Media Dinamika Global: Pendidikan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Januari 2026

SDN 01 Tente Diduga Kurang Perawatan, Warga Soroti Kebersihan Lingkungan Sekolah.

Bima. Media Dinamika Global.Id_Kondisi lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, menuai sorotan dari masyarakat sekitar. Sekolah yang berada di jalur utama dan jantung ibu kota kabupaten tersebut dinilai kurang mendapatkan perawatan yang semestinya.

Pantauan di lokasi menunjukkan area depan sekolah, termasuk tugu dan pagar, dipenuhi rumput liar yang tumbuh tinggi dan menutupi sebagian fasilitas sekolah. Kondisi tersebut terkesan dibiarkan tanpa penanganan oleh pihak sekolah.

Padahal, SDN 01 Tente merupakan salah satu sekolah penggerak yang seharusnya menjadi contoh bagi sekolah lain, khususnya dalam hal pengelolaan lingkungan dan kebersihan sekolah di wilayah Kecamatan Woha.

Masyarakat sekitar menyayangkan kondisi tersebut. Menurut mereka, lingkungan sekolah yang bersih dan terawat sangat penting untuk menunjang kenyamanan proses belajar mengajar serta menciptakan kesan positif bagi masyarakat.

“Seharusnya kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah diperhatikan, baik di dalam kelas maupun di luar area sekolah. Tapi kondisi SDN 01 Tente saat ini terlihat seperti tidak terurus dan seakan-akan tidak ada aktivitas,” ujar salah seorang warga.

Warga berharap pihak terkait, baik kepala sekolah maupun dewan guru, dapat segera mengambil langkah untuk membenahi lingkungan sekolah demi menciptakan suasana belajar yang nyaman serta menjaga citra sekolah sebagai lembaga pendidikan.(Mdg/04)

Senin, 19 Januari 2026

Warga Sekolah SDN Inpres Kumbe Keluhkan Kekurangan Kursi dan Meja Belajar.

Woha, Bima. Media Dinamika Global.Id_ Warga sekolah SDN Inpres Kumbe yang terletak di Desa Risa, Kecamatan Woha, mengeluhkan kekurangan sarana belajar berupa kursi dan meja siswa. Dari enam ruang kelas belajar (RKB) yang tersedia, hanya sebagian kecil yang memiliki kursi dan meja yang layak digunakan.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada proses belajar mengajar. Sejumlah siswa terpaksa mengikuti kegiatan pembelajaran tanpa fasilitas yang memadai. Kekurangan kursi dan meja ini diketahui telah berlangsung cukup lama dan menjadi perhatian serius pihak sekolah.

Kepala SDN Inpres Kumbe, Arsyad, S.Pd, menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat segera memberikan perhatian dan bantuan.

“Kami sangat berharap adanya bantuan kursi dan meja belajar agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan nyaman dan optimal bagi para siswa,” ujar Arsyad. Pada media ini selasa tanggal (20/1/26).

Pihak sekolah berharap pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan tersebut dapat segera direalisasikan demi menunjang kualitas pendidikan serta kenyamanan belajar siswa di SDN Inpres Kumbe.(Mdg/04)

Minggu, 18 Januari 2026

Anggota DPRD NTB Harwoto, SH Sosialisasikan Raperda Perubahan Perda Bale Mediasi di SMA Negeri 2 Woha.



Bima. Media Dinamika Global.Id_Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Harwoto, SH, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2018 tentang Bale Mediasi, yang berlangsung pada 18 hingga 20 Januari 2026. Pada hari senin tanggal (20/1/26) di aula Sekolah SMA Negeri 2 Woha.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat terkait peran dan fungsi Bale Mediasi sebagai wadah penyelesaian sengketa di luar jalur pengadilan, yang mengedepankan musyawarah dan kearifan lokal.

Dalam pemaparannya, Harwoto, SH menegaskan bahwa perubahan Perda Bale Mediasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem penyelesaian konflik sosial di tingkat masyarakat. Menurutnya, Bale Mediasi memiliki peran penting dalam menciptakan ketertiban, keharmonisan, serta keadilan sosial secara cepat dan efektif.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat memahami manfaat Bale Mediasi sebagai solusi penyelesaian persoalan sosial tanpa harus menempuh proses hukum yang panjang,” ujar Harwoto.

Ia juga menambahkan bahwa revisi Perda tersebut disesuaikan dengan dinamika sosial serta kebutuhan hukum masyarakat saat ini, sehingga Bale Mediasi dapat berfungsi lebih optimal dan responsif terhadap berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari peserta yang hadir, terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta unsur pemerintahan setempat. Para peserta berharap Bale Mediasi dapat terus diperkuat dan diimplementasikan secara maksimal di daerah masing-masing.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil 6 meliputi Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Dompu, Harwoto, SH menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas serta memperkuat penyelesaian konflik berbasis kearifan lokal.(Mdg/04)

Jumat, 16 Januari 2026

Persiapan Rapat Tahunan Anggota, dan Pemilihan Pengurus & Pengawas di Aula SMKN 2 Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah (KSPSS) menyelenggarakan Rapat Anggota di Aula SMKN 2 kota bima sebagai bagian dari langkah transformasi kelembagaan melalui implementasi spin-off unit-unit usaha menjadi koperasi primer tersendiri Sabtu 17 /01/2026.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengukuhkan keputusan strategis yang sebelumnya telah dirumuskan dalam lokakarya rancang bangun koperasi dan Amanah anggota pada kegiatan Rapat Anggota Tahunan buku 2025.

Rapat anggota ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan strategis, yakni Pimpinan koperasi serta dari seluruh guru guru SMKN 2 kota bima wilayah operasional unit layanan koperasi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota bima serta Ketua Dewan Koperasi, KPRI Surya Rekayasa Syariah kota Bima, serta para pengurus, pengawas, DPS, manajemen koperasi dan perwakilan anggota aktif.

Tujuan rapat anggota untuk memfinalisasi proses pemisahan unit usaha Koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah menjadi tiga koperasi primer yaitu koperasi konsumen syariah, Koperasi jasa syariah dan koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah (KSPPS) Ketiganya akan dikoordinasikan oleh koperasi sekunder yang berfungsi sebagai pusat sinergi dan holding.

Rapat dilaksanakan secara deliberatif, diawali dengan pemaparan progres kesiapan struktur koperasi hasil spin-off, laporan keuangan dan SDM unit, serta penyusunan komitmen bersama pengurus, Pimpinan Rapat, pengawas, dewan syariah, beserta ortom di semua tingkatan untuk mengawal pelaksanaan spin-off secara bertahap, legal dan konstitusional. Forum ini juga menghasilkan persetujuan atas agenda pembentukan badan hukum koperasi baru dan serah terima aset unit.

“Transformasi ini bukan hanya langkah struktural, tapi juga spiritual dan strategis. Dengan spin-off, koperasi kita akan lebih fokus, efisien, dan berdampak nyata bagi anggota dan umat,” ujar Ketua Pengurus Koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah, saat memberikan sambutan.

Melalui rapat ini, seluruh pemangku kepentingan menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi, menjaga integritas kelembagaan, dan memastikan koperasi yang terbentuk tetap bernafaskan nilai-nilai syariah, profesionalisme, dan pemberdayaan komunitas (Sekjend MDG)

Rabu, 14 Januari 2026

IAIQH Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun 2026-2027


Lombok Tengah, Media Dinamika Global.Id - Dalam upaya terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Institut Agama Islam Qamarul Huda (IAIQH) kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.

IAIQH merupakan perguruan tinggi yang menyediakan program studi yang menarik dan berkualitas, serta beberapa beasiswa untuk mendukung mahasiswa menyelesaikan studinya. Beasiswa tersebut meliputi beasiswa KIP Kuliah, beasiswa Tahfidz, beasiswa Berprestasi dan beasiswa Gubernur. 

Selain itu, semua program studi yang tersedia telah terakreditasi.

Berikut daftar fakultas dan program studi untuk Program Studi Strata 1 :

*Fakultas Tarbiyah dan Keguruan*

1. Pendidikan Agama Islam (PAI)

2. Pendidikan Bahasa Arab (PBA) 

3. Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

4. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

5. Manajemen Pendidikan Islam (MPI) 

*Fakultas Syariah Ekonomi dan Bisnis Islam*

1. Ekonomi Syari'ah 

2. Perbankan Syari'ah

Program Studi Strata 2 :

1. Magister Studi Islam


Syarat pendaftaran :

1. Peserta adalah lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat

2. Mengisi pendaftaran secara online

3. Memiliki maksimal 2 prodi pada pendaftaran online

4. Menyerahkan fotocopy ijazah SMA/MA/SMK dan KK (Kartu Keluarga) 

5. Jika ijazah belum terbit, dapat melampirkan SKL atau SKHU yang telah dilegalisir, dan raport bagi yang yang belum lulus

6. Mengikuti ujian tulis di Kampus IAI Qamarul Huda. 

Sementara untuk alur pendaftarannya bisa membuka situs IAIQH https://pmb.iaiqh.ac.id dengan mengklik *Daftar Sekarang* lalu mengisi form pendaftaran akun dengan lengkap, seperti NIK, email, pasword, program studi dan jalur masuk. Setelah itu, melengkapi biodata pribadi, orang tua dan wali. Setelah biodata lengkap, upload berkas pendaftaran, yaitu ijazah terakhir, KTP/KK dan foto 3x4 cm. Setelah dinyatakan lulus seleksi, tinggal tes online sampai selesai. Jika lulus seleksi, selanjutnya daftar ulang menggunakan virtual account. 

IAI Qamarul Huda juga menawarkan biaya kuliah terjangkau dengan biaya pendaftaran untuk S1 cuma sebesar 150 ribu dan S2 500 ribu saja, serta biaya daftar ulang sebesar 500 ribu. 

Catatan : pendaftaran gelombang pertama membayar biaya UKT hanya 70% dari total biaya UKT.

Adapun jadwal pendaftaran untuk Gelombang I dibuka mulai tanggal 02 Januari sampai 31 Maret 2026. Gelombang II tanggal 01 April sampai 20 Agustus 2026.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa mengunjungi situs web resmi www.iaiqh.ac.id dan menghubungi 0817365853 - 08133340885 atau datang langsung ke Kampus IAIQH di Jl. H. Badaruddin No. 3-4 Bagu, Kec. Pringgarata, Kab. Lombok Tengah.

Redaksi ||

Kembali Suarakan Aspirasi, Aliansi Honorer Non Database Dompu Akan Gelar Aksi Damai


Dompu, Media Dinamika Global.Id - Para Pegawai Honorer yang menamakan diri Aliansi Honorer Non Database Kabupaten Dompu, akan kembali menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD dan Pemda Dompu. 

Aksi yang rencanannya akan dilaksanakan Selasa 20 Januari 2026, dalam rangka kembali menyampaikan aspirasi dan tuntutan terkait kelanjutan nasib mereka yang sebelumnya terancam dirumahkan. 

"Hari Selasa, kami akan kembali mendatangi Kantor DPRD dan Pemda untuk menyampaikan aspirasi yang sama," ujar Ketua Aliansi Honorer Non Database, Muhammad Amrullah, saat dikonfirmasi media ini, Rabu (14/01/2026). 

Perlu diketahui, dalam aksi nanti massa aksi tetap mengedepankan asas-asas penyampaian pendapat di muka umum. Artinya, massa aksi tidak akan melakukan aksi anarkis atau merusak pemerintah. 

"Kami hanya menyampaikan aspirasi terkait nasib honorer dan semoga massa aksi diterima dan aspirasi kami direspon oleh Pemda dan DPRD Kabupaten Dompu. Kalau pun dalam aksi nanti ada pihak pihak yang melakukan anarkis, itu bukan bagian dari aliansi dan kami tidak bertanggung jawab," tegasnya. 

Senada disampaikan Korlap II Aliansi Honorer Non Database Dompu, Iman Mujahidin Pada media ini, juga membenarkan pihaknya berencana kembali menyampaikan aspirasi. 

Ia, juga menegaskan dalam aksi nanti, pihaknya tetap mengedepankan aksi damai dan tetap menjaga kondusifitas daerah. 

Hal ini, dilakukan agar aspirasi yang disampaikan benar-benar direspon oleh DPRD dan Pemda Dompu. "Kami berharap Wakil rakyat dan pemerintah mau sama-sama  berjuang untuk nasib kami selaku pegawai Honorer," pungkasnya.

Redaksi ||

Senin, 12 Januari 2026

Syamroni Terapkan Sekolah Gratis dan Sediakan Seragam Pada SMP Negeri 6 Donggo.

Kepala  SMP Negeri 6 Donggo, Syamroni, Spdi.


Bima. Media Dinamika Global Id_SMP Negeri 6 Donggo di bawah kepemimpinan Syamroni, S.Pd.I. resmi menerapkan kebijakan sekolah gratis bagi seluruh peserta didik. Kebijakan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pemerataan akses pendidikan serta meringankan beban ekonomi orang tua siswa.

Tidak hanya membebaskan biaya sekolah, SMP Negeri 6 Donggo juga menyediakan seragam batik dan seragam olahraga bagi siswa. Program tersebut bertujuan menciptakan kesetaraan di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan semangat belajar tanpa adanya perbedaan latar belakang ekonomi.

Syahroni yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 1 Donggo dikenal memiliki pengalaman dalam menerapkan kebijakan sekolah gratis. Pengalaman tersebut dibawanya ke SMP Negeri 6 Donggo sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan mutu dan aksesibilitas pendidikan.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak yang putus sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi. Pendidikan adalah hak semua anak,” ujar Syamroni.

Kebijakan sekolah gratis dan penyediaan seragam ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Diharapkan, langkah tersebut dapat meningkatkan partisipasi peserta didik, kedisiplinan, serta kualitas pendidikan di SMP Negeri 6 Donggo secara berkelanjutan.(Mdg/04)

Sabtu, 10 Januari 2026

Dialog Terbuka SMAN 1 Woha dengan Kejaksaan Negeri Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Kejaksaan Negeri Bima telah menerima audiensi dari perwakilan guru SMA Negeri 1 Woha pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Aula Baharudin Lopa Kejaksaan Negeri Bima. Audiensi tersebut berkaitan dengan penyampaian aspirasi dan laporan dugaan penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahap II Tahun Anggaran 2025.

Audiensi diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bima beserta jajaran terkait. Dalam kesempatan tersebut, Kejaksaan Negeri Bima menyampaikan bahwa penanganan perkara saat ini telah memasuki tahap penyelidikan berdasarkan hasil pengumpulan data awal, dan seluruh proses dilakukan secara profesional, objektif, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(Sekjend MDG)

Jumat, 09 Januari 2026

Dikerjakan Sesuai Aturan dan Bukan Proyek Siluman


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Proyek rehab atap ruangan gedung kelas 3 dan kelas 4 SDN Inpres Doridungga, Kecamatan Donggo kabupaten bima, bukan proyek siluman dan dikerjakan sesuai aturan demikian disampaikan pihak dinas terkait setelah di Konfirmasi oleh Pihak Media ini pada Jumat, 09/01/2026

Dalam Kesempatan itu, walaupun melalui Washaapnya Pihak Dinas terkait mengatakan bahwa Proyek ini bersumber dari APBD melalui anggaran perubahan. Sesuai di plang informasi. Sementara CV pelaksanaannya juga jelas, " tutur Karyadi,ST. 

"Jadi tak ada proyek siluman, semua jelas adanya, " katanya. 

Pelaksanaan pekerjaan terikat pada Kontrak yang didalamnya terdapat Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Gambar teknis. 

Kalaupun ada yang berasumsi bahwa pekerjaan tidak sesuai SOP dan pagu anggaran, sah-sah saja pendapat itu, tetapi pekerjaan itu harus tetap mengacu pada Kontrak.

Jadi menurut kami ini sesuai mekanisme, " tambahnya. 

Pihak dinas juga tetap memantau semua pekerjaannya fisik proyek baik yang bersumber dari APBD maupun APBN. Dinas tetap berkomitmen menjaga pekerjaaan untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Bima.(Team)

Kamis, 08 Januari 2026

Kepala SDN Pandai- Donggobolo Giat Gotong Royong Gali Parit Depan Sekolah.


Woha. Media Dinamika Global.Id_Kepala Sekolah SDN Pandai-Donggobolo. Saidin, S.Pd, bersama dewan guru dan para siswa melaksanakan kegiatan gotong royong menggali parit di depan sekolah, Jumat, 9 Januari 2026.

Kegiatan gotong royong ini bertujuan untuk memperbaiki saluran air di sekitar lingkungan sekolah agar aliran air menjadi lancar, terutama saat musim hujan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.


Kepala SDN Pandai- Donggobolo, Saidin, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan dan keselamatan lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan semangat gotong royong kepada para siswa sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberi contoh langsung kepada anak-anak tentang pentingnya kerja sama dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah,” ujarnya.

Seluruh dewan guru dan siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai. Dengan adanya kegiatan gotong royong ini, diharapkan lingkungan SDN Pandai-Donggobolo.menjadi lebih tertata dan terhindar dari genangan air.(Mdg/04)

Kepala SDN Inpres Donggobolo-Pandai Pimpin Gotong Royong di Depan Sekolah.


Woha. Media Dinamika Global.Id_Kepala Sekolah SDN Inpres Donggobolo-Pandai, Saidin, S.Pd, bersama dewan guru dan para siswa melaksanakan kegiatan gotong royong menggali parit di depan sekolah, Jumat, 9 Januari 2026.

Kegiatan gotong royong ini bertujuan untuk memperbaiki saluran air di sekitar lingkungan sekolah agar aliran air menjadi lancar, terutama saat musim hujan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kepala SDN Inpres Donggobolo-Pandai, Saidin, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan dan keselamatan lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan semangat gotong royong kepada para siswa sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberi contoh langsung kepada anak-anak tentang pentingnya kerja sama dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah,” ujarnya.

Seluruh dewan guru dan siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai. Dengan adanya kegiatan gotong royong ini, diharapkan lingkungan SDN Inpres Donggobolo-Pandai menjadi lebih tertata dan terhindar dari genangan air.(Mdg/04)

Korwil Dikpora Woha Sosialisasi Program Kerja di Kecamatan Woha.

Plt. Korwil Dikpora Woha, Ramli Mpd. Saat memimpin rapat sosialisasi kinerja korwil kamis (8/1/26) di aula rapat guru SDN Inpres Pandai.


Woha. Media Dinamika Global.Id_ Koordinator Wilayah (Korwil) dan Pengawas Pendidikan Kecamatan Woha menggelar rapat sosialisasi program kerja bersama seluruh kepala sekolah se-Kecamatan Woha. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan arah kebijakan serta program kerja pendidikan agar dapat dipahami dan dilaksanakan secara sinergis oleh seluruh satuan pendidikan.

Rapat tersebut dilaksanakan di Aula Ruang Rapat Sekolah Inpres Pandai, Kecamatan Woha, pada Kamis, 8 Januari 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Plt. Korwil Dikpora Kecamatan Woha, Ramli, M.Pd., serta dihadiri oleh para pengawas sekolah dan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Kecamatan Woha.

Dalam sambutannya, Ramli, M.Pd. Menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang efektif antara Korwil, pengawas, dan kepala sekolah dalam upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan.

a juga memaparkan sejumlah program kerja prioritas, di antaranya penguatan manajemen sekolah, peningkatan kompetensi guru, serta optimalisasi pengawasan akademik dan manajerial.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh kepala sekolah dapat memahami program kerja yang telah dirancang serta mampu mengimplementasikannya secara maksimal di masing-masing sekolah, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Kecamatan Woha.(Mdg/04)

Radiman Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu SDN Inpres Kalampa 1.


Kalampa. Media Dinamika Raya.Id_Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SDN Inpres Kalampa 1, Radiman, S.Pd.SD, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan kualitas pembelajaran, peningkatan disiplin warga sekolah, serta pembenahan manajemen sekolah secara berkelanjutan.

Menurut Radiman, peningkatan mutu pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta dukungan orang tua dan masyarakat.

 “Sekolah harus menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan mampu mendorong peserta didik untuk berkembang secara optimal, baik secara akademik maupun karakter,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Guru diharapkan terus meningkatkan kompetensi, memanfaatkan metode pembelajaran yang kreatif, serta menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa sejak dini.

Selain itu, Radiman berkomitmen untuk memperkuat kedisiplinan, kebersihan, dan budaya positif di lingkungan sekolah. Menurutnya, suasana sekolah yang tertib dan kondusif akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pendidikan.

Sebagai Plt. Kepala SDN Inpres Kalampa 1, Radiman berharap seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik melalui kerja sama dan komunikasi yang solid antara sekolah, komite, dan masyarakat.

 “Dengan kebersamaan, saya optimistis SDN Inpres Kalampa 1 dapat terus berkembang dan memberikan layanan pendidikan yang berkualitas,” pungkasnya.(Mdg/04)

Selasa, 06 Januari 2026

Plt. Kepala MTs Negeri 5 Woha Bantah Isu Pemotongan Dana PIP Siswa.


Bima. Media Dinamika Global.Id_Plt. Kepala MTs Negeri 5 Woha, Muhaimin, S.Ag., membantah isu yang berkembang terkait dugaan pemotongan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Menurut Muhaimin, proses pencairan dana PIP memang dilakukan oleh panitia sekolah. Namun, dana tersebut langsung diserahkan kepada siswa penerima manfaat dengan pendampingan orang tua siswa, sehingga tidak ada pemotongan sebagaimana yang dituduhkan.

Ia menjelaskan bahwa mekanisme pencairan dana oleh pihak sekolah telah sesuai dengan SOP dan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku. Selain itu, pencairan PIP juga sebenarnya dapat dilakukan langsung oleh siswa penerima.

Namun, berdasarkan hasil musyawarah antara pihak sekolah, komite, dan orang tua siswa, disepakati bahwa pencairan dilakukan melalui sekolah. Hal ini dilakukan karena dalam praktiknya, apabila dana dicairkan langsung oleh siswa, sering kali tidak sampai kepada orang tua.

Muhaimin kembali menegaskan bahwa tidak ada pemotongan dana PIP. Pembayaran iuran komite dilakukan oleh orang tua siswa secara sukarela dan tanpa paksaan dari pihak sekolah.

Terkait pengelolaan dana komite, ia menambahkan bahwa hal tersebut merupakan ranah pengurus komite sekolah, bukan kewenangan kepala sekolah.(Mdg/04)

Plt. Kepala MTs Negeri 5 Woha Manfaatkan Anggaran Komite untuk Pembangunan Dua Ruang Kelas Baru.


Woha. Bima. Media Dinamika Global.Id_ Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MTs Negeri 5 Woha, Muhaimin, S.Ag, memanfaatkan anggaran komite sekolah untuk pembangunan dua Ruang Kelas Baru (RKB) guna menunjang proses belajar mengajar di lingkungan madrasah.

Pembangunan dua RKB tersebut bersumber dari sumbangan wali murid yang dikelola melalui komite sekolah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, sekaligus menjawab kebutuhan ruang belajar yang semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah peserta didik.

Selain pembangunan RKB, madrasah juga merealisasikan pembangunan dua unit toilet sebagai bagian dari peningkatan fasilitas penunjang kenyamanan dan kebersihan lingkungan sekolah. Pembangunan ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat dan layak bagi seluruh warga madrasah.

Plt. Kepala MTs Negeri 5 Woha, Muhaimin, S.Ag, menyampaikan bahwa pemanfaatan anggaran komite dilakukan secara transparan dan akuntabel, sesuai dengan hasil musyawarah bersama komite sekolah serta perwakilan wali murid.

“Pembangunan ruang kelas dan fasilitas penunjang ini merupakan bentuk kepedulian bersama antara pihak sekolah, wali murid, dan seluruh stakeholder pendidikan demi terciptanya lingkungan belajar yang lebih nyaman dan kondusif,” ujarnya kepada media ini, Rabu (7/1/2026), di ruang kerjanya.

Ia juga menambahkan bahwa dewan guru MTs Negeri 5 Woha turut berpartisipasi memberikan sumbangan, sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan dalam memajukan madrasah.

Dengan adanya tambahan dua ruang kelas baru serta fasilitas toilet tersebut, diharapkan proses pembelajaran di MTs Negeri 5 Woha dapat berjalan lebih efektif dan optimal, sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah ke depan.(Mdg/04)

Fahri Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu SMA Negeri 1 Woha.


Woha, Bima. Media Dinamika Global.Id_ Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 1 Woha, Fahri, S.E., menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola sekolah sejak dipercaya memimpin beberapa bulan terakhir. Berbagai langkah pembenahan dilakukan secara terencana guna mewujudkan sekolah yang lebih berkualitas dan berdaya saing.

Pembenahan dilakukan secara bertahap, dimulai dari penataan administrasi dan manajemen sekolah, penguatan disiplin seluruh warga sekolah, hingga perbaikan lingkungan fisik sekolah. Langkah ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang nyaman, aman, dan kondusif bagi peserta didik.

Sebagai salah satu sekolah favorit yang berada di ibu kota Kabupaten Bima, SMA Negeri 1 Woha memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan. Oleh karena itu, sekolah dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan dan dinamika dunia pendidikan.

“Sebagai sekolah rujukan di Kabupaten Bima, SMA Negeri 1 Woha harus terus berbenah dan meningkatkan kualitas agar mampu menjawab tantangan pendidikan ke depan,” ujar Fahri. Pada media ini Selasa (6/1/26) di ruangannya 

Upaya pembenahan yang dilakukan mendapat respons positif serta dukungan penuh dari para guru, tenaga kependidikan, dan seluruh warga sekolah. Sinergi yang terbangun tersebut menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan sekolah secara berkelanjutan.

Dengan kepemimpinan yang berkomitmen dan dukungan semua pihak, SMA Negeri 1 Woha optimistis dapat terus berkembang serta mempertahankan reputasinya sebagai salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Bima.(Mdg/04).

Senin, 05 Januari 2026

Tekankan Disiplin Kerja, Plt. Kepala SMA Negeri 2 Woha Berlakukan Absen Manual.


Woha, Media Dinamika Global. Id_Plt. Kepala SMA Negeri 2 Woha, Drs. Lukman, M.Si, yang baru dipercaya memimpin sekolah tersebut beberapa bulan terakhir, mulai menunjukkan progres nyata dalam upaya membangun budaya kerja yang lebih disiplin dan profesional di lingkungan sekolah.

Salah satu langkah awal yang diterapkan adalah pemberlakuan absen manual bagi guru dan tenaga kependidikan. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan kehadiran serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Drs. Lukman, M.Si menyampaikan bahwa disiplin kerja merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas. Menurutnya, keteladanan dan komitmen seluruh warga sekolah sangat diperlukan agar proses belajar mengajar dapat berjalan secara optimal.

“Disiplin bukan untuk membatasi, tetapi untuk membiasakan tanggung jawab. Jika budaya disiplin sudah tertanam, maka kinerja sekolah akan meningkat secara menyeluruh,” ujarnya pada media ini selasa tanggal (6/1/26) di ruangannya.

Ia menambahkan, kebijakan absen manual ini juga menjadi bagian dari evaluasi internal guna memastikan seluruh tenaga pendidik hadir tepat waktu dan melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut mendapat respons positif dari berbagai pihak di lingkungan sekolah, yang menilai kebijakan ini sebagai upaya awal yang baik dalam menciptakan tata kelola sekolah yang lebih tertib dan profesional.

Ke depan, Plt. Kepala SMA Negeri 2 Woha berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan secara bertahap, baik dari sisi kedisiplinan, administrasi, maupun peningkatan mutu pendidikan.(Mdg/04)

Plt. KCD Dikmen Dikpora Kota dan Kabupaten Bima Pimpin Upacara di SMA Negeri 2 Woha.

Plt. KCD Dikmen Dikpora Kota dan Kabupaten Bima, Saidin, SH.Mh. Saat Memimpin Upacara Bendera di Sekolah SMA Negeri 2 Woha, Senin (5/1/26).

Bima – Media Dinamika Global ,ID_ Plt.Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikpora) Kota dan Kabupaten Bima, Saidin, S.H., M.H., memimpin upacara bendera pada hari pertama masuk sekolah pascalibur panjang semester pertama di SMA Negeri 2 Woha, Senin (5/1/2026).

Upacara bendera tersebut diikuti oleh seluruh dewan guru, staf tata usaha, serta peserta didik SMA Negeri 2 Woha. Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah setempat berjalan dengan tertib dan khidmat sebagai penanda dimulainya kembali aktivitas pembelajaran pada semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026.

Pada saat rapat pembinaan terhadap Dewan Guru SMA Negeri 2 Woha.

Dalam amanatnya, Plt. KCD Dikmen Dikpora Kota dan Kabupaten Bima, Saidin, SH,MH, Menyampaikan bahwa awal semester genap merupakan momentum penting untuk memperbarui semangat, memperkuat komitmen, serta menumbuhkan sikap optimis dan motivasi berprestasi dalam meraih cita-cita.

Ia juga menegaskan pentingnya penanaman nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan karakter positif melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Selain itu, Saidin mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama mewujudkan budaya sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif demi mendukung proses belajar mengajar yang efektif.

Pada kegiatan tersebut, Plt. KCD Dikmen Dikpora Kota dan Kabupaten Bima didampingi oleh Plt. Kepala SMA Negeri 2 Woha, Drs. Lukman, M.Pd. Kehadiran jajaran KCD pada hari pertama masuk sekolah diharapkan dapat memberikan motivasi serta semangat baru bagi seluruh warga sekolah dalam menjalani kegiatan pembelajaran ke depan.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Jainudin, S.Sos., menyampaikan bahwa upacara bendera ini menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus penguatan kebersamaan antara pendidik dan peserta didik.

Usai pelaksanaan upacara bendera, Plt. KCD Dikmen Dikpora Kota dan Kabupaten Bima melanjutkan kegiatan dengan rapat pembinaan bersama seluruh dewan guru SMA Negeri 2 Woha.(Mdg/04)

Minggu, 04 Januari 2026

Larang Ngajar Guru Honorer Picu Krisis Pendidikan, Imam Sofian: Negara Ciptakan Pengangguran Terdidik


Mataram, Media Dinamika Global.Id - Dapartemen Pengembangan Organisasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (DPO LMND) menilai kebijakan pelarangan guru honorer mengajar di sekolah negeri serta praktik perumahan guru honorer merupakan kebijakan keliru, tidak adil, dan mencerminkan kegagalan negara dalam mengelola sektor pendidikan dan ketenagakerjaan secara berkeadilan.

DPO LMND, Imam Sofian mengatakan, Guru honorer bukan masalah tetapi korban sistem. Guru honorer selama ini menjadi tulang punggung pendidikan, khususnya di daerah terpencil dan sekolah yang kekurangan tenaga pendidik. Justru mereka mendapatkan larangan mengajar tanpa solusi yang jelas berarti.

"Hak guru atas pekerjaan dan penghidupan yang layak, mengancam keberlangsungan proses belajar siswa, melepaskan tanggung jawab negara dalam pemenuhan layanan pendidikan," ucapnya.

Lanjut Imam Sofian, negara seolah mencuci tangan atas persoalan yang justru diciptakan oleh kebijakan rekrutmen dan perencanaan pendidikan yang tidak matang.

"Ironi pendidikan: cetak sarjana, tapi hilangkan lapangan kerja," tuturnya.

Setiap tahun, sambung imam Sofian, ribuan sarjana pendidikan dan non-pendidikan dicetak, namun negara gagal menyediakan lapangan kerja yang memadai, menyusun peta kebutuhan tenaga pendidik jangka panjang, mengintegrasikan dunia pendidikan dengan kebutuhan sosial.

"Dampak dari itu semua, lahirlah pengangguran terdidik, sebuah ironi di tengah jargon peningkatan kualitas SDM dan Negara gagal mengelola transisi kebijakan," terangnya.

LMND menilai beberapa poin kebijakan pemerintah:

1. Bersifat elitis dan administratif, tidak berpijak pada realitas lapangan

2. Tidak disertai skema transisi yang adil bagi guru honorer

3. Mengabaikan prinsip keadilan sosial dan hak atas pekerjaan

4. Reformasi pendidikan tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan guru dan lulusan muda.

Tuntutan LMND:

1. Hentikan larangan mengajar dan perumahan guru honorer tanpa solusi yang adil

2. Angkat guru honorer secara bertahap menjadi ASN/PPPK dengan mekanisme transparan dan manusiawi

3. Susun peta kebutuhan tenaga pendidik nasional berbasis daerah dan jangka panjang

4. Buka lapangan kerja pendidikan dan non-pendidikan bagi lulusan sarjana

5. Jadikan pendidikan sebagai hak publik, bukan sekadar objek regulasi birokratis

DPO LMND, Imam Sofian  menegaskan bahwa pendidikan tidak akan maju dengan meminggirkan guru, dan negara tidak boleh terus memproduksi sarjana tanpa menjamin masa depan mereka. Jika kebijakan ini terus dipaksakan, maka negara sedang membangun krisis sosial baru: pengangguran terdidik dan rusaknya sistem pendidikan publik.

"Kami akan terus bersama guru honorer dan kaum muda terdidik dalam memperjuangkan pendidikan yang adil, demokratis, dan berpihak pada rakyat," tegasnya.

Redaksi ||

Sabtu, 03 Januari 2026

Mantan Bendahara SMA Negeri 1 Woha Bantah Isu Penyegelan Mobil, Soroti Pernyataan PLT Kepsek.

Mantan Bendahara SMA Negeri Woha, Makhrus, M.pdi.


Bima. Media Dinamika Global.Id_Mantan Bendahara SMA Negeri 1 Woha, Mahkrus, M.Pd.I, secara tegas membantah pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan bahwa mobil miliknya disegel oleh guru dan tenaga honorer akibat tunggakan honor yang belum dibayarkan.

Mahkrus menegaskan bahwa tidak pernah terjadi penyegelan mobil, sebagaimana yang beredar di pemberitaan sebelumnya. Ia menyebut informasi tersebut keliru dan menyesatkan.

“Tidak ada penyegelan mobil. Itu tidak benar,” tegas Mahkrus pada media ini melalui Whats Appnya Minggu (04/01/26).

Makhrus, Menjelaskan bahwa pihak guru dan tenaga honorer pada peristiwa yang terjadi sebenarnya adalah upaya mempertanyakan kepastian waktu pembayaran honor kepada dirinya selaku mantan bendahara. Mereka hanya menahan sesaat di depan pintu gerbang ketika yang bersangkutan hendak pulang, semata-mata untuk meminta kejelasan terkait hak mereka.

“Tidak ada satu pun pegawai TU yang menyegel mobil. Mereka hanya menunggu dan mempertanyakan kapan tunggakan honor dibayarkan,” jelasnya.

Bahkan, Mahkrus telah memberikan penjelasan kepada para pegawai, dan pihak tenaga kependidikan pun menyatakan siap menunggu penyelesaian sesuai penjelasan tersebut.

Ironisnya, polemik justru melebar setelah PLT Kepala SMA Negeri 1 Woha, Fahrir, SE, mengeluarkan pernyataan yang dinilai berlebihan, tidak berdasar, dan cenderung provokatif dengan membenarkan adanya penyegelan mobil.

Pernyataan PLT Kepsek tersebut menuai kritik karena tidak didahului pengecekan langsung ke lokasi kejadian, khususnya di depan pintu gerbang tempat peristiwa berlangsung.

“PLT Kepsek tidak turun langsung memastikan kejadian, tetapi langsung memberikan pernyataan yang konyol dan membenarkan isu penyegelan,” ujarnya.

Lebih jauh, pernyataan PLT Kepsek dinilai berpotensi memprovokasi pegawai tata usaha dan memperkeruh situasi yang sejatinya masih dalam lingkup penyelesaian internal lembaga.

Pihaknya menegaskan bahwa persoalan ini merupakan urusan lembaga, bukan ranah pribadi. Apalagi, mobil yang dipermasalahkan merupakan kendaraan pribadi mantan bendahara, bukan mobil dinas sekolah.

“Jangan mencampuradukkan urusan lembaga dengan urusan pribadi. Mobil itu mobil pribadi, bukan aset negara,” tegasnya.

Dengan klarifikasi ini, Makhrus berharap agar pemberitaan ke depan lebih berimbang, berbasis fakta lapangan, serta tidak menggiring opini publik yang dapat merugikan individu maupun lembaga pendidikan. Harapnya.(Mdg/04)