Media Dinamika Global: Agama
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Februari 2026

Gelar Tasyakuran Pelantikan Kakon Pasir Ukir 2026–2029 Jelang Sambut Bulan Ramadan


Pringsewu. Media Dinamika Global.Id.– pasir ukir kecamatan pagelaran, kab pringsewu, lampung Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan sekaligus tasyakuran atas dilantiknya Bapak Ilyas Sahri sebagai Kepala Pekon (Kakon) Pasir Ukir periode 2026–2029, digelar acara silaturahmi dan doa bersama pada Minggu pagi (15/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Bapak Ilyas Sahri dan dihadiri para ibu-ibu Jamaah Yasin serta sejumlah tamu undangan.

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan. Ibu Yusnidar selaku Ibu Lurah Pasir Ukir turut mengundang penceramah, Sri Utami. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pesan-pesan yang menyentuh hati serta mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat ukhuwah dan meningkatkan ibadah di bulan Ramadan.

Dalam ceramahnya, Sri Utami berpesan kepada Kepala Pekon Pasir Ukir agar mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan dan pelayanan. “Semoga dalam kepengurusan dan pelayanan kepada masyarakat Pasir Ukir lebih diutamakan dan diprioritaskan,” ujarnya. Ia juga berharap masyarakat dapat bersatu dan bersama-sama membangun Pasir Ukir menjadi lebih maju di bawah kepemimpinan Ilyas Sahri.

Pada kesempatan tersebut, Ilyas Sahri turut menyampaikan sambutan di hadapan ibu-ibu Jamaah Yasin dan para tamu undangan. Ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Pasir Ukir atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya untuk memimpin dan membangun pekon ke depan.

“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pasir Ukir yang telah mempercayakan saya menjadi pemimpin. Mudah-mudahan ke depan, masyarakat dan aparat desa dapat bersatu bahu-membahu dalam membangun desa,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia juga meminta masyarakat untuk tidak ragu memberikan masukan maupun kritik demi kemajuan bersama. “Saya meminta kepada masyarakat, jangan ragu dan jangan takut untuk menegur saya apabila dalam kepemimpinan saya nantinya terdapat kesalahan. Saya siap dikritik demi kebaikan dan kemajuan Pasir Ukir,” tegasnya.

Ilyas Sahri juga menegaskan komitmennya untuk selalu berkoordinasi dengan masyarakat dalam setiap langkah dan kebijakan, guna menghindari kesalahpahaman antara aparat desa dan warga.

Sementara itu, Wahyudi selaku perwakilan masyarakat Pasir Ukir menyampaikan harapannya agar kepemimpinan Ilyas Sahri dapat berjalan amanah dan inovatif, serta membawa perubahan positif bagi kemajuan pekon.

Acara penyambutan bulan suci Ramadan tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, Sekretaris Desa (Sekdes), serta tim sukses. Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Suratman selaku tokoh agama setempat, sebagai wujud rasa syukur dan harapan agar kepemimpinan yang baru membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Pasir Ukir.

Sabtu, 14 Februari 2026

Jelang Ramadhan, Kelompok Pengajian Al-Hidayah Wisata Religi Pererat Silaturahmi dan Perkuat Keimanan


Mataram, Media Dinamika Global.Id - Kelompk Pengajian Al Hidayah lingkungan Kekalek Baru, kelurahan Pagesangan Barat Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadakan kegiatan keagamaan Wisata Religi ke beberapa masjid, dan Ziarah makam untuk mempererat silaturahmi, muhasabah diri, serta meningkatkan keimanan.

Wisata religi diartikan sebagai destinasi wisata yang berhubungan dengan sejarah hingga tempat ibadah. 

Ketua pengajian Al-Hidayat, Sugeng Prayoga S.Pd. M.M mengungkapkan, kegiatan santai yang bernuansa edukasi keagamaan ini rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali oleh kelompok pengajian Al- Hidayah. Ungkap pria berkaca mata law profile itu kepada media ini.

"Kunjungan kali ini masih dalam derah, yakni Masjid Raya Hubbul Wathan (Islamic Center) yang menjadi icon NTB," kata Suggeng, pada Sabtu (14/2/26).

Dia menyebutkan, selain Islamic Center yang memiliki bangunan megah khas suku Sasak Sumbawa Mbojo (Sasambo) itu, banyak masjid yang bersejarah di NTB yang bakal menjadi tujuan wisata religi kedepannya. Seperti Masjid Kuno Bayan Beleq, Kabupaten Lombok Utara (KLU), masjid tersebut merupakan bukti sejarah penyebaran Islam ratusan tahun lalu.

Selanjutnya, Makam Batu Layar, yang ada di Lombok Barat untuk ziarah untuk mengenang ulama penyebar Islam, Makam Loang Baloq yang ada di kota Mataram yang dijuluki makam keramat. 

Selanjutnya makam Makam Wali Nyatoq yakni Makam ulama karismatik di Desa Rembitan, Lombok Tengah serta, Makam Keramat Lembar, Makam yang berada di tengah laut, berlokasi di Lombok Barat. 

"Masih banyak tempat bersejarah peradaban islam di NTB, jadi Itu sudah kita agendakan, InsyaAllah," sebutnya. 

Sementara itu, anggota pengajian Drs Abdul Manan M.Si yang juga sebagai Disen di salah sayu PT negeri di Kota Mataram menambahkan, kegiatan wisata religi ini juga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang bertepatan dengan 29 Sya'ban 1447 Hijriah. 

Wisata religi ini, selain bernilai ibadah, juga terbukti efektif meningkatkan tali persaudaraan (ukhuwah Islamiyah) di antara sesama anggota jamaah pengajian.

"InsyaAllah selain wisata religi, kami juga akan gelar pengajian dan berdoa bersama dalam waktu dekat untuk keselamatan dan doa untuk nenek moyang yang telah tiada," katanya. 

Menurutnya, Wisata religi menjelang Ramadan juga membawa makna dan tradisi khas dalam budaya islam. kunjungan ke tempat-tempat suci ini bukan sekadar liburan atau jalan jalan biasa, tetapi juga kesempatan untuk merenung dalam ketenangan dan memperkuat ikatan spiritual dengan Allah SWT.

"Kita Ziarah dan Tadabbur, artinya kami  mendatangi lalu memperdalam iman, kemudian mentadabbur pada akhirnya mengamalkan apa yang ada di dalam sunah Rasulullah," ujar Manan

Dia berharap, kelompok pengajian yang beranggotakan 40 orang itu bisa berkunjung tempat-tempat bersejarah lainnya yang ada di luar daerah, bahkan negara-negara muslim lainya seperti Mesir dan Mekkah InsyaAllah. Harapnya

"InsyaAllah, kedepannya lebih baik lagi, dan membawa kami semua berkunjung ke tempat-tempat bersejarah untuk umat muslim, dan semoga kita diberi kesehatan dan umur panjang serta rezeki berlimpah" imbuhnya. 

Redaksi II

Rabu, 11 Februari 2026

Gubernur NTB Apresiasi Prestasi Qari Cilik asal Bima, Tegaskan Komitmen Kembangkan Generasi Qurani


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan rasa bangga dan syukur atas prestasi qari cilik asal Bima, Muhammad Zian Fahrezi, yang telah mengharumkan nama daerah di kancah internasional.

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur melalui sambungan video call langsung dengan Zian Fahrezi. Dalam kesempatan itu, Miq Iqbal mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan capaian yang telah membawa nama baik Bima dan Provinsi NTB.

“Terima kasih sudah berprestasi dan mengharumkan nama tanah Bima serta NTB. Ini kebanggaan kita semua,” ujar Gubernur Miq Iqbal.

Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB memberikan perhatian serius terhadap pengembangan dunia Al-Qur’an, termasuk dengan membenahi dan memperkuat kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi NTB. Menurutnya, pembinaan prestasi anak-anak NTB tidak hanya difokuskan pada bidang olahraga, tetapi juga pada capaian-capaian keagamaan dan nilai-nilai kebaikan.

“Kami ingin anak-anak NTB berprestasi di berbagai bidang, termasuk Al-Qur’an. Ini bagian dari membangun karakter dan masa depan generasi daerah,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Gubernur menyampaikan akan memberikan penghargaan secara langsung kepada Zian Fahrezi saat bertemu di Mataram. Selain itu, Pemprov NTB juga akan memfasilitasi Zian untuk tampil pada kegiatan Ramadan di Islamic Center NTB serta mendampinginya dalam agenda Safari Ramadan Gubernur ke Bima.

“Insya Allah nanti saya sendiri yang menyerahkan apresiasi kepada Zian. Kami juga akan fasilitasi agar Zian bisa tampil saat Ramadan dan membersamai Safari Ramadan ke Bima,” pungkas Miq Iqbal.

Melalui dukungan ini, Pemerintah Provinsi NTB berharap semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk berprestasi di bidang Al-Qur’an, sekaligus menjadi teladan bagi anak-anak NTB lainnya.

Kalau mau, saya juga bisa buatkan versi lebih singkat untuk media online, atau versi feature human interest tentang Zian Fahrezi. 

Redaksi ||

Pemprov NTB dan Pemkab Lotim Gelar Bazar UMKM Makmur Mendunia dan Pasar Rakyat di Pringgabaya


Lombok Timur, Media Dinamika Global.Id - Mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok (Bapok) menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar Event Pasar Rakyat dan Bazar UMKM Makmur Mendunia Center (MMC) NTB di Kantor Camat Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Rabu (11/2/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan, bahwa intervensi pemerintah diperlukan menyusul tren kenaikan harga di sejumlah pasar tradisional dalam beberapa hari terakhir.

“Menjelang puasa, permintaan bahan pokok meningkat drastis. Saya turun langsung ke pasar dan memang ada kecenderungan harga naik. Dalam kondisi seperti ini, pemerintah tidak punya pilihan selain melakukan intervensi, salah satunya melalui pasar murah,” tegas Gubernur.

Meski demikian, Gubernur memastikan ketersediaan stok bahan pokok di NTB dalam kondisi aman. Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru dapat memicu kepanikan harga di pasar.

“Kami sudah cek, stok bahan pokok di NTB aman dan tersedia. Tidak perlu panik. Jangan sampai karena khawatir, belanja berlebihan. Pemerintah memastikan pasokan terpenuhi,” ujarnya.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Makmur Mendunia Center (MMC) NTB yang berkolaborasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, pasar rakyat dan bazar UMKM menjadi langkah konkret menjaga daya beli masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Selain intervensi jangka pendek melalui pasar murah, Pemprov NTB juga menyiapkan program penguatan ketahanan pangan desa secara bertahap. Tahun ini, hampir 300 paket program akan disalurkan ke 300 desa, dan jumlah yang sama disiapkan untuk tahun kedua. Hingga 2029, sebanyak 1.166 desa dan kelurahan ditargetkan terjangkau program ketahanan pangan dan desa berdaya.

“Kami ingin memastikan penguatan ekonomi tidak hanya bersifat insidentil, tapi berkelanjutan sampai seluruh desa terjangkau,” katanya.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menyampaikan bahwa Pemkab telah menggelontorkan anggaran sekitar Rp20 miliar pada akhir 2025 untuk bantuan modal gratis kepada kurang lebih 23 ribu pelaku UMKM di Lombok Timur.

“Yang sudah terverifikasi tetap menerima bantuan. Kalau ada kendala teknis di salah satu bank, itu akan kami selesaikan. Tidak ada yang tidak dapat selama sudah terverifikasi,” tegas Bupati.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum pasar murah dan bazar UMKM sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan. Kegiatan serupa, lanjutnya, juga akan digelar di Labuhan Haji pada akhir pekan ini.

Event Pasar Rakyat dan Bazar UMKM MMC NTB di Pringgabaya ini menjadi bagian dari strategi terpadu pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat UMKM, serta memastikan masyarakat dapat menyambut bulan suci Ramadan dengan tenang dan kebutuhan pokok yang tetap terjangkau.

Redaksi ||

Sabtu, 31 Januari 2026

Pemdes Keli Gelar Pengajian dan Isra Mi’raj, Kades Sampaikan Terimakasih Ke Warganya


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Ratusan Masyarakat memadati Masjid Baiturrahim Desa Keli Kecamatan Woha Kabupaten Bima, dalam rangka memperingati rangkaian kegiatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1417 Hijriah 2026 Masehi. Rabu, (28/01/26)

Dalam Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW kali ini Dengan mengusung tema "Melalui Isra Mi’raj Sholat 5 Waktu Sebagai Kunci Sukses Dan Harapan Dunia Dan Akhirat”, kegiatan ini dihadiri para Ustadz, Ustadzah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Pendidikan serta masyarakat setempat yang ikut meramaikan kegiatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Acara semakin meriah dengan kehadiran penceramah Kondang, Ustadz Najamuddin, S.Pdi, dengan judul ceramahnya "tentang Sholat 5 kali sehari semalam" serta penampilan Qori terbaik Desa Keli yang melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an dengan suara yang begitu indah dan menggetarkan hati para jemaah juga menambah khidmat suasana malam Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Namun yang sangat luar dalam kegiatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, selain dihadiri oleh Ustadz dan Qori terbaik Desa Keli, juga masyarakat berbondong-bondong hingga memenuhi Masjid, ini menandakan bahwa masyarakat Desa Keli sangat antusias mendatangi Majelis Ilmu.

Juga yang tak kalah hebatnya lagi, antusiasme masyarakat yang bahu membahu menyiapkan konsumsi seperti, kue, dan minuman untuk acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Ini menandakan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam menyumbang untuk kegiatan Isra Mi’raj merupakan bentuk gotong royong atau kepedulian sosial yang begitu kental terhadap masyarakat Desa Keli.

Kepala Desa Keli Ramlin Ibrahim melalui Media ini menjelaskan bahwa dirinya merasa terharu atas antusiasme masyarakat yang begitu semangat menjujung tinggi nilai gotong royong, sehingga mereka bahu membahu menyiapkan konsumsi kegiatan Isra Mi’raj yang kita laksanakan malam ini.

Disisi lain saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh Warga masyarakat Desa Keli yang telah memberikan dukungan baik berupa materi maupun tenaga sehingga kegiatan berjalan lancar dan suksaes.

Saya berharap momentum Isra Mi’raj ini, dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat silaturahmi antar masyarakat, ujarnya.

Karena sesungguhnya Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW, sebagai peristiwa luar biasa yang mengajarkan umat Islam untuk terus memperbaiki diri, menjaga kerendahan hati, dan memperkuat hubungan dengan Allah

Dan hari ini sudah sangat luar biasa pelaksanaan kegiatan Isra dan Mi’raj di Desa Keli ini, mudah-mudahan di tahun akan datang kegiatan seperti ini bisa lebih semarak lagi dari tahun ini, tutupnya. (Rayon MDG)

Jumat, 30 Januari 2026

Ketua DPD PAN Muhammad Aditya Menyerahkan Bantuan Masjid Baitul Jannah di Desa oi Panihi Kec.tambora


Tambora. Media Dinamika Global.Id.- Pertama kali Ketua DPD PAN Muhammad Aditya Menyerahkan bantuan masjid Baitul Jannah di Desa oi Panihi Kec.tambora. bantuan ini sengaja dilakukan dalam rangka kewajibannya untuk membangun Masjid tersebut. Nampak sekali ratusan warga menyambut baik atas Bantuan yang digelontorkan oleh Ketua DPD PAN Kabupaten Bima itu. Jumat, 30-01-2025

Sekitar ratusan warga dan Pengurus Masjid tersebut menyambut kedatangan Pemimpin salah satu Partai Penguasa Kabupaten Bima yakni Partai Amanat Nasional (PAN). Ia adalah Pemimpin Muda yang lahir setelah dipilih secara aklamasi oleh Ketua DPP PAN Pusat melalui rapat Zoom beberapa bulan yang lalu.

Salah seorang Warga yang di hubungi oleh awak Media ini mengatakan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Ketua Partai ini, semoga kedepannya jauh lebih baik lagi dan sangat kagum sekali dengan tindakan atau perbuatan Ketua DPD PAN ini.

Jadi, Partai ini selalu intens membantu Warga Masyarakat yang ingin membangun Masjid, mushola dan lainnya. Misalnya saja H Syafrudin dari PAN, dia sering membantu Warga untuk Pembangunan Masjid hampir setiap Hari Jumat dulu.

Dan kini, Ketua DPD PAN yang memulai membantu Warga yang akan membangun Masjid seperti ini, kami tentunya sangat berterimakasih sekali atas bantuan dari Ketua DPD PAN Kabupaten Bima yang saat ini dipimpin oleh Muhammad Ardin yang merupakan Putra dari Bapak Bupati Bima saat ini. Ujarnya

Masih menurutnya, Ketua DPD PAN ini juga merupakan Warga Tetangga dengan kami di Tambora ini, ia merupakan Warga Kecamatan Sanggar, karena ia merupakan Suami dari dari salah satu Anggota DPRD dari Partai Golkar Lilla. Kami tetangga Pak, jadi wajar saja saat ini beliau membantu kami untuk biasa Pembangunan Masjid ini. Pungkasnya.(Team).

Gubernur NTB Apresiasi Paguyuban Lombok di Labuan Bajo, Dorong Jadi Duta Budaya NTB


Manggarai Barat, Media Dinamika Global.Id , Kamis 29 Januari 2026 — Di sela padatnya agenda penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Regional Bali–NTB–NTT (Sunda Kecil), Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dengan Paguyuban Ikatan Keluarga Besar Lombok (IKBAL) Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Ketua Paguyuban IKBAL Labuan Bajo, Suhaeli, menyampaikan bahwa jumlah anggota paguyuban Lombok di Labuan Bajo mencapai sekitar 500 orang, dengan latar belakang profesi yang beragam, mulai dari pedagang, anggota TNI dan Polri, hingga aparatur sipil negara (ASN). Dari jumlah tersebut, sebagian besar berprofesi sebagai pedagang.

Suhaeli juga melaporkan, Paguyuban IKBAL telah mendirikan Sekolah Islam Terpadu (IT) yang kini menampung sekitar 300 siswa. Sekolah tersebut bermula dari jumlah siswa yang sangat terbatas, yakni hanya 20 siswa saat pertama kali berdiri. Selain itu, paguyuban aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan serta membaur dengan masyarakat asli Labuan Bajo.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur NTB Miq Iqbal menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas kontribusi positif paguyuban Lombok di Labuan Bajo. Ia mendorong agar Paguyuban IKBAL dapat berperan sebagai duta budaya NTB, dengan mentransformasikan nilai-nilai budaya Lombok secara baik dan beretika.

“Perlihatkan bahwa kita adalah bagian dari masyarakat Labuan Bajo. Jaga dan hormati nilai-nilai adat dan budaya setempat, sambil tetap memegang teguh adat dan budaya Lombok sebagai pemersatu dan penjaga marwah kesasak-an kita,” ujar Miq Iqbal.

Lebih lanjut, Gubernur NTB mendorong agar Paguyuban IKBAL segera membentuk yayasan resmi sebagai wadah gerakan sosial, ekonomi, dan keagamaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Saya sangat mendukung keberadaan saudara-saudara kita di Labuan Bajo. Segera bentuk yayasan resmi agar gerakan sosial, ekonomi, dan keagamaan bisa dikembangkan lebih luas dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya, Miq Iqbal juga menyatakan komitmennya untuk membantu pengadaan Gendang Beleq bagi Paguyuban IKBAL setelah yayasan resmi terbentuk. Bantuan tersebut diharapkan menjadi sarana memperkenalkan seni dan budaya Lombok kepada masyarakat Labuan Bajo.

“Ini sekaligus untuk memperkenalkan budaya dan kesenian Lombok sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara,” pungkasnya.

Redaksi ||

Kamis, 22 Januari 2026

Peristiwa Donggo : Bupati Meradang Lima Tokoh Merana tahun 1972, Sketsa Pergolakan Politik Bima Era Orde Baru


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.// sikap keras kepala bupati Sueharmadji, yang menolak Mentah-mentah aspirasi masyarakat donggo, menambah runyam suasana dan menyulut kobaran emosi perlawanan DOU DONGGO, Pimpinan masa demonstran kemabli merapatkan barisan melakukan aksi lebih lanjut. Masa berkosentrasi di pos komando I, rumah M. Ali Ta'amin, untuk melakukan diskusi menyikapi penolakan pihak pemerintah Bupati Sueharmadji, terhadap tuntutan masyarakat donggo. Tentu saja diskusi begitu dinamis dengan berbagai usulan, mulai dari yang radikal hingga lunak. Namun tahap awal diskusi merekomendasikan membuat petisi untuk kemudian di kirimkan kepada pemerintah daerah.

Pendanatangan Petisi 10 adalah Abas Oya BA, Jamaluddin M.yasin, M.Ali ta'amin, tuan Guru KH. Abdul Majid Bakry, H.Kako, H. M. Ali Arsyad, Ahmad Natsir, Yakub Dode, M.nor Sulaiman, Muhammad Amir Umar. Pernyataan yang berisikan desakan kepada bupati kabupaten tingkat II Bima Letkol Sueharmadji, Agar turun dari jabatan. Apabila orang nomor 1 kabupaten Bima, Enggan turun, massa donggo, akan turunkan paksa. Atau bima akan di jadikan kuburan massal bagi rakyat kabupaten Bima.

Pernyataan 10 tokoh tersebut di ketik oleh M.Amin Umar, ketika itu masih berstatus pegawai honorarium Dinas kesehatan di kantor kecamatan Donggo, di Sekretariat donggo, 72 desa O'0. Selanjutnya, pada tanggal 25 juni 1972 , pernyataan petisi sepuluh tersebut di serahkan kepada utusan pemerintah untuk disampaikan kepada bupati Sueharmadji. Perihal bupati mau Terima atau tidak, itu urusan yang bersangkutan. Namun masyarakat donggo, sudah melayangkan sebuah pernyataan supaya bupati Sueharmadji, segera angkat kaki dari bima, sebagai jawaban penolakan Bupati terhadap tuntutan masyarakat donggo.

Membaca petisi kiriman masyarakat donggo, bupati Sueharmadji meradang dan menantang dua hari kemudian (27/6-1972) sang bupati menjawab Petisi sepuluh dou donggo, dengan mengirim ratusan pasukan ABRI untuk menumpas demonstran. Sebelum itu sempat diisukan Gerakan donggo sebagai upaya pemberontakan. Sehingga masyarakat donggo, di imbau supaya bersiaga penuh mengantisipasi serangan tiba tiba membabi buta anggota gabungan ABRI/POLRI. Di samping itu, M. Ali Ta'amin mengirim spion mata mata Usman Dete Alias Usman Miu, Jamaluddin goya dan kawan kawan yang berpura pura mencari kuda untuk memata matai kedatangan rombongan ABRI ke donggo, di perbatasan desa bajo dengan dusun ndanondere. Sekaligus mengkover kegiatan ABRI di desa bajo, sarita, Dan Punti.

Intuisi penciuman intelijen ABRI lebih tajam daripada masyarakat Awam sehingga tak ayal lagi, Spion masyarakat donggo, Usman Dete di tangkap, di Introgasi dan di siksa oleh team operasi sadar donggo (TOSD) yang tengah lakukan Patroli penyisiran sepanjang pantai bajo--lewintana, bajo, Sarita, dan punti sekitar. Spion lain yang belum sempat tertangkap TOSD , Jamaluddin goya kembali kepos komando di desa O'o, kediaman M.Ali Ta'amin, melaporkan perihal penangkapan Usman Dete.

Setelah mendapat laporan tertangkap usman dete dan kawan kawan, pemuka masyarakat donggo mengadakan rapat kilat mencari solusi mengatasi masalah penangkapan tersebut. Rapat memutuskan mengirim bala bantuan pembebasan Usman Dete Cs di tangan TOSD. Sekitar 100-san orang massa Star dari O'o di kawal beberapa tokoh lapisan kedua Yakni:

1. Ahmad Natsir (Ama Gumba)

2. H. Yusuf (H. Bosa)

3. Busu Zain

4. Damo

5. Hama Agu

6. Jamaluddin goya

Mempersenjatai diri dengan senjata tajam berupa keris, pedang, tombak, dan parang. Entah bagaimana sampai muncul ide dari rombongan itu untuk singgah di kediaman Abbas Oya, dan memboyongnya Ikut ke Bajo, bersama sama melaksanakan Misi pembebasan Usman Dete.(Sekjend MDG)

Rabu, 21 Januari 2026

Gubernur NTB Umrahkan 33 Warga, Apresiasi “Pekerja dalam Sunyi”


Mataram, Media Dinamika Global.Id — Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal melepas keberangkatan 33 jama'ah umrah yang merupakan hadiah pribadi Gubernur dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) NTB ke-67. Prosesi pelepasan berlangsung pada Rabu (21/01/2026) di Ruang Tengah Pendopo Gubernur NTB, dihadiri Ketua TP PKK NTB Ny. Sinta Agathia Soedjoko, perwakilan Muhsinin Travel, keluarga jamaah, serta para undangan.

Perwakilan jama'ah, Agus Talino, menyampaikan rasa syukur atas rezeki umrah yang diterima dan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Miq Iqbal atas fasilitasi keberangkatan tersebut. Ia menyebut hadiah umrah ini menjadi kejutan yang sangat mengharukan bagi para penerima, karena tidak pernah terbayang akan mendapatkan hadiah umrah dari Gubernur. Agus juga menyampaikan do'a agar Gubernur beserta keluarga selalu diberi kesehatan dan kekuatan untuk mewujudkan cita-cita besar NTB Makmur Mendunia.

Agus menuturkan, momen pemberian hadiah umrah menjadi bentuk apresiasi yang sangat berarti, terutama bagi mereka yang selama ini bekerja dalam sunyi dan jarang mendapat perhatian. “Pak Gubernur memberi penghargaan kepada orang-orang yang bekerja dalam diam, yang membuat kopi di kantor, sopir, cleaning service, wartawan, polisi hutan, kader posyandu, ini tradisi baik yang menguatkan kebersamaan dan saling dukung untuk membangun NTB,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Miq Iqbal menyampaikan bahwa dirinya adalah orang yang paling bahagia melihat kebahagiaan para jama'ah. Ia menegaskan, umrah adalah panggilan Allah SWT dan dirinya hanya menjadi perantara. “Allah memanggil siapa yang dikehendaki. Saya hanya wasilah. Bapak dan Ibu sebenarnya sudah tercatat dipanggil Allah, saya hanya jalan yang Allah berikan,” ungkapnya.

Miq Iqbal juga menyampaikan niatnya untuk memberangkatkan lebih banyak jamaah, bahkan hingga 100 orang, namun pada kesempatan ini baru dapat melepas 33 jamaah. Ia mengaku sempat berniat ikut berangkat bersama istri, tetapi memilih tetap berada di daerah karena kondisi NTB yang sedang menghadapi sejumlah bencana. Dalam suasana haru, Gubernur menitipkan do'a untuk masyarakat NTB agar keluar dari kemiskinan dan memohon agar para pemimpin diberi kekuatan menunaikan amanah. “Titip do'akan NTB terlebih dahulu sebelum mendo'akan saya. Do'akan masyarakat kita agar Allah keluarkan dari kemiskinan, dan pemimpin-pemimpin diberi kekuatan untuk mengubah keadaan,” pesannya.

Di akhir sambutan, Miq Iqbal juga berpesan agar para jamaah turut mendo'akan seluruh pihak yang bekerja untuk NTB, termasuk petugas lapangan seperti polisi hutan, para pegawai, hingga kader Posyandu yang jumlahnya mencapai puluhan ribu dan memiliki kontribusi besar bagi daerah. Ia menutup dengan pesan khusus kepada jamaah untuk menyampaikan salam dan kerinduan kepada Rasulullah SAW. Prosesi pelepasan jamaah umrah ini dilakukan melalui Muhsinin Travel dan menjadi bagian dari semangat HUT NTB ke-67 yang menguatkan kebersamaan, kepedulian, dan harapan menuju NTB yang makmur dan mendunia.

Redaksi ||

Sabtu, 17 Januari 2026

H. Syamsudin Ahz, S.Pdi Salurkan Beras Kaum Du'afah di Mesjid Desa Mbawa Kecamata Donggo


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.// Guna mengatasi permasalahan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, H Syamsudin Ahz melakukan menyerahkan berupa Beras 10 kg, Kepada masyarakat desa mbawa kecamatan Donggo, Jumat 16/1/2026.

 H. Syamsudin yang melakukan serah terima Beras tersebut, mengucapkan apresiasi dan terima kasihnya kepada yang telah bergerak untuk kesejahteraan dan kepentingan masyarakat.

"Alhamdulillah, baru saja kita menerima sumbangan bantuan berupa Beras. Dan atas nama Pengurus DKM Masjid desa mbawa kami berharap Beras ini bisa bermanfaat untuk masyarakat utamanya kaum dhuafa," ucap Syamsudin.

Menurut Syamsudin Ahz S.pd Beras tersebut, dapat menggerakkan hati masyarakat (donatur) untuk bisa memberikan beras kepada mustahik.

"Mudah-mudahan ada donatur yang tergerak hatinya untuk memberikan sumbangan," tambah Syamsudin Ahz S.pd.

Al-ustadz Syamsudin Ahz S.pd, juga menerangkan, sumbangan beras untuk Beras tersebut, dapat disalurkan melalui UPZ yang ada di masjid dan mushola sekitar tempat tinggal.

"Dengan adanya Beras ini, berarti ada alternatif bagi kita dalam menyalurkan bantuan secara efektif untuk masyarakat," terang sapaannya Haji syam.

"Jadi yang memberi dan menerima bisa sama-sama nyaman, walaupun tidak saling mengetahui. Dan ini ditaruh di masjid jadi sekalian beribadah dan berdoa," imbuh H. Syamsudin Ahz.

H.syamsudin menambahkan, Beras ini diperuntukkan bagi masyarakat dhuafa yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat beras. Dan Beras akan mengeluarkan beras dalam jumlah tertentu secara otomatis.

"Datanya nanti dari Dinas Sosial atau biasanya masjid dan mushola sudah punya data masyarakat dhuafa. Nanti kartu Berasnya di install dan ini tidak bisa diwakilkan, orangnya harus datang sendiri, sehingga data penerima manfaat beras lebih autentik dan tidak terjadi kolusi," tambah H Syamsudin.

Dengan Beras yang merupakan buatan anak bangsa, bapak Ustadz H Syamsudin Ahz, berharap masyarakat bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi berkah bagi mereka yang memberi maupun menerima.

"Jadi berasnya bersih, yang menerima dan memberi pun bersih. Semoga ini menjadi amaliyah dan memberikan keberkahan untuk kita semua," pungkasnya.

Penyaluran Donasi oleh bapak Ustadz H.Syamsuddin AHZ adalah bentuk perhatian Beliau terhadap warga Mbawa Kecamata Donggo yang sangat membutuhkan uluran tangan para Darmawan.

Pembagian ini merupakan pekerjaan rutin Beliau yang dipercayakan oleh Darmawan yang ada di Ibu Kota Jakarta, Donatur sekaligus Darmawan itu adalah Putra terbaik Kelahiran Donggo yang sudah lama berkencimpung di Dunia Usaha Dia adalah membantu masyarakat yang kurang mampu atau yang membutuhkan. Tutup Syamsudin Ahz(Sekjend MDG)


Jumat, 16 Januari 2026

1.600 Calon PPIH Arab Saudi Ikuti Fun Walk 5 Km Bersama Wamenhaj.

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak memimpin kegiatan fun walk sejauh 5 kilometer bersama sekitar 1.600 calon Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di kawasan Asrama Haji, Jakarta Timur, Sabtu (17/1/2026) pagi. 


Jakarta Timur_Media Dinamika Global.Id_ Sebanyak 1.600 calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 2026 mengikuti kegiatan Fun Walk sejauh 5 kilometer yang digelar di kawasan Asrama Haji Jakarta Timur, Sabtu pagi (17/1/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang sekaligus memimpin apel usai pelaksanaan jalan sehat.

Fun Walk 5 Km tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan fisik dan penguatan mental bagi calon PPIH yang akan mengemban tugas pelayanan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan, mencerminkan kesiapan para calon petugas dalam menghadapi tugas yang menuntut ketahanan fisik, kedisiplinan, serta soliditas tim.

Usai kegiatan, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan arahan kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa petugas haji memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan jemaah, sehingga harus memiliki kesiapan menyeluruh, baik fisik, mental, maupun spiritual.


“Petugas haji adalah wajah pelayanan negara kepada jemaah. Oleh karena itu, kesiapan fisik, mental, dan spiritual harus dibangun sejak dini agar penyelenggaraan ibadah haji berjalan optimal serta berorientasi pada kenyamanan dan keselamatan jemaah,” ujar Dahnil.

Menurutnya, kegiatan seperti Fun Walk tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan membangun semangat kolektif antarcalon PPIH. Ke depan, pembinaan berkelanjutan akan terus dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyeluruh penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.(Mdg/04)

Kamis, 15 Januari 2026

Momentum Peringatan Isra' Mi'raj, Gubernur NTB Ajak Masyarakat NTB Jaga Alam dan Solidaritas Sosial


Mataram, Media Dinamika Global.id.// Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa peringatan Isra' Mi'raj merupakan sesuatu yang sangat penting karena terdapat banyak hikmah yang dapat dijadikan pelajaran bagi kehidupan saat ini diantaranya menjaga solidaritas sosial dan alam lingkungan. 

"Saya ingin menekankan satu fakta bahwa dalam Isra Mi'raj Rasulullah mendapatkan mandat sholat lima waktu langsung dari Allah subhanahu Wa Ta'ala, menerima surah Al-Fatihah dan langsung juga menerima dua ayat terakhir dari surah Al-Baqarah yang di ayat 286 sangat relevan dengan kondisi kita sekarang ini." ucapnya saat menghadiri peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Islamic Center Mataram, Kamis, (15/01/2026). 

Menurut dirinya, ayat 286 tersebut mengingatkan kita dengan berbagai musibah yang tengah kita hadapi di Indonesia, dan di Nusa Tenggara Barat.

 "Saudara-saudara kita di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat sedang dilanda oleh bencana, kemarin saya berkeliling menjenguk melihat dan menemui saudara-saudara kita juga yang sedang dilanda bencana banjir di Sekotong, barat daya Lombok Barat, semua sedang diuji dengan bencana, tapi di ayat 286 Allah menyampaikan bahwa Allah SWT tidak akan memberikan beban lebih dari kemampuan hambaNya untuk menanggung beban itu." ujarnya. 

Dirinya menjelaskan bahwa atas musibah yang terjadi dibutuhkan solidaritas dari semua kalangan, dengan sekurang kurangnya mengirimkan doa agar yang tertimpa musibah diberikan kesehatan, kekuatan dalam proses pemulihan agar dapat kembali beraktifitas sebagaimana sebelumnya. 

Selain itu Miq Iqbal mengingatkan bahwa bencana-bencana yang terjadi merupakan dampak dari tindakan kita yang kurang bijak terhadap lingkungan. 

"Oleh karena itu, mari kita saling menguatkan dan berdoa untuk pemulihan saudara-saudara kita, dan pada saat yang sama, berkomitmen untuk berbuat lebih baik dalam hubungan kita dengan lingkungan dan sesama." pesannya. 

Dirinya menekankan bahwa solidaritas dan semangat gotong royong adalah kunci dalam menghadapi tantangan terutama ketika bencana melanda agar kesadaran ini menjadi pengingat bag semua yang akan di mintai pertanggungjawaban atas perbuatan kita terhadap lingkungan dan sesama. 

"Melestarikan lingkungan adalah kewajiban kita agar tidak terus menerus menghadapi bencana.", pungkasnya. (Sekjend MDG)

Rabu, 07 Januari 2026

MUI Kota Medan Dukung Kapolrestabes Tindak Kawasan Jermal 15


Medan. Media Dinamika Global.id. Medan Bersih dari Narkoba. Penindakan terhadap kawasan rawan Narkoba dan perjudian di Jermal XV mendapat dukungan dari berbagai elemen. Salah satu dukungan disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, Dr, H, Hasan Maksum, MAg yang mengharapkan penindakan tersebut jangan hanya dilakukan di kawasan Jermal 15 saja, tapi di tempat-tempat lain di wilayah hukum Polrestabes Medan. 

"Kami MUI Kota Medan mengucapkan terimakasih dan apresiasi terhadap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr, Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH yang telah melakukan penindakan di kawasan rawan narkoba dan perjudian di Jermal 15. Kami berharap penindakan ini juga dilakukan di lokasi-lokasi lainnya yang jadi basis narkoba dan perjudian,"ungkapnya. 

 Dikatakannya, Kami sangat mendukung penindakan dan pemberantasan judi dan narkoba, agar Kota Medan bersih dan terbebas dari peredaran narkoba dan praktik perjudian. Sehingga dapat kita wujudkan misi dan visi Walikota Medan yang "menjadikan Medan Untuk semua dan semua untuk Medan". (Tim)

Sabtu, 03 Januari 2026

Bupati Ady Mahyudi Pimpin Upacara Hari Amal Bakti Kemenag


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Upacara Bendera memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama tingkat Kabupaten Bima tahun 2026 yang berlangsung yang di halaman MTsN 1 Wawo berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh entitas Kementerian Agama Kabupaten Bima. Sabtu (03/01/26) 

Bupati Bima Ady Mahyudi yang bertindak selaku inspektur upacara pada prosesi yang turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima H. Mujiburrahman, S.Ag Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima H. Ikhwan Zulkifli,

Camat Wawo Syafrudin Bahsyar, S.Sos Pimpinan Instansi vertikal dan BUMN, para Kepala Seksi, Kepala Urusan Agama (KUA) Kecamatan, para pendidik dan tenaga pendidikan yang bernaung di bawah Kementerian Agama, Muspika Kecamatan Wawo

Bupati Bima yang membacakan amanat tertulis Menteri Agama RI Nasaruddin Umar tersebut menyampaikan beberapa pesan.

"Hari ini kita memperingati Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama dengan mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Tema ini menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan sebuah energi kebangsaan. Kerukunan adalah sinergi yang produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan bangsa". ungkapnya.

Di hadapan ratusan peserta upacara HAB yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag, guru-guru madrasah, penyuluh agama, serta perwakilan siswa-siswi madrasah yang dengan antusias mengikuti jalannya upacara meski di bawah terik matahari pagi tersebut, Bupati menekankan pentingnya peran strategis Kementerian Agama dalam membangun fondasi moral dan spiritual bangsa, serta menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Bima.

"Di usia yang ke-80 ini, Kementerian Agama harus terus berbenah. Semangat transformasi layanan umat harus mewujud dalam birokrasi yang lebih lincah, responsif, dan transparan. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bima dan Kemenag adalah kunci untuk mewujudkan masyarakat Bima yang religius dan harmonis," ujar Ady Mahyudi.(Hy/Red)

Jumat, 02 Januari 2026

Gelar Salat Jumat Perdana, Jadikan Masjid Sebagai Sumber Kebaikan


Percut Seituan. Media Dinamika Global.id. Badan Kenaziran Masjid (BKM) Al-Ikhlas menggelar salat Jumat perdana pasca direlokasi dari lokasi sebelumnya yang berada di Komplek Veteran Dusun 8 Desa Medan Estate Kecamatan Percut Seituan ke lokasi baru yang berada di Desa Sampali, Dusun XIV, Kecamatan Percut Seituan, Jumat (2/1). Usai menggelar salat Jumat yang dipadati ratusan jamaah itu, BKM Al-Ikhlas juga menyalurkan bantuan paket sembako dan makan siang kepada jamaah dan warga sekitar. 

Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo, Ketua MUI Deliserdang, Drs, KH Kaya Hasibuan yang bertindak sebagai khatib dan Ketua BKM Al-Ikhlas Ir, Surachman. 

Ketua MUI Deliserdang, Drs, KH Kaya Hasibuan dalam khutbah Jumatnya menyampaikan, jadikan masjid sebagai sumber kebaikan bagi kita. Karena nanti akan dibalas Allah kebaikan-kebaikan kita. 

"Orang yang memakmurkan masjid akan ditolong Allah. Orang yang membangun masjid akan dibangunkan istana di surga oleh Allah. Tapi membangun masjid atas dasar taqwa dan bukan takkabur,"jelasnya. 

Ustaz Kaya juga menyampaikan, selain sebagai tempat ibadah, masjid juga menjadi pusat informasi untuk mengambil manfaat baik. Masjid juga sebagai penghormatan dan peningkatan kesejahteraan dan martabat kita sebagai hamba Allah. "Mari kita tingkatkan kehadiran kita untuk bersama-sama berjamaah di masjid,"sebutnya.

Sementara, Bupati Deliserdang yang diwawancarai usai salat Jumat mengatakan, sesuai seperti ceramah khatib, kalau kita membangun masjid berarti kita sedang menyiapkan rumah kita di surga. 

"Sudah tugas kita untuk memakmurkan masjid. Ngapain kita mesti bersitegang untuk yang lain-lain. Kalau untuk agama bersatulah kita. Kalau ada masjid yang baru dan bisa lebih banyak menampung jamaah kenapa tidak itu yang kita gunakan,"jelas Bupati.

Dan yang terpenting, sambung Asri Ludin, di lokasi masjid yang baru ini, lahan sudah atas nama BKM. Jadi, secara legalitas sudah tidak ada masalah. 

"Sekarang bukan perkara kuantitas. Tapi bagaimana kita bisa memakmurkan masjid dan menjadi ladang amal selama kita hidup di dunia. Masjid ini lahannya sudah atas nama BKM jadi sudah tidak ada masalah lagi,"sebutnya. 


Ketua BKM Al-Ikhlas, Ir Surachman menambahkan, pengurus BKM mengucap syukur Alhamdulillah atas pelaksanaan salat Jumat perdana di Masjid Al-Ikhlas di lokasi baru. Pemindahan lokasi (relokasi) sebelumnya telah dilakukan sesuai ketentuan dan musyawarah dengan pihak-pihak terkait. 

"Alhamdulliah, berkat dorongan masyarakat dan pihak-pihak terkait kita bisa menggelar salat Jumat perdana di Masjid Al-Ikhlas, di lokasi sebelumnya sudah tidak ada lagi jamaahnya,"tukasnya. (Tim)

Selasa, 30 Desember 2025

Perayaan Natal Bersama MKAG NTB 2025, Gubernur Iqbal Tegaskan Keberagaman sebagai Kekuatan Pembangunan Daerah


Mataram, Media Dinamika Global.Id — Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan komitmennya dalam merawat harmoni dan toleransi antarumat beragama ditandai dengan kehadirannya di tengah Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani NTB Tahun 2025 yang digelar Musyawarah Kerja Sama Antar Umat Beragama (MKAG). 30 Desember 2025.

Perayaan Natal yang mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan subtema “Bangkit Bersama NTB Makmur Mendunia” berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan serta toleransi yang terus dijaga di Bumi Gora.

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas sambutan hangat umat Kristiani NTB. Dirinya mengungkapkan bahwa nuansa kasih dan ketulusan sangat terasa sepanjang acara, termasuk melalui lantunan paduan suara yang menggugah perasaan.

“Getaran cinta dan kasih ini tidak hanya terasa di ruangan ini, tidak hanya di NTB, tetapi sejatinya dirasakan oleh seluruh umat manusia di seluruh dunia,” ungkap Gubernur di Auditorium Abu Bakar Universitas Mataram, Senin malam (29/12/2025).

Gubernur menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Provinsi NTB dalam perayaan keagamaan lintas umat merupakan wujud nyata komitmen menjaga persatuan dan keharmonisan sosial. Menurutnya, tema keluarga yang diangkat dalam Natal tahun ini menjadi pengingat penting bahwa perhatian dan kasih sayang dalam keluarga merupakan fondasi utama dalam mencegah berbagai persoalan sosial di masa depan.

“Jika keluarga kuat, maka masyarakat dan daerah juga akan kuat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal juga berbagi pengalamannya saat bertugas dan tinggal di luar negeri, seperti di Austria dan China. Dirinya menuturkan bahwa praktik toleransi antarumat beragama di Indonesia, khususnya di Bali dan NTB, kerap menjadi contoh yang dikagumi oleh masyarakat internasional.

“Inilah keindahan yang sesungguhnya. Perbedaan yang dirawat dengan kesadaran akan melahirkan harmoni,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa kekuatan NTB tidak hanya terletak pada kekayaan sumber daya alam seperti energi surya, kesuburan lahan, dan potensi kelautan tetapi juga pada modal sosial, yakni kemampuan masyarakatnya dalam menjaga dan merawat keberagaman.

“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan dirajut agar melahirkan keindahan dan kekuatan bersama,” tegas Gubernur.

Menutup sambutannya, Gubernur NTB menyampaikan doa dan harapan agar umat Kristiani senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan, seraya mengucapkan, “I wish you a Merry Christmas, and a Merry, Merry Christmas.”

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB,  H. Zamroni Aziz, S.Hi.,M.H menyampaikan bahwa perayaan Natal bersama ini merupakan contoh konkret kehidupan beragama yang rukun dan saling menghormati di Nusa Tenggara Barat.

“Kerukunan umat beragama di NTB bukan hanya slogan, tetapi telah menjadi praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari. Inilah kekuatan besar NTB yang harus terus dirawat bersama,” tegasnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga harmoni dan stabilitas sosial, terutama di tengah keberagaman latar belakang suku, agama, dan budaya.

“Inilah wajah Indonesia. Inilah wajah NTB. Keberagaman agama, keberagaman umat beragama, tetapi hidup berdampingan dalam suasana saling menghormati,” tutupnya.

Perayaan Natal Bersama MKAG NTB 2025 ini menjadi simbol kuat harmoni antarumat beragama di Nusa Tenggara Barat, sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi NTB dalam membangun daerah yang rukun, inklusif, dan berdaya saing menuju NTB Makmur Mendunia.

Redaksi ||

MUI Deli Serdang Nyatakan Relokasi Masjid Al Ikhlas Dibenarkan, Musyawarah Jadi Jalan Utama Menjaga Ukhuwah


Sumatra Utara. Media Dinamika Global.id. Rapat Pertemuan terkait polemik perpindahan Masjid Al Ikhlas Dusun VIII Desa Medan Estate berlangsung dengan suasana sejuk dan kondusif. Pertemuan yang digelar pada Senin, (29/12/2025) dan dipimpin langsung oleh Camat Percut Sei Tuan, A. Ftriyan Sukri, menjadi wujud kehadiran negara dalam merawat ketenangan umat serta memastikan persoalan diselesaikan melalui musyawarah mufakat.

Dalam arahannya, Camat A. Ftriyan Sukri, S.STP, M.Si menegaskan bahwa pihak kecamatan sejak awal telah memonitor kondisi Masjid Al Ikhlas serta mengawal setiap kebijakan yang lahir dari hasil kesepakatan Badan Kemakmuran Masjid (BKM), warga, dan masyarakat sekitar. Pemerintah kecamatan hadir sebagai fasilitator agar persoalan tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan yang dapat mengganggu keharmonisan sosial dan ukhuwah umat.

Rapat tersebut turut dihadiri unsur lintas lembaga dan tokoh strategis, di antaranya Ketua MUI Kabupaten Deli Serdang Ustaz Kaya Hasibuan, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Deli Serdang,

Ketua DMI Kabupaten Deli Serdang H. Sulaiman Hasibuan, Ketua BKM Masjid Al Ikhlas Ir. Surachman, Danramil 13 Percut Sei Tuan Mayor Fitriadi, Kepala Desa Medan Estate Anwar Sadat, Kepala Desa Sampali Ruslan, Ketua BPD Medan Estate, tokoh masyarakat dan tokoh agama Dusun VIII Medan Estate, Anggota DPRD Deli Serdang H. Rakhmadsyah, SH, unsur aparat keamanan, serta dari Aliansi Kelaskaran Islam. Hadir Ketua Umum BP FORMI Azhari, Panglima FUI Sumut Saiin, dan Panglima LPI/FPI Sumut A. Effendi Bangun.

Seluruh unsur yang hadir diberikan kesempatan yang sama untuk menyampaikan pandangan, masukan, dan pendapat terkait polemik relokasi Masjid Al Ikhlas. Seluruh pendapat tersebut dicatat secara resmi dan dituangkan dalam notulen rapat sebagai bagian dari dokumen hasil mediasi.

Ketua BKM Masjid Al Ikhlas, Ir. Surachman, yang telah memimpin kurang lebih 15 tahun, memaparkan kondisi faktual masjid lama yang menjadi dasar keputusan perpindahan. Ia menyampaikan bahwa masjid lama sudah tidak lagi difungsikan sebagaimana mestinya.

“Jamaah sudah tidak ada, operasional masjid tidak berjalan, tidak memiliki alas hak yang jelas, tidak terdaftar di Badan Wakaf, serta terkendala pembiayaan operasional. Kondisi ini menyebabkan masjid lama tidak lagi optimal sebagai tempat ibadah,” jelasnya di hadapan peserta rapat.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Percut Sei Tuan, Anggota DPRD Deli Serdang H. Rakhmadsyah, sekaligus Penasehat Ormas Islam BP FORMI, menyampaikan bahwa keterlibatannya berangkat dari ikatan emosional dan sejarah dengan Masjid Al Ikhlas sejak masa kecilnya. Ia mengenang almarhum ayahnya yang pernah bekerja di Kantor Camat dan turut terlibat dalam pembangunan awal masjid.

“Kehadiran saya di sini adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai anggota DPRD Deli Serdang di daerah pemilihan saya, Kecamatan Percut Sei Tuan, agar persoalan ini diselesaikan secara bijak dan bermartabat, tanpa kegaduhan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Ketua Umum BP FORMI, Azhari, yang mewakili Aliansi Ormas-Ormas Islam Kelaskaran Sumatera Utara, mengajak seluruh elemen umat untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah, menghindari provokasi, serta tidak membangun narasi yang tidak utuh. Perbedaan pandangan, menurutnya, harus disikapi dengan tabayun dan dialog yang santun.

Azhari juga menegaskan bahwa sejak awal perjuangan pada April 2025 di Masjid Al Ikhlas, pihaknya tidak memiliki kepentingan apa pun selain mempertahankan masjid dari upaya penggusuran saat itu.

Ia menekankan bahwa perjuangan tersebut murni lahir dari kepedulian terhadap rumah ibadah dan ketenangan umat.

Seiring perkembangan situasi dan lahirnya kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh BKM Masjid Al Ikhlas, jamaah dan warga Dusun VIII, unsur Muspika Percut Sei Tuan, Kepala Desa Medan Estate, Kepala Desa Sampali, MUI serta KUA Percut Sei Tuan, yang prosesnya saat itu dipimpin langsung oleh Anggota DPRD Deli Serdang H. Rakhmadsyah pada Juli 2025, pihaknya menyatakan menghormati dan menerima keputusan tersebut sebagai hasil musyawarah bersama.

Di akhir rapat Pertemuan, Ketua MUI Kabupaten Deli Serdang, Ustaz Kaya Hasibuan, menegaskan bahwa hasil mediasi tetap mengacu pada Fatwa MUI Nomor 54 Tahun 2014 tentang Status Tanah yang di atasnya Berdiri Bangunan Masjid. Ia menyatakan bahwa sepanjang perpindahan masjid dilakukan atas dasar kemaslahatan umat dan tidak menyalahi ketentuan syariat, maka relokasi masjid dibenarkan secara agama.

Berdasarkan pembahasan bersama, forum mediasi menyepakati bahwa relokasi Masjid Al Ikhlas Dusun VIII Desa Medan Estate tetap dilaksanakan. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kemaslahatan yang lebih besar, mengingat masjid lama tidak memiliki alas hak yang jelas, tidak terdaftar sebagai tanah wakaf, tidak lagi memiliki jamaah aktif, serta mengalami kendala operasional dan pembiayaan.

Sebaliknya, masjid baru yang dibangun oleh pihak pengembang telah mencapai sekitar 95 persen progres pembangunan dan siap dioperasionalkan.

Masjid tersebut dilengkapi sarana pendidikan madrasah, dibangun dengan nilai investasi miliaran rupiah—dari rencana awal 2,1 miliar rupiah menjadi sekitar 3,1 miliar rupiah serta memiliki alas hak tanah yang jelas dan akan diproses sertifikasi wakafnya secara resmi oleh BKM.

Dalam rapat tersebut juga dicatat bahwa pihak-pihak yang menyatakan keberatan tidak hadir dalam forum mediasi, meskipun undangan telah disampaikan.

Melalui mediasi ini, seluruh unsur Forkopimcam Percut Sei Tuan, MUI, BWI, DMI, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta aliansi ormas Islam Sumatera Utara berharap persoalan perpindahan Masjid Al Ikhlas dapat disudahi secara arif dan bijaksana demi menjaga persatuan, ketenteraman, dan keharmonisan umat. (Tim)

Minggu, 21 Desember 2025

Masjid Al Ikhlas Kini Berada Di Lokasi Yang Lebih Layak


Medan. Media Dinamika Global.id. Humas Badan Kemakmuran (BKM) Masjid Al Ikhlas Komplek Veteran, Medan Estate, Bambang Herianto menegaskan pada masyarakat khususnya jamaah masjid Al Ikhlas agar tidak terprovokasi dengan pihak-pihak yang sengaja menunggangi polemik pemindahan Masjid Al Ikhlas. Pemindahan masjid, sebelumnya sudah melalui musyawarah dan seusai prosedur bahkan masjid yang baru sekarang berada di tempat yang lebih layak dengan kondisi bangunan yang juga jauh lebih layak. 

"Karena semuanya warga setuju Masjid Al Ikhlas pindah ke lokasi yang lebih layak lagi. Bukan dikurangi malah dilebihkan. Dari yang awalnya bangunan semi permanen jadi permanen. Kelas Tahfiz dari yang sebelumnya 3 lokal kini menjadi 4 lokal. Dari kubah masjid yang awalnya terbuat dari besi, kini sudah di beton,"ungkap Bambang pada wartawan, Sabtu (20/12/25). 

Sebelum memindahkan Masjid Al Ikhlas ke lokasi yang lebih layak, kata Bambang, pihak BKM sudah membuka forum musyawarah 4 bulan sebelumnya. Dalam musyawarah tersebut, pihaknya mengundang dan melibatkan masyarakat setempat, remaja masjid, ormas Islam dan para tokoh masyarakat. "Kalau mau melakukan penolakan saat musyawarah berlangsung. Sedangkan saat musyawarah berlangsung oknum-oknum yang melakukan penolakan tidak pernah ada. Tiba-tiba saat masjid sudah di bangun menjadi lebih baik lagi mereka melakukan aksi penolakan. Selama ini kemana saja?" ungkap Bambang. 

Dikatakan Bambang, kuat dugaan oknum-oknum yang menolak perpindahan Masjid Al Ikhlas bisa dipastikan bukan warga setempat atau jamaah Masjid Al Ikhlas. 

Hal senada disampaikan Kepling Dusun VIII, Desa Medan Estate, Sunar, menurutnya, perpindahan Masjid Al Ikhlas sebelumnya sudah dilakukan berdasarkan kesepakatan warga yang menyetujui kalau Masjid Al Ikhlas dipindahkan tak jauh dari lokasi sebelumnya ke tempat yang lebih layak. Sebab menurut Sunar, kalau tidak dipindahkan, di posisi masjid sebelumnya sudah banyak masyarakat yang pindah dari lokasi tersebut. 

"Karena sudah tidak ada penghuni di sana jadi masyarakat sepakat agar Masjid Al Ikhlas dipindahkan. Perpindahan masjid sudah melalui persetujuan warga dan sudah sesuai prosedur. Pihak-pihak yang menolak pergeseran masjid sebenarnya bukan warga sekitar. Warga tidak mau ditunggangi oleh orang-orang yang punya kepentingan dalam polemik ini,"sebutnya. 

Menanggapi polemik perpindahan Masjid Al Ikhlas ini, sebelumnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Deliserdang, Drs. H Kaya Hasibuan menegaskan bahwa perpindahan atau pergeseran Masjid Al Ikhlas dapat dibenarkan menurut agama dan ketentuan yang berlaku, sepanjang memenuhi unsur-unsur yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Dijelaskannya, menanggapi adanya aksi sekelompok orang yang mengatasnamakan Aliansi Pengawal Masjid Indonesia (APMI) yang mendatangi dan melaksanakan salat Jum’at di Masjid Al Ikhlas di Ex Komplek Veteran Dusun VIII Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, menolak pemindahan serta meminta agar fasilitas masjid yang telah dibongkar atau diambil agar segera dikembalikan dan dipasang kembali.

Ustaz Kaya menjelaskan, setidaknya terdapat tiga unsur utama yang menjadi dasar diperbolehkannya perpindahan atau pergeseran masjid.

“Pertama, harus jelas terkait hak kepemilikan masjid, dasar hak, atau status wakafnya. Kedua, masjid tersebut harus memberikan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat dan jama’ah. Ketiga, masjid dibangun semata-mata untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua MUI Deliserdang menegaskan bahwa proses pergeseran Masjid Al Ikhlas telah melalui tahapan musyawarah, kesepakatan, serta penandatanganan resmi oleh berbagai pihak terkait. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Ketua BKM Masjid Al Ikhlas bersama masyarakat sekitar yang rumahnya telah menerima ganti rugi dari pihak pengembang PT. United Orto Berjaya (UOB), yang disaksikan dan ditandatangani oleh unsur Muspika Kecamatan Percut Seituan, Ketua MUI dan KUA Kecamatan Percut Seituan, Perwakilan Ormas Islam serta Kepala Desa Medan Estate dan Kepala Desa Sampali.

Dengan adanya kesepakatan dan penandatanganan tersebut, Ketua MUI menilai bahwa proses pergeseran masjid telah dilakukan secara terbuka, sah, serta sesuai dengan ketentuan agama dan prinsip musyawarah mufakat di tengah masyarakat.

Berdasarkan ketiga unsur tersebut, Ketua MUI Deli Serdang menilai bahwa pergeseran atau perpindahan Masjid Al Ikhlas telah sesuai dengan ketentuan agama dan dapat dibenarkan secara syar’i.

Oleh karena itu, ia meminta kepada pihak-pihak yang masih mempersoalkan pergeseran Masjid Al Ikhlas agar tidak memancing polemik yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah umat. Menurutnya, perbedaan pandangan hendaknya disikapi dengan bijak dan mengedepankan musyawarah serta ketenangan.

“Kami mengimbau masyarakat luas dan jama’ah agar dapat menahan diri dan tidak terpancing oleh perbuatan atau ajakan yang bertentangan dengan hukum dan norma agama,” tegasnya.

Ketua MUI Deliserdang juga mengajak para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam serta seluruh elemen umat untuk tidak memantik kekisruhan. Ia berharap para tokoh dan pimpinan umat dapat melihat persoalan ini secara utuh, objektif, serta memberikan pemahaman yang benar dan menyejukkan kepada pengikut dan jama’ahnya.

“Umat membutuhkan kesejukan, bukan provokasi. Mari kita jaga persatuan dan ukhuwa Islamiyah demi kemaslahatan bersama,” pungkasnya. (Tim)

Jumat, 17 Oktober 2025

Wabup H. Irfan: "Jadikan Al-Qur'an Sebagai Pedoman Semua Aspek Kehidupan"


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-19 Tingkat Kecamatan Palibelo Kamis (16/10), di halaman Kantor Camat Palibelo dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy dengan ditandai Pemukulan Gong.

Dihadapan Camat Palibelo Muslim, S.Sos, M.AP, Kabid Bimas Islam Kantor Kemenag Bima H. Sudirman Hasan, S.Pd.I, M.Si, Ketua LPTQ Kabupaten Bima H. Fitrah Malik, dan Ketua Panitia Pelaksana dan para Kades, Wakil Bupati menyampaikan beberapa amanat yang diawali penyerahan kitab suci Al Qur'an dari Pemkab Bima, Kantor Kemenag Bima, dan LPTQ Kab. Bima

Pada kesempatan tersebut Wabup kembali mengingatkan pentingnya semua komponen menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. "Kitab suci Al-Qur'an harus menjadi petunjuk bagi jajaran pemerintah daerah dan masyarakat di dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Demikian halnya, kebijakan harus merumuskan kebijakan berkiblat pada Al Qur'an.

"Lestarikan semua bentuk program baca Al-Qur'an, jadikan sebagai penuntun tutur kata, tingkah laku, dan pemikiran kita dalam kehidupan sehari-hari." Ujar Wakil Bupati dihadapan Kepala Desa, Kepala UPT dan Kepala Sekolah Se-kecamatan Palibelo

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi atas peran dan pengabdian para guru mengaji dan Pembina TPQ

"Atas nama pemerintah daerah, secara khusus, saya mengucapkan terimakasih kepada guru mengaji TPQ se Kabupaten Bima. Di tengah keterbatasan yang ada, Pemkab Bima berkomitmen untuk lebih memperhatikan nasib guru ngaji di kabupaten Bima." Tutup Wabup.

Sementara itu, Ketua Panitia menyampaikan Tema MTQ Ke-19 Tingkat Kecamatan Palibelo tahun 2025 yaitu "Raih Syafaat Al Quran, Bangun Generasi Menuju Bima Bermartabat, berlangsung dari tanggal 16 sampau dengan 22 Oktober 2025, melombakan 6 Cabang Kategori dengan total 330 peserta. (Tim)

Senin, 06 Oktober 2025

Wabup dr.Irfan Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Al – Aminah Desa Samili


Kabupaten Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Wakil Bupati Bima, dr. Irfan, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al - Aminah, yang terletak di dusun sakala RT-18 / RW-09, Desa Samili, Kecamatan Woha. Minggu (05/10/2025 ).

Peletakan batu pertama Masjid Al-Aminah ini, merupakan langkah awal pembangunan rumah ibadah, yang berdiri di atas lahan yang telah diwakafkan oleh keluarga besar H. Abdullah

Ke depan kehadiran masjid ini diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat yang ada di Desa Samili, Khususnya masyarakat yang ada di dusun Sakala. 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati, menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Al – Aminah ini, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan syiar Islam dan memberikan ruang bagi masyarakat dalam beribadah dan berkumpul. 

Masjid yang direncanakan dibangun dengan anggaran lebih kurang Rp lima Milyar, akan dilengkapi dengan fasilitas memadai.

Ia juga berharap masjid tersebut dapat menjadi simbol kebersamaan dan keharmonisan masyarakat, khususnya yang ada di dusun Sakala, Desa Samili, Kecamatan Woha. 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Muspika kecamatan Woha, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta keluarga besar H.Abdullah, selaku pihak yang telah mewakafkan tanahnya untuk pembangunan masjid. (Tim MDG)