Media Dinamika Global: Politik
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Januari 2026

HUT Ke-19 Partai Hanura Digelar Sederhana, Hanura Beri Bantuan Penggali Kubur dan Bilal Mayat


Medan. Media Dinamika Global.id. DPD Hanura Sumut menggelar ulang tahun ke-19 Partai Hanura sekaligus peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Dalam acara yang diselenggarakan cukup sederhana di kediaman, Anggota DPRD Deliserdang Partai Hanura, Junaidi, SH di Komplek Mutiara Palace Jalan Selamat Ketaren, Kecamatan Percut Seituan ini sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada para penggali kubur, Bilal mayat dan kain duafa. 

Sekretaris DPD Hanura Sumut, Ir H, Dasril, MM pada wartawan, Jumat (16/1) mengatakan, sesuai instruksi DPP mengingat situasi negara kita sedang berduka karena bencana Sumatera yang terjadi beberapa waktu lalu, acara HUT Ke-19 Partai Hanura kita selenggarakan secara sederhana. "Ini merupakan bentuk empati kita terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana. Jadi kita tidak mau menyelenggarakan HUT Partai dengan bermewah-mewahan dan berhura-hura,"jelasnya. 

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Sekretaris Bidang Internal, DPD Hanura Sumut, Dr Safrizal, Anggota DPRD Deliserdang dari Partai PDIP, Agustiawan Saragih, Anggota DPRD Deliserdang dari Partai Golkar, Hamdani, Plt Ketua DPX Hanura Deliserdang, Susi Sander jajaran Pengurus DPD Hanura Sumut, Pengurus PAC PP, para kepala desa dan tamu undangan lainnya.

H Dasril juga berharap di usia Partai Hanura yang menginjak usia 19 tahun ini, Partai Hanura bisa berjaya. Karena selama ini Partai Hanura di Deliserdang hanya 2 kursi saja yang duduk di DPRD Deliserdang. Harapannya ke depan semoga di DPRD Deliserdang bisa mencapai 6 kursi. 

Kita dari DPD ke depan akan terus turun ke bawah melakukan konsolidasi. Seperti acara yang kita gelar pada hari ini, ada menyalurkan bantuan untuk masyarakat ini merupakan bentuk kepedulian kita pada masyarakat. 

Sementara, Anggota DPRD Deliserdang dari Partai Hanura, Junaidi, SH, menambahkan, target pada Pemilu 2029 Hanura di DPRD Deliserdang harus bisa mencapai 1 Fraksi. 

"Kita terus membina kader-kader sampai ke tingkat basis, membentuk perkumpulan dan simpul-simpul untuk mendulang suara nantinya di 2029,"tukasnya. 

Sementara, Ustaz Muhammad Ali Hasibuan, MPd dalam tausiyahnya menjelaskan, Israj Mi'raj intinya salat. Jadi sebagai umat muslim kita wajib mengerjakan salat. Ustaz Ali juga menyampaikan salah satu rahasia rumah tangga nabi bahagia karena nabi selalu bersikap romantis pada istrinya. "Bersyukur dan berterimakasih ketika kita bisa memberi orang lain,"jelasnya. (Tim)

Jumat, 09 Januari 2026

Kisruh Penolakan APBD oleh Unsur Pimpinan DPRD, Pemkab Bima Berikan Penjelasan


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Terkait adanya pemberitaan tentang cacat prosedural karena APBD ditolak oleh unsur DPRD dengan ini disampaikan bahwa: 

Semua tahapan pembahasan dokumen APBD mengikuti mekanisme yang diatur oleh alat kelengkapan Dewan itu sendiri. Jadi tidak ada pembahasan dokumen penganggaran yang dilakukan di luar mekaniknisme yang telah ditetapkan bersama antara eksekutif dengan legislatif.

Terkait dengan hal tersebut perlu disampaikan bahwa APBD Kabupaten Bima TA. 2026 telah dilakukan penetapan oleh Bupati Bima melalui Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 dan kemudian diundangkan dalam Lembaran Daerah Nomor 4 Tahun 2025.

Perda tersebut, ditetapkan setelah melalui tahapan pembahasan bersama Eksekutif dengan DPRD, mulai dari Badan Musyawarah (Banmus) hingga Rapat Paripurna ke-9 DPRD Kabupaten Bima Masa Sidang III dengan agenda Penyampaian Laporan Banggar terhadap Rancangan Perda tentang APBD Kabupaten Bima TA. 2026, Penandatangan Keputusan DPRD Kabupaten Bima dan Penyampaian Pendapat Akhir Kepala Daerah yang dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 28 November 2025.

Sesuai amanat Pasal 112 PP No. 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Eksekutif menyampaikan dokumen Rancangan Perda tentang APBD Kabupaten Bima TA. 2026 kepada Gubernur untuk dilakukan evaluasi, dimana dokumen beserta kelengkapan kertas kerjanya resmi diterima oleh tim evaluator provinsi pada BEKK BPKAD Provinsi NTB pada hari Rabu tanggal 3 Desember 2026. Untuk kemudian pada Jum’at tanggal 19 Desember 2026 Pemkab Bima menerima Salinan Keputusan Gubernur NTB Nomor 100.3.31-677 Tahun 2025 tentang Evaluasi Rancangan Perda dimaksud secara daring melalui pelaksanaan Zoom Meeting.

Menindaklanjuti Keputusan Gubernur NTB tentang Evaluasi dimaksud, Pemkab Bima melalui TAPD selanjutnya melakukan penyempurnaan agar selaras dengan perintah amanat evaluasi provinsi secara online, intens dan mendetail bersama Tim Evaluasi Provinsi. Kemudian, Pemkab Bima bersurat kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Bima Nomor 903.122.07.3/2025 tanggal 22 Desember 2026 perihal Penyampaian Hasil Evaluasi Raperda APBD TA. 2026.

Tahapan pelaksanaan penyempurnaan hasil evaluasi provinsi telah dipenuhi dengan bukti terbitnya surat rekomendasi Tim Evaluator Provinsi yang ditujukan kepada Kepala Biro Hukum Setda Prov. NTB, kemudian Sekretaris Daerah Kabupaten Bima bersurat kepada Provinsi dengan Nomor 188/131/03.3/2025 tanggal 30 Desember 2025 perihal Mohon Nomor Register Peraturan Daerah dengan melampirkan Rekomendasi Tim Evaluator Provinsi berserta Keputusan Pimpinan DPRD Kabupaten Bima Nomor 15 Tahun 2025 tentang Penyempurnaan Hasil Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Bima tentang APBD Kabupaten Bima Tahun 2026 yang ditandatangani oleh 2 (dua) orang unsur Pimpinan DPRD. Kepala Biro Hukum Pemprov NTB menindaklanjutinya dengan memberikan nomor register melalui surat Nomor 100.3.2/865/KUM/2025 tanggal 30 Desember 2026 Perihal Pemberian Nomor Register Raperda Kabupaten Bima. 

Setelah mendapatkan Nomor Registrasi Raperda Kabupaten Bima dimaksud, Pemda Kabupaten Bima menetapkan Rancanngan Perda tentang APBD Kabupaten Bima TA. 2026 nya menjadi Perda tentang APBD Kabupaten Bima TA. 2026. Artinya, penetapan ini dilakukan atas dasar taat azas mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Namun demikian pemerintah daerah menghargai perbedaan pandangan dan dinamika yang muncul berkaitan dengan pembahasan produk hukum tersebut.

Demikian penjelasan ini disampaikan 

Terima Kasih, Suryadin/Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab. Bima.(Sekjend MDG)

Kamis, 08 Januari 2026

Saat Loyalis Kehabisan Panggung: Narasi Riza Fakhrumi Tahir Dinilai Merusuh Jelang Musda Golkar Sumut


Medan. Media Dinamika Global.id. Opini yang dilontarkan Riza Fakhrumi Tahir mengenai “nasib Hendri Sitorus makin tak jelas” kembali menuai kritik tajam dari kalangan internal Partai Golkar Sumatera Utara. Tulisan tersebut dinilai bukan analisis objektif, melainkan upaya membangun kegaduhan politik di tengah proses konsolidasi menjelang Musda. Kamis, (08/01/26)

Kritik kali ini datang dari Ir. Alpan Alpis, Pengurus Partai Golkar Deli Serdang sekaligus Sekretaris DPC Ormas MKGR Deli Serdang. Ia menilai narasi “nasib” yang dibangun Riza terlalu kental dengan diksi emosional dan amat miskin dasar keputusan organisasi.

“Ketika peluang politik di Musda tidak ada, sebagian orang memilih jalur opini untuk merusuh suasana. Ini bukan hal baru,” ujar Alpan, Kamis.

Ia menegaskan, publik pun memahami bahwa Riza selama ini dikenal sebagai figur yang berada dalam orbit politik Musa Rajekshah alias Ijeck. Karena itu, opini bernada pesimistis tersebut dinilai sarat kepentingan untuk mempertahankan pengaruh lama yang kian menyempit seiring menguatnya arus regenerasi Golkar Sumut.

“Musda itu forum resmi. Yang menentukan bukan loyalitas lama atau suara opini, tapi mekanisme dan keputusan kolektif. Kalau tidak punya tiket maju, jangan mengubah politik jadi cerita horor,” katanya menyindir.

Alpan juga menegaskan, hingga kini tidak ada satu pun keputusan resmi partai yang menyatakan masa depan politik Hendri Yanto Sitorus berakhir atau ‘tak jelas’. 

Karena itu, penggunaan istilah “nasib makin tak jelas” disebut sebagai bentuk cacat berpikir politik.

“Golkar bukan panggung mistis. Tidak ada ‘nasib’, yang ada aturan. Kalau aturan tidak berpihak, jangan diganti dengan ramalan,” tegasnya.

Kritik juga diarahkan pada penggunaan istilah seperti “boneka” dan “oligarki” dalam tulisan Riza. Menurut Alpan, diksi semacam itu lebih menyerupai provokasi daripada analisis yang berlandaskan fakta.

“Semakin keras istilah yang dipakai, semakin terlihat ketiadaan pijakan argumennya. Ini agitasi, bukan analisis,” tambahnya.

Lebih jauh, Alpan mengingatkan posisi moral seorang senior dalam politik.

“Sudahlah Om Riza, di hari tua ini kita jangan kerap memberi hal-hal mistis dan menanamkan ketakutan pada generasi berikutnya,” katanya lugas.

Ia melanjutkan, “Baiknya di usia sepuh ini, hati Pak Riza seharusnya dipenuhi prasangka-prasangka baik, bukan malah sebaliknya. Senior itu mestinya meneduhkan, bukan menghantui.”

Menurut Alpan, regenerasi Golkar tidak pernah ditentukan oleh opini pesimistis atau loyalitas masa lalu, melainkan oleh kerja nyata dan kepatuhan terhadap mekanisme partai.

“Musda bukan audisi opini. Yang lolos bukan yang paling ribut, tapi yang siap secara mekanisme. Saat peluang maju tak ada, merusuh dengan narasi bukanlah jalan terhormat,” pungkasnya. (Tim)

Rabu, 07 Januari 2026

Tim Kecamatan Woha Kecewa, Rotasi Pejabat Dinilai Abaikan SDM Tuan Rumah.


Tim Ady-Irfan Kecamatan Woha, Yusuf Hi.

Bima. Media Dinamika Global.Id_Sejumlah tim pendukung di Kecamatan Woha menyatakan kekecewaan mendalam terhadap kebijakan Bupati Bima, Ady Mahyudi, pasca dilakukannya rotasi pejabat eselon II dan III. Kebijakan tersebut dinilai tidak mencerminkan semangat perubahan yang selama ini digaungkan, khususnya dalam hal keberpihakan terhadap sumber daya manusia (SDM) lokal Woha sebagai tuan rumah ibu kota kabupaten.

Woha yang secara administratif dan historis menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Bima justru merasa “terasing di rumah sendiri”. Dalam rotasi terbaru, hampir tidak terlihat figur-figur dari Woha yang mendapatkan kepercayaan strategis, padahal tidak sedikit SDM Woha yang dinilai mumpuni, berpengalaman, dan memiliki rekam jejak birokrasi yang jelas.

“Perubahan yang kami tunggu itu seperti apa? Kami ikut berjuang, ikut mendukung, bahkan ikut mempertaruhkan waktu dan energi hingga beliau menang, karena kami percaya akan ada perubahan menyeluruh. Namun kenyataannya, SDM Woha seolah tidak dilirik,” ujar salah satu perwakilan tim dengan nada kecewa.

Salah satu Tim Woha, Yusuf Hi, Menegaskan bahwa mereka memahami sepenuhnya hak prerogatif Bupati dalam melakukan rotasi dan mutasi pejabat. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa dalam konteks etika politik dan penghargaan terhadap perjuangan bersama, seharusnya ada ruang kompromi dan komunikasi yang dibangun, agar tidak melahirkan kekecewaan kolektif yang berpotensi memicu kegaduhan di akar rumput.

“Kami tidak pernah berniat, apalagi berani, mengintervensi kewenangan Bupati. Insya Allah itu tidak mungkin. Tapi jangan juga mengabaikan perasaan dan kontribusi tim yang sejak awal berada di barisan perjuangan,” tegas Ompu Naru biasa disapa pada media ini kamis tanggal (8/1/26).

Kekecewaan ini semakin menguat ketika slogan dan program unggulan seperti ‘Selasa Menyapa’ justru dirasakan tidak menyentuh persoalan-persoalan strategis seperti ini. Para tim menilai, menyapa tidak cukup hanya secara simbolik atau seremonial, tetapi juga harus hadir dalam pengambilan kebijakan yang berdampak langsung pada rasa keadilan dan penghargaan politik.

“Percuma ada Selasa Menyapa, kalau dalam hal sepenting ini kami tidak pernah disapa, tidak pernah diajak bicara, apalagi diajak mempertimbangkan,” lanjut Ompu Naru.

Para tim Kecamatan Woha berharap Bupati Bima segera melakukan evaluasi secara objektif dan membuka ruang dialog yang jujur dengan para pendukung dan elemen masyarakat. Mereka menegaskan bahwa kritik ini lahir bukan dari kebencian, melainkan dari rasa cinta dan harapan besar terhadap kepemimpinan yang benar-benar menghadirkan perubahan, bukan sekadar slogan.

“Perubahan sejati itu terasa adil, inklusif, dan tidak melupakan mereka yang sejak awal percaya,” tutupnya.(Mdg/04))

Selasa, 30 Desember 2025

DPD PAN Peduli Sosial, Lakukan Santunan Anak Yatim di Panda


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bima menggelar kegiatan penutupan akhir tahun yang dirangkaikan dengan penyambutan Tahun Baru secara sederhana namun penuh makna. Kegiatan tersebut diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim, sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen PAN untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Bupati Bima beserta jajaran pengurus PAN Kabupaten Bima, tokoh masyarakat, dan kader partai, Selasa (30/12-25).

Dalam sambutannya, Bupati Bima menegaskan bahwa kegiatan akhir tahun tersebut tidak diwarnai dengan euforia berlebihan atau hura-hura, melainkan difokuskan pada nilai kebersamaan, kepedulian, dan refleksi.

"Penutupan akhir tahun ini kita laksanakan dengan sederhana, tanpa hura-hura. Yang terpenting adalah bagaimana kita berbagi dengan sesama, khususnya anak-anak yatim, serta memperkuat nilai-nilai sosial dan kemanusiaan," ujar Bupati Bima.

Bupati juga menyampaikan harapan besar kepada Partai Amanat Nasional agar terus konsisten dalam memperjuangkan aspirasi rakyat dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan Kabupaten Bima.

Sementara itu, jajaran pengurus PAN Kabupaten Bima menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen partai untuk membangun citra politik yang santun, religius, dan dekat dengan rakyat. 

PAN tidak hanya hadir dalam momentum politik, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Ke depan, PAN Kabupaten Bima menargetkan langkah besar dalam perjalanan politiknya. Target utama yang dicanangkan adalah menjadikan PAN sebagai partai pemenang pada Pemilu Legislatif 2029 mendatang, sekaligus membangun posisi PAN sebagai partai yang disegani dan diperhitungkan oleh partai-partai lain di Kabupaten Bima.

"PAN harus tumbuh besar bersama rakyat, solid secara internal, dan kuat secara elektoral. Kami optimistis, dengan kerja nyata dan kedekatan dengan masyarakat, PAN Kabupaten Bima mampu meraih kemenangan pada 2029," tegas salah satu pengurus PAN.

Melalui kegiatan penutupan akhir tahun ini, PAN Kabupaten Bima menegaskan arah perjuangannya: politik yang beretika, peduli sosial, dan berorientasi pada kepentingan rakyat serta kemajuan daerah.(Team).

Senin, 22 Desember 2025

Ketua DPD Demokrat NTB Hadapi Masalah Hukum, Sekjen DPP Tegaskan Pendampingan dan Taat Proses


Mataram, Media Dinamika Global.Id — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat menegaskan sikap partai terkait persoalan hukum yang tengah dihadapi Ketua DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB), Indra Jaya Usman Putra. DPP memastikan akan memberikan pendampingan hukum, namun tetap taat terhadap seluruh proses hukum yang berlaku.

Sekjen DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron menyampaikan bahwa partai menjunjung tinggi prinsip supremasi hukum serta asas praduga tak bersalah. Pendampingan hukum diberikan sebagai bentuk perlindungan hak kader, tanpa mengganggu independensi aparat penegak hukum.

"Kami menyadari proses hukum harus dilakukan seadil-adilnya dan kami juga menyadari bahwa proses hukum ditegaskan oleh karenanya pada saat terjadi persoalan hukum terhadap Indra Jaya Usman Putra, kami segera mengirim Wakil Sekretaris Jenderal (Wakasekjen) menangani bidang hukum bersama dengan Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) bantuan hukum dan pengamanan partai.

"Keduanya ini punya kemampuan hukum untuk melihat sejauh mana musibah terjadi terhadap Ketua DPD Demokrat NTB," ucapnya saat konferensi pers usai rakerda DPD NTB di hotel lombok Astoria Mataram.

Lanjutnya, tiga hari kami mengirimkan Kepala sekretaris Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Si Made Rai Edi Astawa untuk melakukan pengumpulan data apa sebenarnya yang terjadi,  akhirnya kami mengambil keputusan untuk segera menempatkan Si Made Rai Edi Astawa Sebagai Pelaksana tugas (Plt) DPD partai Demokrat NTB agar tetap bisa menjaga berjalannya organisasi partai Demokrat di NTB sejalan dengan terus memberikan semangat dan membangun soliditas internal supaya tetap bisa menjaga spirit partai.

"Alhamdulillah Si Made Rai Edi yang dipercaya oleh DPP untuk menjalankan roda organisasi di NTB bisa menjalankan dengan baik, tentunya dalam rakerda hari ini memperlihatkan kepada publik bahwa partai Demokrat tentu memiliki semangat yang tetap dan spirit bahkan meningkatkan, sejalan dengan itu kami menghargai proses hukum yang sedang berjalan," tuturnya.

Sambung Sekjen DPP mengatakan, dampak itu ada, ia meminta semua orang untuk move on dan tentu mengembalikan kepercayaan publik bahwa sesungguhnya partai Demokrat memiliki sejarah panjang dalam menorehkan prestasi dan memberantasan korupsi. Kemudian partai menjadi lemah, tetapi dengan cara ini kita menunjukkan semangat balik bahwa sesungguhnya ini juga bagian penegakan hukum yang terus kami dukung.

"Namun kami tetap berdoa, memberikan pendampingan hukum dan juga tetap memberikan support doa mudah-mudahan Indra Jaya Usman Putra terlepas dari musibah ini," terangnya.

Ia menyampaikan pesan terhadap anggota DPRD se-NTB dengan persoalan yang terjadi ini, kita harus selalu menjaga diri. 

"Pertama, kita harus menjaga lisan dan perbuatan supaya kita tidak menyakiti ataupun menyinggung perasaan kalian. Kedua, jangan sampai melanggar aturan peraturan perundang-undangan supaya kita juga bisa menjalankan amanah dengan baik," pungkasnya.

Redaksi ||

Minggu, 21 Desember 2025

Rakerda PKS Kota Mataram Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Kader

Rakerda; DPD  PKS kota Mataram, (Ist/Surya Ghempar)

Mataram, Media Dinamika Global.Id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Mataram menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Lombok Garden, Minggu (21/12/25). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pelantikan pengurus DPC se-Kota Mataram.

Turut hadir dalam acara tersebut Jajaran DPTW PKS, DPRD PKS Kota Mataram, Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Mataram dan DPC Se-Kota Mataram.

Ketua DPD PKS Kota Mataram, Istiningsih S. Ag, menekankan pentingnya membangun kader militan dan struktur organisasi yang solid. Ia menyebutkan, kemilitan kader bermula dari kekokohan internal, ketahanan keluarga, dan kemandirian ekonomi. Dengan fondasi yang kuat, dakwah dan pelayanan kepada masyarakat akan lebih efektif.

“Peran DPC sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Optimalisasi peran anggota DPRD dari PKS juga penting agar masyarakat merasakan kerja nyata wakil rakyat. Kolaborasi seluruh struktur menjadi kunci menghadirkan solusi dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Istiningsih.

Ketua DPD PKS Kota Mataram, Istiningsih S. Ag (Ist/Surya)

Sementara itu, Ketua DPW PKS NTB, H. Uhibbussa’adi, ST, menyebut Rakerda sebagai forum strategis untuk konsolidasi dan penajaman arah perjuangan partai. 

Ia menekankan visi PKS 2030, yaitu menjadi partai Islam rahmatan lil ‘alamin yang kokoh dalam pembinaan kader dan kelembagaan serta terdepan dalam pelayanan, pemberdayaan, dan pembelaan masyarakat.

Rakerda PKS Kota Mataram diharapkan menghasilkan program kerja yang kuat, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus mempersiapkan partai menghadapi tantangan politik dan sosial pada tahun 2026.

Redaksi ||

Jumat, 19 Desember 2025

Politik Golkar Sumut Memanas: Isu Konspirasi Singkirkan Ijeck Demi Ambisi Bobby Nasution di 2029 Mencuat


MEDAN. Media Dinamika Global.id. Tensi politik di Sumatera Utara mendadak membara menjelang penghujung tahun 2025. Penunjukan Ahmad Doli Kurnia (ADK) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Sumut menggantikan Musa Rajekshah (Ijeck) memicu gelombang protes dan pengunduran diri pengurus teras, serta memunculkan dugaan adanya konspirasi besar yang melibatkan tokoh-tokoh nasional.

Mundurnya Sekretaris Golkar Sumut: "Prestasi Dikebiri"

Menyusul terbitnya SK DPP Golkar Nomor: Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025, Sekretaris DPD Golkar Sumut, Ilhamsyah, secara resmi menyatakan mundur dari jabatannya. Ilhamsyah menilai pencopotan Ijeck adalah tindakan tidak demokratis dan bentuk pengkebirian terhadap prestasi yang telah ditorehkan Ijeck dalam membesarkan partai di Sumut.

"Ada upaya sengaja melakukan framming agar Ketua Ijeck disingkirkan dengan segala cara. Ini bukan demokrasi, tapi pengelolaan organisasi berdasarkan kemauan pribadi," tegas Ilhamsyah dalam pernyataannya di Medan, Kamis (18/12)

Tudingan "Operasi Senyap" Jokowi dan Bobby Nasution

Gonjang-ganjing ini disebut-sebut bukan sekadar urusan internal partai. Analisis dari berbagai pengamat, termasuk Azhari A.M Sinik, menuding ada peran mantan Presiden Joko Widodo di balik layar. Langkah Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, mendepak Ijeck disinyalir kuat untuk mengamankan jalur Bobby Nasution (Gubernur Sumut petahana) menuju Pilkada 2029.

Ijeck, yang secara terbuka menyatakan niatnya maju sebagai calon Gubernur 2029, dianggap sebagai "batu sandungan" bagi ambisi Bobby untuk mempertahankan kekuasaan. Mengingat keretakan hubungan antara Ijeck dan Bobby, pengambilalihan kursi Ketua Golkar Sumut oleh faksi yang berseberangan dengan Ijeck menjadi kunci untuk memastikan dukungan Golkar jatuh ke tangan menantu Jokowi tersebut di masa depan.

Panggung "Balas Dendam" dan Pengeroyokan Politik

Masuknya Ahmad Doli Kurnia sebagai Plt Ketua juga dipandang sebagai momentum "balas dendam" politik.

Perseteruan lama antara faksi ADK dan Ijeck kini mencapai puncaknya. ADK diduga telah menyiapkan figur baru, yakni Bupati Labuhanbatu Utara, Hendri Yanto Sitorus, untuk menggantikan Ijeck secara permanen dalam Musda mendatang.

"Ijeck sedang mengalami 'pengeroyokan' dari berbagai lini. Konspirasi antara Bahlil, ADK, dan kepentingan keluarga Jokowi membuat posisi Ijeck terjepit, meskipun ia telah berjasa besar meningkatkan kursi Golkar di parlemen," ujar sumber internal partai.

Dilema Kader di Akar Rumput

Kini, mata publik tertuju pada para pemilik suara di tingkat DPC Kabupaten/Kota. Apakah mereka akan tunduk pada garis instruksi DPP yang sarat kepentingan kekuasaan 2029, atau tetap setia pada kepemimpinan Ijeck yang dinilai telah teruji prestasinya?

Suasana politik Sumut diprediksi akan terus mendidih hingga pelaksanaan Musda awal tahun depan, di mana "perang bintang" antar faksi akan menentukan arah masa depan partai berlambang pohon beringin tersebut di Sumatera Utara. (Tim)

Minggu, 14 Desember 2025

DPR RI Johan Rosihan: Moratorium Pusat Jadi Kendala Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa

Anggota DPR RI Johan Rosihan Dapil Pulau Sumbawa, (Ist/Google)

Jakarta, Media Dinamika Global.Id – Aspirasi masyarakat Pulau Sumbawa untuk membentuk Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) ditegaskan masih terus diperjuangkan oleh wakil rakyat di tingkat pusat. Namun, lambatnya progres pembentukan PPS saat ini disebabkan oleh kendala regulasi dan kebijakan di tingkat Pemerintah Pusat yang belum memungkinkan proses pemekaran bergerak lebih cepat.

Pernyataan ini disampaikan menanggapi kegelisahan publik terkait mandeknya perkembangan usulan PPS di DPR RI. Anggota DPR RI Johan Rosihan menyampaikan bahwa dukungan terhadap aspirasi masyarakat Pulau Sumbawa itu nyata dan terus diperjuangkan, namun memang saat ini terdapat kendala regulasi dan kebijakan di tingkat pemerintah pusat yang membuat prosesnya belum dapat bergerak lebih cepat.

Terdapat hambatan utama yang menyebabkan seluruh usulan Daerah Otonomi Baru (DOB), termasuk PPS, berada dalam posisi menunggu. Pertama, secara regulasi, hingga hari ini moratorium pemekaran daerah masih berlaku. Pemerintah pusat belum membuka kembali keran pembentukan DOB, sambil melakukan penataan menyeluruh terhadap desain otonomi daerah, termasuk evaluasi terhadap daerah-daerah hasil pemekaran sebelumnya. Kondisi ini menahan laju seluruh usulan pemekaran.

Kedua, dari sisi kebijakan fiskal dan perencanaan nasional, pemerintah pusat saat ini sedang sangat berhati-hati dalam menyetujui pemekaran baru. Pertimbangannya antara lain kemampuan fiskal negara, beban APBN, kesiapan struktur pemerintahan, serta arah pembangunan nasional yang sedang difokuskan pada penguatan daerah yang sudah ada, bukan menambah entitas administratif baru.

Ketiga, perlu dipahami bahwa anggota DPR RI tidak dapat berjalan sendiri dalam proses ini. Pembentukan provinsi harus melalui mekanisme lintas lembaga, yakni DPR RI, pemerintah pusat (Kemendagri), serta keputusan politik nasional. Yang terus dilakukan adalah mengawal aspirasi, menjaga agar PPS tetap tercatat sebagai agenda strategis, serta memastikan kesiapan argumentasi sosiologis, ekonomi, dan administratif ketika moratorium itu dicabut.

Anggota DPR RI tersebut menegaskan, ia memahami kegelisahan masyarakat Pulau Sumbawa. Namun, penting disampaikan secara jujur bahwa lambatnya progres bukan karena ketiadaan dukungan wakil rakyat, melainkan karena hambatan kebijakan nasional yang masih tertutup. Tugas utama saat ini adalah memastikan agar ketika pintu regulasi itu dibuka, Pulau Sumbawa sudah siap dan tidak tertinggal. PPS adalah perjuangan jangka panjang, dan aspirasi ini tetap dijaga agar tidak padam di tingkat pusat. 

Redaksi ||

PLT Ketua Partai Demokrat DPD I NTB Silaturahmi Bersama Seluruh Pengurus dan Kader PD Kabupaten Bima


Bima, Media Dinamika Global.Id — Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Si Made Rai Edi Astawa, melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama seluruh pengurus dan kader Partai Demokrat Kabupaten Bima. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan, serta menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal partai di tingkat daerah. Minggu, (14/12/25).

Acara silaturahmi tersebut dipusatkan di Kabupaten Bima dan dihadiri oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bima, para Ketua dan pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) se-Kabupaten Bima, anggota Fraksi Partai Demokrat, organisasi sayap partai, serta kader-kader Demokrat dari berbagai kecamatan. Kehadiran langsung PLT Ketua DPD I NTB disambut antusias oleh seluruh peserta sebagai wujud perhatian dan komitmen pimpinan provinsi terhadap penguatan struktur partai di daerah.

Silaturahmi sebagai Perekat Organisasi

Dalam sambutannya, Si Made Rai Edi Astawa menegaskan bahwa silaturahmi merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi partai yang solid dan berdaya juang tinggi. Menurutnya, hubungan yang harmonis antar-pengurus dan kader menjadi modal sosial yang sangat penting dalam menghadapi dinamika politik yang terus berkembang.

“Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan formal, tetapi ruang untuk mempererat persaudaraan, menyatukan langkah, dan meneguhkan komitmen kita sebagai keluarga besar Partai Demokrat,” ujar Si Made Rai Edi Astawa.

Ia menambahkan bahwa partai politik yang kuat adalah partai yang mampu menjaga keutuhan internal, menjunjung tinggi nilai kebersamaan, serta mengedepankan kepentingan rakyat dalam setiap langkah perjuangannya.

Penguatan Konsolidasi Pengurus dan Kader

Kegiatan silaturahmi ini juga dirangkaikan dengan konsolidasi pengurus dan kader Partai Demokrat Kabupaten Bima. Forum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan mengevaluasi kerja-kerja organisasi yang telah berjalan.

Sejumlah pengurus DPAC menyampaikan kondisi dan tantangan yang dihadapi di wilayah masing-masing, mulai dari penguatan basis kader hingga upaya membangun kepercayaan masyarakat. Dialog yang berlangsung secara terbuka mencerminkan budaya organisasi Partai Demokrat yang demokratis dan partisipatif.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, PLT Ketua DPD I NTB menekankan pentingnya kerja kolektif dan disiplin organisasi. Ia mengingatkan bahwa setiap struktur partai, dari tingkat provinsi hingga anak cabang, memiliki peran strategis dalam membesarkan Partai Demokrat.

Penekanan pada Soliditas dan Keutuhan

Si Made Rai Edi Astawa secara khusus menyoroti pentingnya soliditas dan keutuhan pengurus serta kader Partai Demokrat. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam organisasi adalah hal yang wajar, namun harus dikelola dengan bijak agar tidak mengganggu persatuan.

“Soliditas dan keutuhan adalah kekuatan terbesar kita. Tanpa itu, sulit bagi partai untuk bergerak maju dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga marwah partai dengan mengedepankan etika politik, sikap saling menghormati, serta loyalitas terhadap keputusan organisasi.

Peran Strategis Partai Demokrat di Kabupaten Bima

Dalam arahannya, PLT Ketua DPD I NTB juga menekankan peran strategis Partai Demokrat dalam pembangunan daerah. Ia berharap kader-kader Partai Demokrat di Kabupaten Bima mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai demokrasi, keadilan, dan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Kita harus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi mereka, dan berkontribusi dalam mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada. Inilah esensi pengabdian politik,” ungkapnya.

Menurutnya, kontribusi Partai Demokrat di daerah akan bermuara pada penguatan pembangunan nasional dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Komitmen DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima, Hj. Misfalah, S.Pd., dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas kehadiran PLT Ketua DPD I NTB beserta arahannya. Ia menilai, silaturahmi dan konsolidasi ini memberikan energi positif bagi seluruh pengurus dan kader di Kabupaten Bima.

“Kehadiran langsung PLT Ketua DPD I NTB menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dan menjaga kekompakan. Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti arahan yang telah disampaikan demi penguatan Partai Demokrat di Kabupaten Bima,” ujar Hj. Misfalah.

Ia juga menegaskan kesiapan DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima untuk terus bersinergi dengan DPD I NTB dalam menjalankan program-program partai dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Membangun Politik yang Santun dan Bermartabat

Dalam konteks kehidupan demokrasi, Si Made Rai Edi Astawa mengingatkan pentingnya membangun politik yang santun dan bermartabat. Ia menekankan bahwa Partai Demokrat harus menjadi teladan dalam mengedepankan politik yang sejuk, inklusif, dan berorientasi pada persatuan.

“Perbedaan pilihan politik adalah keniscayaan dalam demokrasi. Namun, persaudaraan dan persatuan bangsa harus tetap kita jaga,” katanya.

Ia berharap, kader-kader Partai Demokrat mampu menjadi penyejuk di tengah masyarakat dan tidak terjebak dalam praktik politik yang memecah belah.

Diakhir kegiatan silaturahmi PLT Ketua Partai Demokrat DPD I NTB bersama seluruh pengurus dan kader Partai Demokrat Kabupaten Bima menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas dan konsolidasi internal partai. Melalui kebersamaan, dialog terbuka, dan komitmen kolektif, Partai Demokrat Kabupaten Bima diharapkan semakin siap menjalankan peran dan fungsinya sebagai partai politik yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Dengan soliditas yang terjaga dan kepemimpinan yang komunikatif, Partai Demokrat optimistis dapat terus berkontribusi dalam memajukan Kabupaten Bima khususnya, serta mendukung pembangunan dan keutuhan NKRI pada umumnya.

Redaksi : Surya Ghempar

Silaturahmi dan Konsolidasi Sekaligus Kunker Plt Ketua DPD Demokrat NTB, Ketua DPC Kab. Bima Komitmen Jalankan Amanah Partai

Ketua DPC Demokrat Bima, Hj. Misfalah, S.Pd
saat sambutan Plt Ketua DPD NTB, (Ist/Surya)

BIMA, Media Dinamika Global.Id – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan memperkuat konsolidasi internal partai, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Bima, pada Minggu (14/12/25).

Kegiatan tersebut disambut langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bima, Hj. Misfalah, S.Pd, bersama jajaran pengurus DPC, para Ketua PAC, serta kader Partai Demokrat se-Kabupaten Bima. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima, Hj. Misfalah, S.Pd, menegaskan komitmennya bersama seluruh kader untuk menjalankan amanah partai sesuai dengan aturan dan garis perjuangan Partai Demokrat.

“Kami berkomitmen untuk menjalankan amanah partai dengan sebaik-baiknya. Konsolidasi ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan loyalitas kader dalam membesarkan Partai Demokrat di Kabupaten Bima,” ujarnya.

Ketua DPC Demokrat Bima, Hj. Misfalah, S.Pd, (Ist/Surya)

Ia juga berharap seluruh kader Partai Demokrat di Kabupaten Bima dapat terus menjaga soliditas dan memiliki jiwa satria dalam berpolitik, yakni menjunjung tinggi etika, loyalitas, dan kepentingan rakyat.

“Kader Demokrat harus berjiwa satria, siap berjuang, dan selalu hadir untuk masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, kami optimistis Partai Demokrat akan semakin kuat,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Ketua DPD Partai Demokrat NTB, Si Made Rai Edi Astawa, S.Sos., M.P.M, dalam arahannya bahwa silaturahmi dan konsolidasi sebagai fondasi utama penguatan struktur partai. "Ia mengapresiasi kekompakan kader Demokrat di Kabupaten Bima dan kota Bima yang dinilai tetap solid dan aktif menjalankan roda organisasi," ujarnya.

Plt Ketua DPD Partai Demokrat NTB, Si Made Rai Edi Astawa, (Ist/Surya)

Kegiatan silaturahmi dan konsolidasi tersebut diakhiri dengan dialog bersama kader serta penyampaian arahan strategis menghadapi agenda politik ke depan.

Dengan semangat persatuan dan jiwa satria, Partai Demokrat Kabupaten Bima menegaskan kesiapan untuk terus bergerak dan berkontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah Bima lebih baik.

Kemudian, Plt Ketua DPD Partai Demokrat NTB menyerahkan SK kepada para Ketua DPAC dan kader serta foto bersama.

Redaksi  ||

Demokrat Kab dan Kota Bima Terima Kunker Plt Ketua DPD NTB, Soliditas dan Serahkan SK Kader


Bima, Media Dinamika Global.Id - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB), Si Made Rai Edi Astawa, S.Sos., M.P.M., melakukan kunjungan kerja ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bima dan (DPC) Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kota Bima pada Minggu (14/12/25).

Acara silaturahim dan Konsolidasi seluruh pengurus DPC dan DPAC kabupaten Dan kota dilaksanakan di kediaman Bapak H. Kurais H. Abidin selaku Dewan Kehormatan Partai Demokrat NTB 

Dihadapan para pengurus DPC Demokrat Kabupaten dan Kota Bima, Ketua PLT DPD Partai Demokrat NTB menyampaikan arahanya, bahwa Pentingnya menjaga soliditas antar sesama akan mempermudah kenyamanan dalam berpartai.

“Soliditas itu mudah diucapkan tapi sulit dilakukan. Semua kita ini punya ego, Kalau kita mengedepankan itu, mungkin soliditas itu sangat sulit diciptakan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa menjaga soliditas itu adalah salah satu rantai kekuatan untuk kemajuan partai

“Apabila kita berkenan, mohon berkenan menurunkan ego sedikit saja. Kita lupakan yang sudah terjadi karena diri kita semua kader di partai ini yakin bersama. Kita tidak digaji, kenapa kita bisa bersatu? Karena adanya persamaan visi, persamaan nilai, dan persamaan tujuan,” tambahnya.

Plt Ketua DPD NTB, Si Made Rai Edi Astawa saat sambutan, (Ist/Surya)

Kunjungan ketua PLT DPD PD NTB  ini adalah kunjungan perdana ke kabupaten Bima dan Kota Bima, diharapkan membawa energi baru bagi seluruh jajaran pengurus.

Dalam sambutanya Made Rai juga menyinggung posisi AHY sebagai tokoh nasional dan pentingnya dukungan dari seluruh kader.

“Saat ini Mas Ketum AHY merupakan Menko kita, kita setujui beliau jadi tokoh nasional. Itu yang perlu kita jaga. Untuk menjaga nama baik dan parta kita, diperlukan soliditas,” tegasnya.

Sambungnya, ia menginstruksikan agar para Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan mulai mengibarkan bendera partai di rumah masing-masing dan menunjukkan kebanggaan sebagai kader Demokrat.

Targetnya adalah mulai dari PAC hingga Anak Ranting harus sama2 bergerak untuk memperkuat basis dan mengumpulkan sebanyak-banyaknya dukungan dari masyarakat untuk kemenangan Pemilu di 2029 nanti.

“diharapkan kepada seluruh DPAC yang sudah di mandatkan ini bisa lebih aktif dan bergerak untuk menjaring basis disetiap Ranting jelasnya.

Made Rai juga berpesan agar kader mengedepankan nilai-nilai demokrasi yang diusung partai, yaitu nasionalis, religius, partai terbuka, dan partai yang selalu memberi solusi.

“Jangan pernah bosan untuk melayani masyarakat setiap hari. Rumah bapak harus terbuka, rumah ibu harus terbuka. Begitu juga fraksi, rumah aspirasi bapak ibu juga harus terbuka,” pesannya.

Ia mengakhiri arahannya dengan meminta seluruh jajaran untuk tetap tegar, setia, bangga menjadi kader Demokrat, dan menunjukkan sikap kesatria dengan mendahulukan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi.

Ketua DPC Demokrat kab. Bima, Umi Misfalah dalam saat sambutan,
Plt Ketua DPD, PDC Kota Bima, (Ist/Surya)

Sementara, Ketua DPC Demokrat kabupaten Bima, Hj. Misfalah menyampaikan pesan yang sangat inspiratif dan memotivasi dalam rapat konsolidasi PLT Ketua DPD NTB. "Ia berharap semua kader tetap solid dan memiliki jiwa ksatria untuk memperjuangkan kursi fraksi di DPRD Kabupaten Bima," harapnya.

Lanjut Umi Misfalah sapaanya, semangat juang para kader dan ketua PAC di semua wilayah Kabupaten Bima untuk meningkatkan kinerja dan kontribusi partai dalam pembangunan daerah.

"Mari kita dukung dan semangat bersama-sama untuk mencapai tujuan partai dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima!," pungkasnya.

Surya Ghempar  ||

Subagio Madawau Jadi Ketua DPAC Madapangga Partai Demokrat, Siap Jalankan Amanah

Subagio saat terima SK yang diserahkan Plt DPD Demokrat NTB

Bima, Media Dinamika Global.Id – Subagio resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Kecamatan Madapangga Partai Demokrat. Penetapan tersebut menandai komitmen baru Partai Demokrat di tingkat kecamatan dalam memperkuat struktur organisasi serta konsolidasi kader di wilayah kecamatan Madapangga.

Subagio merupakan putra asli Desa Madawau, kecamatan Madapangga, kabupaten Bima dan memiliki keluarga besar di wilayah Madapangga dan merupakan salah tokoh berpengaruh di wilayahnya.

Usai resmi ditetapkan terima SK DPAC, Subagio menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah partai dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas. Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan demi kemajuan Partai Demokrat dan kepentingan masyarakat.

“Saya siap menjalankan amanah partai, memperkuat soliditas kader, serta bekerja sesuai arahan dan garis perjuangan Partai Demokrat,” ujar Subagio. Minggu, (14/12/25).

Menurutnya, ke depan DPAC Madapangga akan fokus pada penguatan struktur organisasi hingga tingkat ranting, meningkatkan komunikasi antar kader, serta lebih aktif menyerap aspirasi masyarakat. 

"Ia akan terus kerja kolektif dan kebersamaan dalam membesarkan partai," tegasnya.

Dengan amanah ini, Subagio berjanji akan membawa semangat baru dan meningkatkan eksistensi Partai Demokrat di tengah-tengah masyarakat. "Kami akan berperan aktif dalam kegiatan sosial dan politik, serta menjadi wadah aspirasi masyarakat," tuturnya.

Partai Demokrat sendiri terus mendorong kader di tingkat akar rumput untuk bekerja nyata dan dekat dengan masyarakat, sebagai bagian dari upaya memperkuat basis dukungan partai di daerah.

Sementara, Ketua DPC Demokrat kabupaten Bima, Hj. Misfalah menyampaikan pesan yang sangat inspiratif dan memotivasi dalam rapat konsolidasi PLT Ketua DPD NTB. "Ia berharap semua kader tetap solid dan memiliki jiwa ksatria untuk memperjuangkan kursi fraksi di DPRD Kabupaten Bima," harapnya.

Lanjut Umi Misfalah sapaanya, semangat juang para kader dan Ketua PAC di semua wilayah Kabupaten Bima untuk meningkatkan kinerja dan kontribusi partai dalam pembangunan daerah.

"Mari kita dukung dan semangat bersama-sama untuk mencapai tujuan partai dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima!," pungkasnya.

Surya Ghempar  ||

Jumat, 21 November 2025

Aditya Ardin Jadi Ketua DPD PAN Baru, Perwakilan Anak Muda Jadi Simbol Perubahan


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Aditya Ardin Jadi Ketua DPD PAN Baru, Perwakilan Anak Muda Jadi Simbol Perubahan. Rapat Pengukuhan Ketua DPD PAN Kab Bima Berlangsung di Hotel Lilagraha.Hadir dalam Musda kali ini antara lain Ketua Panitia Sukrin HT, M.Pd, Ketua PLH Hamdan, SH, Sekjend DPD PAN Rafidin, S.Sos juga Para Wakil Ketua DPRD Kab Bima Murni Suciyanti, Anggota DPRD Kab Bima dari Fraksi PAN juga Para Ketua DPC Kab Bima dari 18 Kecamatan, para Kader, simpatisan, Pengurus dan lainnya. Sabtu, 23 November 2025

Hasil pantauan Langsung Media ini bahwa Kegiatan tersebut Berlangsung di Hotel Lilagraha Kota Bima, dimulai sejak Pukul 10. 00 Wita - Selesai yang dihadiri oleh Seluruh Pengurus, Kader, Simpatisan hingga Para Awak Media yang turut meliput kegiatan Tersebut.

Ketua Panitia Penyelenggara Musda ke-VI Partai PAN Kabupaten Bima Sukrin HT, M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa semua tahapan, proses yang kami lalui merupakan bagian dari Kerja Team dalam rangka menyukseskan Penyelenggaraan ini, dan ini kami selalu Apresiasi terhadap Kekompakan yang nyata dari Panitia, Pengurus, kader dan simpatisan dari Partai PAN Kabupaten Bima yang ingin ada sebuah Perubahan dalam mengurus, mengatur Partai ini.

Tentunya, pasti ada saja Kekurangan dan kelebihan dalam Tahapan, proses terselenggaranya kegiatan ini. Oleh karena itu, kami ucapkan Permohonan maaf, sekaligus ucapan Bangga dan terimakasih atas segalanya walupun ada yang di undang bahkan yang tidak diundang, namun kehadirannya merupakan semangat baru dalam rangka merubah Paradigma itu. Katanya

Disisi lainnya, Sekjen Partai PAN Kab Bima Rafidin, S.Sos dalam sambutannya menyebutkan bahwa Kita patut bersyukur adanya Utusan dari Partai PAN saat ini, sebab selama ini banyak sekali Kegagalan yang dilewati oleh kita semuanya. Namun kali ini Allah SWT memihak kepada kita semua dan akhirnya kita menjadi Pemenangnya.

Ini sesuatu yang luar biasa, dan ini harus kita pupuk secara Continue agar kedepan kita dapat meraih Suara terbanyak dari Kalangan Dewan Kab Bima hingga menang lagi Pilkada kedepannya. Karena target kita adalah bagaimana Partai PAN ini bisa meraih Suara terbanyak dalam Pemilu yang akan datang. Kata Rafidin dalam Sambutannya 

Disisi lainnya, Rafiq panggilan akrabnya berharap kepada semua kader, Pengurus, Simpatisan Partai PAN untuk bersatu, berjuang dalam rangka mempertahankan Suara yang sudah ada, bahkan angkanya harus berubah menjadi lebih baik, naik menjadi Suara terbanyak di Pemilu Tahun  akan datang.

Sementara itu, Usaha Musda Berlangsung, nampak sekali Bahwa DPW dan DPD PAN akan Mengukuhkan Ketua DPD PAN yang baru Aditya Ardin dibacakan langsung oleh Ketua DPP PAN Julkifli Hasan melalui Siaran Langsung yang di hadiri seluruh Pengurus se-Indonesia.(MDG01).

Rapat Pengukuhan Ketua DPD PAN Kab Bima Berlangsung di Hotel Lilagraha, Aditya Ardin Jadi Ketua DPD PAN Baru


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Rapat Pengukuhan Ketua DPD PAN Kab Bima Berlangsung di Hotel Lilagraha.Hadir dalam Musda kali ini antara lain Ketua Panitia Sukrin HT, M.Pd, Ketua PLH Hamdan, SH, Sekjend DPD PAN Rafidin, S.Sos juga Para Wakil Ketua DPRD Kab Bima Murni Suciyanti, Anggota DPRD Kab Bima dari Fraksi PAN juga Para Ketua DPC Kab Bima dari 18 Kecamatan, para Kader, simpatisan, Pengurus dan lainnya. Sabtu, 23 November 2025

Hasil pantauan Langsung Media ini bahwa Kegiatan tersebut Berlangsung di Hotel Lilagraha Kota Bima, dimulai sejak Pukul 10. 00 Wita - Selesai yang dihadiri oleh Seluruh Pengurus, Kader, Simpatisan hingga Para Awak Media yang turut meliput kegiatan Tersebut.

Ketua Panitia Penyelenggara Musda ke-VI Partai PAN Kabupaten Bima Sukrin HT, M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa semua tahapan, proses yang kami lalui merupakan bagian dari Kerja Team dalam rangka menyukseskan Penyelenggaraan ini, dan ini kami selalu Apresiasi terhadap Kekompakan yang nyata dari Panitia, Pengurus, kader dan simpatisan dari Partai PAN Kabupaten Bima yang ingin ada sebuah Perubahan dalam mengurus, mengatur Partai ini.

Tentunya, pasti ada saja Kekurangan dan kelebihan dalam Tahapan, proses terselenggaranya kegiatan ini. Oleh karena itu, kami ucapkan Permohonan maaf, sekaligus ucapan Bangga dan terimakasih atas segalanya walupun ada yang di undang bahkan yang tidak diundang, namun kehadirannya merupakan semangat baru dalam rangka merubah Paradigma itu. Katanya

Disisi lainnya, Sekjen Partai PAN Kab Bima Rafidin, S.Sos dalam sambutannya menyebutkan bahwa Kita patut bersyukur adanya Utusan dari Partai PAN saat ini, sebab selama ini banyak sekali Kegagalan yang dilewati oleh kita semuanya. Namun kali ini Allah SWT memihak kepada kita semua dan akhirnya kita menjadi Pemenangnya.

Ini sesuatu yang luar biasa, dan ini harus kita pupuk secara Continue agar kedepan kita dapat meraih Suara terbanyak dari Kalangan Dewan Kab Bima hingga menang lagi Pilkada kedepannya. Karena target kita adalah bagaimana Partai PAN ini bisa meraih Suara terbanyak dalam Pemilu yang akan datang. Kata Rafidin dalam Sambutannya 

Disisi lainnya, Rafiq panggilan akrabnya berharap kepada semua kader, Pengurus, Simpatisan Partai PAN untuk bersatu, berjuang dalam rangka mempertahankan Suara yang sudah ada, bahkan angkanya harus berubah menjadi lebih baik, naik menjadi Suara terbanyak di Pemilu Tahun  akan datang.

Sementara itu, Usaha Musda Berlangsung, nampak sekali Bahwa DPW dan DPD PAN akan Mengukuhkan Ketua DPD PAN yang baru Aditya Ardin dibacakan langsung oleh Ketua DPP PAN Julkifli Hasan melalui Siaran Langsung yang di hadiri seluruh Pengurus se-Indonesia.(MDG01).

Rabu, 05 November 2025

KESBANGPOL KABUPATEN BIMA ADAKAN PEMBINAAN LAPORAN BANTUAN PARTAI POLITIK.

Sejumlah perwakilan Parpol saat menghadiri rapat pembinaan laporan Banpol di Kesbangpol Kabupaten Bima, Kamis (06/11).


Bima, Media Dinamika Global.Id_ Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bima menggelar kegiatan Pembinaan Laporan Pertanggung Jawaban Bantuan Keuangan Partai Politik (Banpol) untuk tahun anggaran 2025. bertempat di Aula Kantor Kesbangpol Kabupaten Bima, Kamis (6/11).


Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh partai politik penerima bantuan keuangan dari APBD Kabupaten Bima. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pengurus partai politik dalam menyusun laporan pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bima, syahrul, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan bahwa transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana bantuan partai politik menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.


“Melalui pembinaan ini, kami berharap setiap partai politik dapat menyusun laporan bantuan keuangan secara tertib, sesuai dengan juknis yang berlaku, serta tepat waktu dalam pelaporannya,” ujarnya.


Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab seputar teknis penyusunan laporan, audit oleh BPK, serta mekanisme pengajuan bantuan tahun berikutnya.


Kegiatan pembinaan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas laporan pertanggungjawaban keuangan partai politik di Kabupaten Bima, sehingga penggunaan dana Banpol benar-benar dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik.(Mdg/04)

Rabu, 29 Oktober 2025

Ketua DPD Hanura NTB Ahmad Dahlan, S.Sos Tuntaskan Muscab di 7 Kabupaten/Kota


Mataram, Media Dinamika Global.Id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menuntaskan Musyawarah Cabang (Muscab) untuk pemilihan ketua di tujuh kabupaten/kota.

Daerah yang telah melaksanakan Muscab antara lain Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kabupaten Lombok Utara, Dompu, Kota Bima, dan Kabupaten Bima.

Masih tersisa tiga kabupaten yang belum melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab), yakni Kabupaten Lombok Barat, Sumbawa, dan Sumbawa Barat, yang akan segera dijadwalkan dalam waktu dekat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD Hanura NTB, Ahmad Dahlan, S.Sos, yang akrab disapa Dae Leo. Dalam arahannya, anggota DPRD NTB dua periode itu menegaskan pentingnya soliditas, disiplin organisasi, dan semangat kebersamaan seluruh kader dalam membesarkan Partai Hanura menjelang kontestasi politik mendatang.

“Muscab ini bukan sekedar agenda rutin organisasi, tetapi momentum konsolidasi untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput. Kita ingin Hanura benar-benar hadir sebagai rumah aspirasi rakyat,” tegas Dae Leo, Rabu (29/10/2025).

Ia juga menekankan agar para ketua DPC terpilih segera melakukan langkah-langkah strategis, mulai dari penguatan kaderisasi, pembangunan komunikasi lintas elemen, hingga pembentukan struktur partai yang solid di setiap Kecamatan dan Desa.

Lebih lanjut, Ahmad Dahlan, S.Sos. menyampaikan bahwa seluruh tahapan konsolidasi tersebut merupakan bagian dari persiapan besar Hanura NTB dalam menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2029.

“Kita tidak boleh menunggu momentum datang. Dari sekarang, Hanura NTB harus mulai menyiapkan infrastruktur politik yang kuat, kader yang militan, dan strategi yang matang untuk menghadapi Pileg dan Pilkada 2029,” ujar Dae Leo.

Ia optimistis, dengan semangat kolektif dan komitmen bersama seluruh pengurus dan kader di semua tingkatan, Hanura NTB akan mampu tampil sebagai kekuatan politik yang diperhitungkan di masa mendatang. (Surya Ghempar).

Selasa, 21 Oktober 2025

Muswil IPA Sumut ke- XIX Diduga Sarat Intervensi, MTO IPA dan PB Al Washliyah Minta Evaluasi PP IPA

 







Medan. Media Dinamika Global.id. Pimpinan Sidang Definitif, Yusup Ardiansyah yang juga menjabat Anggota Pleno Pimpinan Pusat (PP IPA) disinyalir mendapat intervensi oleh Ketua Umum PP IPA, Mhd. Amril Harahap dalam perhelatan Musyawarah Wilayah (Musywil) IPA ke- XIX di Asrama Haji Medan. Selasa, 21 Oktober 2025.

"Saya selaku Pimpinan Sidang Definitif merasa diintervensi untuk mempercepat alur persidangan dan penetapan Ahmad Irham Tajhi menjadi Ketua PW IPA Sumut yang aklamasi," ujarnya.

Informasinya, saat musyawarah berlangsung Mhd. Amril Harahap terus menghubungi Yusup Ardiansyah hingga melontarkan kalimat "Cek kenapa di perlama", "Ada apa sebenarnya" lewat pesan WhatsApp dan juga sebelumnya Bendahara Umum PP IPA, Mhd Ilham Harahap juga melontarkan tekanan dengan kalimat "Usuf kau lanjutkan", "Baca keputusan".

Ia menegaskan bahwa Musywil IPA Sumut ke- XIX tidak sesuai dengan aturan yang berlaku dengan tidak berjalannya musyawarah dengan kondusif serta melalui mekanisme yang baik dan benar.

"Kami berharap kepada Majelis Tinggi Organisasi (MTO) IPA dan Pengurus Besar Al Washliyah untuk menindaklanjuti persoalan ini sehingga dikemudian hari hal yang serupa tidak terjadi dan pelaksanaan musyawarah mendapatkan evaluasi secara menyeluruh," ungkapnya. (Tim)

Prof. Marniati: Saatnya Rakyat Aceh Bangkit Lewat Politik yang Tulus dan Cerdas


BANDA ACEH. Media Dinamika Global.id. – Gerakan politik baru lahir dari Tanah Rencong. Ratusan masyarakat, akademisi, dan tokoh lintas profesi memenuhi Gedung Amel Convention Hall untuk menyaksikan Deklarasi Partai Perjuangan Aceh (PPA) yang digagas oleh Prof. Adjunct Dr. Marniati, S.E., M.Kes., seorang akademisi dan tokoh perempuan Aceh yang telah lama berkiprah di bidang pendidikan dan sosial. Selasa , (21/10/2025)

Acara yang berlangsung khidmat ini mengusung tema “Bersatu dalam Kepemimpinan, Berjuang untuk Perubahan.”

Turut hadir sejumlah tokoh nasional dan daerah seperti Nasir Djamil dan Muslim Ayub (anggota DPR RI), Darwati Agani (DPD RI), Afdhal Khalilullah (Wakil Wali Kota Banda Aceh), serta Meurah Budiman (Kepala Kanwil Kemenkumham Aceh).

Dalam wawancara eksklusif dengan Satuja.com, Prof. Marniati menegaskan bahwa politik harus menjadi ruang pengabdian, bukan ambisi pribadi.

“Saya datang dari dunia pendidikan. Dua puluh tahun saya berjuang untuk anak-anak kurang mampu, kini saatnya memperluas perjuangan lewat politik yang bersih dan bermartabat,” ujar Prof. Marniati.

Ia menambahkan, PPA lahir sebagai wadah baru bagi rakyat Aceh yang ingin berpartisipasi aktif membangun daerah tanpa harus terjebak dalam politik uang dan kepentingan sempit.

“Politik bukan tentang kekuasaan, tapi tentang kejujuran dan pelayanan. PPA adalah rumah bagi rakyat yang ingin Aceh berubah,” tegasnya.

Deklarasi ini menjadi tonggak lahirnya partai lokal dengan semangat moral, intelektual, dan kepemimpinan perempuan — membuka babak baru politik Aceh yang berpihak pada rakyat kecil, petani, nelayan, dan kaum muda. (Tim MDG)

Senin, 29 September 2025

Khalid Bin Walid Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Kembali Dae Pawan Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bima


Dae Pawan saat menerima bendera Pataka partai Golkar sebagai penanda terpilihnya kembali sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bima periode 2025-2030.


Bima, Media Dinamika Global.Id_ Politisi senior dilegislatif yang juga sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bima, Khalid Bin Walid, SH, Mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya kembali Alfian Wirawan, Se, (Dae Pawan) sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bima untuk periode 2025-2030 secara aklamasi.


Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bima, Khalud Bin Walid, SH.


Dalam pernyataannya, Khalid Bin Walid menyampaikan apresiasi atas proses Musyawarah Daerah (Musda) yang berjalan dengan lancar, demokratis, dan penuh semangat kekeluargaan.


“Saya atas nama Ketua dan pengurus DPC partai Gerindra Kota Bima mengucapkan selamat kepada Dae Pawan atas amanah yang kembali diberikan oleh kader-kader Golkar Kota Bima. Ini adalah bukti kepercayaan dan harapan besar terhadap kepemimpinan beliau dalam membawa Partai Golkar semakin maju dan solid di tingkat Kota Bima,” ujar Bang Walid biasa disapa.


Khalid juga berharap di bawah kepemimpinan Dae Pawan, konsolidasi partai dapat semakin diperkuat serta peran Partai Golkar sebagai mitra strategis pembangunan daerah bisa lebih ditingkatkan.


“Kami semua berharap agar kepemimpinan ini membawa semangat baru dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat". tambahnya.


Musda DPD II Partai Golkar Kota Bima sendiri berlangsung sukses dan demokratis, yang dihadiri oleh seluruh pengurus, kader, dan simpatisan partai dari berbagai kecamatan.


Dengan terpilihnya kembali Dae Pawan secara aklamasi, diharapkan Partai Golkar Kota Bima semakin solid, dan mampu menjadi wadah perjuangan politik yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan serta kepentingan rakyat. Harapnya.(Mdg/04).