Benarkah Idhar Mengalami Kecelakaan Tunggal Ataukah Ia Sengaja di Celakai - Media Dinamika Global

Minggu, 21 Juni 2026

Benarkah Idhar Mengalami Kecelakaan Tunggal Ataukah Ia Sengaja di Celakai


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Kecelakaan yang dialami oleh kawan kami Idhar sekitar Jam 2 Dini Hari kemarin (Minggu 21 Juni 2026) menyisahkan beberapa kejanggalan yang cukup serius.

Kerusakan Motor Vario Merah yang ia gunakan kemarin itu parahnya pada bagian Kepala Motor.

Apakah dari segi parahnya bagian depan motor yang rusak itu memungkinkan ia benar-benar jatuh sendiri dari motornya ataukah ia di tabrak lari ataukah ia di hadang oleh sekelompok preman dari depan lalu dihantam dululah bagian depan motor tersebut oleh sekelompok preman sehingga mengakibatkan Korban (Idhar) jatuh dari motornya???

Posisi jatuhnya ia mengendarai motor dari Arah Barat untuk menuju ke Arah Timur. Ia sebelumnya dikabarkan lari diluar jalan jalan tetapi yang aneh disini adalah dia memilih untuk jatuh diaspal padahal motor yang ia kendarai itu berada di luar Aspal. (Perlu di perhatikan jalan di sana jembatan dekat hotel Marina in itu jalan lurus bukan jalan yang berliku-liku).

Mengapa Idhar memilih jatuh di aspal padahal dia mengendarai motor sudah di samping jalan Aspal. Bukankah dari segi kalkulasi ekonomis manusia seharusnya dia memilih jalur jatuh dari motor itu di tanah dan bukan di Aspal karena aspek itu resiko kerusakanya lebih minim dibandingkan dengan jatuh di Aspal.

Hal yang lebih mengerikan lagi kerusakan tubuh yang dialami Idhar semua bagian kanan dan yang ganjilmya itu lekukan di atas bibirnya mengalami kerusakan yang cukup fatal sementara bibir dan hidungnya ngak kenapa-napa.

Berdasarkan hasil informasi dari salah satu masyarakat yang ada di sana.

Bahwa Idhar ini di keroyok oleh sekelompok preman.

Dalam keterangannya bahwa Idhar dikejar oleh sekelompok orang tak di kenal (OTK) dan ia sempat mendengar suara perempuan juga disana yang berteriak. Ia di hajar secara membabi buta oleh sekelompok preman tak di kenal tersebut .

Bahkan yang lebih sadia lagi dari keterangan nya tersebut Idhar ini mau di sembelih oleh sekelompok preman tersebut. Tetapi untungnya ada anak-anak muda dari kampung Sumbawa yang berteriak dan akhirnya para pelaku tersebut segera melarikan diri menggunakan motor. Pelaku tersebut akhirnya melarikan diri dan masuk melalui lorong-lorong yang ada di situ. (Perkiraan pelaku lebih dari tiga orang karena motor yang di gunakan itu dua atau tiga).

(Bukti chat itu akan saya lampirkan dalam kolom komentar).


Sebelumnya pada hari yang sama sekitar setelah Magrib Idhar sempat pergi mengkritik orang-orang yang bekerja di kolam retensi Amahami karena masih terus beroperasi sampai malam.

Dari kejadian ini telah menunjukkan satu dugaan hal yang sangat kuat. Bahwa kemungkinan Idhar tidak mengalami kecelakaan tunggal tapi ia sengaja di celakai oleh sekelompok preman.

Kami meminta agar Pihak dari Polres Bima Kota segera mengusut tuntas kasus ini. Jangan anggap remeh masalah ini karena korban saat ini sudah sedikit mengalami gangguan otak dan bagian telinga kanannya udah ngak berfungsi alias udah tuli.


Comments