang sepenuhnya kepada pihak sekolah untuk menyelesaikan masalah tersebut secara baik dan bertahap. Saya pribadi, apabila anak saya melakukan kesalahan atau kenakalan, saya memohon kepada para guru untuk berani memberikan hukuman yang mendidik," tegas Yasin.

Pada akhir rapat, disepakati bersama hal-hal penting antara lain: mendukung sepenuhnya program-program madrasah yang bermanfaat bagi masyarakat, serta membiayai hal-hal penunjang lainnya yang menjadi kebutuhan bersama. Rapat berjalan lancar dan penuh suasana kekeluargaan dengan capaian kesepakatan yang memuaskan seluruh pihak. (MDG05) 

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Perkuat Kerukunan Warga Melalui Komunikasi Sosial


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 1 Agustus 2026 – Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan masing-masing pada Sabtu (1/8). Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan di lingkungan.





Di Desa Bugis, Kecamatan Sape, Serda Irfan menggelar komunikasi sosial bersama warga binaan. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga hubungan dan komunikasi yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Warga juga diimbau menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan serta segera melaporkan setiap permasalahan kepada pihak terkait agar dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Sementara itu, di Desa Lambu, Serka Bambang yang bertugas sebagai Babinsa Posramil Lambu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia juga mengingatkan warga agar senantiasa menjalin kerja sama, saling membantu, serta mengedepankan musyawarah dan mufakat dengan melibatkan pemerintah desa maupun pihak terkait apabila terjadi permasalahan.

Masih di wilayah Posramil Lambu, Sertu Wahyudin selaku Babinsa Desa Rato melaksanakan komunikasi sosial dengan warga binaan. Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan agar menghindari segala bentuk perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.

Di Desa Parangina, Kecamatan Sape, Serda Aladin melaksanakan komunikasi sosial bersama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Pertemuan tersebut membahas pentingnya menjaga kerukunan hidup bermasyarakat serta memperkuat hubungan persaudaraan antarsesama warga sebagai upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif.

Melalui kegiatan komunikasi sosial yang rutin dilaksanakan, Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI dan masyarakat dalam menjaga persatuan, mempererat kebersamaan, serta mewujudkan lingkungan yang aman dan harmonis.(Team.MDG.03)

Sekjend HKTI Abdul Kadir Lantik Lima Belas Ketua DPC HKTI Se-Provinsi Lampung, Simak Pesannya.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || impunan Kerukunan Tani Indonesia Provinsi Lampung mengelar Musyawarah Daerah ( Musda) dan Pelantikan 15 Ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC) HKTI Se-Provinsi Lampung yang digelar dibalai keratun lantai III komplek kantor Gubernur Lampung, Jumat 31 Juli 2026.

Pelantikan Ketua DPC HKTI Se-provinsi dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), H. Abdul Kadir Karding yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Karantina Nasional. 

Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), H. Abdul Kadir Karding menyampaikan, bahwa sektor pertanian kini diposisikan sebagai prioritas tertinggi dibawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia.

“Bagi Presiden, swasembada pangan adalah sebuah ideologi. Pertanian tidak hanya menyangkut komoditas ekonomi, tetapi merupakan komoditas strategis nasional karena menyangkut hajat hidup masyarakat luas.Pemerintah berkomitmen penuh menjaga harga dan menggenjot produksi di tingkat petani,” ucap Abdul Kadir.

Di sektor hilir, Badan Karantina berkomitmen memberikan kemudahan dan percepatan layanan ekspor produk pertanian unggulan dari Lampung, seperti gula, jagung, dan tapioka. Ke depan, karantina akan membentuk program Sahabat Karantina. Program ini bertujuan mendampingi perusahaan, baik baru maupun lama, dalam memenuhi standar kualitas internasional, termasuk aspek biosecurity dan traceability.

“Kalau bisa cepat kenapa harus lama Kalau bisa mudah kenapa harus dipersulit,  Urusan karantina dan ekspor kita buat cepat, yang penting aman dan memenuhi standar bagi negara pembeli,” tegasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah, HKTI, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan berbagai kebijakan tersebut mampu memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar global, serta mewujudkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. 

Terakhir, Selamat kepada seluruh Ketua DPC HKTI Se-provinsi Lampung yang baru saja di kukuhkan atau dilantik, pesan saya lakukan konsolidasi kepada Ketua DPD HKTI terpilih, agar HKTI Provinsi Lampung dapat mengambil peran penting mendukung program hilirisasi pertanian untuk kesejahteraan dan Lampung Maju. Tutup Sekjend Abdul Kadir. (Fs/Red) 

Terpilih Menjadi Ketua DPD HKTI Gubernur Lampung Mirza , HKTI Memiliki Peran Penting Hilirisasi Pertanian Lampung.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id ||  Hasil Musyawarah Daerah ( Musda) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung Rahmat Mirza Djausal Terpilih Menjadi Ketua DPD HKTI Provinsi Lampung yang digelar di balai keratun lantai III, Jumat 31 Juli 2026.

Dalam sambutan nya Ketua DPD HKTI Provinsi Lampung Rahmat Mirza Djausal sekaligus Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengajak Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung memperkuat konsolidasi organisasi dan mengambil peran strategis dalam mendorong hilirisasi pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, pengurus DPD dan DPC HKTI se-Provinsi Lampung, unsur Forkopimda, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan sektor pertanian. 

Selain Gubernur lampung Rahmat Mirzani Djausal resmi terpilih sebagai ketua dewan pimpinan daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung periode 2026-2031, digelar juga Pelantikan Pengurus 15 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Provinsi Lampung.

Selanjutnya, Gubernur menegaskan bahwa HKTI memiliki peran penting karena mayoritas kekayaan Lampung bertumpu pada sektor pertanian. Dari luas wilayah sekitar 3,3 juta hektare, sekitar 1,8 juta hektare dimanfaatkan untuk budidaya tanaman pangan dan perkebunan dengan sekitar 1,6 juta keluarga menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

Ia menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah yang lebih berpihak kepada petani mulai menunjukkan hasil positif, Kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah, meningkatnya harga jagung, kopi, dan singkong, serta berbagai program pendukung pertanian telah meningkatkan pendapatan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi di pedesaan.

“Harga komoditas yang membaik telah meningkatkan daya beli masyarakat desa. Dampaknya terlihat dari meningkatnya aktivitas ekonomi, termasuk penjualan kendaraan, jasa pengiriman, hingga transaksi ekonomi di wilayah pedesaan,” ujar Gubernur Mirza.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Lampung akan memperkuat transformasi sektor pertanian melalui berbagai program strategis, antara lain penerapan pupuk organik cair (POC) di 2.000 desa, penyediaan 500 unit mesin pengering (dryer) untuk mendukung pascapanen, pembangunan silo penyimpanan hasil pertanian di tingkat kecamatan, serta pemberian 2.500 beasiswa bagi anak-anak petani.

Petani tidak mungkin bisa maju tanpa hilirisasi, dan hilirisasi membutuhkan peran pengusaha yang didukung daya saing tinggi. Kita harus menguasai pasar global dengan ongkos produksi yang murah dan kuantitas masif,” ujar Gubernur.

Ia berharap Musda HKTI menjadi momentum memperkuat organisasi sekaligus menyusun langkah konkret dalam meningkatkan produktivitas pertanian, memperjuangkan harga yang adil bagi petani, mempercepat hilirisasi, serta menyiapkan generasi muda pertanian menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), H. Abdul Kadir Karding yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Karantina Nasional menegaskan bahwa sektor pertanian kini diposisikan sebagai prioritas tertinggi dibawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia.

“Bagi Presiden, swasembada pangan adalah sebuah ideologi. Pertanian tidak hanya menyangkut komoditas ekonomi, tetapi merupakan komoditas strategis nasional karena menyangkut hajat hidup masyarakat luas.Pemerintah berkomitmen penuh menjaga harga dan menggenjot produksi di tingkat petani,” ucap Abdul Kadir.

Di sektor hilir, Badan Karantina berkomitmen memberikan kemudahan dan percepatan layanan ekspor produk pertanian unggulan dari Lampung, seperti gula, jagung, dan tapioka. Ke depan, karantina akan membentuk program Sahabat Karantina. Program ini bertujuan mendampingi perusahaan, baik baru maupun lama, dalam memenuhi standar kualitas internasional, termasuk aspek biosecurity dan traceability.

“Kalau bisa cepat kenapa harus lama Kalau bisa mudah kenapa harus dipersulit,  Urusan karantina dan ekspor kita buat cepat, yang penting aman dan memenuhi standar bagi negara pembeli,” tegasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah, HKTI, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan berbagai kebijakan tersebut mampu memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar global, serta mewujudkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.(Fs/Red)