Penolakan Oknum Gender Bacaleg Sape-Lambu Fraksi Golkar, Kini Diduga KPU Kabupaten Bima Memilih Bungkam
Tambah dia, Miris adanya fenomena seperti ini dengan populisme bedah daerah akan menjadi ranjau bagi demokrasi, ketika digunakan oleh pemangku kepentingan untuk meraih kemenangan yang tidak elok, datang tanpa kontribusi yang jelas. Ungkap Amir Bigon
Ini tentu saja menyebabkan kaum minoritas akan menguasai di seluruh sudut pandang, khususnya dalam ranah pemilu maupun pemilihan. Serta dikhawatirkan secara lambat laun akan mencederai demokrasi, "pagar makan tanaman".
Dilansir berita sebelumnya pada (19/Juni/2023). Apakah sudah tidak ada lagi warga di dua kecamatan sape dan lambu yang ingin mencalonkan diri di legislatif, dan apa sepantas kita semua mendorong orang asing untuk merebutkan suara masyarakat, setelah KPU dan Bawaslu kabupaten bima menetapkan bakal calon legislatif tersebut, akan kami berikan ultimatum penolakan lanjut dengan aksi demonstrasi berjilit-jilit. Pungkasnya ( Red).
Demi keseimbangan pemberitaan, Saya atas nama Aryadin Pimpinan Redaksi Media Dinamika Global.id Cetak dan Online, menyampaikan. maaf sebelumnya mungkin mengganggu aktivitasnya Pak Ketua KPU Kabupaten Bima.
Dengan demikian, kini saya meminta konfirmasi kepada bapak ketua, mengenai gencarnya isyu penolakan terhadap pencalonan seorang oknum yang biasa disapa Dita ini, di wilayah sape-lambu, pada hari rabu (28/06/2023).
Izin, lalu bagaimana tanggapan nya bapak sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Yang kedua, apakah benar ketua KPU yang ikut seleksi Bawaslu di pertengahan tahapan pemilu yang sudah berjalan, sementara pada saat di Lantik "Siap bekerja penuh waktu" dan sekara semua kompetitor yang akan berkompetisi apa sudah lengkap Administrasinya lalu kapan daftar pemilih tetap (DPT) di tempel.
Sebentar lagi KPU menetapkan Daftar Calon tetap (DCT) sudah berapa orang dari beberapa parpol yg di anggap memenuhi syarat. Adinda dengar kabar ketua ikut seleksi Bawaslu apa tidak mengganggu konsentrasi Abang sebagai ketua KPU, Sementara tahapan Berjalan.
Sampai berita ini dipublikasikan, (29/06/2023) Pihak komisi pemilihan umum KPU kabupaten bima, belum ada komentar atau tanggapan nya saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp pribadinya, kami akan terus berupaya mengkonfirmasi agar menjadi bola liar dikalangan masyarakat khususnya Sape dan Lambu serta Kabupaten, berharap Ketua KPU mau menyikapi. (Aryadin) Edisi lll Bersambung
