SMKPPN Bima Gratiskan Biaya Komite dan Beri Modal Usaha Bergulir
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Sekolah menengah kejuruan pertanian dan peternakan negeri(SMKPPN) bima yang berlokasi di tengah tengah perbatasan dua kelurahan yakni jati baru barat dan Jatiwangi kecamatan asakota kota bima, kini mulai membuka pendaftaran penerimaan siswa baru.
Sekolah yang beralamat di jalan Datuk dibanta nomor 155 A Jatiwangi kecamatan asakota kota bima yang kini telah berusia empat puluh tahun itu menggratiskan banyak hal pada penerimaan siswa baru tahun ini.
Pada penerimaan siswa baru tahun ajaran 2025-2026, kami menggratiskan biaya pendaftaran juga gratis buaya komite, sedangkan untuk asrama siswa memang sudah gratis dari dulu, WiFi gratis bahkan makan siang gratis. Ungkap kepala SMKNPP Bima, Ahamid S.pt.Mpd kepada Sekretaris media dinamika global Senin 24 February 2025.
Di sekolah ini kata hamid ada lima program studi yang bisa menjadi pilihan calon Siswa sesuai dengan basic keilmuan dan keahlian atau cita cita nya yaitu agribisnis tanaman pangan holtikultura(ATPH), agribisnis ternak ruminansia(ATR), prodi kesehatan hewan (Keswan), teknik rehabilitasi dan rekamalasi hutan(TRRH), dan agribisnis pengolahan hasil pertanian (APHP).
Sisi lain sambung alumni SMKPP tersebut menunjang semua prodi Sekolah telah disiapkan berbagai alat alat pendukung kegiatan belajar mengajar siswa untuk memudahkan siswa saat melaksanakan kegiatan praktek lapangan termasuk laboratorium komputer.
Selain itu, mengenyam pendidikan di SMKPPN bima itu kata hamid tidak hanya banyak gratis nya, tapi juga memiliki keunggulan diantaranya lulusan SMKPPN bima dijamin peluang jadi ASN itu mudah, lanjut studi dengan beasiswa, kemudian dapat modal usaha bergulir.
Kemudian bagi yang ingin menjadi polri Melalui jalur khusus SMK pertanian dan Sekolah pun memiliki program Siswa magang keluar negeri.
"Kalau SMKPPN bima sudah selengkap ini fasilitas pendidikan nya, kenapa pilih yang lain Ayo segera bergabung dengan Sekolah Agribisnis dan agrowisata sebagai SMK pusat ke unggulan". Ajak Abdul hamid(Sekjend MDG)
