INOVASI SAKURA SDN 5 KOTA BIMA
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pada zaman sekarang Masyarakat Kota Bima dan Kabupaten Bima secara umum belum secara komprehensif mampu mengatasi lingkungan yang BERSERI (Bersih,Rapi,Sehat, Ramah, dan Indah), permasalahan tentang sampah khususnya peserta didik sulit untuk membuang sampah pada tempatnya. Tingginya volume sampah plastik dan kemasan sekali pakai di lingkungan sekolah menjadi masalah serius atau bisa dikatakan belum membudaya. Sebagaimana ketika kita mendatangi tempat – tempat rekreasi, kantor – kantor, dan sekolah- sekolah masih terdapat sampah – sampah yang berserahkan.
Berdasarkan hal tersebut diatas, Upaya penumbuhan budaya sadar sampah ini perlu ditumbuhkan sejak dini melalui suatu aktifitas yang penulis beri nama “SAKURA”. Inovasi ini bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik untuk memiliki kesadaran terhadap sampah sebagai bentuk sikap peduli terhadap lingkungan, dan mendorong potensi kewirausahaan melalui produk daur ulang yang menilai jual agar mampu menjaga lingkungan disekitarnya serta mewujudkan lingkungan yang “BERSERI” (bersih, rapi, sehat, ramah, dan indah). Kedua, membentuk sikap gotong royong sebagai bentuk tanggungjawab bersama dalam menjaga lingkungan sekitar.
SAKURA adalah Akronim dari Sampahku Karyaku, adalah sebuah program atau kegiatan yang mengajak siswa, khususnya di tingkat sekolah dasar , untuk menciptakan karya-karya kreatif dari sampah yang sudah tidak terpakai. Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah sampah sampai menjadi barang yang berguna, bernilai seni, bahkan bernilai fungsional, sambal menanamkan nilai pentingnya menjaga lingkungan. Dengan cara ini siswa dapat berkreatif dan beredukatif anak-anak.(Sekjend MDG)
