Lembaga Swadaya Masyarakat Detektif Investigasi Indonesia, Satgas BGN NTB Bungkam Terkait Dugaan 21 Korban Keracunan di SPPG Suci Tangga Kecamatan Monta.
Bima, Media Dinamika Global.id.-- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Detektif Investigasi Indonesia menyoroti sikap Satuan Tugas (Satgas) Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi NTB yang hingga kini tidak merespon adanya dugaan keracunan massal yang menimpa 21 orang di SPPG Suci, Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.
Ironisnya, hingga rilis ini diterbitkan, Satgas BGN NTB belum memberikan klarifikasi maupun tanggapan resmi meskipun telah berupaya dikonfirmasi melalui saluran komunikasi resmi.
Wakil Ketua LSM Detektif Investigasi Indonesia, Armannul Haqim, S.H. menegaskan:
Kami sangat menyayangkan sikap diam Satgas BGN NTB. Ini menyangkut keselamatan 21 warga, mayoritas anak-anak penerima manfaat program. Negara hadir melalui program gizi, tapi ketika ada dugaan korban keracunan, tidak ada transparansi dan tanggung jawab. Kami mendesak Satgas BGN NTB segera turun ke lokasi, buka data, dan hentikan sementara operasional SPPG Suci jika terbukti tidak memenuhi standar higienis."
LSM Detektif Investigasi Indonesia menyatakan sikap:
1. Mendesak Satgas BGN NTB dan BGN Pusat untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap SPPG Suci Tangga.
2. Meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Bima membuka data hasil pemeriksaan sampel makanan dan korban.
3. Meminta program MBG tidak dijadikan ajang bisnis yang mengabaikan SOP keamanan pangan.
Hingga berita ini dirilis, tim masih berupaya menghubungi pihak Satgas BGN NTB untuk mendapatkan hak jawab.(Sekjend MDG
