Media Dinamika Global: Politik
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Mei 2026

Lila Ramadhani Sukendy: Laporan Kolektif Hasil Reses Dapil III Meliputi Kecamatan Donggo, Soromandi, Sanggar, dan Tambora


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Salah satu Anggota DPRD Kab Bima Lila Ramadhani Sukendy: Laporan Kolektif Hasil Reses dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Meliputi Kecamatan Donggo, Soromandi, Sanggar, dan Tambora. Pada Kamis, 30 April 2026, saya menghadiri Rapat Paripurna ke-4 Masa Sidang I Tahun Sidang 2026. Agenda utama rapat paripurna meliputi penyampaian laporan hasil reses pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bima pada Masa Sidang I Tahun 2026, serta penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026.

Dalam rapat tersebut, salah satu yang disampaikan adalah laporan kolektif hasil reses dari Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Donggo, Soromandi, Sanggar, dan Tambora. 

Secara umum, hasil reses Dapil III menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat pada beberapa sektor utama. Pertama, sektor infrastruktur masih menjadi prioritas, meliputi pembangunan dan peningkatan jalan desa dan jalan tani, pembangunan talud dan bronjong penahan banjir, serta perbaikan jembatan dan drainase.

Kedua, sektor pertanian dan ekonomi masyarakat juga menjadi perhatian besar, dengan berbagai usulan seperti pengadaan bibit tanaman (jagung, durian, cengkeh), bantuan ternak (sapi, kambing), alat pertanian, hingga dukungan modal dan sarana usaha bagi pelaku UMKM.

Ketiga, kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih dan irigasi menjadi isu yang cukup dominan, terlihat dari banyaknya usulan pengeboran air bersih, pembangunan saluran irigasi, serta distribusi jaringan air ke desa-desa.

Selain itu, sektor sosial dan pelayanan publik juga muncul, mencakup pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan dan kesehatan, penerangan jalan, jaringan listrik dan telekomunikasi, hingga dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Menariknya, terdapat pula aspirasi yang mengarah pada pengembangan potensi lokal, khususnya di sektor pariwisata dan pengelolaan lingkungan, seperti penataan kawasan wisata alam dan pantai, serta pembangunan bank sampah sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis lingkungan.

Secara keseluruhan, hasil reses ini mencerminkan bahwa masyarakat Dapil III tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga penguatan ekonomi, peningkatan kualitas layanan dasar, serta pengembangan potensi lokal yang berkelanjutan.(Team).

Minggu, 03 Mei 2026

PAN Bima Gelar Muscab VI, Muhammad Aditya Ardin Bidik Kemenangan Besar 2029

Muscab ke-VI DPD PAN Kabupaten Bima digelar di GSG La Hami, (Ist/Surya)

Bima, Media Dinamika Global — Musyawarah Cabang (Muscab) VI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bima digelar di Gedung Serba Guna (GSG) La Hami, Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi PAN Kabupaten Bima dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus merumuskan arah perjuangan politik ke depan. Muscab dihadiri jajaran pengurus DPD, pengurus DPC dari berbagai kecamatan, serta anggota DPRD dari PAN.

Sejumlah tokoh penting turut hadir, mantan anggota DPRD Kabupaten Bima Ilham, Camat Sanggar, tokoh pendidikan, kepala desa se-Kecamatan Sanggar, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta Ketua KNPI Kabupaten Bima beserta jajarannya. Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan kuatnya dukungan terhadap eksistensi PAN di tengah masyarakat.

Dalam suasana penuh kebersamaan, Muscab VI tidak hanya menjadi ajang evaluasi kepengurusan sebelumnya, tetapi juga forum strategis untuk menyusun program kerja yang lebih progresif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ketua panitia pelaksana, Aba Har, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan partisipasi aktif kader dan undangan.

“Muscab ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang solid, visioner, dan mampu membawa PAN Kabupaten Bima semakin berdaya saing di kancah politik daerah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kebanggaan masyarakat Sanggar atas lahirnya tokoh daerah yang kini memimpin PAN Kabupaten Bima.

“Warga Kecamatan Sanggar patut bangga karena melahirkan tokoh besar yang kini menjadi Ketua DPD PAN Kabupaten Bima, Muhammad Aditya Ardin,” tambahnya.

Menurut Aba Har, Muscab kali ini memiliki keistimewaan karena dihadiri perwakilan dari Daerah Pemilihan (Dapil) II dan III, serta menjadi Muscab terakhir dalam rangkaian kegiatan yang digelar PAN Kabupaten Bima.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Bima, Muhammad Aditya Ardin, menegaskan bahwa Muscab merupakan agenda rutin lima tahunan yang memiliki makna penting dalam memperkuat struktur dan soliditas partai.

“Ini adalah momentum rekonstruksi organisasi, memperkuat struktur, serta meningkatkan soliditas dan kekuatan kita bersama,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa Muscab bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ajang penyegaran bagi seluruh elemen partai, terutama di tingkat bawah.

“Kita semua memahami bahwa DPC merupakan ujung tombak partai. Jika DPC tidak solid, maka pergerakan partai tidak akan maksimal. Di sinilah lumbung suara partai berada,” tegasnya.

Aditya juga mengajak seluruh kader untuk menjaga persatuan, termasuk merangkul kader yang belum terpilih dalam proses formatur.

“Kebersamaan adalah kunci membesarkan partai. Jangan berkecil hati bagi yang belum terpilih, karena tujuan kita bukan jabatan, melainkan kemenangan bersama,” ujarnya.

Ia turut membagikan pengalaman pribadinya sebagai kader yang pernah berada di posisi bawah sebelum akhirnya dipercaya memimpin partai.

“Partai ini memberikan ruang yang sama bagi setiap kader untuk berkembang. Itu yang saya alami sendiri,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Aditya menegaskan target besar PAN Kabupaten Bima pada Pemilu 2029.

“Cita-cita kita adalah menjadikan PAN sebagai partai pemenang dengan target minimal 10 kursi,” pungkasnya. (Red)

Sabtu, 02 Mei 2026

Ketua Umum Lantik Pengurus DPW Dan DPD Partai Solidaritas Indonesia Se-NTB


Mataram. Media Dinamika Global.Id.-
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep melantik pengurus DPW PSI NTB serta menetapkan target kursi DPR RI dan pimpinan DPRD Provinsi untuk Pemilu 2026

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep melantik jajaran pengurus DPW PSI NTB dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang dihadiri ratusan kader dari seluruh kabupaten/kota di NTB di Mataram, Sabtu (2/5/2026), sekaligus menegaskan komitmen penguatan struktur partai hingga tingkat desa demi mengejar target ambisius Pemilu 2029.

Berlangsung di Aula ballroom dipenuhi kader berbaju putih-hitam berlogo gajah. Ratusan pengurus dari tingkat DPW, DPD, hingga DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dari berbagai wilayah Nusa Tenggara Barat memadati Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW PSI NTB di Mataram, Sabtu (2/5/2026). Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama yang belakangan menyatakan bergabung dengan PSI turut hadir dalam agenda konsolidasi bersejarah tersebut.

Kaesang Lantik DPW PSI NTB, Tekankan Penguatan Akar Rumput

Di tengah suasana yang hangat namun penuh semangat, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep secara resmi melantik jajaran pengurus DPW PSI NTB — menandai dimulainya fase baru konsolidasi partai di Bumi Gora. Dalam sambutannya, Kaesang menekankan bahwa kekuatan partai tidak ditentukan oleh figur di tingkat pusat, melainkan oleh seberapa kokoh struktur organisasi dibangun hingga ke level desa dan dusun.

"Yang harus kita kejar sekarang adalah penguatan struktur sampai ke bawah. Kalau organisasi kuat hingga akar rumput, maka gerak partai akan hidup. Kalau ada hambatan dalam pembentukan struktur, sampaikan berjenjang supaya bisa kita bantu selesaikan bersama." kata Kaesang Pangarep.

tegasnya, akan memberikan dukungan penuh untuk percepatan pembentukan struktur partai di NTB — termasuk menyiapkan program kerja yang dapat disinergikan dari tingkat DPW hingga DPRt.

Dalam Pelantikan tersebut Hadir Seluruh Pengurus, mulai dari DPW, Hingga DPD PSI se-Nusa Tenggara Barat.(Team).

Jumat, 17 April 2026

Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan melantik pengurus DPW dan DPD PAN se-NTB


Mataram
. Media Dinamika Global.Id.– Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DWP PAN) Provinsi NTB periode 2024-2029 dibawah kepemimpinan Lalu Ahmad Zaini telah resmi dilantik pada Jumat (17/4/2026) di Mataram. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan seperti dikutip dari Media NTB satu

Pelantikan pengurus DPW PAN NTB tersebut dilakukan serentak dengan pelantikan pengurus DPD PAN 10 Kabupaten/Kota se NTB. Usai melantik, Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas) langsung memberikan arahan kepada kader PAN NTB untuk mensukseskan program pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

“Cita-cita perjuangan pak Prabowo sama dengan cita-cita perjuangan PAN. Kesamaan cita-cita itulah yang membuat kita terus bareng-bareng bersama Pak Prabowo. Karena itu kita harus sukseskan program-program bapak Presiden,” seru Zulhas.

Pada kesempatan itu Zulhas yang juga Menteri Koordinator (Menko) Pangan di Kabinet Merah Putih meminta kepada kader-kader PAN di NTB untuk terus membangun optimisme ditengah masyarakat. Ditengah situasi ancaman krisis global akibat perang, Indonesia masih baik-baik saja.

“Jadi kita sampaikan kepada masyarakat bahwa Indonesia terang, seterang matahari. Kita harus optimis, dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto Indonesia masih baik-baik saja,” katanya.

Sementara itu, Lalu Ahmad Zaini yang akrab disapa LAZ dalam pidato politiknya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran langsung Zulhas untuk melantik pengurus DPW PAN NTB.

“Kehadiran Ketua Umum tidak saja kehormatan bagi kami, tapi juga menjadi semngat bagi kader PAN di NTB. Terimakasih atas amanah dan kepercayaan yang sudah diberikan ketua Umum,” ujar LAZ.

Selanjutnya LAZ menyerukan kepada seluruh jajaran pengurus dan kader PAN se NTB untuk membuktikan kepercayaan yang sudah diberikan oleh Ketua Umum tersebut dengan berjuang keras untuk meningkatkan dukungan masyarakat NTB kepada PAN.

“Ini kepercayaan besar, maka saya mengajak agar bersama-sama kita buktikan komitmen perjuangan kepada ketua Umum agar PAN jadi kekuatan politik yang diperhitungkan di NTB,” ucapnya.

LAZ yang juga Bupati Kabupaten Lombok Barat tersebut dihadapan LAZ menyebutkan bahwa PAN NTB dibawah kepemimpinannya telah memasang target tinggi. Yakni semua Dapil untuk pemilihan anggota DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi dan DPR RI yang ada di NTB terisi oleh kader PAN.

“Janji adalah hutang yang harus kita pertanggungjawaban dihadapan Ketum. Ini bukan sekedar angka, tapi simbol perjuangan politik PAN NTB kedepan. Tapi kita harus realistis, target tersebut tercapai jika kita solid,” tegasnya.

Perjuangkan politik PAN untuk menempatkan lebih banyak kadernya di kursi legislatif tidak hanya sekedar ambisi politik kekuasaan semata. Tapi menurut LAZ hal itulah menjadi jalan untuk lebih bisa berbuat banyak kepada masyarakat.

“Kalau cita-cita kita terwujud dapat menduduki unsur pimpinan di DPRD, maka ruang kebijakan untuk masyarakat makin terbuka. Lebih maksimal mengahdirkan manfaat nyata kepada masyarakat,” pungkasnya. (Team).

Kamis, 09 April 2026

Ketua DPD PAN: Momentum Lahirkan Pemimpin Visioner dan Memperkuat Struktur Partai di Tingkat Akar Rumput


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bima resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI tahun 2026. Agenda ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus melahirkan pemimpin cabang yang berintegritas dan visioner.

Pelaksanaan Muscab VI diawali dengan kegiatan konsolidasi dan penyamaan visi bagi calon formatur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-kabupaten bima. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Paruga Na,e Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Ketua DPD PAN Kabupaten Bima, Muhammad Aditya Ardin menegaskan bahwa proses konsolidasi menjadi tahapan krusial dalam menentukan kualitas kepemimpinan di tingkat cabang se-kabupaten bima.

“Kami ingin memastikan calon ketua DPC memiliki integritas, visi, dan komitmen yang jelas untuk membesarkan PAN di kabupaten bima” ujar Aditya Ardin, Kamis (9/4/2026).

Ia menambahkan, Muscab VI bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat struktur partai di tingkat akar rumput.

“Melalui Muscab ini, kami berharap lahir pemimpin cabang yang membawa energi baru serta mampu memperkuat soliditas partai,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, DPD PAN Kabupaten Bima menunjuk sejumlah tokoh sebagai tim penguji. Mereka terdiri dari Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP).

Sementara itu, Ketua BPOK Muscab VI, Hamdan SH, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai instrumen untuk memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel. Salah satunya adalah formulir fakta integritas yang wajib ditandatangani seluruh calon formatur DPC.

“Formulir ini menjadi komitmen tertulis agar para calon menjalankan amanah sesuai aturan partai dan menjaga marwah organisasi,” kata pria yang biasa disapa Dagon.

Dengan persiapan yang matang dan keterlibatan aktif seluruh pengurus, Muscab VI DPD PAN Kabupaten Bima diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi.

“Tak hanya memperkuat konsolidasi internal, agenda ini juga diharapkan mampu meneguhkan komitmen PAN sebagai partai yang dekat dengan masyarakat serta responsif terhadap dinamika daerah,” tegasnya. Ketua DPD PAN kabupaten bima Aditya Ardin.(Team).

Jumat, 03 April 2026

DPC PPP Kabupaten Bima, Gelar Rapimcab dan Halal Bihalal, Ini Harapan Ketua DPC !


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bima menggelar Rapat Kerja Pimpinan Cabang (Rapimcab) dan Halal Bihalal. Kamis, (02/04/26)

Rapimcab tersebut dibuka langsung oleh Ketua DPC Muhammad Erwin, S.IP., M.IP, juga nampak hadir Sekretaris DPC PPP Istiqomah, SH,. M.SI, serta jajaran pengurus DPC PPP Kabupaten Bima.

Kegiatan Rapat kerja Pimpinan Cabang (Rapimcab) dan Halal Bihalal ini menjadi wadah krusial untuk konsolidasi Internal Partai, dalam rangka memperkuat soliditas kader, serta membahas strategi pemenangan pilkada yang akan datang.

Selain itu juga digunakan sebagai momen untuk merapatkan barisan pengurus DPC hingga tingkat ranting, maupun PAC, dan yang lebih penting adalah bagaimana meningkatkan nilai-nilai silaturahmi, membangun sebuah keharmonisan, dan memberikan penguatan kerjasama untuk menunjukkan eksistensinya dalam menghadapi tantangan Pemilu serentak nantinya.

Ketua DPC Kabupaten Bima Muhammad Erwin, S.IP., M.IP, pada kesempatan itu menyampaikan bahwa, acara ini diikuti seluruh pengurus DPC hingga pengurus ranting PPP di Kabupaten Bima, ujarnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa ini menjadi salah satu rangkaian persiapan untuk pemilu yang akan datang, dan menunjukkan eksistensi masing-masing maupun kerjasama dalam menghadapai berbagai dinamika politik nantinya.


Dirinya juga berharap dengan adanya konsilidasi ini partainya dapat melebihi target dari pemilu sebelumnya.

Terakhir disampaikannya, beberapa hari lalu kita semua melaksanakan Hari Raya Idul Fitri, dan belum sempat saling bertemu dan bersalam-salaman, hanya bisa melalui pesan handphone saja. Oleh karenanya sekarang ini kita adakan acara halal bihalal, agar tradisi atau kebiasan ini tidak ditinggalkan dan bisa terus dilestarikan selamanya, karena bagaimanapun juga saling memaafkan akan mempererat tali silaturahmi, mari kita merayakan kemenangan spiritual setelah sebulan berpuasa, ungkapnya.

Untuk itu, pada kesempatan ini dia pun saya berharap dengan Rapat kerja Pimpinan Cabang (Rapimcab) dan Halal Bihalal, seluruh struktural partai akan lebih kompak ke depannya, sehingga kemenangan Pemilu yang akan datang bisa didapatkan dengan lebih baik lagi, tutup Erwin. (Rayon MDG)

Jumat, 20 Maret 2026

Efan Limantika Anggota DPRD NTB Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah


Mataram-NTB, Media Dinamika Global -- Efan Limantika Anggota DPRD Provinsi NTB Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah / 2026 Masehi

Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf dan Batin

Redaksi |

Senin, 16 Maret 2026

Hari Ini, Partai Gerakan Perubahan Didaftarkan Di Kesbangpol Kota Bima


Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.- Hari Ini, Partai Gerakan Perubahan Didaftarkan Di Kesbangpol Kota Bima. Penyampaian Surat Pendaftaran Partai Politik Partai Gerakan Perubahan Administratur Politik Daerah (APD/DPD) Kota Bima Partai Gerakan Perubahan kepada Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bima yang diterima Kepala Bidang Politik H. Khairil.

Penyampaian Surat oleh Ketua APD PGP Kota Bima didampingi Ketua-Ketua Administratur Politik Kecamatan Rasanae Barat, Rasanae Timur, dan APC Raba. Senin, 16 Maret 2026

Ketua Umum APD PGP Kota Bima pada Media ini mengatakan rasa terimakasih nya kepada semua Pengurus yang ada Kota Bima yang terdiri dari Enam Kecamatan yakni, Asakota, Rasanae Barat, Mpunda, Raba, Rasanae Timur yang telah membantu menyelesaikan tahapan dan proses yang amat panjang hingga mencapai titik yang pada hari ini kita saksikan bersama yaitu Pendaftaran Partai Politik baru ke Kesbangpol Kota Bima.

Ucapan terimakasih juga kami tak lupa kepada Kepala Kesbangpol Kota Bima yang telah menerima dan memverifikasi Dokumen-dokumen yang kami berikan, agar di telah mulai dari Struktur Kepengurusan hingga Kantor Domisili Tetap bahkan Dokumen lain yang diperlukan, tentunya.


Pada Media ini saya ingin menceritakan bagaimana awal mulanya Partai ini berdiri dan atau di dirikan bahwa Ketua Umumnya adalah yang dulu mendirikan PAN. Setelah PAN gabung dengan kekuasaan oligarki beliau mundur karena kalau sudah masuk lingkungan kekuasaan tidak mungkin bisa melakukan perubahan, makanya beliau keluar. 

Kemudian bersama H.Amin Rais membentuk Partai UMMAT. Karena Partai UMMAT ini adalah /dibawa menjadi Partai keluarga oleh H.Amin Rais, maka beliau pun mundur dari Partai Ummat dan oleh rekan perwakilan Relawan Anies dulu yang sdh gabung dengan Partai Perubahan dan Partai Perubahan pecah, maka teman ini menghubungi beliau dan minta bergabung membentuk Partai Gerakan Perubahan (PGP) dan beliau bersedia asalkan PGP Betul-betul melakukan perubahan di NKRI ini.

Setelah ada kesepakatan, beliau meminjamkan gedung Lantai 5 di Jakarta Barat untuk Kantor Sekretariat Pusat PGP. Di Kantor ini juga ada disediakan kamar tidur bagi rekan-rekan dari daerah yang kebetulan ke Jakarta bisa nginap disana. Nama Ketum PGP adalah AGUNG MOZIN. Beliau juga Pengurus ICMI Pusat.


Ya, bahwa Sesuai AD/ART PGP.. Untuk membedakan dengan Partai lain termasuk dlm pemahamannya, maka istilah-istilah tersebut adalah : DPP diganti dengan *ADMINISTRATUR POLITIK NASIONAL (APN)*.  DPW diganti dengan *ADMINISTRATUR POLITIK WILAYAH (APW)* DPD diganti dengan *ADMINISTRATUR POLITIK DAERAH (APD)* dan DPC diganti dengan *ADMINISTRATUR POLITIK CABANG (APC).* Penjelasan lengkap kenapa pergantian ini, ada dalam AD/ART PGP. Ceritanya.(Team).

Rabu, 04 Maret 2026

DPD PAN Kab. Bima Bagikan Ratusan Takjil untuk Warga


Bima, Media Dinamika Global.Id.– Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bima bersama anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Bima turun langsung ke jalan menggelar aksi sosial berbagi takjil kepada masyarakat, Rabu (4/3/2026) sore.

Kegiatan yang dipusatkan di depan Sekretariat DPD PAN Desa Panda, Kabupaten Bima tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPD PAN Kabupaten Bima, M. Aditya Ardin, serta Sekretaris Jenderal DPW PAN NTB yang juga Bupati Bima, Ady Mahyudi.

Dalam kegiatan bertajuk “PAN Berbagi”, para pengurus dan kader partai berlambang matahari itu membagikan ratusan paket takjil serta minyak goreng kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan.

Ketua DPD PAN Kabupaten Bima, M. Aditya Ardin, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan bagian dari program sosial PAN yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia selama bulan suci Ramadan.

“Program PAN berbagi ini dilaksanakan secara nasional. Khusus di Kabupaten Bima hari ini kami menyiapkan ratusan paket takjil dan minyak goreng untuk masyarakat,” ujar Aditya Ardin di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian PAN kepada masyarakat sekaligus momentum untuk mempererat silaturahmi dengan warga di bulan suci Ramadan.

Selain Aditya Ardin dan Ady Mahyudi, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Murni Suciyanti, Anggota Fraksi PAN H. Adlan, Sekjen DPD PAN Kabupaten Bima Sukrin HT, serta Bendahara DPD PAN Saifullah, SH.

Para pengurus dan kader PAN tampak turun langsung ke jalan membagikan paket takjil dan minyak goreng kepada warga, pengguna jalan, pengendara sepeda motor, hingga penumpang mobil yang melintas di depan Sekretariat DPD PAN Kabupaten Bima.

Aksi sosial tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang melintas, terutama para pengendara yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026

HUT Ke-19 Partai Hanura Digelar Sederhana, Hanura Beri Bantuan Penggali Kubur dan Bilal Mayat


Medan. Media Dinamika Global.id. DPD Hanura Sumut menggelar ulang tahun ke-19 Partai Hanura sekaligus peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Dalam acara yang diselenggarakan cukup sederhana di kediaman, Anggota DPRD Deliserdang Partai Hanura, Junaidi, SH di Komplek Mutiara Palace Jalan Selamat Ketaren, Kecamatan Percut Seituan ini sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada para penggali kubur, Bilal mayat dan kain duafa. 

Sekretaris DPD Hanura Sumut, Ir H, Dasril, MM pada wartawan, Jumat (16/1) mengatakan, sesuai instruksi DPP mengingat situasi negara kita sedang berduka karena bencana Sumatera yang terjadi beberapa waktu lalu, acara HUT Ke-19 Partai Hanura kita selenggarakan secara sederhana. "Ini merupakan bentuk empati kita terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana. Jadi kita tidak mau menyelenggarakan HUT Partai dengan bermewah-mewahan dan berhura-hura,"jelasnya. 

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Sekretaris Bidang Internal, DPD Hanura Sumut, Dr Safrizal, Anggota DPRD Deliserdang dari Partai PDIP, Agustiawan Saragih, Anggota DPRD Deliserdang dari Partai Golkar, Hamdani, Plt Ketua DPX Hanura Deliserdang, Susi Sander jajaran Pengurus DPD Hanura Sumut, Pengurus PAC PP, para kepala desa dan tamu undangan lainnya.

H Dasril juga berharap di usia Partai Hanura yang menginjak usia 19 tahun ini, Partai Hanura bisa berjaya. Karena selama ini Partai Hanura di Deliserdang hanya 2 kursi saja yang duduk di DPRD Deliserdang. Harapannya ke depan semoga di DPRD Deliserdang bisa mencapai 6 kursi. 

Kita dari DPD ke depan akan terus turun ke bawah melakukan konsolidasi. Seperti acara yang kita gelar pada hari ini, ada menyalurkan bantuan untuk masyarakat ini merupakan bentuk kepedulian kita pada masyarakat. 

Sementara, Anggota DPRD Deliserdang dari Partai Hanura, Junaidi, SH, menambahkan, target pada Pemilu 2029 Hanura di DPRD Deliserdang harus bisa mencapai 1 Fraksi. 

"Kita terus membina kader-kader sampai ke tingkat basis, membentuk perkumpulan dan simpul-simpul untuk mendulang suara nantinya di 2029,"tukasnya. 

Sementara, Ustaz Muhammad Ali Hasibuan, MPd dalam tausiyahnya menjelaskan, Israj Mi'raj intinya salat. Jadi sebagai umat muslim kita wajib mengerjakan salat. Ustaz Ali juga menyampaikan salah satu rahasia rumah tangga nabi bahagia karena nabi selalu bersikap romantis pada istrinya. "Bersyukur dan berterimakasih ketika kita bisa memberi orang lain,"jelasnya. (Tim)

Jumat, 09 Januari 2026

Kisruh Penolakan APBD oleh Unsur Pimpinan DPRD, Pemkab Bima Berikan Penjelasan


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Terkait adanya pemberitaan tentang cacat prosedural karena APBD ditolak oleh unsur DPRD dengan ini disampaikan bahwa: 

Semua tahapan pembahasan dokumen APBD mengikuti mekanisme yang diatur oleh alat kelengkapan Dewan itu sendiri. Jadi tidak ada pembahasan dokumen penganggaran yang dilakukan di luar mekaniknisme yang telah ditetapkan bersama antara eksekutif dengan legislatif.

Terkait dengan hal tersebut perlu disampaikan bahwa APBD Kabupaten Bima TA. 2026 telah dilakukan penetapan oleh Bupati Bima melalui Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 dan kemudian diundangkan dalam Lembaran Daerah Nomor 4 Tahun 2025.

Perda tersebut, ditetapkan setelah melalui tahapan pembahasan bersama Eksekutif dengan DPRD, mulai dari Badan Musyawarah (Banmus) hingga Rapat Paripurna ke-9 DPRD Kabupaten Bima Masa Sidang III dengan agenda Penyampaian Laporan Banggar terhadap Rancangan Perda tentang APBD Kabupaten Bima TA. 2026, Penandatangan Keputusan DPRD Kabupaten Bima dan Penyampaian Pendapat Akhir Kepala Daerah yang dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 28 November 2025.

Sesuai amanat Pasal 112 PP No. 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Eksekutif menyampaikan dokumen Rancangan Perda tentang APBD Kabupaten Bima TA. 2026 kepada Gubernur untuk dilakukan evaluasi, dimana dokumen beserta kelengkapan kertas kerjanya resmi diterima oleh tim evaluator provinsi pada BEKK BPKAD Provinsi NTB pada hari Rabu tanggal 3 Desember 2026. Untuk kemudian pada Jum’at tanggal 19 Desember 2026 Pemkab Bima menerima Salinan Keputusan Gubernur NTB Nomor 100.3.31-677 Tahun 2025 tentang Evaluasi Rancangan Perda dimaksud secara daring melalui pelaksanaan Zoom Meeting.

Menindaklanjuti Keputusan Gubernur NTB tentang Evaluasi dimaksud, Pemkab Bima melalui TAPD selanjutnya melakukan penyempurnaan agar selaras dengan perintah amanat evaluasi provinsi secara online, intens dan mendetail bersama Tim Evaluasi Provinsi. Kemudian, Pemkab Bima bersurat kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Bima Nomor 903.122.07.3/2025 tanggal 22 Desember 2026 perihal Penyampaian Hasil Evaluasi Raperda APBD TA. 2026.

Tahapan pelaksanaan penyempurnaan hasil evaluasi provinsi telah dipenuhi dengan bukti terbitnya surat rekomendasi Tim Evaluator Provinsi yang ditujukan kepada Kepala Biro Hukum Setda Prov. NTB, kemudian Sekretaris Daerah Kabupaten Bima bersurat kepada Provinsi dengan Nomor 188/131/03.3/2025 tanggal 30 Desember 2025 perihal Mohon Nomor Register Peraturan Daerah dengan melampirkan Rekomendasi Tim Evaluator Provinsi berserta Keputusan Pimpinan DPRD Kabupaten Bima Nomor 15 Tahun 2025 tentang Penyempurnaan Hasil Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Bima tentang APBD Kabupaten Bima Tahun 2026 yang ditandatangani oleh 2 (dua) orang unsur Pimpinan DPRD. Kepala Biro Hukum Pemprov NTB menindaklanjutinya dengan memberikan nomor register melalui surat Nomor 100.3.2/865/KUM/2025 tanggal 30 Desember 2026 Perihal Pemberian Nomor Register Raperda Kabupaten Bima. 

Setelah mendapatkan Nomor Registrasi Raperda Kabupaten Bima dimaksud, Pemda Kabupaten Bima menetapkan Rancanngan Perda tentang APBD Kabupaten Bima TA. 2026 nya menjadi Perda tentang APBD Kabupaten Bima TA. 2026. Artinya, penetapan ini dilakukan atas dasar taat azas mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Namun demikian pemerintah daerah menghargai perbedaan pandangan dan dinamika yang muncul berkaitan dengan pembahasan produk hukum tersebut.

Demikian penjelasan ini disampaikan 

Terima Kasih, Suryadin/Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab. Bima.(Sekjend MDG)

Kamis, 08 Januari 2026

Saat Loyalis Kehabisan Panggung: Narasi Riza Fakhrumi Tahir Dinilai Merusuh Jelang Musda Golkar Sumut


Medan. Media Dinamika Global.id. Opini yang dilontarkan Riza Fakhrumi Tahir mengenai “nasib Hendri Sitorus makin tak jelas” kembali menuai kritik tajam dari kalangan internal Partai Golkar Sumatera Utara. Tulisan tersebut dinilai bukan analisis objektif, melainkan upaya membangun kegaduhan politik di tengah proses konsolidasi menjelang Musda. Kamis, (08/01/26)

Kritik kali ini datang dari Ir. Alpan Alpis, Pengurus Partai Golkar Deli Serdang sekaligus Sekretaris DPC Ormas MKGR Deli Serdang. Ia menilai narasi “nasib” yang dibangun Riza terlalu kental dengan diksi emosional dan amat miskin dasar keputusan organisasi.

“Ketika peluang politik di Musda tidak ada, sebagian orang memilih jalur opini untuk merusuh suasana. Ini bukan hal baru,” ujar Alpan, Kamis.

Ia menegaskan, publik pun memahami bahwa Riza selama ini dikenal sebagai figur yang berada dalam orbit politik Musa Rajekshah alias Ijeck. Karena itu, opini bernada pesimistis tersebut dinilai sarat kepentingan untuk mempertahankan pengaruh lama yang kian menyempit seiring menguatnya arus regenerasi Golkar Sumut.

“Musda itu forum resmi. Yang menentukan bukan loyalitas lama atau suara opini, tapi mekanisme dan keputusan kolektif. Kalau tidak punya tiket maju, jangan mengubah politik jadi cerita horor,” katanya menyindir.

Alpan juga menegaskan, hingga kini tidak ada satu pun keputusan resmi partai yang menyatakan masa depan politik Hendri Yanto Sitorus berakhir atau ‘tak jelas’. 

Karena itu, penggunaan istilah “nasib makin tak jelas” disebut sebagai bentuk cacat berpikir politik.

“Golkar bukan panggung mistis. Tidak ada ‘nasib’, yang ada aturan. Kalau aturan tidak berpihak, jangan diganti dengan ramalan,” tegasnya.

Kritik juga diarahkan pada penggunaan istilah seperti “boneka” dan “oligarki” dalam tulisan Riza. Menurut Alpan, diksi semacam itu lebih menyerupai provokasi daripada analisis yang berlandaskan fakta.

“Semakin keras istilah yang dipakai, semakin terlihat ketiadaan pijakan argumennya. Ini agitasi, bukan analisis,” tambahnya.

Lebih jauh, Alpan mengingatkan posisi moral seorang senior dalam politik.

“Sudahlah Om Riza, di hari tua ini kita jangan kerap memberi hal-hal mistis dan menanamkan ketakutan pada generasi berikutnya,” katanya lugas.

Ia melanjutkan, “Baiknya di usia sepuh ini, hati Pak Riza seharusnya dipenuhi prasangka-prasangka baik, bukan malah sebaliknya. Senior itu mestinya meneduhkan, bukan menghantui.”

Menurut Alpan, regenerasi Golkar tidak pernah ditentukan oleh opini pesimistis atau loyalitas masa lalu, melainkan oleh kerja nyata dan kepatuhan terhadap mekanisme partai.

“Musda bukan audisi opini. Yang lolos bukan yang paling ribut, tapi yang siap secara mekanisme. Saat peluang maju tak ada, merusuh dengan narasi bukanlah jalan terhormat,” pungkasnya. (Tim)

Rabu, 07 Januari 2026

Tim Kecamatan Woha Kecewa, Rotasi Pejabat Dinilai Abaikan SDM Tuan Rumah.


Tim Ady-Irfan Kecamatan Woha, Yusuf Hi.

Bima. Media Dinamika Global.Id_Sejumlah tim pendukung di Kecamatan Woha menyatakan kekecewaan mendalam terhadap kebijakan Bupati Bima, Ady Mahyudi, pasca dilakukannya rotasi pejabat eselon II dan III. Kebijakan tersebut dinilai tidak mencerminkan semangat perubahan yang selama ini digaungkan, khususnya dalam hal keberpihakan terhadap sumber daya manusia (SDM) lokal Woha sebagai tuan rumah ibu kota kabupaten.

Woha yang secara administratif dan historis menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Bima justru merasa “terasing di rumah sendiri”. Dalam rotasi terbaru, hampir tidak terlihat figur-figur dari Woha yang mendapatkan kepercayaan strategis, padahal tidak sedikit SDM Woha yang dinilai mumpuni, berpengalaman, dan memiliki rekam jejak birokrasi yang jelas.

“Perubahan yang kami tunggu itu seperti apa? Kami ikut berjuang, ikut mendukung, bahkan ikut mempertaruhkan waktu dan energi hingga beliau menang, karena kami percaya akan ada perubahan menyeluruh. Namun kenyataannya, SDM Woha seolah tidak dilirik,” ujar salah satu perwakilan tim dengan nada kecewa.

Salah satu Tim Woha, Yusuf Hi, Menegaskan bahwa mereka memahami sepenuhnya hak prerogatif Bupati dalam melakukan rotasi dan mutasi pejabat. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa dalam konteks etika politik dan penghargaan terhadap perjuangan bersama, seharusnya ada ruang kompromi dan komunikasi yang dibangun, agar tidak melahirkan kekecewaan kolektif yang berpotensi memicu kegaduhan di akar rumput.

“Kami tidak pernah berniat, apalagi berani, mengintervensi kewenangan Bupati. Insya Allah itu tidak mungkin. Tapi jangan juga mengabaikan perasaan dan kontribusi tim yang sejak awal berada di barisan perjuangan,” tegas Ompu Naru biasa disapa pada media ini kamis tanggal (8/1/26).

Kekecewaan ini semakin menguat ketika slogan dan program unggulan seperti ‘Selasa Menyapa’ justru dirasakan tidak menyentuh persoalan-persoalan strategis seperti ini. Para tim menilai, menyapa tidak cukup hanya secara simbolik atau seremonial, tetapi juga harus hadir dalam pengambilan kebijakan yang berdampak langsung pada rasa keadilan dan penghargaan politik.

“Percuma ada Selasa Menyapa, kalau dalam hal sepenting ini kami tidak pernah disapa, tidak pernah diajak bicara, apalagi diajak mempertimbangkan,” lanjut Ompu Naru.

Para tim Kecamatan Woha berharap Bupati Bima segera melakukan evaluasi secara objektif dan membuka ruang dialog yang jujur dengan para pendukung dan elemen masyarakat. Mereka menegaskan bahwa kritik ini lahir bukan dari kebencian, melainkan dari rasa cinta dan harapan besar terhadap kepemimpinan yang benar-benar menghadirkan perubahan, bukan sekadar slogan.

“Perubahan sejati itu terasa adil, inklusif, dan tidak melupakan mereka yang sejak awal percaya,” tutupnya.(Mdg/04))

Selasa, 30 Desember 2025

DPD PAN Peduli Sosial, Lakukan Santunan Anak Yatim di Panda


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bima menggelar kegiatan penutupan akhir tahun yang dirangkaikan dengan penyambutan Tahun Baru secara sederhana namun penuh makna. Kegiatan tersebut diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim, sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen PAN untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Bupati Bima beserta jajaran pengurus PAN Kabupaten Bima, tokoh masyarakat, dan kader partai, Selasa (30/12-25).

Dalam sambutannya, Bupati Bima menegaskan bahwa kegiatan akhir tahun tersebut tidak diwarnai dengan euforia berlebihan atau hura-hura, melainkan difokuskan pada nilai kebersamaan, kepedulian, dan refleksi.

"Penutupan akhir tahun ini kita laksanakan dengan sederhana, tanpa hura-hura. Yang terpenting adalah bagaimana kita berbagi dengan sesama, khususnya anak-anak yatim, serta memperkuat nilai-nilai sosial dan kemanusiaan," ujar Bupati Bima.

Bupati juga menyampaikan harapan besar kepada Partai Amanat Nasional agar terus konsisten dalam memperjuangkan aspirasi rakyat dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan Kabupaten Bima.

Sementara itu, jajaran pengurus PAN Kabupaten Bima menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen partai untuk membangun citra politik yang santun, religius, dan dekat dengan rakyat. 

PAN tidak hanya hadir dalam momentum politik, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Ke depan, PAN Kabupaten Bima menargetkan langkah besar dalam perjalanan politiknya. Target utama yang dicanangkan adalah menjadikan PAN sebagai partai pemenang pada Pemilu Legislatif 2029 mendatang, sekaligus membangun posisi PAN sebagai partai yang disegani dan diperhitungkan oleh partai-partai lain di Kabupaten Bima.

"PAN harus tumbuh besar bersama rakyat, solid secara internal, dan kuat secara elektoral. Kami optimistis, dengan kerja nyata dan kedekatan dengan masyarakat, PAN Kabupaten Bima mampu meraih kemenangan pada 2029," tegas salah satu pengurus PAN.

Melalui kegiatan penutupan akhir tahun ini, PAN Kabupaten Bima menegaskan arah perjuangannya: politik yang beretika, peduli sosial, dan berorientasi pada kepentingan rakyat serta kemajuan daerah.(Team).

Senin, 22 Desember 2025

Ketua DPD Demokrat NTB Hadapi Masalah Hukum, Sekjen DPP Tegaskan Pendampingan dan Taat Proses


Mataram, Media Dinamika Global.Id — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat menegaskan sikap partai terkait persoalan hukum yang tengah dihadapi Ketua DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB), Indra Jaya Usman Putra. DPP memastikan akan memberikan pendampingan hukum, namun tetap taat terhadap seluruh proses hukum yang berlaku.

Sekjen DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron menyampaikan bahwa partai menjunjung tinggi prinsip supremasi hukum serta asas praduga tak bersalah. Pendampingan hukum diberikan sebagai bentuk perlindungan hak kader, tanpa mengganggu independensi aparat penegak hukum.

"Kami menyadari proses hukum harus dilakukan seadil-adilnya dan kami juga menyadari bahwa proses hukum ditegaskan oleh karenanya pada saat terjadi persoalan hukum terhadap Indra Jaya Usman Putra, kami segera mengirim Wakil Sekretaris Jenderal (Wakasekjen) menangani bidang hukum bersama dengan Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) bantuan hukum dan pengamanan partai.

"Keduanya ini punya kemampuan hukum untuk melihat sejauh mana musibah terjadi terhadap Ketua DPD Demokrat NTB," ucapnya saat konferensi pers usai rakerda DPD NTB di hotel lombok Astoria Mataram.

Lanjutnya, tiga hari kami mengirimkan Kepala sekretaris Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Si Made Rai Edi Astawa untuk melakukan pengumpulan data apa sebenarnya yang terjadi,  akhirnya kami mengambil keputusan untuk segera menempatkan Si Made Rai Edi Astawa Sebagai Pelaksana tugas (Plt) DPD partai Demokrat NTB agar tetap bisa menjaga berjalannya organisasi partai Demokrat di NTB sejalan dengan terus memberikan semangat dan membangun soliditas internal supaya tetap bisa menjaga spirit partai.

"Alhamdulillah Si Made Rai Edi yang dipercaya oleh DPP untuk menjalankan roda organisasi di NTB bisa menjalankan dengan baik, tentunya dalam rakerda hari ini memperlihatkan kepada publik bahwa partai Demokrat tentu memiliki semangat yang tetap dan spirit bahkan meningkatkan, sejalan dengan itu kami menghargai proses hukum yang sedang berjalan," tuturnya.

Sambung Sekjen DPP mengatakan, dampak itu ada, ia meminta semua orang untuk move on dan tentu mengembalikan kepercayaan publik bahwa sesungguhnya partai Demokrat memiliki sejarah panjang dalam menorehkan prestasi dan memberantasan korupsi. Kemudian partai menjadi lemah, tetapi dengan cara ini kita menunjukkan semangat balik bahwa sesungguhnya ini juga bagian penegakan hukum yang terus kami dukung.

"Namun kami tetap berdoa, memberikan pendampingan hukum dan juga tetap memberikan support doa mudah-mudahan Indra Jaya Usman Putra terlepas dari musibah ini," terangnya.

Ia menyampaikan pesan terhadap anggota DPRD se-NTB dengan persoalan yang terjadi ini, kita harus selalu menjaga diri. 

"Pertama, kita harus menjaga lisan dan perbuatan supaya kita tidak menyakiti ataupun menyinggung perasaan kalian. Kedua, jangan sampai melanggar aturan peraturan perundang-undangan supaya kita juga bisa menjalankan amanah dengan baik," pungkasnya.

Redaksi ||

Minggu, 21 Desember 2025

Rakerda PKS Kota Mataram Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Kader

Rakerda; DPD  PKS kota Mataram, (Ist/Surya Ghempar)

Mataram, Media Dinamika Global.Id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Mataram menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Lombok Garden, Minggu (21/12/25). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pelantikan pengurus DPC se-Kota Mataram.

Turut hadir dalam acara tersebut Jajaran DPTW PKS, DPRD PKS Kota Mataram, Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Mataram dan DPC Se-Kota Mataram.

Ketua DPD PKS Kota Mataram, Istiningsih S. Ag, menekankan pentingnya membangun kader militan dan struktur organisasi yang solid. Ia menyebutkan, kemilitan kader bermula dari kekokohan internal, ketahanan keluarga, dan kemandirian ekonomi. Dengan fondasi yang kuat, dakwah dan pelayanan kepada masyarakat akan lebih efektif.

“Peran DPC sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Optimalisasi peran anggota DPRD dari PKS juga penting agar masyarakat merasakan kerja nyata wakil rakyat. Kolaborasi seluruh struktur menjadi kunci menghadirkan solusi dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Istiningsih.

Ketua DPD PKS Kota Mataram, Istiningsih S. Ag (Ist/Surya)

Sementara itu, Ketua DPW PKS NTB, H. Uhibbussa’adi, ST, menyebut Rakerda sebagai forum strategis untuk konsolidasi dan penajaman arah perjuangan partai. 

Ia menekankan visi PKS 2030, yaitu menjadi partai Islam rahmatan lil ‘alamin yang kokoh dalam pembinaan kader dan kelembagaan serta terdepan dalam pelayanan, pemberdayaan, dan pembelaan masyarakat.

Rakerda PKS Kota Mataram diharapkan menghasilkan program kerja yang kuat, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus mempersiapkan partai menghadapi tantangan politik dan sosial pada tahun 2026.

Redaksi ||

Jumat, 19 Desember 2025

Politik Golkar Sumut Memanas: Isu Konspirasi Singkirkan Ijeck Demi Ambisi Bobby Nasution di 2029 Mencuat


MEDAN. Media Dinamika Global.id. Tensi politik di Sumatera Utara mendadak membara menjelang penghujung tahun 2025. Penunjukan Ahmad Doli Kurnia (ADK) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Sumut menggantikan Musa Rajekshah (Ijeck) memicu gelombang protes dan pengunduran diri pengurus teras, serta memunculkan dugaan adanya konspirasi besar yang melibatkan tokoh-tokoh nasional.

Mundurnya Sekretaris Golkar Sumut: "Prestasi Dikebiri"

Menyusul terbitnya SK DPP Golkar Nomor: Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025, Sekretaris DPD Golkar Sumut, Ilhamsyah, secara resmi menyatakan mundur dari jabatannya. Ilhamsyah menilai pencopotan Ijeck adalah tindakan tidak demokratis dan bentuk pengkebirian terhadap prestasi yang telah ditorehkan Ijeck dalam membesarkan partai di Sumut.

"Ada upaya sengaja melakukan framming agar Ketua Ijeck disingkirkan dengan segala cara. Ini bukan demokrasi, tapi pengelolaan organisasi berdasarkan kemauan pribadi," tegas Ilhamsyah dalam pernyataannya di Medan, Kamis (18/12)

Tudingan "Operasi Senyap" Jokowi dan Bobby Nasution

Gonjang-ganjing ini disebut-sebut bukan sekadar urusan internal partai. Analisis dari berbagai pengamat, termasuk Azhari A.M Sinik, menuding ada peran mantan Presiden Joko Widodo di balik layar. Langkah Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, mendepak Ijeck disinyalir kuat untuk mengamankan jalur Bobby Nasution (Gubernur Sumut petahana) menuju Pilkada 2029.

Ijeck, yang secara terbuka menyatakan niatnya maju sebagai calon Gubernur 2029, dianggap sebagai "batu sandungan" bagi ambisi Bobby untuk mempertahankan kekuasaan. Mengingat keretakan hubungan antara Ijeck dan Bobby, pengambilalihan kursi Ketua Golkar Sumut oleh faksi yang berseberangan dengan Ijeck menjadi kunci untuk memastikan dukungan Golkar jatuh ke tangan menantu Jokowi tersebut di masa depan.

Panggung "Balas Dendam" dan Pengeroyokan Politik

Masuknya Ahmad Doli Kurnia sebagai Plt Ketua juga dipandang sebagai momentum "balas dendam" politik.

Perseteruan lama antara faksi ADK dan Ijeck kini mencapai puncaknya. ADK diduga telah menyiapkan figur baru, yakni Bupati Labuhanbatu Utara, Hendri Yanto Sitorus, untuk menggantikan Ijeck secara permanen dalam Musda mendatang.

"Ijeck sedang mengalami 'pengeroyokan' dari berbagai lini. Konspirasi antara Bahlil, ADK, dan kepentingan keluarga Jokowi membuat posisi Ijeck terjepit, meskipun ia telah berjasa besar meningkatkan kursi Golkar di parlemen," ujar sumber internal partai.

Dilema Kader di Akar Rumput

Kini, mata publik tertuju pada para pemilik suara di tingkat DPC Kabupaten/Kota. Apakah mereka akan tunduk pada garis instruksi DPP yang sarat kepentingan kekuasaan 2029, atau tetap setia pada kepemimpinan Ijeck yang dinilai telah teruji prestasinya?

Suasana politik Sumut diprediksi akan terus mendidih hingga pelaksanaan Musda awal tahun depan, di mana "perang bintang" antar faksi akan menentukan arah masa depan partai berlambang pohon beringin tersebut di Sumatera Utara. (Tim)

Minggu, 14 Desember 2025

DPR RI Johan Rosihan: Moratorium Pusat Jadi Kendala Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa

Anggota DPR RI Johan Rosihan Dapil Pulau Sumbawa, (Ist/Google)

Jakarta, Media Dinamika Global.Id – Aspirasi masyarakat Pulau Sumbawa untuk membentuk Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) ditegaskan masih terus diperjuangkan oleh wakil rakyat di tingkat pusat. Namun, lambatnya progres pembentukan PPS saat ini disebabkan oleh kendala regulasi dan kebijakan di tingkat Pemerintah Pusat yang belum memungkinkan proses pemekaran bergerak lebih cepat.

Pernyataan ini disampaikan menanggapi kegelisahan publik terkait mandeknya perkembangan usulan PPS di DPR RI. Anggota DPR RI Johan Rosihan menyampaikan bahwa dukungan terhadap aspirasi masyarakat Pulau Sumbawa itu nyata dan terus diperjuangkan, namun memang saat ini terdapat kendala regulasi dan kebijakan di tingkat pemerintah pusat yang membuat prosesnya belum dapat bergerak lebih cepat.

Terdapat hambatan utama yang menyebabkan seluruh usulan Daerah Otonomi Baru (DOB), termasuk PPS, berada dalam posisi menunggu. Pertama, secara regulasi, hingga hari ini moratorium pemekaran daerah masih berlaku. Pemerintah pusat belum membuka kembali keran pembentukan DOB, sambil melakukan penataan menyeluruh terhadap desain otonomi daerah, termasuk evaluasi terhadap daerah-daerah hasil pemekaran sebelumnya. Kondisi ini menahan laju seluruh usulan pemekaran.

Kedua, dari sisi kebijakan fiskal dan perencanaan nasional, pemerintah pusat saat ini sedang sangat berhati-hati dalam menyetujui pemekaran baru. Pertimbangannya antara lain kemampuan fiskal negara, beban APBN, kesiapan struktur pemerintahan, serta arah pembangunan nasional yang sedang difokuskan pada penguatan daerah yang sudah ada, bukan menambah entitas administratif baru.

Ketiga, perlu dipahami bahwa anggota DPR RI tidak dapat berjalan sendiri dalam proses ini. Pembentukan provinsi harus melalui mekanisme lintas lembaga, yakni DPR RI, pemerintah pusat (Kemendagri), serta keputusan politik nasional. Yang terus dilakukan adalah mengawal aspirasi, menjaga agar PPS tetap tercatat sebagai agenda strategis, serta memastikan kesiapan argumentasi sosiologis, ekonomi, dan administratif ketika moratorium itu dicabut.

Anggota DPR RI tersebut menegaskan, ia memahami kegelisahan masyarakat Pulau Sumbawa. Namun, penting disampaikan secara jujur bahwa lambatnya progres bukan karena ketiadaan dukungan wakil rakyat, melainkan karena hambatan kebijakan nasional yang masih tertutup. Tugas utama saat ini adalah memastikan agar ketika pintu regulasi itu dibuka, Pulau Sumbawa sudah siap dan tidak tertinggal. PPS adalah perjuangan jangka panjang, dan aspirasi ini tetap dijaga agar tidak padam di tingkat pusat. 

Redaksi ||

PLT Ketua Partai Demokrat DPD I NTB Silaturahmi Bersama Seluruh Pengurus dan Kader PD Kabupaten Bima


Bima, Media Dinamika Global.Id — Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Si Made Rai Edi Astawa, melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama seluruh pengurus dan kader Partai Demokrat Kabupaten Bima. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan, serta menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal partai di tingkat daerah. Minggu, (14/12/25).

Acara silaturahmi tersebut dipusatkan di Kabupaten Bima dan dihadiri oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bima, para Ketua dan pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) se-Kabupaten Bima, anggota Fraksi Partai Demokrat, organisasi sayap partai, serta kader-kader Demokrat dari berbagai kecamatan. Kehadiran langsung PLT Ketua DPD I NTB disambut antusias oleh seluruh peserta sebagai wujud perhatian dan komitmen pimpinan provinsi terhadap penguatan struktur partai di daerah.

Silaturahmi sebagai Perekat Organisasi

Dalam sambutannya, Si Made Rai Edi Astawa menegaskan bahwa silaturahmi merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi partai yang solid dan berdaya juang tinggi. Menurutnya, hubungan yang harmonis antar-pengurus dan kader menjadi modal sosial yang sangat penting dalam menghadapi dinamika politik yang terus berkembang.

“Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan formal, tetapi ruang untuk mempererat persaudaraan, menyatukan langkah, dan meneguhkan komitmen kita sebagai keluarga besar Partai Demokrat,” ujar Si Made Rai Edi Astawa.

Ia menambahkan bahwa partai politik yang kuat adalah partai yang mampu menjaga keutuhan internal, menjunjung tinggi nilai kebersamaan, serta mengedepankan kepentingan rakyat dalam setiap langkah perjuangannya.

Penguatan Konsolidasi Pengurus dan Kader

Kegiatan silaturahmi ini juga dirangkaikan dengan konsolidasi pengurus dan kader Partai Demokrat Kabupaten Bima. Forum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan mengevaluasi kerja-kerja organisasi yang telah berjalan.

Sejumlah pengurus DPAC menyampaikan kondisi dan tantangan yang dihadapi di wilayah masing-masing, mulai dari penguatan basis kader hingga upaya membangun kepercayaan masyarakat. Dialog yang berlangsung secara terbuka mencerminkan budaya organisasi Partai Demokrat yang demokratis dan partisipatif.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, PLT Ketua DPD I NTB menekankan pentingnya kerja kolektif dan disiplin organisasi. Ia mengingatkan bahwa setiap struktur partai, dari tingkat provinsi hingga anak cabang, memiliki peran strategis dalam membesarkan Partai Demokrat.

Penekanan pada Soliditas dan Keutuhan

Si Made Rai Edi Astawa secara khusus menyoroti pentingnya soliditas dan keutuhan pengurus serta kader Partai Demokrat. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam organisasi adalah hal yang wajar, namun harus dikelola dengan bijak agar tidak mengganggu persatuan.

“Soliditas dan keutuhan adalah kekuatan terbesar kita. Tanpa itu, sulit bagi partai untuk bergerak maju dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga marwah partai dengan mengedepankan etika politik, sikap saling menghormati, serta loyalitas terhadap keputusan organisasi.

Peran Strategis Partai Demokrat di Kabupaten Bima

Dalam arahannya, PLT Ketua DPD I NTB juga menekankan peran strategis Partai Demokrat dalam pembangunan daerah. Ia berharap kader-kader Partai Demokrat di Kabupaten Bima mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai demokrasi, keadilan, dan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Kita harus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi mereka, dan berkontribusi dalam mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada. Inilah esensi pengabdian politik,” ungkapnya.

Menurutnya, kontribusi Partai Demokrat di daerah akan bermuara pada penguatan pembangunan nasional dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Komitmen DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima, Hj. Misfalah, S.Pd., dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas kehadiran PLT Ketua DPD I NTB beserta arahannya. Ia menilai, silaturahmi dan konsolidasi ini memberikan energi positif bagi seluruh pengurus dan kader di Kabupaten Bima.

“Kehadiran langsung PLT Ketua DPD I NTB menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dan menjaga kekompakan. Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti arahan yang telah disampaikan demi penguatan Partai Demokrat di Kabupaten Bima,” ujar Hj. Misfalah.

Ia juga menegaskan kesiapan DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima untuk terus bersinergi dengan DPD I NTB dalam menjalankan program-program partai dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Membangun Politik yang Santun dan Bermartabat

Dalam konteks kehidupan demokrasi, Si Made Rai Edi Astawa mengingatkan pentingnya membangun politik yang santun dan bermartabat. Ia menekankan bahwa Partai Demokrat harus menjadi teladan dalam mengedepankan politik yang sejuk, inklusif, dan berorientasi pada persatuan.

“Perbedaan pilihan politik adalah keniscayaan dalam demokrasi. Namun, persaudaraan dan persatuan bangsa harus tetap kita jaga,” katanya.

Ia berharap, kader-kader Partai Demokrat mampu menjadi penyejuk di tengah masyarakat dan tidak terjebak dalam praktik politik yang memecah belah.

Diakhir kegiatan silaturahmi PLT Ketua Partai Demokrat DPD I NTB bersama seluruh pengurus dan kader Partai Demokrat Kabupaten Bima menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas dan konsolidasi internal partai. Melalui kebersamaan, dialog terbuka, dan komitmen kolektif, Partai Demokrat Kabupaten Bima diharapkan semakin siap menjalankan peran dan fungsinya sebagai partai politik yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Dengan soliditas yang terjaga dan kepemimpinan yang komunikatif, Partai Demokrat optimistis dapat terus berkontribusi dalam memajukan Kabupaten Bima khususnya, serta mendukung pembangunan dan keutuhan NKRI pada umumnya.

Redaksi : Surya Ghempar

Silaturahmi dan Konsolidasi Sekaligus Kunker Plt Ketua DPD Demokrat NTB, Ketua DPC Kab. Bima Komitmen Jalankan Amanah Partai

Ketua DPC Demokrat Bima, Hj. Misfalah, S.Pd
saat sambutan Plt Ketua DPD NTB, (Ist/Surya)

BIMA, Media Dinamika Global.Id – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan memperkuat konsolidasi internal partai, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Bima, pada Minggu (14/12/25).

Kegiatan tersebut disambut langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bima, Hj. Misfalah, S.Pd, bersama jajaran pengurus DPC, para Ketua PAC, serta kader Partai Demokrat se-Kabupaten Bima. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima, Hj. Misfalah, S.Pd, menegaskan komitmennya bersama seluruh kader untuk menjalankan amanah partai sesuai dengan aturan dan garis perjuangan Partai Demokrat.

“Kami berkomitmen untuk menjalankan amanah partai dengan sebaik-baiknya. Konsolidasi ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan loyalitas kader dalam membesarkan Partai Demokrat di Kabupaten Bima,” ujarnya.

Ketua DPC Demokrat Bima, Hj. Misfalah, S.Pd, (Ist/Surya)

Ia juga berharap seluruh kader Partai Demokrat di Kabupaten Bima dapat terus menjaga soliditas dan memiliki jiwa satria dalam berpolitik, yakni menjunjung tinggi etika, loyalitas, dan kepentingan rakyat.

“Kader Demokrat harus berjiwa satria, siap berjuang, dan selalu hadir untuk masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, kami optimistis Partai Demokrat akan semakin kuat,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Ketua DPD Partai Demokrat NTB, Si Made Rai Edi Astawa, S.Sos., M.P.M, dalam arahannya bahwa silaturahmi dan konsolidasi sebagai fondasi utama penguatan struktur partai. "Ia mengapresiasi kekompakan kader Demokrat di Kabupaten Bima dan kota Bima yang dinilai tetap solid dan aktif menjalankan roda organisasi," ujarnya.

Plt Ketua DPD Partai Demokrat NTB, Si Made Rai Edi Astawa, (Ist/Surya)

Kegiatan silaturahmi dan konsolidasi tersebut diakhiri dengan dialog bersama kader serta penyampaian arahan strategis menghadapi agenda politik ke depan.

Dengan semangat persatuan dan jiwa satria, Partai Demokrat Kabupaten Bima menegaskan kesiapan untuk terus bergerak dan berkontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah Bima lebih baik.

Kemudian, Plt Ketua DPD Partai Demokrat NTB menyerahkan SK kepada para Ketua DPAC dan kader serta foto bersama.

Redaksi  ||