Media Dinamika Global

Jumat, 21 Agustus 2026

Kades Bersama Kepala Dusun dan Ketua BPD Waduruka Hadiri Acara Umrah Abdul Gani


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kepala desa Waworada (kades) bersama kepala dusun waduruka dan ketua BPD kecamatan Langgudu kabupaten bima sering kali hadiri dalam acara yang berkaitan dengan umrah Abdul Gani di Dusun Tamandaka Desa Waduruka baik untuk menghadiri acara syukuran/pengajian walimatussafar maupun lainnya.

Nampak hadir Kades, Kadus dan BPD Desa Waduruka Bersama Warganya atau Perangkat desa Waduruka melepas keberangkatan jamaah umrah saudara Abdul Gani di dusun tamandaka Desa Waduruka itu Abdul Gani sendiri yang berangkat menunaikan ibadah umroh. 

Ini adalah Bentuk Kegiatan yang dilakukan oleh Kades Terkait Acara Umrah Pelepasan Jamaah atau apapun kegiatan Masyarakat sekitarnya. Kades Waduruka hadiri untuk melepas umroh Saudara Abdul Gani dan mendoakan warga atau tetangga dusun tamandaka Desa waduruka yang akan berangkat ke Tanah Suci.

Kades Waduruka berharap kepada semua Masyarakat Umumnya yang diundang dalam undangan pengajian syukuran sebelum saudara Abdul Gani berangkat umrah, agar selalu taat dan beribadah kepada Alloh SWT dengan cara mendekatkan diri kepada-nya agar kelak kita di panggil oleh yang maha kuasa untuk menuju tempat yang suci. Harapnya

Hal senada disampaikan oleh Keluarga Penghajat Rahmi pada kesempatan itu mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Kades kami merupakan sesuatu hal yang sangat positif sekali, dan kami tentunya tidak lupa untuk mengucapkan terimakasih atas Kunjungan dan kehadirannya.

Karena secara jujur, hampir semua Perangkat desa Waduruka hadir memenuhi Undangan kami, dalam rangka melepas dan mendoakan orang tua kami yang akan berangkat Haji Umrah ke Tanah Suci, Makkatul Mukarraamah. Ucapnya

Redaksi II 

Sekda Kabupaten Bima Sampaikan Penjelasan atas KUA dan PPAS T.A 2027


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Bupati Bima yang diwakili Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE Kamis (20/08) membacakan Penjelasan Bupati Bima terkait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 di hadapan Rapat Paripurna Ke-10 Masa Sidang II Tahun Sidang 2026 yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Bima Diah Citra Pravitasari, S.IP di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Bima.

Penyampaian dokumen KUA dan PPAS merupakan tahapan krusial dalam siklus penyusunan APBD, yang berfungsi sebagai acuan strategis dalam perencanaan pembangunan daerah untuk tahun anggaran 2027 dengan arah kebijakan keuangan daerah tahun 2027 meliputi 3 (Tiga komponen) utama, yaitu pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah.

"Tahun 2027 akan menjadi momentum krusial bagi kita untuk membuktikan bahwa program-program pembangunan yang telah dicanangkan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Bima". Ubgkap Adel.

Sejalan dengan arahan kebijakan fiskal tahun 2027, pemerintah daerah menyusun rancangan KUA dan PPAS T.A 2027 dengan memprioritaskan penggunaan belanja daerah untuk mendorong penguatan reformasi birokrasi yang berorientasi hasil, peningkatan SDM manusia Bima yang berkemajuan dan berdaya saing, infrastruktur dasar dan infrastruktur pendukung kawasan strategis, kemandirian ekonomi berbasis kawasan strategis dan komoditas unggulan". 

Secara khusus kebijakan anggaran tahun 2027 akan dititik beratkan pada beberapa sektor krusial antara lain peningkatan kualitas infrastruktur daerah yang inklusif dan menunjang pertumbuhan ekonomi, penguatan kualitas SDM melalui pemantapan sektor pendidikan dan layanan kesehatan, peningkatan ekonomi lokal dengan memperkuat sektor pertanian peternakan perikanan dan UMKM berbasis potensi unggulan daerah serta reformasi birokrasi melalui integrasi layanan publik berbasis digital". 

Jelas Sekda pada rapat paripurna yang dihadiri pejabat Eselon II Eselon III perangkat daerah lingkup Pemkab Bima tersebut.

Kami Berharap, proses pembahasan rancangan kua dan ppas tahun anggaran 2027 ini dapat berjalan lancar, konstruktif, dan tepat waktu. Demi kepentingan seluruh masyarakat kabupaten bima yang kita cintai.” kata Sekda Adel menutup penyampaiannya.

Setelah penyampaian penjelasan, selanutnya pembahasan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bima untuk menyepakati kerangka anggaran yang akan dituangkan dalam dokumen APBD 2027. ( Tim/ADV)

Bupati Bima Launching Tahapan Pilkades Serentak


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Penarikan tirai papan informasi Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak secara bergelombang di Kabupaten Bima oleh Bupati Bima Ady Mahyudi yang hadir bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kabupaten Bima di aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bima Jumat (21/08/2026) menandai dimulainya seluruh tahapan Pilkades serentak di Kabupaten Bima.

Bupati Bima yang hadir bersama Sekda Adel Linggi Ardi, SE Inspektur Iwan Setiawan, SE, Asisten Pemerintahan dan Kesra Fathullah,S.Pd, para Kepala Perangkat Daerah dan Camat se-kabupaten Bima dalam arahannya kepada para kepala desa dan Ketua BPD yang menghadiri launching tersebut mengatakan, Pilkades yang akan dilaksanakan pada tahun 2027 ini merupakan yang pertama dalam kepemimpinan Ady Irfan. Langkah ini penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bermartabat dari tingkat desa, Kecamatan hingga tingkat kabupaten. 

"Kepala Desa terpilih nantinya harus mampu mengelola potensi desa, memperkuat pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat dan menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

Oleh karena itu, kepada panitia penyelenggara dan BPD agar menjaga netralitas, independensi dan profesionalisme. Laksanakan seluruh tahapan berdasarkan ketentuan yang berlaku dengan menjunjung tinggi kejujuran keadilan dan keterbukaan. 

Kepada aparat keamanan dan pemerintah Kecamatan, diminta untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dan mengantisipasi setiap potensi kerawanan sejak dini.

Terkait pendanaan seluruh tahapan Pilkades, Bupati memastikan kondisi keuangan pemerintah daerah mampu untuk membiayai tahapan demokrasi di tingkat desa tersebut. "Dana DAU kemungkinan untuk mendukung penyelenggaraan Pilkades Serentak Bergelombang di Kabupaten Bima". Jelas Bupati.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bima Drs. H. Masykur MM dalam laporannya memaparkan Sesuai amanat Perda Nomor 1 Tahun 2026 tentang tata cara pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian kepala desa, penyelenggaraan Pilkades dilaksanakan oleh panitia pemilihan tingkat desa yang keanggotaannya terdiri dari unsur perangkat desa, tokoh masyarakat dan lembaga kemasyarakatan desa yang bertugas secara teknis operasional dalam penyelenggaraan pemilihan kepala desa di Desa 

Sementara pada tingkat kabupaten, keanggotaannya terdiri unsur Forkopimda dan perangkat daerah terkait, bertugas menyusun perencanaan, pelaksanaan monitoring dan evaluasi dan fasilitasi penyelesaian sengketa yang dihadapi dalam Pilkades.

 Mengingat dinamika kerap muncul dalam beberapa tahapan Pilkades maka diperlukan sinergitas dan kerjasama semua pihak tidak hanya kepanitiaan tingkat desa tapi juga panitia tingkat kabupaten, aparat TNI polri serta kesadaran masyarakat yang berhak memilih untuk memilih pemimpin dengan sikap yang jujur dan adil". Harap H. Masykur.

Sebagaimana diketahui, pada gelombang I, Pilkades diselenggarakan bagi 57 kepala desa yang akan berakhir pada saat jabatan 25 Januari 2027 mendatang. Demikian halnya Pilkades Gelombang II tahun 2027 bagi Kades yang akan berakhir masa jabatannya tahun 2028 (Tim/ADV).

Pemkab Bima Dukung Pembangunan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Kunjungan Bupati Bima Ady Mahyudi ke lokasi pembangunan infrastruktur gedung pusat kegiatan dakwah Muhammadiyah Kabupaten Bima di Desa Bre jalan lintas Dore - Talabiu kecamatan Palibelo Kamis 20 Agustus 2026 menegaskan kembali komitmen Pemerintah Kabupaten Bima dalam mendukung pembangunan infrastruktur penting bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat Kabupaten Bima tersebut.

Bupati Bima dalam momen Tancap Tiang Pertama Pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah  juga dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bima Ust. H. Jubair S.Ag dan jajaran pimpinan daerah organisasi tersebut dalam sambutannya sesaat sebelum melakukan pengecoran gedung dakwah mengungkapkan, "pemerintah daerah mengapresiasi keinginan keluarga Muhammadiyah untuk mendirikan bangunan pusat dakwah. Pemerintah daerah akan mendukung penuh ikhtiar tersebut. Karena aspirasi dan harapan warga Muhammadiyah Kabupaten Bima juga menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Bima". Terangnya. Kamis (30/08/26)

Terkait harapan Pimpinan Daerah Muhammadiyah agar aset tanah Pemkab Bima yang lokasinya bersebelahan dengan gedung yang akan dibangun dapat dihibahkan, pada prinsipnya aspirasi tersebut dipertimbangkan dan menjadi perhatian pemerintah daerah namun terlebih dahulu tim appraisal makan survei untuk menentukan nilai aset dan bantuan tersebut diberikan kesehatan yang berlaku". Jelas Bupati.

Sementara itu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bima H. Jubair mengungkapkan, kehadiran infrastruktur gedung dakwah Muhammadiyah yang didirikan di atas lahan seluas 10 are dan berlantai tiga merupakan rahmat bagi perekonomi dan seluruh masyarakat. Dengan berdirinya gedung dakwah ini, ke depan dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi di ibukota dan sekitar mengingat selain berfungsi sebagai tempat dakwah, juga dapat menjadi tempat penginapan bagi para tamu". Jelas H. Jubair. (Tim/ADV).

Diduga Mahasiswa STIKES Yahya Bima Bakar Almamater di Ruang Rektor Jadi Sorotan Publik


Bima, Media Dinamika Global.id.— STIKES Yahya Bima kembali menjadi sorotan publik. Setelah beredar video aksi pembakaran yang diduga almamater mahasiswa di depan ruang rektor, kini muncul pernyataan sikap yang menyoroti dugaan tindakan tidak profesional dan penyalahgunaan wewenang oleh oknum dosen di lingkungan kampus tersebut, Jum'at 21 Agustus 2026.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pria berpakaian putih membakar sebuah pakaian yang disebut dalam narasi unggahan sebagai almamater STIKES Yahya Bima. Dalam keterangan video yang diunggah akun M Fachrur Azhari, disebutkan aksi tersebut terjadi di depan ruang rektor.

Unggahan itu berbunyi, “Ada apa dgn stikes yahya bima hari ini sehingga terjadi pembakaran almamater tepat di depan ruang rektor STIKES YAHYA BIMA.”

Di tengah viralnya video tersebut, Ansor Kirana, Ketua Umum HMI Kabupaten Bima yang juga mantan Ketua BEM STIKES Yahya Bima dan saat ini berstatus mahasiswa profesi, menyampaikan desakan agar Ketua STIKES Yahya Bima segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum dosen yang diduga menghambat hak akademik mahasiswa.

Menurut Ansor, dugaan persoalan tersebut menyangkut hak mahasiswa dalam proses akademik, termasuk bimbingan, verifikasi nilai hingga proses kelulusan.

Ia mendesak pimpinan kampus menjatuhkan sanksi tegas apabila berdasarkan pemeriksaan terbukti terdapat dosen yang menyalahgunakan wewenang atau mengorbankan kepentingan akademik mahasiswa karena persoalan pribadi.

“Dosen memiliki kewajiban membimbing dan memfasilitasi, bukan memajukan agenda atau konflik pribadi di atas nasib mahasiswa. Membiarkan oknum seperti ini tetap mengajar sama saja dengan merusak standar mutu tenaga kesehatan masa depan,” tegas Ansor dalam pernyataan sikapnya.

Selain meminta penindakan terhadap oknum yang diduga terlibat, Ansor juga meminta jaminan perlindungan bagi mahasiswa. Ia menekankan agar tidak ada intimidasi maupun tindakan balasan terhadap mahasiswa yang menyampaikan dugaan ketidakadilan.

Menurutnya, mahasiswa yang telah memenuhi kewajiban administrasi dan finansial tidak seharusnya mengalami hambatan dalam memperoleh hak akademiknya akibat persoalan atau kepentingan tertentu.

Ansor menilai pembiaran terhadap persoalan tersebut berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pendidikan dan citra STIKES Yahya Bima.

Apabila pimpinan kampus tidak menunjukkan ketegasan dalam menangani dugaan tersebut, pihaknya menyatakan akan mempertimbangkan pengaduan resmi kepada LLDIKTI Wilayah VIII dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Sementara itu, viralnya aksi pembakaran almamater di depan ruang rektor menambah pertanyaan publik mengenai situasi yang terjadi di lingkungan STIKES Yahya Bima. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti apakah aksi dalam video tersebut berkaitan langsung dengan dugaan persoalan akademik yang disampaikan Ansor Kirana.

Media Dinamika Global, membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Ketua STIKES Yahya Bima, pihak kampus, serta dosen atau pihak terkait yang disebut dalam persoalan ini.

Redaktur II 

Terancam, Dua Ribuan Keluarga Penerima Bansos di Kota Bima Karena Terindikasi Judi Online


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Sekitar 2 ribuan keluarga di Kota Bima, dicoret dari daftar penerima bantuan sosial atau Bansos. Penyebabnya, desil kesejahteraan mereka berubah setelah pemerintah melakukan integrasi data lintas instansi pada 2026.

Ketua Tim Pendamping Bansos Kota Bima, Muhammad Yasin, mengungkapkan bahwa pendataan saat ini tidak lagi hanya mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS).

“Integrasi data sudah jalan. Sumbernya sekarang dari DPPKB, PLN, OJK, Samsat, Pertanahan, hingga BPJS Kesehatan,” ujar Yasin, Jumat 21 Agustus 2026.

Akibat integrasi ini, banyak warga otomatis tidak lagi masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). 

Yasin merinci beberapa kriteria baru yang membuat warga dicoret dari penerima Bansos seperti menggunakan daya listrik 1.300 VA dan 2.200 VA.

“Pengguna daya listrik seperti ini langsung otomatis masuk ke desil 6 ke atas. Yang diakomodir hanya 450 VA dan 900 VA,” jelasnya.

Selain warga yang berubah desil karena ketauan memiliki pinjaman dan gadai emas berdasarkan data di Perbankan. Memiliki aset kendaraan bermotor yang tercatat di Samsat dan memiliki tanah, hingga berstatus karyawan swasta, wiraswasta dan karyawan honorer.

“Sebagian besar yang dicoret ini juga terindikasi judi online berdasarkan data dari OJK,” kata Yasin.

Bagi warga yang merasa keberatan, Yasin menyarankan untuk mengajukan perbaikan data ke kelurahan setiap tanggal 1 hingga 11 tiap bulan.

“Silakan ajukan sanggah. Nanti akan diverifikasi ulang. Kalau memang masih layak, bisa masuk lagi,” jelasnya.(Redaksi II)

Hadiri Selasa Menyapa Bupati: "Palibelo Istimewa di Hati"


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Program Selasa Menyapa Sesi II Pemerintah Kabupaten Bima hadir di Desa Ragi dan Desa Teke, Kecamatan Palibelo, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini menghadirkan pelayanan publik sekaligus menjadi ruang promosi UMKM dan kreativitas masyarakat.

Bupati Bima Ady Mahyudi yang hadir bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti dan Wakil Bupati dr.H. Irfan bersama Ketua GOW Ny. Anita H. Irfan saat Ngopi Bareng Pemuda Inspiratif di Lapangan Desa Teke mengapresiasi antusiasme masyarakat Palibelo.

“Alhamdulillah, kegiatan di Kecamatan Palibelo ini luar biasa dan masyarakatnya sangat antusias. Kami membawa banyak bantuan untuk masyarakat dan akan terus berlanjut sampai akhir masa tugas kami,” Ujarnya dalam sesi Ngopi Bareng yang turut dihadiri para pejabat eselon II, Kepala BNN Kabupaten Bima Budi Suryono, S.Sos., para kepala bagian lingkup sekretariat daerah, Camat Palibelo Kumara Jaya, S.STP., M.Si., unsur Muspika, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para pejabat fungsional perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

Bupati juga menyampaikan rencana penganggaran pembangunan jalan tani untuk jembatan Tolo Ta’a Desa Teke, serta mengharapkan dukungan masyarakat agar pembangunan selama lima tahun dapat berjalan baik.

Sementara itu, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy menyebut sambutan masyarakat Palibelo sangat istimewa.

“Palibelo ini istimewa di hati kami. Mari kita bergandengan tangan dan menggunakan seluruh energi untuk membangun Bima yang Bermartabat,” Ajak dr. Irfan.

Kegiatan Ngopi Bareng juga menghadirkan pelaku UMKM kuliner, keripik, kue kering dan tenun untuk memperkenalkan produk unggulan desa. Suasana semakin semarak dengan penampilan seni dan kreativitas pelajar dari sejumlah sekolah di Kecamatan Palibelo, ‎Kabag Prokopim Setda ‎Suryadin, S.S., M.Si.(Redaksi II)

PT. Pertamina Wadumbolo Kota Bima, PHK 2 Orang Pengurus Buruh Migas Tanpa Sebab


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap Muhrim dan Ady, 2 pengurus Federasi Serikat Buruh Migas bima (FSBMC) oleh PT. Pertamina Perseroan wadumbolo kota Bima menunjukkan wajah gelap praktik ketenagakerjaan di lingkungan Pertamina dan BUMN strategis. 

RYAN AR-SULTAN S.H, ketua Umum LSM Detektif Investigasi Indonesia ( LDII) menyebutkan " alih-alih menjadi teladan, Pertamina justru membiarkan dan terlibat dalam praktik penghindaran kewajiban normatif dan pembungkaman serikat buruh. PT Pertamina (Perseroan) merupakan BUMN strategis yang memegang peranan penting dalam menjamin ketahanan energi nasional. Salah satu unit pengolahan terbesarnya adalah PT. Pertamina (perseroan) yang kini berada di bawah PT Kilang Pertamina Internasional (KPI). Kilang ini menyuplai kebutuhan energi dan BBM bagi wilayah Bima NTB, sehingga keberlanjutan operasionalnya sangat bergantung pada ribuan tenaga kerja, termasuk Tenaga Alih Daya (TAD). "Paparnya.

Dalam praktiknya, " Lanjut dia, " PT. Pertamina (Perseroan) mempekerjakan ribuan TAD melalui Perusahaan Alih Daya (PAD) dengan hubungan kerja Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Sejak dua bulan 2026, PT Pertamina (Perseroan) memberikan santunan kepada TAD sebesar 2 (dua) kali upah per tahun yang dikelola melalui PT Pertalife Insurance dalam program Mandiri Asuransi Pesangon Sejahtera (MAPS). Program ini merupakan bentuk pelaksanaan Kepmenaker No. Kep-27/Men/2000 serta Putusan Mahkamah Konstitusi No. 27/PUU-IX/2011 yang menjamin kelangsungan kerja TAD meskipun terjadi pergantian perusahaan alih daya." Ungkapnya. 

" Namun, sejak diberlakukannya kewajiban pembayaran kompensasi PKWT sebagaimana diatur dalam Pasal 15 PP No. 35 Tahun 2021, PT Pertamina (Perseroan) diduga menyiasati kewajiban tersebut dengan memasukkan komponen kompensasi PKWT ke dalam skema santunan MAPS. Akibatnya, manfaat yang diterima pekerja tidak lagi murni sebagai santunan, melainkan sebagian merupakan hak normatif kompensasi PKWT. Praktik ini menimbulkan konflik dan dugaan pelanggaran norma ketenagakerjaan." Tutur Sekjen LDII.

Menyikapi kondisi tersebut, LDII ( LSM Detektif Investigasi Indonesia) melaporkan sejumlah PAD dilingkungan PT. Pertamina (perseroan) kepada Satuan Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Nusa tenggara Barat atas dugaan pelanggaran, antara lain tidak adanya perjanjian kerja dan peraturan perusahaan, tidak dibayarkannya kompensasi PKWT, serta pemutusan hubungan kerja sepihak terhadap pengurus serikat. Laporan ini telah ditindaklanjuti oleh Satwasnaker Provinsi NTB dengan diterbitkannya Nota Pemeriksaan dan rekomendasi perbaikan kondisi ketenagakerjaan.

Sekretaris jenderal LDII juga memberikan keterangan yang sangat mengejutkan.

" Di tengah proses pemeriksaan dan perselisihan yang sedang berlangsung, PAD secara tiba-tiba menerbitkan draft PKWT baru dan memaksa TAD untuk segera menandatanganinya dengan ancaman upah tidak dibayarkan. Sejumlah klausul dalam PKWT baru tersebut bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, termasuk penghapusan hak cuti yang belum diambil, penghilangan kewajiban penyediaan alat pelindung diri, serta ketentuan pembayaran kompensasi PKWT yang tidak sesuai hukum. Pada Intinya perjanjian kerja (PK) baru telah menghilangkan beberapa hak yang biasa di terima buruh dan tertuang dalam klausul kontrak bertahun-tahun." Terang nya. 

Di lokasi yang sama, Sekjen LDII ( LSM Detektif Investigasi Indonesia) menambahkan. 

" Situasi semakin memburuk ketika PT. Pertamina (Perseroan) wadumbolo kota Bima secara sepihak memblokir akses masuk lokasi kerja terhadap 2 pengurus FSBMC yang belum menandatangani PKWT baru karena di PHK Akibat pemblokiran tersebut, para pengurus serikat tidak dapat bekerja dan tidak menerima upah. Selanjutnya, PAD melakukan pengakhiran hubungan kerja terhadap keenam pengurus FSBMC dengan alasan berakhirnya kontrak kerja, disertai penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan serta penghentian kepesertaan program MAPS." Paparnya. 

LDII menilai rangkaian tindakan tersebut merupakan bentuk dugaan pemberangusan serikat buruh (union busting) sebagaimana dilarang dalam UU No. 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh. Pemblokiran akses kerja, pemutusan hubungan kerja terhadap pengurus aktif serikat, serta penahanan upah saat proses perselisihan berlangsung merupakan tindakan yang secara nyata menghambat kebebasan berserikat.

Lebih jauh, anjuran mediator dari Disnakertrans Kota bima yang menganjurkan pengakhiran hubungan kerja dengan alasan efisiensi menunjukkan lemahnya upaya pencegahan PHK, sebagaimana diamanatkan Pasal 151 UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Redaktur II

Kamis, 20 Agustus 2026

Babinsa Desa Naru Koramil 1608-03/Sape Dampingi Petani Saat Panen Padi dengan Combine Harvester


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Desa Naru, Sertu Syarif Hidayat, bersama satu anggota Koramil 1608-03/Sape, mendampingi masyarakat dalam kegiatan panen padi di So La Muja, Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 11.40 WITA tersebut merupakan bagian dari upaya pendampingan TNI kepada masyarakat, khususnya para petani, dalam mendukung peningkatan hasil pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Desa Naru.



Sertu Syarif Hidayat tiba di lokasi panen sekitar pukul 09.30 WITA. Selanjutnya, pada pukul 10.00 WITA, Babinsa turut melaksanakan panen padi menggunakan mesin Combine Harvester, yang membantu mempercepat proses pemanenan sekaligus meningkatkan efisiensi kerja petani.

Kegiatan panen berlangsung hingga pukul 11.30 WITA dan berjalan tertib, lancar, serta aman. Selama pelaksanaan, tidak ditemukan kendala menonjol yang mengganggu jalannya kegiatan.

Pendampingan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah para petani diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus mendorong masyarakat untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.

Secara keseluruhan, kegiatan panen padi di So La Muja, Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud dukungan TNI dalam membantu masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah binaannya.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kebersihan dan Keamanan Lingkungan


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaan, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga dan tokoh masyarakat, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan Komsos dilaksanakan secara langsung di sejumlah desa binaan dengan menyampaikan berbagai imbauan, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, menciptakan keamanan dan ketertiban, menjaga kerukunan, hingga meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran.

Di Desa Rato, Sertu Wahyudin selaku Babinsa melaksanakan Komsos bersama warga binaan sekitar pukul 08.35 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan pekarangan rumah masing-masing.

Warga juga diimbau untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong sehingga lingkungan tempat tinggal tetap bersih, rapi, dan nyaman.

Sementara itu, di Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Serka Bambang melaksanakan Komsos dengan tokoh masyarakat sekitar pukul 09.00 WITA. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama dengan pemerintah desa, Babinsa, serta pihak terkait menjaga keamanan, ketertiban, dan perdamaian di lingkungan desa.

Serka Bambang menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi apabila terdapat persoalan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun konflik. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada pemerintah desa, Babinsa, atau pihak terkait agar persoalan dapat segera diantisipasi dan tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan Serka Khaeruddin, Babinsa Buncu, bersama warga dan tokoh masyarakat. Dalam Komsos tersebut, masyarakat diimbau untuk senantiasa hidup rukun dengan mengedepankan kegiatan-kegiatan positif, sopan santun, serta saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari.

Masyarakat juga diingatkan agar menghindari tindakan yang dapat memicu kesalahpahaman maupun perselisihan yang berujung pada perkelahian. Jika terjadi permasalahan, warga diminta menyelesaikannya dengan kepala dingin dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, melainkan segera melaporkannya kepada aparat yang berwenang.

Di Desa Na'e, Sertu Heriyanto, Babinsa anggota Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan Komsos bersama warga sekitar pukul 09.45 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan pemahaman mengenai bahaya kebakaran, terutama di tengah kondisi musim panas yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Warga diimbau untuk lebih berhati-hati ketika menggunakan api maupun benda lain yang berpotensi menjadi sumber kebakaran. Kewaspadaan masyarakat dinilai penting untuk mencegah terjadinya musibah yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan Komsos tersebut, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin komunikasi dan sinergi yang semakin baik antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Dengan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, kondisi lingkungan yang aman, tertib, bersih, dan harmonis di wilayah binaan dapat terus dipelihara.(Team.MDG.03)