Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Keluarga korban dugaan pemerkosaan menggelar aksi protes di depan Polsek Sape, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 10.30 WITA. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap penanganan kasus yang dinilai lamban oleh pihak kepolisian.
Dalam aksi itu, massa keluarga korban yang di dominasi warga dari Desa Sangia Kecamatan Sape sempat memblokade jalan dan membakar ban di depan kantor polisi, sehingga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di sekitar lokasi. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya berangsur kondusif.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa terdapat empat orang terduga pelaku dalam kasus tersebut. Mereka mengaku sebagian terduga pelaku sebelumnya sempat diamankan oleh pihak kepolisian, namun kemudian dilepaskan tanpa pemberitahuan kepada keluarga korban.
“Kami kecewa karena pelaku sempat ditahan, tetapi kemudian dilepas tanpa ada penjelasan kepada kami sebagai pihak korban,” ujar salah satu perwakilan keluarga dalam aksi tersebut.
Setelah dilakukan komunikasi antara keluarga korban dan Kapolsek Sape, massa akhirnya membuka kembali blokade jalan. Dalam pertemuan tersebut, pihak kepolisian berjanji akan kembali memanggil para terduga pelaku untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah peserta aksi terlihat membawa senjata tajam. Meski demikian, situasi berhasil dikendalikan setelah adanya dialog antara kedua pihak. Personel dari Polsek Lambu juga tampak hadir untuk membantu pengamanan di lokasi.
Diketahui, salah satu dari empat terduga pelaku merupakan pacar korban. Saat ini, korban dilaporkan mengalami trauma psikis mendalam. Keluarga berharap aparat penegak hukum tidak hanya fokus pada penangkapan pelaku, tetapi juga memberikan perlindungan maksimal serta pendampingan kepada korban.
Kasus ini telah menjadi perhatian publik di wilayah Bima. Masyarakat menantikan langkah cepat dan tegas dari Polres Bima Kota untuk menuntaskan perkara serta menghadirkan keadilan bagi korban.
Keluarga korban juga mendesak pihak kepolisian, khususnya Polsek Sape, agar segera menangkap kembali para terduga pelaku. Bahkan, salah satu anggota keluarga menyatakan kekecewaannya dengan nada tegas.
“Kalau polisi tidak mampu menangkap kembali para pelaku, biarkan kami sendiri yang akan mencari mereka,” ujarnya.
(Team.MDG.03)


