Danramil 1608-05/Donggo, Kapten Inf. Safrudin, S.Sos., Sebagai Inspektur
Donggo, Media Dinamika Global.id.– Suasana duka menyelimuti Dusun Sangari, Desa Mbawa, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Sabtu (31/10/2026), saat TNI melaksanakan upacara penyerahan dan pemakaman secara militer jenazah almarhum Pratu Muhammad Sultonik, NRP 31210248000401, anggota Yonif 621/Manuntung Kodam VI/Mulawarman.
Upacara pemakaman yang berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Sangari tersebut dipimpin oleh Danramil 1608-05/Donggo Kapten Inf. Safrudin, S.Sos., selaku Inspektur Upacara. Bertindak sebagai Komandan Upacara Danpos Soromandi Peltu Dedi, sedangkan Perwira Upacara dijabat Batih Wanwil Koramil 1608-05/Donggo Peltu Kusmulyadi. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 1.000 orang, terdiri atas keluarga besar TNI, unsur pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Ket.Gambar: Suasana Pemakaman di Dusun Sangari.
Rangkaian prosesi diawali dengan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada TNI untuk dimakamkan secara militer. Sebelum diberangkatkan menuju TPU, jenazah terlebih dahulu dishalatkan di Masjid Nurul Muttaqin, Dusun Sangari. Selanjutnya dilaksanakan penghormatan dan pelepasan jenazah oleh pasukan upacara sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.
Setibanya di lokasi pemakaman, upacara militer dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup singkat almarhum, Apel Persada, penurunan jenazah ke liang lahat, penimbunan tanah secara simbolis oleh Inspektur Upacara dan keluarga, serta peletakan karangan bunga dan penaburan bunga. Prosesi ditutup dengan doa bersama dan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Pratu Muhammad Sultonik lahir di Sangari, Bima, pada 25 April 2001. Almarhum merupakan putra pertama dari dua bersaudara, pasangan Bapak Arsyad Bin Ahed dan Ibu Dianah Binti Mustamin. Semasa dinas, almarhum bertugas sebagai Tamunisi-1 Cuk-1 Ru 3 Ton Morse Kiban Yonif 621/Manuntung.
Almarhum meninggal dunia pada Jumat (30/10/2026), sekitar pukul 01.00 WITA, setelah menjalani perawatan di RSUD dr. H. Moch. Ansari, Kalimantan Selatan, akibat sakit.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhum. Atas nama Komandan Kodim 1608/Bima dan jajaran Yonif 621/Manuntung, disampaikan penghargaan atas pengabdian serta amal bakti almarhum selama menjalankan tugas sebagai prajurit TNI.
Pihaknya juga mengajak keluarga yang ditinggalkan agar senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut. Pengabdian almarhum diharapkan menjadi kenangan dan teladan bagi keluarga serta rekan-rekan sejawat.
Sementara itu, perwakilan keluarga, Bapak Abdul Havid, S.Pd., menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada satuan Yonif 621/Manuntung serta Kodim 1608/Bima, khususnya Koramil 1608-05/Donggo, atas perhatian, bantuan, dan pendampingan sejak proses pemulangan jenazah hingga pelaksanaan pemakaman secara militer di tanah kelahirannya.
Keluarga juga menyampaikan permohonan maaf apabila semasa hidup almarhum terdapat kesalahan, kekhilafan, maupun urusan yang belum terselesaikan, serta memohon doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Upacara pemakaman turut dihadiri Dankima Yonif 621/Manuntung Kapten Inf. Muhlis, personel gabungan Koramil 1608-05/Donggo dan Koramil 1608-02/Bolo, Persit KCK Ranting VI Donggo, Pj. Kepala Desa Mbawa Israil, S.Sos., serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan masyarakat Desa Mbawa.
Seluruh rangkaian upacara penyerahan dan pemakaman secara militer berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir TNI kepada salah satu prajuritnya sekaligus wujud kepedulian dan solidaritas kepada keluarga yang ditinggalkan.
Selamat jalan, Pratu Muhammad Sultonik. Terima kasih atas pengabdianmu kepada bangsa dan negara. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahmu, mengampuni segala khilafmu, dan menempatkanmu di tempat terbaik di sisi-Nya. (Sekjend MDG)

