Mataram, Media Dinamika Global – NR akhirnya menyampaikan klarifikasi terkait isu yang beredar di media sosial yang mengaitkan namanya dengan Bupati Dompu dalam dugaan hubungan pribadi. Klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan berbagai informasi yang dinilai tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
Dalam pernyataannya, Inisial NR menjelaskan bahwa saat ini dirinya tengah menjalani proses perceraian dengan suaminya melalui Pengadilan Agama Mataram. Ia juga menyebutkan bahwa sejak sekitar November 2025 dirinya dan suaminya telah hidup terpisah serta tidak lagi tinggal serumah.
Menurut dia, persoalan tersebut merupakan masalah rumah tangga pribadi yang sedang diselesaikan melalui jalur hukum. Ia berharap masyarakat dapat menghormati proses tersebut tanpa mencampuri urusan pribadinya.
Terkait isu yang berkembang di media sosial, NR mengakui bahwa pada sekitar Februari 2026 dirinya sempat melakukan komunikasi secara terbatas melalui media komunikasi elektronik dengan salah satu tim dari Bupati Dompu yang kemudian berlanjut melalui aplikasi WhatsApp.
Ia menjelaskan bahwa komunikasi tersebut pada dasarnya berkaitan dengan penyampaian pandangan serta beberapa hal yang diketahuinya terkait dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
“Hal tersebut saya sampaikan sebagai bagian dari komunikasi yang wajar antara masyarakat dengan kepala daerah dan tidak memiliki maksud ataupun tujuan lain di luar itu,” jelasnya saat diwawancara langsung awak media ini. Kamis (12/3/26).
NR juga menyampaikan bahwa dalam proses tersebut sempat terjadi komunikasi secara terbatas melalui WhatsApp dengan Bupati Dompu. Namun komunikasi tersebut, menurutnya, hanya berkaitan dengan penyampaian beberapa hal yang dianggap perlu disampaikan.
Ia menegaskan bahwa komunikasi tersebut tidak pernah dimaksudkan untuk menyampaikan informasi yang bertujuan menjelekkan ataupun merugikan nama baik pihak manapun.
Lebih lanjut, Nadira menegaskan bahwa sebelum komunikasi tersebut terjadi, dirinya tidak memiliki hubungan kedekatan maupun hubungan pribadi dengan Bupati Dompu.
Ia juga membantah berbagai isu yang menyebut adanya hubungan khusus maupun rencana pertemuan pribadi antara dirinya dengan Bupati Dompu. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar dan tidak pernah terjadi.
Selain itu, NR menilai potongan percakapan maupun narasi yang beredar di media sosial tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya dan sangat mungkin merupakan informasi yang tidak utuh sehingga menimbulkan penafsiran yang keliru.
Ia mengaku merasa sangat dirugikan oleh berbagai tuduhan yang berkembang di media sosial, terutama karena berdampak pada dirinya secara pribadi dan juga keluarganya.
Melalui klarifikasi ini, NR berharap masyarakat dapat memahami situasi yang sebenarnya dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum tentu kebenarannya.
Ia juga meminta publik untuk memberikan ruang kepadanya dalam menyelesaikan persoalan rumah tangga yang sebenarnya telah terjadi jauh sebelum isu tersebut muncul di ruang publik.
“Saya berharap masyarakat tidak memperkeruh keadaan dengan menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Redaksi | Surya Ghempar.
