MTsN 1 Bima Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Tanamkan Keteladanan Akhlak Rasulullah

Bima,Mediadinamikaglobal.id — MTs Negeri 1 Bima menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di halaman madrasah. Kegiatan yang sekaligus berfungsi sebagai pengganti upacara rutin hari Senin ini dihadiri oleh Kepala MTsN 1 Bima, Najamuddin, S. Ag., seluruh dewan guru, tenaga kependidikan, serta para siswa-siswi dengan penuh kekhidmatan dan kehangatan. Senin (31/8/2026) Pagi. 

Foto : Sambutan Kepala MTsN 1 Bima
Najamuddin, S. Ag

Dalam sambutan pembukaan acara, Kepala MTsN 1 Bima, Najamuddin, S. Ag, menyampaikan makna dan sejarah peringatan Maulid Nabi. Dijelaskan bahwa kata "Maulid" berarti hari kelahiran atau hari ulang tahun. Nabi Muhammad SAW lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal, Tahun Gajah, sebelum sistem penanggalan Hijriah ditetapkan. Penanggalan Hijriah baru dimulai setelah Rasulullah SAW berhijrah dari Mekah ke Madinah, dan saat ini kita berada pada tahun 1448 Hijriah. Karena tanggal 12 Rabiul Awal kemarin bertepatan dengan hari libur, maka kegiatan ini dilaksanakan pada hari ini, 18 Rabiul Awal 1448 H.

"Penting bagi kita untuk mengenal kalender Qamariyah atau Hijriah, karena di dalamnya terdapat hari-hari besar dan peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Islam — mulai dari 1 Muharram, 10 Muharram, Rabiul Awal, hingga 10 Dzulhijjah yang diperingati sebagai Idul Adha," ungkap Kepala MTsN 1 Bima Najamuddin, S. Ag. 

Peringatan Maulid Nabi telah menjadi tradisi setiap tahun, tidak hanya di madrasah, tetapi juga di pondok pesantren, instansi, desa, masjid, maupun musala. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momen untuk menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan meneladani akhlak mulia beliau. 

Foto : Do'a disampaikan oleh Ustad
Amiruddin, S. Pdi

Sebelum masuk ke penyampaian hikmah, seluruh hadirin diajak menengadahkan tangan dan bermunajat kepada Allah SWT agar acara senantiasa diberkahi yang dipandu langsung oleh Ustadz Amiruddin, S. Pdi

Foto : Penyampaian tausyiah oleh
Ustad Firdaus, S. Pdi

Dalam penyampaian hikmah Maulid, Ustadz Firdaus, S. Pdi, memuji kebesaran Allah SWT yang nikmat-Nya tak terhitung jumlahnya.

"Sekalipun kita kumpulkan para profesor, doktor matematika, fisika, dan kimia, lengkapi dengan ahli hitung sempoa serta berikan analogi paling mutakhir — niscaya mereka tidak akan mampu menghitung nikmat yang Allah berikan kepada kita sekalian," ujarnya.

Foto : Para siswa-siswi MTsN 1 Bima

Ia kemudian memuji keagungan Nabi Muhammad SAW, manusia paling mulia yang pernah berjalan di muka bumi ini. Nabi memiliki tanda kenabian jauh sebelum diangkat menjadi Rasul — berupa dua cahaya, kuning dan putih, di antara kedua pundaknya yang disebut sebagai Stempel Kenabian. Namanya selalu disebut dalam azan, syahadat, dan bersanding langsung dengan nama Allah di kalimat tauhid.

"Beliau adalah tokoh reformasi sejati — pemimpin yang tidak digaji, direktur yang tidak berdasi, guru tanpa sertifikasi, pejabat tanpa remunerasi. Dialah sang kekasih Allah, Habibullah, putra Abdullah, buah hati Aminah, pembawa obor penerang dari alam kegelapan menuju cahaya yang terang benderang, dari kehinaan menuju kemuliaan," lanjutnya. 

Tema utama penyampaian adalah peristiwa menjelang kelahiran Rasulullah SAW serta keutamaan akhlak beliau. Dijelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah penutup para nabi dan rasul, tidak ada nabi setelah beliau. Diutus untuk menyempurnakan ajaran sebelumnya dan menjadi Rahmatan lil 'alamin. Ajaran Islam bersifat universal — untuk seluruh manusia tanpa terkecuali, dan abadi — berlaku sampai akhir zaman.

"Sesungguhnya aku diutus di muka bumi ini untuk menyempurnakan keutamaan akhlak," kutip sabda Rasulullah SAW.

Peringatan Maulid Nabi ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat keteladanan akhlak Rasulullah SAW di kalangan seluruh warga MTsN 1 Bima, menjadi pribadi yang berakhlak mulia, sopan, dan bermanfaat bagi sesama. Kegiatan berakhir dengan doa penutup dalam keadaan aman, tertib, dan penuh berkah. (MDG05) 

Postingan populer dari blog ini

HUT Ke-25 Demokrat, DPC Demokrat Kabupaten Bima Tebar Kepedulian Lewat Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Pantai Baba

Dapur ADIBA SPPG Bima Sape Parangina Sajikan Menu Bergizi, Ada Ayam Bumbu Rendang dan Buah Salak

DPD RI Dorong Kabupaten Bima jadi Kawasan Prioritas Garam Nasional