SMKPP Negeri Bima Mutakhirkan e-Jurnal PINTAR, Fasilitasi Pembelajaran Daring dan TKA Guru
KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id.– Dalam upaya menjaga kesinambungan dan kualitas proses belajar mengajar di tengah dinamika agenda sekolah, SMKPP Negeri Bima secara proaktif telah melakukan penyesuaian signifikan pada aplikasi e-Jurnal PINTAR. Pembaruan sistem ini dirancang khusus untuk mendukung efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa Kelas X dan XI, serta kelancaran pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa Kelas XII yang berlangsung selama empat hari, mulai Senin, 26 Oktober hingga Kamis, 29 Oktober 2026.
Langkah adaptif ini menjadi momentum krusial bagi SMKPP Negeri Bima untuk menunjukkan komitmennya dalam memanfaatkan teknologi demi mendukung dedikasi para guru. Tim Digitalisasi Sekolah bergerak cepat menyempurnakan sistem e-Jurnal PINTAR agar para pendidik dapat mencatatkan presensi dan aktivitas mengajar tanpa kendala teknis, meskipun berada di lokasi yang berbeda. Ini adalah manifestasi nyata dari nilai Kompeten yang dimiliki sekolah, memastikan infrastruktur pendidikan selalu prima dan mendukung kebutuhan zaman.
Menurut Tim Digitalisasi Sekolah, penyesuaian ini dirancang untuk memastikan akuntabilitas jam pelajaran guru tetap terpenuhi 100% di sistem. Serangkaian pembaruan sistem yang telah diterapkan mencakup beberapa poin penting yang memberikan fleksibilitas tanpa mengurangi standar akuntabilitas.
Pertama, kewajiban mengisi e-Jurnal (Jurnal Awal dan Jurnal Akhir) sesuai jadwal mengajar tetap berlaku, menjamin setiap aktivitas pengajaran tercatat dengan baik. Kedua, sistem telah menonaktifkan validasi radius GPS. Artinya, guru kini dapat mengisi e-Jurnal dari mana saja—baik dari rumah, ruang kerja, maupun lokasi pendampingan TKA—tanpa terkendala batas jarak sekolah, sebuah langkah yang mendukung kemandirian guru dalam menjalankan tugas.
Ketiga, pemindaian QR Code fisik kelas pada "Jurnal Awal" ditiadakan secara otomatis. Sistem akan langsung mengesahkan presensi dengan status "PRESENSI RESMI - KBM DARING / TKA (SMKPP NEGERI BIMA)", yang ditandai dengan centang hijau, memudahkan guru untuk langsung melanjutkan pemilihan surat pendek atau doa Juz 'Amma untuk dipandu bersama siswa.
Lebih lanjut, aplikasi e-Jurnal PINTAR kini dilengkapi dengan pilihan status kehadiran baru pada formulir Step 1. Guru dapat memilih "Pembelajaran Daring" saat melaksanakan KBM daring bersama Kelas X atau Kelas XI, atau "Pendampingan TKA" saat bertugas mengawasi Kelas XII. Terakhir, fitur inovatif berupa tombol "Upload Screenshot" ditambahkan pada "Jurnal Akhir". Fitur ini memungkinkan guru melampirkan bukti konkret interaksi KBM daring melalui Google Meet, Zoom, grup WhatsApp, atau dokumentasi kegiatan TKA, menumbuhkan transparansi dan akuntabilitas.
Kepala SMKPP Negeri Bima, Abdul Hamid, S.Pt., M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap Tim Digitalisasi Sekolah atas respons cepat dan inovasi yang berkelanjutan. "Pembaruan e-Jurnal PINTAR ini adalah bukti komitmen SMKPP Negeri Bima untuk tidak hanya beradaptasi, tetapi juga memimpin dalam pemanfaatan teknologi pendidikan. Ini selaras dengan visi sekolah untuk mencetak lulusan yang berkarakter, mandiri, dan kompeten, didukung oleh ekosistem pendidikan yang adaptif dan berkualitas," ujar beliau. "Dedikasi para guru dalam memanfaatkan sistem ini untuk memastikan mutu pembelajaran tetap terjaga patut diacungi jempol."
Dengan alur pengisian yang lebih sederhana namun tetap komprehensif, para guru diharapkan dapat fokus pada esensi pengajaran dan pendampingan siswa. Seluruh penyesuaian ini menegaskan bahwa SMKPP Negeri Bima tidak hanya mengajarkan keterampilan pertanian, tetapi juga membekali seluruh civitas akademika dengan kemampuan adaptasi dan pemanfaatan teknologi yang menjadi fondasi keberhasilan di era digital.
Pembaruan sistem ini menjadi cerminan visi SMKPP Negeri Bima dalam membangun budaya sekolah yang positif, responsif terhadap perubahan, dan senantiasa berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik. Dengan demikian, proses belajar mengajar dapat berjalan optimal, menghasilkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global dengan mental KOMBAT yang kuat.(Sekjend MDG)
