IMM Demo di Kantor DPRD Provinsi NTB
![]() |
| Nur, Pokisi, dan Massa Aksi Foto : Surya Ghempar |
MATARAM-NTB, Media Dinamika Global.id -- Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Mataram (PC-IMM) Kota Mataram melakukak Aksi demontarsi di Depan Kantor DPRD Provinsi NTB, " KPK DARURAT INTEGRITAS " dengan 4 (Empat) tuntutan. Senin, 28 Juni 2021, sekitar pukul 09.15 Wita.
Tuntutan massa Aksi :
1. Copot dan adili Ketua KPK Firli Bahuri karena telah melanggar kode etik KPK.
2. Kembalikan Independensi Lembaga KPK sebagaimana Amanat Reformasi.
3. Adili koruptor dan tuntaskan 36 kasus korupsi yang diberikan tanpa alasan yang jelas oleh Ketua KPK Firli Bahuri.
4. Tolak hasil Tes Wawasan kebangsaan (TAK) alih status pegawai KPK yang tidak profesional, proporsional, dan cenderung intimidatif.
Kordinator Lapangan (Korlap I), Afdal Muzakir mengatakan beberapa tahun kebelakang kami memandang dalam tubuh KPK menunaikan problematika dan kini menjadi kontroversial dalam NKRI, seakan-akan menjadi barisan politik.
"Dalam tahapan tes TWK pegawai KPK untuk alih Aparatur Sipil Negara (ASN), kami menduga kejanggalan dan kejahatan sengaja yang manegatas namakan tidak memenuhi Syarat demi kepentingan memberhentikan 75 orang Pegawai KPK," ucap Afdal.
Lanjut Karlap I, dirinya menegaskan Ketua KPK merupakan orang merusak, bahkan meruntuhkan lembaga KPK itu sendiri yang melanggar dan memberhentikan 36 kasus korupsi yang telah masuk tahapan penyelidikan, Pemberhentian tersebut tanpa ada alasan yang jelas.
"Kami minta Copot Ketua KPK Firli Baburi yang melanggar Kode etik lembaga KPK," tegas Afdal.
![]() |
| Polisi dan Massa Akai Foto : Surya Ghempar |
" Yang kita rasakan dan ketahui bahwa ketua KPK Firli Bahuri tidak pantas untuk berada di lembaga KPK," tutur Nur Asal Madawau Madapangga-Bima.
Nur juga merupakan militan salah Organisasi Peguyubang Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Madawau (IMPM) yang mendapat kader terbaik sebelum masuk di dunia Akademisi yang dia Emban sekarang.
Dilanjutkannya, melihat kondisi dan keadaan Negara Indonesia dalam tidak baik alias tidak aman, makan dari pada itu, semakin koruptor yang meraja lela dan berkeliaran di NKRI dan jangan main-main dengan banyak Persoalan-persoalan semakin marak yang meruntuhkan NKRI.
"Dirinya mengecam atas pelanggaran yang telah dilakukan Ketua KPK, tidak yang kebal hukum karena kita semuanya sama dimata hukum," cam Nur Mahasiswa Baru Muhammadiyah Mataram.
Pihak terkait belum bisa dikonfirmasi, hingga berita ini dipublikasikan.(Pemred MDG).

