Media Dinamika Global: Hukum
Tampilkan postingan dengan label Hukum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hukum. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 September 2026

Perkuat Sinergi dan Pelestarian Lingkungan, Wabup Bima dan Kapolres Lakukan Penanaman Pohon Bersama


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, menghadiri sekaligus melakukan aksi penanaman pohon  bersama Kepala Kepolisian Resor Bima, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K. di Mako Polres Bima. Rabu (23/09/2026)

Penanaman pohon secara simbolis tersebut digelar dalam rangka memperingati Bakti Persada, menandai 34 Tahun perjalanan masa pengabdian perwira Alumni Akabri 1992 di berbagai lini kepemimpinan TNI maupun Polri yang tergabung dalam wadah "PERSADA".

Usai melakukan penanaman bibit pohon, Wakil Bupati Bima menekankan pentingnya merawat sinergitas dan kemitraan yang harmonis antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan seluruh instansi vertikal di wilayah Kabupaten Bima.

"Melalui koordinasi dan sinergi yang berjalan baik, berbagai program strategis pemerintah daerah maupun agenda kerja instansi vertikal dapat diselesaikan secara lancar dan mencapai target yang telah ditentukan," Ujar Wabup.

Lebih lanjut, dr. H. Irfan Zubaidy menyampaikan apresiasi atas inisiatif jajaran kepolisian dalam menggelar aksi penghijauan ini. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan melestarikan lingkungan hidup.

"Penanaman pohon ini merupakan wujud komitmen nyata jajaran kepolisian terhadap kelestarian lingkungan. Semoga pohon yang ditanam hari ini memberi manfaat ekologis yang panjang bagi masyarakat Bima," tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut turut diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Bima, unsur TNI, serta sejumlah undangan terkait. (Tim MDG/ADV)

Rabu, 23 September 2026

Bupati Bima Tekankan Integritas dan Pengabdian Calon Pimpinan BAZNAS ‎


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Bupati Bima Ady Mahyudi didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi, SE, Staf Ahli Bupati dan Asisten lingkup Sekretariat Daerah menghadiri pembukaan kegiatan Verifikasi Faktual berupa wawancara bagi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima periode 2026–2031 yang berlangsung Selasa (22/9) di ruang Rapat Forkopimda.

Dalam sambutannya, Bupati Bima menegaskan pentingnya menjaga integritas bagi setiap calon pimpinan BAZNAS. Ia berpesan agar lembaga zakat ini tidak hanya dipandang sekadar sebagai institusi pengumpul dana, melainkan sebagai wadah amal pengabdian kepada agama dan masyarakat.

"Jadikan BAZNAS bukan hanya lembaga pengumpul zakat, tapi jadikan sebagai amal pengabdian bagi agama," ujar Bupati Ady Mahyudi dalam pertemuan yang juga dihadiri Pimpinan BAZNAS Pembina Wilayah Provinsi NTB H. Syarifuddin, S.Ag., M.E, Ketua BAZNAS Provinsi NTB Dr. Lalu Muhammad Iqbal Murad, M.A., Kepala Bagian Pendampingan dan Advokasi Hukum M. Indra Hadi, M.H., serta Kepala Bagian Protokoler Deddy Sussantho dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bima H. Mujiburrahman, S.Ag.

Senada dengan hal tersebut, Pimpinan BAZNAS Pembina Wilayah Provinsi NTB, H. Syarifuddin, dalam arahannya saat membuka acara secara resmi, menekankan pentingnya manajemen tata kelola amil zakat yang baik dan berkeadilan. Ia juga mengingatkan agar pengelolaan zakat senantiasa berorientasi pada pemberdayaan dan bantuan langsung kepada fakir miskin.

"Pengelolaan zakat harus mengarah dan membantu orang miskin, karena itu adalah haknya orang miskin," ujar H. Syarifuddin dihadapan para pejabat teras Pemkab yaitu Bima Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bima Fatahullah, S.Pd., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Agus Salim, M.Si., Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Afifudin, SE., MM., para Kepala Bagian terkait di lingkup Setda Bima.

Verifikasi faktual ini merupakan tahapan akhir dari proses penjaringan calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima. Sebanyak 10 orang peserta mengikuti tahap wawancara mendalam yang dilakukan oleh tim penilai berjumlah 5 orang dari unsur BAZNAS Provinsi NTB dan pusat. Dari total peserta yang mengikuti tes wawancara tersebut, nantinya akan diseleksi dan dipilih 5 orang terbaik untuk memimpin BAZNAS Kabupaten Bima periode 2026–2031.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan plakat cinderamata secara resiprokal antara Pimpinan BAZNAS Pembina Wilayah Provinsi NTB. (Tim MDG/ADV)

Selasa, 22 September 2026

Spektakuler, KBO Narkoba Kota Bima Lakukan Pendekatan Humanis ke Semua Pihak


Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.- Salah satu Akademisi membicarakan tentang luar biasa atau Spektakuler, Kepala Bagian Operasional (KBO) Narkoba Kota Bima Lakukan Pendekatan Humanis ke Semua Pihak. Pendekatan itu tentunya merupakan implementasi dari cikal bakal sesuai dengan arahan Kapolri tentang Polisi Masyarakat. Kesempatan dan kesamaan Slogan tersebut, terus di geluti bahkan menjadi darah daging bagi Polri dalam menjalankan Tri Barata yakni Melayani, Mengayomi dan melindungi Masyarakat.

Ditemui oleh Salah satu Tokoh atau Akademisi dalam salah satu Perguruan Tinggi swasta di NTB Hafid Musa, S.H.,M.H diruang kerjanya menuturkan bahwa Polisi ini adalah teman atau sahabat bagi Generasi muda, Kemudian kepada Masyarakat adalah Polisinya Masyarakat (Polmas). Jadi, di semua kalangan mulai dari LSM, Akademisi, Media, maupun lainnya adalah sahabat baiknya.

Sebab, selama Puluhan Tahun jadi Polisi ini selalu saja menjadi Mitra di semua kalangan, baik kaya, maupun miskin. Tanpa membedakan suku, ras dan golongan, intinya kami selalu ada untuk menjalankan tugas dan fungsi Tri Barata kami yakni Mengayomi, melayani dan melindungi Masyarakat baik dalam keadaan suka maupun Duka. Tuturnya 

Demikian juga halnya dengan Tugas dan Fungsinya sebagai Pelayan Masyarakat, menjadikan Nomor Satu sehingga Apapun Keluhan, atau aspirasi masyarakat demi kebaikan dan terwujudnya Visi dan Misi Polri serta menjalankan Amanat Konstitusi dan arahan dari Presiden RI Bapak H. Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Pungkasnya

Sementara itu, Ketua Umum Wilayah Indonesia LSM Detektif Investigasi Indonesia (LDII) Ryan AR-Sultan pada Media itu menuturkan rasa apresiasinya terhadap Kinerja Polisi perlu di perhatikan terhadap jasanya sehingga apapun masalah dan program Polisi adalah Mitra Baik dalam rangka meningkatkan Pelayanan Publik terutama dari sektor Humanis serta penegakan hukum dan lainnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa LSM dan Polisi Baik itu merupakan Mitra Strategis dalam segala hal, terutama meningkatkan Pelayanan Publik dan penegakan Supremasi Hukum serta penindakan. Ungkapnya.(Team).

Minggu, 20 September 2026

13 Kampung Nelayan Merah Putih Kabupaten Bima Mulai Dibangun


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Sebanyak tiga belas Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari 16 usulan lokasi/desa pesisir yang diusulkan untuk ditetapkan sebagai calon Lokasi Pembangunan KNMP. disetujui oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI satu diantaranya ditetapkan sebagai KNMP Hub (Utama) yaitu Desa Rompo - Langggudu.

"Kehadiran Program strategis KNMP ini ditujukan untuk memperkuat sektor perikanan, menggerakkan perekonomian, mendorong kemandirian, peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir, melalui pembangunan infrastruktur pendukung usaha perikanan terintegrasi dari hulu ke hilir". Ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Tajuddin, SH., M.Si Jumat (18/9)

Wujud Komitmen untuk menghadirkan program nasional tersebut, diperkuat melalui pemaparan secara langsung potensi sektor kelautan dan perikanan oleh Bupati Bima Ady Mahyudi yang didampingi Kadis Kelautan dan Perikanan Tajuddin, SH., M.Si serta Kabid terkait dihadapan Menteri Kelautan dan Perikanan beserta para Dirjen kementerian tersebut Februari 2026.

Pemkab Bima Kemudian menyerahkan dokumen sesuai persyaratan yang mencakup ketersediaan lahan hasil kesepakatan tim desa yang diperkuat oleh tim Kabupaten dengan melibatkan OPD terkait termasuk BPN Kabupaten Bima". Jelas Tajuddin. Usulan tersebut selanjutnya mendapat respon positif Kementerian KKP dan telah menurunkan tim untuk melakukan survei kelayakan yang disusul oleh tim Topografi pada lokasi sasaran .

Tahapan pembangunan KNMP diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat di lokasi kegiatan pada Awal Agustus 2026 dan pembangunan tahap pertama infrastruktur dasar KNMP awal September 2026 dan ditargetkan selesai akhir Desember 2026 oleh Tim pelaksana /perusahaan yang telah ditetapkan oleh Kementerian KKP RI, didampingi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima. 

Selanjutnya, akan dilanjutkan tahap pekerjaan pengadaan kapal, alat tangkap dan barang – barang kebutuhan nelayan yang menyerap total dana lebih dari Rp. 50 miliar, belum termasuk desa Piong, desa Sangia dan desa Lambu yang masih menunggu penetapan lebih lanjut.

Di tempat terpisah, Bupati Bima berharap, program ini akan berdampak baik, khususnya bagi masyarakat pesisir karena juga akan melibatkan masyarakat lokal sebagai tenaga kerja tertentu, dan menggunakan bahan dan material lokal yang berada diwilayah masing-masing. (Tim MDG/ADV)

Kamis, 10 September 2026

Warga Keluhkan Pajak Mencekik, Biaya Balik Nama Sertifikat di Kota Bima Tembus Rp26 Juta


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Keluhan muncul dari masyarakat Kota Bima terkait tingginya biaya balik nama sertifikat tanah. Seorang warga mengaku harus merogoh kocek hingga Rp26,7 juta untuk proses balik nama sebidang tanah seluas 545 m2.

“Ya Allah... dengga wau balik nama, pajak ausi makarakaraneee ndakeeee,’ keluh warga di sosial media akun facebook Asni Sape, Rabu (9/9/2026). 

Berdasarkan rincian yang disampaikan, biaya terbesar berasal dari pajak. Rinciannya, jasa Notaris/PPAT Rp5 juta, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Rp14,5 juta yang dibayar ke BPKAD, dan Pajak Penghasilan (PPh) Rp7,25 juta.

“Total biaya 26 juta 750 ribu. Uang yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan sertifikat balik nama,” ujarnya.

BPHTB dan PPh menjadi komponen yang paling besar dalam proses balik nama. BPHTB dikenakan 5% dari nilai perolehan, sementara PPh 2,5% menjadi kewajiban penjual. 

Tingginya NJOP di Kota Bima disebut menjadi salah satu faktor yang membuat BPHTB membengkak. Belum lagi biaya jasa notaris dan biaya administrasi di BPN yang belum termasuk dalam hitungan di atas.

Warga berharap Pemerintah Kota Bima melalui BPKAD dapat memberikan sosialisasi dan keringanan, terutama bagi masyarakat kecil yang ingin mengurus legalitas tanahnya.(Sekjend MDG)

Senin, 07 September 2026

Sekda Kabupaten Bima Buka Kegiatan Profiling ASN


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Selama 4 hari mulai tanggal 7 sampai dengan 10 September 2026, sebanyak 750 Pegawai Negeri Sipil yang mengabdi pada sejumlah perangkat daerah dan telah memenuhi persyaratan, mulai mengikuti tahapan profiling yang dibagi dalam beberapa sesi. Pada hari pertama Senin (7/9) 200 peserta yang dibagi dalam dua sesi mengikuti profiling tersebut.

Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE yang didampingi Kepala Unit Penyelenggara Seleksi Calon dan Penilaian Kompetensi Pegawai Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara (UPSCPKP BKN/UPT BKN) Mataram Waisul Kurnani, S.Sos., M.Si, Sekretaris BKD dan Diklat Laily Ramadhani,S.STP,. MM dan kepala bidang terkait membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Adel dalam arahannya mengungkapkan peserta yang mengikuti profiling mengacu kepada hasil analisa jabatan dan analisa beban kerja yang dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Bima.  

 "Profiling ASN merupakan bagian penting dalam manajemen talenta yang ditujukan bagi pemetaan potensi dan kompetensi ASN. Memastikan kebijakan manajemen ASN berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil.

Langkah ini penting dilakukan kata Adel sebagai basis data utama dalam menentukan promosi, mutasi, penempatan jabatan (the right man on the right place), serta pengembangan karier. Ini merupakan prasyarat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berdaya saing". Tutupnya.

Kepala UPSCPKP BKN/UPT BKN Mataram Waisul Kurnani, S.Sos., M.Si. dalam pengantarnya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan dari pemerintah Kabupaten Bima yang memanfaatkan unit kerja yang dipimpinnya sebagai lembaga yang melakukan profiling.

Peserta akan digali kompetensi lanajerial dan sosial kultural, Tes Potensi untuk menilai kapasitas diri dan pola pikir, Literasi Digital serta penilaian kinerja.

Terkait pelaksanaan profiling, hasil dan nilai Profiling bisa lngsung diketahui oleh peserta dan dapat diakses melalui APK MyASN". Jelasnya. (Tim MDG/ADV)

Pemkab Bima Sampaikan Penjelasan Rancangan KUA-PPAS Perubahan TA. 2026


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Rapat Paripurna ke-2 DPRD Kabupaten Bima Masa Sidang III Tahun Sidang 2026 yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bima Muh. Erwin, S.IP., M.IP yang didampingi Wakil Ketua III M. Nazarudin, SH Senin, (7/9/2026) membahas penyampaian penjelasan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Bupati Bima yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Fatahullah S.Pd dalam pemaparannya di hadapan para anggota DPRD dan kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Bima menjelaskan rancangan anggaran Perubahan tersebut merupakan bentuk penyesuaian terhadap dinamika pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 yang sedang berjalan. 

"Penyesuaan ini mencakup proyeksi pendapatan daerah, efisiensi belanja dan sinkronisasi program prioritas agar tetap sejalan dengan RPJMD Kabupaten Bima, yang diselaraskan dengan kapasitas fiskal terkini". Jelasnya.

Pada tahun ini, Kabupaten Bima memperoleh tambahan dana transfer yang cukup besar, di antaranya insentif fiskal sebesar Rp 2 milyar dari Kementerian Dalam Negeri atas prestasi sebagai peraih penghargaan terbaik kedua dalam pengendalian inflasi tingkat kabupaten/kota untuk wilayah Nusa Tenggara Maluku dan tambahan Dana Alokasi Umum dan penyaluran kurang bayar Dana Bagi Hasil sebesar Rp277 miliar.

Aspek lainnya yaitu pengalokasian kembali anggaran belanja daerah yang dilakukan secara proporsional dan terukur dengan tetap memprioritaskan pemenuhan layanan dasar serta peningkatan infrastruktur strategis yang berdampak langsung pada perputaran roda ekonomi warga.

Disamping itu, dilakukan penyesuaian pembiayaan daerah melalui pengelolaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya untuk menutup defisit anggaran dan membiayai program mendesak". Terang Fatahullah.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Bima ini juga dalam penjelasannya di hadapan sidang paripurna memaparkan gambaran proyeksi komponen pendapatan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026, dimana pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 2,15 triliun.

Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar Rp 264,3 milyar dari PAD Rp 229,2 milyar, pendapatan transfer sebesar Rp 1.91 triliun dan lain-lain pendapatan Rp 8,94 milyar atau 14,01% dari APBD Murni 2026 sebesar Rp 1,88 triliun 

"Komponen belanja daerah direncanakan sebesar Rp 2,21 triliun mengalami kenaikan Rp 231,7 milyar atau 11,66% dari APBD Murni 2026 sebesar Rp1,98 triliun. Komponen ini mencakup Belanja Operasi Rp1,789 triliun, Belanja Modal Rp129, 54 milyar, Belanja Tidak Terduga Rp 5,5 milyar dan Belanja Transfer Rp 293,71 milyar

Sementara, penerimaan pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp 68,41 milyar dan pengeluaran pembiayaan untuk penyertaan modal pemerintah daerah pada BUMD direncanakan tetap sebesar satu milyar rupiah.

Menutup pemaparannya, Fatahullah berharap melalui dukungan, masukan, dan saran konstruktif dari pimpinan serta segenap anggota dewan, pembahasan rancangan perubahan ini dapat berjalan lancar dan tepat waktu demi kepentingan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima. (Tim MDG/ADV)

Senin, 31 Agustus 2026

Seorang Pria Nekat Nyebrang Laut, Berhasil Digagalkan Warga Menggunakan Perahu


Sila Bima. Media Dinamika Global.Id.-Seorang Pria Nekat Nyebrang Laut, Berhasil Digagalkan Warga Menggunakan Perahu. Informasi yang diperoleh akibat banyak masalah pribadi terutama masalah utang dan lainnya, sehingga aksi Nekat tersebut dilakukan agar semua masalah dapat di selesaikan, namun upaya tersebut berhasil diselamatkan oleh Warga sekitar kejadian. Kejadian tersebut bermula saat Ia sudah tak mampu menyelesaikan masalah yang dihadapinya terutama masalah ekonomi dan lainnya.

Aksi nekat seorang pria yang berenang menuju tengah laut di perairan Desa Nggembe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, berhasil digagalkan warga, Senin pagi (31/8/2026). Warga yang melihat aksi tersebut langsung mengejar menggunakan perahu hingga berhasil mengevakuasi pria itu dalam kondisi selamat.

Kapolsek Bolo Iptu M. Sofyan Hidayat membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, identitas pria itu masih ditelusuri karena barang pribadinya hanyut terbawa arus. Polisi hanya mengamankan sepeda motor Yamaha Jupiter Z hitam bernomor polisi DR 4087 CA yang diduga milik korban.

Saat diajak berkomunikasi, pria yang mengaku berasal dari Sumbawa itu menyebut tengah menghadapi tekanan hidup dan persoalan finansial, termasuk masalah utang.

Saat ini, korban telah diamankan di Mapolsek Bolo untuk mendapat penanganan dan perlindungan lebih lanjut. Polisi mengimbau keluarga atau masyarakat yang mengenal pria tersebut maupun pemilik kendaraan agar segera menghubungi Polsek Bolo.

Rabu, 26 Agustus 2026

Resmi Lapor Polisi, Guru SMPN 2 Monta Mengaku Korban Penganiayaan, Kepsek Ancam Pecat


Monta Bima. Media Dinamika Global.Id.-Resmi Lapor Polisi, Guru SMPN 2 Monta Mengaku Korban Penganiayaan, Kepsek Ancam Pecat. Seorang guru PPPK Paruh Waktu di SMPN 2 Monta, Kabupaten Bima, mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan oleh seorang wali murid saat berusaha melindungi siswa yang menjadi korban pengeroyokan di lingkungan sekolah.

Korban melalui suaminya juga mengaku mendapat ancaman akan dikeluarkan dari sekolah oleh kepala sekolah setelah memilih menempuh jalur hukum. Jika benar, kondisi ini menjadi ironi bagi dunia pendidikan, karena guru yang menjalankan tugas justru merasa tidak memperoleh perlindungan.

Di tengah mencuatnya kasus ini, beredar informasi bahwa terduga pelaku penganiayaan disebut-sebut akan maju sebagai calon Kepala Desa Waro. Informasi tersebut masih memerlukan pembuktian dan klarifikasi dari pihak yang bersangkutan, namun telah menjadi perhatian publik di tengah proses hukum yang sedang berjalan.

Masyarakat kini menanti sikap tegas dan penjelasan resmi dari Kepala SMPN 2 Monta, Polsek Monta, Dinas Pendidikan Kabupaten Bima, serta Polres Bima. Penanganan perkara ini harus dilakukan secara transparan, profesional, dan bebas dari segala bentuk intervensi agar keadilan benar-benar dapat ditegakkan.

Guru harus dilindungi, bukan diintimidasi. Hukum harus berdiri di atas semua kepentingan.(Ded).

Jumat, 21 Agustus 2026

Sekda Kabupaten Bima Sampaikan Penjelasan atas KUA dan PPAS T.A 2027


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Bupati Bima yang diwakili Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE Kamis (20/08) membacakan Penjelasan Bupati Bima terkait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 di hadapan Rapat Paripurna Ke-10 Masa Sidang II Tahun Sidang 2026 yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Bima Diah Citra Pravitasari, S.IP di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Bima.

Penyampaian dokumen KUA dan PPAS merupakan tahapan krusial dalam siklus penyusunan APBD, yang berfungsi sebagai acuan strategis dalam perencanaan pembangunan daerah untuk tahun anggaran 2027 dengan arah kebijakan keuangan daerah tahun 2027 meliputi 3 (Tiga komponen) utama, yaitu pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah.

"Tahun 2027 akan menjadi momentum krusial bagi kita untuk membuktikan bahwa program-program pembangunan yang telah dicanangkan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Bima". Ubgkap Adel.

Sejalan dengan arahan kebijakan fiskal tahun 2027, pemerintah daerah menyusun rancangan KUA dan PPAS T.A 2027 dengan memprioritaskan penggunaan belanja daerah untuk mendorong penguatan reformasi birokrasi yang berorientasi hasil, peningkatan SDM manusia Bima yang berkemajuan dan berdaya saing, infrastruktur dasar dan infrastruktur pendukung kawasan strategis, kemandirian ekonomi berbasis kawasan strategis dan komoditas unggulan". 

Secara khusus kebijakan anggaran tahun 2027 akan dititik beratkan pada beberapa sektor krusial antara lain peningkatan kualitas infrastruktur daerah yang inklusif dan menunjang pertumbuhan ekonomi, penguatan kualitas SDM melalui pemantapan sektor pendidikan dan layanan kesehatan, peningkatan ekonomi lokal dengan memperkuat sektor pertanian peternakan perikanan dan UMKM berbasis potensi unggulan daerah serta reformasi birokrasi melalui integrasi layanan publik berbasis digital". 

Jelas Sekda pada rapat paripurna yang dihadiri pejabat Eselon II Eselon III perangkat daerah lingkup Pemkab Bima tersebut.

Kami Berharap, proses pembahasan rancangan kua dan ppas tahun anggaran 2027 ini dapat berjalan lancar, konstruktif, dan tepat waktu. Demi kepentingan seluruh masyarakat kabupaten bima yang kita cintai.” kata Sekda Adel menutup penyampaiannya.

Setelah penyampaian penjelasan, selanutnya pembahasan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bima untuk menyepakati kerangka anggaran yang akan dituangkan dalam dokumen APBD 2027. ( Tim/ADV)

Bupati Bima Launching Tahapan Pilkades Serentak


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Penarikan tirai papan informasi Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak secara bergelombang di Kabupaten Bima oleh Bupati Bima Ady Mahyudi yang hadir bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kabupaten Bima di aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bima Jumat (21/08/2026) menandai dimulainya seluruh tahapan Pilkades serentak di Kabupaten Bima.

Bupati Bima yang hadir bersama Sekda Adel Linggi Ardi, SE Inspektur Iwan Setiawan, SE, Asisten Pemerintahan dan Kesra Fathullah,S.Pd, para Kepala Perangkat Daerah dan Camat se-kabupaten Bima dalam arahannya kepada para kepala desa dan Ketua BPD yang menghadiri launching tersebut mengatakan, Pilkades yang akan dilaksanakan pada tahun 2027 ini merupakan yang pertama dalam kepemimpinan Ady Irfan. Langkah ini penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bermartabat dari tingkat desa, Kecamatan hingga tingkat kabupaten. 

"Kepala Desa terpilih nantinya harus mampu mengelola potensi desa, memperkuat pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat dan menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

Oleh karena itu, kepada panitia penyelenggara dan BPD agar menjaga netralitas, independensi dan profesionalisme. Laksanakan seluruh tahapan berdasarkan ketentuan yang berlaku dengan menjunjung tinggi kejujuran keadilan dan keterbukaan. 

Kepada aparat keamanan dan pemerintah Kecamatan, diminta untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dan mengantisipasi setiap potensi kerawanan sejak dini.

Terkait pendanaan seluruh tahapan Pilkades, Bupati memastikan kondisi keuangan pemerintah daerah mampu untuk membiayai tahapan demokrasi di tingkat desa tersebut. "Dana DAU kemungkinan untuk mendukung penyelenggaraan Pilkades Serentak Bergelombang di Kabupaten Bima". Jelas Bupati.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bima Drs. H. Masykur MM dalam laporannya memaparkan Sesuai amanat Perda Nomor 1 Tahun 2026 tentang tata cara pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian kepala desa, penyelenggaraan Pilkades dilaksanakan oleh panitia pemilihan tingkat desa yang keanggotaannya terdiri dari unsur perangkat desa, tokoh masyarakat dan lembaga kemasyarakatan desa yang bertugas secara teknis operasional dalam penyelenggaraan pemilihan kepala desa di Desa 

Sementara pada tingkat kabupaten, keanggotaannya terdiri unsur Forkopimda dan perangkat daerah terkait, bertugas menyusun perencanaan, pelaksanaan monitoring dan evaluasi dan fasilitasi penyelesaian sengketa yang dihadapi dalam Pilkades.

 Mengingat dinamika kerap muncul dalam beberapa tahapan Pilkades maka diperlukan sinergitas dan kerjasama semua pihak tidak hanya kepanitiaan tingkat desa tapi juga panitia tingkat kabupaten, aparat TNI polri serta kesadaran masyarakat yang berhak memilih untuk memilih pemimpin dengan sikap yang jujur dan adil". Harap H. Masykur.

Sebagaimana diketahui, pada gelombang I, Pilkades diselenggarakan bagi 57 kepala desa yang akan berakhir pada saat jabatan 25 Januari 2027 mendatang. Demikian halnya Pilkades Gelombang II tahun 2027 bagi Kades yang akan berakhir masa jabatannya tahun 2028 (Tim/ADV).

Pemkab Bima Dukung Pembangunan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Kunjungan Bupati Bima Ady Mahyudi ke lokasi pembangunan infrastruktur gedung pusat kegiatan dakwah Muhammadiyah Kabupaten Bima di Desa Bre jalan lintas Dore - Talabiu kecamatan Palibelo Kamis 20 Agustus 2026 menegaskan kembali komitmen Pemerintah Kabupaten Bima dalam mendukung pembangunan infrastruktur penting bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat Kabupaten Bima tersebut.

Bupati Bima dalam momen Tancap Tiang Pertama Pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah  juga dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bima Ust. H. Jubair S.Ag dan jajaran pimpinan daerah organisasi tersebut dalam sambutannya sesaat sebelum melakukan pengecoran gedung dakwah mengungkapkan, "pemerintah daerah mengapresiasi keinginan keluarga Muhammadiyah untuk mendirikan bangunan pusat dakwah. Pemerintah daerah akan mendukung penuh ikhtiar tersebut. Karena aspirasi dan harapan warga Muhammadiyah Kabupaten Bima juga menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Bima". Terangnya. Kamis (30/08/26)

Terkait harapan Pimpinan Daerah Muhammadiyah agar aset tanah Pemkab Bima yang lokasinya bersebelahan dengan gedung yang akan dibangun dapat dihibahkan, pada prinsipnya aspirasi tersebut dipertimbangkan dan menjadi perhatian pemerintah daerah namun terlebih dahulu tim appraisal makan survei untuk menentukan nilai aset dan bantuan tersebut diberikan kesehatan yang berlaku". Jelas Bupati.

Sementara itu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bima H. Jubair mengungkapkan, kehadiran infrastruktur gedung dakwah Muhammadiyah yang didirikan di atas lahan seluas 10 are dan berlantai tiga merupakan rahmat bagi perekonomi dan seluruh masyarakat. Dengan berdirinya gedung dakwah ini, ke depan dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi di ibukota dan sekitar mengingat selain berfungsi sebagai tempat dakwah, juga dapat menjadi tempat penginapan bagi para tamu". Jelas H. Jubair. (Tim/ADV).

Selasa, 18 Agustus 2026

Desak Bupati Bima Copot Kabid Dafdik dan Kabid PIAK Dukcapil Kab Bima, Oleh Koalisi LSM Merah Putih Nusantara


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Desak Bupati Bima Copot Kabid Dafdik Dukcapil Kab Bima, Oleh Koalisi LSM Merah Putih Nusantara. Koalisi Merah Putih Nusantara ini terdiri dari Gabungan LSM yang ada di Kota dan Kabupaten Bima, yakni LSM Detektif Investigasi Indonesia (LDII), LSM Dinamika Global NTB (LDG NTB), Lembaga Investigasi Nusantara (LIN) dan Solidaritas Pers Indonesia (SPI) 

Pagi tadi sekitar pukul 10.45 Wita telah Mendatangi Kantor Dukcapil Kab Bima untuk Memasukan Surat tertanggal 18 Agustus 2026 tentang Pengaduan Dugaan Maladministrasi dan Permohonan Mutasi Kabid Dafdik dan Kabid PIAK Dukcapil Kab Bima yang ditujukan kepada Bapak Bupati Bima, kemudian tembusannya disampaikan kepada Wakil Bupati Bima, Sekda Kab Bima, Inspektur Kab Bima, Kepala BKPSDM Kab Bima, Kepala Dinas Dukcapil Kab Bima dan Ombudsman RI Perwakilan NTB di Mataram.

Koalisi LSM. Merah Putih Nusantara tersebut telah lama menerima pengaduan dari Masyarakat terutama sekali terkait dengan  masalah-masalah Pelayanan Publik sebagaimana diatur dalam UU No 25 Tahun 2009, UU No.20 Tahun 2003 tentang ASN dan PP No.94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS

Dalam Surat tersebut, berdasarkan hasil Pantauan dan Pengaduan Masyarakat dan hasil Investigasi kami, ditemukan banyak indikasinya diantaranya adalah Dugaan Maladministrasi, Dugaan Pelanggan Disiplin. Kemudian terkesan Pelayanan berjalan lambat, Berbelit-belit, dan tidak sesuai SOP bahkan akibat dari itu, salah satu Oknum Kabid Dafdik Dukcapil Kab Bima  telah resmi dilaporkan ke Polres Bima dengan Nomor : P/874/XII/2025/SPKT/Res Bima/NTB terkait Dugaan tindak Pidana Penggelapan dan Penghinaan.

Karena itu, kami selaku Koalisi LSM Merah Putih Nusantara Mendesak Bupati Bima agar segera Mencopot Oknum tersebut, karena dianggap mencoreng Nama Baik Bupati Bima akibat membuat aturan yang diluar dari aturan yang sebenarnya. Dan menghambat persoalan Pelayanan Publik seperti pembuatan Dokumen Penting yang di miliki oleh Masyarakat.

Selain itu, Yang menjadi kejanggalan pada program dinas kependudukan dan pencatatan sipil kab.bima selama hadirnya Kabid  PIAK tidak ada perubahan yang jelas tentang peralatan kebutuhan pelayanan disdukcapil serta program yang di bentuk sejak tahun 2021 awal menjabat sebagai Kabid PIAK tidak berjalan sesuai SOP yang di rencanakan. 

Program yang di sampaikan hanya simbol Sosialisasi bohong terhadap masyarakat. Yang pertama (1) Program Aplikasi LAMBA RASA, Program ini tujuan sasaran  mempercepat pelayanan dengan sistem online dan bekerja sama dengan pemdes di seluruh kab.bima. Akan tetapi program ini hanya simbolnya saja dan tidak berjalan sampai saat ini.,bicara anggaran program ini yang di laporkan kurang lebih 100 juta 

Terus yang kedua (2) program aplikasi ARSIP ONLINE. terbukti jelas di ruangan arsip disdukcapil kab.bima tidak ada aktivitas pegawai yang bekerja sebab peralatan tidak ada dan anggarannya jg tidak jelas.

Dan yang ketiga (3) tentang website Dinas yang tertera itu tidak aktif atau tidak bejalan dan bisa saja di cek kebenarannya, belum lagi tentang alat2 pelayanan itu masih banyak yang kurang dan masih pakai alat yang lama. Ujar salah seorang Ketua Umum Koalisi LSM Merah Putih Nusantara Rhyan Ardhiyat 

Ia menegaskan, apabila Bapak Bupati Bima tidak merespon permasalahan yang sangat krusial ini, maka kami akan melakukan konsolidasi internal untuk melaporkan semua yang ada kaitannya dengan Kegiatan ini. Tegasnya 

Hingga Berita ini diturunkan, kami masih menunggu Konfirmasi dari Para Pihak agar Berita ini Berimbang.(Team).

Jumat, 14 Agustus 2026

Tegang, Penggeledahan Kantor Desa Tekasire, Kec Manggelewa, Kabupaten Dompu, NTB, oleh Tim penyidik Kejari Dompu


Manggelewa. Media Dinamika Global.Id.-Tegang, Penggeledahan Kantor Desa Tekasire, Kec Manggelewa, Kabupaten Dompu, NTB, oleh Tim penyidik Kejari Dompu berujung tegang.

Sekitar ratusan warga mendatangi & kepung kantor desa ketika penyidik menggeledah ruangan. Penggeledahan tersebut berkaitan dgn penyelidikan dugaan korupsi pengadaan tanah utk lapangan sepak bola Desa Tekasire tahun anggaran 2024.

Kedatangan warga terjadi secara spontan, & mereka memprotes langkah kejaksaan dan Inspektorat yg mempersoalkan proses pengadaan tanah tersebut.

Warga beralasan tanah yang menjadi objek pengadaan itu nyata & selama ini digunakan masyarakat sebagai lapangan sepak bola. & ketegangan meningkat ketika sejumlah penyidik hendak keluar dari kantor desa.

Saat keluar kantor desa, jaksa mbawa sebuah boks berwarna putih yang diduga berisi dokumen hasil penggeledahan. Namun, boks tersebut kemudian direbut warga.

Penyidik sempat berupaya mempertahankan boks tersebut. Akan tetapi, jumlah warga yang lebih banyak membuat boks itu akhirnya dikuasai massa.

Warga kemudian mbuka boks & mengeluarkan sejumlah berkas. Sebagian dokumen dilaporkan dihamburkan, bahkan ada yang disobek.(Nas)

Kamis, 13 Agustus 2026

Rangkap Jabatan Jadi Pintu Benturan Kepentingan, KAI Lobar: Jangan Borong Semua Kursi Kekuasaan!

Ketua DPC KAI Kabupaten Lombok Barat,
Sudirman, SH., MH., CPM, (Ist/Surya)

MATARAM, Media Dinamika Global -Perebutan kursi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB mulai menuai kritik keras. Ketua DPC Kongres Advokat Indonesia (KAI) Kabupaten Lombok Barat, Sudirman, SH., MH., CPM, mengingatkan para pejabat publik agar tidak tergoda merangkap jabatan, terutama dalam organisasi olahraga yang akan bersentuhan dengan kepentingan dan anggaran besar menghadapi PON.

Menurut Sudirman, rangkap jabatan bukan persoalan administrasi atau perebutan posisi. Jika jabatan pemerintahan sekaligus jabatan organisasi dipegang oleh orang yang sama, potensi benturan kepentingan dan penyalahgunaan kewenangan dinilai semakin terbuka.

Mengutip pandangan pakar hukum pidana Ganjar Laksamana dalam sebuah diskusi terbuka.

“Salah satu persoalan besar bangsa ini adalah benturan kepentingan. Salah satu bentuk benturan kepentingan itu adalah rangkap jabatan,” ujar Sudirman saat diwawancara di Mataram, Selasa (12/8/2026).

Sudirman menilai pejabat pemerintah dan legislatif semestinya berada pada posisi sebagai pengawal, pengawas, dan pendorong kebijakan. Bukan ikut memburu seluruh ruang kekuasaan yang tersedia.

Ia mengingatkan bahwa persoalan menjadi jauh lebih sensitif ketika jabatan organisasi olahraga berkaitan dengan pengelolaan anggaran pemerintah.

“Kalau kita mengacu pada UU Korupsi, di situ dijelaskan ada peluang karena jabatan. Kursi yang rawan korupsi tidak jauh dari hubungan dan koneksi,” tegasnya.

Menurutnya, praktik korupsi sering kali tidak berdiri sendiri. Relasi, kedekatan, kewenangan, serta akses terhadap sumber daya dapat menciptakan ruang yang rawan disalahgunakan.

“Korupsi jarang dilakukan oleh orang yang tidak saling kenal. Paling sering justru oleh orang-orang dekat. Di situlah bahayanya rangkap jabatan,” katanya.

Ketua KONI Jangan Jadi Perpanjangan Kekuasaan

Sorotan Sudirman kemudian mengarah langsung pada dinamika perebutan kursi Ketua KONI NTB.

Ia mempertanyakan kepantasan pejabat yang masih aktif dalam pemerintahan apabila ikut berebut posisi strategis di organisasi olahraga.

“Perebutan kursi KONI ini sebagai persiapan PON akan memunculkan berbagai persoalan baru di NTB kelak. Jika para pejabat di negeri ini saling berebut menjadi Ketua KONI sementara masih menjabat di pemerintahan, ini rawan,” tegasnya.

Sudirman bahkan menyebut fenomena tersebut berpotensi membentuk kesan publik bahwa pejabat tidak puas hanya dengan satu sumber kekuasaan.

“Publik akan terkesan bahwa para pejabat di NTB ini haus kekuasaan dan ingin memborong semua jabatan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi peringatan keras agar proses pemilihan Ketua KONI tidak berubah menjadi arena memperluas jejaring kekuasaan.

Serahkan kepada Profesional dan Pihak Netral

Sudirman menawarkan solusi sederhana: kursi Ketua KONI sebaiknya diberikan kepada pihak yang profesional, independen, dan tidak sedang memegang jabatan pemerintahan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

“Berikan Ketua KONI ini kepada pihak lain yang tidak ada kaitan dengan rangkap jabatan di pemerintah. Posisinya netral saja. Mereka para pejabat cukup mengawal dan mengawasi,” sarannya.

Menurut dia, langkah tersebut justru dapat melindungi pejabat pemerintah dari potensi persoalan hukum di kemudian hari.

Apalagi, organisasi olahraga akan berhadapan dengan pengelolaan anggaran dan persiapan agenda besar seperti PON. Jika kemudian muncul persoalan hukum terkait penggunaan anggaran, jabatan rangkap dapat menjadi persoalan tersendiri.

“Kalau Ketua KONI dipegang oleh pihak swasta atau profesional, maka para pejabat tinggi di NTB bisa langsung mengawal dan mengawasi tanpa terbentur aturan. Sebab tidak jarang para pejabat terdampak hukum karena memegang rangkap jabatan,” jelasnya.

Pejabat Tak Perlu Berburu Jabatan

Sudirman yang juga Direktur LBH Komnas HAM NTB itu menegaskan bahwa pejabat publik seharusnya tidak perlu mencari tambahan kekuasaan melalui organisasi di luar tugas pemerintahan.

Tugas mereka, kata dia, adalah memastikan kebijakan berjalan, anggaran diawasi, dan pembangunan daerah memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jauhkan diri dari rangkap jabatan. Fokus pada tugas pokok, awasi, dan dorong kemajuan,” pesannya.

Ia berharap pemilihan Ketua KONI NTB tidak sekadar menjadi pertarungan nama besar, jabatan, maupun pengaruh. Lebih dari itu, proses tersebut harus menghasilkan kepemimpinan yang profesional, transparan, dan mampu menjaga organisasi olahraga dari kepentingan politik maupun konflik kepentingan.

Sebab, menurut Sudirman, KONI bukan panggung untuk menambah kekuasaan pejabat. KONI adalah rumah olahraga yang seharusnya berdiri di atas kepentingan atlet, prestasi, dan masyarakat.

Dengan menyerahkan kepemimpinan kepada figur yang netral dan profesional, ia berharap persiapan olahraga NTB menuju PON dapat berjalan lebih bersih, transparan, serta terhindar dari potensi benturan kepentingan.

Redaksi |

Selasa, 11 Agustus 2026

Permohonan Audiensi LSM DINAMIKA GLOBAL NTB Diduga Ditolak Pimpinan Bank Mandiri Taspen KCP Bima Dengan Alasan "Masih Ada Zoom"


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Lembaga Swadaya Masyarakat DINAMIKA GLOBAL NTB menyayangkan sikap *Pimpinan Bank Mandiri Taspen KCP Bima* yang diduga menolak/menunda permohonan Audiensi, Konsultasi dan Konfirmasi yang telah diajukan secara resmi. Selasa, (11/08/26)

"Surat permohonan Audiensi bernomor : 17/LSM-DGN/NTB/VIII/2026 telah disampaikan dan diterima pihak Bank Mandiri Taspen KCP Bima pada Senin, 10 Agustus 2026. Dalam surat tersebut LSM DINAMIKA GLOBAL NTB mengajukan jadwal pertemuan pada Selasa, 11 Agustus 2026 pukul 10.00 WITA di Kantor Bank Mandiri Taspen KCP Bima.

"Namun saat SYAHRIL selaku Ketua Umum LSM DINAMIKA GLOBAL NTB bersama 2 orang pengurus hadir tepat waktu sesuai jadwal yang diajukan, pihak Bank Mandiri Taspen KCP Bima menyampaikan bahwa Audiensi akan diundur ke pukul 15.00 WITA

"Lebih mengecewakan lagi, pada saat tim LSM kembali hadir pukul 15.00 WITA sesuai arahan, Pimpinan Bank Mandiri Taspen KCP Bima menyampaikan secara langsung bahwa Audiensi ditunda dengan alasan "masih ada Zoom dengan pihak Mandiri Mataram NTB".

Pihak Bank juga menyampaikan agar "semua data terkait perihal yang dimaksud disampaikan kepada bawahan saya", bukan kepada Pimpinan langsung.

Maksud Audiensi LSM

Audiensi tersebut diajukan dalam rangka :

1. Silaturahmi dan membangun sinergi antara LSM DINAMIKA GLOBAL NTB dengan Bank Mandiri Taspen KCP Bima

2. Konsultasi terkait program kredit pensiun/PNS dan pelayanan nasabah

3. Konfirmasi terkait pengaduan masyarakat binaan mengenai Rincian Simulasi Percepatan Pelunasan, Pinalti, dan lain-lain.

4. Hal-hal lain yang dianggap perlu

"Kami datang dengan itikad baik membawa surat resmi dan 5 orang pengurus.

Lanjutnya, kehadiran kami adalah untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pelayanan bank. Menunda dengan alasan Zoom tanpa konfirmasi ulang sebelumnya kami nilai kurang menghargai lembaga masyarakat," ujar SYAHRIL selaku Ketua Umum LSM DINAMIKA GLOBAL NTB.

"LSM DINAMIKA GLOBAL NTB berharap Pimpinan Bank Mandiri Taspen Pusat dan Bank Mandiri Taspen Wilayah Mataram NTB dapat mengevaluasi hal ini. Keterbukaan dan kemitraan dengan lembaga pengawas masyarakat adalah bagian dari prinsip Good Corporate Governance.

"Kami tetap terbuka untuk diagendakan ulang audiensi dengan Pimpinan Bank Mandiri Taspen KCP Bima di waktu yang pasti dan disepakati bersama, tegasnya.

Demikian rilis ini disampaikan agar menjadi perhatian publik, bahwa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) DINAMIKA GLOBAL NTB melakukan Audiensi dengan pihak Bank Mandiri Taspen KCP Bima guna menyampaikan aspirasi atau pengaduan masyarakat, serta membangun dialog terkait kebijakan sosial, penyelesaian sengketa kredit, atau transparansi penanganan kasus keuangan tertentu yang dilakukan pihak Bank Mandiri Taspen KCP Bima. (Tim)

Senin, 10 Agustus 2026

Dana 277 Milyar Masuk Kas Pemkab Bima, Bupati Bima Prioritaskan ASN ASN PPPK Reguler dan PPPK - PW


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam bulan Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Bima mendapatkan alokasi transfer ke daerah (TKD) tambahan dengan total dana sebesar Rp. 277 Milyar.

Dari angka tersebut sebanyak Rp. 202 milyar merupakan DAU tambahan dan sebesar Rp.75 Milyar merupakan kurang Bayar dana bagi hasil (KB-DBH)

Bupati Bima Ady Mahyudi (09/08) menjelaskan, "Masuknya dana ini daerah memiliki arti penting bagi pemerintah Kabupaten Bima dalam memenuhi alokasi belanja yang tertuang dalam APBD Tahun Anggaran 2026. 

Anggaran tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk merealisasikan belanja prioritas pemerintah daerah yang sebelumnya sudah direncanakan tapi belum bisa direalisasikan karena adanya lain-lain pendapatan daerah yang tidak masuk seperti pendapatan perusahaan tambang yang beroperasi di provinsi NTB.

Dalam upaya untuk memenuhi belanja jasa aparatur sipil negara (ASN) khususnya tenaga PPPK reguler dan PPPK - PW sehingga dapat mendorong peningkatan kinerja dan disiplin. 

Demikian halnya dalam upaya peningkatan kinerja pemerintah desa, anggaran ini secara signifikan penting bagi penambahan belanja wajib (mandatory spending) 10% Alokasi Dana Desa (ADD), yang bisa digunakan untuk belanja perioritas pembangunan di Desa.

Di samping dapat digunakan untuk penambahan belanja iuran BPJS Kesehatan.

Peningkatan Kesehatan Masyarakat dalam kerangka cakupan kesehatan semesta/universal health coverage (UHC) yang dititikberatkan pada pencegahan dan pengobatan baik promosi kesehatan, pencegahan penyakit (seperti imunisasi dan skrining), hingga pengobatan kuratif dan rehabilitatif.

Sehingga pada gilirannya akan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian dan membantu menekan angka kematian ibu dan anak serta mengendalikan laju penyakit sejak dini. (Tim/ADV)

Rabu, 05 Agustus 2026

Temui Menteri Transmigrasi, Bupati Bima Sampaikan Beberapa Program Strategis di Kabupaten Bima


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam rangka membahas pengembangan dan penguatan kawasan transmigrasi di wilayah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Bupati Bima melakukan pertemuan dengan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Selasa (04/08/26)

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bima dalam memperjuangkan dukungan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi agar mampu tumbuh sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.

Dalam pertemuan itu, Bupati Bima Ady Mahyudi menyampaikan sejumlah potensi yang dimiliki kawasan transmigrasi di Kabupaten Bima, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan hingga pengembangan infrastruktur dasar yang dinilai perlu mendapat perhatian dan dukungan dari Kementerian Transmigrasi.

Menurut Bupati, pengembangan kawasan transmigrasi tidak hanya berorientasi pada pemerataan penduduk, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan ekonomi berbasis potensi daerah.

"Kabupaten Bima memiliki kawasan transmigrasi yang strategis dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat diperlukan agar program pembangunan dapat berjalan optimal," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Transmigrasi RI menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Bima. Kementerian akan melakukan kajian dan koordinasi lebih lanjut guna memastikan program pengembangan kawasan transmigrasi dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan arah kebijakan nasional.

Pemerintah Kabupaten Bima berharap hasil pertemuan tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui berbagai program strategis, baik pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi.

Langkah ini menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Bima dalam mendorong percepatan pembangunan yang merata sehingga kawasan transmigrasi dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bima. (Tim)

Sabtu, 01 Agustus 2026

Pimpin Pertemuan Rutin, Ketua TP.PKK Kabupaten Bima Berikan Arahan


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti Ady Mahyudi, Sabtu (1/8/2026) memimpin pertemuan bersama Ketua dan Pengurus TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Bima yang berlangsung di Aula Masjid Agung Kabupaten Bima.

Ny. Murni Suciyanti yang didampingi para pengurus TP. PKK Kabupaten Bima tersebut dalam hal yang menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan forum strategis yang ditujukan untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi dan mengevaluasi pelaksanaan program kerja TP. PKK di semua kecamatan dan desa. Di samping pada saat yang sama menjadi wahana untuk mempererat sinergi antarjenjang organisasi dalam mendukung program pembangunan daerah melalui pemberdayaan keluarga.

Ketua TP. PKK Kabupaten Bima dalam arahannya memaparkan, "keberhasilan Gerakan PKK sangat bergantung pada komitmen, kekompakan, dan kerja nyata seluruh kader hingga tingkat desa. Karena itu, TP PKK harus terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga yang berkualitas. 

"Mari kita perkuat koordinasi, tingkatkan kapasitas kader, dan hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan keluarga, ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, serta penurunan stunting". Ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh Ketua TP PKK Kecamatan untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan agar setiap program PKK dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain penyampaian arah kebijakan organisasi, pertemuan tersebut diisi dengan evaluasi pelaksanaan program kerja semester pertama tahun 2026, pembahasan rencana kegiatan semester berikutnya, penguatan administrasi kelembagaan, serta penyampaian berbagai informasi dan kebijakan terbaru terkait pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

Melalui forum ini diharapkan terbangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK di seluruh kecamatan, memperkuat peran kader sebagai agen perubahan di tengah masyarakat, serta mendukung terwujudnya visi pembangunan Kabupaten Bima yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan melalui keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, semangat kebersamaan, dan partisipasi aktif dari seluruh peserta sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat Gerakan PKK di Kabupaten Bima. (Tim/ADV/

TP. PKK Kabupaten Bima Hadirkan Layanan di Selasa Menyapa Kecamatan Monta


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Tim penggerak PKK Kabupaten Bima kembali berkiprah pada rangkaian kegiatan Selasa menyapa di kecamatan Monta Rabu (29/07/26) yang menyasar Desa Sondo dan Desa Nontotera.

Pada kegiatan yang dipusatkan di Lapangan desa Sondo tersebut, Sekretariat dan empat kelompok kerja (Pokja) TP. PKK Kabupaten Bima menggelar sejumlah kegiatan antara lain pembagian bibit pohon buah kepada kader PKK desa. Dilanjutkan dengan pembinaan kader dasawisma dalam pengisian 3 buku dasawisma kepada kader dasawisma Se-Kecamatan Monta oleh dibawah koordinasi Sekretaris TP. PKK Rahmawati Saadatul Ummi, ST.

Selain Sekretariat, Pokja I TP. PKK Kabupaten Bima melakukan Pembinaan dan Edukasi 50 orang warga lanjut usia (Lansia) yang dirangkaikan dengan Pembinaan Majelis Taklim di Masjid Desa Nontotera.

"Pada kesempatan yang sama, Pokja II bermitra dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Panggung Literasi dan pembinaan UMKM. Demikian halnya Pokja III melakukan Sosialisasi Program Kerja, Sosialisasi Stop Boros Pangan dan Ketrampilan membuat Hantaran Pengantin berbahan kain sarung tenun dan mukenah yang diikuti para pengurus Pokja III kecamatan dan desa, kelompok Perempuan, KWT dan remaja Putri". Terangnya .

Sementara itu, Pokja IV selain melakukan sosialisasi program kerja tentang Gerakan Keluarga Sehat Tanggap Tangguh Bencana yang dihadiri oleh seluruh anggota Pokja IV Kecamatan dan Desa Sondo & Desa Nontotera, Pelayanan KIA/KB bersama Dinas DP3AP2KB dan IBI Kabupaten .Bima, Pelayanan Kesehatan dan Donor Darah. 

Mewakili Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Bima, dirinya bersama jajaran pengurus kembali menegaskan komitmen untuk terus mendukung program Selasa Menyapa di seluruh kecamatan dan desa melalui beragam kegiatan pada semua Pokja yang ada (Tim/ADV)