Lurah Ule sampaikan Terima kasih pada Para Ustadz telah mengisi Ceramah Safari Ramadhan Keliling
Kelurahan Ule. Media Dinamika Global.Id. Kepala Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima Nahyar Mungkar, S. Pdi beberapa pekan dan sampai saat ini masih gencar melakukan safari Ramadhan dalam rangka menyambut datangnya Bulan suci ini. Terima kasih kami sampaikan kepada Bhabinkantibmas,LPM, Karangtaruna,Ketua RW dan RT yang telah bersama kami mulai dari awal sampai pertengahan puasa ini. (30/04).
Pemerintah Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima dalam melaksanakan Safari Ramadhan Tingkat Kelurahan Ule juga kepada Ustaz Dedy Wahyudin.S.Kep.M.Kes.Tropid Ustaz Musadat.S.s.Ustaz Taufikurrahman.ST.MT yang telah memberilan Tauziah kepada sejumlah Jamaah di Wilayah Kelurahan Ule.Semoga Amal baiknya di catat oleh Allah SWT sebagai amal baiknya juga.
Turut mendampingi kami segenap Tokoh Masyarakat, Para Ustadz, Sahabat-sahabatku yang dari Organisasi Masyarakat seperti LPM, KT, Ketua RT dan RW dan stakeholders yang saat ini tengah menjalankan ibadah Puasanya. Dan yang menjadi sentral utamanya kehadiran dari Bapak Babinsa, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ule serta elemen lainnya.
Tentu saja pasti ada hal-hal yang kurang berkenan dihati para Ustadz baik dalam pelayanan kami maupun dalam bentuk apapun kami dalam kesempatan ini mengucapkan mohon maaf sebesar-besarnya sehingga perjalanan kita masih panjang dan terus digaungkan dalam kehidupan nyata. Tuturnya
Dibeberapa Masjid telah kami susuri mulai masjid sekitar Lingkungan Tolotongga sampai ke Kelurahan dan Lingkungan Kolo dengan sistem Penceramah nya dilakukan secara bergantian dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Kelurahan Ule itu sendiri. Demikian dikatakan oleh Kepala Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima NTB. Pungkasnya.
Salah seorang Ustadz selaku Penceramah agama Islam yang sempat ditemui saat memberikan Tauziah kepada Warga sekitarnya mengatakan bahwa di Tahun ini kita bersyukur kepada Allah SWT, Allah azza wajalla yang telah memberikan umur dan kesempatan pada kita semuanya dalam rangka terus menjalankan nilai-nilai Ibadah di sisi nya sangat khalik.
Andaikan saja Allah SWT ingin mencabut nyawa kita, maka sudah pasti kita akan tidak akan hidup seperti ini. Ini merupakan cerninan bagi kita agar kita selalu mendekatkan diri kepada yang maha Kuasa dengan cara banyak berzikir, bertawaddu', serta bertakarrub hanya kepadanya. Harapnya. (MDG 023).

