Kades Timu Tuding Pelaksana Proyek Rehab Irigasi Bontokape Tak Transparan

 

Bima-NTB, Media Dinamika Global.id - Mencuatnya persoalan terkait pekerjaaan proyek rehabilitasi irigasi Bontokape yang berlokasi di Desa Timu Kecamatan Bolo Bima menuai sorotan banyak pihak. Proyek senilai Rp. 3,4 milyar yang bersumber dari Pemerintah Pusat dan Dana Alokasi Umum (DAU) dan dikerjakan oleh PT. Graha Bima Kontruksi tersebut dinilai tidak transparant.

Terkait dengan soal itu, Kepala Desa Timu Fikri S. Adm pun angkat bicara. Ia menilai keberadaan proyek yang merogok anggran milyaran rupiah terkesan tutup dan tidak transparan. "Pelaksana proyek ini cara kerjanya terkesan tertutup dan tidak transparant," kata Kades Timu, saat dikonfirmasi via Seluler, Minggu (30/5/21).

Kades Timu Mengatakan, Terbukti dengan tidak didirikannya bascam atau distrik sebagai sarana untuk komunikasi warga dengan pihak pelaksana. Selain itu, juga pemasangan papan informasi di lokasi yang tidak stragis, sehingga publik tidak mengetahui sumber dan nilai anggran proyek anggaran tersebut," ucapnya.

"Masa sekelas proyek senilai Rp. 3,4 M tidak didirikan bascam. Parahnya lagi pemasangan papan informasinya tidak jalan lintas warga, malah dipasang di sisi kiri sungai menghadap ke sawah. Terus siap yang akan baca dan melihat papan informasi ini," jelasnya.

Baca Juga : https://www.mediadinamikaglobal.id/2021/05/pt-graha-bima-konstruksi-laksanakan.html

Disambungkan Kades menilai, pihak pelaksana proyek tidak punya niatan baik untuk terbuka kaitan dengan masalah pekerjaaan irigasi yang dimaksud. Agar dugaan tindakan kejahatan yang dipraktekkan tidak tercium publik. "Dengan sikap pelaksana proyek seperti ini, kami mengindikasikan ketika ada upaya dan rencana yang tidak baik, publik tidak mengetahuinya," tuding Kades.

"Tak hanya itu, Kades juga menyesalkan kurangnya pemberdayaan terhadap maryarakat Desa Timu, mengingat warganya tersebut dimayoritasi butuh tani. "Banyak warga mendatangi saya, bahkan langsung ke lokasi proyek untuk meminta kerja. Namun pihak pelaksana tidak memberikan ruang, sementara pekerjanya kalau dilihat hanya sedikit. Padahal kalau banyak yang kerja tentu finisingnya juga cepat," terangnya.

Pelaksana proyek Direktur PT. PT. Graha Bima Konstruksi Rahmat yang dikonfirmasi via WA, Minggu (30/5/21) enggan memberikan tanggapan. "Kalian aja yang tanggapi mas," singkatnya. (Pimred MDG). 

Load disqus comments

0 komentar