Media Dinamika Global

Minggu, 05 April 2026

Langkah Maju SMAN 1 Donggo: CCTV Terpasang, Keamanan Sekolah Makin Terjamin


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.--Alhamdulillah, SMAN 1 Donggo kini telah memasang CCTV di lingkungan sekolah. Pemasangan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan, pengawasan, serta menciptakan suasana belajar yang lebih tertib dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

PLT Kepala Sekolah, Ibu Sri Suryani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa keberadaan CCTV diharapkan dapat membantu meminimalisir pelanggaran, meningkatkan kedisiplinan siswa, serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.

Beliau juga menambahkan bahwa ke depan, jumlah CCTV akan terus ditingkatkan secara bertahap guna memaksimalkan sistem pengawasan di seluruh area sekolah.(Sekjend MDG)

Menggunakan Kendaraan Roda Dua, Jajaran Koramil-01 Rasanae Gelar Patroli Keliling

Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memberikan rasa aman kepada warga, personel Babinsa Koramil 1608-01/Rasanae melaksanakan Patroli Rutin Cipta Kondisi Aman. Minggu, (05/04/26)


Kegiatan patroli ini merupakan upaya antisipatif dalam rangka mendeteksi dan mencegah potensi tindak kriminalitas dan menciptakan kondisi wilayah Wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae Kota Bima yang stabil dan kondusif. 

Tentunya dalam hal ini seluruh Personil bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat agar bisa menciptakan Kondusifitas maupun keamanan wilayah. Hal ini juga merupakan bagian dari tanggung jawab jajaran Koramil 1608-01/Rasanae Kota Bima dalam memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Kegiatan ini dipimpin Dpp Serka Abdul Manan Babinsa Kelurahan Ntobo bersama 6 orang Anggota Personil dari Koramil 1608-01/Rasanae dengan sasaran kegiatan meliputi.

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu Selatan 

3. Kelurahan Rabangodu Utara

4. Kelurahan Penaraga

5. Kelurahan Penatoi 

6. Kelurahan Dara

Setelah melaksanakan Apel pengecekan di Posramil Rasanae Timur bertempat di Kel. Kumbe, Pukul 21.20 Wita, anggota personil melaksanakan Patroli keliling, Star dari Posramil Rasanae Timur menuju sepanjang Jln. Sukarno Hatta Kota Bima dan finis akhir di Kantor Koramil 1608-01/Rasanae dengan menggunakan kendaraan Roda dua.

Dalam kegiatan tersebut, selain memberikan himbauan kepada Warga terutama anak-anak muda untuk bersama-sama menjaga keamanan di bulan puasa ini dengan tidak mengunakan Motor berkenalpot brong sehingg bisa menganggu warga masyarakat yang sedang istirahat tidur di malam hari serta bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

Anggota patroli juga melaksanakan pemeriksaan salah satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot brong resing sekaligus memberikan himbauan agar knalpot resing di copot dan di harapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman tertib dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Pada Pukul 21.48 Wita, Anggota patroli tiba di kantor Koramil 1608- 01/Rasanae dan melaksanakan Apel pengecekan akhir di depan Kantor Koramil 1608- 01/Rasanae, Kegiatan Patroli rutin Cipta Kondisi Aman selesai dalam keadaan aman tertib dan lancar. 

Dengan adanya Patroli keliling rutin ini, diharapkan bagi seluruh lapisan masyarakat, lebih khusus warga Kota Bima memiliki kesadaran untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum, juga diharapkan agar bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. (Koramil-01/Tim MDG)

Polsek Lambu Gerebek Pasutri Pengedar Sabu di Desa Lanta, Amankan 18 Poket Barang Bukti


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Berdasarkan Informasi yang Kami Peroleh Dari Humas Polres Bima Kota Jajaran Polsek Lambu, di bawah naungan Polres Bima Kota, berhasil menggerebek dan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di Desa Lanta, Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 16.30 WITA.

Kapolres Bima Kota, AKBP Mubiarto, melalui Kapolsek Lambu IPTU Syarifudin mengungkapkan bahwa kedua terduga pelaku masing-masing berinisial KM alias ONE (45) dan EE (35). Keduanya diketahui merupakan warga RT 010 RW 005 Desa Lanta, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Penangkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan aparat kepolisian setelah mencurigai adanya aktivitas mencurigakan di kediaman pasutri tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas kemudian melakukan penggerebekan yang turut disaksikan oleh warga setempat.



Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu beserta perlengkapan pendukung lainnya. Barang bukti yang diamankan meliputi 18 poket sabu dengan berat bruto 3,71 gram, uang tunai sebesar Rp730.000, satu unit handphone android, dua buah dompet, satu potong celana pendek warna merah, serta dua lembar tisu yang digunakan untuk membungkus sabu.

“Para terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mako Polsek Lambu dan selanjutnya diserahkan ke Satuan Narkoba Polres Bima Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujar IPTU Syarifudin.

Pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari komitmen Polsek Lambu dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya.(Team.MDG.03)

Siap Siaga, Patroll Kota Presisi Gelorakan Keamanan, Polres Tuba Sentrisel Di Titik Rentan Wisata.


Tulang Bawang – Mediadinamikaglobal.Id || Guna memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif dan terjaga stabilitasnya, jajaran Satuan Samapta Polres Tulang Bawang menggelar operasi Patroli Kota Presisi secara masif dan menyeluruh. Kegiatan pengamanan proaktif ini dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 05 April 2026, mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai.
 
Personel gabungan yang dipimpin langsung oleh Aiptu Jon Heriyanto, didampingi Bripda Dani Saputra dan Bripda Nufail M, turun langsung ke lapangan melakukan penjagaan dan pengawasan ketat di lokasi-lokasi strategis yang menjadi pusat keramaian.
 
Fokus pengamanan kali ini difokuskan di kawasan objek vital dan tempat wisata, yakni Waterboom Taman Bahagia dan Wisata Cakat Raya yang berada di wilayah hukum Polsek Menggala. Kedua lokasi ini menjadi prioritas utama mengingat tingginya arus kunjungan masyarakat yang berpotensi menjadi sasaran tindak kriminalitas.
 
Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan patroli keliling, namun juga melakukan pendekatan persuasif dengan berdialog langsung kepada para pengunjung. Tim memberikan edukasi dan himbauan kamtibmas agar masyarakat selalu waspada terhadap ancaman kejahatan jalanan serta menjaga ketertiban umum demi kenyamanan bersama.
 
KASAT SAMAPTA POLRES TULANG BAWANG, IPTU I KETUT SUWARDI ARTONO, S.H., M.M.,
Menegaskan, 
 
"Kami terus melakukan pemantauan dan pengamanan secara intensif di seluruh wilayah hukum Polres Tulang Bawang, khususnya di tempat umum dan objek wisata. Patroli Presisi ini kami laksanakan untuk mencegah secara dini segala bentuk potensi gangguan keamanan, kriminalitas maupun konflik sosial. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati, menjaga barang berharga, dan turut serta menjaga ketertiban. Polres Tulang Bawang siap hadir dan melindungi masyarakat 24 jam non-stop demi terwujudnya Tubas yang Aman dan Damai."
 
Dengan hadirnya personel kepolisian di tengah masyarakat, diharapkan dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan menimbulkan efek gentar bagi pelaku kejahatan. Hingga laporan ini diterbitkan, situasi wilayah dinyatakan aman, terkendali dan kondusif.

Babinsa Desa Sangia Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Sape dan Lambu


Sape.Bima, 5 April 2026 — Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Desa Sangia, Sertu Saifullah, bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli siskamling pada Minggu (5/4/2026) malam sekitar pukul 20.00 WITA.

Kegiatan patroli ini dilakukan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi potensi perkembangan gangguan keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu. Turut hadir dalam kegiatan tersebut dua anggota Koramil, satu aparat desa, serta lima orang masyarakat setempat.



Patroli menyasar sejumlah titik strategis, di antaranya pemukiman warga dan lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak muda. Pada pukul 20.10 WITA, tim bergerak menuju Desa Sangia, Kecamatan Sape, dan tiba sekitar pukul 20.30 WITA untuk langsung melakukan pemantauan situasi di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga memberikan berbagai imbauan kepada masyarakat, khususnya para pemuda. Warga diingatkan agar mampu mengendalikan emosi dan menjauhi konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu perkelahian. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menghindari penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan.

Tidak hanya itu, pengguna kendaraan bermotor juga diingatkan untuk selalu membawa identitas diri seperti SIM, serta menghindari perilaku ugal-ugalan di jalan raya demi mencegah terjadinya kecelakaan dan menjaga keselamatan bersama.

Sekitar pukul 21.20 WITA, patroli dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan patroli siskamling berakhir pada pukul 21.50 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat, serta tercipta situasi wilayah yang tetap aman dan terkendali.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Kegiatan Kamtibmas Melalui Kongkow Bersama Warga


Bima.NTB Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) melalui “kongkow-kongkow” bersama warga di desa binaan masing-masing, Minggu (5/4/2026) malam. Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sekitar pukul 19.55 WITA, Babinsa Desa Hidirasa, Serka Abdul Hafit, melaksanakan pertemuan bersama warga di Kecamatan Lambu. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang baik antarwarga serta menghindari tindakan yang melanggar hukum. Ia juga mengingatkan agar setiap permasalahan yang muncul tidak diselesaikan secara pribadi, melainkan segera dilaporkan kepada aparat agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Selanjutnya, pada pukul 20.10 WITA, Babinsa Desa Sangia, Sertu Syaifullah, melaksanakan kegiatan serupa. Dalam arahannya, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan masing-masing serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas. Warga juga diminta segera melapor apabila menemukan hal mencurigakan.



Kegiatan kongkow-kongkow juga dilakukan oleh Koptu Mahru, Babinsa Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, pada pukul 20.45 WITA. Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan serta mempererat tali silaturahmi agar tercipta hubungan yang harmonis. Selain itu, warga diingatkan agar segera melaporkan setiap permasalahan kepada aparat terkait guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, pada pukul 21.10 WITA, Serka Ridwan, Babinsa Desa Sumi dari Posramil Lambu, turut melaksanakan patroli kongkow bersama warga. Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban lingkungan serta mengingatkan generasi muda agar bijak dalam menggunakan media sosial dengan tetap menjunjung tinggi adab dan kearifan lokal “maja labo dahu”.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Sape dan sekitarnya.(Team.MDG.03)

Keluarga Fikri Asal Tambora Buka Donasi untuk Operasi Penyelamatan


Mataram. Media Dinamika Global.Id.– Seorang pasien bernama Fikri, warga Kecamatan Tambora Kabupaten Bima, tengah berjuang melawan kondisi medis serius akibat komplikasi usus buntu yang berujung pada perleketan usus (adhesi). Saat ini, Fikri masih menjalani perawatan intensif di ruang perawatan sambil menunggu tindakan operasi lanjutan. Seperti dikutip dari Media Tambora Info.com

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, Fikri sebelumnya telah menjalani operasi usus buntu. Namun, kondisi kesehatannya justru mengalami penurunan akibat terjadinya perleketan usus, yaitu kondisi di mana bagian usus saling menempel sehingga berpotensi menyebabkan sumbatan berbahaya.

“Setelah operasi pertama, kondisinya belum membaik. Dokter menyarankan operasi ulang secepatnya untuk mencegah komplikasi yang lebih parah,” ungkap Awan Tambora. 

Perleketan usus merupakan kondisi serius yang dapat menghambat sistem pencernaan dan berisiko mengancam nyawa jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, tindakan operasi lanjutan menjadi harapan utama bagi kesembuhan Fikri.

Namun, keterbatasan biaya menjadi kendala besar bagi keluarga dalam melanjutkan pengobatan. Untuk itu, keluarga membuka donasi dan mengajak masyarakat luas untuk turut membantu meringankan beban biaya medis yang harus ditanggung.

“Kami sangat berharap bantuan dari para dermawan. Sekecil apapun bantuan yang diberikan sangat berarti bagi kesembuhan Fikri,” tambahnya.

Bagi masyarakat yang ingin membantu, donasi dapat disalurkan melalui: Bank BRI: 464401033546535 a.n. M. Rusdin

atau menghubungi nomor 0813-5365-3395.

Dukungan doa dan bantuan dari berbagai pihak diharapkan dapat menjadi kekuatan bagi Fikri untuk melewati masa kritis ini dan kembali pulih seperti sedia kala. (Red)

Brimob Polda NTB Kawal Ketat Dewa 19 dan NDX A.K.A di Dompu


Mataram-NTB, Media Dinamika Global – Personel Subden Gegana BKO Polres Dompu dari Polda NTB melaksanakan pengamanan dan pengawalan ketat terhadap rombongan artis nasional Dewa 19 dan NDX A.K.A dalam ajang Mw-Soundwave Festival 2026 yang digelar di Kabupaten Dompu, Sabtu (04/04/26).

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh sejak kedatangan rombongan di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin hingga menuju lokasi penginapan dan tempat konser, serta pengawalan kembali saat keberangkatan menuju Jakarta.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, menjelaskan bahwa pengamanan ini dilakukan untuk menjamin keselamatan seluruh kru dan artis yang terlibat dalam festival musik tersebut.

“Untuk memastikan keamanan rombongan artis nasional, Polda NTB melalui Sat Brimob melaksanakan BKO di Polres Dompu guna membantu pengamanan dan pengawalan selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Selain personel Brimob, pengamanan juga melibatkan jajaran Polres Dompu bersama berbagai stakeholder terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

Kehadiran personel Brimob ini merupakan bagian dari dukungan terhadap pengamanan yang telah dipersiapkan sebelumnya oleh Polres Dompu, sekaligus bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Ini merupakan bagian dari pelayanan Polri, khususnya dalam memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan,” tambahnya.

Dengan pengamanan terpadu tersebut, pelaksanaan festival musik yang menghadirkan artis papan atas nasional ini diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan hiburan berkualitas bagi masyarakat Dompu dan sekitarnya.

Redaksi |

SDN 19 Kota Bima Lalai: Enam Siswa Gagal Ikut TKA, Dugaan Pembiaran Mencuat


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id.— Dugaan kelalaian serius terjadi di SDN 19 Rabangodu Utara, Kota Bima. Enam siswa dilaporkan tidak terdaftar dalam sistem Dapodik, sehingga kehilangan hak mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Peristiwa ini menuai sorotan tajam. Pasalnya, persoalan tersebut diduga telah diketahui sejak awal, namun tidak segera ditindaklanjuti oleh pihak sekolah. 

Akibatnya, siswa menjadi pihak yang paling dirugikan.

Lebih mengejutkan, kasus ini tidak pandang bulu. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa anak dari anggota TNI dan Polri turut menjadi korban, menandakan bahwa persoalan ini bersifat menyeluruh dan bukan kasus individual.

Sejumlah pihak menilai, kejadian ini bukan sekadar kelalaian administratif biasa. Minimnya transparansi dan lambannya respons dari pihak sekolah memperkuat dugaan adanya pembiaran terhadap masalah yang seharusnya bisa dicegah sejak dini.

“Ini bukan lagi soal salah input data. Ini menyangkut hak dasar siswa yang diabaikan,” ujar Cakrawala Budiman di Sosmed, Minggu, 5 April 2026.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi yang komprehensif dari pihak sekolah terkait penyebab pasti tidak terdaftarnya siswa dalam Dapodik.

Kasus ini memicu desakan agar Dinas Pendidikan setempat segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh serta memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang. (Team MDG)


Smelter Mandek, Emas NTB Terbang, PW SEMMI Bongkar Dugaan Pelanggaran UU Minerba

Ketua PW SEMMI NTB Rizal dengan Background PT. AMNT
Sumbawa Barat, (Ist/Surya).

Mataram, Media Dinamika Global – Kinerja hilirisasi tambang di Nusa Tenggara Barat kembali menjadi sorotan tajam. Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) NTB melontarkan kritik keras terhadap mandeknya pembangunan dan optimalisasi smelter oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara.

Kondisi ini dinilai bukan sekadar persoalan teknis, melainkan berpotensi mengarah pada pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara yang secara tegas mewajibkan hilirisasi melalui pengolahan dan pemurnian mineral di dalam negeri.

Ketua PW SEMMI NTB, Rizal, menegaskan bahwa stagnasi smelter adalah alarm keras bagi masa depan ekonomi daerah yang selama ini bergantung pada sektor tambang emas dan tembaga.

“Pasal 102 sampai 109 jelas mengamanatkan hilirisasi. Kalau smelter tidak berjalan maksimal, maka patut diduga ada pelanggaran. Ini bukan lagi soal keterlambatan, tapi soal kepatuhan hukum,” tegas Rizal pada Media Ginamika Global. (5/4/26).

Menurutnya, praktik eksploitasi tanpa hilirisasi ibarat “menguras isi bumi tanpa memberi isi kembali” kepada daerah. Emas dan tembaga terus diangkut keluar, sementara nilai tambah yang seharusnya dinikmati masyarakat lokal justru menguap.

PW SEMMI NTB menilai situasi ini berpotensi menciptakan ketimpangan struktural yang serius. Di satu sisi, perusahaan terus beroperasi dan mengambil sumber daya, namun di sisi lain masyarakat lokal belum merasakan dampak signifikan dari kekayaan alam tersebut.

“Jangan sampai NTB hanya jadi ladang eksploitasi. Kekayaan alam diambil, tapi yang tertinggal hanya kerusakan lingkungan dan ketimpangan ekonomi. Ini tidak adil,” lanjutnya dengan nada tajam.

Lebih jauh, mereka menyoroti bahwa hilirisasi bukan sekadar kewajiban administratif di atas kertas. Smelter seharusnya menjadi pintu masuk industrialisasi daerah—menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah, dan memperkuat ekonomi lokal.

Namun jika proyek tersebut mandek atau tidak optimal, maka yang terjadi justru sebaliknya: potensi ekonomi hilang, kesempatan kerja menyusut, dan ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah terus berlanjut.

PW SEMMI NTB pun mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk tidak bersikap pasif. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja PT AMNT dinilai mendesak dilakukan, termasuk membuka secara transparan progres pembangunan smelter kepada publik.

“Negara tidak boleh kalah oleh korporasi. Jika ada kewajiban yang tidak dijalankan, harus ada sanksi tegas. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas,” tegas Rizal.

Di akhir pernyataannya, PW SEMMI NTB mengingatkan bahwa persoalan ini bukan sekadar isu tambang, melainkan menyangkut masa depan daerah dan keadilan bagi masyarakat.

“Ini soal arah pembangunan NTB. Kekayaan alam harus dikelola untuk kemakmuran rakyat, bukan sekadar dieksploitasi tanpa jejak kesejahteraan,” tutupnya.

Sementara salah satu pihak PT AMNT saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan, sehingga berita ini diterbitkan.

Redaksi |