Tuntut Kejelasan Nasib Sumiati, Warga Gelar Aksi di KSOP Sape
BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Sejumlah warga bersama keluarga Sumiati menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Sape, Kabupaten Bima, Rabu (26/8/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk mempertanyakan penghentian hubungan kerja Sumiati yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW).
Sumiati disebut telah mengabdi selama sekitar tujuh tahun di lingkungan Kantor Syahbandar Sape. Penghentian tersebut memicu keberatan dari pihak keluarga dan sejumlah warga yang mempertanyakan alasan serta dasar keputusan yang diambil terhadap Sumiati.
Dalam aksi tersebut, warga meminta pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status dan keberlanjutan hubungan kerja Sumiati. Mereka menilai perlu ada kepastian terkait nasib Sumiati setelah bertahun-tahun mengabdi di lingkungan Kantor Syahbandar Sape.
Warga juga meminta agar masa pengabdian Sumiati selama sekitar tujuh tahun menjadi salah satu pertimbangan dalam penyelesaian persoalan tersebut.
Mereka berharap pihak KSOP Kelas IV Sape maupun instansi terkait dapat memberikan penjelasan yang transparan dan mencari solusi atas persoalan tersebut. Warga juga menginginkan agar persoalan penghentian hubungan kerja Sumiati tidak berlarut-larut.
Aksi berlangsung sebagai bentuk penyampaian aspirasi keluarga dan warga yang menginginkan kejelasan mengenai status serta masa depan pekerjaan Sumiati.
(Team.MDG.03)


