Media Dinamika Global: olahraga
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Agustus 2026

Camat Alas Serahkan Hadiah Kepada Juara Lomba Tradisional Digelar Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 01 Desa Kalimango

Camat Alas, Dr. Usman saat menyerahkan hadiah
kepada para Juara, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global - Lapangan Sport Center Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, berubah menjadi ruang kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Rabu, (5/8/26).

Semangat itu terlihat saat mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMat) Kelompok 01 Desa Kalimango menggelar berbagai lomba tradisional yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Kemeriahan semakin terasa ketika Camat Alas, Dr. Usman, S.E., M.E., menyerahkan hadiah kepada para juara. Kehadiran Camat Alas bersama jajaran pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa Kalimango, mahasiswa KKN UMMat dan masyarakat menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara pemerintah, generasi muda, dan masyarakat.

Bukan sekadar perlombaan, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dari nilai kemerdekaan.

Camat Alas, Dr. Usman, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Kalimango dan mahasiswa KKN UMMat Kelompok 01 yang telah menghadirkan kegiatan positif dan merakyat.

“Saya mengapresiasi Pemerintah Desa Kalimango dan mahasiswa KKN UMMat Kelompok 01 yang telah ikut memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga mempererat silaturahmi, persatuan, dan semangat gotong royong,” ujar Dr. Usman.

Ia juga mengingatkan para peserta bahwa hakikat perlombaan bukan semata-mata mengejar kemenangan dan hadiah.

“Selamat kepada para juara. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Yang terpenting kita sudah berkumpul, bersilaturahmi, menjaga sportivitas, dan merayakan kemerdekaan bersama,” katanya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diukur dari siapa yang menjadi pemenang. Lebih dari itu, kemerdekaan harus dirasakan melalui kebersamaan, persaudaraan, sportivitas, dan kepedulian terhadap sesama.

Adapun lomba yang digelar mahasiswa KKN UMMat Kelompok 01 meliputi pancing kerupuk, balap karung, balap kelereng, tarik tambang, pukul periuk, estafet sarung, hingga estafet air.

Beragam permainan sederhana tersebut justru mampu menghadirkan kegembiraan yang menyatukan masyarakat. Anak-anak, pemuda hingga orang dewasa larut dalam suasana penuh tawa dan persaudaraan.

Apresiasi untuk Mahasiswa KKN

Pemerintah Desa Kalimango turut menyampaikan apresiasi kepada Camat Alas yang telah meluangkan waktu untuk hadir sekaligus menyerahkan hadiah kepada para juara.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada mahasiswa KKN UMMat Kelompok 01 yang telah mengambil peran dalam menghadirkan kegiatan tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Camat Alas yang telah hadir dalam kegiatan ini. Kami juga mengapresiasi mahasiswa KKN UMMat Kelompok 01 yang telah mengadakan berbagai perlombaan,” ungkap Pemerintah Desa Kalimango.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi antara pemerintah, masyarakat dan mahasiswa KKN.

“Ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kehadiran mereka tidak hanya menjalankan program, tetapi juga ikut membangun kebersamaan di tengah masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KKN UMMat Kelompok 01 Desa Kalimango, Muhamad Isfar menegaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja dikemas dengan nuansa sederhana namun sarat makna.

“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat. Bagi kami, yang paling penting bukan hanya siapa yang menang, tetapi bagaimana seluruh masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi dan merasakan semangat kemerdekaan bersama,” ujarnya.

Ia berharap kebersamaan yang telah terbangun selama kegiatan KKN dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Kalimango.

Pada akhirnya, perlombaan tradisional itu meninggalkan pesan sederhana " kemerdekaan bukan hanya tentang menjadi juara, melainkan tentang bagaimana menjaga persatuan, menghargai sesama, dan tumbuh bersama sebagai masyarakat".

Redaksi |

Minggu, 02 Agustus 2026

Semangat Generasi Emas Menggema di Marente, Camat Alas Hadiri Penutupan Turnamen Sepak Bola U-11 Kades Cup 2026


SUMBAWA, Media Dinamika Global -  Sorak sorai penonton memecah suasana Lapangan Desa Marente, Kecamatan Alas, Minggu (2/8/2026). Di tengah riuh tepuk tangan dan kibaran bendera tim, wajah-wajah ceria para pesepak bola cilik menjadi potret lahirnya harapan baru bagi masa depan sepak bola Sumbawa. Momen itu menandai berakhirnya Turnamen Sepak Bola U-11 Kades Cup Marente Tahun 2026 yang berlangsung sukses dan penuh semangat sportivitas.

Penutupan turnamen dihadiri Camat Alas, Dr. Usman, S.E., M.E., bersama Kepala Desa Marente, BPD, tokoh masyarakat, panitia penyelenggara, pelatih, orang tua pemain, serta ratusan warga yang memadati lapangan untuk memberikan dukungan kepada para atlet muda.

Sebanyak 16 klub sepak bola usia dini dari Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Selama turnamen berlangsung, para pemain muda menampilkan permainan yang atraktif, penuh semangat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play. Bagi mereka, setiap pertandingan bukan sekadar perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang belajar membangun karakter, disiplin, kerja sama, dan rasa percaya diri.

Camat Alas menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Marente dan seluruh panitia yang telah berhasil menghadirkan ajang kompetisi yang tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet sepak bola sejak usia dini.

Menurut Camat, keberhasilan sebuah daerah dalam melahirkan atlet berprestasi tidak lepas dari konsistensi dalam membina talenta muda melalui kompetisi yang berkelanjutan.

"Turnamen seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan semangat sportivitas, disiplin, kerja sama tim, sekaligus menjadi sarana mencari bibit-bibit atlet sepak bola yang berpotensi mengharumkan nama Kecamatan Alas dan Kabupaten Sumbawa di masa mendatang," ujar Dr. Usman.

Ia berharap Turnamen Kades Cup Marente dapat terus menjadi agenda rutin setiap tahun dan semakin berkembang sebagai ajang pembinaan yang melahirkan pesepak bola muda berbakat yang mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional.

Suasana haru dan bangga mewarnai puncak acara ketika para juara dipanggil satu per satu untuk menerima trofi, medali, piagam penghargaan, serta hadiah pembinaan. Tepuk tangan para orang tua, pelatih, dan masyarakat mengiringi langkah para pemain muda yang naik ke podium sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan perjuangan mereka sepanjang turnamen.

Pada edisi tahun 2026, Maras Academy tampil sebagai juara setelah menunjukkan performa impresif sejak babak penyisihan hingga laga final. Trofi juara diserahkan langsung oleh Camat Alas bersama Kepala Desa Marente, disertai hadiah pembinaan sebesar Rp3.000.000 sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih.

Menutup rangkaian acara, Camat Alas menegaskan bahwa pembinaan olahraga harus dimulai dari desa karena di sanalah lahir potensi-potensi besar yang perlu mendapat ruang untuk berkembang.

"Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, pelatih, dan seluruh elemen yang terlibat, lapangan sepak bola bukan hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga tempat tumbuhnya mimpi, persahabatan, dan harapan akan lahirnya generasi pesepak bola yang kelak mampu mengharumkan nama Sumbawa di berbagai tingkat kompetisi," pungkasnya.

Redaksi | Surya Ghempar

Sabtu, 01 Agustus 2026

Camat Alas Hadiri Pembukaan Turnamen Lomba Olahraga Tradisional, Diselenggarakan Mahasiswa KKN UMMat Desa Kalimango

Foto bersama, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global - Camat Alas, Dr. Usman, S.E., M.E., menghadiri pembukaan Turnamen Lomba Olahraga Tradisional yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Kelompok 01, berempat di Lapangan Sport Center Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (1/8/2026).

Turnamen yang mengusung tema "Wujudkan Generasi Muda yang Kreatif, Kolaboratif, dan Berkarakter" tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN UMMAT dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus melestarikan olahraga dan permainan tradisional di tengah masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kalimango Hery Darfan, S.P., Camat Alas Dr. Usman, S.E., M.E., Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Fraksi PKB Dapil V Sri Wahyuni, perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa KKN UMMAT, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam wawancara di sela-sela pertandingan, Camat Alas mengapresiasi dedikasi mahasiswa KKN UMMAT, khususnya Kelompok 01 Desa Kalimango dan Kelompok 55 Desa Baru, yang dinilainya telah menunjukkan kontribusi nyata melalui berbagai program kerja yang hampir seluruhnya berhasil direalisasikan.

"Alhamdulillah, adik-adik mahasiswa KKN dari UMMAT telah menunjukkan kontribusi yang sangat positif. Hampir seluruh program kerja mereka telah terlaksana dengan baik. Momentum HUT RI ini mereka aktif menjadi penyelenggara berbagai kegiatan, mulai dari lomba seni hingga permainan rakyat dan olahraga tradisional," ujar Dr. Usman.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal dan mencintai permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

"Kegiatan seperti ini memberikan edukasi kepada anak-anak bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya melalui berbagai permainan tradisional. Selain itu, kegiatan ini juga menghidupkan pusat-pusat keramaian yang berdampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM," jelasnya.

Atas nama Pemerintah Kecamatan Alas, Dr. Usman turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Kalimango, Pemerintah Desa Baru, serta seluruh pemerintah desa di Kecamatan Alas yang turut menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI melalui berbagai kegiatan masyarakat.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Dapil V, Sri Wahyuni, yang memberikan dukungan penuh dan menjadi sponsor terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik," katanya.

Dr. Usman menjelaskan, rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi lomba sendok kelereng, balap karung, pukul periuk, latihan drum band, hingga persiapan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) menjelang upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Ia menambahkan, Lapangan Sport Center Desa Kalimango selalu menjadi tuan rumah, dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan upacara peringatan HUT RI 2026.

Selain itu, Pemerintah Kecamatan Alas juga telah menyiapkan sejumlah agenda dalam rangka memeriahkan HUT RI, di antaranya gerak jalan yang akan dilaksanakan pada 10–12 Agustus 2026, karnaval pada 17 Agustus, serta berbagai perlombaan olahraga dan pentas seni yang melibatkan seluruh desa di Kecamatan Alas.

"Melalui kegiatan ini, camat berharap semangat gotong royong, persatuan, serta kecintaan terhadap budaya lokal ini terus tumbuh di kalangan generasi muda sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan," pungkasnya.

Redaksi |

Sri Wahyuni Hadiri Turnamen Olahraga KKN UMMAT di Kalimango, Ajak Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Prestasi dan Persaudaraan

Anggota DPRD Sumbawa saat sambutan dan Foto bersama, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global – Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah air mulai terasa di Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Kelompok 01 menggelar turnamen olahraga yang disambut antusias oleh masyarakat, Sabtu (1/8/2026).

Sejak sore, lapangan Desa Kalimango dipenuhi ratusan warga yang datang memberikan dukungan kepada para peserta. Sorak sorai penonton, tawa anak-anak, hingga semangat para pemuda yang bertanding menciptakan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, mencerminkan nilai-nilai persatuan yang diwariskan para pahlawan bangsa.

Pembukaan turnamen dihadiri Kepala Desa Kalimango Hery Darfan, S.P., Camat Alas Dr. Usman, S.E., M.E., Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Fraksi PKB Dapil V Sri Wahyuni, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.

Mengusung tema "Wujudkan Generasi Muda yang Kreatif, Kolaboratif, dan Berkarakter", kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus membangkitkan semangat gotong royong dalam menyambut bulan kemerdekaan.

Dalam sambutannya, Sri Wahyuni memberikan apresiasi kepada Mahasiswa KKN UMMAT yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat desa.

"Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi momentum mempererat persaudaraan, membangun semangat gotong royong, dan menumbuhkan karakter generasi muda yang sehat, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan pemuda di desa," ujarnya.

Ketua Fraksi PKB DPRD Sumbawa itu juga mengingatkan bahwa makna sebuah pertandingan tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi dari persaudaraan yang tetap terjaga setelah pertandingan usai.

"Menjelang peringatan 17 Agustus, mari kita isi kemerdekaan dengan kegiatan yang bermanfaat. Menang ataupun kalah adalah hal biasa, namun menjaga persaudaraan dan kekompakan adalah kemenangan yang sesungguhnya," tuturnya disambut tepuk tangan masyarakat.

Saat ditanya mengenai persiapan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Sri Wahyuni menyampaikan optimismenya bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh unsur masyarakat.

"Alhamdulillah, dari dulu hingga sekarang Kalimango selalu menjadi salah satu pusat kemeriahan peringatan 17 Agustus. Semangat kebersamaan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan setiap kegiatan," katanya.

Ia menegaskan, Pemerintah Desa Kalimango bersama Pemerintah Kecamatan Alas telah siap menyambut peringatan Hari Kemerdekaan dengan berbagai kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat.

"Insya Allah kami akan terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara. Semoga semangat kemerdekaan semakin memperkuat persatuan dan menjadi motivasi untuk terus membangun desa yang maju, harmonis, dan sejahtera," pungkasnya.

Turnamen olahraga yang digagas Mahasiswa KKN UMMAT Kelompok 01 tersebut menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui seremoni, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyatukan masyarakat, membangun karakter generasi muda, serta menanamkan nilai persaudaraan yang menjadi fondasi kemajuan bangsa.

Redaksi |

Jumat, 31 Juli 2026

Pelatihan Wasit Bola Voli Tingkat NTB Resmi Dibuka, Camat Alas Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Foto bersama, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global - Camat Alas, Dr. Usman, S.E., M.E., secara resmi membuka Pelatihan Wasit Bola Voli Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang digelar di Aula Kantor Camat Alas, Kabupaten Sumbawa, Jumat (31/7/2026).

Pelatihan tersebut mengusung tema "Menjadikan Sumber Daya Manusia yang Berkompetensi, Amanah, dan Berintegritas Menuju Prestasi Bola Voli yang Optimal." Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan sekaligus memperkuat profesionalisme wasit dalam mendukung kemajuan olahraga bola voli di Nusa Tenggara Barat.

Camat Alas Dr. Usman, S.E., M.E., menyampaikan apresiasi kepada panitia, pengurus organisasi bola voli, para instruktur, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam pelatihan tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas wasit merupakan investasi penting bagi kemajuan olahraga karena seorang wasit memiliki peran strategis dalam menjaga sportivitas dan menegakkan aturan permainan.

"Pelatihan ini bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis memimpin pertandingan, tetapi juga membentuk karakter wasit yang amanah, jujur, disiplin, profesional, dan berintegritas. Seorang wasit harus mampu mengambil keputusan secara objektif sesuai aturan yang berlaku demi menjaga marwah olahraga," ujar Dr. Usman saat temui di ruangan kerjanya. Jum'at, (31/7/26).

Ia menegaskan bahwa tema pelatihan sejalan dengan kebutuhan dunia olahraga saat ini, yakni melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

"Kompetensi tanpa integritas tidak akan menghasilkan kepercayaan. Karena itu, saya berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh agar mampu menjadi wasit yang berkualitas, dipercaya, dan siap memimpin pertandingan di berbagai jenjang kompetisi," tambahnya.

Dr. Usman juga berharap pelatihan ini dapat menjadi momentum untuk melahirkan wasit-wasit bola voli asal NTB yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional. Menurutnya, kualitas perwasitan yang baik akan berdampak positif terhadap peningkatan mutu kompetisi dan prestasi atlet bola voli di daerah.

"Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai peraturan permainan terbaru, mekanisme perwasitan, etika profesi, serta praktik memimpin pertandingan yang dipandu oleh instruktur berpengalaman," terangnya.

Melalui kegiatan tersebut, dapat melahirkan wasit-wasit bola voli yang profesional, berkompetensi, amanah, dan berintegritas sehingga mampu mendukung terwujudnya prestasi bola voli NTB yang semakin optimal di masa mendatang, pungkasnya.

Redaksi |

Sri Wahyuni Anggota DPRD Sumbawa Dapil V Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola di Desa Baru

Foto Anggota DPRD, Sri Wahyuni, Kades, Bhabinkamtibmas,
Babinsa, dan Para pemain, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global - Gemuruh tepuk tangan dan sorak-sorai masyarakat menggema di Lapangan Sepak Bola Desa Baru, Kecamatan Alas, Jumat (31/7/2026), saat Turnamen Sepak Bola resmi dibuka. Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai dusun telah memadati lapangan. Anak-anak, remaja hingga orang tua tampak duduk di pinggir lapangan, membawa semangat yang sama, menyaksikan pesta olahraga rakyat yang telah lama dinantikan.

Pembukaan turnamen berlangsung meriah. Kehadiran Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Daerah Pemilihan V dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sri Wahyuni, disambut hangat oleh masyarakat dan jajaran Pemerintah Desa Baru. Turut hadir Kepala Desa Baru Syafruddin, S.Sos., Ketua TP PKK Desa Baru, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, tokoh masyarakat, Karang Taruna, Mahasiswa KKN Kelompok 55 Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), serta ratusan warga.

Turnamen ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Desa Baru bersama Mahasiswa KKN Kelompok 55 UMMAT sebagai upaya menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus membangkitkan semangat olahraga di tengah masyarakat.

Anggota DPRD Sumbawa, Sri Wahyuni mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Baru dan mahasiswa KKN yang mampu menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.

"Turnamen seperti ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Yang lebih penting adalah bagaimana olahraga mampu mempererat silaturahmi, membangun persatuan, dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakatnya secara positif," ujar Sri Wahyuni sekaligus Ketua Fraksi Partai PKB.

Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga dapat melahirkan atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Desa Baru di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Kepala Desa Baru, Syafruddin, S.Sos., menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang begitu besar dalam menyambut turnamen tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Sri Wahyuni selaku Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Mahasiswa KKN Kelompok 55 UMMAT, panitia, Karang Taruna, para pemuda, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan ini," katanya.

Menurutnya, turnamen sepak bola menjadi momentum memperkuat persaudaraan antarwarga sekaligus membangun karakter generasi muda melalui sportivitas dan kerja sama.

"Saya berharap seluruh peserta bertanding dengan menjunjung tinggi fair play, saling menghormati, dan menjaga keamanan sehingga turnamen ini dapat berlangsung lancar hingga partai final," ujarnya.

Pantauan Media Dinamika Global di lokasi, usai seremoni pembukaan, masyarakat langsung memenuhi sisi lapangan untuk menyaksikan pertandingan perdana. Sorak dukungan dari para penonton terus terdengar setiap kali pemain menunjukkan aksi-aksi terbaiknya. Di sudut lapangan, anak-anak tampak berlarian mengenakan jersey tim favorit mereka, sementara para orang tua menikmati pertandingan sambil bercengkerama.

Redaksi |

Pemdes Baru Bersama Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 55 Gelar Turnamen Sepak Bola Antar-RW, Meriahkan Semangat Persatuan dan Sportivitas

Foto bersama Kades, Anggota DPRD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global - Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai Lapangan Desa Baru, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, saat Pemerintah Desa Baru bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 55 Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) resmi membuka Turnamen Sepak Bola Antar-RW se-Desa Baru, Jumat (31/7/2026).

Ratusan warga memadati lapangan untuk menyaksikan pembukaan turnamen yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus pesta olahraga masyarakat desa. Sorak sorai para pendukung dan semangat para pemain semakin menyemarakkan suasana sejak awal acara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Baru Syafruddin, S.Sos., Ketua TP PKK Desa Baru, anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Daerah Pemilihan V Sri Wahyuni, Sekretaris Desa beserta jajaran Pemerintah Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengurus Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Baru.

Turnamen ini diselenggarakan sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antarwarga, menumbuhkan semangat persatuan, sportivitas, dan kebersamaan, sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Baru Syafruddin, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

"Saya atas nama Pemerintah Desa Baru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ibu Sri Wahyuni, Mahasiswa KKN Kelompok 55 Universitas Muhammadiyah Mataram, panitia pelaksana, Karang Taruna, para pemuda, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga turnamen ini dapat terlaksana dengan baik," ujarnya.

Menurut Kades, turnamen ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan masyarakat, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda. Saya berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play, saling menghormati, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung," ungkapnya.

Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar hingga partai final dan mampu melahirkan pemain-pemain berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama Desa Baru di tingkat kecamatan, kabupaten, bahkan hingga tingkat yang lebih tinggi.

"Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan turnamen ini dengan menjaga kebersamaan, ketertiban, dan semangat persaudaraan," tambahnya.

Usai menyampaikan sambutan, Kepala Desa Baru secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Antar-RW se-Desa Baru yang ditandai dengan tendangan pertama sebagai simbol dimulainya kompetisi.

Sementara itu, Ketua KKN UMMAT Kelompok 55 Desa Baru, Nova Pauzan Amri, mengatakan bahwa turnamen sepak bola ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN yang dirancang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial, olahraga, dan pemberdayaan pemuda.

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta memperkuat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Baru. Semoga turnamen ini dapat menjadi agenda positif yang terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang," katanya.

Dengan terselenggaranya turnamen ini, Pemerintah Desa Baru bersama Mahasiswa KKN UMMAT berharap olahraga dapat menjadi media pemersatu masyarakat sekaligus mendorong lahirnya bibit-bibit atlet sepak bola yang mampu membawa nama baik Desa Baru di berbagai ajang kompetisi.

Redaksi |

Selasa, 28 Juli 2026

EW-LMND NTB Tagih Janji Gubernur, Desak Evaluasi Total KONI: Jangan Biarkan Marwah Olahraga Jadi Korban Retorika

Pengurus EW-LMND NTB, Mujihat Nuryakin, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global -  Komitmen Gubernur Nusa Tenggara Barat untuk memanggil dan mengevaluasi jajaran pengurus KONI NTB pasca pelaksanaan PORPROV XII NTB 2026 kini mulai ditagih secara terbuka. Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) NTB menilai janji tersebut tidak boleh berhenti sebagai pernyataan politik yang sekadar menghiasi pemberitaan media.

Menurut EW-LMND NTB, berbagai polemik yang mencuat sepanjang pelaksanaan PORPROV XII telah memperlihatkan persoalan yang lebih serius daripada sekadar dinamika pertandingan. Rentetan kontroversi yang terjadi dinilai menjadi cermin lemahnya tata kelola, pengawasan, serta akuntabilitas penyelenggaraan olahraga di daerah.

Pengurus EW-LMND NTB, Mujihat Nuryakin, menegaskan bahwa publik saat ini tidak membutuhkan narasi pembelaan maupun pernyataan normatif dari para pemangku kepentingan. Yang dibutuhkan adalah tindakan nyata dan keberanian politik untuk melakukan pembenahan menyeluruh.

“Kami tidak sedang menagih ucapan, tetapi menagih konsekuensi dari sebuah janji politik. Gubernur sudah menyampaikan komitmen evaluasi terhadap KONI NTB. Sekarang publik berhak mengetahui kapan evaluasi itu dilakukan, siapa yang terlibat, apa hasilnya, dan sejauh mana rekomendasinya akan dijalankan. Jangan sampai janji itu berakhir sebagai arsip pemberitaan tanpa tindak lanjut,” tegas Mujihat. Selasa (28/7/26).

EW-LMND NTB menilai, apabila berbagai persoalan yang mencuat selama PORPROV hanya dijawab dengan komunikasi simbolik dan rapat-rapat tertutup, maka hal tersebut justru berpotensi memperdalam krisis kepercayaan publik terhadap pengelolaan olahraga daerah.

Organisasi mahasiswa tersebut mengingatkan bahwa evaluasi tidak boleh menjadi formalitas yang hanya berfungsi meredam kritik. Menurut mereka, pemanggilan pengurus KONI tanpa langkah korektif yang jelas hanya akan melahirkan kesan bahwa pemerintah sedang melakukan manuver pencitraan, bukan menyelesaikan akar persoalan.

“Marwah olahraga tidak bisa dipulihkan melalui konferensi pers atau pernyataan yang terdengar indah. Marwah olahraga hanya bisa dipulihkan melalui keberanian memperbaiki sistem yang bermasalah. Jika evaluasi hanya menjadi seremonial, maka publik akan melihatnya sebagai bentuk penghindaran tanggung jawab,” ujar Mujihat.

Desakan tersebut menjadi semakin relevan mengingat NTB tengah bersiap menghadapi agenda besar menuju PON 2028. EW-LMND NTB menilai momentum tersebut seharusnya dimanfaatkan untuk membangun sistem olahraga yang profesional, transparan, dan akuntabel, bukan mempertahankan pola tata kelola yang menuai kontroversi.

Mereka menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan setiap lembaga yang mengelola kepentingan publik bekerja berdasarkan prinsip keterbukaan, efisiensi, dan akuntabilitas.

Karena itu, EW-LMND NTB secara terbuka mendesak Gubernur NTB segera merealisasikan janjinya melalui evaluasi menyeluruh terhadap KONI NTB, mempublikasikan hasil evaluasi kepada masyarakat, serta memastikan seluruh rekomendasi dijalankan secara konsisten.

“Rakyat NTB tidak sedang menunggu pidato yang lebih keras. Rakyat sedang menunggu bukti bahwa setiap janji yang diucapkan pemerintah memiliki keberanian untuk diwujudkan. Sebab ketika janji hanya menjadi konsumsi media tanpa realisasi, yang runtuh bukan hanya kepercayaan publik, tetapi juga kehormatan olahraga NTB itu sendiri,” tutupnya.

Pihak terkait belum bisa dikonfirmasi, hingga berita diterbitkan.

Redaksi |

Sabtu, 25 Juli 2026

GAKADA BIDOM Hadiri Penutupan Porprov NTB XII 2026, Apresiasi Sukses Penyelenggaraan


MATARAM, Media Dinamika Global - Gabungan Kalawu Muda Bima-Dompu (GAKADA BIDOM) Pulau Lombok turut menghadiri acara penutupan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) XII Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Kota Mataram.

Kehadiran GAKADA BIDOM menjadi bentuk dukungan terhadap kemajuan olahraga daerah sekaligus apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di NTB tersebut.

Ketua GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Arif Kurniadin, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB yang dinilai berhasil menyelenggarakan Porprov NTB XII Tahun 2026 secara baik, aman, dan lancar.

“Porprov NTB XII Tahun 2026 merupakan ajang yang sangat positif dalam mencetak atlet-atlet berbakat dan berprestasi. Kami mengapresiasi kerja keras KONI NTB, panitia pelaksana, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Arif.

Menurutnya, pelaksanaan Porprov tidak hanya menjadi wadah kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat persatuan, persaudaraan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan atlet dan masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat.

Arif berharap melalui ajang Porprov akan lahir atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama NTB di tingkat nasional maupun internasional. Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadikan olahraga sebagai sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan prestasi.

Acara penutupan Porprov NTB XII Tahun 2026 berlangsung semarak dengan berbagai rangkaian hiburan, penyerahan penghargaan kepada atlet dan kontingen berprestasi, serta penampilan seni budaya yang mencerminkan persatuan dan keberagaman masyarakat NTB.

Penutupan Porprov secara resmi dilakukan oleh Gubernur NTB bersama jajaran KONI NTB. Momen tersebut menandai berakhirnya rangkaian kompetisi olahraga yang telah mempertemukan para atlet terbaik dari seluruh daerah di NTB.

Dengan berakhirnya Porprov NTB XII Tahun 2026, semangat kompetisi yang sehat, sportif, dan berprestasi diharapkan terus tumbuh demi mendukung kemajuan olahraga daerah serta mencetak generasi unggul yang mampu membawa nama baik Nusa Tenggara Barat di masa mendatang.

Redaksi |

Kamis, 23 Juli 2026

Porprov ke-XII 2026 Jadi Ajang Konflik, EW-LMND NTB Desak Gubernur Evaluasi Koni NTB

Ketua EW-LMND NTB dan Gubernur, KONI saat peresmian Porpov, (Ist/Surya)

MATARAM, Media Dinamika Global – Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII NTB 2026 yang seharusnya menjadi panggung lahirnya atlet-atlet terbaik daerah justru menuai kritik keras. Rentetan sengketa, protes kontingen, persoalan administrasi atlet hingga konflik antarcabang olahraga membuat ajang olahraga terbesar di NTB itu dinilai kehilangan esensi sportivitas dan prestasi.

Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (EW-LMND) NTB menilai kekisruhan yang terjadi selama PORPROV XII bukan persoalan teknis, melainkan cerminan buruknya tata kelola olahraga di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB.

Ketua EW-LMND NTB, Arif Haryadin, menyebut PORPROV XII telah berubah dari pesta olahraga rakyat menjadi arena konflik yang mempermalukan dunia olahraga NTB di hadapan publik.

“PORPROV seharusnya menjadi ruang kompetisi yang sehat dan bermartabat. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Hampir setiap hari publik disuguhi sengketa, protes, dan kontroversi. Ini bukan lagi pesta olahraga, tetapi panggung konflik yang mencederai marwah olahraga NTB,” tegas Arif, Jumat (24/7/2026).

Menurut Arif, banyaknya polemik yang muncul menunjukkan lemahnya kepemimpinan dan pengawasan penyelenggara. Ia menilai KONI NTB harus bertanggung jawab atas kekacauan yang terjadi karena gagal memastikan pelaksanaan PORPROV berjalan profesional, transparan, dan berkeadilan.

“Kalau pada level PORPROV saja penyelenggaraan masih carut-marut, lalu dengan dasar apa NTB meyakinkan publik bahwa daerah ini siap menjadi tuan rumah PON 2028? Jangan sampai ambisi besar hanya menjadi slogan tanpa kesiapan yang nyata,” ujarnya.

Arif menegaskan bahwa atlet tidak boleh menjadi korban dari buruknya tata kelola organisasi olahraga. Ia meminta seluruh proses seleksi, pembinaan, hingga penentuan peserta dilakukan secara objektif berdasarkan prestasi, bukan karena kedekatan, kepentingan kelompok, atau intervensi pihak tertentu.

“Olahraga harus bersih dari praktik-praktik yang merugikan atlet. Putra-putri terbaik NTB berhak mendapatkan kesempatan yang adil tanpa harus berhadapan dengan kepentingan yang tidak ada hubungannya dengan prestasi,” katanya.

EW-LMND NTB juga menyoroti sikap pemerintah daerah yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret di tengah berbagai polemik yang terus bermunculan. Menurut mereka, diamnya pemerintah hanya akan memperbesar ketidakpercayaan publik terhadap sistem pembinaan olahraga daerah.

Karena itu, EW-LMND mendesak Gubernur NTB segera turun tangan dengan membentuk tim evaluasi independen untuk mengaudit seluruh proses penyelenggaraan PORPROV XII sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja KONI NTB.

“Pemerintah tidak boleh hanya menjadi penonton. Gubernur harus hadir, mengambil sikap tegas, dan membersihkan persoalan yang selama ini menjadi sumber konflik dalam olahraga NTB,” tegas Arif.

Arif memperingatkan bahwa kegagalan melakukan pembenahan akan menjadi ancaman serius bagi masa depan olahraga NTB, termasuk terhadap persiapan menuju PON 2028.

“Jangan sampai PORPROV XII dikenang sebagai bukti kegagalan tata kelola olahraga NTB. Jika tidak ada evaluasi dan perbaikan yang serius, maka publik berhak mempertanyakan kesiapan NTB menjadi tuan rumah PON 2028 dan kami menolak PON 2028,” pungkasnya.

Redaksi |

Selasa, 21 Juli 2026

Cabor Menembak Jadi Penyumbang Medali Terbanyak Kota Bima di Porprov ke-XII 2026


KOTA BIMA, Media Dinamika Global - Cabang olahraga (Cabor) Menembak tampil gemilang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XII tahun 2026 dengan menjadi penyumbang medali terbanyak bagi Kontingen Kota Bima.

Hingga pelaksanaan pertandingan berjalan, tim menembak Kota Bima berhasil mengoleksi total 17 medali, terdiri atas 7 medali emas, 6 medali perak, dan 4 medali perunggu. Capaian tersebut menempatkan Cabor Menembak sebagai lumbung medali utama bagi Kota Bima pada pesta olahraga tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat itu.

Manajer Cabor Menembak Kota Bima, Mayor Inf Asep Okinawa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Kota Bima yang terus memberikan dukungan dan doa kepada para atlet.

“Kami mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan seluruh masyarakat Kota Bima. Alhamdulillah, atlet-atlet menembak mampu memberikan hasil terbaik dan menyumbangkan medali bagi daerah,” ujar Asep.

Menurutnya, raihan tersebut merupakan buah dari kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh tim yang telah menjalani persiapan panjang menghadapi Porprov 2026.

Meski telah mencatatkan prestasi membanggakan, Asep menegaskan perjuangan tim menembak belum berakhir. Sejumlah nomor pertandingan masih akan diikuti dan peluang menambah medali masih terbuka.

“Semoga pada pertandingan selanjutnya kami dapat menambah perolehan medali dan terus mengharumkan nama Kota Bima di ajang Porprov 2026,” katanya.

Redaksi |

Senin, 20 Juli 2026

GAKADA BIDOM Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Spanyol Taklukkan Argentina 1-0

GAKADA BIDOM Pulau Lombok saat Nobar, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global – GAKADA BIDOM Pulau Lombok menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Tim Nasional Spanyol melawan Tim Nasional Argentina di Sekretariat GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Senin (20/7/2026).

Kegiatan nobar tersebut dihadiri Dewan Pengawas GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Assoc. Prof. Junaidin, M.Pd., Ketua Umum Arif Kurniadin, Sekretaris, jajaran pengurus, serta puluhan tamu undangan yang turut memeriahkan suasana pertandingan.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, pertandingan berlangsung sengit dan menarik. Kedua tim sama-sama menampilkan permainan terbaiknya dalam laga puncak yang disaksikan dengan penuh antusias oleh para peserta nobar.

Dewan Pengawas GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Assoc. Prof. Junaidin, M.Pd., mengatakan pertandingan final tersebut menyajikan persaingan yang ketat antara dua tim besar dunia.

Menurutnya, sejak awal pertandingan Spanyol mampu menguasai jalannya permainan dan terus melancarkan serangan ke lini pertahanan Argentina. Namun, hingga waktu normal berakhir, kedua tim belum mampu mencetak gol sehingga skor tetap bertahan 0-0.

"Pertandingan berlangsung sangat menegangkan. Spanyol terus menekan pertahanan Argentina, tetapi hingga 90 menit waktu normal berakhir, belum ada gol yang tercipta," ujarnya.

Memasuki menit ke-106 (babak extra time), Spanyol akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Gol kemenangan tercipta melalui tendangan keras Ferran Torres, nomor punggung 7 yang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Argentina.

"Alhamdulillah, tim jagoan saya, Spanyol, berhasil mengubah kedudukan menjadi 1-0 pada babak tambahan waktu. Setelah itu wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir dan skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan Spanyol," katanya.

Junaidin mengaku bangga atas keberhasilan Tim Nasional Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Argentina pada laga final yang berlangsung dramatis.

"Saya senang dan bangga atas keberhasilan Tim Nasional Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Kemenangan ini menunjukkan kerja sama tim yang solid, disiplin permainan, serta mental juara yang luar biasa. Meskipun menghadapi Argentina yang merupakan tim kuat, Spanyol mampu menunjukkan kualitas terbaiknya hingga meraih kemenangan di partai final," tuturnya.

Ia berharap keberhasilan Spanyol dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berjuang, bekerja keras, dan menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap kompetisi.

"Kemenangan ini membuktikan bahwa dengan persiapan yang matang, kekompakan, dan semangat pantang menyerah, hasil terbaik dapat diraih. Selamat kepada Tim Nasional Spanyol atas gelar juara Piala Dunia 2026," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Arif Kurniadin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan tamu undangan yang telah hadir serta menjaga suasana kebersamaan selama kegiatan berlangsung.

"Kegiatan nobar ini bukan hanya untuk menyaksikan pertandingan final Piala Dunia, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota serta para tamu yang hadir," katanya.

Arif berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada berbagai momentum olahraga maupun kegiatan sosial lainnya guna memperkuat kekompakan dan solidaritas di lingkungan GAKADA BIDOM Pulau Lombok.

Redaksi |

Kamis, 16 Juli 2026

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028


Mataram, Media Dinamika Global – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026 di Lapangan Bumi Gora, Mataram, Kamis (16/7/2026). Ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus menguji kesiapan NTB sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 bersama Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pembukaan Porprov XII ditandai dengan penyalaan api Porprov oleh Gubernur didampingi Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Ketua KONI NTB H. Mori Hanafi, Wakil Ketua Umum KONI Pusat, serta atlet-atlet kebanggaan NTB. Acara turut dihadiri unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota se-NTB, pimpinan DPRD, kepala perangkat daerah, pengurus KONI, serta ribuan atlet dan ofisial dari seluruh kabupaten/kota. Pembukaan semakin semarak dengan parade kontingen, tari kolosal Raga Budaya, dan pertunjukan seni yang menggambarkan semangat persatuan masyarakat NTB.

Ketua KONI Provinsi NTB, H. Mori Hanafi, menjelaskan bahwa seluruh penyelenggaraan Porprov XII dirancang sebagai simulasi menuju PON XXII Tahun 2028. Karena itu, berbagai aspek teknis telah disesuaikan dengan standar nasional, termasuk penerapan sistem digital dalam pendaftaran atlet sebagai bagian dari modernisasi tata kelola olahraga.

"Porprov ini menjadi latihan bersama menuju PON 2028. Karena itu kami mulai menerapkan sistem yang lebih profesional, efisien, dan transparan agar seluruh perangkat penyelenggara terbiasa dengan standar nasional," ujarnya.

Porprov XII mempertandingkan 51 cabang olahraga yang diikuti 4.860 atlet, didampingi 1.088 ofisial, serta 519 wasit, hakim, dan juri. Pertandingan berlangsung hingga 26 Juli 2026 dan tersebar di enam daerah penyelenggara, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Menurut Mori, pelaksanaan Porprov tidak hanya menjadi ajang pembinaan prestasi, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Perputaran ekonomi selama penyelenggaraan diproyeksikan melampaui Rp100 miliar, didukung meningkatnya okupansi hotel, sektor transportasi, kuliner, serta aktivitas UMKM. Lebih dari 4.200 kamar hotel diperkirakan terisi, sementara jumlah penonton diproyeksikan mencapai lebih dari 150 ribu orang sepanjang pelaksanaan Porprov.

Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan Porprov merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTB, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, sponsor, dan masyarakat yang bersama-sama mendukung kemajuan olahraga di daerah.

Sementara itu, Gubernur NTB Miq Iqbal menegaskan bahwa Porprov bukan sekadar agenda olahraga empat tahunan, melainkan bagian penting dari proses pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi.

"Porprov ini bukan sekadar soal siapa yang menang dan kalah. Ini adalah embrio pembinaan atlet masa depan NTB. Dari sinilah kita menyiapkan generasi yang akan mengharumkan nama daerah pada PON maupun berbagai kejuaraan nasional dan internasional," tegasnya.

Menurut Gubernur, terdapat dua misi besar yang ingin dicapai melalui penyelenggaraan Porprov XII. Pertama, meningkatkan kualitas pembinaan sehingga prestasi atlet NTB pada PON XXII Tahun 2028 mampu melampaui capaian sebelumnya. Kedua, menjadikan Porprov sebagai wahana menguji kesiapan NTB menjadi tuan rumah PON yang profesional, akuntabel, dan berstandar nasional.

"Kita ingin menjadi tuan rumah terbaik. Sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, bersih, transparan, akuntabel, dan tidak menyisakan persoalan hukum maupun administrasi," ujar Miq Iqbal.

Kepada seluruh atlet, Gubernur berpesan agar menjadikan Porprov sebagai ajang mengasah kemampuan sekaligus membangun karakter. Menurutnya, prestasi harus berjalan seiring dengan sportivitas dan semangat persaudaraan.

"Bertandinglah dengan sungguh-sungguh, kejarlah prestasi setinggi mungkin, tetapi jangan pernah mengorbankan sportivitas. Kita boleh bersaing di arena, tetapi setelah pertandingan usai, kita tetap satu keluarga besar Nusa Tenggara Barat," pesannya.

Porprov XII NTB bukan hanya menjadi panggung lahirnya atlet-atlet terbaik menuju PON XXII Tahun 2028, tetapi juga menjadi bukti kesiapan Nusa Tenggara Barat sebagai tuan rumah yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing. Melalui ajang ini, Pemerintah Provinsi NTB berharap prestasi olahraga daerah terus meningkat, memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, serta memperkuat posisi NTB sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga nasional.

Redaksi |

Sabtu, 09 Mei 2026

Dari Bima ke Kupang, Pratu Farhan Sabet Mendali Emas di Muaythai NTT Fight 2026

Pratu Farhan, sukses meraih medali emas di ajang bergengsi
Muaythai NTT Fight 2026, (Ist/Surya Ghempar)

Kupang, Media Dinamika Global – Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga bela diri. Seorang anggota TNI Angkatan Darat asal Bima, Pratu Farhan, sukses meraih medali emas sekaligus dinobatkan sebagai atlet terbaik putra dalam ajang bergengsi Muaythai NTT Fight 2026 yang digelar di Gelanggang Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Event bergengsi yang mengusung semangat “Kupang Muaythai Camp” tersebut menjadi panggung bagi atlet-atlet Muaythai resmi di bawah naungan Muaythai NTT. Kompetisi ini menjadi sorotan publik karena menghadirkan pertarungan sengit dari para petarung terbaik di wilayah NTT dan sekitarnya.

Pratu Farhan tampil luar biasa setelah berhasil menumbangkan lawannya, Alfred Lomirihi, dalam duel final yang berlangsung penuh tensi tinggi. Kemenangan tersebut mengantarkan dirinya meraih medali emas sekaligus penghargaan prestisius sebagai atlet terbaik putra tahun 2026.

Prestasi gemilang itu sontak membuat keluarga besar Farhan di Bima dipenuhi rasa haru dan bangga.

Orang tua Farhan, Junaid Caputra, mengaku sangat terharu melihat putranya mampu mengharumkan nama keluarga dan daerah melalui dunia olahraga bela diri.

“Penghargaan itu adalah hasil kerja keras, disiplin, dan kemampuan yang selama ini ia tekuni di bidang olahraga. Kami sebagai orang tua tentu sangat bangga,” ujarnya usai menyaksikan pertandingan secara langsung melalui live streaming akun TikTok "naks_soe", Sabtu (9/5/2026).

Senada dengan itu, paman Farhan, Subagio, juga menyampaikan rasa syukur atas pencapaian luar biasa tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari peran besar para pelatih dan dukungan institusi tempat Farhan bertugas.

“Prestasi ini diraih berkat dukungan dari para pelatih yang terus membimbing Farhan, serta dukungan penuh dari jajaran satuan tempat ia bertugas. Kami sekeluarga sangat bangga,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh kepada Farhan, khususnya kepada Dandim Yonarhanud 9/AJW beserta jajaran.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Dandim Yonarhanud 9/AJW beserta jajaran, para pelatih, sahabat, teman dekat, dan semua pihak yang telah mendukung ananda Farhan hingga meraih prestasi ini,” tuturnya penuh haru.

Keberhasilan Pratu Farhan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Bima dan Nusa Tenggara, bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan semangat juang tinggi, prestasi besar bisa diraih, bahkan di tengah tugas sebagai abdi negara.

Prestasi ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi institusi TNI AD, keluarga, dan masyarakat Bima secara keseluruhan.

Redaksi | Surya Ghempar.

Sabtu, 25 April 2026

Karate Piala Kapolri 2026 Dibuka, Kuota Peserta Terbatas


Tangerang, Media Dinamika Global - Kejuaraan bergengsi Karate Piala Kapolri 2026 siap digelar dan menjadi ajang unjuk kemampuan para atlet dari seluruh penjuru Tanah Air.

Event bertajuk National Open Karate Championship ini membuka kesempatan luas bagi para karateka untuk berkompetisi di level nasional dengan kuota terbatas sebanyak 1.000 peserta.

Pendaftaran telah dibuka sejak 1 April 2026 dan akan berlangsung hingga 20 Juni 2026. Para peserta diwajibkan mengirimkan formulir pendaftaran sekaligus menyelesaikan proses pembayaran untuk memastikan keikutsertaan dalam turnamen ini.

Sebelum pertandingan dimulai, panitia akan menggelar technical meeting pada 24 Juni 2026 yang bertempat di GOR Nambo Jaya Sport Center, Kota Tangerang, Banten. 

Pertemuan ini bertujuan memberikan penjelasan teknis terkait aturan pertandingan, pembagian kategori, serta hal-hal penting lainnya kepada seluruh kontingen.

Sementara itu, pertandingan utama dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Juni 2026, di lokasi yang sama. Kejuaraan ini dipastikan akan menghadirkan persaingan ketat, mengingat antusiasme peserta yang tinggi dan keterbatasan kuota.

Ketua panitia, Kombes pol Dr. Dewa Wijaya, menegaskan bahwa ajang ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet karate nasional.

“Kami ingin kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet potensial dari seluruh Indonesia. Dengan sistem yang profesional dan transparan, kami berharap dapat melahirkan karateka yang mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.

Kombes Dewa juga mengimbau para peserta untuk segera mendaftar mengingat kuota yang terbatas. 

“Antusiasme peserta sangat tinggi,  kami sarankan untuk tidak menunda pendaftaran agar tidak kehabisan slot,” tambahnya.

Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet karate berprestasi yang dapat mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Redaksi |

Sabtu, 28 Maret 2026

Kapolda NTB Pimpin Aksi Bersih Pantai di Tanjung Aan, Dorong Kepedulian Lingkungan


Mataram, Media Dinamika Global – Kapolda NTB Edy Murbowo bersama jajaran pejabat utama Polda NTB menggelar aksi gotong royong bersih-bersih pantai di Pantai Tanjung Aan, Sabtu (28/03/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua dan Pengurus Bhayangkari Daerah NTB, Kapolres Lombok Tengah beserta personelnya, serta melibatkan berbagai unsur yang bersama-sama membersihkan kawasan wisata unggulan tersebut.

Di sela kegiatan, Kapolda NTB menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari implementasi dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan wisata.

“Ini adalah langkah nyata Polri dalam menjaga lingkungan, terutama di kawasan wisata. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh dan motivasi bagi masyarakat untuk ikut peduli terhadap kebersihan,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga kebersihan pantai bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan lingkungan yang bersih dan terawat, kawasan wisata seperti Tanjung Aan diharapkan tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

Aksi gotong royong ini juga menjadi bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam, sekaligus memperkuat kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan demi keberlanjutan pariwisata di Nusa Tenggara Barat.

Redaksi |

Karate Piala Kapolri 2026 Digelar Juni di Tangerang, Ribuan Atlet Siap Tanding


Jakarta, Media Dinamika Global – Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2026, siap digelar pada 25–28 Juni 2026 di GOR Nambo Jaya Sport Center, Kota Tangerang. Event ini masuk rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus jadi panggung unjuk kemampuan atlet dari berbagai daerah.

Kejuaraan Karate ini menghadirkan kategori Polri, open tournament, hingga antar pelajar. Pendaftaran dibuka sejak 1 April hingga 20 Juni 2026, dilanjutkan verifikasi serta technical meeting sehari sebelum laga dimulai.

Ketua Umum Karate Bhayangkara Presisi, Prof. (Ris) Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., APU., menegaskan jika ajang ini tak sekadar kompetisi.

"Kejuaraan ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan langkah menuju komunitas yang lebih sehat, disiplin, dan terhubung secara positif," ungkapnya.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, S.H., M.H., menyebut jika persiapan terus dimatangkan demi menghadirkan event berkualitas.

"Panitia menyiapkan seluruh kebutuhan pertandingan secara maksimal, mulai dari teknis hingga pelayanan peserta, agar kejuaraan berjalan lancar dan profesional," katanya.

Dr. Dewa Wijaya menambahkan jika antusiasme peserta diperkirakan tinggi, mengingat kejuaraan ini terbuka untuk berbagai kategori.

"Kami berharap ajang ini bisa jadi wadah pembinaan atlet, sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui olahraga," ucapnya.

Atmosfer pertandingan diprediksi ramai. Selain atlet Polri, peserta umum dan pelajar ikut meramaikan berbagai kelas, mulai kata hingga kumite dengan sistem gugur.

Panitia menyiapkan medali, piagam, hingga trofi juara umum. Bahkan ada penghargaan Best of the Best bagi atlet terbaik sepanjang turnamen.

"Semangat sportivitas, disiplin, dan kebersamaan jadi nilai utama, yang ingin terus kami dorong lewat kejuaraan ini," tutupnya.

Dengan skala nasional dan konsep terbuka, Piala Kapolri 2026 diharapkan jadi momentum pembinaan atlet karate, sekaligus mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Redaksi  |

Rabu, 24 Desember 2025

Turnamen Voli PGRI Cup 4 Resmi Berakhir, Korwil Monta Ucapkan Selamat Ke Para Pemenang


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Turnamen Bola Voli PGRI Cup 2025 yang berlangsung dari tanggal 04 hingga 22 Desember 2025, resmi ditutup dengan penuh semangat dan kebanggaan. Selasa, (23/12/25)

Acara penutupan ini berlangsung semarak dan dihadiri oleh Asisten satu Bupati Bima yang juga memberikan sambutan dan apresiasi kepada seluruh peserta dan juga pihak yang terlibat dalam hal ini seluruh panitia penyelenggara turnamen yang telah berjalan sukses, aman dan lancar.

Kehadiran pihak Dinas Pendidikan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan turnamen yang melibatkan pelajar SMP/MTs se-Kabupaten Musi Rawas, Lubuklinggau, Muratara, 

Kehadiran pihak Pemerintah Daerah dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan penuh atas partisipasi seluruh peserta Turnamen Bola Voli antar Sekolah Se-Kecamatan Monta yang telah menunjukkan semangat sportivitas dan kekompakan sepanjang pelaksanaan kegiatan tersebut, menjadikan turnamen ini lebih dari sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai bentuk kebersamaan dan silaturahmi antar sekolah.

Selain piala, para pemenang turnamen ini juga mendapatkan sertifikat penghargaan dan hadiah uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih. 

Para juara menunjukkan kemampuan dan semangat yang luar biasa di lapangan, menciptakan pertandingan yang penuh tantangan dan menarik untuk disaksikan.

Berikut adalah daftar pemenang dari turnamen Bola Voli PGRI Cup 4 Tingkat Kecamatan Monta dari tingkat SD maupun SMP.

Tingkat SD

Juara 1 dirai oleh SDN Inpres 1 Simpasai 

Juara 2 dirai oleh SDN Tolotangga

Juara 3 dirai oleh SDN Simpasai

Sedangkan untuk tingkat SMP 

Juara 1 diraih SMP Negeri 1 Monta B

Juara 2 diraih SMP Negeri 7 Satap Monta dan 

Juara 3 bersama diraih SMP N 1 Monta A dan SMP Negeri 4 Monta.

Pada acara penutupan yang digelar pada tanggal 22 Desember 2025, Bahtiar, S.Pd selaku Korwil Pendidikan Kecamatan Monta sekaligus Kepala SDN Inpres 1 Simpasai memberikan ucapan selamat kepada para pemenang. “Selamat kepada tim yang telah meraih kemenangan. Dan bagi yang belum menang, jangan berkecil hati, Insya Allah tahun depan, panitia akan kembali mengundang Bapak dan Ibu untuk ikut serta dalam kegiatan yang sama yang tentunya akan lebih besar dan semarak lagi, tetaplah semangat, ujarnya.

Selain itu, pada momentum tersebut juga diumumkan kategori pemain terbaik yang diberikan kepada individu yang menunjukkan performa luar biasa dan semangat juang tinggi sepanjang turnamen. Pemain terbaik ini mendapatkan penghargaan khusus sebagai bentuk pengakuan terhadap kemampuan dan dedikasi mereka di lapangan, yang diraih oleh salah peserta dari SDN Inpres 1 Simpasai bernama Arif Rachman biasa disapa (Zidan)

Bahtiar, juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran turnamen ini. “Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan membantu sehingga Turnamen Bola Voli PGRI Cup 4 Tingkat Kecamatan Monta Kabupaten Bima tahun 2025 telah berjalan dengan sukses,, tanpa adanya dukungan semua pihak turnamen ini tentunya tidak akan berjalan dengan baik, pungkasnya.

Terakhir disampaikannya bahwa, Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana untuk membangun semangat persatuan, silaturahmi dan kebersamaan, para Guru-guru yang ada di dibawah naungan PGRI Kecamatan Monta, 

dan saya berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali di tahun-tahun mendatang dengan lebih banyak tim yang berpartisipasi dan prestasi yang lebih menginspirasi lagi, tutup Bahtiar. (Tim)

Selasa, 25 November 2025

Turnamen Mini Soccer Kades Cup I Desa Keli Resmi Berakhir, Ini Harapan Kades.


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Turnamen Mini Soccer Kades Cup Desa Keli Kecamatan Woha Kabupaten Bima resmi berakhir, Senin, (23/11/25).

Hadir dalam kegiatan penutupan Turnamen Mini Soccer Kades Cup I Desa Keli tersebut, Kades Keli Drs. Ramlin Ibrahim, Danramil-06/Woha Kapten Ibrahim, Kapolsek Woha, AKP. Muhtar, Ketua Panitia Drs. Mayor, S.Pd dan anggotanya, serta masyarakat Desa Keli yang ikut meramaikan suasana penutupan.

Mini Soccer yang di selenggarakan oleh Pemerintah Desa Keli merupakan turnamen antar Rt Se-Desa Keli, dan berjalan selama satu bulan lebih.

Pada laga penentu tersebut, panitia mempertemukan kedua kesebelasan terkuat untuk melakoni pertandingan final RT. 12 (Lodoo FC) VS RT. 02 (Landete FC), selama pertandingan Tim dari RT 12 begitu mendominasi permainan, hingga mampu menaklukkan Tim dari RT. 02, dan akhirnya keluar sebagai juara pada ajang Turnamen Mini Soccer Kades Cup Desa Keli 2025.

Tim dari RT. 02 harus puas berada pada posisi kedua, meskipun selama dalam pertandingan bermain begitu impresif, dan disusul oleh tim dari RT. 10 (PARUGA NA,E) dan Rt.01 sebagai juara tiga bersama.

Dalam momentum penutupan tersebut, Kades Keli Drs. Ramlin Ibrahim menyampaikan 

apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Turnamen Mini Soccer Kades Cup I Desa Keli.

Selain itu di sampaikannya, saya juga berterima kasih kepada pihak yang telah memberikan dukungan keamanan, baik dari Danramil 1608-06/Woha dan Kapolsek Woha serta masyarakat Desa Keli pada umumnya, sehingga turnamen ini berjalan dengan baik.

Lanjutnya, turnamen ini merupakan olahraga antar warga, untuk saling mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.

Dan bagi tim yang telah mendapatkan juara, tetaplah rendah hati, sementara yang belum berhasil mendapatkan juara, agar tidak berkecil hati dan tetap terus berlatih, karena ajang ini kami gagas sebagai upaya untuk membangkitkan kembali semangat para generasi muda yang memiliki bakat dalam bidang olahraga Sepak Bola. 

Sehingga bisa melanjutkan tongkat estafet para pemain PS Jujur Desa Keli yang sudah 15 tahun tidak lagi muncul, maka melalui Turnamen Mini Soccer Kades Cup I Desa Keli ini, saya mengajak para generasi "Ayo bangun dan bangkitka, buatlahnama Desa Keli si kenal dimana-mana berkat kehebatan kalian semua.

Terakhir disampaikannya, saya berharap dengan adanya kegiatan ini hubungan silaturrahmi kita semakin kuat, dan semoga akan tercipta generasi Sepak Bola yang mengharumkan nama Desa Keli hingga Kabupaten Bima pada umumnya, tutupnya. (Rayon MDG)

Kamis, 20 November 2025

Optimis Masuk Putaran Final! Tim Korwil Monta Matangkan Persiapan


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Laga panas antara Tim dari Korwil Monta VS PLN Woha di Turnamen Kepala Desa Cup I Desa Monta antar Instansi dalam ajang Mini Soccer akan di gelar pada 21 November 2025 di Lapangan Sepak Bola Desa Monta Kecamatan Monta Kabupaten Bima. Jumat, (14/11/2025

Tim dibawah asuhan Korwil Kecamatan Monta Bahtiar, S.Pd, telah mempersiapkan diri dengan matang, sehingga pada saat melawan Tim dari PLN Woha akan mampu meraih kemenangan dan akan melaju ke final.

Korwil Kecamatan Monta Bahtiar, S.Pd menyatakan timnya telah mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi kompetisi tersebut, dan optimis mencapai target yang di inginkan, "iya... kami sudah sangat siap menghadapi mereka", ujarnya.

Lanjutnya, Persaingan dalam Turnamen Kepala Desa Cup I Desa Monta antar Instansi begitu ketat, akan tetapi dengan berbagai kemampuan yang dimiliki oleh para pemain, saya sangat optimis akan memenangkan pertandingan laga panas tersebut.

Terakhir disampaikannya, Ia menekankan pencapaian yang diharapkan sesuai target yakni masuk ke putaran final. “Insya Allah, untuk pertandingan besok kami sudah siap.

Kami sangat mengharapkan doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kecamatan Monta agar target kami sebagai finalis bisa tercapai, tutupnya penuh semangat. (Tim MDG)