Tragis! Seorang Pelajar Tewas Mengenaskan Akibat Luka Tusukan Sajam - Media Dinamika Global

Sabtu, 02 Mei 2026

Tragis! Seorang Pelajar Tewas Mengenaskan Akibat Luka Tusukan Sajam

Foto : Korban

BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Sebuah peristiwa mengiris hati dan memilukan kembali terjadi. Seorang pelajar dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, diduga kuat akibat mengalami luka tusukan senjata tajam (sajam). Insiden ini mengejutkan masyarakat sekitar dan menjadi sorotan publik terkait maraknya penggunaan senjata tajam di kalangan remaja.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) berinisial MS (17), warga Desa Naru, Kecamatan Sape, dilaporkan tewas setelah mengalami penusukan pada Sabtu malam, 2 Mei 2026.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, melalui Kapolsek Sape AKP Sirajuddin, membenarkan peristiwa tersebut. Dua terduga pelaku telah berhasil diamankan aparat kepolisian. Ia menegaskan bahwa pelaku sudah diamankan.

Insiden berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 Wita di Jalan Lintas Sape–Bima, tepatnya di depan Bank BRI Unit Sape, Desa Naru Barat, Kecamatan Sape.

Ia menjelaskan, dua terduga pelaku masing-masing berinisial HG (18), seorang pelajar asal Desa Sangia, dan IW (17), warga Desa Naru Barat, Kecamatan Sape.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula saat kedua terduga pelaku hendak membeli martabak telur di depan kantor Bank BRI. Secara tiba-tiba, korban MS bersama sejumlah rekannya datang dan diduga langsung melakukan pemukulan terhadap IW menggunakan batu bata.

Melihat rekannya diserang, HG berusaha melerai dengan merangkul IW serta meminta korban dan teman-temannya menghentikan aksi tersebut. Namun, upaya tersebut tidak diindahkan. Korban bersama rekannya justru kembali melakukan pemukulan, kali ini terhadap HG.

Diduga tersulut emosi, HG kemudian mengeluarkan sebilah keris kecil yang diselipkan di pinggangnya dan menusuk korban.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian dada kanan atas, punggung, dan tangan kiri,” ungkap AKP Sirajuddin.

Usai kejadian, kedua terduga pelaku melarikan diri. Sementara korban yang mengalami luka serius sempat dilarikan oleh teman-temannya ke BLUD Puskesmas Sape untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, sekitar pukul 23.20 Wita korban dinyatakan meninggal dunia.

Polisi bergerak cepat melakukan pengejaran. Terduga pelaku HG berhasil diamankan di Dusun Ambarata, Desa Sangia. Selanjutnya, IW ditangkap pada pukul 01.20 Wita di Desa Lamere, Kecamatan Sape.

“Kedua terduga pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Mako Polres Bima Kota pada pukul 01.45 Wita untuk proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses hukum terhadap pelaku masih terus berjalan dan pihak kepolisian berjanji akan mengusut tuntas kasus ini. Serta pihak kepolisian  menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif. (MDG05) 

Comments