Media Dinamika Global: Agama
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Januari 2026

MUI Kota Medan Dukung Kapolrestabes Tindak Kawasan Jermal 15


Medan. Media Dinamika Global.id. Medan Bersih dari Narkoba. Penindakan terhadap kawasan rawan Narkoba dan perjudian di Jermal XV mendapat dukungan dari berbagai elemen. Salah satu dukungan disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, Dr, H, Hasan Maksum, MAg yang mengharapkan penindakan tersebut jangan hanya dilakukan di kawasan Jermal 15 saja, tapi di tempat-tempat lain di wilayah hukum Polrestabes Medan. 

"Kami MUI Kota Medan mengucapkan terimakasih dan apresiasi terhadap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr, Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH yang telah melakukan penindakan di kawasan rawan narkoba dan perjudian di Jermal 15. Kami berharap penindakan ini juga dilakukan di lokasi-lokasi lainnya yang jadi basis narkoba dan perjudian,"ungkapnya. 

 Dikatakannya, Kami sangat mendukung penindakan dan pemberantasan judi dan narkoba, agar Kota Medan bersih dan terbebas dari peredaran narkoba dan praktik perjudian. Sehingga dapat kita wujudkan misi dan visi Walikota Medan yang "menjadikan Medan Untuk semua dan semua untuk Medan". (Tim)

Sabtu, 03 Januari 2026

Bupati Ady Mahyudi Pimpin Upacara Hari Amal Bakti Kemenag


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Upacara Bendera memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama tingkat Kabupaten Bima tahun 2026 yang berlangsung yang di halaman MTsN 1 Wawo berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh entitas Kementerian Agama Kabupaten Bima. Sabtu (03/01/26) 

Bupati Bima Ady Mahyudi yang bertindak selaku inspektur upacara pada prosesi yang turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima H. Mujiburrahman, S.Ag Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima H. Ikhwan Zulkifli,

Camat Wawo Syafrudin Bahsyar, S.Sos Pimpinan Instansi vertikal dan BUMN, para Kepala Seksi, Kepala Urusan Agama (KUA) Kecamatan, para pendidik dan tenaga pendidikan yang bernaung di bawah Kementerian Agama, Muspika Kecamatan Wawo

Bupati Bima yang membacakan amanat tertulis Menteri Agama RI Nasaruddin Umar tersebut menyampaikan beberapa pesan.

"Hari ini kita memperingati Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama dengan mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Tema ini menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan sebuah energi kebangsaan. Kerukunan adalah sinergi yang produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan bangsa". ungkapnya.

Di hadapan ratusan peserta upacara HAB yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag, guru-guru madrasah, penyuluh agama, serta perwakilan siswa-siswi madrasah yang dengan antusias mengikuti jalannya upacara meski di bawah terik matahari pagi tersebut, Bupati menekankan pentingnya peran strategis Kementerian Agama dalam membangun fondasi moral dan spiritual bangsa, serta menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Bima.

"Di usia yang ke-80 ini, Kementerian Agama harus terus berbenah. Semangat transformasi layanan umat harus mewujud dalam birokrasi yang lebih lincah, responsif, dan transparan. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bima dan Kemenag adalah kunci untuk mewujudkan masyarakat Bima yang religius dan harmonis," ujar Ady Mahyudi.(Hy/Red)

Jumat, 02 Januari 2026

Gelar Salat Jumat Perdana, Jadikan Masjid Sebagai Sumber Kebaikan


Percut Seituan. Media Dinamika Global.id. Badan Kenaziran Masjid (BKM) Al-Ikhlas menggelar salat Jumat perdana pasca direlokasi dari lokasi sebelumnya yang berada di Komplek Veteran Dusun 8 Desa Medan Estate Kecamatan Percut Seituan ke lokasi baru yang berada di Desa Sampali, Dusun XIV, Kecamatan Percut Seituan, Jumat (2/1). Usai menggelar salat Jumat yang dipadati ratusan jamaah itu, BKM Al-Ikhlas juga menyalurkan bantuan paket sembako dan makan siang kepada jamaah dan warga sekitar. 

Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo, Ketua MUI Deliserdang, Drs, KH Kaya Hasibuan yang bertindak sebagai khatib dan Ketua BKM Al-Ikhlas Ir, Surachman. 

Ketua MUI Deliserdang, Drs, KH Kaya Hasibuan dalam khutbah Jumatnya menyampaikan, jadikan masjid sebagai sumber kebaikan bagi kita. Karena nanti akan dibalas Allah kebaikan-kebaikan kita. 

"Orang yang memakmurkan masjid akan ditolong Allah. Orang yang membangun masjid akan dibangunkan istana di surga oleh Allah. Tapi membangun masjid atas dasar taqwa dan bukan takkabur,"jelasnya. 

Ustaz Kaya juga menyampaikan, selain sebagai tempat ibadah, masjid juga menjadi pusat informasi untuk mengambil manfaat baik. Masjid juga sebagai penghormatan dan peningkatan kesejahteraan dan martabat kita sebagai hamba Allah. "Mari kita tingkatkan kehadiran kita untuk bersama-sama berjamaah di masjid,"sebutnya.

Sementara, Bupati Deliserdang yang diwawancarai usai salat Jumat mengatakan, sesuai seperti ceramah khatib, kalau kita membangun masjid berarti kita sedang menyiapkan rumah kita di surga. 

"Sudah tugas kita untuk memakmurkan masjid. Ngapain kita mesti bersitegang untuk yang lain-lain. Kalau untuk agama bersatulah kita. Kalau ada masjid yang baru dan bisa lebih banyak menampung jamaah kenapa tidak itu yang kita gunakan,"jelas Bupati.

Dan yang terpenting, sambung Asri Ludin, di lokasi masjid yang baru ini, lahan sudah atas nama BKM. Jadi, secara legalitas sudah tidak ada masalah. 

"Sekarang bukan perkara kuantitas. Tapi bagaimana kita bisa memakmurkan masjid dan menjadi ladang amal selama kita hidup di dunia. Masjid ini lahannya sudah atas nama BKM jadi sudah tidak ada masalah lagi,"sebutnya. 


Ketua BKM Al-Ikhlas, Ir Surachman menambahkan, pengurus BKM mengucap syukur Alhamdulillah atas pelaksanaan salat Jumat perdana di Masjid Al-Ikhlas di lokasi baru. Pemindahan lokasi (relokasi) sebelumnya telah dilakukan sesuai ketentuan dan musyawarah dengan pihak-pihak terkait. 

"Alhamdulliah, berkat dorongan masyarakat dan pihak-pihak terkait kita bisa menggelar salat Jumat perdana di Masjid Al-Ikhlas, di lokasi sebelumnya sudah tidak ada lagi jamaahnya,"tukasnya. (Tim)

Selasa, 30 Desember 2025

Perayaan Natal Bersama MKAG NTB 2025, Gubernur Iqbal Tegaskan Keberagaman sebagai Kekuatan Pembangunan Daerah


Mataram, Media Dinamika Global.Id — Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan komitmennya dalam merawat harmoni dan toleransi antarumat beragama ditandai dengan kehadirannya di tengah Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani NTB Tahun 2025 yang digelar Musyawarah Kerja Sama Antar Umat Beragama (MKAG). 30 Desember 2025.

Perayaan Natal yang mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan subtema “Bangkit Bersama NTB Makmur Mendunia” berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan serta toleransi yang terus dijaga di Bumi Gora.

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas sambutan hangat umat Kristiani NTB. Dirinya mengungkapkan bahwa nuansa kasih dan ketulusan sangat terasa sepanjang acara, termasuk melalui lantunan paduan suara yang menggugah perasaan.

“Getaran cinta dan kasih ini tidak hanya terasa di ruangan ini, tidak hanya di NTB, tetapi sejatinya dirasakan oleh seluruh umat manusia di seluruh dunia,” ungkap Gubernur di Auditorium Abu Bakar Universitas Mataram, Senin malam (29/12/2025).

Gubernur menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Provinsi NTB dalam perayaan keagamaan lintas umat merupakan wujud nyata komitmen menjaga persatuan dan keharmonisan sosial. Menurutnya, tema keluarga yang diangkat dalam Natal tahun ini menjadi pengingat penting bahwa perhatian dan kasih sayang dalam keluarga merupakan fondasi utama dalam mencegah berbagai persoalan sosial di masa depan.

“Jika keluarga kuat, maka masyarakat dan daerah juga akan kuat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal juga berbagi pengalamannya saat bertugas dan tinggal di luar negeri, seperti di Austria dan China. Dirinya menuturkan bahwa praktik toleransi antarumat beragama di Indonesia, khususnya di Bali dan NTB, kerap menjadi contoh yang dikagumi oleh masyarakat internasional.

“Inilah keindahan yang sesungguhnya. Perbedaan yang dirawat dengan kesadaran akan melahirkan harmoni,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa kekuatan NTB tidak hanya terletak pada kekayaan sumber daya alam seperti energi surya, kesuburan lahan, dan potensi kelautan tetapi juga pada modal sosial, yakni kemampuan masyarakatnya dalam menjaga dan merawat keberagaman.

“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan dirajut agar melahirkan keindahan dan kekuatan bersama,” tegas Gubernur.

Menutup sambutannya, Gubernur NTB menyampaikan doa dan harapan agar umat Kristiani senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan, seraya mengucapkan, “I wish you a Merry Christmas, and a Merry, Merry Christmas.”

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB,  H. Zamroni Aziz, S.Hi.,M.H menyampaikan bahwa perayaan Natal bersama ini merupakan contoh konkret kehidupan beragama yang rukun dan saling menghormati di Nusa Tenggara Barat.

“Kerukunan umat beragama di NTB bukan hanya slogan, tetapi telah menjadi praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari. Inilah kekuatan besar NTB yang harus terus dirawat bersama,” tegasnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga harmoni dan stabilitas sosial, terutama di tengah keberagaman latar belakang suku, agama, dan budaya.

“Inilah wajah Indonesia. Inilah wajah NTB. Keberagaman agama, keberagaman umat beragama, tetapi hidup berdampingan dalam suasana saling menghormati,” tutupnya.

Perayaan Natal Bersama MKAG NTB 2025 ini menjadi simbol kuat harmoni antarumat beragama di Nusa Tenggara Barat, sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi NTB dalam membangun daerah yang rukun, inklusif, dan berdaya saing menuju NTB Makmur Mendunia.

Redaksi ||

MUI Deli Serdang Nyatakan Relokasi Masjid Al Ikhlas Dibenarkan, Musyawarah Jadi Jalan Utama Menjaga Ukhuwah


Sumatra Utara. Media Dinamika Global.id. Rapat Pertemuan terkait polemik perpindahan Masjid Al Ikhlas Dusun VIII Desa Medan Estate berlangsung dengan suasana sejuk dan kondusif. Pertemuan yang digelar pada Senin, (29/12/2025) dan dipimpin langsung oleh Camat Percut Sei Tuan, A. Ftriyan Sukri, menjadi wujud kehadiran negara dalam merawat ketenangan umat serta memastikan persoalan diselesaikan melalui musyawarah mufakat.

Dalam arahannya, Camat A. Ftriyan Sukri, S.STP, M.Si menegaskan bahwa pihak kecamatan sejak awal telah memonitor kondisi Masjid Al Ikhlas serta mengawal setiap kebijakan yang lahir dari hasil kesepakatan Badan Kemakmuran Masjid (BKM), warga, dan masyarakat sekitar. Pemerintah kecamatan hadir sebagai fasilitator agar persoalan tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan yang dapat mengganggu keharmonisan sosial dan ukhuwah umat.

Rapat tersebut turut dihadiri unsur lintas lembaga dan tokoh strategis, di antaranya Ketua MUI Kabupaten Deli Serdang Ustaz Kaya Hasibuan, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Deli Serdang,

Ketua DMI Kabupaten Deli Serdang H. Sulaiman Hasibuan, Ketua BKM Masjid Al Ikhlas Ir. Surachman, Danramil 13 Percut Sei Tuan Mayor Fitriadi, Kepala Desa Medan Estate Anwar Sadat, Kepala Desa Sampali Ruslan, Ketua BPD Medan Estate, tokoh masyarakat dan tokoh agama Dusun VIII Medan Estate, Anggota DPRD Deli Serdang H. Rakhmadsyah, SH, unsur aparat keamanan, serta dari Aliansi Kelaskaran Islam. Hadir Ketua Umum BP FORMI Azhari, Panglima FUI Sumut Saiin, dan Panglima LPI/FPI Sumut A. Effendi Bangun.

Seluruh unsur yang hadir diberikan kesempatan yang sama untuk menyampaikan pandangan, masukan, dan pendapat terkait polemik relokasi Masjid Al Ikhlas. Seluruh pendapat tersebut dicatat secara resmi dan dituangkan dalam notulen rapat sebagai bagian dari dokumen hasil mediasi.

Ketua BKM Masjid Al Ikhlas, Ir. Surachman, yang telah memimpin kurang lebih 15 tahun, memaparkan kondisi faktual masjid lama yang menjadi dasar keputusan perpindahan. Ia menyampaikan bahwa masjid lama sudah tidak lagi difungsikan sebagaimana mestinya.

“Jamaah sudah tidak ada, operasional masjid tidak berjalan, tidak memiliki alas hak yang jelas, tidak terdaftar di Badan Wakaf, serta terkendala pembiayaan operasional. Kondisi ini menyebabkan masjid lama tidak lagi optimal sebagai tempat ibadah,” jelasnya di hadapan peserta rapat.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Percut Sei Tuan, Anggota DPRD Deli Serdang H. Rakhmadsyah, sekaligus Penasehat Ormas Islam BP FORMI, menyampaikan bahwa keterlibatannya berangkat dari ikatan emosional dan sejarah dengan Masjid Al Ikhlas sejak masa kecilnya. Ia mengenang almarhum ayahnya yang pernah bekerja di Kantor Camat dan turut terlibat dalam pembangunan awal masjid.

“Kehadiran saya di sini adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai anggota DPRD Deli Serdang di daerah pemilihan saya, Kecamatan Percut Sei Tuan, agar persoalan ini diselesaikan secara bijak dan bermartabat, tanpa kegaduhan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Ketua Umum BP FORMI, Azhari, yang mewakili Aliansi Ormas-Ormas Islam Kelaskaran Sumatera Utara, mengajak seluruh elemen umat untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah, menghindari provokasi, serta tidak membangun narasi yang tidak utuh. Perbedaan pandangan, menurutnya, harus disikapi dengan tabayun dan dialog yang santun.

Azhari juga menegaskan bahwa sejak awal perjuangan pada April 2025 di Masjid Al Ikhlas, pihaknya tidak memiliki kepentingan apa pun selain mempertahankan masjid dari upaya penggusuran saat itu.

Ia menekankan bahwa perjuangan tersebut murni lahir dari kepedulian terhadap rumah ibadah dan ketenangan umat.

Seiring perkembangan situasi dan lahirnya kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh BKM Masjid Al Ikhlas, jamaah dan warga Dusun VIII, unsur Muspika Percut Sei Tuan, Kepala Desa Medan Estate, Kepala Desa Sampali, MUI serta KUA Percut Sei Tuan, yang prosesnya saat itu dipimpin langsung oleh Anggota DPRD Deli Serdang H. Rakhmadsyah pada Juli 2025, pihaknya menyatakan menghormati dan menerima keputusan tersebut sebagai hasil musyawarah bersama.

Di akhir rapat Pertemuan, Ketua MUI Kabupaten Deli Serdang, Ustaz Kaya Hasibuan, menegaskan bahwa hasil mediasi tetap mengacu pada Fatwa MUI Nomor 54 Tahun 2014 tentang Status Tanah yang di atasnya Berdiri Bangunan Masjid. Ia menyatakan bahwa sepanjang perpindahan masjid dilakukan atas dasar kemaslahatan umat dan tidak menyalahi ketentuan syariat, maka relokasi masjid dibenarkan secara agama.

Berdasarkan pembahasan bersama, forum mediasi menyepakati bahwa relokasi Masjid Al Ikhlas Dusun VIII Desa Medan Estate tetap dilaksanakan. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kemaslahatan yang lebih besar, mengingat masjid lama tidak memiliki alas hak yang jelas, tidak terdaftar sebagai tanah wakaf, tidak lagi memiliki jamaah aktif, serta mengalami kendala operasional dan pembiayaan.

Sebaliknya, masjid baru yang dibangun oleh pihak pengembang telah mencapai sekitar 95 persen progres pembangunan dan siap dioperasionalkan.

Masjid tersebut dilengkapi sarana pendidikan madrasah, dibangun dengan nilai investasi miliaran rupiah—dari rencana awal 2,1 miliar rupiah menjadi sekitar 3,1 miliar rupiah serta memiliki alas hak tanah yang jelas dan akan diproses sertifikasi wakafnya secara resmi oleh BKM.

Dalam rapat tersebut juga dicatat bahwa pihak-pihak yang menyatakan keberatan tidak hadir dalam forum mediasi, meskipun undangan telah disampaikan.

Melalui mediasi ini, seluruh unsur Forkopimcam Percut Sei Tuan, MUI, BWI, DMI, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta aliansi ormas Islam Sumatera Utara berharap persoalan perpindahan Masjid Al Ikhlas dapat disudahi secara arif dan bijaksana demi menjaga persatuan, ketenteraman, dan keharmonisan umat. (Tim)

Minggu, 21 Desember 2025

Masjid Al Ikhlas Kini Berada Di Lokasi Yang Lebih Layak


Medan. Media Dinamika Global.id. Humas Badan Kemakmuran (BKM) Masjid Al Ikhlas Komplek Veteran, Medan Estate, Bambang Herianto menegaskan pada masyarakat khususnya jamaah masjid Al Ikhlas agar tidak terprovokasi dengan pihak-pihak yang sengaja menunggangi polemik pemindahan Masjid Al Ikhlas. Pemindahan masjid, sebelumnya sudah melalui musyawarah dan seusai prosedur bahkan masjid yang baru sekarang berada di tempat yang lebih layak dengan kondisi bangunan yang juga jauh lebih layak. 

"Karena semuanya warga setuju Masjid Al Ikhlas pindah ke lokasi yang lebih layak lagi. Bukan dikurangi malah dilebihkan. Dari yang awalnya bangunan semi permanen jadi permanen. Kelas Tahfiz dari yang sebelumnya 3 lokal kini menjadi 4 lokal. Dari kubah masjid yang awalnya terbuat dari besi, kini sudah di beton,"ungkap Bambang pada wartawan, Sabtu (20/12/25). 

Sebelum memindahkan Masjid Al Ikhlas ke lokasi yang lebih layak, kata Bambang, pihak BKM sudah membuka forum musyawarah 4 bulan sebelumnya. Dalam musyawarah tersebut, pihaknya mengundang dan melibatkan masyarakat setempat, remaja masjid, ormas Islam dan para tokoh masyarakat. "Kalau mau melakukan penolakan saat musyawarah berlangsung. Sedangkan saat musyawarah berlangsung oknum-oknum yang melakukan penolakan tidak pernah ada. Tiba-tiba saat masjid sudah di bangun menjadi lebih baik lagi mereka melakukan aksi penolakan. Selama ini kemana saja?" ungkap Bambang. 

Dikatakan Bambang, kuat dugaan oknum-oknum yang menolak perpindahan Masjid Al Ikhlas bisa dipastikan bukan warga setempat atau jamaah Masjid Al Ikhlas. 

Hal senada disampaikan Kepling Dusun VIII, Desa Medan Estate, Sunar, menurutnya, perpindahan Masjid Al Ikhlas sebelumnya sudah dilakukan berdasarkan kesepakatan warga yang menyetujui kalau Masjid Al Ikhlas dipindahkan tak jauh dari lokasi sebelumnya ke tempat yang lebih layak. Sebab menurut Sunar, kalau tidak dipindahkan, di posisi masjid sebelumnya sudah banyak masyarakat yang pindah dari lokasi tersebut. 

"Karena sudah tidak ada penghuni di sana jadi masyarakat sepakat agar Masjid Al Ikhlas dipindahkan. Perpindahan masjid sudah melalui persetujuan warga dan sudah sesuai prosedur. Pihak-pihak yang menolak pergeseran masjid sebenarnya bukan warga sekitar. Warga tidak mau ditunggangi oleh orang-orang yang punya kepentingan dalam polemik ini,"sebutnya. 

Menanggapi polemik perpindahan Masjid Al Ikhlas ini, sebelumnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Deliserdang, Drs. H Kaya Hasibuan menegaskan bahwa perpindahan atau pergeseran Masjid Al Ikhlas dapat dibenarkan menurut agama dan ketentuan yang berlaku, sepanjang memenuhi unsur-unsur yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Dijelaskannya, menanggapi adanya aksi sekelompok orang yang mengatasnamakan Aliansi Pengawal Masjid Indonesia (APMI) yang mendatangi dan melaksanakan salat Jum’at di Masjid Al Ikhlas di Ex Komplek Veteran Dusun VIII Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, menolak pemindahan serta meminta agar fasilitas masjid yang telah dibongkar atau diambil agar segera dikembalikan dan dipasang kembali.

Ustaz Kaya menjelaskan, setidaknya terdapat tiga unsur utama yang menjadi dasar diperbolehkannya perpindahan atau pergeseran masjid.

“Pertama, harus jelas terkait hak kepemilikan masjid, dasar hak, atau status wakafnya. Kedua, masjid tersebut harus memberikan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat dan jama’ah. Ketiga, masjid dibangun semata-mata untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua MUI Deliserdang menegaskan bahwa proses pergeseran Masjid Al Ikhlas telah melalui tahapan musyawarah, kesepakatan, serta penandatanganan resmi oleh berbagai pihak terkait. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Ketua BKM Masjid Al Ikhlas bersama masyarakat sekitar yang rumahnya telah menerima ganti rugi dari pihak pengembang PT. United Orto Berjaya (UOB), yang disaksikan dan ditandatangani oleh unsur Muspika Kecamatan Percut Seituan, Ketua MUI dan KUA Kecamatan Percut Seituan, Perwakilan Ormas Islam serta Kepala Desa Medan Estate dan Kepala Desa Sampali.

Dengan adanya kesepakatan dan penandatanganan tersebut, Ketua MUI menilai bahwa proses pergeseran masjid telah dilakukan secara terbuka, sah, serta sesuai dengan ketentuan agama dan prinsip musyawarah mufakat di tengah masyarakat.

Berdasarkan ketiga unsur tersebut, Ketua MUI Deli Serdang menilai bahwa pergeseran atau perpindahan Masjid Al Ikhlas telah sesuai dengan ketentuan agama dan dapat dibenarkan secara syar’i.

Oleh karena itu, ia meminta kepada pihak-pihak yang masih mempersoalkan pergeseran Masjid Al Ikhlas agar tidak memancing polemik yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah umat. Menurutnya, perbedaan pandangan hendaknya disikapi dengan bijak dan mengedepankan musyawarah serta ketenangan.

“Kami mengimbau masyarakat luas dan jama’ah agar dapat menahan diri dan tidak terpancing oleh perbuatan atau ajakan yang bertentangan dengan hukum dan norma agama,” tegasnya.

Ketua MUI Deliserdang juga mengajak para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam serta seluruh elemen umat untuk tidak memantik kekisruhan. Ia berharap para tokoh dan pimpinan umat dapat melihat persoalan ini secara utuh, objektif, serta memberikan pemahaman yang benar dan menyejukkan kepada pengikut dan jama’ahnya.

“Umat membutuhkan kesejukan, bukan provokasi. Mari kita jaga persatuan dan ukhuwa Islamiyah demi kemaslahatan bersama,” pungkasnya. (Tim)

Jumat, 17 Oktober 2025

Wabup H. Irfan: "Jadikan Al-Qur'an Sebagai Pedoman Semua Aspek Kehidupan"


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-19 Tingkat Kecamatan Palibelo Kamis (16/10), di halaman Kantor Camat Palibelo dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy dengan ditandai Pemukulan Gong.

Dihadapan Camat Palibelo Muslim, S.Sos, M.AP, Kabid Bimas Islam Kantor Kemenag Bima H. Sudirman Hasan, S.Pd.I, M.Si, Ketua LPTQ Kabupaten Bima H. Fitrah Malik, dan Ketua Panitia Pelaksana dan para Kades, Wakil Bupati menyampaikan beberapa amanat yang diawali penyerahan kitab suci Al Qur'an dari Pemkab Bima, Kantor Kemenag Bima, dan LPTQ Kab. Bima

Pada kesempatan tersebut Wabup kembali mengingatkan pentingnya semua komponen menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. "Kitab suci Al-Qur'an harus menjadi petunjuk bagi jajaran pemerintah daerah dan masyarakat di dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Demikian halnya, kebijakan harus merumuskan kebijakan berkiblat pada Al Qur'an.

"Lestarikan semua bentuk program baca Al-Qur'an, jadikan sebagai penuntun tutur kata, tingkah laku, dan pemikiran kita dalam kehidupan sehari-hari." Ujar Wakil Bupati dihadapan Kepala Desa, Kepala UPT dan Kepala Sekolah Se-kecamatan Palibelo

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi atas peran dan pengabdian para guru mengaji dan Pembina TPQ

"Atas nama pemerintah daerah, secara khusus, saya mengucapkan terimakasih kepada guru mengaji TPQ se Kabupaten Bima. Di tengah keterbatasan yang ada, Pemkab Bima berkomitmen untuk lebih memperhatikan nasib guru ngaji di kabupaten Bima." Tutup Wabup.

Sementara itu, Ketua Panitia menyampaikan Tema MTQ Ke-19 Tingkat Kecamatan Palibelo tahun 2025 yaitu "Raih Syafaat Al Quran, Bangun Generasi Menuju Bima Bermartabat, berlangsung dari tanggal 16 sampau dengan 22 Oktober 2025, melombakan 6 Cabang Kategori dengan total 330 peserta. (Tim)

Senin, 06 Oktober 2025

Wabup dr.Irfan Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Al – Aminah Desa Samili


Kabupaten Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Wakil Bupati Bima, dr. Irfan, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al - Aminah, yang terletak di dusun sakala RT-18 / RW-09, Desa Samili, Kecamatan Woha. Minggu (05/10/2025 ).

Peletakan batu pertama Masjid Al-Aminah ini, merupakan langkah awal pembangunan rumah ibadah, yang berdiri di atas lahan yang telah diwakafkan oleh keluarga besar H. Abdullah

Ke depan kehadiran masjid ini diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat yang ada di Desa Samili, Khususnya masyarakat yang ada di dusun Sakala. 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati, menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Al – Aminah ini, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan syiar Islam dan memberikan ruang bagi masyarakat dalam beribadah dan berkumpul. 

Masjid yang direncanakan dibangun dengan anggaran lebih kurang Rp lima Milyar, akan dilengkapi dengan fasilitas memadai.

Ia juga berharap masjid tersebut dapat menjadi simbol kebersamaan dan keharmonisan masyarakat, khususnya yang ada di dusun Sakala, Desa Samili, Kecamatan Woha. 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Muspika kecamatan Woha, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta keluarga besar H.Abdullah, selaku pihak yang telah mewakafkan tanahnya untuk pembangunan masjid. (Tim MDG)

Sabtu, 04 Oktober 2025

Abu Muda Sabang Hadiri Dzikir MPTT, Perkuat Ukhuwah dan Dakwah


Sabang. Media Dinamika Global.id. Abu Muda Sabang menghadiri kegiatan dzikir yang digelar Majelis Pengajian Tauhid Tasawuf (MPTT) sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan syiar dakwah di masyarakat.

Acara dzikir ini berlangsung khidmat dengan lantunan zikir dan shalawat yang menggema, diikuti oleh ratusan jamaah dari berbagai wilayah. Kehadiran Abu Muda Sabang menjadi magnet tersendiri bagi para jamaah yang antusias mengikuti kegiatan hingga selesai.

Dalam tausiyahnya, Abu Muda Sabang mengajak umat untuk terus memperkuat iman, mempererat tali silaturahmi, serta menjaga semangat dakwah dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai tasawuf sebagai pondasi dalam membangun masyarakat yang berakhlak mulia.

Dzikir bersama MPTT ini tidak hanya menjadi ajang spiritual, tetapi juga mempererat persaudaraan sesama umat Islam. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, menciptakan suasana religius dan penuh kekhusyukan. (Tim MDG)

Minggu, 21 September 2025

RKBPL Gelar Maulid Muhammad SAW, Ketua Dorong Warga Tetap Sumbang Demi Kelanjutan Bangunan

Foto bersama RKBPL, (Ist/Surya Ghempar).

Mataram, Media Dinamika Global.Id || Rukun Keluarga Bima Pulau Lombok (RKBPL) menggelar maulid nabi Muhammad Saw 1447 Hijrah/2025 Masehi di Sekretariat RKBPL bertempat di Jl. KH Ahmad Dahlan Gang Delian, samping Kampus Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMat). Minggu, (21/09/2025).

Ketua RKBPL, Dr. H. Muhammad Irwan, MP, mengatakan, kegiatan ini untuk merayakan peringatan Maulid Nabi besar Maulid nabi Muhammad Saw ini dengan tema "Dengan Kesederhanaan Rasulullah SAW menjadi panutan dalam Bingkai Kasama Weki Kaneo Matani Menuju NTB Makmur Mendunia". Jadi kenapa kami angkat tema ini memang misi Rasulullah SAW kesederhanaan, bagaimana menerapkan kejadian Rasulullah itu salah satunya adalah kita menjaga diri tidak memaksakan kehendak.

"RKBPL dalam suasana sedang membangun Sekretariat, kegiatan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sehingga tema ini kami angkat dan pelaksanaan pun sederhana tidak banyak-banyak seperti yang lalu," ucapnya.

Hal ini semua, lebih lanjut Dr. H. Muhammad Irwan, MP, merupakan bagaimana kegiatan ini dapat berisi dengan salah satu misi Rasulullah SAW adalah akhlak, bersikap dermawan. Kesederhanaan itu adalah tidak berlebih.

"Warga Bima/Mbojo koso kata "Kalembo Ade, Kasama Weki Kaneo Matani" berikhtiar bagaimana prinsip kesederhanaan ini diterapkan di tengah-tengah kehidupan sehari-hari," terangnya.

Alhamdulillah pelaksanaan ini sangat sederhana tidak banyak dan luar biasa dirangkaikan dengan kegiatan pembangunan Sekretariat ini, "Insyaallah, tadi banyak sekali hadir keikhlasan ketulusan dari para peserta keluarga Bima/Mbojo Pulau Lombok menyisipkan rezekinya untuk kelanjutan pembangunan Sekretariat ini," pungkasnya.

Sekertaris RKBPL saat diwawancara sejumlah awak media, (Ist/Surya).

Sementara, Sekertaris RKBL, menyampaikan, perayaan Maulid Nabi besar Muhammad SAW ini merupakan program tahunan. Pertama silaturahim, Kedua mengenang kembali kelahiran nabi Muhammad SAW, kemudian yang lebih utama lagi dari itu adalah mengajak masyarakat Bima/Mbojo di Pulau Lombok untuk berdermawan.

"Di moment seperti bisa menghimpun sesepuh kita di pulau Lombok," ujarnya.

Lebih lanjutnya, Alhamdulillah, tadi cukup banyak antusias dan sumbangsih dana dari keluarga besar RKBPL untuk keberlanjutan pembangunan Sekretariat ini.

"Kegiatan ini juga untuk mendorong warga kita untuk memberikan sumbangsih dana demi keberlanjutan ikhtiar kita," terangnya.

Disini lain, kami memberikan berkesempatan dan ruang bagi UMKM, khususnya produk-produk lokal Bima/Mbojo dan kami juga untuk pengajian dua sebulan.

"Alhamdulillah berjalan dengan lancar atas antusias masyarakat kita untuk hadir di acara pengajian," jalasnya.

Tak lupa juga, menjadi pesan khusus dari yang memberikan wakaf dulu mungkin bisa melihat kebermanfaatan dari harta atau tanah yang diwakafkan. 

"Pesannya, untuk melihat bagaimana bangunan ini memperlihatkan pada orang tua dan sesepuh kita," tuturnya.

Sambungnya, kami menunjukkan bahwa ini hasilnya dari himpunan dana selama ini, kemudian apa yang sudah lakukan, apa yang belum, terutama sekali bagi kami sebagai pengurus dan panitia memperlihatkan mana yang belum agar bisa dikontribusikan oleh warga Bima/Mbojo untuk menyelesaikan pembangunan ini.

"Kami pun, terbuka bagi sesepuh keluarga besar Bima di Pulau Lombok untuk menggunakan fasilitas pembangunan dengan kapasitas sekitar 400 sampai 500 orang bisa ditampung," bebernya.

Ditambahkannya, untuk kesehariannya nanti bisa kita manfaatkan untuk olahraga bermain tenis meja sudah direncanakan, jadi seimbang antara dunia dan akhirat.

"Di lantai bawah untuk acara-acara pengajian dua kali sebulan, di lantai atas untuk olahraga," tutupnya. (Surya Ghempar).

Jumat, 19 September 2025

Dalam Syukuran Kapolda Aceh, Dai Tgk Ali Akbar S.Pd.,M.Pd Ingatkan Zikir Jalan Kedamaian


Banda Aceh. Media Dinamika Global.id.  Kapolda Aceh beserta keluarga menggelar acara syukuran memasuki rumah baru sekaligus syukuran kenaikan pangkat, Jumat (19/9). Dalam suasana penuh kekeluargaan, prosesi dimulai dengan peusijuk sebagai tradisi adat Aceh yang sarat doa dan harapan. Jum'at, (19/09/25)

Acara turut dihadiri jajaran pejabat Polda Aceh, Bhayangkari, serta tokoh masyarakat. Kehadiran Kapolda selaku Pembina Bhayangkari Daerah Aceh memberi makna kebersamaan dan silaturahmi.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh Ustadz Tgk. Ali Akbar, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya memperbanyak zikir dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menyampaikan bahwa zikir yang telah diwariskan sejak zaman para nabi merupakan zikir tertua dan paling agung, yaitu: Subhanallah, Alhamdulillah, Lailahaillallah, Allahuakbar, serta Lahaula wala quwwata illa billah.

“Zikir bukan sekadar rangkaian kata, melainkan sumber kekuatan batin. Dengan istiqamah berzikir, hati akan menjadi tenang, hidup dipenuhi berkah, dan membawa keselamatan dunia hingga akhirat,” pesan Tgk. Ali Akbar dalam tausiahnya.

Syukuran ini ditutup dengan doa bersama, oleh ustadz Tgk Bustamam MA (walidy) penuh harapan agar Allah senantiasa memberikan perlindungan, keberkahan, dan kekuatan dalam menjalankan amanah tugas kepolisian serta pengabdian kepada masyarakat Aceh. Tgk. Ali Akbar yang juga dikenal sebagai dai sekaligus Ketua tim pemenangan Mualem-Dek Fad menegaskan komitmennya dalam menegakkan syariat Islam di Bumi Serambi Mekkah, Polda Aceh MEuTUWAH menuju Aceh Meusyuhu. Sabe tajaga Aceh mulia. (Tim MDG)

Sabtu, 06 September 2025

Negara Ini Masih Baik, Mari Kita Doakan Pemimpin


Sumatra Utara. Media Dinamika Global.id. Doa adalah deklarasi tertinggi umat manusia kepada Allah. Doa merupakan bentuk pengakuan manusia bahwa apapun posisi keberadaan kita, ada Allah yang maha mengatur, maha menguasai atas semua kehidupan yang ada di muka bumi.

Demikian disampaikan Ketua Pengurus Wilayah (PW) Al- Washliyah Sumut, Dr, H, Dedi Iskandar Batubara, S.Sos, SH, MH, MSP didampingi Sekretaris PW Al-Washliyah Sumut, H Alim Nur Nasution, SE, Bendahara H Dedi Iskandar SE dan Wakil Ketua I Washliyah Sumut yang juga Bupati Batubara, H Baharuddin Siagian, SH, M.Si disela-sela kegiatan "Al-Washliyah Bermunajat" yang bertemakan "Untuk Sumatera Utara Yang Aman dan Damai", Sabtu (6/9) malam di Kantor PW Al-Washliyah Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Pasar Merah Barat, Kecamatan Medan Kota. "Malam ini kami PW Alwashliyah Sumut bersama warga Al-Washliyah, para ulama, para tokoh, para kader dan para aktivis berkumpul di Kantor PW Alwashliyah Sumut membacakan ayat-ayat suci Alquran berdoa kepada Allah untuk kebaikan Sumut, kebaikan bangsa dan kebaikan negara, "jelasnya. 

Lebih jauh, dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 500 orang peserta ini, Ketua PW Al-Washliyah Sumut menyampaikan, baru-baru ini bangsa Indonesia sedang dihadapkan pada peristiwa yang memerlukan atensi seluruh komponen anak bangsa. Kita perlu melakukan perbaikan, intropeksi, bagi diri sendiri, bagaimana mengelola bangsa dan negara ini dan bagaimana mengurus umat.

"Tentu saja dengan doa kita berharap apa yang menjadi persoalan dengan bangsa ini Allah akan membantu dan membimbing kita. Khususnya juga doa untuk saudara-saudara kita yang ada di Palestina yang menginginkan kemerdekaan atas tanah air dan bangsanya,"ungkap Dedi Iskandar yang juga Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. 

Dalam kesempatan itu, Ketua PW Al-Washliyah Sumut juga mengimbau kepada warga Al-Washliyah ingin melakukan aksi dalam berbagai bentuk silahkan lakukan."Karena negara ini negara demokrasi. Boleh aksi di lapangan silahkan. Penuhi segala ketentuan yang ada. Bagi yang mau aksi lewat media sosial (Medsos) silahkan lakukan. Tapi perhatikan dan benar-benar jaga lisan dan tulisan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. Tentu sebagai negara demokrasi, apapun yang kita inginkan seperti kebaikan kepada pemerintah harus dilakukan,"sebutnya.

Kritik kepada pemerintah, kata Dedi, bagian dari cara kita untuk mencintai bangsa ini secara paripurna. Kepada seluruh warga Indonesia kita ingin memastikan bahwa negara ini dalam kondisi baik. Kita doakan Presiden Prabowo sebagai pemimpin bangsa ini bisa mengelola dan mengurus kita sebagai rakyatnya dengan cara yang paling baik. Dan kita meyakini bahwa dengan Munajat Indonesia makin baik ke depannya,"tukasnya. 

Dedi juga menambahkan, tidak ada orang-orang Al- Washliyah yang berbenturan dengan hukum ditengah banyaknya aksi demo saat ini. "Marilah kita tetap menjaga situasi yang kondusif demi kelancaran aktivitas kita sehari-hari,"ungkapnya. 

Pantauan wartawan, kegiatan Al-Washliyah Bermunajat ini diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Ustaz Fahrul, zikir bersama yang dipimpin oleh Ustaz Fahrul, munajat dan doa untuk kedamaian situasi Kamtibmas di Sumatra Utara dipimpin Ustaz Muhammad Nasir, sambutan, salat isya berjamaah, pemberian Sembako kepada Pimpinan Cabang Al- Washliyah dan masyarakat Kota Medan sebanyak 500 paket dan ditutup dengan makan malam bersama. 


Tampak hadir dalam kegiatan itu antara lain, mewakili Pangdam I/BB, Pasipers Kodim 0201/Medan, Mayor Inf. Hary Susilo, mewakili Kemenag Sumut, Muksin Batubara, Mewakili Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut,.Abdul Hamid Ritonga,.Rektor Univa Sumut, Prof, Dr, Syaiful Akhyar Lubis, Ketua Muslimat Al-Washliyah Sumut, Hj, Zahro Baity, MA, Ketua Ikatan Guru Dan Dosen Al-Washliyah (IGDA) Sumut, Drs, H, Ahmad Yani, M.Pd, Ketua Ikatan Sarjana Al-Washliyah (ISARAH) Sumut, Abdul Thaib Siahaan, ST, M.Ikom, Ketua Gerakan Pemuda Al-Washliyah (GPA) Sumut, Nurul Yakin Sitorus, Ketua Angkatan Putri Al-Washliyah (APA) Sumut Dra, Hj, Azizah, M.Pd, Ketua Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah (HIMMAH) Sumut, Kamaluddin Nazuli Siregar, Ketua Ikatan Pelajar Al-Washliyah (IPA) Sumut, Muhammad Amril Harahap, Ketua Amal Sosial Al -Washliyah, Wakil Ketua Dewan Fatwa Alwasliyah Sumut, Pengurus Al- Washliyah Sumut, Pengurus Al-Washliyah tingkat Kecamatan se-Kota Medan dan masyarakat tamu undangan lainnya. *(Tim)*

Jumat, 05 September 2025

Teguran Halus Moh. Saleh Asnawi Selalu Mengimbau Agar Jabatan dan Profesi Niatkan Untuk Ibadah,

 


Tanggamus, Media Dinamika Global.id Teguran halus, Moh. Saleh Asnawi selalu mengimbau agar jabatan dan profesi niatkan untuk ibadah, bangun Tanggamus dengan nawaitu tulus sebab niat buruk akan menghasilkan kerja buruk pun sebaliknya niat baik hasilkan kerja yang bertanggung jawab, Sabtu (06/09/25)

Hampir disetiap pertemuan baik formal atau non formal, kalimat "kerjakan untuk ibadah, jadikan posisi kita sekarang sebagai jabatan untuk beribadah". Begitu perhatiannya bupati Tanggamus terhadap bawahannya demi untuk masyarakat Tanggamus yang lebih baik.

Perubahan itu di mulai dari niat, niat baik dan tulus, selalu digaungkan oleh bupati terpilih kabupaten Tanggamus periode 2025-2030 masa bakti lima tahun kedepan dengan selogan "Jalan Lurus nya". 

Masyarakat Tanggamus sudah mulai tidak asing, dengan kalimat perubahan niatkan untuk ibadah dari sang leadership kelahiran Talangpadang ini. Yang selalu mengingatkan kepejabat di bawahnya agar luruskan niat, dan mengingatkan kalau lah jabatan sekarang tidak akan selamanya.

Pemerhati kondisi Tanggamus  saat ini  yang enggan disebut namanya mengatakan, saat ini bupati Moh. Saleh Asnawi sedang mengingatkan "siapa kita dan apa tugas kita bagaimana pertanggungjawaban atas amanah" kurang lebih seperti.

" Kalau kita perhatikan di setiap video hasil netizen atau awak media, bisa kita lihat mimik muka bupati, saat menyampaikan "luruskan niat jadikan jabatan sebagai jalan ibadah" sangat amat serius (red-semangat), bisa di garis bawahi disini, membangun dan merubah mental mendshet (cara berpikir) pejabat pemegang amanah yang kearah lebih baik, dan juga menegur secara halus bahwa pekerjaan mu selama ini sudah terlalu jauh menyimpang dari yang seharusnya," tuturnya.

Teguran halus dari pemimpin mungkin ini lebih tepatnya.

Yunt./Umar.MDG.

Kamis, 04 September 2025

Jum'at Menyapa, Sat Lantas Polres Bima Sambangi Ponpes Al-Maliki, Bagikan Al-Qur'an dan Alat Tulis


Kabupaten Bima, Media Dinamika Global.Id || Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Bima Polda NTB Sambangi Pondok Pesantren Al-Maliki dalam rangka Program "Jum,at  Menyapa". Satlantas Polres Bima 

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasatnya Iptu Putu Agus Mas Purnomo SH itu juga dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad S.A.W.1447 H tahun 2025 M. Kamis 4 September 2025 pagi tadi.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W. tahun ini Polri mengangkat tema Dengan Meneladani Akhlak Rasullulah S.A.W., Kita  Wujudkan Polri Presisi Guna Mendukung Asta Cita".

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas, program sosial, atau menjalin kemitraan dan sinergitas dengan masyarakat di lingkungan pondok pesantren. Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasatlantas Iptu Putu Agus Mas Purnomo SH.

Lanjutnya, kehadiran personel Satlantas itu disambut langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren Al-Maliki serta para santri dan santriwati.

Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W itu berlangsung khidmat dengan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an serta dilanjutkan dengan ceramah agama.

Dalam kesempatan itu juga, Kasat lantas menyalurkan Al-Qur'an dan alat tulis bagi santri dan santriwati Ponpes Al-Maliki.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh keakraban antara Polri dan para Santri dan Santriwati Ponpes Al-Maliki. (Surya Ghempar).

Jumat, 22 Agustus 2025

Jum’at Khusu’ di Desa Piong-Sanggar, Wabup Irfan Jadi Khatib


Kabupaten Bima. NTB. Media Dinamika Global.id. Dalam agenda pemerintahan yang sarat makna sosial dan keagamaan, Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, menghadiri kegiatan Jum’at Khusu’ di Masjid Babussalam Desa Piong, Kecamatan Sanggar, Jumat ( 22/08/25).

Kehadiran Wakil Bupati yang didampingi oleh Camat Sanggar dan Unsur Muspika Kecamatan Sanggar menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi serta mendekatkan pemerintah daerah dengan masyarakat setempat.

Wakil Bupati Bima yang juga menjadi Khatib dalam Jum'at Khusu' tersebut dalam khutbahnya menyampaikan,  “manusia dengan segala keterbatasannya tidak pernah terlepas dari campur tangan Allah dalam setiap urusannya."

"Sesungguhnya sabar dan shalat merupakan jalan agar Allah senantiasa ada dan turut campur tangan dalam urusan manusia". Lanjutnya

Usai menjalankan Shalat Jum'at, Wakil Bupati berharap agar kegiatan ini menjadi tradisi baik yang dapat memperkuat harmoni, mendukung pembangunan desa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Sanggar. (MDG Tim)

Selasa, 19 Agustus 2025

Bupati Bima : Selasa Menyapa Kembali Dihelat Di Palibelo


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Setelah sebelumnya disambut dengan Hadrah Masyarakat desa Ragi-Kecamatan Palibelo, Selasa (19/8) Pukul 20.00 WITA dihelat sesi Ngopi Bareng di lapangan H. Latif Dusun Rato desa Belo.

Tiba di tempat acara, Bupati Bima Ady Mahyudi dan Ketua TP.PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Wakil Bupati dr. H.Irfan Zubaidy dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Ny Anita H. Irfan, Ketua DWP Persatuan Kabupaten Bima Ny. Fitriani Adel Linggi, SE, Camat Palibelo, beserta para Pejabat teras Pemerintah Kabupaten disambut Tarian Wura Bongi Monca Sanggar Lilin Desa Belo.

Selama Ngopi Bareng, pentas hiburan diisi tampilan Grup Marawis Azzahra Desa Belo (Pembina; Ibu Samindara, S.Pd), Tari Kreasi dari SDN 1 Nata, Tarian Doku dari SDN 2 Nata, Tarian SDN Belo, PAUD Desa Belo, Tarian Kreasi SMPN 5 Palibelo.  

Dalam acara Ngopi Bareng yang dipandu Raani Wahyuni ST.MT M.Sc dan Dr

 Karyadin tersebut, beberapa pelaku wirausaha UMKM diberikan kesempatan untuk memaparkan produk baik makanan, produk kerajinan maupun obat herbal dan mendapatkan arahan Bupati dan Wakil Bupati.

"Terima kasih atas sambutan penuh semangat dan luar biasa dari masyarakat Palibelo terhadap Program Selasa Menyapa yang terus berjalan". Ungkap Bupati. 

Kegiatan Selasa Menyapa di kecamatan Palibelo mengalami perubahan pola dengan berupaya menghidupkan dan melibatkan secara aktif UMKM. 

"Banyak hal yang bisa ditingkatkan antara lain pendapatan masyarakat, akses pemasaran di sekeliling tempat kegiatan. Inilah yang ingin kita kembangkan di kecamatan lainnya". Terang Bupati yang disambut meriah warga Palibelo. 

Senada dengan Bupati, pada kegiatan yang diselingi diskusi lepas dengan para pelaku UKM tersebut, Wakil Bupati meminta agar para pelaku UMKM memfokuskan pada perluasan akses pasar dan melakukan koordinasi intensif dengan OPD terkait seperti Dinas Koperasi dan Dinas Perindag". Imbuh Wabup dr. H. Irfan.  (MDG Tim)

Rabu, 06 Agustus 2025

MTQ Desa Kore, Ketua Panitia MTQ Bertujuan Mewujudkan Generasi Qur'an.


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Desa Kore Kecamatan Sanggar, mengadakan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Desa Kore, Kegiatan tersebut merupakan sebuah festival keagamaan Islam yang bertujuan untuk mengagungkan Al-Quran melalui kegiatan tersebut. MTQ ini juga menjadi ajang silaturahmi dan pengembangan pemahaman serta pengamalan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari pada Anak-anak, Remaja sampai dengan lainnya. Rabu, (06/08/25).

Menurut Bapak Muhajirin, Selaku Ketua panitia MTQ Desa Kore, MTQ tersbut bertujuan untuk "Mewujudkan Generasi Qur'an, membangun Desa Yang Berakhlak Mulia. serta agar generasi bisa menanamkan nilai-nilai keagamaan dan Keislaman mulai saat ini dan seterusnya.

Selain itu Sekretariat Panitia MTQ Desa Kore (Arif Suwinta) berpendapat. "Ajang dalam MTQ ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga momentum ini untuk meningkatkan kecintaan kepada Al-Quran dan membentuk generasi Qur'an serta menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. 

Camat Sanggar (Ahmad, S.H) menyampaikan, bahwasanya Kegiatan Keagamaan seperti mushabaqah Tilalwatil Qur'an (MTQ) ini merupakan kegiatan yang sangat penting utk di adakan di Desa yang ada di Kec. Sanggar, karena kegiatan Religius ini sangat di adakan, karena generasi Muda dan anak-anak mesti di Tanamkan Keagamaan. (Danis DMG)

Jumat, 01 Agustus 2025

Semarak Pawai Ta'aruf MTQ Kecamatan Monta, Ketua Panitia : MTQ Merupakan Wahana Mempererat Ukhuwah Islamiyah


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Suasana begitu semarak dan meriah mewarnai Desa Monta Kecamatan Monta Kabupaten Bima, ketika ribuan peserta Pawai Ta'aruf yang dilaksanakan dalam rangka menyambut pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Monta Kabupaten Bima Ke-55 Tahun 2025. Jum'at, (01/08/25)

Acara ini berlangsung meriah pada siang hingga sore hari dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari lembaga pendidikan, Jajaran Pemerintah Kecamatan Monta, dan beberapa instansi vertikal lainnya hingga masyarakat Kecamatan Monta ikut berpartisipasi dalam memeriahkan Pawai Ta'aruf menyambut MTQ Ke-55 Kecamatan Monta.

Pawai Ta’aruf tersebut dilepas secara resmi dari lapangan Sepak Bola Desa Sakuru dan menempuh rute sepanjang lebih kurang 2 kilometer menuju Desa Monta sebagai titik finis rute yang ditempuh.

Sementara itu, Adulis, S.Pd selaku Ketua Panitia saat menyambut kafilah mengapresiasi seluruh peserta, dan masyarakat yang telah ikut ambil bagian dalam Pawai Ta'aruf.

Dengan didampingi para Muspika Kecamatan Monta, unsur pendidikan, berbagai instansi, pemerintah Desa Se-Kecamatan Monta, diatas panggung utama MTQ, beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh kafilah, tokoh masyarakat, dan warga yang telah berpartisipasi. Jika dalam pelaksanaan ada hal-hal yang kurang berkenan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," ucapnya.

Usai kita melaksanakan Pawai Ta'aruf, tentunya malam ini kita akan bersama-sama menyaksikan pembukaan MTQ Ke-55 Tingkat Kecamatan Monta yang direncanakan akan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bima dr. Irfan, namun sebelum itu kita akan melaksanakan sholat isya secara berjamaah di Masjid Desa Monta.

Mari kita ramaikan, sukseskan, dan jadikan ini sebagai momentum memperkuat kecintaan terhadap Al Quran, selain itu MTQ juga merupakan wahana mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat religius di tengah masyarakat, ajaknya.

Dengan suksesnya pelaksanaan Pawai Ta’aruf ini, saya berharap MTQ Tingkat Kecamatan Monta tahun ini akan berlangsung lancar, penuh semangat, dan menghasilkan generasi muda yang cinta terhadap Al-Qur’an, harap Adulis. (MDG 23)

Jumat, 04 Juli 2025

Warga Antusias Sambut MTQ Tingkat Desa Keli Woha Dengan Mata Lomba Dan Hadiah Fantastis


Woha Bima. Media Dinamika Global.Id.- Ribuan Warga Antusias Menyambut Kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Desa Keli Kecamatan Woha Kabupaten Bima yang ke-59. Kegiatan tersebut dihiasi Dengan Mata Lomba yang hadiahnya cukup Fantastis. Kegiatan ini dihadiri semua Unsur mulai Kepala Desa, BPB, LPMD,Babinsa,Bhabinkamtibmas dan Stakeholder lainnya. Jumat , 04-07-2025.

Sebagaimana Biasanya Kegiatan Pembuka MTQ tingkat Desa Keli Kecamatan Woha Kabupaten Bima yang ke-59 tahun 2025 -2026 yang dihadiri oleh Camat Woha dan bapak Kapolsek Woha, KUA Urusan Kementrian agama Islam, Danramil Kecamatan Woha Kabupaten Bima 

MTQ tingkat Desa Keli Kecamatan Woha Kabupaten Bima  NTB yang di Ketui oleh Sdr Hendro AA,S disusul Sekretarisnya Sdr Maaruf dan Bendahara Eka Nurati, S,PD serta para Anggota lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Hal ini jelaskan oleh Rayon,SE pada Media ini Usai Kegiatan itu.

Rayon Melanjutkannya bahwa Kegiatan ini sangat berbeda dengan Kegiatan pada Tahun lalu, sebab Tahun ini sangat meriah sekali, selain di Hadiri oleh Muspika Kecamatan juga Hadiahnya sangat Fantastis sekali.

Tujuannya tidak lain, melainkan upaya untuk merawat Anak-anak ini mencintai Al-Qur'an sebagai bagian dari Pilar Dunia ini, Mencintai Al-Qur'an adalah bagian dari Jiwa, Ruhnya karena barangsiapa yang membaca, mendengar apalagi Menghafal lalu mengamalkan dalam kehidupan nyata, maka Allah SWT akan melipatgandakan Pahala di Sisinya dan kelak akan dimasukkan di dalam Syurga nya. Ujarnya 

Selain itu, Rayon juga membeberkan Mata lomba MTQ tingkat Desa Keli Kecamatan Woha Kabupaten Bima NTB ini yang akan diperebutkan antara lain, Lomba Hafalan Al-Quran tingkat Anak-anak, Kaligrafi Tingkat Anak-anak, Cerdas cermat Antar RT dan Qasidah Rebana Antar Dusun.


Pantauan langsung Media ini, Suasana sangat bersahabat dengan tiupan angin Sepoi-sepoi menunjukkan bahwa Allah SWT sedang melihat Bagaimana Masyarakat Sangat Antusias mendengar, menyaksikan jalannya Kegiatan Agama Islam yang menjadi Petunjuk bagi semua Umatnya diatas Permukaan Bumi ini.( RY MDG).

Kamis, 03 Juli 2025

MTQ Ke-57 Tingkat Desa Simpasai Resmi Ditutup, Kades Simpasai Ucap Terimakasih Ke Panitia


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke- 57 tingkat Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabupaten Bima resmi ditutup. Rabu, (30/06/25).

Kegiatan MTQ yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) yang berlangsung selama 5 hari yakni mulai Rabu, 25-30 Juni 2025.

Kegiatan tersebut secara resmi ditutup dengan dihadiri Camat Monta Imam Firdaus, ST, juga turut hadir dalam acara penutupan, Kepala Desa Simpasai Drs Irfan Hasan, Ketua BPD Abdul Qadir Jailani, SH, Ketua Karang Taruna, Ketua Panitia MTQ, Dewan Hakim, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Perangkat Desa, beserta RT, RW, Lembaga Desa dan tamu undangan lainnya.

Syahrul Ramadhan, S.Pd selaku Ketua Panitia MTQ saat menyampaikan laporannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa yang telah memberikan dukungan penuh untuk pelaksanaan kegiatan MTQ tersebut. 

Dirinya juga berharap nantinya untuk pelaksanaan MTQ yang akan datang lebih sukses dan semarak lagi.

Tak hanya itu saja, Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran panitia MTQ Desa Simpasai yang Ke-57 yang telah bekerja sama dengan baik dan berpartisipasi penuh. Tanpa adanya kerja keras seluruh panitia, kegiatan ini tentunya tidak akan berjalan lancar dan sukses seperti sekarang ini, ucapannya.

Sementara itu Drs, Irfan Hasan Kepala Desa Simpasai menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukur karena Panitia telah sukses melaksanakan kegiatan MTQ Ke-57 dengan baik tanpa ada kendala atau masalah yang menyebabkan terhambatnya proses pelaksanaan kegiatan MTQ tingkat Desa Simpasai.

"Alhamdulillah, MTQ ini bisa berjalan dengan baik tidak terlepas dari kerja keras yang dilakukan oleh panitia mulai dari persiapan, pembukaan hingga penutupan yang dilakukan malam ini, juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat Desa Simpasai yang telah mendukung proses pelaksanaan MTQ Ke-57 tingkat Desa Simpasai.

Terima kasih atas dedikasi seluruh panitia, semoga apa yang kita kerjakan bernilai ibadah,"Aamiiin Ya Rabbal Alamin", ungkap Irfan dalam sambutannya.


Tak sampai disitu saja, Irfan juga memberikan motivasi kepada para peserta yang mengikuti berbagai cabang lomba dalam kegiatan tersebut untuk terus mengasah kemampuannya.

Kepada para peserta atau adik-adik yang telah meraih juara dalam berbagai mata lomba, agar terus meningkatkan dan mengasah kemampuan, agar nantinya bisa mengikuti MTQ ditingkat yang lebih tinggi dan meraih juara lagi, tandasnya.

Kegiatan penutupan MTQ Ke-57 tingkat Desa Simpasai tersebut pun berjalan dengan lancar dan dilanjutkan dengan pemberian hadiah bagi para peserta yang telah meraih juara pada berbagai mata lomba. (MDG 23)