SMANDU KOBI GOES TO SMAN 1 MATARAM DAN SMAN 3 MATARAM : BELAJAR DARI DUA SEKOLAH UNGGULAN NTB


Mataram, Media Dinamika Global.id.— SMAN 2 Kota Bima (SMANDU) terus membuka ruang untuk belajar dan berbenah. Kamis, Rombongan SMANDU melaksanakan kunjungan studi tiru ke dua sekolah unggulan di Nusa Tenggara Barat, yakni SMAN 1 Mataram (SMANSA MTR) dan SMAN 3 Mataram (SMANTI MTR).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya SMANDU KOBI mempelajari praktik-praktik baik dalam pengelolaan satuan pendidikan. Berbagai keunggulan yang ditemukan di kedua sekolah diharapkan dapat diadopsi dan dikembangkan sesuai dengan karakter, kebutuhan, serta potensi SMAN 2 Kota Bima.


Kedatangan rombongan SMANDU KOBI mendapat sambutan hangat dari kepala sekolah, jajaran wakil kepala sekolah, serta pengurus OSIS masing-masing sekolah. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab, terbuka, dan penuh semangat berbagi pengalaman tentang bagaimana sekolah membangun budaya belajar, mengelola kegiatan kesiswaan, mengembangkan ekstrakurikuler, hingga membangun jejaring dengan berbagai pihak.

BELAJAR DARI KEMANDIRIAN OSIS SMAN 1 MATARAM.

Salah satu hal yang menarik perhatian rombongan SMANDU KOBI di SMAN 1 Mataram adalah kemandirian OSIS dalam merancang dan melaksanakan program kerja.

OSIS SMAN 1 Mataram tidak sekadar menjadi pelaksana kegiatan sekolah. Para pengurus diberikan ruang yang luas untuk merancang program, mengorganisasi kegiatan, sekaligus mencari sumber pembiayaan secara mandiri.

Seluruh ekstrakurikuler di SMAN 1 Mataram dihimpun dalam sebuah wadah bernama SKETSA. Melalui wadah tersebut, berbagai potensi dan kreativitas ekstrakurikuler dikembangkan dalam sebuah agenda besar yang setiap tahunnya menghadirkan pentas dan perlombaan dengan peserta dari berbagai sekolah di Pulau Lombok.

Menariknya, pembiayaan kegiatan tersebut juga diupayakan secara mandiri oleh OSIS. Dalam pemaparan yang disampaikan kepada rombongan SMANDU KOBI, dana yang berhasil dihimpun untuk berbagai kegiatan OSIS dapat mencapai sekitar Rp500 juta hingga Rp700 juta setiap tahun.

Dalam sistem tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Pembina OSIS lebih banyak berperan sebagai pendamping. Mereka memberikan arahan, mengingatkan program yang belum terlaksana, serta memastikan kegiatan berjalan dalam koridor pendidikan dan tata kelola sekolah.

Saat rombongan SMANDU KOBI berkunjung, para pengurus OSIS SMAN 1 Mataram tidak berada di sekolah karena sedang mempersiapkan malam puncak SKETSA yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Selain SKETSA, salah satu program unggulan OSIS SMAN 1 Mataram adalah kegiatan Pemberian Makanan Berbuka Puasa yang dilaksanakan pada bulan Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing wakil kepala sekolah SMAN 1 Mataram memaparkan program dan tugas bidangnya secara bergantian. Rombongan SMANDU KOBI kemudian diajak berkeliling untuk melihat secara langsung fasilitas dan sarana pembelajaran yang tersedia.

Fasilitas pembelajaran menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian. Ruang-ruang yang digunakan untuk kegiatan sekolah dilengkapi pendingin udara, sementara keberadaan CCTV di berbagai area turut mendukung pengawasan dan keamanan lingkungan sekolah.

Dukungan orang tua siswa juga menjadi salah satu kekuatan penting. Berbagai kegiatan kesiswaan memperoleh dukungan dari wali murid melalui sumbangan sukarela.

SMAN 3 MATARAM, MENGUATKAN BAHASA ASING DAN JEJARING INTERNASIONAL.

Perjalanan studi tiru kemudian berlanjut ke SMAN 3 Mataram. Sekolah ini memiliki keunggulan tersendiri, terutama dalam pengembangan ekstrakurikuler, bahasa asing, serta jejaring kerja sama internasional.

Salah satu yang menjadi perhatian rombongan SMANDU KOBI adalah kerja sama SMAN 3 Mataram. dengan perguruan tinggi di Jerman. Kerja sama tersebut turut membuka jalan bagi lulusan SMAN 3 Mataram. untuk melanjutkan pendidikan maupun berkarier di Jerman.

Penguatan kemampuan bahasa asing menjadi bagian penting dari budaya pendidikan di SMAN 3 Mataram. Selain bahasa Jerman, siswa juga mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan bahasa Prancis, Spanyol, serta bahasa asing lainnya.

Budaya tersebut bahkan terlihat dalam kegiatan upacara. Sebelum memasuki kelas, para siswa mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan berpidato menggunakan berbagai bahasa asing di hadapan peserta upacara.

SMAN 3 Mataram juga memiliki strategi tersendiri dalam mendukung pembiayaan kegiatan sekolah. Sekolah mengembangkan unit usaha, antara lain melalui Pengelolaan Kantin danUsaha Percetakan. Kebutuhan percetakan siswa maupun guru dapat dilayani melalui unit usaha tersebut sehingga turut memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan sekolah.

PRESTASI LAHIR DARI KOLABORASI SEKOLAH DAN ORANG TUA.

Baik SMAN 1 Mataram maupun SMAN 3 Mataram memiliki rekam prestasi yang kuat, baik pada bidang akademik maupun nonakademik, mulai tingkat daerah, nasional hingga internasional.

Di balik berbagai prestasi tersebut terdapat satu benang merah yang sama, yakni dukungan wali Murid yang sangat kuat.

Peran wali murid tidak hanya terlihat dalam dukungan moral, tetapi juga dalam memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan dan pengembangan potensi anak. Kolaborasi antara sekolah, siswa, dan orang tua menjadi salah satu kekuatan dalam membangun ekosistem pendidikan yang produktif.

Kedua sekolah tersebut juga menerapkan waktu kegiatan belajar mengajar yang relatif sama, yakni mulai pukul 07.30 WITA dan berakhir sekitar pukul 14.30 WITA.

SMANDU KOBI BERBAGI PRAKTIK BAIK.

Kunjungan studi tiru bukan hanya menjadi ruang bagi SMANDU KOBI untuk belajar. Rombongan SMANDU KOBI yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Hj. Erot Sutianah, M.Pd juga memaparkan berbagai program dan perkembangan yang saat ini tengah dijalankan di SMAN 2 Kota Bima.

Di hadapan pihak SMAN 1 dan SMAN 3 Mataram, rombongan SMANDU KOBI menjelaskan berbagai program sekolah, termasuk pembentukan TARUNA SMANDU sebagai salah satu program pengembangan karakter dan kedisiplinan siswa.

SMANDU KOBI juga memaparkan rencana dan langkah kerja sama dengan lembaga DORYOUKU BALI TOSHA dalam membuka peluang bagi alumni dan siswa kelas XII untuk mengikuti program studi, magang sekaligus bekerja di Jepang.

Selain itu, SMANDU KOBI terus menjajaki peluang kerja sama dengan perguruan tinggi negeri di Mataram sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan dan peluang masa depan bagi peserta didik.

SISTER SCHOOL, MENGIKAT SILATURAHMI DALAM KERJA SAMA.


Kunjungan tersebut semakin bermakna dengan ditandatanganinya MoU Sister School antara SMANDU KOBI dengan SMAN 1 Mataram dan SMAN 3 Mataram. Kerja sama tersebut diarahkan untuk membuka peluang Pertukaran Pelajar, berbagi praktik baik, pengembangan program sekolah, serta penguatan jejaring antar satuan pendidikan. Sebagai simbol persahabatan dan kenang-kenangan, masing-masing sekolah juga saling bertukar plakat.


Bagi SMANDU KOBI, kunjungan ke dua sekolah unggulan tersebut bukan sekadar perjalanan untuk melihat sekolah lain. Lebih dari itu, ia menjadi perjalanan untuk melihat kemungkinan-kemungkinan baru bahwa sekolah yang baik bukan hanya dibangun oleh gedung dan fasilitas, tetapi oleh budaya, kemandirian, kolaborasi, keberanian berinovasi, serta dukungan seluruh ekosistem pendidikan.

SMANDU KOBI mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar SMAN 1 Mataram dan SMAN 3 Mataram atas sambutan luar biasa, keterbukaan dalam berbagi pengalaman, serta kesediaan membangun kerja sama melalui program Sister School.


Dari Mataram, SMANDU KOBI membawa pulang bukan sekadar kenang-kenangan berupa plakat, tetapi juga gagasan, inspirasi, dan tekad untuk terus berbenah. Sebab, Studi tiru bukan tentang menjadi sama dengan sekolah lain, melainkan menemukan hal-hal baik untuk kemudian tumbuh menjadi versi terbaik dari diri sendiri.(Redaksi II)

Postingan populer dari blog ini

HUT Ke-25 Demokrat, DPC Demokrat Kabupaten Bima Tebar Kepedulian Lewat Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Pantai Baba

Dapur ADIBA SPPG Bima Sape Parangina Sajikan Menu Bergizi, Ada Ayam Bumbu Rendang dan Buah Salak

DPD RI Dorong Kabupaten Bima jadi Kawasan Prioritas Garam Nasional