Media Dinamika Global: Kesehatan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Maret 2026

Respon Cepat Dinkes Kota Bima Tangani Penyebaran Campak Rubella


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bima kini mulai gencar melakukan pencegahan penyebaran Campak Rubella melalui penguatan imunisasi MR (Measles Rubella) terutama bagi anak-anak. 

Dalam hal ini Kadis Kesehatan Kota Bima Ahmad. S. Sos..M.Kes menjelaskan bahwa terjadi peningkatan kasus tahun 2025 sekitar 361 orang terpapar Suspek Campak, yaitu Virus yang gejalanya menyerupai Campak, sampai pada akhir Januari dan Februari tahun 2026. 

Dan setelah dilakukan pemeriksaan pengambilan sampel di laboratorium yang kemudian kita kirim ke Surabaya, Alhamdulillah hasilnya masih Negatif, ujarnya. Senin, (16/03/26)

Lebih lanjut dijelaskannya, Pasca terjadi dugaan penyebaran virus tersebut, kami langsung menggelar pertemuan bersama tim Propinsi dan Kota Bima, juga dihadiri oleh tim WHO dari Indonesia, kemudian kami mengambil langkah-langkah tindakan.

Pertama, setelah dilakukan kajian Epidemiologi, bahwa dengan penyebar luasan Campak yang begitu banyak, itu akan dilakukan Outbreak Response Immunization (ORI), yaitu pemberian Vaksinasi anak yang berusia 9-59 bulan tanpa memperhatikan status Imunisasi sebelumnya.

ORI merupakan jenis Vaksin Campak yang diberi nama Measles Rubella (MR), pungkasnya 

Dikatakannya lagi, Pemberian Vaksinasi tersebut dengan sasaran di Kota Bima dengan usia 9-59 bulan sebanyak, 14.343 anak, maka pemberian ORI tersebut sudah berjalan sejak 5 Maret 2026.

Mudah-mudahan dengan upaya kita memutuskan rantai penyebaran Virus tersebut melalui pemberian Vaksin ORI, kami mampu memenuhi semua target 14.343 anak, dan Alhamdulillah capaian kita hari ini sudah mencapai 20 persen, dari jumlah tersebut.

Semoga tidak terjadi kematian akibat penyebaran Virus Campak yang terjadi di Wilayah Kota Bima, mari kita doakan bersama. 

Dan perlu kita ketahui bersama bahwa, sifat penyakit tersebut, dari satu anak yang terpapar, akan bisa menular hingga 10 atau lebih ke anak yang lain, yang memiliki kekebalan tubuh yang kurang.

Campak ini sendiri berasal dari Kabupaten Bima, kemudian tertular dan menyebar dengan cepat, hal ini terjadi akibat adanya akibat mobilisasi masyarakat yang begitu cepat dari Kabupaten ke Kota Bima, sehingga dari banyaknya masyarakat terdapat satu orang terkena Campak, maka yang lainnya juga yang berdekatan dengannya akan ikut terpapar oleh Virus tersebut., bahkan hingga belasan orang yang berdekatan dengannya akan ikut terpapar.

Cara penularan Virus campak dapat menyebar melalui udara, ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara, maka tetesan kecil yang mengandung virus dapat bertahan di udara selama beberapa waktu dan terhirup oleh orang lain di sekitarnya, sehingga tetesan itu akan menyebabkan orang lain tertular.

Terakhir disampaikannya, yang kedua, mudahnya penyebaran Virus Campak tersebut akibat proses Vaksinasi yang dilakukan tidak maksimal, ini sangat berpotensi meningkatnya penyebaran Campak pada anak-anak.

Dan jika para orang tua menemukan gejala berat, seperti, sesak napas, demam tinggi, kejang-kejang, atau anak terlihat sangat lemah, mengantuk terus, atau sulit dibangunkan, maka segera bawa ke Rumah Sakit, agar anak mendapatkan perawatan secara medis, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. tutupnya. (Tim)

Senin, 16 Maret 2026

BKKBN Kota Bima Siap Bermitra Dengan LSM Dinamika Global Dalam Menyukseskan Program KB




Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memiliki peranan yang sangat besar dalam membentuk keluarga yang sejahtera dan berkualitas.

Dengan menjalankan program Keluarga Berencana (KB) tentunya akan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi dan mencegah lonjakan populasi yang tidak seimbang dengan sumber daya alam, yang berpotensi menimbulkan kekacauan dan keresahan secara sosial maupun ekonomi di masa depan.

Dalam hal ini, Kepala Dinas BKKBN Kota Bima Ichwanul Muslimin, SP.MM, menjelaskan saat ini kami melaksanakan program pengendalian penduduk Keluarga Berencana (KB), dan fokus pada pelayanan KB dengan memanfaatkan Tim pendamping Kelurahan yang dari kesehatan, kami juga memiliki tim penyuluh untuk mengedukasi masyarakat sehingga masyarakat itu paham apa itu Keluarga Berencana (KB). 

Karena dengan program KB, keluarga mereka sehat, sejahtera dan berkualitas, ujarnya. Senin, (16/03/26)

Disisi lain, Ia juga mengajak seluruh masyarakat, maupun penggiat publik, seperti Wartawan, LSM untuk ikut terlibat dalam menciptakan perubahan positif, serta memfasilitasi komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah, 

Bahkan dengan tegas Ichwanul Muslimin SP.MM, selaku Kepala BKKBN Kota Bima, meminta ketertiban pihak NGO (Non-Govemmental Organization) untuk ikut membantu peran BKKBN dalam mensukseskan program KB, sehingga masyarakat memiliki keluarga yang sejahtera dan berkualitas.

Bahkan dirinya siap memfasilitasi keterlibatan pihak NGO untuk bermitra dengan pemerintah dalam hal ini BKKBN Kota Bima, karena menurutnya organisasi ini memiliki peran krusial dalam mengkampanyekan program KB (Keluarga Berencana), "Ia, jika ingin bermitra atau bekerja sama dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk mendukung program KB melalui edukasi dan sosialisasi maupun penyediaan layanan, saya siap untuk memfasilitasinya, ujarnya.

Hebatnya lagi, ketika salah seorang Ketua Umum LSM Dinamika Global, Syahril menawarkan kemitraan, Kepala BKKBN Kota Bima Ichwanul Muslimin SP.MM, menyambut baik keinginan tersebut, bahkan dirinya akan mempertemukan Ketua LSM Dinamika Global tersebut bersama seluruh relasi-relasinya agar bisa berkolaborasi dalam membantu menciptakan Keluarga yang sejahtera dan berkualitas melalui program Keluarga Berencana (KB). (Tim)

Jumat, 13 Maret 2026

TKW Asal Desa Boro Sanggar Bima Sakit Parah, Ingin Pulang Dibantu Pemerintah



Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Tenaga Kerja Wanita (TKW)  asal desa Boro Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat (NTB), Juwiati (36) meminta pemerintah untuk membantu kepulangannya ke Indonesia. Karena,  menderita sakit mengalami tekan darah sampai pecah pembuluh darah ke Otak, Struk, dan lumpuh bagian badan sebelah kiri, hingga mengakibatkan tidak dapat bergerak sama sekali.

Pihak keluarga Juwiati, Ida Farida (45) meminta bantuan kepada pemerintah agar saudaranya dapat pulang ke Kampung halamannya Desa Boro, Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima NTB. 

Dikatakan, juwiati bekerja di Malaysia kurang lebih sudah enam bulan berjalan," katanya. 

Namun, saat ini mengalami sakit  tekanan darah sampai pecah pembuluh darah ke Otak, Struk, dan lumpuh bagian badan kiri, sehingga tidak bisa jalan, semua badannya bengkak.

“informasi terakhir yang saya terima, juwiati sempat dirawat dirumah sakit Malaysia, sekarang sudah dikeluarin karena tidak ada biaya pengobatan," ujanya.

Ida menyampaikan harapan agar pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto, Gubernur NTB,  Bupati Bima,  dapat ikut memberikan atensi. Ia berharap kasus ini dapat dikomunikasikan hingga ke Kementerian Luar Negeri untuk memfasilitasi pengobatan dan mempermudah proses pemulangan Juwiati ke Indonesia, khususnya ke desa Boro. 

Dalam hal ini, pihak keluarga sangat berharap, agar juwiati bisa dirawat di rumah sakit yang ada di Bima saja," harapnya. Seperti dikutip dari Media WARTABUMIGORA.ID sebelumnya.

Kamis, 05 Maret 2026

Kepsek SMPN 1 Woha, Apresiasi Program Cek Kesehatan Gratis Oleh PKM Woha


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Sejumlah Guru di SMP Negeri 1 Woha mengikuti kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan oleh PKM Woha di ruangan TU Sekolah setempat. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelayanan kesehatan bagi instansi-instansi yang berada di wilayah Kecamatan Woha. Selasa, (03/03/26).

Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi kesehatan secara langsung dengan tenaga medis. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan para guru sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kinerja dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Kepala SMP Negeri 1 Woha, Najamudin, Spd, Menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat bagi para guru, mengingat kesehatan merupakan faktor penting dalam menunjang proses belajar mengajar di sekolah.

Sementara itu, pihak PKM Woha menjelaskan bahwa kegiatan cek kesehatan gratis ini akan terus dilaksanakan secara bergilir di berbagai instansi di Kecamatan Woha sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para guru semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.(Tim)

Irjen Nurworo Tekankan Evaluasi MBG, Dokkes NTB Siap Tindaklanjuti


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Personel Biddokkes Polda NTB mengikuti zoom meeting sosialisasi food safety dari Mabes Polri. Kegiatan berlangsung di Aula Biddokkes Polda NTB, Kamis (5/3/2026), mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai.

Agenda diawali pembukaan dan sambutan Kapusdokkes Polri, lalu masuk sesi pemaparan materi dari para pejabat utama di Mabes Polri. Fokus pembahasan mengarah pada penguatan keamanan pangan, dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri.

Kabid Yankes Rokespol Kombes Pol. dr. Freddy Worang Johanes, M.A.R.S., memaparkan peran fasilitas kesehatan tingkat pertama, dalam penanganan kejadian tidak diharapkan saat pelaksanaan MBG.

“FKTP punya peran penting dalam deteksi dini dan penanganan cepat, jika muncul kejadian tidak diharapkan dalam program MBG. Sistem respons harus sigap dan terukur,” tegas dr. Freddy.

Sedangkan Kasatgas MBG Polri Irjen Pol. Nurworo Danang, S.IK. menyampaikan hasil analisis dan evaluasi (anev), pelaksanaan MBG di berbagai wilayah.

“Evaluasi rutin jadi kunci agar program MBG berjalan optimal, tepat sasaran, serta memberi manfaat nyata,” ujar Irjen Nurworo Danang.

Sementara itu, Karo Dokpol Mabes Polri Brigjen Pol. dr. Nyoman Eddy PW., Sp.F., D.F.M. menekankan standar keamanan pangan wajib dipenuhi, dalam setiap tahapan distribusi makanan.

“Food safety bukan sekadar prosedur administratif, tetapi perlindungan kesehatan bagi penerima manfaat,” jelas Brigjen dr. Nyoman Eddy.

Dari Mataram, Kabid Dokkes Polda NTB Kombes Pol. dr. I Komang Tresna, Sp.OG. (K), M.A.R.S., M.H.Kes., mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bersama personel Biddokkes.

Ia menyambut positif sosialisasi tersebut sebagai penguatan kapasitas teknis di daerah.

“Kami siap mendukung penuh pelaksanaan MBG Polri, dengan memastikan standar kesehatan dan keamanan pangan terjaga di wilayah NTB,” ungkap dr. Komang Tresna.

Sesi diskusi berlangsung interaktif sebelum kegiatan ditutup. Sosialisasi itu diharapkan memperkuat sinergi bidang kesehatan, dalam mendukung keberlanjutan program MBG Polri secara profesional dan aman.

Redaksi ||

Gubernur NTB Dorong Penanganan Stunting di Batukliang Utara


Lombok Tengah, Media Dinamika Global.Id- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal, bersama Ketua TP-PKK Provinsi NTB Sinta M. Iqbal, mengunjungi Posyandu Dusun Lantan Duren, Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (5/3). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa sekaligus memastikan penanganan stunting berjalan optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal menyoroti adanya empat anak di Dusun Lantan Duren yang tercatat dalam data stunting. Dirinya meminta agar kondisi tersebut segera ditangani secara serius dengan melibatkan tenaga kesehatan, termasuk dokter anak, agar penyebab utama dapat diketahui dan ditangani secara tepat.

“Nanti kita komunikasi dengan dokter anak untuk melihat apa masalah utama dari empat anak yang masuk data stunting ini. Mudah-mudahan ada solusi sehingga mereka bisa keluar dari daftar stunting,” ujar Gubernur Iqbal.

Selain meninjau pelayanan kesehatan, Gubernur Iqbal juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Desa Lantan yang memiliki peran penting sebagai wilayah penyangga ekosistem di Pulau Lombok. Kawasan tersebut memiliki hutan lindung, wilayah konservasi, serta menjadi daerah tangkapan air bagi sejumlah wilayah di sekitarnya.

“Daerah ini adalah jantungnya NTB. Mungkin masyarakat di sini tidak terlalu merasakan, tetapi mereka yang tinggal di wilayah bawah seperti Batukliang, Praya hingga pesisir sangat bergantung pada kawasan ini,” jelasnya.

Dirinya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan. Pemerintah Provinsi NTB, lanjutnya, tengah menyiapkan berbagai upaya pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat tanpa merusak lingkungan.

“Kita sedang membenahi dan mencari solusi bagaimana memberdayakan masyarakat sekitar hutan agar hutan tetap lestari dan tidak terganggu,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi NTB Sinta M. Iqbal, mengajak para ibu untuk lebih aktif memanfaatkan layanan posyandu serta mendukung para kader dalam menyosialisasikan pentingnya kesehatan ibu dan anak.

Dirinya juga mengingatkan pentingnya membiasakan anak-anak menjaga kebersihan lingkungan sejak dini, termasuk membuang sampah pada tempatnya.

“Anak-anak harus diajarkan sejak kecil untuk menjaga kebersihan. Kalau desa kita bersih, tentu akan semakin indah dan sehat,” katanya.

Kepala Desa Lantan Lalu Irwan, menjelaskan bahwa Posyandu Lantan Duren merupakan salah satu posyandu lama yang dibangun melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Namun saat ini bangunan posyandu mengalami kerusakan setelah atapnya roboh akibat hujan dan angin kencang.

Dirinya mengatakan pemerintah desa sebenarnya telah merencanakan perbaikan melalui musyawarah desa. Namun keterbatasan anggaran membuat rencana tersebut belum dapat direalisasikan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gubernur Iqbal juga melakukan penanaman pohon di Dusun Pemasir, Desa Lantan melalui kegiatan bertema “Tanam Pohon Hidupkan Ramadan” sebagai bagian dari dukungan terhadap gerakan pelestarian lingkungan di daerah. 

Redaksi ||

Jumat, 27 Februari 2026

Gubernur NTB Ambil Langkah Cepat, Pastikan Pasien Kritis Asal Sumbawa Dirujuk ke RSUP


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Lalu Muhamad Iqbal mengambil langkah cepat untuk membantu seorang pasien dalam kondisi kritis asal Kabupaten Sumbawa yang sempat tertahan di rumah sakit akibat kendala biaya dan administrasi.

Pasien tersebut telah menjalani perawatan selama lima hari di salah satu rumah sakit di Kabupaten Sumbawa. Berdasarkan pertimbangan medis, pasien membutuhkan penanganan lanjutan di rumah sakit tipe A di Mataram. Namun proses rujukan terkendala tunggakan administrasi serta biaya operasional rujukan yang tidak mampu dipenuhi keluarga.

Selain itu, BPJS Kesehatan pasien tidak dapat digunakan karena persoalan regulasi yang berkaitan dengan kronologi kejadian, sehingga klaim penjaminan tidak dapat diproses secara normal.

Mendapatkan laporan tersebut, Gubernur NTB segera menginstruksikan jajarannya untuk memastikan penanganan pasien tidak terhambat. Pemerintah Provinsi NTB membantu menyelesaikan kewajiban administrasi di rumah sakit asal, memfasilitasi proses rujukan, serta menanggung biaya ambulans medis.

Tidak hanya itu, keluarga pasien juga difasilitasi rumah singgah di Mataram selama masa perawatan agar tidak terbebani biaya tambahan.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Persoalan administratif tidak boleh menghambat penanganan medis,” demikian arahan Gubernur Miq Iqbal dalam proses koordinasi penanganan. Jum'at (27/2/26).

Saat ini pasien telah tiba di RSUP NTB dan mendapatkan perawatan intensif. Pihak rumah sakit diminta memberikan pelayanan optimal sesuai standar medis yang berlaku.

Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk hadir dan responsif dalam situasi darurat, khususnya ketika menyangkut keselamatan warga.

Redaksi ||

Kamis, 26 Februari 2026

Kunjungi Puskesmas Gerung, Gubernur NTB Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Intervensi Stunting yang Presisi


Lombok Barat, Media Dinamika Global.Id.– Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa penanganan stunting harus dimulai dari pendataan yang akurat dan menyeluruh agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur saat melakukan kunjungan ke Puskesmas Gerung dalam rangka Safari Ramadan 1447 Hijriah. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi istri yang juga Ketua TP PKK NTB, Sinta Agathia, serta berdialog langsung dengan para ibu dan kader posyandu setempat, Gerung (26/2/2026). 

“Kesimpulannya adalah kalau stunting ini yang paling perlu adalah pendataan. Datanya harus betul-betul akurat. Tidak satu faktor yang membuat terjadinya stunting. Bisa jadi genetik, sanitasi buruk, rumah tidak layak huni sehingga rentan terkena TBC dan kelembapan. Tidak ada satu solusi untuk stunting ini. Yang jelas, kalau kita punya data yang baik dan akurat maka kita bisa membangun kebijakan yang lebih presisi sesuai jenis intervensi yang dibutuhkan masing-masing anak,” tegas Gubernur.

Miq Iqbal, sapaan Gubernur juga memberikan apresiasi terhadap berbagai upaya yang telah dilakukan Puskesmas Gerung dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam menangani stunting. 

“Banyak sekali kegiatan puskesmas dalam rangka menangani stunting. Saya ucapkan terima kasih atas upaya intervensi yang serius yang dilakukan Lombok Barat, termasuk pembagian susu. Kita juga akan membantu melakukan identifikasi di daerah-daerah lain, karena saya yakin kebutuhan intervensi di setiap tempat berbeda-beda,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa meskipun angka stunting di NTB menunjukkan tren penurunan, capaian tersebut masih perlu ditingkatkan. 

“Alhamdulillah ada penurunan stunting, tapi ini perlu terus ditingkatkan. Ini masalah yang sangat serius karena menyangkut masa depan anak-anak kita. Kita harus memberdayakan masyarakat untuk menyiapkan masa depan yang lebih baik. Kolaborasi harus kita lakukan, termasuk melalui program desa berdaya di desa-desa dengan kemiskinan ekstrem yang juga memiliki angka stunting tinggi,” jelasnya.

Gubernur juga menekankan bahwa upaya pengentasan stunting tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berupaya mengentaskan stunting. Ini butuh dukungan semua pihak. Pemerintah tidak bisa menyelesaikan sendiri. Peran ibu-ibu sangat penting, terutama yang anaknya sudah menunjukkan kemajuan, untuk bersama-sama saling mendukung,” katanya.

Dalam dialog tersebut, Gubernur juga menyoroti persoalan pernikahan usia anak yang berpotensi meningkatkan risiko stunting. Ia mengingatkan pentingnya kesiapan kesehatan, mental, dan finansial sebelum memutuskan untuk memiliki anak.

Sementara itu, Ketua TP PKK NTB, Sinta Agathia, dalam arahannya menyampaikan bahwa pekerjaan rumah dalam penanganan stunting masih sangat besar. Ia menekankan pentingnya pencegahan bagi anak-anak yang berisiko menuju stunting.

“PR kita dalam penanganan stunting ini sangat berat. Ada anak-anak yang menuju stunting dan harus kita jaga agar jangan sampai benar-benar stunting. Ibu-ibu yang sudah berhasil menjaga anaknya tetap sehat agar bisa membantu ibu-ibu lain yang masih berjuang,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar masyarakat tidak menjadikan pernikahan usia anak sebagai solusi atas persoalan sosial dan ekonomi.

“Tolong dipesankan kepada anak-anak dan keluarga bahwa menikah bukan solusi, justru bisa menambah masalah jika belum siap. Perkuat peran kader dalam memberikan edukasi tentang stunting,” tegasnya.

Menutup arahannya, Sinta Agathia mengingatkan pentingnya kerja keras sejak dini demi masa depan anak.

“Lebih baik kita capek sekarang daripada menyesal ketika anak-anak kita sudah besar. Masa depan mereka bergantung pada apa yang kita lakukan hari ini,” pesannya.

Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor, memperbaiki kualitas data, serta memastikan intervensi yang lebih tepat sasaran dalam upaya percepatan penurunan stunting di seluruh wilayah NTB.

Redaksi ||

Rabu, 25 Februari 2026

Kerja Sama Tim Puskesmas Karang Pule Kota Mataram Terkesan Baik dan Profesional


Kota Mataram. Media Dinamika Global.id.Demi meningkatkan pelayanan kesehatan yang maksimal terhadap warga masyarakat. Puskesmas Karang Pule mencakup Lima (5) bagian wilayah kerja di tiap kelurahan nya. Tim melakukan kunjungan serta pemantauan langsung terhadap Megawati warga RT.003/RW 000. Kelurahan Pagutan Kecamatan Mataram Kota Mataram.

"Menindak lanjuti perihal Laporan Masyarakat itu terkait keadaan Pasien Megawati, yang diterima oleh Bidan Kuratul Aini A.Md.Keb alias (RATU) Bidan kelurahan itu asal Desa ngali kabupaten Bima selaku yang bertugas, dengan sigap dan profesional serta tanggung jawabnya. Dia melakukan kordinasi serta komunikasi kepada: Dr. Yulia Sari Risnawati Kepala Puskesmas (KAPUS) kemudian diteruskan ke Ketut Jepun S.Keb. sebagai Bidan Kordinasi (BIKOR) Puskesmas Karang Pule terkait Tentang Laporan tersebut yang mana pasien Megawati sedang Hamil Besar, namun selain itu ada Dua riwayat penyakit lainnya sehingga perlu dilakukan kontrol secara berkala dan pemantauan khusus. Demi menjaga serta mengetahui kondisi ibu beserta janin nya ungkap dia pada awak media ini saat kunjungan bersama Tim puskesmas Karang Pule dirumah kediaman pasien Megawati. Rabu 25/02/2026

"Selain itu Dr. Yulia Sari Risnawati menjelaskan bahwa Instruksi mengenai keselamatan ibu hamil di Puskesmas berfokus pada Antenatal Care (ANC) Terpadu untuk mendeteksi risiko tinggi secara dini, serta memastikan persalinan aman di fasilitas kesehatan. Kebijakan ini merujuk pada Permenkes No. 21 Tahun 2021 yang mewajibkan pelayanan berkualitas untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Sehingga beberapa program khusus misalnya rutinitas kegiatan posyandu terus kami lakukan demi menjaga terpenuhi kesehatan maksimal pada warga disetiap wilayah tugas nya masing-masing. 

"Lanjutnya Informasi serta Komunikasi adalah bagian terpenting untuk mengetahui kondisi serta keadaan kesehatan bagi warga, ketika ada informasi yang kami terima dari masyarakat ataupun pemerintah setempat, seperti kondisi Pasien Megawati maka kami segera menanggapi untuk kordinasi. Agar tindak lanjut atas perihal informasi tersebut dapat dilakukan dengan proses yang cepat sesuai aturan dan menjalin kerjasama yang baik dan profesional. Tandasnya.

"keluarga pasien Megawati mengapresiasi Atas kinerja anggota Tim puskesmas Karang Pule, terkait kunjungan mereka tentang bagaimana tindakan atau proses perawatan untuk kedepannya terhadap pasien Megawati. Bahkan Kuratul Aini A.Md.Keb alias (RATU) Bidan kelurahan menyampaikan lewat komunikasi via WhatsApp dengan keluarga Pasien, besok akan dampingi serta fasilitasi pasien agar dirujuk ke RS kota Mataram memakai Ambulance milik puskesmas Karang Pule, mengingat keadaan pasien sebagaimana kondisi yang tersebut diatas.(MDG.006)

Selasa, 10 Februari 2026

Pendistribusian Awal, SPPG Suci Tangga Jangkau Tiga Desa Di Kecamatan Monta


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Suci Tangga melaksanakan hari pertama pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, yang berlangsung tertib dan lancar.

Pada pelaksanaan perdana ini, wilayah pendistribusian MBG oleh SPPG Suci Tangga mencakup Desa Sakuru, Desa Monta, dan Desa Baralau. Program tersebut menyasar sejumlah satuan pendidikan sebagai penerima manfaat utama.

Adapun sekolah yang dijangkau dalam pendistribusian hari pertama meliputi MIS Sakuru, SDN Inpres Sakuru, TK dan SDN Sakuru, serta TK yang digabung dengan SMP Negeri 4 Monta. Proses pendistribusian dilakukan sesuai jadwal dengan memperhatikan aspek kebersihan, keamanan pangan, serta kecukupan gizi bagi peserta didik.

Menu makanan yang dibagikan telah disesuaikan dengan standar gizi guna mendukung kesehatan dan meningkatkan konsentrasi belajar anak-anak di sekolah. Dalam pelaksanaannya, distribusi melibatkan pengelola SPPG bersama pihak sekolah untuk memastikan makanan diterima tepat sasaran.

Pemilik dapur MBG Suci, Suharlin, S.Sos, menyampaikan bahwa pendistribusian perdana ini difokuskan pada tiga desa sebagai tahap awal pelaksanaan program.

'Untuk pendistribusian pertama, kami melayani tiga desa, yaitu Desa Sakuru, Desa Monta, dan Desa Baralau. Ke depan, pelaksanaan MBG akan terus kami evaluasi agar berjalan lebih optimal,' ujarnya.

Program Makan Bergizi Gratis ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat.

Diharapkan, melalui pelaksanaan MBG oleh SPPG Suci Tangga, kebutuhan gizi peserta didik dapat terpenuhi sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Ke depan, SPPG Suci Tangga akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Kecamatan Monta dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. (Ombus MDG)

Jumat, 23 Januari 2026

Kurangi Ke Luar Daerah, NTB Mantapkan Layanan Jantung


Mataram, Media Dinamika Global.id.// Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem layanan jantung regional melalui advokasi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pengampuan layanan jantung regional. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Pendopo Wakil Gubernur NTB. 22 Januari 2026.

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan layanan jantung merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan rujukan sekaligus menjamin akses layanan jantung yang cepat, aman, dan merata bagi masyarakat di seluruh wilayah NTB.

“Pengampuan layanan jantung ini sangat strategis untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan rujukan di NTB, terutama dalam menghadapi kasus kegawatdaruratan yang membutuhkan respons cepat, dukungan teknologi serta sumber daya manusia yang andal”, ujar Wagub Dinda.

Dirinya menegaskan, RSUD Provinsi NTB tidak hanya berperan sebagai rumah sakit rujukan utama, tetapi juga sebagai center of excellence regional yang bertanggung jawab melakukan pembinaan, transfer kompetensi, pendampingan klinis, penguatan sistem rujukan serta peningkatan mutu dan keselamatan layanan jantung di rumah sakit jejaring.

Penguatan layanan jantung regional ini sejalan dengan kebijakan nasional Kementerian Kesehatan RI terkait jejaring pengampuan pelayanan kanker, jantung, dan pembuluh darah. Kebijakan tersebut diperkuat melalui penetapan RSUD Provinsi NTB sebagai rumah sakit pengampu regional dengan strata layanan utama.

Dengan kondisi geografis NTB yang terdiri dari Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, Pemerintah Provinsi menilai penguatan sistem rujukan menjadi krusial untuk memastikan pasien dari wilayah terpencil tetap mendapatkan layanan jantung secara cepat dan optimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Lalu Hamzi Fikri, menyampaikan bahwa kegiatan advokasi dan MoU ini merupakan bagian dari upaya koordinasi berkelanjutan dalam pemerataan layanan kardiovaskular di NTB. Menurutnya, penyakit kardiovaskular menjadi salah satu tantangan utama sistem kesehatan karena termasuk penyakit tidak menular dengan angka kematian dan pembiayaan yang tinggi.

“Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia dan di Indonesia berada di urutan kedua setelah stroke. Dari sisi pembiayaan JKN, penyakit ini menyumbang hampir 50 persen dari total pembiayaan penyakit katastropik”, jelasnya.

Dirinya menambahkan, RSUD Provinsi NTB saat ini mengampu sembilan kabupaten/kota dengan kompetensi layanan rata-rata strata madya, sementara RSUD Provinsi berada pada strata utama. Peran tersebut tidak hanya sebagai pusat rujukan, tetapi juga sebagai penggerak jejaring layanan dan pembina teknis bagi rumah sakit di kabupaten dan kota.

Hamzi juga mengungkapkan bahwa penguatan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia terus dilakukan. Saat ini, layanan bedah jantung di RSUD Provinsi NTB telah berjalan secara berkelanjutan, sehingga kasus-kasus bedah jantung tidak lagi banyak dirujuk ke luar daerah seperti ke Bali.

“Kami berharap dukungan penuh pemerintah kabupaten/kota, baik dari sisi SDM, kebijakan, maupun anggaran agar pemerataan dan peningkatan mutu layanan kardiovaskular dapat benar-benar terwujud”, ujarnya.

Melalui pengampuan layanan jantung regional ini, Pemerintah Provinsi NTB menargetkan peningkatan kapasitas SDM kesehatan, standarisasi layanan jantung di seluruh wilayah, sistem rujukan yang lebih efektif dan efisien serta penurunan angka rujukan pasien ke luar daerah.

Pemerintah Provinsi NTB berharap kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam transformasi layanan kesehatan, sekaligus awal terbangunnya ekosistem layanan jantung regional yang terintegrasi, profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien.(Sekjend MDG)

Minggu, 18 Januari 2026

Kunjungan Desa Danger, Gubernur NTB Kucurkan Dana Pemberdayaan dan Apresiasi Relawan Posyandu


Lombok Timur, Media Dinamika Global.id.// Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan kekuatan utama pembangunan Indonesia terletak pada kerelawanan masyarakat, khususnya melalui peran kader Posyandu yang tersebar hingga pelosok dusun. Hal itu disampaikan Gubernur Iqbal saat menghadiri kegiatan masyarakat di Desa Danger, Lombok Timur. Dirinya menceritakan pengalamannya saat menerima kunjungan Menteri Pembangunan Internasional Kanada, yang secara khusus terkesan dengan sistem Posyandu di Indonesia (18/1/2026).

“Selama 15 menit saya hanya bercerita tentang hebatnya Posyandu. Beliau kaget ketika saya sampaikan bahwa di satu provinsi saja ada sekitar 41 ribu kader Posyandu, yang artinya hampir setiap dusun punya kader”, tuturnya.

Menurutnya, para kader Posyandu bekerja dengan dedikasi tinggi, ikhlas, militan. Pagi, siang, malam mengurus kesehatan anak-anak dan ibu-ibu di tengah keterbatasan anggaran dan fasilitas. Dirinya menyebut kekuatan ini sebagai the power of voluntarism, kekuatan relawan yang menjadi ciri khas Indonesia.

“Anggaran boleh terbatas, fasilitas boleh kurang, tetapi semangat kader Posyandu tidak pernah surut”, ujarnya.

Dirinya mengapresiasi selesainya kantor desa yang difungsikan sebagai perpustakaan, yang dinilai sebagai langkah penting dalam membangun literasi masyarakat. Sebagai bentuk dukungan, Gubernur Iqbal berkomitmen menyumbangkan 100 buku untuk anak-anak dan melengkapi perpustakaan dengan fasilitas pendukung seperti tempat baca dan papan tulis.

“Kalau kita ingin mengubah masa depan, salah satu jalannya adalah melalui literasi. Membaca adalah jendela dunia”, tegasnya.

Dalam hal pemberdayaan ekonomi, Gubernur Iqbal menekankan pembangunan infrastruktur tidak akan bermakna jika masyarakat masih berada di bawah garis kemiskinan. Oleh karena itu, dirinya menyiapkan dana Rp100 juta di BPR NTB sebagai pinjaman tanpa bunga dan tanpa biaya administrasi bagi masyarakat, yang difokuskan untuk UMKM dan ketahanan pangan, termasuk usaha peternakan ayam.

Seluruh biaya bunga, administrasi, dan asuransi akan disubsidi, sehingga masyarakat dapat mengakses permodalan secara mudah dan adil. Program ini juga diharapkan mampu mendukung kebutuhan pangan nasional, termasuk menyuplai program strategis Presiden Prabowo Subianto seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain itu, Gubernur Iqbal menyerahkan bantuan pribadi berupa 100 buku, gazebo/berugak untuk ruang baca, serta Rp100 juta dan 100 sak semen untuk pembangunan gedung serbaguna, termasuk dukungan modal bergulir Rp30 juta bagi kader Posyandu untuk penguatan UMKM dan kemandirian ekonomi. Dimanfaatkan sepenuhnya untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat. Dana tersebut akan dipinjamkan secara bergantian kepada kader untuk membuka usaha, dengan pengelolaan kolektif melalui mekanisme arisan.

“Bertujuan agar kader Posyandu tidak hanya kuat secara sosial, tetapi juga mandiri secara ekonomi”, imbuhnya.

Pada akhir sambutan, Gubernur NTB yang mantan Duta Besar itu menegaskan arah kebijakan Pemerintah Provinsi NTB selama tiga tahun terakhir difokuskan pada tiga agenda besar, yakni penurunan kemiskinan, pengembangan pariwisata berkelas dunia, dan penguatan ketahanan pangan.

“Semua OPD saya minta satu barisan. Semua program harus sejalan dengan tiga fokus ini”, pungkasnya. (Sekjend MDG)

Sabtu, 20 Desember 2025

TP.PKK Kabupaten Bima Kembali Berkiprah di Selasa Menyapa Langgudu


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Seperti pada kegiatan Selasa Menyapa di beberapa kecamatan sebelumnya, Kamis (18/12) jajaran Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, melalui semua Pokja yang ada melakukan beragam kegiatan baik aspek kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan dan beragam kegiatan lainnya. Sabtu, (20/12/25)

Ketua TP PKK Kabupaten Bima melalui Sekretaris organisasi tersebut Saadatul Ummi, ST memaparkan, kegiatan yang direalisasikan oleh 4 kelompok kerja (Pokja) itu mencakup pemberian 40 paket kebersihan rumah tangga bagi ibu hamil di SDN Karumbu. 

Sementara di tempat yang sama, melalui Pokja IV, TP. PKK kabupaten Bima memberikan edukasi pencegahan kanker serviks. Juga melakukan pembinaan dan advokasi pada kelompok kelas ibu hamil terkait pemanfaatan buku kesehatan ibu dan anak (KIA), pemeriksaan kehamilan, "Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) yang ditujukan untuk memastikan ibu hamil mendapatkan perawatan yang tepat selama kehamilan dan persalinan, serta mencegah komplikasi yang mungkin terjadi.

Masih terkait kesehatan perempuan, dilakukan advokasi 

reproduksi sehat dan screening dan imunisasi HPV DNA. Sebuah tes untuk mendeteksi DNA virus Human Papillomavirus (HPV) yang dapat menyebabkan kanker serviks. Tes ini biasanya dilakukan untuk screening awal kanker serviks, terutama untuk mendeteksi HPV". Terangnya.

Dalam upaya mendorong peningkatan literasi, Pokja II memfasilitasi pembentukan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Dusun Oi Balu Desa Karumbu, dan yang tidak kalah pentingnya adalah melalui Pokja TP. PKK Kabupaten Bima menggelar penyuluhan kepada kelompok umur lanjut usia (Lansia) di halaman SDN Karumbu. (Red)

Kunjungi Sejumlah Pos Yankes Selasa Menyapa, Wabup H. Irfan Apresiasi Peran Nakes


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id Dalam kunjungan ke beberapa pos pelayanan kesehatan (Yankes) dan KB gratis pada sejumlah titik pelayanan baik di halaman kantor desa Karumbu, SDN Karumbu, Kantor Desa Kalodu dan beberapa titik lainnya yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan Selasa Menyapa Kecamatan Langgudu Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy secara khusus menyampaikan apresiasi atas kinerja luar biasa para tenaga kesehatan dan tenaga medis yang mengabadikan diri pada kegiatan tersebut. Kamis (18/12) 

“atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para tenaga kesehatan (Nakes) yang telah membantu pemerintah daerah dalam menyukseskan program Selasa Menyapa. Kehadiran dan dedikasi para nakes sangat membantu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Kecamatan Langgudu". Ujar Wakil Bupati di sela peninjauan beberapa pos pelayanan kesehatan dan KB gratis yang digelar di SDN Karumbu.

Melalui program Selasa Menyapa, Pemerintah Kabupaten Bima berharap sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjaga demi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Langgudu yang telah memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting keberhasilan program Selasa Menyapa sebagai upaya mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Pelayanan kesehatan gratis tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Kalodu dan SDN Karumbu. Berbagai layanan diberikan kepada masyarakat, di antaranya Cek Kesehatan Gratis (CKG), pengobatan gratis, pemasangan alat kontrasepsi (KB), sunatan massal, pelayanan kesehatan ibu hamil, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi bayi dan balita, serta penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan kesehatan gigi dan mulut di lingkungan sekolah.

Sejumlah organisasi profesi dan instansi yang terlibat dalam pelayanan kesehatan di Kecamatan Langgudu antara lain Dinas Kesehatan, RSUD Bima, RSUD Sondosia, TP. PKK dan GOW, Puskesmas/Pustu, Posyandu, IKA BOGA, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia

(IAKMI), Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI). (Tim)

Jumat, 19 Desember 2025

Posyandu Kalende Indah Desa Naru Sape.Bima Raih Juara 2 Lomba Posyandu Tk.Propinsi NTB Tahun 2025

Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Bertepatan dengan launching Desa Berdaya oleh gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP., M.Si,sekaligus diberikan penghargaan kepada desa yang berprestasi termasuk 4 Desa Berprestasi yang ada di Kabupaten Bima.(Selasa.16 Desember 2025)

Acara dihadiri oleh Wagub NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M IP, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi, Ibu Sinta Agathia Ikbal,  Bupati Bima Ady Mahyudi dan ibu ketua tim pembina posyandu kabupaten Bima, ibu Murni Suciyanti Ady Mahyudi.

Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Bima telah meraih berbagai penghargaan bergengsi dalam berbagai kategori lomba di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Salah satunya Desa Naru Kecamatan Sape Pada lomba posyandu Tingkat Propinsi NTB Tahun 2025.




Kepala Desa Naru (Nasarudin) Saat menerima penghargaan merasa bangga dan bersyukur atas penghargaan ini,semoga kedepannya bisa meraih yang lebih baik lagi.

Nampak terlihat juga Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima sekaligus sebagai ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti Ady Mahyudi mengikuti acara launching Desa Berdaya di desa Taman Ayu Kab Lombok Barat. Dalam kesempatan tersebut telah diberikan penghargaan bagi desa berprestasi, Alhamdulillah kabupaten Bima mendapatkan beberapa penghargaan dalam berbagai kategori diantaranya; 

- Desa Karumbu kec Langgudu, meraih Juara 1 lomba desa berkinerja baik dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting tingkat Provinsi NTB tahun 2025  dan masuk 5 besar Regional 

- Desa Lanta Kec Lambu, meraih Juara 1 lomba desa tingkat Provinsi NTB tahun 2025

- Posyandu Kalende Indah Desa Naru Kec Sape meraih juara 2 lomba Posyandu Tingkat Provinsi NTB tahun 2025 

- Desa Boke kec sape, meraih Juara 2 lomba desa berkinerja baik dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting Tingkat Provinsi NTB tahun 2024

Acara berlangsung dengan lancar,meriah dan sukses yang kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.

(Team.MDG.03)

Senin, 15 Desember 2025

Kades Belo Ucapkan Terima Kasih kepada Gubernur NTB, Posyandu Muhajirin Raih Juara I Tingkat Provinsi NTB


Sumbawa Barat, Media Dinamika Global.Id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Desa Belo, Kecamatan Jereweh kabupaten Sumbawa Barat. Posyandu Muhajirin berhasil meraih Juara I Posyandu Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), sebuah capaian yang disambut penuh rasa syukur oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Kepala Desa Belo, Kaharuddin, S.H.I., M.Pd menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur NTB atas dukungan, perhatian, dan kebijakan yang selama ini mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke tingkat desa.

“Keberhasilan Posyandu Muhajirin menjadi Juara I tingkat Provinsi NTB tidak lepas dari perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi NTB, khususnya Bapak Gubernur NTB, H. Dr. Lalu Muhamad Iqbal. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Kepala Desa Belo saat diwawancara di kota Mataram. Selasa (16/12/25).

Menurut Kades, prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh kader posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat Desa Belo yang secara konsisten mendukung program kesehatan ibu dan anak.

Posyandu Muhajirin dinilai unggul dalam berbagai aspek, mulai dari pelayanan kesehatan, administrasi, inovasi program, hingga keterlibatan masyarakat. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan berbasis masyarakat mampu berkembang pesat apabila didukung sinergi yang kuat antara pemerintah dan warga.

Kades menjelaskan, 6 SPM Posyandu (Standar Pelayanan Minimal) adalah transformasi Posyandu dari fokus kesehatan ibu dan anak menjadi pusat layanan komprehensif. "Emam program posyandu ini, yaitu bidang Kesehatan, Pendidikan, Sosial, Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Ketertiban/Keamanan," jelasnya.

Kades berharap, capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh posyandu di Desa Belo maupun desa lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Prestasi ini bukan akhir, melainkan awal untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami berkomitmen mempertahankan dan meningkatkan kualitas Posyandu Muhajirin ke depan,” tegasnya.

Lebih lanjut Kades, dengan diraihnya Juara I tingkat Provinsi NTB, Posyandu Muhajirin mampu menjadi contoh dan inspirasi bagi posyandu lain dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.

"Kades juga menyampaikan terima kasih kepada Panitia Penilaian Lomba Posyandu Tingkat Provinsi NTB," tuturnya.

Diakhir disampaikan Kades, bahwa Posyandu Muhajirin sudah siap dan matang untuk lanjut ke tingkat Nasional. Semoga posyandu Muhajirin dapat raih lagi di tingkat Nasional. "Ia meminta kepada Gubernur NTB untuk terus mendukung penuh, mensuport  posyandu Muhajirin kerena ini membawa nama baik daerah dan masyarakat NTB pada umumnya," pungkasnya.

Redaksi  ||

Kamis, 11 Desember 2025

Pemkab Deliserdang Komitmen Dalam Wujudkan Deliserdang sehat Bersih dari Sampah

 


Deli Serdang. Media Dinamika Global.id. Tak ada yang boleh merusak citra Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang untuk bertransformasi menjadi daerah yang lingkungannya bersih dan sehat, terutama dari persoalan sampah.

Apalagi, kebersihan merupakan salah satu fokus utama Pemkab Deli Serdang di bawah pemerintahan Bupati, dr H Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS, dan tertuang dalam salah satu misi dari empat misi besar pembangunan Deli Serdang, yakni Sehat Lingkungannya.

Salah satu upaya yang terus dilakukan untuk mewujudkan misi Sehat Lingkungannya itu, Pemkab Deli Serdang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pemerintah kecamatan, langsung turun tangan untuk penertiban tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal, dan melakukan pengawasan ketat terhadap pembuangan-pembuangan sampah liar.

"Kami siap mendukung penuh pemerintah kecamatan se-Kabupaten Deli Serdang dalam menindak pelaku pembuangan sampah liar. Setiap pelanggaran akan kami proses sesuai ketentuan. Kami mengajak warga untuk tertib dan bekerja sama demi menjaga kebersihan lingkungan," tegas Kasatpol PP Deli Serdang, Marjuki SSos MAP, Rabu (3/12/2025).

Terpisah, Camat Percut Sei Tuan, A Fitrian Syukri SSTP MSi menjelaskan, pihaknya bersama personel Satpol PP telah menertibkan pembuangan sampah liar menggunakan becak motor (Betor) yang dilakukan masyarakat, salah satunya di Desa Kolam, Kecamatan Percut Seituan, pada 24 November 2025 lalu.

Betor tersebut diduga mengangkut sampah dari rumah-rumah warga untuk dibuang sembarangan di lahan terbuka.

Praktik tersebut sudah meresahkan masyarakat karena menyebabkan bau tidak sedap, mencemari lingkungan, serta memicu risiko penyakit.

Tindakan seperti itu tidak boleh berlanjut karena bertentangan dengan aturan kebersihan dan sangat merugikan warga.

"Kami bertindak cepat karena laporan masyarakat sudah sangat jelas. Pembuangan sampah secara liar harus dihentikan. Ini merusak lingkungan dan tidak bisa lagi ditoleransi," tegas Camat.

Kepada masyarakat diimbau agar tidak lagi membuang sampah secara sembarangan.

"Jika warga tidak tahu harus membuang sampah kemana, silakan jumpai Kepala Desa. Nanti akan didata untuk menjadi Wajib Retribusi Sampah (WRS), sehingga sampah dapat diangkut secara teratur. Dengan begitu, lingkungan kita menjadi lebih tertib dan lebih sehat," ujar Camat.

Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, lanjut Camat, sangat penting. Sistem pengangkutan sampah yang resmi telah disiapkan desa dan kecamatan agar kebersihan wilayah tetap terjaga.

Selain itu, sambung Camat, berdasarkan arahan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, agar semua perangkat daerah melakukan Jumat Bersih. Bergotong royong melakukan pembersihan sampah di semua kecamatan setiap hari Jumat.

6 KECAMATAN BEBAS SAMPAH 

Di sisi lain, Pemkab Deli Serdang saat ini tengah mengikuti proses penilaian Adipura yang dilakukan tim penilai pusat. Penilaian dilaksanakan di enam kecamatan, yakni Percut Sei Tuan, Tanjung Morawa, Deli Tua, Sunggal, Namorambe, dan Patumbak.

‎Dalam penilaian tersebut, seluruh titik yang sebelumnya dikenal sebagai lokasi pembuangan sampah liar dipastikan sudah tidak berfungsi lagi. Seluruh lokasi pembuangan sampah liar telah ditutup secara permanen, dan saat ini tidak ditemukan lagi timbunan sampah liar di enam kecamatan yang dinilai.

‎Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Deli Serdang, Debora menegaskan, pihaknya telah melakukan pengawasan intensif sejak jauh hari sebelum tim Adipura turun ke lapangan.

‎"Kami memastikan seluruh titik yang dulu menjadi lokasi pembuangan sampah liar telah ditutup. Saat ini, kondisi di enam kecamatan yang dinilai sudah bersih dan tidak ditemukan lagi sampah liar," tegas Debora.

‎Keberhasilan menutup seluruh titik pembuangan sampah liar ini tidak terlepas dari kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga peran aktif masyarakat yang semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

‎Debora berharap, melalui upaya maksimal yang telah dilakukan, Kabupaten Deli Serdang dapat meraih hasil terbaik dalam penilaian Adipura tahun ini.

‎"Adipura bukan sekadar penghargaan, tetapi bentuk komitmen kita bersama dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat," pungkasnya.


Debora menambahkan, agar setiap oknum yang memviralkan sampah di Deli Serdang, diapreasiasi dengan cara merekrutnya sebagai penggiat lingkungan yang bekerja sama dengan desa dan kecamatan.

Itu dilakukan untuk penjagaan penuh dalam razia/ronda sampah liar secara rutin bersama Pemkab Deli Serdang guna mengamankan warga nakal yang tidak mau membayar retribusi sampah dan memilih untuk membuang sampah sembarangan. 

"Alangkah bijaknya bentuk cinta lingkungan kita tidak hanya menyudutkan pemerintahan dalam bekerja, melainkan memviralkan orang-orang yang masih saja nakal membuang sampah sembarangan," jelasnya.

Dia berharap, masyarakat memahami fungsi papan imbauan larangan membuang sampah. Bukan sekadar dibaca, tetapi dilaksanakan. 

"Jika papan imbauan tidak dianggap oleh masyarakat, maka bukan pemerintahnya yang disudutkan dan disalahkan, melainkan masyarakat itu sendiri yang harus malu karena masih rendahnya budaya membaca, memahami fungsi papan imbauan serta masih rendahnya kesadaran dalam penerapan pola hidup bersih," tutupnya.(Tim)

Sabtu, 25 Oktober 2025

Khalid Lantik Asosiasi Futsal Kota Banda Aceh, Ikbal Maulana Jadi Ketua Umum, Tumad Exco


Banda Aceh. Media Dinamika Global.id. Khalid dari Asosiasi Futsal Aceh (AFA) resmi melantik kepengurusan Asosiasi Futsal Kota Banda Aceh (AFK) periode 2025-2029. Posisi ketua umum kali ini dipegang Ikbal Maulana dan Rifki Aufaa Mukia menjadi waketum.

Acara pelantikan yang berlangsung di Aula Balaikotq Mawardy Nurdin, Banda Aceh, pada Sabtu (25/10/25), dalam sambutannya, Khalid menekankan pentingnya kolaborasi untuk pengembangan prestasi futsal di Kota Banda Aceh.

Untuk posisi Executive Commite (Exco) AFK Banda Aceh 2025-2029 salah satu yang dilantik oleh M. Khalid adalah Tuanku Muhammad.

Tumad dipercaya sebagai Exco dengan tugas membawahi bidang Pendanaan dan sponshorship.Tumad mengungkapkan komitmennya dalam mendukung perkembangan futsal di Kota Banda Aceh.

“Saya mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan ini. Sebagai bagian dari Asosiasi Futsal Kota Banda Aceh kedepan saya siap berkolaborasi dengan para pengurus AFK dan Exco lainnya serta berbagai pihak untuk mendukung kemajuan prestasi Futsal dan mendukung generasi muda Kota Banda Aceh untuk gemar berolahraga salah satunya melalui olahraga Futsal," ujar Tumad.

Tumad yang juga wakil Ketua komisi III DPRK Banda Aceh berharap kedepan anak-anak muda di Kota Banda Aceh bisa memilih olahraga sebagai kegiatan sehari-sehari dalam kehidupannya daripada terlibat dalam kegiatan-kegiatan negatif yang dapat merusak jiwa dan badan.

Hadir sekaligus memberi kata sambutan dalam pelantikan AFK tadi malam Ketua KONI Banda Aceh Heri Julius, Said Fauzan Staf Ahli yang mewakili Walikota Banda Aceh, Sekum AFA, Exco AFA dan para pemai n Futsal Kota Banda Aceh. (Tim MDG)

IARMI Bima Sukses Gelar Senam Sehat Bersama Untuk NKRI


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Bima bekerja sama dengan Kodim 1608/Bima sukses melaksanakan kegiatan Senam Sehat Bersama untuk NKRI yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat. Sabtu, (25/10/25)

Peserta kegiatan terdiri dari anggota TNI (personel Kodim 1608/Bima, Danramil Woha dan Bolo, serta anggota Kompi Senapan), anggota Polres Bima Kota, Polres Kabupaten Bima, Batalyon C Satbrimob Polda NTB yang berlokasi di Sambinae Kota Bima, aparat Pemerintah Daerah, dan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Turut hadir pula Wakapolres Bima Kabupaten beserta jajaran.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk peran dan dukungan Anggota DPR RI Dapil Pulau Sumbawa Hj. Magdalena yang turut memberikan semangat bagi suksesnya kegiatan kebangsaan ini. Selain itu, peran dan dukungan anggota DPRD provinsi NTB Abdul Rauf juga menjadi dorongan penting dalam menyukseskan acara ini.

Dukungan juga datang dari berbagai BUMN seperti Bank NTB Syariah, Bank Mandiri, BNI, BRI, dan PT PLN, serta sejumlah perusahaan swasta. Acara semakin meriah dengan partisipasi UMKM kuliner dan kerajinan lokal yang dikoordinasikan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bima.

Kehadiran Ketua dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Dinas Damkarmat Kabupaten Bima juga turut memeriahkan kegiatan ini, menunjukkan sinergi dan dukungan nyata kaum perempuan dalam mendukung semangat kebersamaan dan kesehatan masyarakat. Kanza studio sebagai instruktur senam dengan semangat memandu seluruh peserta, menambah antusiasme dan semaraknya kegiatan.

Mewakili Dandim 1608/Bima, Danramil Woha bersama unsur pimpinan Polres Bima Kota, Polres Kabupaten Bima, dan Kompi Brimob Bima turut menyampaikan pesan penting bahwa semangat persatuan dan kesatuan harus terus digalakkan sebagai wujud nyata peran strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kegiatan Senam Sehat Bersama untuk NKRI ini mendapat apresiasi positif dari Pengurus Nasional IARMI, yang disampaikan langsung oleh Sekjen IARMI Ir. A. Riza Patria, MBA, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), melalui tayangan video ucapan selamat dan motivasi.

Ketua IARMI Bima Raya, A. Rifai, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Ia berharap momentum seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menjaga kebugaran, semangat kebersamaan, serta keutuhan NKRI.

Selain kegiatan senam, Ketua IARMI Bima Raya yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Bima turut memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menggerakkan petugas pemadam kebakaran untuk melaksanakan simulasi pemadaman kebakaran.

Dalam simulasi tersebut, petugas mendemonstrasikan cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan selimut api, yang langsung dipraktikkan oleh anggota TNI, Polri, serta masyarakat dan ibu-ibu hebat peserta kegiatan.

Kegiatan ini menjadi simbol nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempererat rasa persatuan dan cinta tanah air.

BERSATU UNTUK NKRI! DARI BIMA UNTUK INDONESIA HEBAT!BRAVO IARMI, TNI, POLRI, DAN RAKYAT INDONESIA!. (Tim MDG)

Kamis, 12 Juni 2025

Wujudkan Pelayanan Prima, RSUD Manggelewa Dompu Mulai Operational Radiologi


Media Dinamika Global.Id ||
Dompu, NTB - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manggelewa terus berupaya meningkatkan tata kelola Rumah Sakit yang cepat, tanggap, dan inovatif serta efisiensi pelayanan dalam rangka mewujudkan pelayanan yang lebih efektif dan efisien, RSUD Manggelewa meningkatkan inovasi serta penataan organisasi dalam rangka mewujudkan pelayanan prima sebagai pusat rujukan dari seluruh Puskesmas yang ada di Dompu bagian barat.

Puskesmas bagian Dompu barat, yakni, Puskesmas Soriutu, Puskesmas Kempo, Puskesmas Calabai, Puskesmas Nanga kara, Puskesmas Kilo, Puskesmas Sanggar dan Tambora.

RSUD Manggelewa Dompu, pada prinsipnya akan menerima pelayanan pasien radiologi, namun ekstensinya belum ada dokter spesialis.

Direktur RSUD Manggelewa Dompu, Dr. Hj. Laela Soraya menyebutkan bahwa rumah sakit saat ini membutuhkan pelayanan yang lebih dinamis dan efisien. Sudah saatnya organisasi rumah sakit tidak lagi terjebak dalam birokrasi yang panjang, pelayanan harus cepat dan responsif.

"Ia berharap kehadiran Dokter Spesialis Saraf dapat memberikan wawasan baru dalam pengelolaan rumah sakit yang lebih adaptif dan efektif," ucap Dr. Hj. Laela Soraya.

Lebih lanjut Dokter Hj. Ela sapaan akrabnya, dengan adanya Dokter Spesialis saraf ditahun 2025 ini,  cukup memberikan pelayanan pasien yang ada diwilayah Dompu bagian barat.

"Pasien tidak mengeluarkan biaya yang banyak dan transportasi yang relatif mahal jauh dari harapan," tutur Dokter Umi Ela.

Sambung Direktur RSUD Manggelewa, kami telah berusaha semaksimal demi pelayanan yang prima kepada masyarakat melaui alat praktik radiologi sudan mulai operasi penggunaannya.

"Alhamdulillah, di bulan Juni 2025 ini, akhirnya harapan kami selama ini sudah tercapai dan sukses," terang Dokter Umi Ela, perempuan dikenal ramah dan Humanis.

Ditambahkan Umi Ela terkait dengan limbah rumah sakit Manggelewa telah diatur dalam sistim kerjasama dengan pihak ke 3, dengan cara pengambilan sampah dua kali seminggu sesuai jadwal yang ditentukan. 

"Lebih efektif dan efisiensi pelayanan untuk masyarakat, akan mengkondisikan sistim kerja fortime, namun pada Dokter masih pinjam Dokter RSUD Dompu," pungkas Dokter Ela, perempuan murah senyum ini.

Redaksi _ Surya Ghempar.