BPD dan Penyegel Isla, Bumdes Mpuri Siap Data


Bima-NTB, Media Dinamika Global.Id -- Dalam pertemuan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Desa, BumDes, dan Pemuda penyegel yang berlangsung di Kantor Desa Mpuri, Kecamatan Madapangga, kabupaten Bima. Jum'at, (14/1). 

Pantauan media beberapa media, kegiatan berlangsung, pada kesempatan ini Kepala Desa, Abdollah, S.Pd menyampaikan, ucapan terimakasih kepada BPD, Anggota Pemdes, Bumdes, dan para adik-adik pemuda atas kehadirannya untuk mencari solusi terkait Pelaporan Bumdes sesuai tututan adik-adik muda kita.

"Dalam pertemuan ini semoga dapat diselesaikan dengan Arif lokal," harapnya.

Ketua BPD menyampaikan bahwa pertemuan ini ada inisiatif kami mempertemukan Pemdes, BumDes,dan para penyegelan.

"Adanya pertemuan ini untuk mencarikan solusi terkait masalah kantor BPD di segel oleh sejumlah pemuda," ungakapannya.

Beberapa kali BumDes menjanjikan pelaporan Bumdes anggaran tahun 2019-2020 sebesar Rp. 130 juta yang belum dilaporkan sampai saat ini.

"Tentunya dalam pertemuan ini sangat mengharapkan solusi agar masalah cepat terselesaikan dengan musyawarah dan mufakat secara bersama-sama," harapnya.

Sejumlah pemuda Penyegel, Ahmad mengatakan, sumber masalahnya, terkait pelaporan Bumdes yang belum ada sampai sekarang, kami sebagai pemuda dan masyarakat menyampaikan aspirasi lewat BPD karena tugas BPD adalah penyambung lidah dari kami.

"Kami hari ini menginginkan laporan Bumdes sesuai aspirasi kami yang diundur-undur oleh pengurus Bumdes dengan alasan banyak kesibukan," ucap Ahmad.

Baca juga :

https://www.mediadinamikaglobal.id/2022/01/sejumlah-pemuda-desa-mpuri-segel-kantor.html

 https://www.mediadinamikaglobal.id/2022/01/bpd-mpuri-tak-paham-tupoksi-penyegel.html

https://www.mediadinamikaglobal.id/2022/01/bpd-mpuri-tak-paham-tupoksi-penyegel.html

Sementara Ketua Bumdes Desa Mpuri Ikhwan Abidin tetap komit mengikuti prosedur dan aturan atas persoalan tuntutan warga disampaikan ke BPD.

"Sebelumnya mereka ke bendahara itu memang benar untuk mengklarifikasi isu-isu yang berkembang selaku awak media, akan tetapi karena beliau sedang sibuk akhirnya langsung ke Ketua," ujar Ikhwan.

Sambungnya, Semua anggaran Bumdes kita gunakan untuk Saprodi senilai Rp.130 juta, ada datanya," jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut ada kesepakatan bersama, Senin (17/1) ada pertemuan kembali di kantor desa untuk mengklarifikasi atas Persoalan ini.

"Kami taat aturan dan siap untuk menjelaskan sesuai tuntutan pemuda," pungkasnya.

Diakhir pertemuan penyegelan kantor BPD Mpuri dibuka, usai melakukan negosiasi dengan para Penyegel.(MDG.001).

Load disqus comments

0 komentar