Media Dinamika Global

Senin, 16 Maret 2026

Terjadi 985 Kasus Suspek Campak, Tiga Wilayah Di NTB Ditetapkan Status KLB


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memiliki peranan yang sangat besar dalam membentuk keluarga yang sejahtera dan berkualitas.

Dengan menjalankan program Keluarga Berencana (KB) tentunya akan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi dan mencegah lonjakan populasi yang tidak seimbang dengan sumber daya alam, yang berpotensi menimbulkan kekacauan dan keresahan secara sosial maupun ekonomi di masa depan.

Dalam hal ini, Kepala Dinas BKKBN Kota Bima Ichwanul Muslimin, SP.MM, menjelaskan saat ini kami melaksanakan program pengendalian penduduk Keluarga Berencana (KB), dan fokus pada pelayanan KB dengan memanfaatkan Tim pendamping Kelurahan yang dari kesehatan, kami juga memiliki tim penyuluh untuk mengedukasi masyarakat sehingga masyarakat itu paham apa itu Keluarga Berencana (KB). 

Karena dengan program KB, keluarga mereka sehat, sejahtera dan berkualitas, ujarnya. Senin, (16/03/26)

Tak sampai disitu saja, "Ia juga menjelaskan bahwa, selain melakukan penyuluhan atau edukasi masyarakat terkait kasus KB, kami juga fokus pada penanggulangan kasus suspek campak, karena berdasarkan data di awal tahun 2026, tercatat total 985 kasus suspek campak di Provinsi NTB, termasuk Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu. 

Dari Tiga daerah ini dikatakannya, juga berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB). Bahkan akibat dari kasus yang terjadi tersebut terdapat dua orang meninggal dunia akibat campak di Kabupaten Bima. 

Dan Virus ini berkembang melalui beberapa faktor, antara lain masih adanya kelompok anak yang belum mendapatkan imunisasi campak-rubella (MR) lengkap, karena Imunisasi itu penting untuk melindungi tubuh dari penyebaran virus campak yang bisa tertular melalui udara.

Ia juga menambahkan bahwa, cakupan imunisasi rutin yang belum optimal dalam beberapa tahun terakhir juga membuka akumulasi populasi rentan. Selain itu, tingginya mobilitas penduduk pada akhir dan awal tahun, keterlambatan deteksi dan respons awal, serta faktor lingkungan dan perilaku menjadi penyebab peningkatan kasus. 

“Kasus didominasi oleh anak usia di bawah 5 tahun, dengan sebagian besar kasus terjadi pada anak dengan status imunisasi tidak lengkap atau belum pernah diimunisasi

Hal ini menunjukkan bahwa rendahnya cakupan imunisasi menjadi faktor risiko utama terjadinya KLB. Kami terus melakukan koordinasi bersama pemerintah Kabupaten hingga propinsi untuk mengambil langkah penguatan surveilans aktif (metode pengumpulan data kesehatan secara proaktif)

Kami juga berkoordinasi di tingkat Kelurahan dan Puskesmas terkait pemberian ORI (Outbreak Response Immunization) dilakukan melalui sinergi antara Penyuluh KB (PLKB) dan petugas kesehatan Puskesmas. Ini dilakukan diseluruh Puskesmas di Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu.

Ia juga memaparkan bahwa, prioritas ORI diberikan bagi bayi dan balita berusia 9 sampai dengan 59 bulan. Langkah penanganan juga dilakukan dengan pemberian vitamin A pada kasus campak.  

Pemberian vitamin juga dapat mencegah komplikasi, penguatan edukasi masyarakat mengenai gejala campak, dan pentingnya imunisasi lengkap dapat menurunkan risiko kematian, ungkapnya.

Terakhir disampaikannya, kami terus menghimbau serta menyarankan apabila muncul gejala demam disertai batuk/pilek dan ruam, segera berobat ke fasilitas kesehatan, karena di sana pastinya memiliki ketersediaan obat-obatan atau logistik KLB, termasuk Vaksin, tutupnya. (Tim)

Safari Ramadhan LDK UNSWA Bima, di desa Na'e Kecamatan Sape


Bima, Media Dinamika Global.id. -- Safari Ramadhan pengurus organisasi kemahasiswaan Lembaga Dakwah Kampung (LDK) Universitas Nggusuwaru yang dilaksanakan di Masjid Jamil Miftahul Abrar Desa Nae Kecamatan Sape Kabupaten Bima, 16 maret 2026.

Kegiatan Safari LDK Universitas Nggusuwaru merupakan kegiatan rutinitas tahunan dilaksanakan setiap bulan suci ramadhan, dalam rangka menyampaikan dan syiar dakwah islamiyah di masyarakat, sebagai bentuk tanggungjawab moral mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid dan menegakkan Islam di bumi Allah SWT. 

Kegiatan Safari Ramadhan LDK UNSWA sekaligus mensosialisasikan penerimaan mahasiswa baru universitas Nggusuwaru.(Team)

Seluruh Rangkaian Safari Ramadan Pemkab Bima Tutup di Mesjid Al-Ikhlas desa Kambilo Wawo


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Rangkaian safari Ramadan jajaran Pemerintah Kabupaten Bima tahun 1447 hijriyah/2026 Masehi hari ke-18 ditutup di masjid al-ikhlas desa kambilo Kecamatan wawo 









Safari di kecamatan tersebut diawali acara buka puasa bersama yang dihadiri Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Ketua TP PKK kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy dan Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Hj. Anita H. Irfan dan Kapolres Bima Kota  AKBP Mubiarto Banu Kristanto, SIK. 

Sejumlah pejabat yang turut hadir pada Safari Ramadan tersebut yaitu Inspektur Kabupaten Bima Iwan Setiawan, SE, Asisten III  Setda Drs. Aris Gunawan, M.Si dan Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Kantor  Kementerian Haji dan umrah beserta para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian Lingkup Sekretariat  Daerah dan para pejabat eselon III.

Wakil Bupati dalam tausiyahnya menekankan pentingnya hubungan antar sesama manusia.  

"Hubungan dengan sesama manusia harus semakin baik, semakin sayang, tolong menolong dan saling membantu.

Penting juga bagi kita untuk menjaga hubungan baik dengan menyembunyikan aib orang lain, memaafkan kesalahan orang lain dan mengembalikan diri kita sebagai orang Bima yang memiliki jati diri.

Menutup tausiyahnya,  

Wabup dr.H. Irfan juga menekankan pentingnya mengoptimalkan salat di akhir-akhir bulan Ramadan.


Menjelang acara berbuka puasa, Bupati Ady Mahyudi, Wabup  dr.H.Irfan, Kapolres Bima Kota  AKBP Mubiarto Banu Kristanto, Ketua TP PKK kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, dan Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Anita H Irfan membagikan secara simbolis sejumlah paket bantuan kepada masyarakat antara lain paket sembako kepada kader PKK Kecamatan, bantuan beras dari BAZNAS, bantuan kitab suci Al-Quran dan penyerahan bantuan tanggap bencana kebakaran Kabag prokopim Setda kabupaten bima Suryadin S.S.Msi.(Sekjend MDG).


Rindu yang Terhempas Angin Di hamparan waktu yang terhempas angin



Rindu meraut benang-benang kenangan.MediadinamikaGlobal.id

seperti daun yang terbang di langit biru,

hatiku terbang bersama angin yang berhembus.

Angin berbisik lirih di telinga malam,

menggenggam rindu yang terhempas dalam jiwa.

seperti ombak yang memecah di pantai,

rindu ini tak pernah pudar, tak pernah hilang.

Dalam setiap hembusan angin yang lembut,

ku rasakan kehangatanmu dalam pelukku.

rindu ini terhempas, namun tak terlupakan,

seperti cinta yang abadi, takkan pernah pudar.

Rindu yang terhempas angin, kini menjadi puisi,

mengalun indah dalam bait-bait yang tercipta.

seperti lukisan yang abadi di atas kanvas,

rindu ini akan selalu ada, takkan pernah pudar.(Andra Pratama waypanas)

NTB Ingin Jadi Daerah Yang Business Friendly


Mataram, Media Dinamika Global - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat ingin menjadi daerah yang ramah pada komunitas ekonomi dan bersahabat dengan pertumbuhannya. 

"Kami ingin menjadi pemerintah yang diurus bergaya corporative government agar tuning dan selaras dengan kalangan bisnis", ujar Gubernur HL Muhamad Iqbal dalam kegiatan buka puasa bersama pemangku kepentingan ekonomi dan pelaku bisnis di Pendopo, Senin (16/3/2026). 

Untuk itu, Gubernur mengatakan pemerintah provinsi siap menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi. Dirinya menyebut saat awal 2025, pemerintah mengakui banyak rencana pembangunan yang belum sesuai dengan rencana bisnis. 

"Jika kebutuhannya revisi rencana pembangunan maka kita akan proaktif memberikan dukungan pada investasi," tegasnya. 

Gubernur juga berharap dalam kegiatan ini para pelaku bisnis dapat memberikan pandangannya terkait perekonomian NTB dan pertumbuhannya sebagai upaya perbaikan dan peningkatan. 

Dirinya menyebut, benchmark RPJMD dengan visi misi Makmur Mendunia sebelum direvisi mengacu pada pertumbuhan 5,3 persen pada September 2024 sehingga Pemprov menetapkan target pertumbuhan 0,7 persen yang dinaikkan menjadi 6 persen di tahun 2025.

Sayangnya, crash yang terjadi di awal pemerintahan Iqbal Dinda disebabkan karena take off dari angka pertumbuhan minus 1,47 persen bukan 5,3 persen sesuai benchmark namun demikian berakhir dengan angka pertumbuhan 3,22 persen di tahun itu.

Gubernur mengingatkan, dari perspektif target 6 persen, pertumbuhan gagal dicapai namun dari perspektif target kenaikan dari 0,70 naik 4,69 dalam kurun waktu setahun.

"Mudah mudahan momentum kenaikan ini bisa sama sama kita jaga di tahun ini dengan target diatas 6 persen dengan tantangan faktor ekonomi global, nasional dan daerah," pungkasnya. 

Acara Buka Bersama yang diinisiasi Biro Ekonomi Pemprov NTB dihadiri pemangku kepentingan ekonomi, pelaku bisnis dan investor.

Redaksi |

Rapim Forkopimda - FKUB NTB, Gubernur Miq Iqbal Minta Agar Perkuat Toleransi pada Perayaan Idul Fitri - Nyepi 2026


Mataram, Media Dinamika Global — Menghadapi perayaan Hari Raya Nyepi umat Hindu yang waktunya berdekatan dengan malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri umat Islam, Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal memimpin langsung rapat koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTB di Ruang Rapat Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Senin (16/3/2026).

Rapat tersebut digelar untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan aman, tertib, dan tetap mencerminkan kuatnya tradisi toleransi masyarakat NTB.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Wakapolda NTB, Kabinda NTB, perwakilan Korem 162/WB, Lanal Mataram, Lanud ZAM, Ketua FKUB NTB, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia NTB, Kapolresta Mataram, Asisten I Setda Kota Mataram, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Dalam arahannya, Gubernur Miq Iqbal menegaskan, bahwa secara umum situasi keamanan dan kerukunan masyarakat di NTB dalam kondisi kondusif, namun tetap perlu dilakukan langkah antisipatif karena dinamika yang terjadi di daerah lain dapat mempengaruhi psikologi masyarakat.

“NTB sejak lama dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi. Kita ingin memastikan bahwa perayaan dua hari besar keagamaan ini justru menjadi momentum untuk menunjukkan wajah kerukunan dan kebersamaan masyarakat NTB,” ujar Gubernur.

Menurutnya, pengamanan dan pengelolaan kegiatan keagamaan tersebut merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak, baik pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, maupun masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Miq Iqbal juga menekankan pentingnya menghadirkan contoh nyata toleransi dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan.

Salah satu contoh yang disepakati adalah penghentian sementara musik atau sound system pawai ogoh-ogoh ketika waktu azan tiba, sebagai bentuk penghormatan kepada umat Islam yang sedang menunaikan ibadah.

Sebaliknya, ketika kegiatan pawai takbiran melintasi kawasan permukiman umat Hindu yang sedang menjalankan Catur Brata Penyepian, peserta takbiran juga diimbau tidak menggunakan pengeras suara secara berlebihan.

“Kita ingin toleransi itu tidak hanya menjadi slogan, tetapi terlihat nyata dalam kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Timeline Perayaan Keagamaan dalam rapat tersebut juga dipaparkan timeline pelaksanaan kegiatan keagamaan, yaitu:

- 18 Maret: Pawai ogoh-ogoh menjelang Hari Raya Nyepi

- 19 Maret: Hari Raya Nyepi (Catur Brata Penyepian)

- 19 atau 20 Maret malam: Pawai takbiran menjelang Idulfitri

- 20 Maret: Idulfitri bagi warga Muhammadiyah, dan 

- 21 Maret: Kemungkinan  Idulfitri Fitri sesuai hasil sidang istbat Kementerian Agama RI.

Karena sebagian wilayah di NTB belum terbiasa dengan tradisi ogoh-ogoh, terutama di beberapa kawasan di Pulau Sumbawa, Gubernur meminta agar dilakukan sosialisasi dan pengamanan yang lebih intensif.

Dalam rapat tersebut, unsur Forkopimda juga menyoroti munculnya sejumlah narasi di media sosial yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Kabinda NTB mengingatkan bahwa sejumlah narasi yang berkembang di media sosial terkait dinamika perayaan keagamaan di daerah lain berpotensi memicu sentimen negatif jika tidak disikapi secara bijak.

Karena itu, Gubernur Miq Iqbal menekankan pentingnya mengimbangi narasi negatif dengan pesan-pesan toleransi dan kebersamaan.

“Saya minta kita semua aktif membangun narasi positif bahwa NTB adalah daerah yang menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama,” ujar Gubernur.

Disiplin pelaksanaan dan pengawasan beberapa kesepakatan penting yang dihasilkan dalam rapat tersebut antara lain, pelaksanaan kegiatan harus disiplin terhadap waktu sesuai kesepakatan bersama.

Perlu dilakukan sosialisasi luas kepada masyarakat Hindu dan Muslim di seluruh wilayah NTB mengenai kesepahaman bersama dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan.

Aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban, seperti konsumsi minuman keras di ruang publik saat kegiatan ogoh-ogoh, tidak diperkenankan.

Penguatan pengawasan dan koordinasi di wilayah yang belum terbiasa dengan kegiatan ogoh-ogoh.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta memastikan ketersediaan dan distribusi BBM serta dukungan pasokan listrik selama berlangsungnya rangkaian perayaan keagamaan.

*Indeks Kerukunan NTB Tergolong Tnggi*

Dalam rapat tersebut, FKUB NTB juga memaparkan data Indeks Kerukunan Umat Beragama di Provinsi NTB yang menunjukkan angka 73,84, masuk kategori tinggi dan menuju sangat tinggi.

Rinciannya meliputi: Indeks toleransi: 87,44 (sangat tinggi)

Indeks kesetaraan: 81,19 (tinggi), Indeks kebersamaan: 52,88 (masih perlu diperkuat). Data tersebut menunjukkan bahwa secara umum masyarakat NTB memiliki tingkat toleransi yang sangat baik, meskipun masih perlu terus diperkuat dalam aspek kebersamaan sosial.

Gubernur Miq Iqbal juga  meminta agar sejumlah kesepakatan yang telah dibahas segera ditindaklanjuti dalam bentuk surat edaran dan langkah-langkah koordinatif di tingkat daerah.

Ia juga meminta agar pemerintah daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika memperkuat penyebaran pesan-pesan toleransi kepada masyarakat.

“NTB harus menjadi contoh bagaimana masyarakat yang berbeda agama dapat hidup rukun dan saling menghormati. Ini adalah warisan sosial yang harus terus kita jaga,” pungkasnya.

Redaksi |

Polda Lampung Bagikan 209 Paket Bingkisan Kepada Jurnalis Jelang Idul Fitri 2026.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Dalam rangka menyambut Idul Fitri 2026, jajaran Kepolisian Daerah Lampung membagikan sebanyak 209 paket bingkisan kepada para jurnalis yang bertugas meliput di lingkungan Polda Lampung. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, di ruang Jurnalis Polda Lampung, Senin 16 Maret 2026.

Perhatian ini sebagai bentuk apresiasi serta mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan insan pers.

Penyerahan bingkisan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan jurnalis yang sehari-hari melakukan peliputan di Mapolda Lampung. 

Ketua Jurnalis Polda Lampung, Koesmawati, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polda Lampung kepada para jurnalis. Ia menilai pemberian bingkisan tersebut tidak hanya sebagai bentuk kepedulian menjelang Idul Fitri, tetapi juga menjadi simbol eratnya hubungan antara kepolisian dan insan pers di Lampung.

Menurut Koesmawati, selama ini sinergi antara jurnalis dan Polda Lampung telah berjalan dengan baik dalam menyampaikan berbagai informasi kepada publik. Ia berharap kebersamaan dan komunikasi yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan dan semakin diperkuat ke depannya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Polda Lampung kepada para jurnalis. Semoga momentum menjelang Idul Fitri ini semakin mempererat hubungan silaturahmi dan kerja sama yang baik antara insan pers dengan jajaran kepolisian,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polda Lampung berharap hubungan kemitraan dengan para jurnalis dapat terus terjalin secara harmonis dan profesional, sehingga penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berlangsung secara cepat, akurat, dan terpercaya. (Fs/Red) 

Pengurus ORADO Bandar Lampung Melaksanakan Kejuaraan Cabang Selama Dua Hari.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Kejuaraan Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) yang dilaksanakan saptu,14 sampai minggu 15 Maret 2025 yang dilaksanakan di Gedung Graha Karya Provinsi Lampung dihadiri dan dibuka langsung oleh Jhon LBF selaku ketua Humas PB.ORADO.

Dalam sambutannya Jhon LBF mengaprisiasi pelaksaan JejurCap yang dilaksanakan pengurus ORADO Kota Bandar Lampung yang dinakhodai AKBP Viky Dzulkarnaen M.M.
Dijelaskanya, dengan KejurCap ini diharapkan akan lahir atlit-atlit Domino yang berasal dari Lampung.

Momen ini menurut Jhon LBF juga merupakan ajang silaturahmi bagi seluruh peserta, "mari kita bumikan ORADO, ORADO memintarkan indonesia". Tutup Jhon LBF.

Kehadiran Jhon LBF dalam KejurCap ORADO kota Bandar Lampung didampingi oleh Ketua ORADO Provinsi Lampung Ir. Budi Dharmawan ST.MT, beserta jajarannya, Bung Desca, Dr Rizki,Iqbal Ardiansyah,David M Serta Bung Imam.

Sementara Ketua ORADO kota Bandar Lampung AKBP Viky Dzulkarnain MM dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada PB ORADO, Jajaran Pengurus Provinsi Lampung, kepada seluruh pihak yang telah membantu pelaksanaan KejurCap, termasuk panitia pelaksana atas suport dan dukungan nya sehingga kejurCap dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar.

Sementara keluar sebagai juara dalam kegiatan KejurCap ORADO kota Bandar Lampung, juara 1 Haris Battani,Rohanto dari dari Club Way Mesuji, juara 2, H. Syaiful Antoni SH,ME, Andrianto dari Club Giber serta Juara 3, diduduki Evi Candra, Landa dari Club Uni Denai. Masing-masing pemenang mendapatkan medali,Sertifikat dan piagam serta uang pembinaan. ( Fs/Red) 

Andi Surya Dan Keluarga Tunaikan Zakat Mal Kepada Ribuan Mustahik Di UMITRA


Bandar Lampung  MMediadinamikaglobal.Id || etua Yayasan Universitas Mitra Indonesia (UMITRA) dan Global Surya Islamic School (GSIS), Dr. Andi Surya dan keluarga rutin setiap tahunnya menyalurkan ribuan amplop zakat maal di seluruh wilayah se-provinsi Lampung. 

Untuk wilayah kota Bandarlampung, amplop berisi uang tunai zakat maal disertai bekal takjil, penyerahannya di pusatkan di kampus UMITRA, Jl. Z.A. Pagar Alam No. 7, Gd. Meneng, Rajabasa, Kota Bandarlampung, Senin (16/3).

Dalam sambutannya, Andi Surya berharap agar zakat yang disalurkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di provinsi Lampung.

“Kami sekeluarga berharap zakat yang diserahkan hari ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di provinsi Lampung. Zakat Mal merupakan keharusan, setiap tahun, saya beserta keluarga menyerahkan zakat mal.mohon tidak dilihat nilainya tetapi dilihat dari rasa kekeluargaan sisi asih dan asuhnya,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Andi Surya juga menekankan bahwa menunaikan zakat merupakan salah satu wujud kepatuhan umat Muslim terhadap perintah Allah SWT. Selain itu, zakat juga berfungsi untuk membersihkan harta yang dimiliki, sehingga menjadi berkah bagi pemberi dan penerimanya.

Menghadapi tantangan sosial dan ekonomi di tengah masyarakat, Andi Surya berharap agar program zakat ini terus dilaksanakan dan dapat mengerahkan potensi zakat lebih luas lagi. Dengan demikian, berbagai program kesejahteraan masyarakat di provinsi Lampung dapat terus berkembang dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak yang dapat merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Dengan adanya penyaluran zakat ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan hidup, terutama bagi mereka yang berada di garis kemiskinan. Dr. H. Andi Surya beserta keluarga terus berupaya untuk menjalankan amanah zakat secara maksimal demi kesejahteraan bersama.

Pada kesempatan lain, salah satu penerima Zakat Maal, Narsini sangat bahagia atas berkah yang diterimanya melalui Zakat Mal Dr. H. Andi Surya beserta keluarga.

"Alhamdulillah saya menerima zakat mal dari keluarga Bapak Dr. H. Andi Surya. Semoga beliau selalu di limpahkan rejeki dan nikmat sehat agar terus selalu berbagi kepada masyarakat Lampung yang saat ini masih membutuhkan uluran tangan dari para dermawan seperti Bapak Andi Surya ini,"pungkasnya.
(Fs/Red) 

Dari Usia Dini, Kita Bentuk Generasi yang Tertib dan Sadar Lalu Lintas.


 Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Unit Keselamatan Lalu Lintas (Kamsel) Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tulang Bawang menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (POLSANA) yang penuh semangat pada Senin (16/03/2026) pukul 08.30 WIB bertempat di Pos Pengamanan Menggala. Kegiatan ini diikuti oleh 10 siswa TK ARROYAN Menggala sebagai "Reporter Cilik" serta didampingi oleh 5 guru.
 
Petugas pelaksana Aiptu Deny Ertanto, S.Pd., menyampaikan materi yang sangat bermanfaat bagi para siswa usia dini. Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi rambu-rambu lalu lintas, himbauan untuk selalu tertib berlalu lintas, serta pengenalan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Tak hanya itu, para siswa juga diajak belajar tentang liputan arus mudik Idul Fitri 1447 H agar sejak dini memahami dinamika lalu lintas pada masa-masa puncak.
 
Dalam keterangan resmi yang diterima Humas Polri, Kasat Lantas Polres Tulang Bawang AKP Ayu Tiara Kanchika, S.Tr.K., S.I.K., menyatakan tujuan utama kegiatan ini. "Kami ingin mengajak anak-anak untuk tertib lalu lintas sejak usia dini, agar mereka dapat memahami aturan dan rambu-rambu lalu lintas dengan baik. 

Sehingga terwujudkan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Tulang Bawang," ucapnya dengan penuh semangat.
 
Humas Polri menegaskan bahwa kegiatan POLSANA merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun hubungan baik antara polisi dengan masyarakat, terutama generasi muda, serta menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan lalu lintas sejak dini. (Fs/Red)