PRODI PGSD UNSWA RESMI BERGABUNG SEBAGAI ANGGOTA PPPSPGSDI DAN JALIN KERJA SAMA DENGAN 16 PROGRAM STUDI PGSD SE-INDONESIA
SURABAYA, Media Dinamika Global.id.– Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Nggusuwaru (UNSWA) Kota Bima, turut berpartisipasi dalam kegiatan Workshop dan Kongres Perkumpulan Pengelola Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (PPPSPGSDI) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 di Platinum Hotel Surabaya, Jawa Timur.
Keikutsertaan Prodi PGSD UNSWA dalam kegiatan nasional ini menjadi momentum penting untuk memperkuat eksistensi kelembagaan, memperluas jejaring akademik, serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan calon guru sekolah dasar di tingkat nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Prodi PGSD FKIP Universitas Nggusuwaru secara resmi bergabung menjadi anggota PPPSPGSDI. Bergabungnya PGSD UNSWA dalam organisasi nasional pengelola program studi PGSD di Indonesia diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi, pertukaran informasi, pengembangan kurikulum, peningkatan mutu pembelajaran, serta penguatan tata kelola program studi.
Tidak hanya itu, Prodi PGSD UNSWA juga melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan 16 Program Studi PGSD dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kerja sama lintas wilayah ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pertukaran dosen dan mahasiswa, publikasi ilmiah bersama, pengembangan inovasi pembelajaran, peningkatan kompetensi lulusan, serta berbagai kegiatan akademik lintas perguruan tinggi.
MENGUSUNG TRANSFORMASI PGSD MENUJU KEUNGGULAN GLOBAL BERKELANJUTAN
Workshop dan Kongres PPPSPGSDI Tahun 2026 mengangkat tema:
“Transformasi PGSD Menuju Keunggulan Global Berkelanjutan: Penguatan Profil dan CPL, Sistem Pengukuran Outcome, Akreditasi LAMDIK 3.0, Pengelolaan RPL, dan Penguatan Jurnal PGSD Menuju Scopus.”
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional, yaitu:
1. Prof. Dr. Muchlas Samani, M.Pd. (LAMDIK).
2. Prof. Dr. Hs. Muslimin Ibrahim, M.Pd. (UNUSA).
3. Prof. Dr. Fahrurrozi, M.Pd. (UNJ).
4. Prof. Dr. I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd. (Undiksha).
5. Dr. Muhammad Anas Ma'arif, M.Pd. (UAC).
Sejumlah agenda strategis turut dibahas, di antaranya kebijakan LAMDIK 3.0, FGD DKPS dan LED LAMDIK 3.0, desain kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pengembangan sistem pengukuran CPMK dan CPL, pengelolaan RPL PGSD, pembentukan konsorsium PGSD dan PKS antarprogram studi, serta peningkatan kualitas jurnal PGSD menuju Scopus.
MEMBANGUN KOLABORASI NASIONAL LINTAS WILAYAH LLDIKTI.
Kongres dan Workshop PPPSPGSDI Tahun 2026 juga menjadi ruang pertemuan pengelola dan perwakilan Program Studi PGSD dari berbagai wilayah LLDIKTI di Indonesia.
Berdasarkan daftar usulan perguruan tinggi kerjasama PGSD UNSWA dengan perwakilan wilayah LLDIKTI, jejaring perguruan tinggi yang teridentifikasi mencakup berbagai wilayah, antara lain:
1. Wilayah I: Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.
2. Wilayah II: Universitas Lampung dan Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung.
3. Wilayah III: Universitas Negeri Jakarta.
4. Wilayah IV: UPI Kampus Cibiru dan Universitas Djuanda.
5. Wilayah V: Universitas PGRI Yogyakarta.
6. Wilayah VI: Universitas Ngudi Waluyo.
7. Wilayah VII: Universitas Muhammadiyah Surabaya.
8. Wilayah VIII: Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
9. Wilayah IX: Universitas Sulawesi Tenggara.
10. Wilayah X: Universitas Negeri Padang.
11. Wilayah XI: Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda.
12. Wilayah XII: Mencakup Maluku dan Maluku Utara.
13. Wilayah XIV: Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.
14. Wilayah XV: Universitas Muhammadiyah Kupang.
15. Wilayah XVI: Mencakup Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.
16. Wilayah XVII: Universitas Islam Riau.
Daftar tersebut merupakan usulan perwakilan wilayah LLDIKTI, bukan keseluruhan peserta kongres. Kegiatan ini diikuti sekitar 164 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Kehadiran jejaring dari berbagai wilayah tersebut memperlihatkan semangat kolaborasi pendidikan guru sekolah dasar yang melintasi batas geografis. Hal ini sekaligus membuka peluang bagi PGSD UNSWA untuk memperluas kemitraan dan berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dasar secara nasional.
MEMPERKUAT KOLABORASI, MENINGKATKAN MUTU, DAN MEMBANGUN KEUNGGULAN.
Bagi Prodi PGSD UNSWA, keikutsertaan dalam Kongres PPPSPGSDI bukan sekadar partisipasi dalam forum nasional, melainkan langkah strategis untuk memperkuat posisi program studi dalam ekosistem pendidikan guru sekolah dasar di Indonesia.
Melalui keanggotaan PPPSPGSDI dan kerja sama dengan 16 Program Studi PGSD, UNSWA berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, pengembangan kurikulum, kompetensi dosen, produktivitas penelitian, publikasi ilmiah, serta inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi keilmuan Prodi PGSD FKIP Universitas Nggusuwaru, yaitu:
“Menjadi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar bereputasi nasional yang menghasilkan lulusan unggul, inovatif, dan berkarakter Nggusuwaru pada tahun 2027.”
Keanggotaan dalam PPPSPGSDI dan terjalinnya kerja sama lintas perguruan tinggi menjadi langkah nyata PGSD UNSWA untuk terus berkembang, memperkuat reputasi akademik, serta mengambil bagian dalam transformasi pendidikan guru sekolah dasar di Indonesia.
DARI KOTA BIMA UNTUK INDONESIA!
Bersinergi dalam kolaborasi, bertransformasi menuju keunggulan, dan berkontribusi bagi masa depan pendidikan dasar Indonesia.
PGSD UNSWA – Unggul, Inovatif, dan Berkarakter Nggusuwaru.(Sekjend MDG)
