Media Dinamika Global

Jumat, 07 Agustus 2026

Momen Evaluasi Sekaligus Pendampingan Mahasiswa KKN STIT Sunan Giri Bima di Kalajena Desa Mawu Kecamatan Wera Kab, Bima


Wera, Media Dinamika Global.id.-- Alhamdulillah, hari ini kami mendapat kehormatan menerima kunjungan monitoring KKN dari Ketua STIT Sunan Giri Bima beserta para dosen. Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi sekaligus pendampingan terhadap pelaksanaan KKN yang sedang kami jalankan di Desa Mawu, 5 juli 2026.

Dalam monitoring tersebut, kami memaparkan perkembangan program kerja yang telah dilaksanakan, menjelaskan berbagai kegiatan yang sudah berjalan, serta berdiskusi mengenai kendala dan solusi agar setiap program dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Berbagai pertanyaan, masukan, dan arahan yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki dan menyempurnakan pelaksanaan KKN hingga selesai.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua STIT Sunan Giri Bima beserta seluruh dosen yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung, memberikan evaluasi, bimbingan, serta semangat kepada kami. Semoga ilmu, arahan, dan motivasi yang diberikan menjadi bekal berharga dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.


Semoga sisa perjalanan KKN ini dapat kami jalani dengan penuh tanggung jawab, kebersamaan, dan semangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Desa Mawu.(Sekjend MDG)

Polres Dompu Limpahkan Kasus Penggelapan ke Kejari


DOMPU, Media Dinamika Global - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Dompu melaksanakan pelimpahan tersangka dan barang bukti tahap II dalam perkara tindak pidana penggelapan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Dompu, Jumat (7/8/2026).

Pelaksanaan pelimpahan tahap II tersebut berlangsung sekitar pukul 18.00 Wita bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Dompu. Kegiatan dilakukan oleh personel Unit I Pidum A Sat Reskrim Polres Dompu yang dipimpin BRIPKA Sahril Anhar, S.H., bersama sejumlah anggota.

Dalam kegiatan tersebut, personel menyerahkan dua orang tersangka kepada JPU untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kedua tersangka masing-masing berinisial A, laki-laki berusia 53 tahun, dan NP, perempuan berusia 49 tahun.

Pelimpahan tersangka tersebut diterima langsung oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Graceline Hartati, S.H. Seluruh rangkaian kegiatan tahap II berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Kasat Reskrim Polres Dompu IPTU Fitrawan Dwi Ramadhani, S.Tr.K., M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan tahap II merupakan bagian dari proses penanganan perkara setelah tahapan penyidikan dinyatakan lengkap, sehingga tersangka selanjutnya diserahkan kepada JPU untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Pelimpahan tahap II ini merupakan bentuk keseriusan penyidik dalam menyelesaikan setiap perkara secara profesional, transparan dan sesuai prosedur. Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap, penyidik melaksanakan penyerahan tersangka kepada Jaksa Penuntut Umum untuk selanjutnya mengikuti proses hukum pada tahap penuntutan,” ujar IPTU Fitrawan.

Ia menambahkan, seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur dan tetap mengedepankan profesionalitas dalam setiap tahapan penanganan perkara.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, membenarkan adanya kegiatan pelimpahan tersangka tahap II tersebut.

“Kegiatan pelimpahan tersangka tahap II oleh Sat Reskrim Polres Dompu kepada Kejaksaan Negeri Dompu merupakan bagian dari rangkaian proses penegakan hukum. Polres Dompu memastikan setiap perkara ditangani sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan prosedur yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika.

Kasi Humas juga menyampaikan bahwa Polres Dompu akan terus meningkatkan profesionalitas dalam penanganan setiap perkara serta menjalin koordinasi dan sinergitas dengan pihak Kejaksaan Negeri Dompu guna mendukung terciptanya proses penegakan hukum yang efektif dan berkeadilan.

Seluruh rangkaian pelaksanaan pelimpahan tersangka tahap II berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

Redaksi |

Sat Resnarkoba Polres Dompu Limpahkan Kasus Narkotika ke Kejaksaan


DOMPU, Media Dinamika Global - Satuan Reserse Narkoba Polres Dompu melaksanakan pelimpahan tersangka dan barang bukti atau Tahap II kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Dompu, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses penanganan perkara tindak pidana narkotika berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/17/IV/2026/SPKT.Sat.Resnarkoba/Polres.Dompu/Polda NTB, tanggal 6 April 2026.

Pelimpahan berlangsung sekitar pukul 16.45 Wita, bertempat di Ruangan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Dompu. Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Resnarkoba Polres Dompu menyerahkan tersangka berinisial MA beserta barang bukti kepada JPU untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kegiatan pelimpahan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Idik I Sat Resnarkoba Polres Dompu IPDA ADAM dan berakhir sekitar pukul 18.00 Wita dalam keadaan aman dan lancar.

Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H. menyampaikan bahwa pelaksanaan Tahap II merupakan bagian dari komitmen Sat Resnarkoba Polres Dompu dalam menuntaskan setiap perkara tindak pidana narkotika secara profesional dan sesuai prosedur hukum.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, membenarkan adanya pelimpahan tersangka dan barang bukti tersebut.

“Pelimpahan Tahap II ini merupakan rangkaian proses penyidikan yang telah dilaksanakan oleh Sat Resnarkoba Polres Dompu. Dengan diserahkannya tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum, selanjutnya perkara tersebut akan diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar IPTU I Nyoman Suardika.

Kasi Humas menegaskan bahwa Polres Dompu akan terus berkomitmen dalam melakukan penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika serta mendukung proses hukum hingga perkara tersebut memperoleh kepastian hukum.

Seluruh rangkaian kegiatan pelimpahan tersangka dan barang bukti berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

Redaksi |

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Hadiri Penutupan MTQ Desa Kale’o, Wujudkan Masyarakat Qur’ani yang Harmonis


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Desa Kale’o, Serda Sanusi, menghadiri acara penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Desa Kale’o, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Tahun 1448 Hijriah/2026 Masehi, Jumat (7/8/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Desa Kale’o tersebut mengusung tema “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat Qur’ani yang Harmonis dan Berakhlak.” Acara dimulai sekitar pukul 20.40 Wita dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Kale’o.



Turut hadir Camat Lambu, Kepala KUA Kecamatan Lambu, Bhabinkamtibmas Desa Kale’o, Kepala Desa Kale’o, sejumlah kepala desa di Kecamatan Lambu, perwakilan LPTQ Kecamatan Lambu, panitia MTQ, mahasiswa KKN STKIP Taman Siswa Bima, Ketua PKK Kecamatan Lambu, para ketua RT dan RW, kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, Ketua BPD beserta anggota, perangkat Desa Kale’o, serta masyarakat setempat.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan laporan Ketua Panitia MTQ Desa Kale’o. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Mars MTQ, pembacaan daftar juara berbagai mata lomba, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

Sejumlah sambutan disampaikan dalam acara tersebut, di antaranya oleh Kepala Desa Kale’o dan Kepala KUA Kecamatan Lambu. Selanjutnya, Camat Lambu memberikan sambutan sekaligus secara resmi menutup pelaksanaan MTQ Tingkat Desa Kale’o Tahun 1448 H/2026 M.

Acara ditutup dengan doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan lancar hingga berakhir sekitar pukul 23.30 Wita.


Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan pemerintah desa dan masyarakat. Selain itu, pelaksanaan MTQ diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan MTQ, masyarakat Desa Kale’o diharapkan semakin mampu membangun kehidupan yang harmonis, religius, dan berakhlak, serta mendorong lahirnya generasi Qur’ani yang dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan daerah.(Team.MDG.03)

Waspada! Dinkes Kota Bima Catat 97 Kasus H1V Hingga 2026


Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.-Jumlah Orang dengan yang mengidap penyakit H1V di Kota Bima tercatat mencapai 97 orang sampai bulan April 2026. Upaya deteksi dini di masifkan guna menekan penyebaran penyakit menular tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Ahmad mengatakan, selama tahun 2024 ditemukan 38 kasus baru H1V. Jumlah tersebut meningkat menjadi 40 k4sus pada 2025 yang didominasi populasi kunci laki-laki yang berhubungan s3ks dengan laki-laki (LSL). Selain itu, kasus infeksi menular seksual (IMS) seperti sifilis & gonore juga tercatat mencapai 90 kasus.

“Hingga April 2026, jumlah keseluruhan Orang Dengan H1V (ODHIV) di Kota Bima tercatat sebanyak 97 orang. Sementara itu, kasus IMS seperti sifilis dan gonore (GO) juga mencapai 90 orang. IMS tidak boleh dianggap ringan. IMS dapat menjadi pintu awal masuknya H1V, bahkan membuat seseorang hingga 5 kali lebih mudah tertular,” katanya, Senin (3/8/2026).

Ahmad menjelaskan, temuan kasus baru yang terus muncul menunjukkan penularan H1V masih terjadi di tengah masyarakat,sehingga diperlukan upaya pencegahan yang lebih luas, tidak hanya melalui edukasi, tetapi juga deteksi dini terhadap kelompok yang berisiko.

Sebagai bagian dari upaya menekan penularan, Dinas Kesehatan melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P3PL) terus memperluas skrining dan deteksi dini. Salah satunya kata dia, melalui kegiatan edukasi dan skrining H1V serta tuberkulosis (TB) bagi warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Raba.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan lyanan pencegahan & pengendalian HIV maupun TB kepada kelompok yang dinilai memiliki kerentanan lebih tinggi.

Dikatakan, petugas Program Pencegahan dan Pengendalian (P2) H1V dan TB memberikan edukasi mengenai gejala, cara penularan, serta pentingnya pemeriksaan dini terhadap kedua penyakit tersebut. Setelah penyuluhan, petugas juga melakukan skrining kesehatan guna mendeteksi kemungkinan adanya warga binaan yang terindikasi mengidap H1V maupun TB sehingga dapat segera memperoleh penanganan dan pengobatan.

“Warga binaan dipilih sebagai sasaran mengingat kondisi hunian rutan yang padat berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit menular, khususnya TB yang penyebarannya melalui udara, serta H1V yang memerlukan deteksi dini untuk pengendalian yang lebih efektif,” jelasnya.

Pihaknya juga mengingatkan bahwa IMS tidak boleh dianggap sebagai penyakit ringan. Selain menimbulkan gangguan kesehatan, IMS dapat menjadi pintu masuk penularan H1V dan meningkatkan risiko seseorang tertular virus tersebut. Berbeda dengan H1V yang pada tahap awal sering tidak menimbulkan gejala, IMS umumnya ditandai luka pada alat kelamin, keluarnya cairan tidak normal, nyeri saat buang air kecil, maupun ruam, meski pada sebagian kasus juga dapat berlangsung tanpa disadari.

Menurutnya, masih ditemukannya kasus baru setiap tahun dipengaruhi berbagai faktor. Diantaranya perilaku berisiko, rendahnya kesadaran melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta stigma yang membuat sebagian orang enggan memeriksakan diri.

Empat Terduga Pengedar Narkotika Jenis Sabu Berhasil Ditangkap Polsek Tambora


Tambora. Media Dinamika Global.Id.- Empat terduga pengedar narkotika jenis sabu berhasil ditangkap personel Polsek Tambora dalam operasi yang berlangsung sejak Kamis malam (6/8/2026) hingga Jumat dini hari (7/8/2026). 

Dari pengungkapan di tiga lokasi berbeda di Desa Oi Bura dan Desa Labuhan Kananga, polisi menyita 54 poket sabu siap edar, uang tunai Rp1.590.000 yang diduga hasil transaksi, serta tiga unit telepon genggam.

Keempat terduga yang diamankan masing-masing berinisial SB (39), AR (46), FA (29), dan YA (38). YA diketahui merupakan suami FA yang berprofesi sebagai oknum guru SD di Kecamatan Pekat. 

Penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang resah dengan maraknya aktivitas peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Tambora. Menindaklanjuti laporan tersebut, 

Kapolsek Tambora Iptu Suhadak memerintahkan personelnya melakukan penyelidikan hingga berhasil mengungkap jaringan pengedar sabu.

Dari hasil penggeledahan, di lokasi pertama polisi menemukan enam klip sabu siap edar dan satu unit ponsel dari tangan SB. 

Di lokasi kedua, petugas menyita satu klip sabu, uang tunai Rp605.000, serta satu unit ponsel dari AR. Sementara di lokasi ketiga yang melibatkan FA dan YA, polisi mengamankan 45 klip sabu siap edar, uang tunai Rp985.000, dan satu unit ponsel.(Team)

GEMPAR NTB Dorong DPP PAN Tetapkan H. M. Aminurlah Jadi Ketua PAN NTB


MATARAM, Media Dinamika Global - Dinamika kepemimpinan Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat (NTB) memasuki fase penting. Kosongnya kursi Ketua DPW PAN NTB membuka ruang bagi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN untuk menentukan figur yang dinilai mampu mengembalikan soliditas, memperkuat konsolidasi, dan membawa partai lebih progresif di NTB.

Di tengah situasi tersebut, GEMPAR NTB secara terbuka mendorong DPP PAN untuk mempertimbangkan H. Muhammad Aminurlah, S.E. sebagai salah satu figur yang layak dipercaya menakhodai Ketua DPW PAN NTB.

Ketua GEMPAR NTB, Syuryadin menilai H. Muhammad Aminurlah atau yang akrab disapa Haji Maman memiliki sejumlah modal penting untuk memimpin PAN NTB, mulai dari pengalaman politik, rekam jejak organisasi, jaringan kader hingga pemahaman terhadap karakter politik masyarakat di berbagai wilayah NTB.

Menurutnya, PAN NTB saat ini tidak sekadar membutuhkan pergantian figur di kursi ketua. Partai membutuhkan sosok yang mampu merajut kembali kekuatan kader, membangun komunikasi antardaerah, memperkuat struktur organisasi serta menghadirkan PAN sebagai rumah bersama bagi seluruh kader.

“PAN NTB membutuhkan pemimpin yang mampu menyatukan seluruh kekuatan kader, bukan hanya kuat di satu wilayah. Kami melihat H. Muhammad Aminurlah memiliki pengalaman, jaringan dan kapasitas untuk menjalankan amanah tersebut,” ujar Ketua GEMPAR NTB, Jumat (7/8/2026).

DPP PAN Diminta Melihat Kebutuhan Organisasi

GEMPAR NTB meminta DPP PAN dalam menentukan Ketua DPW PAN NTB tidak semata-mata mempertimbangkan popularitas figur. Lebih dari itu, DPP dinilai perlu melihat kemampuan calon pemimpin dalam membangun konsolidasi dan menjaga soliditas partai.

Bagi GEMPAR, pemimpin PAN NTB ke depan harus mampu berdiri di atas kepentingan seluruh kader dan tidak terjebak pada kepentingan kelompok tertentu.

Sikap H. Muhammad Aminurlah yang menyatakan siap apabila mendapat kepercayaan dari DPP PAN juga dinilai sebagai bentuk kesiapan menerima amanah organisasi.

“Pernyataan beliau bahwa siap apabila dipercaya DPP menunjukkan bahwa yang dikedepankan adalah kesiapan menjalankan amanah, bukan sekadar mengejar jabatan,” tegasnya.

H. Muhammad Aminurlah sendiri diketahui merupakan kader senior PAN NTB dan pernah menjabat sebagai anggota DPRD NTB dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI yang meliputi Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu.

Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memahami dinamika politik sekaligus membangun komunikasi dengan kader dan masyarakat di tingkat akar rumput.

Gagasan Kantor Permanen Jadi Perhatian

Selain persoalan konsolidasi politik, GEMPAR NTB juga menyoroti gagasan H. Muhammad Aminurlah mengenai pentingnya pembangunan kantor permanen DPW PAN NTB.

Menurut GEMPAR, keberadaan kantor permanen bukan sekadar persoalan fasilitas, melainkan simbol bahwa partai memiliki rumah organisasi yang dapat menjadi pusat aktivitas kader, konsolidasi, pendidikan politik dan penyusunan agenda perjuangan PAN di NTB.

“Partai politik yang ingin besar harus memiliki rumah organisasi yang representatif. Kader membutuhkan ruang untuk berkonsolidasi, berdiskusi dan menyusun strategi perjuangan. Gagasan ini patut mendapat perhatian DPP,” katanya.

PAN NTB Butuh Energi Baru

GEMPAR NTB menilai momentum pergantian kepemimpinan DPW PAN NTB harus dijadikan kesempatan untuk melakukan konsolidasi menyeluruh.

Sebelumnya, Lalu Ahmad Zaini terpilih sebagai Ketua DPW PAN NTB periode 2025–2029 dalam Muswil VI PAN NTB pada April 2025. Dalam forum tersebut, H. Muhammad Aminurlah tercatat sebagai Bendahara Demisioner DPW PAN NTB.

Namun, setelah Lalu Ahmad Zaini diberhentikan dari kepemimpinan partai menyusul perkara hukum yang menjeratnya, posisi Ketua DPW PAN NTB kembali menjadi perhatian.

Dalam kondisi tersebut, GEMPAR NTB berharap DPP PAN mengambil keputusan yang mampu meredam dinamika internal sekaligus menyatukan seluruh kekuatan kader.

“Kami meminta DPP PAN melihat persoalan ini dengan jernih. Jangan hanya melihat siapa yang memiliki nama besar, tetapi siapa yang benar-benar memahami denyut nadi kader dan masyarakat NTB. H. Muhammad Aminurlah adalah salah satu figur yang patut dipertimbangkan,” tegasnya.

GEMPAR NTB juga menekankan bahwa siapa pun yang nantinya dipilih DPP PAN harus mampu menjadi figur pemersatu, membuka ruang regenerasi, memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PAN.

“Kami berharap keputusan DPP PAN nantinya menjadi keputusan yang menyatukan, bukan memecah. PAN NTB membutuhkan energi baru untuk menghadapi agenda politik ke depan,” ujarnya.

GEMPAR NTB pun menyampaikan dukungan moral agar H. Muhammad Aminurlah dapat dipertimbangkan secara serius dalam bursa kepemimpinan DPW PAN NTB, dengan tetap menghormati seluruh mekanisme dan kewenangan organisasi di tingkat pusat.

“Kalau PAN ingin besar di NTB, maka yang dibutuhkan adalah pemimpin yang mampu bekerja, merangkul dan membangun. Bukan sekadar duduk di kursi ketua. Kepemimpinan adalah amanah dan pengabdian,” pungkasnya.

Redaksi | 

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Kongkow Bersama Warga, Perkuat Kamtibmas di Desa Binaan


Bima, 7 Agustus 2026 – Personel Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) melalui program kongkow-kongkow bersama masyarakat di sejumlah desa binaan, Jumat (7/8) malam. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Di Desa Mangge, Kecamatan Lambu, Koptu Makmun menggelar pertemuan bersama warga pada pukul 19.30 Wita. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga hubungan baik dan komunikasi yang harmonis antarwarga serta menghindari segala bentuk pelanggaran hukum yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia juga mengimbau agar setiap persoalan yang muncul segera dilaporkan kepada aparat sehingga dapat diselesaikan secara cepat dan tepat tanpa menimbulkan konflik yang berkepanjangan.

Sementara itu, di Desa Bugis, Kecamatan Sape, Serda Irfan melaksanakan patroli kongkow-kongkow bersama warga pada pukul 20.00 Wita. Dalam dialog tersebut, masyarakat diajak bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, mempererat tali silaturahmi, serta segera melaporkan setiap permasalahan kepada aparat terkait agar tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.


Di Desa Lanta, Kecamatan Lambu, Serka Khairuddin menggelar kegiatan serupa pada pukul 20.30 Wita. Ia mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap orang asing yang masuk ke lingkungan desa, menjaga nama baik pribadi dan keluarga, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban Desa Lanta serta mengedepankan penyelesaian masalah melalui musyawarah dan kekeluargaan.

Pada waktu yang hampir bersamaan, pukul 20.45 Wita, Serda Aladin melaksanakan komunikasi sosial bersama warga Desa Parangina, Kecamatan Sape. Pertemuan tersebut membahas kondisi sosial di kalangan generasi muda. Ia mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak mereka sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai persoalan sosial yang dapat terjadi.

Melalui kegiatan kongkow-kongkow tersebut, Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Kongkow Bersama Warga, Perkuat Kamtibmas di Desa Binaan



Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 7 Agustus 2026 – Personel Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) melalui program kongkow-kongkow bersama masyarakat di sejumlah desa binaan, Jumat (7/8) malam. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Di Desa Mangge, Kecamatan Lambu, Koptu Makmun menggelar pertemuan bersama warga pada pukul 19.30 Wita. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga hubungan baik dan komunikasi yang harmonis antarwarga serta menghindari segala bentuk pelanggaran hukum yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia juga mengimbau agar setiap persoalan yang muncul segera dilaporkan kepada aparat sehingga dapat diselesaikan secara cepat dan tepat tanpa menimbulkan konflik yang berkepanjangan.




Sementara itu, di Desa Bugis, Kecamatan Sape, Serda Irfan melaksanakan patroli kongkow-kongkow bersama warga pada pukul 20.00 Wita. Dalam dialog tersebut, masyarakat diajak bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, mempererat tali silaturahmi, serta segera melaporkan setiap permasalahan kepada aparat terkait agar tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

Di Desa Lanta, Kecamatan Lambu, Serka Khairuddin menggelar kegiatan serupa pada pukul 20.30 Wita. Ia mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap orang asing yang masuk ke lingkungan desa, menjaga nama baik pribadi dan keluarga, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban Desa Lanta serta mengedepankan penyelesaian masalah melalui musyawarah dan kekeluargaan.

Pada waktu yang hampir bersamaan, pukul 20.45 Wita, Serda Aladin melaksanakan komunikasi sosial bersama warga Desa Parangina, Kecamatan Sape. Pertemuan tersebut membahas kondisi sosial di kalangan generasi muda. Ia mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak mereka sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai persoalan sosial yang dapat terjadi.

Melalui kegiatan kongkow-kongkow tersebut, Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Segenap Partai Gerindra Mengucapkan


Media Dinamika Global.id.-- Selamat memperingati hari Hutan Indonesia, Jum'at 7 Agustus 2026.