Media Dinamika Global

Kamis, 16 April 2026

Pemancing Terseret Arus di Sungai Way Semuong Ditemukan Meninggal Dunia (MD)


Tanggamus, Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Sugiyo (55), warga Pekon Simpang Bayur, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret arus Sungai Way Semuong.

Korban diketahui pergi memancing pada Senin (13/4) sekitar pukul 15.00 WIB. Namun hingga keesokan harinya, korban tak kunjung kembali ke rumah. Kekhawatiran keluarga semakin meningkat mengingat kondisi debit air sungai saat itu tengah mengalami peningkatan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke aparat setempat dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung yang diwakili oleh Dantim Rescuer Pos SAR Tanggamus Nico Saputra menjelaskan bahwa setelah menerima laporan pada Selasa (14/4), tim rescue dari Pos SAR Tanggamus langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, TNI/Polri, aparat pemerintah daerah, serta masyarakat setempat segera melakukan pencarian.

“Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran darat dan air, dengan membagi tim menjadi beberapa Search and Rescue Unit (SRU). Namun pada hari pertama hingga hari kedua, korban belum berhasil ditemukan,” ujarnya.

Kendala dalam operasi pencarian di antaranya cuaca hujan yang menyebabkan debit air sungai meningkat, keterbatasan jaringan komunikasi di lokasi, serta medan yang cukup sulit dijangkau.

Memasuki hari ketiga, Kamis (16/4), upaya pencarian membuahkan hasil. Sekitar pukul 09.00 WIB, tim SAR menerima informasi dari masyarakat mengenai penemuan jasad korban di sekitar Dermaga Batu Balai, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus.

Tim SAR gabungan kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi korban pada pukul 09.17 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 34 kilometer dari titik awal kejadian. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Batin Mangunang untuk penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai pada pukul 10.20 WIB serta seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Pihak SAR mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu yang dapat memicu kenaikan debit air secara tiba-tiba.
(Fs/Red) 

Pembangunan Gerai dan Gudang KDMP Desa Pesa Capai 90 Persen, Serda Budiman Pantau Langsung

Foto : KDMP Desa Pesa

BIMA, Mediadinamikaglobal.id – Pembangunan fasilitas Gerai dan Gudang di Desa Pesa, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus menunjukkan progres yang sangat positif. Hingga saat ini, tahap pembangunan fisik dilaporkan sudah mencapai angka 90 persen dan diprediksi akan segera rampung sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Foto : Bagian dalam (ruangan) 

Serda Budiman selaku Babinsa Desa Pesa memantau dan mengawasi langsung perkembangan pembangunan tersebut. Dalam pengawasannya, ia meninjau secara detail kondisi lapangan dari awal pembangunan hingga sampai akhirnya nanti untuk memastikan bahwa kualitas pembangunan tetap terjaga dengan baik sesuai standar nasional. 

"Alhamdulillah, pembangunan Gerai dan Gudang ini berjalan lancar. Saat ini progresnya sudah mencapai 90 persen. Kami terus memantau agar pengerjaannya maksimal dan hasilnya nanti bisa bermanfaat sebaik-baiknya bagi masyarakat Desa Pesa," ujar Serda Budiman.Kamis (16/4/2026) Pukul 18.00 Wita. 

Ia menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan salah satu program strategis yang diharapkan dapat menunjang kegiatan ekonomi dan operasional di wilayah desa. Kehadiran gerai dan gudang KDMP yang representatif akan sangat membantu dalam pengelolaan serta penyimpanan berbagai kebutuhan masyarakat maupun aset desa.

"In syaa Allah dalam waktu dekat ini, dipastikan tangal 30 April 2026. Dan akan diresmikan secara langsung oleh Bupati Bima dan Komandan Kodim (Dandim) 1608/Bima," ungkapnya. 

Foto : bagian depan

Dengan terselesaikannya sebagian besar tahapan pembangunan, diharapkan fasilitas ini dapat segera difungsikan dalam waktu dekat. Serda Budiman juga berharap agar warga dapat ikut menjaga dan merawat aset desa yang telah dibangun dengan baik demi kesejahteraan bersama.(MDG05)  

Dugaan Pemufakatan Jahat Proyek PJU-TS Kabupaten Bima, Negara Ditaksir Rugi Rp 1,2 Miliar, PPK Diminta Bertanggung Jawab Penuh


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Berdasarkan hasil investigasi dan penelusuran mendalam di lapangan yang dilakukan sejak 25 Januari hingga 3 Februari 2026, telah ditemukan indikasi kuat adanya tindak pidana korupsi yang terstruktur dan sistematis pada proyek Pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) di Kabupaten Bima tahun anggaran 2025.

Proyek bernilai Rp 2 Miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Bima ini diduga kuat menjadi ladang bancakan oknum pejabat daerah. Penanggung jawab utama yang harus dimintai pertanggungjawaban atas sengkarut proyek ini adalah Taufik, yang bertindak selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Bima.

Taufik diduga secara sengaja melakukan pembiaran dan menyetujui praktik manipulasi spesifikasi, prosedur, hingga penggelembungan harga (mark-up) ekstrem yang merugikan keuangan negara hingga lebih dari Rp 1 Miliar.

Tim investigasi menemukan serangkaian pelanggaran prosedur dan rekayasa pelaksanaan di lapangan yang sangat merugikan masyarakat luas, antara lain:

Manipulasi Prosedur E-Katalog (Pembelian Ilegal): Sesuai aturan E-Katalog, pengadaan barang seharusnya dilakukan langsung dari pabrikan resmi untuk menjamin spesifikasi dan garansi. Namun, pihak instansi justru “bermain mata” dengan mengarahkan pembelian melalui pihak ketiga (reseller) yang tidak resmi. Akibatnya, barang yang didatangkan tidak memiliki kejelasan garansi perusahaan.

Mark-Up Harga yang Tidak Masuk Akal: Lampu yang terpasang di Desa Panda dan Desa Belo diketahui menggunakan merek Uniko dengan spesifikasi daya di bawah 100 Watt. Kualitas cahayanya sangat buruk, namun anehnya, setiap unit lampu tersebut dihargai sangat fantastis, yakni Rp 28.000.000,- per unit. Ini merupakan penggelembungan harga ekstrem yang jauh dari standar Rencana Anggaran Biaya (Redaksi Sekjend MDG/RAB).


Rabu, 15 April 2026

Upaya Tekan Angka Kesakitan, Kades Ntori Dukung Penuh Sosialisasi Campak oleh STIKES Yahya Bima


BIMA, Mediadinamikaglobal.id – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan menekan angka kesakitan akibat penyakit menular, Kepala Desa Ntori, Algi Syarief, S. Sos bersama perangkat desa secara resmi menerima dan mendukung penuh kehadiran mahasiswa STIKES Yahya Bima yang melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan di Aula Kantor Desa Ntori, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kamis (16/4/2026) pukul 09.30 Wita. 

Fokus utama dari kegiatan ini adalah sosialisasi mengenai penyakit campak, sebuah penyakit infeksi saluran pernapasan yang sangat menular. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada warga mengenai bahaya, gejala awal, hingga langkah-langkah pencegahan efektif agar penyakit ini tidak meluas di lingkungan desa.

Kepala Desa Ntori, Algi Syarief, S. Sos, menyatakan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para mahasiswa dan civitas akademika STIKES Yahya Bima. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa dan institusi pendidikan kesehatan sangat diperlukan untuk mengedukasi masyarakat secara langsung.
"Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa STIKES Yahya Bima. Pengetahuan tentang penyakit campak ini sangat krusial bagi kesehatan, terutama bagi para orang tua yang memiliki anak kecil. Dengan sosialisasi ini, kami berharap warga lebih waspada dan sadar akan pentingnya imunisasi serta menjaga kebersihan lingkungan," ujar Kades Ntori Algi Syarief, S. Sos dalam sambutannya.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa STIKES Yahya Bima memberikan materi mengenai pentingnya deteksi dini. Warga diajarkan untuk mengenali ciri-ciri khas campak seperti demam tinggi dan munculnya ruam merah pada kulit, serta segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat jika ditemukan gejala tersebut.

Selain penyampaian materi secara lisan, para mahasiswa bersama Pemerintah Desa Ntori dan warga melakukan sesi foto bersama. Partisipasi aktif warga menunjukkan tingginya antusiasme mereka dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan di Desa Ntori.

Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran kolektif masyarakat meningkat sehingga angka kesakitan akibat penyakit campak di Desa Ntori dapat ditekan seminimal mungkin. Program ini menjadi bukti nyata kontribusi akademisi dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. (MDG05) 

Jajaran Koramil-01, Gelar Patroli Guna Ciptakan Situasi Aman, Tertib, dan Kondusif di Wilayah Kota Bima.


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Babinsa Kel. Tanjung Serma Samsurizal pimpin Apel pengecekan personil patroli Cipta Kondisi dalam rangka menciptakan Kamtibmas di wilayah teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, kegiatan bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rastim Kota Bima. Rabu, (15/04/26)

 Adapun personil yang terlibat patroli sebanyak 4 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae dengan sasaran patroli 

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabadompu timur 

3. Kelurahan Rabadompu Barat 

4. Kelurahan Rabangodu Utara 

5. Kelurahan Penaraga

6. Kelurahan Dara

Pukul 20.40 Wita personil patroli melaksanakan Apel pengecekan kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan patroli keliling Star dari Kel Kumbe menuju sepanjang jln Sukarno Hatta dengan menggunakan Roda dua"

Pukul 21.10 Wita' Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat terutama anak anak muda/remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan Salah satu bentuk nya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Pukul 21.20 Wita Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah Satu warga yg menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot, Diharapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Usai Patroli keliling, pada Pukul 21,40 wita' Anggota patroli tiba di kantor Koramil 01 Rasanae', kegiatan patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Kadis Dikpora Kota Bima Tanggapi Isu Puluhan Siswa di SDN 19 yang Tak Masuk Dapodik


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.–Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima, Drs. H. Mahfud, akhirnya angkat bicara terkait isu puluhan siswa di SDN 19 yang disebut-sebut belum terinput dalam sistem Dapodik.

Dalam keterangannya, H. Mahfud menegaskan bahwa saat ini data siswa telah dalam proses perbaikan dan validasi.

“Untuk kelas VI sudah masuk semua di Dapodik. Siswa kelas awal juga sudah masuk semua, dan proses tetap berlanjut untuk kevalidan data siswa,” ujarnya, Kamis, 16 April 2026.

Pernyataan ini sekaligus mengindikasikan bahwa sebelumnya memang terdapat persoalan dalam penginputan data siswa, sebagaimana informasi yang beredar dan menjadi temuan pengawas.

Menanggapi hal itu, pihak Dikpora memastikan bahwa langkah pembenahan telah dilakukan dan sistem terus diperbarui agar seluruh data siswa dapat terakomodir secara lengkap dan akurat.

Namun demikian, publik tetap menaruh perhatian serius terhadap kasus ini. Pasalnya, keterlambatan atau kelalaian dalam input data Dapodik berpotensi berdampak pada hak administratif siswa, termasuk akses terhadap berbagai program pendidikan.

Hingga kini, belum ada penjelasan rinci terkait penyebab awal terjadinya kekosongan data tersebut.

Apakah murni kesalahan teknis, kelalaian operator, atau faktor lain, masih menjadi hal yang perlu ditelusuri lebih lanjut. (Redaksi Sekjend MDG)

Mahasiswa LBC STIT Sunan Giri Bima Hadirkan Inovasi Tong Sampah Kreatif


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--- Kolaborasi dan kepedulian lingkungan mahasiswa LBC STIT SUNAN GIRI BIMA kini akan menghadirkan inovasi Tong Sampah Kreatif. Dalam upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan sekaligus memperkuat karakter kepedulian sosial mahasiswa, anggota LBC kembali menunjukkan aksi nyata melalui kegiatan pembuatan tong sampah yang dilaksanakan di lingkungan kampus. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas UMKM LBC, melainkan wujud komitmen mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan berdaya guna.

Sejak siang hari suasana kampus tampak lebih hidup dari biasanya. Para anggota LBC dengan penuh semangat berkumpul, membawa peralatan dan bahan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Dengan kerja sama yang solid, mereka mulai merancang, dan membentuk tong sampah yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa STIT tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan yang berdampak langsung bagi lingkungan sekitar. Melalui program sederhana seperti pembuatan tong sampah ini, mahasiswa diajak untuk lebih peka terhadap isu kebersihan serta bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan. 

Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran yang berharga. Mahasiswa belajar tentang pentingnya kerja team, manajemen kegiatan, hingga bagaimana menuangkan ide kreatif menjadi sesuatu yang bermanfaat. Nilai-nilai inilah yang terus ditanamkan di STIT, menjadikan kampus ini bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang untuk bertumbuh sebagai pribadi yang berintegritas dan berkontribusi.

Keberadaan LBC sebagai wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa turut menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa baru. Di STIT, mahasiswa tidak hanya didorong untuk unggul secara akademik, tetapi juga diberi ruang luas untuk berkarya, berinovasi, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Dengan berbagai kegiatan inspiratif seperti ini, STIT terus membuktikan diri sebagai kampus yang aktif, kreatif, dan peduli terhadap masa depan. Bagi para calon mahasiswa yang ingin merasakan pengalaman kuliah yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik nyata dan pengembangan diri, STIT adalah pilihan yang tepat.

Mari bergabung bersama STIT, tempat di mana ilmu, kreativitas, dan kepedulian tumbuh bersama, menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berdaya dan bermanfaat bagi masyarakat.(Redaksi Sekjend MDG)

Walikota Bima Belum Keluarkan SK Dana Hibah Wartawan tahun 2026


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Berdasarkan penelusuran informasi terbaru per April 2026, belum ada laporan spesifik secara nasional mengenai SK dana hibah wartawan tahun 2026 yang belum dikeluarkan oleh pemerintah kota bima (Pemkot).

Namun, perlu diperhatikan beberapa poin penting terkait dinamika dana hibah wartawan/media pada awal 2026:

Penyusunan RKPD 2026: Sesuai regulasi, dokumen Perwal terkait Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 menjadi acuan pelaksanaan program, termasuk hibah.

Kasus di Daerah Lain: Di beberapa tempat, terdapat dinamika terkait anggaran, seperti penghapusan atau keterlambatan anggaran publikasi media dalam APBD 2026.

Imbauan Dewan Pers: Dewan Pers seringkali mengeluarkan edaran agar jurnalis/media tidak meminta sumbangan atau hibah yang tidak resmi menjelang momen tertentu, seperti Hari Raya, di tahun 2026 ini. 

Jika Anda merujuk pada Pemkot tertentu, mohon informasikan nama kota tersebut agar saya dapat memberikan detail yang lebih akurat.

Biasanya, penundaan SK hibah berkaitan dengan:

Verifikasi Proposal: PWI atau organisasi wartawan belum melengkapi proposal atau berkas administrasi.

Evaluasi Anggaran: Penyesuaian APBD oleh Pemkot/BPKAD.

Kasus Hukum: Adanya temuan atau permasalahan hukum pada pengurus organisasi wartawan sebelumnya.(Team)

Data Akurat Kunci Pembangunan NTB yang Tepat Sasaran


Mataram, Media Dinamika Global - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif di era digital. Hal ini mengemuka dalam program

"NTB Bicara" TVRI yang menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB, Dr. Ahsanul Khalik, S.Sos., MH, di sela-sela pelaksanaan Musrenbang RKPD 2026 di Mataram, Kamis (16/4).

Kadis Kominfotik mengungkapkan bahwa kunci utama pembangunan yang efektif di bawah kepemimpinan Gubernur Iqbal dan Dinda adalah penggunaan data yang akurat dan terintegrasi. Melalui program NTB Satu Data, pemerintah provinsi berupaya mensinkronkan seluruh data dari tingkat kabupaten/kota hingga perangkat daerah provinsi.

"Pembangunan NTB harus berbasis data. Tanpa data yang jelas, lokus dan fokus intervensi program tidak akan bisa dieksekusi dengan baik," ujar Dr. Aka sapaan akrabnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini NTB sedang memperkuat integrasi data dengan Portal Pelita milik Kementerian Dalam Negeri dan sudah terhubung erat dengan sistem Bappenas. Hal ini bertujuan agar setiap usulan dalam Musrenbang memiliki dasar kebutuhan masyarakat yang nyata, termasuk penentuan anggaran yang tepat sasaran.

Salah satu terobosan yang disoroti adalah penguatan data untuk kelompok rentan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI).

Dinas Kominfotik bersama Bappeda telah melakukan pemilahan data spesifik guna memastikan perencanaan pembangunan dalam Musrenbang berpihak pada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Terkait aksesibilitas informasi, Khalik mengungkapkan bahwa portal resmi pemerintah, ntbprov.go.id, kini menjadi rujukan utama publik dengan angka kunjungan mencapai lebih dari 1,2 juta per bulan.

"Masyarakat, termasuk generasi Z, kini sangat mudah memberikan aspirasi atau pengaduan. Selain melalui web, kami aktif di berbagai kanal media sosial yang dipantau cepat untuk kemudian ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait," imbuhnya.

Disebutkan pula, Pemprov NTB dalam memastikan informasi pembangunan tetap tersampaikan ke seluruh pelosok melalui kolaborasi lintas media.

Dr. Aka, pria berkacamata ini mengakui bahwa saat ini masih terdapat sekitar 150 titik blank spot di NTB, terutama di wilayah Bima karena kondisi topografi yang ekstrem. Namun, hal ini tidak menjadi penghalang bagi penyebaran informasi publik.

"Bagi daerah yang tidak bisa mengakses media online karena ketiadaan sinyal, kami memperkuat kerja sama dengan media cetak. Tahun ini kami bekerja sama dengan lebih dari 120 media, termasuk RRI dan TVRI yang jangkauannya mampu menembus desa-desa terpencil," jelasnya.

Strategi ini diambil untuk memastikan seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, mendapatkan update mengenai arah kebijakan pembangunan hasil Musrenbang 2026.

Di sisi lain, bagi wilayah yang telah terjangkau internet, Dinas Kominfotik terus mengoptimalkan portal NTB Satu Data. Sistem ini menjadi jantung transparansi yang mensinkronkan data kabupaten/kota dengan pusat (Kemendagri dan Bappenas), sekaligus menjadi alat ukur kinerja pemerintah.

Dr. Aka mengungkapkan bahwa portal resmi ntbprov.go.id kini telah dilengkapi dengan survei tingkat kepuasan masyarakat. Menariknya, survei ini tidak hanya bersifat umum, tetapi dipilah per perangkat daerah.

"Survei kepuasan masyarakat di portal kami menjadi salah satu indikator kinerja utama yang dipantau langsung oleh Bapak Gubernur. Ini adalah bentuk transparansi agar setiap perangkat daerah bertanggung jawab atas kualitas program yang dijalankan," tegasnya.

Menutup penyampaiannya, Dr. Aka menekankan bahwa kesuksesan Musrenbang 2026 sangat bergantung pada sinergi dan rasa saling percaya antara pemerintah dan masyarakat. Ia mengajak warga untuk memanfaatkan kanal digital maupun perangkat daerah untuk menyalurkan kritik tanpa rasa takut tidak didengar.

"Tanpa sinergi dan saling percaya, pembangunan tidak akan berjalan maksimal. Mari kita bangun kebersamaan untuk NTB yang Makmur Mendunia," pungkasnya.

Redaksi |

L-KPK Hadiri FGD Lima Raperda Inisiatif DPRD NTB di Senggigi, Uji Publik Akan Digelar 19-20 April


Media dinamika Global.id.-- Mataram 15 april 2026. – Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) menghadiri Focus Group Discussion (FGD) terhadap lima rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung dalam rangkaian Rapat Pembahasan Bersama (PROPEMPERDA) yang digelar selama dua hari di ARUNA Senggigi, mulai tanggal 12 hingga 14 April 2026 dan berjalan lancar.

Kelima raperda yang menjadi fokus diskusi dalam kegiatan tersebut adalah:

1. Raperda Minerba NTB

2. Raperda Bale Mediasi NTB

3. Raperda Perubahan Perlindungan NTB

4. Raperda tentang Dana Sumbangan Pendidikan yang Bersumber dari Masyarakat pada Satuan Pendidikan Menengah NTB

5. Raperda Pinjol & Judol NTB.

Keberhasilan pelaksanaan FGD ini menjadi langkah awal yang penting dalam proses penyusunan raperda. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapatkan dukungan yang memadai dari berbagai pihak.

Selanjutnya, proses penyempurnaan raperda akan dilanjutkan dengan kegiatan uji publik yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 19 hingga 20 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan dan tanggapan dari masyarakat luas serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, guna memastikan bahwa raperda yang akan disusun nantinya benar-benar mencerminkan kebutuhan dan kepentingan masyarakat NTB, serta memiliki landasan yang kuat dan dapat diimplementasikan dengan baik.

Kehadiran L-KPK dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen lembaga untuk turut serta mengawasi dan memastikan proses penyusunan peraturan daerah berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. By. (Redaksi Sekjend MDG)