Media Dinamika Global

Selasa, 04 Agustus 2026

GAKADA BIDOM Desak Pemprov NTB Benahi Sistem Rujukan, Ultimatum Respons 7×24 Jam

Ketua Umum Arif Kurniadin, S.Pd., SH saat sambutan, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global -  Gabungan Kawula Muda Bima Dompu (GAKADA BIDOM) Pulau Lombok menggelar dialog publik bertajuk "Diagnosis Berbeda, Nyawa Dipertaruhkan? Bedah Ilmiah Dugaan Ketidaksesuaian Diagnosis pada Pasien Rujukan dari Bima-Dompu ke RSUD Provinsi NTB" di Hangout Coffee, Kota Mataram, Senin (3/8/2026).

Dialog publik tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan pelayanan kesehatan di Nusa Tenggara Barat, khususnya terkait dugaan ketidaksesuaian diagnosis, keterbatasan fasilitas kesehatan, serta sistem rujukan pasien dari Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu menuju rumah sakit rujukan di Pulau Lombok.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber drg. H. Asrul Sani, M.Kes. selaku Direktur RSUD Provinsi NTB, Nadirah, S.E., Akt. selaku Anggota DPRD NTB Komisi V, Dr. Alfisahrin, M.Si. dari kalangan akademisi Universitas Bima (UNBIM), dan Kaharuddin Abbad sebagai relawan kesehatan. Dialog dipandu oleh Ketua GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Arif Kurniadin, S.Pd., S.H.

Dalam sambutannya, Arif Kurniadin menegaskan bahwa forum tersebut bukan untuk menyudutkan institusi tertentu, melainkan menjadi ruang dialog ilmiah dan penyampaian aspirasi masyarakat agar pelayanan kesehatan di NTB terus diperbaiki.

"Masih banyak masyarakat Bima dan Dompu yang mengeluhkan persoalan pelayanan kesehatan, mulai dari dugaan ketidaksesuaian diagnosis, keterbatasan alat kesehatan hingga panjangnya proses rujukan. Forum ini diharapkan menjadi jembatan lahirnya solusi nyata demi keselamatan pasien," ujarnya.

Pada kesempatan itu, GAKADA BIDOM Pulau Lombok menyampaikan lima poin tuntutan kepada Pemerintah Provinsi NTB, Dinas Kesehatan NTB, BPJS Kesehatan, serta manajemen rumah sakit.

Pertama, meminta pemerataan fasilitas alat diagnostik vital seperti CT-Scan yang berfungsi optimal, laboratorium patologi yang memadai, serta fasilitas penunjang lainnya di RSUD Bima dan RSUD Dompu agar masyarakat memperoleh diagnosis yang akurat sejak di daerah asal.

Kedua, mendesak evaluasi total terhadap sistem rujukan berjenjang dengan menghadirkan jalur cepat (fast track) bagi pasien gawat darurat maupun penyakit kronis sehingga keselamatan pasien tidak terhambat oleh proses administrasi.

Ketiga, menuntut penyediaan ambulans rujukan darat dan laut yang memenuhi standar kegawatdaruratan medis, dilengkapi peralatan medis serta tenaga kesehatan yang kompeten selama proses evakuasi dari Pulau Sumbawa menuju Pulau Lombok.

Keempat, meminta RSUD Provinsi NTB menyediakan Posko Informasi dan Pengaduan Terpadu yang memberikan informasi medis secara terbuka kepada keluarga pasien, terutama terkait penegakan diagnosis dan perkembangan kondisi pasien.

Kelima, mendesak Ombudsman RI Perwakilan NTB bersama DPRD Provinsi NTB melakukan audit terhadap pelayanan kesehatan rujukan serta mendorong transparansi penggunaan anggaran kesehatan agar pemerataan fasilitas kesehatan di Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu dapat segera diwujudkan.

Arif Kurniadin menegaskan, hasil dialog publik tersebut akan disampaikan secara resmi kepada Pemerintah Provinsi NTB, Dinas Kesehatan NTB, BPJS Kesehatan, DPRD NTB, serta pihak-pihak terkait sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.

Ia menambahkan, apabila aspirasi masyarakat tersebut tidak memperoleh respons dan langkah konkret dalam waktu 7 x 24 jam, GAKADA BIDOM Pulau Lombok bersama berbagai elemen masyarakat Bima dan Dompu akan terus mengawal perjuangan tersebut melalui langkah-langkah konstitusional, termasuk aksi massa yang lebih besar.

"Kami berharap forum ini menjadi titik awal pembenahan pelayanan kesehatan di NTB. Hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas harus menjadi prioritas bersama," tutup Arif.

Redaksi |

Pemkot Bima Gelar Gerakan Pangan Murah SAMARASA di Pane, Upaya Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Dalam upaya menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kota Bima kembali menggelar Operasi Pasar Murah Gerakan Pangan Murah SAMARASA (Sahabat Masyarakat untuk Harga Stabil dan Sejahtera) bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Bima. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Lurah Pane, Kelurahan Pane, Selasa (4/8/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Gufran, M.Si., Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima, serta seluruh anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima.

Melalui gerakan pangan murah ini, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau. Komoditas yang disediakan meliputi Minyak Kita sebanyak 60 dus atau 720 liter, gula pasir 120 kilogram, beras SPHP sebanyak 1 ton, serta beras premium 200 kilogram.

Program SAMARASA merupakan langkah nyata Pemerintah Kota Bima bersama TPID dan Perum Bulog Cabang Bima dalam menjaga keterjangkauan harga pangan, memenuhi kebutuhan masyarakat, serta mengendalikan inflasi di daerah melalui penyediaan bahan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.(Sekjend MDG)

Klarifikasi di Polres Dompu Buntu, Dugaan Penyelewengan Tiket Konser Charly Mencuat


Dompu, Media Dinamika Global.id.-- Proses klarifikasi terkait polemik penjualan tiket di Polres Dompu menemui jalan buntu pada Senin, 3 Agustus 2026.

Dalam pertemuan tersebut tidak ada titik temu terkait jumlah dana yang dikeluarkan dengan total penjualan tiket. Salah satu pihak berinisial P menyebut adanya dana yang beredar hampir mencapai Rp300 juta.

Berdasarkan pembicaraan antara Ibu Nani dan saudara Reza Dompu, keduanya mengaku menjadi korban dari oknum yang berada di belakang mereka. Oknum tersebut dinilai menyampaikan hal berbeda di depan dan di belakang.

Lebih lanjut, baik saudara Reza Dompu maupun Ibu Nani mengaku tidak pernah menerima hasil penjualan tiket. Padahal menurut informasi, para penjual tiket atau konten kreator telah menyetorkan hampir 3.000 tiket kepada oknum tersebut.

Karena tidak tercapai kesepakatan, forum klarifikasi pun dibubarkan dan para pihak meninggalkan ruangan.(Sekjend MDG)

Reza Dompu: Setiap Keberhasilan Besar Selalu Lahir dari proses, kerja keras, komunikasi, dan Perjuangan yang Tidak Semua Orang Melihatnya


Dompu, Media Dinamika Global.id.-- Bagi kami, Reza Dompu tetap yang terbaik. Mungkin ada pihak lain yang memiliki kemampuan finansial untuk mendatangkan Charly Van Houten ke Dompu, tetapi di balik terselenggaranya konser ini ada perjuangan, komunikasi, dan dedikasi Reza Dompu yang patut diapresiasi. Berkat usaha tersebut, ribuan masyarakat dapat menikmati hiburan dan merasakan kebersamaan dalam sebuah momen yang membanggakan.

Terkait dinamika yang berkembang di media sosial, termasuk saling menghujat dan saling menyalahkan, biarlah itu menjadi urusan pribadi masing-masing. 

Dalam setiap kegiatan pasti akan ada yang mendukung dan ada yang tidak setuju. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat.

Mari kita memilih untuk saling menghormati, saling menghargai, dan menjaga etika dalam menyampaikan pendapat. 

Tidak ada manusia yang sempurna, karena setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Daripada saling menjatuhkan, lebih baik kita saling mendukung demi kemajuan Dompu.

Teruslah berkarya, teruslah berbuat baik, karena pada akhirnya masyarakat akan menilai dari hasil nyata, bukan dari banyaknya hujatan.

Semoga pesan ini dapat menjadi ajakan yang menyejukkan dan mempersatukan semua pihak.(Sekjend MDG)

Keluarga Besar SMAN 2 Kota Bima Mengucapkan


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id. — Tidak semua perjuangan berakhir di garis finis. Ada perjuangan yang justru melahirkan awal pengabdian yang lebih besar. Hari ini, sejarah itu ditorehkan oleh Pak Taman Firdaus, M.Pd, seorang pendidik terbaik Nusa Tenggara Barat yang berhasil menuntaskan ujian penutupan disertasi Program Doktor (S3) di Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA).

Di balik Jas yang dikenakan dan senyum yang mengembang, tersimpan kisah panjang tentang malam-malam tanpa lelah, lembar demi lembar penelitian yang diselesaikan dengan kesabaran, serta tekad yang tak pernah runtuh oleh waktu. Hari ini, semua pengorbanan itu bermuara pada satu titik: keberhasilan meraih jenjang akademik tertinggi.

Keberhasilan tersebut bukan sekadar kemenangan pribadi. Ia adalah kemenangan dunia pendidikan. Ia adalah kabar gembira bagi para guru yang percaya bahwa belajar tidak pernah mengenal usia, jabatan, maupun batas waktu.

Pak Taman Firdaus, M.Pd dikenal luas sebagai salah satu guru terbaik di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kiprahnya sebagai Fasilitator Nasional Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) telah mengantarkannya menjadi sosok inspiratif yang aktif membimbing guru-guru di berbagai daerah untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, reflektif, dan berpusat pada peserta didik.

Kebahagiaan itu turut dirasakan keluarga besar SMAN 2 Kota Bima. Pak Taman Firdaus, M.Pd merupakan suami tercinta dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ibu Hadijah, S.Pd, yang akrab disapa Dae Ijong. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan yang tidak hanya menghiasi keluarga, tetapi juga seluruh warga sekolah.

Sebagai bentuk penghormatan atas capaian luar biasa tersebut, Kepala SMAN 2 Kota Bima, Hj. Erot Sutianah, M.Pd, mengirimkan spanduk ucapan selamat secara langsung ke kampus Universitas Pendidikan Ganesha. Bentangan spanduk itu menjadi simbol bahwa keberhasilan seorang pendidik adalah kebanggaan bersama, bukan hanya milik individu.

Hj. Erot Sutianah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Pak Taman Firdaus, M.Pd menjadi bukti nyata bahwa guru adalah pembelajar sepanjang hayat.

"Hari ini kami tidak hanya menyaksikan lahirnya seorang doktor. Kami menyaksikan lahirnya teladan bahwa dedikasi, ketekunan, dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan akan selalu menemukan jalannya menuju keberhasilan. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh guru untuk terus belajar, terus berkarya, dan terus mengabdi bagi kemajuan pendidikan," ungkapnya.

Gelar doktor adalah puncak pendidikan formal. S3 menjadi akhir dari perjalanan sebagai mahasiswa, tetapi bukan akhir dari perjuangan. Justru dari titik inilah lahir tanggung jawab yang lebih besar untuk melahirkan gagasan, membimbing generasi, dan menghadirkan perubahan bagi dunia pendidikan Indonesia.

Keberhasilan Pak Taman Firdaus, M.Pd menjadi pesan kuat bahwa seorang guru tidak pernah berhenti belajar. Ketika ilmu terus dikejar, maka kemajuan pendidikan akan selalu menemukan jalannya.

Hari ini, Universitas Pendidikan Ganesha menjadi saksi lahirnya seorang doktor. Besok, ilmu yang diperoleh akan kembali mengalir ke ruang-ruang kelas, kepada para guru, dan kepada ribuan peserta didik yang akan merasakan manfaatnya.

"Selamat dan sukses, Dr. TAMAN FIRDAUS, S.Pd., M.Pd". Semoga setiap ilmu yang diperoleh menjadi cahaya yang menerangi dunia pendidikan, menginspirasi generasi penerus bangsa, serta menjadi amal jariyah yang tak pernah terputus sepanjang zaman. (Sekjend MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Kamtibmas


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 4 Agustus 2026 – Personel Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan masing-masing pada Selasa (4/8). Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus mengajak warga menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban lingkungan.

Di Desa Buncu, Serka Khaeruddin menggelar Komsos bersama warga dan tokoh masyarakat. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk selalu hidup rukun, mengedepankan sikap saling menghormati, serta menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan maupun perkelahian. Ia juga mengimbau agar setiap permasalahan diselesaikan dengan kepala dingin melalui jalur musyawarah atau dilaporkan kepada aparat yang berwenang, bukan dengan tindakan main hakim sendiri.




Sementara itu, di Desa Rasabou, Serda Abdul Hafid mengajak warga binaan untuk terus mempererat tali silaturahmi serta menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. Menurutnya, kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi kunci terciptanya suasana yang aman, nyaman, dan kondusif.

Di Desa Lanta Barat, Kecamatan Lambu, Serka Sahlan melaksanakan Komsos dengan memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia mengingatkan pentingnya semangat gotong royong, saling membantu, serta menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah dan mufakat demi terciptanya keharmonisan di lingkungan masyarakat.

Adapun di Desa Sangga, Kecamatan Lambu, Serka Jamaluddin memberikan perhatian khusus kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, baik pada siang maupun malam hari. Ia mengimbau agar anak-anak diarahkan untuk menjaga pergaulan, menghindari aktivitas yang melanggar hukum, serta tidak begadang hingga larut malam agar terhindar dari berbagai permasalahan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Melalui kegiatan Komunikasi Sosial tersebut, Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat serta terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Senin, 03 Agustus 2026

Polsek Asakota Ungkap Kasus Pencurian Tabung Gas dan Perseneling Mobil, Satu Terduga Pelaku Diamankan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Respons cepat terhadap laporan masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Asakota Polres Bima Kota, Tim Opsnal Polsek Asakota yang dipimpin Katim Opsnal Bripka Stra Ady Wijaya berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial AM (20), warga Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota, Kota Bima, yang diduga melakukan tindak pidana pencurian tabung gas elpiji dan perseneling mobil milik tetangganya.

Penangkapan dilakukan pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 16.30 WITA di rumah terduga pelaku di Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota. Saat didatangi petugas, AM ditemukan sedang tertidur di dalam kamarnya dan berhasil diamankan tanpa melakukan perlawanan.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Asakota IPTU Mirafuddin menjelaskan, peristiwa pencurian tersebut diketahui korban, Yusuf, seorang nelayan yang tinggal di RT 010/RW 006 Kelurahan Kolo, pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Korban baru menyadari barang miliknya hilang setelah istrinya, Nurani, membersihkan area rumah.

Setelah dilakukan pengecekan di halaman dan samping rumah, diketahui satu tabung gas elpiji 12 kilogram warna biru serta satu buah perseneling mobil telah raib dari tempat penyimpanannya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp3.500.000.

Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polsek Asakota dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/11/VIII/2026 agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menindaklanjuti laporan tersebut sekaligus merespons keresahan masyarakat terkait maraknya aksi pencurian di wilayah hukum Polsek Asakota, Kapolsek IPTU Mirafuddin segera memerintahkan Tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan.

Berbekal informasi yang akurat (A1), Tim Opsnal bergerak cepat menuju kediaman terduga pelaku. Dalam interogasi awal, AM mengakui telah melakukan pencurian sebagaimana dilaporkan korban.

Dari hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu tabung gas elpiji 12 kilogram warna biru yang diduga merupakan hasil tindak pidana tersebut. Sementara satu buah perseneling mobil masih dalam proses pencarian dan pengembangan lebih lanjut.

Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Asakota guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolsek Asakota IPTU Mirafuddin menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen menindak tegas setiap pelaku tindak pidana yang meresahkan masyarakat serta meningkatkan kegiatan kepolisian guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Polres Bima Kota juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, memastikan barang-barang berharga disimpan dengan aman, serta tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada kantor polisi terdekat atau melalui layanan Kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.(Sekjend MDG)

Gerak Cepat Polsek Asakota Ungkap Kasus Pencurian Ternak, Satu Terduga Pelaku Berhasil Diamankan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Asakota dalam mengungkap tindak pidana pencurian ternak yang meresahkan masyarakat. Tim Opsnal Polsek Asakota berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pencurian dua ekor kambing milik warga yang terjadi di wilayah Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

OPK warga Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasana'e Barat, ditangkap pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 20.15 WITA di sebuah rumah yang berada di Kelurahan Tanjung setelah dilakukan serangkaian penyelidikan oleh Tim Opsnal Polsek Asakota.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Asakota IPTU Mirafuddin menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal ketika korban, H. Rusdin H. Ismail, S.H., sekitar pukul 16.00 WITA mendatangi kandang kambing miliknya di Kelurahan Ule untuk mengecek sekaligus mencari pakan ternak. Namun, saat kembali ke kandang, korban mendapati dua ekor kambing miliknya telah hilang.

Merasa dirugikan, korban kemudian mencari informasi kepada warga sekitar. Dari keterangan saksi bernama Manise, diketahui bahwa orang terakhir yang terlihat berada di sekitar kandang kambing adalah OPK bersama dua orang rekannya. Informasi tersebut kemudian diperkuat oleh saksi lainnya.

Berdasarkan keterangan para saksi, dua ekor kambing dengan ciri-ciri berwarna putih campur hitam dan hitam belang putih itu diduga dibawa kabur menggunakan sepeda motor matik berwarna abu-abu yang dikendarai secara berboncengan tiga.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kasus itu ke Polsek Asakota dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/12/VIII/2026/SPKT/Polsek Asakota.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Asakota yang dipimpin Katim Opsnal Bripka Stra Ady Wijaya segera melakukan penyelidikan hingga memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku.

Petugas kemudian bergerak menuju sebuah rumah di Kelurahan Tanjung dan berhasil mengamankan OPK yang saat itu bersembunyi di dalam salah satu kamar rumah tersebut. Saat dilakukan interogasi awal, terduga pelaku mengakui telah melakukan pencurian bersama dua rekannya yang kini masih dalam pengejaran petugas.

Dari hasil pengembangan, polisi juga berhasil menemukan satu ekor kambing berwarna putih yang merupakan barang bukti hasil kejahatan di rumah seorang warga berinisial ST di Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota. Kambing tersebut diketahui telah dijual oleh terduga pelaku kepada ST.

Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti satu ekor kambing telah diamankan di Mapolsek Asakota guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, Tim Opsnal masih terus melakukan pengembangan untuk memburu dua terduga pelaku lainnya yang identitasnya telah dikantongi.

Kapolsek Asakota IPTU Mirafuddin menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menindak tegas setiap bentuk tindak pidana yang meresahkan masyarakat, khususnya kasus pencurian ternak.

Polsek Asakota juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan, khususnya dalam menjaga hewan ternak, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana, sehingga dapat segera ditindaklanjuti demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Bima Kota.(Sekjend MDG)

Bapak Mendagri Tolak Kepala Daerah Minta Tambah Anggaran : Lakukan Efisiensi Jangan Mau di Bohongi Staf


Bapak menteri dalam negeri tidak usah berbicara air ludah berbusa.

Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Efisiensi anggaran terhadap Daerah APBD 1 APBD 2 Bupati Walikota dan Gubernur dan efisiensi anggaran terhadap Kepala Desa serta menekan pajak di masyarakat itu bukan solusi, karena uang hasil efisiensi anggaran dan pajak masyarakat dirampok oleh koruptor di pusat

 Dengan efisiensi anggaran tersebut pemerintah daerah tidak bisa membangun daerahnya masing-masing karena keterbatasan anggaran Bupati Walikota Gubernur kepala desa didemo terus oleh masyarakat bahkan kantor mereka dibakar oleh para pendemo.

Perbandingan korupsi pemerintah daerah dan pemerintah Desa jauh lebih merajalela korupsi Oknum pemerintah pusat korupsi hitungan triliunan ratusan triliun ratusan miliar. contoh sekarang anggaran untuk mbg dirampok oleh krpala BGN dan jajarannya serta ada keterlibatan oknum TNI dan oknum Polri sangat menyedihkan artinya presiden gagal melaksanakan efisiensi anggaran terhadap kepala daerah dan terhadap kepala desa.

Efisiensi anggaran terhadap kepala daerah Bupati Walikota Gubernur dan efisiensi anggaran terhadap kepala desa. Apakah bisa mingkatkan pembagunanya di Daerah dan Desa??? , menguntungkan daerah atau merugikan daerah???.  Karena Oknum Pejabat Pemerintah pusat termasuk Oknum Pejabat TNI POLRI KEJAKSAAN PENGADILAN  korupsi semakin merajalela.

Efisiensi anggaran dan menekan pajak masyarakat uang  dirampok oleh para koruptor di pusat. Efisiensi anggaran dan menekan pajak di masyarakat bukan solusi untuk masyarakat Indonesia.

Kepala daerah dianggap pemborosan anggaran kepala desa dianggap pemborosan anggaran tetapi efisiensi anggaran dan penekan pajak masyarakat uang tersebut dirampok oleh koruptor di pusat.

Hati-hati bapak Presiden Republik Indonesia jangan sampai terjebak dengan efisiensi anggaran dan menekan pajak sebaiknya bapak presiden kabinet lama dibersihkan semua diganti dengan yang baru jangan sampai presiden terlena dengan pola-pola gerakan mereka.(Sekjend MDG)

SPPG Bima Sape Naru.UD.Lilis Hadirkan Menu Sehat untuk Tingkatkan Asupan Gizi


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 4 Agustus 2026 – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Naru melalui Dapur UD Lilis kembali menyediakan menu bergizi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (4/8). Penyediaan menu harian ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi para penerima manfaat.

Pada hari ini, menu yang disajikan terdiri atas nasi putih, telur ceplok sayur, tahu balado dan hati ayam, sayur oseng, serta buah anggur hijau. Kombinasi menu tersebut disusun dengan memperhatikan prinsip gizi seimbang guna memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus memberikan variasi makanan yang sehat dan berkualitas.

Pihak SPPG Bima Sape Naru menyampaikan bahwa penyediaan menu bergizi secara rutin diharapkan dapat membantu meningkatkan asupan gizi, menjaga kesehatan, serta mendukung tumbuh kembang para penerima manfaat. Selain itu, makanan bergizi juga diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar dan beraktivitas setiap hari.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok sasaran lainnya. Melalui penyediaan makanan bergizi yang beragam, program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya generasi yang sehat, kuat, dan produktif.

SPPG Bima Sape Naru berkomitmen untuk terus menghadirkan menu harian yang memenuhi standar gizi, sehingga manfaat Program MBG dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima manfaat.(Team.MDG.03)