Camat Wawo Resmi Buka Event Ntumbu Tuta 2026, Pawai Budaya Libatkan Peserta Lintas Kecamatan
BIMA, Mediadinamikaglobal.id — Event Ntumbu Tuta 2026 resmi dibuka oleh Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S.Sos., di kawasan wisata Ina Hami, Desa Ntori, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (9/10/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Oktober 2026, ini diinisiasi oleh pemuda Desa Ntori melalui komunitas Ntori Creative Circle. Event tersebut menjadi salah satu upaya masyarakat dalam melestarikan tradisi dan kebudayaan lokal sekaligus memperkenalkan potensi wisata Desa Ntori kepada masyarakat luas.
Pembukaan acara ditandai dengan rangkaian kegiatan seni budaya yang melibatkan masyarakat, pelaku seni tradisional, sanggar, serta peserta didik dari sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Bima.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S.Sos., Kapolsek Wawo IPTU Eka Farman, S.H., M.H., Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf. Armansyah, Koordinator Wilayah Dikbudpora Kecamatan Wawo Ismail, S.Pd., Sekretaris Desa Ntori Ismail, perangkat Desa Ntori, Ketua BPD Ntori Suryadin AR beserta anggota, personel Polsek Wawo, personel Koramil 1608-06/Wawo, anggota Satpol PP Kecamatan Wawo, serta masyarakat dan peserta pawai budaya.
Sebelum pembukaan resmi, kegiatan diawali dengan pawai budaya yang dimulai dari Garasi PO Septi Jaya dan berakhir di kawasan wisata Ina Hami, Desa Ntori.
Pawai berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat Desa Ntori dan peserta dari berbagai wilayah. Menariknya, partisipasi dalam Event Ntumbu Tuta tidak hanya berasal dari Desa Ntori maupun Kecamatan Wawo, tetapi juga melibatkan peserta dari kecamatan lain di Kabupaten Bima.
Keterlibatan lintas kecamatan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk memperkenalkan keragaman seni dan budaya tradisional Bima.
Pengamanan dan pengawalan dilakukan oleh personel Polsek Wawo bersama unsur terkait guna mendukung kelancaran kegiatan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama pawai berlangsung.
Event Ntumbu Tuta bukan kali pertama dilaksanakan. Kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan masyarakat Desa Ntori yang terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya leluhur.
Melalui penyelenggaraan secara berkelanjutan, generasi muda diberikan ruang untuk mengenal, mempelajari, dan melestarikan tradisi yang menjadi identitas masyarakat setempat.
Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan ini adalah atraksi Ntumbu Tuta atau adu kepala, sebuah tradisi budaya yang dikenal masyarakat Bima. Selain itu, berbagai pertunjukan seni tradisional turut ditampilkan untuk memperkaya rangkaian acara.
Pelaksanaan event ini juga memperlihatkan peran aktif pemuda Desa Ntori dalam menggerakkan kegiatan kebudayaan dengan dukungan pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, pelaku seni, dan masyarakat.
Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S.Sos., secara resmi membuka Event Ntumbu Tuta 2026 pada rangkaian acara pembukaan yang berlangsung Jumat sore.
Pembukaan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan budaya yang dijadwalkan berlangsung hingga Minggu, 11 Oktober 2026.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku seni dan generasi muda untuk menampilkan potensi serta kreativitas mereka dalam menjaga kebudayaan daerah.
Kehadiran unsur Forkopimcam Wawo dalam kegiatan tersebut juga mencerminkan dukungan lintas sektor terhadap kegiatan masyarakat yang mengedepankan pelestarian tradisi, kebersamaan, dan pengembangan potensi daerah.
Berdasarkan rundown panitia Ntori Creative Circle, kegiatan hari pertama diawali dengan pra-acara pada pukul 13.30–15.30 Wita yang melibatkan masyarakat Desa Ntori.
Selanjutnya, masyarakat mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dari UPT Puskesmas Wawo.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi, laporan ketua panitia, sambutan, serta beragam pertunjukan seni dan budaya tradisional.
Adapun penampilan yang dijadwalkan pada hari pertama meliputi:
Tarian tradisional oleh SDN 3 Maria.
Mpa'a Manca atau pencak silat tradisional oleh pelaku seni dan budaya Desa Ntori.
Buja Kadanda oleh pelaku seni dan budaya Desa Ntori.
Ntumbu Tuta atau adu kepala, sebagai salah satu atraksi utama.
Pertunjukan tari oleh SDN Inpres Ntori.
Pertunjukan oleh Bantaran Angin Raining Wawo.
Pertunjukan tari oleh SDN Inpres Kambilo.
Pertunjukan tari oleh MTsN 1 Wawo.
Pertunjukan marawis oleh Sanggar Marawis Mangge Asi, Desa Kombo
Pertunjukan tari oleh SMPN 1 Wawo.
Pertunjukan Patu Cambe oleh pelaku seni dan budaya Desa Ntori.
Pertunjukan tarian Tembe Nggoli oleh SMAN 1 Madapangga
Monolog oleh Yasin, S.Sos
Beragam penampilan tersebut menjadi bukti keterlibatan masyarakat dan dunia pendidikan dalam mendukung keberlangsungan kegiatan budaya di Kecamatan Wawo.
Pelaksanaan Event Ntumbu Tuta 2026 di kawasan wisata Ina Hami diharapkan memberikan dampak positif bagi pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan potensi wisata Desa Ntori.
Keterlibatan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bima juga membuka peluang untuk memperluas jangkauan promosi budaya dan mempererat hubungan antarmasyarakat.
Inisiatif pemuda Desa Ntori dalam mempertahankan agenda tahunan ini menjadi bagian penting dalam menjaga tradisi agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Dengan dukungan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat keamanan, lembaga pendidikan, pelaku seni, dan masyarakat, Event Ntumbu Tuta diharapkan terus berkembang menjadi ruang pelestarian budaya yang melibatkan generasi muda secara aktif.
Event Ntumbu Tuta 2026 bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan juga wujud kebersamaan masyarakat dalam menjaga identitas budaya Bima, mempererat persaudaraan, serta memperkenalkan kekayaan tradisi lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
(MDG05)








