Media Dinamika Global: Ekonomi Bisnis
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi Bisnis. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Maret 2026

Gubernur NTB Dorong Kopdes Merah Putih Tente Kuasai Distribusi Bahan Pokok


Bima, Media Dinamika Global.Id.- Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mendorong penguatan peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Samili, Tente, Kabupaten Bima, sebagai pusat distribusi bahan pokok dan motor penggerak ekonomi desa, Selasa (3/3/2026).

Koperasi yang terbangun sejak Mei 2025 ini telah memiliki 600 anggota dan saat ini bergerak di bidang distribusi beras bermitra dengan penggilingan di desa serta distribusi pupuk sebanyak 10-15 sak. Ke depan, Pemerintah Provinsi NTB akan menyiapkan Peraturan Gubernur (Pergub) agar suplai bahan pokok melalui KDMP dapat tersalurkan secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Koperasi ini harus menjadi unit usaha yang kuat, bukan sekadar lembaga sosial. Anggota koperasi harus mulai berbisnis, kita ingin distribusi kebutuhan pokok dikuasai oleh koperasi desa agar ekonomi berputar di desa,” tegas Gubernur Iqbal.

Dirinya juga menyampaikan bahwa pembangunan gerai koperasi akan dibantu oleh TNI jika memiliki kendala di lapangan. Apabila koperasi belum memiliki lahan di atas 10 are, alternatif lokasi dapat memanfaatkan lahan di SMA maupun SMK setempat melalui koordinasi lebih lanjut.

Dari sisi permodalan, Gubernur Iqbal menjelaskan bahwa KDMP dapat memanfaatkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank NTB dengan bunga 5,7 persen pada Juni mendatang. Bahkan bunga KUR tersebut akan disubsidi oleh Pemerintah Provinsi NTB.

“Silakan manfaatkan KUR Bank NTB dengan bunga 5,7 persen. Mulai Juni, bunganya akan kita subsidi. Jadi koperasi tinggal menyusun kerangka bisnisnya dengan baik agar usaha ini benar-benar berjalan dan berkembang,” ujarnya.

Dengan dukungan regulasi, pembiayaan, serta kolaborasi lintas sektor, KDMP Samili diharapkan tumbuh menjadi pusat distribusi bahan pokok sekaligus penggerak kemandirian ekonomi masyarakat di Kecamatan Woha dan sekitarnya.

Redaksi ||

Jumat, 27 Februari 2026

Menjahit Puzzle Kemiskinan dengan Strategi Orkestrasi dan Kolaborasi


Lombok Barat, Media Dinamika Global.Id.- Desa Taman Ayu di Kecamatan Gerung kini menjadi sorotan utama dalam program "Desa Berdaya" Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Desa yang memiliki karakteristik geografis unik ini menyimpan potensi wisata besar, namun sekaligus berhadapan dengan tantangan lingkungan dan ekonomi yang kompleks.

​Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dalam kunjungannya pada Kamis (26/2/2026), menegaskan bahwa penanganan kemiskinan di Desa Taman Ayu tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia memperkenalkan strategi "Orkestrasi dan Kolaborasi" untuk menyatukan berbagai program yang selama ini berjalan sendiri-sendiri.

​"Kemiskinan adalah fenomena dengan banyak wajah. Kita tidak bisa hanya menyelesaikan satu aspek, seperti sampah saja atau bencana saja, lalu berharap kemiskinan selesai. Semua elemen—Provinsi, Kabupaten, Desa, hingga swasta—harus bergerak bersama dalam satu irama," tegasnya.

Gubernur Iqbal menjelaskan bahwa langkah awal yang telah dilakukan adalah validasi data kemiskinan ekstrem. Dari estimasi awal 7.000 jiwa, hasil verifikasi tim pendamping menunjukkan angka riil berada di angka 4.000 jiwa.

​Untuk mengintervensi hal ini, Pemprov NTB menyiapkan dua skema:

• ​Level Desa: Kucuran dana sekitar Rp 500 juta untuk penguatan infrastruktur dan potensi desa.

• ​Level Keluarga: Intervensi langsung pada kebutuhan rumah tangga sasaran.

​"Fokus kita adalah Ketahanan Pangan dan Pariwisata. Saya minta pendamping desa tidak mulai dari nol, tapi kumpulkan puzzle yang sudah ada dari PKH atau program desa sebelumnya," tambahnya.

​Sementara itu, Kepala Desa Taman Ayu, Muhammad Tajudin, memaparkan kondisi desanya yang diapit oleh dua sungai besar, Sungai Babak dan Sungai Dodokan, serta berbatasan langsung dengan laut di sisi barat dan pegunungan di sisi timur. Selain keindahan alam, hampir setiap dusun di Taman Ayu memiliki kekayaan seni, mulai dari Wayang, Gamelan, Gendang Beleq, hingga Tenun.

​Namun, di balik potensi tersebut, Tajudin mengungkapkan keprihatinan mendalam terkait abrasi pantai yang telah melenyapkan sekitar 70 hektare lahan pantai, termasuk 10 hingga 20 hektare tanah milik warga.

​"Abrasi ini sangat parah, hingga membentuk pola seperti sabit jika dilihat dari peta Lombok. Kami sudah berkomunikasi dengan Provinsi, namun biaya pembangunan breakwater memang sangat besar. Bahkan tanaman cemara dan bangunan groin yang ada sebelumnya pun hanyut diterjang laut," ungkapnya.

​Selain abrasi, masalah polusi udara dari aktivitas truk material dan debu batu bara di sekitar kawasan PLTU serta bau sampah juga menjadi tantangan yang mengurangi kenyamanan desa yang sejatinya sangat cantik ini.

​Sejalan dengan visi Gubernur, Kades Tajudin menyatakan bahwa pihaknya juga tengah fokus mengurai kemiskinan pada kelompok paling rentan. Saat ini, Desa Taman Ayu telah memiliki struktur formal berupa Forum Disabilitas dan Forum Sekolah Setara untuk perempuan guna memastikan kelompok ini tetap berdaya dan tidak tertinggal dalam proses pembangunan.

​Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi hangat dengan Gubernur, jajaran OPD Provinsi, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, dan warga desa untuk merumuskan langkah konkret mengatasi abrasi dan mengoptimalkan potensi wisata Taman Ayu sebagai motor penggerak ekonomi warga.

Redaksi ||

Kamis, 26 Februari 2026

Optimalkan Dana KUR Rp30 Miliar, Koperasi di NTB Didorong Suplai Program Makan Bergizi Gratis


Mataram, Media Dinamika Global.Id.- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mendorong koperasi-koperasi lokal untuk bertransformasi menjadi institusi bisnis yang kuat. Salah satunya dengan menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai berjalan di wilayah NTB.

Dalam sambutan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal di hadapan anggota Koperasi Merah Putih Jembatan Kembar, ditekankan bahwa koperasi bukanlah lembaga sosial, melainkan lembaga bisnis milik bersama. Anggota diminta untuk mengubah pola pikir bahwa kemajuan koperasi bergantung pada keaktifan anggotanya dalam bertransaksi dan mengembangkan unit usaha.

"Koperasi adalah institusi bisnis dengan prinsip dari, oleh, dan untuk anggota. Saya mengapresiasi Koperasi Merah Putih yang sudah mulai bergerak menyalurkan komoditas pokok. Ini adalah awal yang baik untuk menjadi institusi bisnis yang lebih besar," ujarnya saat melakukan kunjungan ke KDMP Jembatan Kembar Timur Lembar pada Kamis (26/2/2026).

Untuk mendukung penguatan modal, diungkapkan bahwa saat ini tersedia dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp30 Miliar di Bank NTB yang diperuntukkan bagi koperasi dan UMKM. Dana dengan bunga rendah ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi koperasi untuk melakukan lompatan bisnis melalui penyusunan proposal usaha yang terukur.

Lebih lanjut, ia menyoroti urgensi keterlibatan koperasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, jumlah dapur MBG di NTB telah mencapai lebih dari 800 unit. Namun, pemenuhan kebutuhan pangan seperti telur baru mencapai 30 persen dari peternak lokal, sementara sisanya masih bergantung pada pasokan dari luar daerah.

"Ini peluang emas. Koperasi bisa menjadi pengepul hasil peternakan rumah tangga anggota untuk disuplai ke dapur-dapur MBG. Permintaannya sudah ada dan pasti, tinggal bagaimana koperasi mengatur manajemen suplainya," jelasnya.

Selain telur, komoditas lain seperti ayam, susu, dan roti juga menjadi peluang terbuka dalam skema ketahanan pangan yang menjadi fokus pemerintah pusat maupun provinsi.

Di akhir arahannya, ia mengajak seluruh anggota untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap koperasi dengan cara mengutamakan berbelanja di koperasi sendiri dibandingkan ke ritel modern. Hal ini bertujuan agar perputaran ekonomi tetap berada di lingkungan anggota dan kembali kepada mereka dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU).

Sementara itu, Kepala Desa Jembatan Kembar Timur, H. Ismail Darwan dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menyebut kehadiran Pj Gubernur merupakan penawar rindu bagi masyarakat sekaligus bentuk perhatian nyata pemerintah provinsi terhadap pembangunan di tingkat desa.

"Alhamdulillah, inak-inak (ibu-ibu) kami sangat sabar menunggu saking rindunya kepada Bapak Gubernur. Kami mewakili masyarakat mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kesediaan Bapak melihat langsung kondisi kami di desa," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KDMP Jembatan Kembar Timur, Rustam Thamrin, melaporkan perkembangan koperasi yang ia pimpin. Ia menjelaskan bahwa KDMP ini dibentuk sebagai respons cepat atas instruksi Presiden terkait kemandirian pangan.

"Sejak bulan Mei, kami langsung gerak cepat merekrut anggota yang kini berjumlah 96 orang. Meski awalnya hanya mengandalkan simpanan pokok sebesar Rp10 juta, kami sudah mulai berbisnis sejak September. Pengurus tidak kenal panas dan hujan untuk mengambil barang dari Bulog demi melayani anggota," lapor Rustam.

Rustam menambahkan, pada Januari lalu, pihaknya telah menandatangani akad pinjaman modal sebesar Rp25 juta dari Bank NTB untuk memperbesar skala usaha. "Begitu modal besar, keuntungan mulai terlihat. Kami sangat termotivasi untuk terus maju," tegasnya.

Redaksi ||

Blusukan di Pasar Gerung, Gubernur NTB Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Terjangkau Selama Ramadan 1447 H


Lombok Barat, Media Dinamika Global.Id.– Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, turun langsung ke lapangan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau dan pasokan pangan masyarakat dalam kondisi aman. Kepedulian tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja dan silaturahmi dalam rangka Safari Ramadan pada 26 Februari 2026 di Kabupaten Lombok Barat.

Dalam kunjungannya ke Pasar Gerung, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal memantau langsung perkembangan harga bahan pokok serta berdialog dengan pedagang dan masyarakat. Dari hasil pemantauan, inflasi di beberapa wilayah dipicu oleh kenaikan harga cabai di tiga kabupaten, yakni Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat.

“Inflasi kita naik karena harga cabai meningkat di Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat. Ternyata dalam satu pasar saja bisa ada perbedaan harga. Tadi saya sudah bicara dengan enumerator agar menggunakan harga terendah di pasar sebagai acuan pencatatan,” ujar Gubernur.

Dirinya menjelaskan bahwa secara umum harga daging masih sesuai dengan harga acuan. Sementara itu, harga daging ayam mengalami kenaikan tipis karena harga ayam hidup di tingkat pemasok juga naik.

“Alhamdulillah harga daging masih sesuai harga acuan. Daging ayam memang mulai naik sedikit karena harga ayam hidupnya naik. Nanti kita minta dilakukan pengecekan ke pemasok bersama pihak terkait agar distribusinya tetap lancar,” tegasnya.

Gubernur juga memastikan bahwa harga minyak goreng, beras, dan bawang masih dalam kondisi terkendali. Namun, untuk komoditas cabai, kenaikan harga dipengaruhi faktor musim dan cuaca yang sulit diprediksi sehingga menyebabkan gagal panen di sejumlah daerah.

“Cabai ini memang tidak termasuk komoditas yang bisa diintervensi langsung seperti beras, minyak, dan gula. Mekanismenya sangat dipengaruhi supply dan demand. Apalagi saat ini banyak yang gagal panen karena cuaca,” jelasnya.

Meski demikian, Pemprov NTB terus melakukan langkah stabilisasi. Pemerintah mendorong distributor dan pelaku usaha untuk mendatangkan pasokan dari luar daerah serta memberikan fasilitasi subsidi biaya transportasi.

“Kita sudah dorong distributor dari Lombok Tengah dan Lombok Timur untuk ambil pasokan dari luar. Bahkan kita tawarkan fasilitasi biaya angkut truk dari Jawa ke NTB secara gratis melalui dukungan Badan Pangan. Ini untuk menekan harga agar tetap terjangkau masyarakat,” tambah Gubernur.

Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat, Pemerintah Provinsi NTB juga menggelar pasar murah sembako di sejumlah titik selama Ramadan.

“Kita ingin memastikan masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang, tanpa khawatir terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok,” tutup Gubernur.

Pemerintah Provinsi NTB akan terus memantau perkembangan harga serta mengambil langkah cepat dan terukur guna menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga bagi seluruh masyarakat NTB.

Redaksi ||

Selasa, 24 Februari 2026

Dukung UMKM Sekitar, Rutan Pekanbaru Bagikan Ratusan Takjil kepada Masyarakat

Pekanbaru – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di Jalan Hangtuah, Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus bentuk nyata dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lingkungan rutan.

Takjil yang dibagikan kepada masyarakat merupakan hasil produksi dari UMKM lokal di sekitar Rutan Pekanbaru. Produk-produk tersebut dibeli langsung oleh pihak rutan, kemudian dikemas kembali (packaging) secara rapi sebelum dibagikan kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru Erwin Siregar menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi keberkahan Ramadan, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Melalui pembelian produk UMKM lokal, Rutan Pekanbaru berupaya mendorong perputaran ekonomi serta memperkuat sinergi antara institusi pemasyarakatan dengan lingkungan sekitar.

Masyarakat yang menerima takjil tampak antusias dan menyambut baik kegiatan tersebut. Selain membantu masyarakat yang tengah dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan sosial antara Rutan Pekanbaru dan warga sekitar.

Rutan Kelas I Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi secara positif, tidak hanya dalam pembinaan warga binaan, tetapi juga dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Momentum Ramadan pun dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar.

Senin, 16 Februari 2026

Satuan SPPG Yayasan Islam As Salam Lewi Dewa, Gelar Gotong Royong Pembersihan Sepanjang Jalan Lintas Soromandi


Soromandi, Media Dinamika Global.id.-- Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG/ Yayasan Islam As Salam Lewi Dewa Desa Lewintana Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. menggelar kegiatan gotong royong pembersihan di sepanjang Jalan Lintas Soromandi pada ,hari Selasa,17/2/2026.

Kegiatan ini melibatkan anggota MBG Lewi Dewa bersama masyarakat sekitar yang bahu-membahu membersihkan sampah di pinggir jalan, memangkas rumput liar, serta merapikan saluran air. 

Aksi sosial ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Lewintana karena dinilai memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan dan keindahan lingkungan.

Koordinator kegiatan, Arifin.S.Sos selaku Humas MBG Lewi Dewa menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan fasilitas umum.

“Melalui kegiatan ini juga, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan dan kenyamanan bersama,” ujarnya.Arifin.

Selain membersihkan area jalan, para peserta juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan dan warga sekitar untuk tidak membuang sampah sembarangan.


Kegiatan Gotong Royong ini berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan, aksi gotong royong ini dapat menjadi contoh positif dan memotivasi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan..(Reporter MDG).

Pemilik SPBU Wawo Bantah Masalah Gaji Tidak Sesuai UMR, Bukan Milik Korporasi Tapi Milik Pribadi


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Pemilik SPBU Wawo Bantah Masalah Gaji  yang Tidak Sesuai UMR, Bukan Milik Korporasi Tapi Milik Pribadi. Hal ini disampaikan secara langsung saat Disorot oleh Media Online beberapa hari yang lalu terkait dengan Gaji Karyawan tidak sesuai dengan Gaji UMR, untuk diketahui bahwa pada Dasarnya SPBU ini dibangun hanya untuk Masyarakat sekitarnya saja dan tidak ada kaitannya dengan Pemerintah, ini murni milik Pribadi. Selasa, 17-02-2026

Pemilik SPBU  Dodo Kec. Wawo menegaskan bahwa SPBU yang dibangun itu  bukan milik Korporasi tapi milik pribadi. Mulai dari Tanah hingga Pembangunan SPBU Dodo ini dengan tujuan agar Masyarakat sekitar tidak lagi Jauh-jauh mengisi Bensin untuk kebutuhan sehari-hari apalagi Masyarakat yang menjadi Petani.

Menjawab pertanyaan dari Media sebelumnya Bahwa kami memiliki Utang di Pertamina Bima, itu tidaklah benar yang benar adalah bukan utang di Pertamina tapi utang di BANK untuk Menutupi Infestasi Awal pada saat pembangunan 1,5 Miliar karena Infestasi Awal lebih kurang 6 M.

Pada saat karyawan melamar dari awal kami sudah menyampaikan kepada karyawan yang Melamar bahwa kami PT RKS tidak bisa  mengikuti gaji standar UMR karena SPBU ini hanya melayani kebanyakan Orang Wawo walaupun di Jln lintas sape Bima karena sekarang dengan adanya tol laut sudah jarang mobi foso maupun truk besar yang mengisi di SPBU kami.

Kemudian dari Hasil penjualan kami Perhari hanya di tiga produk yaitu ;

Pertalite 6 Ton

Biosolar 1,5 ton

Pertamax 150 Liter

Pertamidex 0 Produk. Dari hasil marjin penjualan kami setiap hari ditambah pengembalian utang Infestasi dari Bank BRI pembayaran perbulannya sekitar Rp 46 JT / BLN Ditambah pembayaran Karyawan, Listrik, mentenen dan lainnya sehingga kami belum mampu membayar sesuai Standar UMR.

Pada saat saya membangun SPBU itu memang dari awal sudah dilarang oleh keluarga dan beberapa teman terutama dari Maijen Kamil Rojak pada saat Dinas menyarankan utk buka BPR saja Cukup dengan modal 4 M tapi saya kekeh membangun SPBU.

Pada saat mengajukan ijin di Pemda Bima juga sudah di sarankan oleh Ibu Bupati Umi Dinda apakah OM aji sudah memikirkan matang-matang karena pengembalian Modalnya cukup lama, lalu menjawabnya saya nggak apa apa karena saya ingin membantu tanah kelahiran saya biarin Rejeki Nggak Dibawa mati.

Kami menghitung berapa premium itu terjual di kali 1000 Rupiah / liter kalau di Eceran berarti nilai itulah yang saya bantu untuk masyarakat Wawo dan sekitarnya. Bukan murni mencari keuntungan. Seandainya Depnaker Kab Bima memaksakan kehendak harus membayar sesuai UMR mendingan saya stop Operasional.

Biar Masyarakat Kec Wawo yang meminta ke Depnaker Atau Pemda Bima yang akan membangun SPBU seperti Kab Dompu di Manggelewa. Dan Perlu di ketahui oleh Pemda Kab Bima harga tanah di sekitar SPBU dulu sebelum ada SPBU hanya  RP 10 Juta / Are sekarang menjadi 60 sampai 80 JT/ Are. Jadi oknum Wartawan atau LSM nggak usah asal memberitakan kami juga tau aturan tentang Depnaker.

Kami juga tegaskan bahwa  membangun SPBU Dodo ini bukan semata mata mencari keuntungan tetapi murni membantu rakyat jelata.Saya tanya Apa yang LSM dan wartawan untuk membantu masyarakat Wawo ??? Jadi jangan asal mengeluarkan suara apakah karyawan SPBU kalau kami tutup apakah Wartawan atau LSM yang memberi makan anak Istrinya ???. Tanyanya

Masih menurutnya, Pemerintah sendiri saja sekarang membayar P3K paroh Waktu lebih kurang RP 350 tiga ratus lima puluh Ribu Rupiah itu juga baru di angkat semua 14077 orang pemerintah Adi Irfan silakan oknum Wartawan dan LSM suruh menuntut Depnaker ke Atasannya karena gaji jauh di bawa UMR.

Jadi menurut Kami oknum LSM dan Wartawan itu mempelajari dulu dampak sosial dari Pemberitaannya bukan asal ngomong pakai aturan tanyakan dulu ke Pemiliknya jangan asal memberikan. Kesalnya.(Team).

Jumat, 13 Februari 2026

Rapat Koperasi Obor-obor Guru Bima di Aula SMKN 2 Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Yang diamanahkan oleh seluruh anggotanya. Kesejahteraan, Bisa semakin meningkat. Ada satu catatan kami yakni Laporan perhitungan hasil usaha Kami selaku Pembina, kemudian Ide-ide gagasan di dalam rangka rencana Koperasi Obor ini kedepannya. Sabtu, 14-02-2026

Pantauan media ini, Acara dimulai kami minta usul dan sarannya atau calon yang siap menjadi pemimpin rapat dan satu sekretaris kepada anggota kami persilahkan. Kita akan melanjutkan dengan acara pemilihan pemimpin rapat kita pada siang hari ini. rahmatullahi wabarakatuh. uasa Ramadan ini 1447 Hijriyah Kami mengucapkan yang mau mencalonkan diri atau dicalonkan oleh semuanya pemimpin rapat kita siang hari ini dan satu orang sekretaris. 

Kami juga bermaksud untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas kepada anggotanya tentang hasil Pelaksanaan kerja tahun buku 2026 2 Rapat anggota tahunan bertujuan poinnya menyampaikan membahas dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas B menyampaikan membahas tentang menyelesaikan program kerja pengurus dan pengawas serta rencana pendapatan belanja koperasi tahun buku 2006. 

Kemudian Membaca Tata tertib ini dan mengindahkan setiap kebijakan pemimpin rapat yaitu Minimal terdiri dari seorang ketua dan seorang sekretaris atau nutrisi dan Ketiga pimpinan rapat dipilih dari dan oleh anggota yang ke Pasal 6. 

Berwenang mengatur mengarahkan dan mengusahakan agar rapat berjalan lancar dan tertib sesuai dengan tata tertib yang selalu dijiwai oleh semangat kekeluargaan pilih apa musyawarah dan mufakat.

Pimpinan rapat berhak memperingati pembicara yang dianggap menyimpang dari pokok permasalahan dan apabila perlu dapat diminta meninggalkan ruang rapat bab keenam hak Dewan dan kewajiban pimpinan rapat. 

Sebelum kita melanjutkan agenda. rapat tahunan Koperasi Obor kemudian perawat dan salam Mari kita haturkan kepada nabi besar Muhammad shalallahu alaihi wasallam mudah-mudahan kita umatnya yang hadir pada kesempatan pagi menjelang siang ini mendapatkan syafaatnya di Yaumil Khairan amin ya rabbal alamin. 

Waktu yang terus melaju karena sebentar lagi azan mohon izin kami izin mengusulkan untuk pemimpin rapat pada hari ini dan juga sekretaris kami mohon izin untuk menunjuk. 

Ibu Sri Rahayu guru hebat SDN 01 Melayu Kota Bima. 

Operasi obor tahun buku 2025 kita tutup acara dengan sama-sama mengucap Hamdalah Alhamdulillah Selanjutnya kami persilahkan pemimpin rapat dan sekretaris yang terpilih.

Sabtu, 31 Januari 2026

Semangat Tak Padam di Balik Mendung Amahami: Kisah Tangguh Pejuang UMKM Kota Bima


KOTA BIMA. Media Dinamika Global.Id.– Meskipun langit diselimuti mendung dan guyuran hujan, suasana di kawasan Amahami, Kota Bima, tetap terlihat ramai dan semarak pada Minggu (1/2/2026). Cuaca yang kurang bersahabat rupanya tidak sedikit pun menyurutkan semangat para pejuang UMKM untuk mengadu nasib. Lokasi ini tetap menjadi destinasi favorit masyarakat yang ingin berburu kuliner, mulai dari jajanan modern hingga makanan tradisional yang sarat akan budaya.


Kehangatan tradisi terasa kental dengan hadirnya para ibu lansia yang menjajakan Jame, makanan khas Bima yang tetap digemari meski di tengah gempuran kuliner kekinian. Di sisi lain, energi muda juga tampak menonjol melalui kegigihan Dion dari Nggarolo dan Hilda dari Penana’e. Dua pemuda asal Kelurahan Penana’e ini kompak mengais rezeki dengan menawarkan produk unggulan mereka; Dion dengan mochi lembutnya, sementara Hilda menyajikan brownies serta pentol pedas yang ekonomis namun tetap berkualitas.


Dedikasi mereka patut diacungi jempol, karena mereka telah bersiap sejak pukul 06.00 pagi hingga menjelang dini hari. Tak jarang, jika stok jualan masih tersisa, mereka berinisiatif membuka layanan open delivery untuk mengantar pesanan langsung ke rumah pelanggan guna memastikan dagangan habis terjual. Menariknya, di tengah perjuangan mencari nafkah, mereka tetap menyisihkan sebagian hasil jualan untuk disedekahkan, sebuah bentuk rasa syukur yang luar biasa.


Pemandangan hari itu ditutup dengan raut wajah penuh syukur dari para pedagang. Meskipun hujan membasahi bumi, jualan mereka tetap laris manis diburu pembeli. Bagi para pelaku UMKM di Amahami, tetesan hujan bukanlah penghalang, melainkan berkah yang mengiringi usaha mereka dalam memenuhi kebutuhan finansial keluarga dengan penuh kemandirian dan semangat yang membara.

- Oriza Sativa Nabatiyah Amiruddin wartawati MDG

Penyaluran Dapur MBG Selvi I di SDN Penepali Woha Berjalan dengan baik dan lancar

Penyajian menu oleh Dapur MBG Selvi I Pebapali Woha. Sabtu (31/1/26)


Bima, Media Dinamika Global.Id_ Program penyaluran makan gratis bergizi di SDN Penepali, Kecamatan Woha,Kab Bima berlangsung dengan lancar dan tertib. Pada hari sabtu tanggal (31/1/26) .Kegiatan ini dilaksanakan Dapur MBG Selvi I Penapali sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi siswa serta meningkatkan kesehatan dan konsentrasi belajar anak-anak di sekolah.

Penyaluran makanan dilakukan kepada seluruh siswa dengan menu yang telah disesuaikan dengan standar gizi seimbang, terdiri dari nasi, lauk berprotein, sayuran, dan buah. Para siswa tampak antusias dan senang menerima makanan gratis tersebut.

Kepala SDN Penepali menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program ini. Menurutnya, kegiatan makan gratis bergizi sangat membantu siswa, khususnya dalam memenuhi kebutuhan gizi harian dan mendukung proses belajar mengajar.

“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi kesehatan dan semangat belajar siswa,” ujarnya

Selama kegiatan berlangsung, penyaluran makan gratis bergizi berjalan aman, tertib, dan mendapat dukungan dari para guru serta pihak terkait.(Mdg/04)

Jumat, 16 Januari 2026

Tokoh Grosir  Buah-buahan Resmi Dibuka, Perkuat Dukungan Program MBG di Kecamatan Woha.

Pemilik Tokoh Buah Cv. Mota Kalampa Grosir, Nani Ferdian. Saat meresmikan pembukaan tokoh buah-buahan di Desa Kalampa Kecamatan Woha. Kamis (16/1/26).


Bima – Media Dinamika Global.Id_Tokoh Buah-buahan resmi dibuka dan mulai beroperasi di Desa Kalampa, Kecamatan Woha, pada hari jum,at tanggal (16/1/26). Kehadiran pusat grosir buah ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kelancaran pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh CV Mota Kalampa Grosir.

Peresmian Tokoh Buah-buahan ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya pelayanan kepada masyarakat. Usaha ini menyediakan beragam pilihan buah segar berkualitas tinggi yang disiapkan khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi dalam pelaksanaan Program MBG.

Dengan sistem distribusi yang tertata dan pasokan buah yang terjaga kesegarannya, Katurain Buah-buahan diharapkan mampu menjadi mitra andal dalam menjamin ketersediaan bahan pangan bergizi, tidak hanya untuk Program MBG tetapi juga bagi masyarakat umum di wilayah Kecamatan Woha dan sekitarnya.

Pemilik Tokoh Buah-buahan, Nanik Ferdian, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas beroperasinya usaha tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan buah-buahan segar dengan kualitas terbaik bagi masyarakat.

“Kami bersyukur Tokoh Buah-buahan bisa hadir dan berkontribusi langsung dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya mendukung Program MBG di Kecamatan Woha,” ujar Nanik Ferdian.

Dengan beroperasinya Tokoh Buah-buahan, Desa Kalampa kini memiliki pusat grosir buah yang siap menjadi penopang utama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan asupan gizi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima. (Mdg/04)

Kamis, 08 Januari 2026

Bos Juri Sukses Bangun Tiga Unit MBG di Kecamatan Woha.

      Jufrin Nurdin, S.Sos (Bos Juri) Pengusaha Muda.

Bima | Media Dinamika Global — Kecamatan Woha kembali menorehkan kisah inspiratif dari putra daerah. Jufrin Nurdin, S.Sos., yang akrab disapa Bos Juri, seorang pengusaha muda sukses di bidang usaha bawang, menjadi sorotan publik setelah membangun tiga unit MBG (Makan Bergizi Gratis) sebagai wujud kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat

Bos Juri merupakan putra asli Desa Risa yang merintis usaha dari nol. Berbekal tekad kuat, kegigihan, serta konsistensi dalam mengembangkan usaha bawang, ia berhasil menembus berbagai tantangan hingga dikenal sebagai salah satu pengusaha muda yang sukses dan berpengaruh di wilayah Kabupaten Bima.

Kesuksesan yang diraih tidak hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, namun juga diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemenuhan gizi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Bos Juri membangun Tiga unit MBG yang berlokasi strategis di Desa Kalampa, Desa Penapali dan Desa Risa, Kecamatan Woha.

Kehadiran MBG ini ditujukan untuk membantu penyediaan makanan bergizi gratis, khususnya bagi anak-anak, pelajar, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Warga setempat menyambut positif keberadaan MBG tersebut. Mereka menilai program ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi harian masyarakat, sekaligus diharapkan mampu berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara umum.

“Ini bukan hanya soal bangunan, tetapi soal kepedulian. Kami sangat bersyukur ada pengusaha lokal seperti Bos Juri yang mau turun langsung dan berbuat untuk masyarakat,” ungkap salah seorang warga Desa Risa.

Pembangunan tiga unit MBG ini pun mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Warga menilai langkah Bos Juri sebagai contoh nyata peran pengusaha lokal dalam mendukung program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi pengusaha-pengusaha lain untuk turut berkontribusi dan berperan aktif dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Dengan hadirnya MBG di Kecamatan Woha, Bos Juri tidak hanya membuktikan keberhasilannya sebagai pengusaha, tetapi juga menegaskan komitmennya sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap masa depan generasi muda. Langkah ini menjadi bukti bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian ekonomi, tetapi juga dari besarnya manfaat yang dirasakan oleh masyarakat luas.(Mbg/04)

Kamis, 13 November 2025

Pemerintah Harus Intervensi Turunkan Harga Barang

 


Medan. Media Dinamika Global.id. Ketua Lembaga Perberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) Sumut, Ir Ronald Naibaho, MSi, berharap pemerintah melakukan intervensi menurunkan harga bahan pokok dalam menanggulangi inflasi di Sumut. Dia berharap masyarakat berperan dalam menjaga stabilitas inflasi daerah Sumatera Utara. 

"Dalam diskusi ini kami ingin melihat dampak inflasi melalui kaum ibu-ibu dan kelompok masyarakat rentan (penyapu jalan). Ternyata memang benar, kita dapat keluhan langsung dari kaum ibu-ibunya soal kenaikan harga kebutuhan pokok. Untuk itu, kami berharap pemerintah harus ada intervensi dan punya kebijakan dalam menyikapi naiknya kebutuhan pokok,"jelas Ir Ronald Naibaho saat menggelar Diskusi Kelompok Masyarakat Rentan Bersama LPER Sumut dengan topik "Penanggulangan Inflasi Daerah Sumut" di AW Cafe Jalan Sisingamangaraja, Medan, Jumat (14/11). 

Dalam diskusi yang diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari kelompok masyarakat rentan (penyapu jalan) dan mahasiswa, Ir Ronald Naibaho menjelaskan, saat ini keadaan ekonomi kita memang sedang tidak baik-baik saja. Untuk itu, masyarakat harus mempercayakan Pemprovsu dan para stakeholder dalam mengatasi inflasi di Sumut. 

"Biasanya jelang perayaan hari-hari besar harga kebutuhan pokok akan melonjak. Kami imbau pada masyarakat agar hemat dan bijak dalam menggunakan uang,"ungkapnya.

Sementara, Ketua Panitia, Ilham Fauji Munthe, SE, ME, menambahkan, melalui diskusi ini pihaknya ingin mengedukasi masyarakat bagaimana menanggulangi inflasi untuk membantu Pemprovsu dalam mengatasi inflasi daerah. Selain itu, diskusi ini juga diharapkan dapat menyerap langsung persoalan inflasi yang dirasakan kelompok rentan. 

Selain diskusi, dalam kegiatan tersebut pihak penyelenggara juga membagikan sembako yang terdiri dari telur dan cabai merah untuk 200 penerima manfaat/ kelompok masyarakat rentan yang dibagikan langsung di lokasi dan di wilayah Marindal. (Tim)

Selasa, 12 Agustus 2025

Tersedia Jual Beli Sapi di Bima, Dompu, dan Sumbawa


Kabupaten Bima,
Media Dinamika Global.Id || Informasi bagi yang semua pihak ingin menjual dan beli sapi di Pulau Sumbawa, khususnya di daerah Bima dan Dompu, dan Sumbawa.

Lapak/Kandang sapi bertempat di Jalan Lintas Desa Madawau kecamatan Madapangga kabupaten Bima, lebih familiar di perbatasan Bima dan Dompu.

Pemilik lapak atau Kadang sapi, Yasin Ahmad menyebutkan, bagi masyarakat maupun teman-teman yang ada di di wilayah pulau Sumbawa ingin membeli dan menjual sapi, kami siap melayani sesuai dengan minat dan harga disepakati.

"Harga Deal, Barang langsung angkut barang," ucapnya saat diwawancara langsung di Lapak. Selasa (12/08/25).

Pasaran Harga sapi lokal dan sapi peternakan :

- Sapi lokal Rp.5.000.000 sampai 15.000.000 (Lima Juta Rupiah - Lima Juta Rupiah).

- Sapi peranakan Rp.10.000.000 sampai Rp.30.000.000 (Sepuluh Juta - Tiga Puluh Juta Rupiah).

Untuk lebih lanjut infomasi, silahkan hubungi kontak person di bawah ini.

- Yasin Ahmad : 0853-3342-7520

- Subagio : 0819-7736-1326

Kegiatan jual beli sapi telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Budaya peternakan sapi di sini bukan hanya sekadar bisnis, tetapi juga tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Bima, dikenal dengan kualitas sapi yang unggul, menjadi pusat perdagangan bagi peternak lokal. Setiap minggu, pasar hewan di Bima dipenuhi oleh peternak dan pembeli yang datang dari berbagai daerah untuk melakukan transaksi. Sapi-sapi yang dijual tidak hanya berkualitas baik, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang mendalam.

Dompu, masyarakat juga aktif dalam jual beli sapi. Para peternak di sini seringkali menghadiri pasar di Bima untuk menjual hasil ternak mereka. Selain itu, Dompu memiliki sejumlah koperasi peternakan yang membantu peternak dalam memasarkan sapi mereka, sehingga memudahkan akses bagi pembeli.

Sementara itu, Sumbawa juga tidak kalah penting dalam industri ini. Dengan padang rumput yang luas dan subur, Sumbawa menjadi tempat ideal untuk beternak sapi. Banyak peternak di Sumbawa yang memanfaatkan media sosial untuk menjangkau pembeli di luar daerah, memperluas jaringan dan meningkatkan penjualan mereka.

Transaksi jual beli sapi di ketiga daerah ini sering kali melibatkan tawar-menawar, di mana keahlian dalam bernegosiasi sangat dihargai. Selain itu, kepercayaan antara penjual dan pembeli menjadi kunci sukses dalam setiap transaksi.

Dengan adanya teknologi dan media sosial, informasi tentang sapi yang tersedia kini lebih mudah diakses, memungkinkan para peternak untuk menjangkau lebih banyak pembeli dan meningkatkan pendapatan mereka. Jual beli sapi di Bima, Dompu, dan Sumbawa bukan hanya sekadar transaksi, tetapi juga bagian dari identitas budaya dan ekonomi masyarakat setempat.

Redaksi : Surya Ghempar.

Sabtu, 31 Mei 2025

MUSDESUS Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Simpasai Gaduh, Ini Tanggapan Tokoh Politisi Nasional


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Proses Musyawarah Desa Khusus (MUSDESUS) pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Simpasai menuai persoalan, yang mengakibatkan reaksi beberapa masyarakat melakukan protes terhadap Pemerintah Desa hingga ke lembaga BPD selaku penyelenggara kegiatan. Sabtu, (31/05/25)

Masalah berawal dari adanya dugaan hadirnya masyarakat yang diluar dari undangan yang disepakati pada hasil musyawarah dilakukan oleh Pemerintah Desa dan lembaga BPD.

Berdasarkan hasil musyawarah tersebut Pemerintah Desa bersama lembaga BPD telah menyepakati bahwa dalam Musyawarah Desa Khusus (MUSDESUS) pembentukan Koperasi Merah Putih yang bisa memberikan hak pilih pada pemilihan ketua pengurus Kopdes adalah masyarakat yang mendapatkan undangan saja.

Namun kenyataannya berbicara lain, justru yang hadir didominasi oleh masyarakat yang tidak mendapatkan undangan, sehingga terjadi aksi salung protes dari masyarakat terhadap pihak lembaga BPD.

Akibat kejadian tersebut, Musyawarah Desa Khusus (MUSDESUS) pembentukan Koperasi Merah Putih batal dilakukan.

Menanggapi kejadian tersebut, salah satu tokoh politisi Nasional H. Supardi, SH,.M.Si mengatakan kalau ada acara seperti ini harus dilakukan pembentukan panitia dengan baik sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan

Ini persoalannya menyangkut masyarakat Desa Simpasai pada umumnya, seperti pembagian undangan harus selektif, terkait dengan kehadiran masyarakat dengan datang berbondong-bondong itu tidak menjadi masalah, karna yang memilih yang mendapatkan undangan sesuai dengan kesepakatan, kan ada Tatibnya itu, ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, sebenarnya ga menjadi masalah dengan kehadiran masyarakat, dari pada ditunda-tunda terus, kapan selesainya, nanti juga akan tetap gaduh seperti ini, sebab yang tidak diundang juga akan tetap datang.

Saya sangat prihatin atas kejadian hari ini, terkait pembatasan undangan memang harus dilakukan secara selektif, tapi membatasi masyarakat untuk hadir itu sebenarnya tidak memiliki dasar, mereka semua berdemokrasi, jadi tidak ada kewenangan dalam undang-undang itu harus dibatasi dengan alasan sekian-sekian atau perwakilan, itu tidak ada, sesalnya.

Dan yang perlu diperhatikan ini adalah musyawarah desa, artinya seluruh masyarakat itu harus dilibatkan, tapi saya berharap dengan adanya kejadian seperti ini kedepannya jauh lebih baik lagi, harapnya. 

Pasca terjadi kegaduhan, pihak BPD, langsung mengambil sikap tegas bahwa proses pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Simpasai yang dilaksanakan Sabtu, 31/05/25 ditunda hingga beberapa hari kedepan. (MDG 23)

Selasa, 15 April 2025

Kades Waduwani Serahkan Penyertaan Modal Usaha Pada Direktur Bumdes Jaya Makmur.




Bima. Media Dinamika Global.Id_Untuk mendukung percepatan pengembangan usaha Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Kades Waduwani, Herry M.Tahir, Serahkan penyertaan modal usaha pada Direktur Bumdes Jaya Makmur, Sukardin, Sebesar Rp 98 juta untuk tahap pertama, Pada hari rabu tanggal (16/04) di aula kantor Desa Waduwani Kecamatan Woha, Yang di dampingi Babinsa, Babhinkamtibmas dan pendamping Desa.


Kades Waduwani, Herry M.Tahir, Menyampaikan, Penyerahan dan penyertaan modal usaha Bumdes berdasarkan perintah Permendes No 3 tahun 2025 tentang program ketahanan pangan, yakni 20 % dari Anggaran Dana Desa tahun 2025 Bumdes Jaya Makmur mendapat dukungan modal usaha sebesar Rp 141 juta. 

"Semoga dengan besarnya Penyertaan Modal ini dapat memotivasi pengurus Bumdes untuk lebih kreatif dalam menjalankan dan mengembangkan usaha Bumdes untuk mendukung kesejahtraan masyarakat ". Harap Ompu Waduwani.

Ompu Waduwani, Menjelaskan, Penyertaan modal ini bertujuan untuk mengembangkan unit usaha BUMDes dalam mendukung ketahanan pangan atau swasembada pangan desa, Untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan dapat memberi dampak yang signifikan untuk perputaran roda Ekonomi masyarakat serta Pembangunan Desa yang berkelanjutan. Tegasnya.

Sementara itu, Direktur Bumdes Makmur Jaya, Sukardin, Menyampaikan, Akan menggelola anggaran Bumdes secara terbuka dan tetap melakukan komunikasi dengan baik bersama pemdes dalam mendukung pengembangan Bumdes untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui ketahanan pangan dan swasembada pangan. Ujarnya.

 Sukardin, Menambahkan, Berdasarkan rencana pengurus Bumdes yang telah di ajukan ke Pemdes Waduwani, Pemanfaatan anggaran itu untuk mendukung program Ketahanan Pangan Masyarakat di bidang pertanian dengan melakukan pengelolaan dengan pengadaan obat-obat pertanian bagi petani. Urainya.

Sukardin, Berharap semoga dengan adanya program yang dijalankan oleh Bumdes itu, dapat meningkatkan hasil pertanian petani. Harapnya.(mdg/04)

Selasa, 11 Maret 2025

Khabar Gembira..! PT. Pelni Kembali Melaksanakan Mudik Gratis Sambut Idul Fitri 1446 H


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.– Seperti tahun-tahun sebelumnya, PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT. PELNI (Persero) kembali menggelar program mudik gratis untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Program ini hadir untuk membantu masyarakat yang ingin berkumpul bersama keluarga di kampung halaman tanpa harus memikirkan biaya transportasi, sekaligus menjadi wujud kepedulian PELNI terhadap tradisi tahunan umat muslim di Indonesia.

Dalam program mudik gratis ini, PELNI melayani route Kumai – Surabaya (Arus Mudik) menggunakan KM Awu tanggal 23 Maret 2025 dengan jumlah 300 pax, sedangkan untuk Surabaya – Kumai (Arus Balik) menggunakan KM Lawit tanggal 6 April 2025 dengan jumlah 300 pax.

Route Ambon – Banda (Arus Mudik) menggunakan KM Pangrango tanggal 23 Maret 2025 dengan jumlah 300 pax, sedangkan untuk Banda – Ambon (Arus Balik) menggunakan KM Labobar tanggal 12 April 2025 dengan jumlah 300 pax.

Sementara route Makassar – Bima (Arus Mudik) menggunakan KM Tilongkabila tanggal 23 Maret 2025 dengan jumlah 300 pax, sedangkan route Bima – Makassar (Arus Balik) menggunakan KM Tilongkabila tanggal 9 April 2025 dengan jumlah 300 pax.


PELNI mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan kesempatan ini dengan segera mendaftar ke loket PELNI Cabang Bima sebelum kuota habis, mengingat antusiasme yang selalu tinggi pada setiap kegiatan mudik gratis sebelumnya. Informasi lebih jelas silahkan kunjungi PT. PELNI Cabang Bima, Jl. Ksatria No. 2 Penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima. (**)

Minggu, 31 Desember 2023

Selamat Tahun Baru 2023, Pegadaian CP Bolo Sila Bersama Rombongan Di Pantai Sori Nehe, Surga Tersembunyi Kota Bima Yang Belum Dijamah


KOTA BIMA, Media dinamika global.id.~Di sebagian wilayah pesisir Kota Bima, NTB, terkenal dengan deretan pantainya yang menawan dan populer di kalangan para wisatawan.

Salah satunya, Pantai Sori Nehe yang berada di sekitar perbatasan Kelurahan Kolo dan Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.

Pantai ini merupakan satu di antara beberapa wisata tersembunyi di Kota Bima. Pantai tersebut menyimpan keindahan yang belum banyak dijamah orang karena lokasinya tersembunyi.

Tak heran, kondisi kawasan pantai dan perairan pada objek yang satu ini masih bersih dan sangat terjaga dari sentuhan tangan manusia.

Dengan keindahan pasir yang lembut, laut yang jernih dan kehidupan bawah laut yang menakjubkan, kawasan Kolo akhirnya mampu menarik perhatian pemerintah.

Menurut Kepada dinas pariwisata Kota Bima, Muhammad Ntasir, destinasi ini rencananya akan dikembangkan sebagai tempat wisata baru di Kota Bima.

"Secara konsepnya memang sudah ada. Saat ini pantai tersebut sedang dalam proses pendalaman untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata baru. Hal itu bertujuan agar objek wisata tersebut dapat menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara," kata Muhammad Natsir kepada DEDEN seorang jurnalistik. Berdasarkan hasil survey dan pantauan dari media dinamika global, Pada Rabu (31/12/2023). Pukul, 06:30 WITA. 

Terkait Pantai Sori Nehe, pihaknya mengaku telah terjun ke lokasi untuk meninjau langsung potensi yang ada dalam kawasan wisata bahari itu.

Menurut dia, Pantai yang masih terlihat alami dan bersih dari sampah ini cocok untuk dijadikan pilihan sebagai tempat yang layak dikunjungi.


Dari hasil surveinya, lokasi ini memang belum ada fasilitas yang memadai. Hanya ada beberapa pondok tua yang dibuat ala kadarnya oleh warga setempat.

Selebihnya masih dalam kondisi alami dan sangat cocok jadi tempat berkemah bagi pencinta alam.

Namun hal itu menjadi daya tarik tersendiri di pantai tersebut, dan bahkan dikenal masyarakat sekitar sebagai surga bawah air.

Pantai itu berada dibawah kaki Gunung Tonggo Hala yang berpadu langsung dengan laut lepas. Di sekitar juga terdapat pohon kelapa yang bisa digunakan untuk berteduh dari terik matahari.

Namun ada beberapa hal yang akan menarik perhatian saat tiba di pantai itu. Yakni para pengunjung akan disuguhkan hamparan pasir putih yang lembut serta air laut yang biru jernih.


Dari tepi pantai, pengunjung bakal menikmati pemandangan hamparan laut lepas dengan deru ombak yang mengalun pelan ke sisi pantai. Pungkasnya, ( DEDEN CITRAWAN MDG/sekjenMDG).

Senin, 26 Juni 2023

BBM Baru Pertamina Pertamax Green 95 Dijual Mulai Juli 2023


Ekbis. Media Dinamika Global. Id. -Pertamina (Persero) bakal menjual produk bahan bakar minyak (BBM) baru bernama Pertamax Green 95. Rencananya, produk ini akan dipasarkan bertahap mulai Juli 2023. Produk baru itu merupakan percampuran antara Pertamax dengan Bioetanol sebesar 5 persen (E5). 

Bioetanol adalah etanol atau senyawa alkohol yang berasal dari tumbuhan, dan Pertamina dalam hal ini menggunakan tebu. VP Corporate Communication 

Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, saat ini perusahaan sedang menunggu rampungnya proses administrasi untuk memasarkan Pertamax Green 95.  Nama BBM Baru Pertamina dan Kota Pertama yang Menjualnya 

"Rencana Juli (mulai dijual). Ini masih menunggu administratif, mudah-mudahan bisa keluar secepatnya," ungkapnya kepada MDG, Senin (26/6/2023). Menurutnya, administrasi yang sedang diproses yakni perizinan komersialisasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Jika izin tersebut sudah keluar, Fadjar bilang, produk Pertamax Green 95 akan mulai dijual secara bertahap. Mulanya, penjualan akan dilakukan di Surabaya, yang akan tersedia di 10 SPBU kota itu.

 Pemerintah Masih Kaji Kebijakan Aturan Persulit Kendaraan BBM "Begitu izin keluar produk tersebut akan kami mulai tahap awal di beberapa SPBU di Surabaya," kata dia. 

Adapun pemilihan Surabaya sebagai lokasi komersialisasi tahap awal dikarenakan berdekatan dengan produsen bahan baku Bioetanol yang ada di Kabupaten Mojokerto dan Malang. 

Sebelumnya, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana sempat mengungkapkan, produk BBM terbaru Pertamina itu ditargetkan bisa mulai dijual pada Juli 2023. 

 "Mudah-mudahan ini di awal Juli kita bisa melaksanakan untuk wilayah yang terbatas," ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (19/6/2023).(SekjenMDG)

Selasa, 20 Juni 2023

Kurir GoJek Sebulan Terima Penghasilan Segini


Jakarta, Media Dinamika Global. Id. ~ Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memaparkan kajian terbaru tentang pendapatan mitra kurir di GoTo.

Tim peneliti LPEM FEB UI Prani Sastiono mengungkapkan, pengemudi layanan pengiriman paket (GoSend) dengan mekanisme sehari sampai (Sameday) bisa meraup pendapatan mencapai Rp 5.162.381 per bulan setelah merger Gojek dan Tokopedia tahun 2022.

Sebelum merger pada tahun 2021, mitra pengemudi GoSend Sameday memiliki pendapatan per bulan Rp 5.096.250.

"Mitra pengemudi GoSend Sameday yang sudah lama menjadi mitra mengalami peningkatan pendapatan per bulan di tahun 2022. Terdapat potensi pendapatan per bulan sebesar Rp 4.947.143 pada mitra pengemudi baru," jelas Prani saat konferensi pers mengenai Rise Dampak Integrasi GoTo terhadap Mitra di Ekosistem di Tokopedia Tower, Jakarta, Selasa (20/6/2023).

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memaparkan kajian terbaru terhadap mitra di GoTo.

Studi tersebut menunjukkan bahwa mitra usaha Gojek dan GoTo Financial mengalami peningkatan pendapatan rata-rata 5 persen per bulan pada 2022.

Mengungkapkan jumlah pendapatan rata-rata pendapatan Gojek dan GoTo finansial mendapat Rp 5.043.285 per bulan. Angka ini naik dari Rp 4.826,676 per bulan.

Sedangkan, mitra usaha Gojek dan GoTo Financial lama mengalami peningkatan pendapatan di tahun 2022 dan terdapat pendapatan sebesar Rp4.700.765 dari mitra usaha baru.(SekjendMDG)