Media Dinamika Global

Selasa, 24 Februari 2026

Kadis Kominfotik Kota Bima : Toko Zam Zam Tidak Memiliki Ijin Membangun Bangunan (IMB) dan Tidak Memiliki Ijin Area Parkir


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bima DR. Muhammad Hasyim menegaskan bahwa permohonan toko Zam-Zam sudah masuk dalam OSS pada 22 Desember 2025, dan telah di validasi oleh Dinas PUPR Kota Bima pada 29 Desember 2025.

Hal itu disampaikan Dr. Muhammad Hasyim, S.Sos., SH., M.Ec.Dev buntut dari toko Zam-Zam yang disoroti oleh masyarakat di saluran sosial media yang tidak memiliki Ijin Mendirilkan Bangunan (IMB) dan tidak memiliki area parkir, Selasa (24/2/2026).

Hasyim menjelaskan, proses berkas toko Zam-Zam yang beralamat di jalan M. Sultan Salahuddin Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat sedang dalam inspeksi lapangan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bima sebagai acuan dalam pembuatan pertimbangan teknis pertanahan.

“Pola ruang pada lokasi toko Zam-Zam berdasarkan Perda nomor 4 tahun 2024 tentang RTRW Kota Bima merupakan kawasan perdagangan jasa,” tegasnya.

Untuk itu, berdasarkan ketentuan umum zonasi pada pasal 79 Perda nomor 4 tahun 2024 tentang RTRW Kota Bima pasal 79 arahan intensitas koefisien dasar bangunan adalah 90 persen dari luas tanah. Artinya pemilik toko harus menyiapkan ruang 10 persen untuk RTH dan lahan parkir.

Berdasarkan hasil tinjauan lapangan dan berita acara pemeriksaan lapangan nomor : 600/03/BAPL/DPUPR-PR/II/2026 yang dilakukan oleh Dinas PUPR Kota Bima bahwa pertama, ruko toko Zam-Zam memiliki 4 sertifikat dengan luas keseluruhan 360 m2. Ia menegaskan, jika harus menyisihkan 10 persen dari luas lahan hanya memenuhi angka 36 m2.

“Hasil pengukuran lapangan dan gambar teknis, luas lahan parkir yaitu 103,2 m2. Artinya, pemilik toko Zam-Zam sudah menyiapkan lahan parkir 28,67 persen dari luas lahan,” ungkapnya.

Sementara itu, sambung Hasyim, garis sempadan jalan pada ketentuan Perwali nomor 35 tahun 2022 tentang garis sempadan jalan pada Jl. Sultan Muhammad Salahuddin adalah 8-11. Hasil pengukuran garis sempadan jalan adalah 9 meter diukur dari As jalan dengan lebar jalan 6 meter.

“Untuk kondisi eksisting saat peninjauan lapangan sedang membangun, bangunan eksisting yang terdiri dari dua lantai dengan luas 431 m2, dengan rencana pembangunan adalah toko,” imbuhnya. (Sekjend MDG)

Pasar Unit 2 Mendadak Jadi Pusat Perhatian, Satgas Saber Cek Harga, Ini Temuannya.


Tulang Bawang – Mediadinamikaglobal || Suasana Pasar Unit 2 Tulang Bawang mendadak berbeda pada Selasa pagi 24 Februari 2026, Sejak pukul 08.30 WIB, jajaran Satreskrim Polres Tulang Bawang bersama instansi terkait turun langsung melakukan pengecekan harga bahan pangan dan sembako. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga serta mencegah adanya praktik penimbunan maupun permainan harga yang merugikan masyarakat. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerak cepat Satgas Saber Tulang Bawang dalam mengawal distribusi dan ketersediaan bahan pokok di wilayah hukum setempat.

Bersama Dinas Perdagangan dan Ketahanan Pangan serta Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, personel melakukan dialog dengan para pedagang, mencatat harga komoditas strategis, serta memastikan stok dalam kondisi aman.

Kehadiran aparat penegak hukum di tengah aktivitas pasar menjadi pesan tegas bahwa negara hadir untuk melindungi kepentingan masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama, S.Tr.K., S.I.K., M.M., menegaskan bahwa pengawasan ini adalah bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Kami memastikan harga bahan pokok tetap dalam batas kewajaran dan distribusi berjalan lancar. Tidak boleh ada oknum yang mencoba memainkan harga ataupun melakukan penimbunan. Apabila ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif.

“Kami ingin masyarakat merasa tenang saat berbelanja. Stabilitas harga adalah tanggung jawab bersama, dan Polri hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Dari hasil pengecekan, harga bahan pangan di Pasar Unit 2 Tulang Bawang terpantau relatif stabil dan aktivitas jual beli berlangsung normal. Para pedagang pun kooperatif serta menyambut baik langkah pengawasan tersebut.

Sinergitas antara aparat kepolisian dan instansi terkait ini menjadi bukti nyata bahwa pengawasan dilakukan secara menyeluruh demi kepentingan masyarakat luas.

Dengan langkah proaktif dari jajaran Polri, masyarakat Tulang Bawang kini dapat berbelanja dengan rasa aman tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga yang tidak wajar. (Fa/Red) 

SMKN 2 Kota Bima Resmi Memulai UKK 2026: Tantang Kompetensi Ratusan Siswa


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id.– Suasana SMKN 2 Kota Bima tampak berbeda pada Senin pagi, 9 Februari 2026. Siswa tingkat akhir berkumpul dengan seragam praktik lengkap guna mengikuti hari pertama Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Kegiatan ini merupakan tahapan krusial bagi siswa SMK untuk membuktikan kemahiran teknis mereka sebelum melangkah ke dunia kerja.

Dua Skema Pengujian

Pada tahun ini, SMKN 2 Kota Bima menerapkan dua skema pengujian sekaligus untuk memastikan standar lulusan yang berkualitas:

Mandiri: Ujian yang dilaksanakan dengan pengawasan internal dan penguji eksternal dari mitra industri terkait.

LSP P1 (Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Kesatu): Diikuti oleh 100 siswa terpilih dari berbagai kompetensi keahlian. Siswa yang lulus skema ini akan mendapatkan sertifikat berlambang Garuda dari BNSP yang diakui secara nasional.

Fokus pada Kualitas Lulusan

Kepala SMKN 2 Kota Bima, Fathur Rahman, ST,M.M.Inov menyampaikan bahwa pelaksanaan UKK ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan ajang pembuktian bahwa siswa telah menguasai kompetensi sesuai standar industri.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap lulusan SMKN 2 Kota Bima memiliki 'paspor' keterampilan yang valid. Dengan melibatkan skema LSP P1, daya saing siswa kami di pasar kerja akan jauh lebih kuat," ujarnya di sela-sela peninjauan ruang praktik.

Siswa dari berbagai program keahlian, terlihat sibuk dengan tugas proyek masing-masing. Para penguji pun didatangkan langsung dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI) untuk memberikan penilaian yang objektif dan relevan dengan kebutuhan lapangan saat ini.

Kegiatan UKK ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan tetap mengedepankan kedisiplinan dan prosedur keselamatan kerja (K3) yang ketat.(Sekjend MDG)

Perkuat Program "Bridge to Nippon", SMKN 2 Kota Bima Jajaki Sinkronisasi dengan Disnakertrans, BLK, dan LPTK


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id.– Dalam upaya mewujudkan visi internasionalisasi lulusan, SMKN 2 Kota Bima melakukan langkah strategis melalui program unggulan "Bridge to Nippon" di awal tahun 2026. Kepala SMKN 2 Kota Bima, bersama jajaran Humas dan Bursa Kerja Khusus (BKK), melakukan kunjungan koordinasi ke tiga instansi kunci: Disnakertrans Kota Bima, BLK Kota Bima, dan LPTK Nichini Kaigo School.

Sinkronisasi Regulasi dan Pelatihan

Kunjungan ini bertujuan untuk mematangkan alur penempatan tenaga kerja ke luar negeri, khususnya Jepang. Di Disnakertrans Kota Bima, pihak sekolah berfokus pada pemahaman regulasi dan tata cara pemberangkatan agar seluruh alumni yang mengikuti program ini terlindungi secara hukum dan administratif.

Sementara itu, di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Bima, agenda utama adalah sinkronisasi kurikulum pelatihan. Tujuannya agar standar kompetensi yang diajarkan di sekolah selaras dengan pelatihan di BLK, sehingga menciptakan transisi yang mulus bagi alumni sebelum memasuki dunia kerja di Jepang.

Mengenal Lebih Dekat LPTK Nichini Kaigo School

Sebagai mitra strategis dalam penguasaan bahasa dan keterampilan khusus, tim SMKN 2 Kota Bima juga mengunjungi LPTK Nichini Kaigo School. Kunjungan ini bertujuan untuk:

Mendapatkan informasi akurat mengenai proses pembelajaran intensif, meninjau fasilitas dan metode pendidikan karakter bagi calon pekerja migran, memastikan standar skill yang dibutuhkan pasar kerja Jepang dapat dipenuhi oleh para siswa.

"Program Bridge to Nippon bukan sekadar mengirim alumni bekerja, tapi memberikan kepastian masa depan melalui alur yang benar dan kemitraan yang kredibel," ujar perwakilan pihak sekolah.

Peluang Emas Alumni 2026

Melalui kolaborasi ini, SMKN 2 Kota Bima berharap alumni tahun 2026 memiliki jalur karir yang jelas untuk menjadi tenaga kerja profesional di Jepang, khususnya di sektor-sektor yang sedang berkembang pesat. 

Fathur Rahman, ST, M.M.Inov kepala SMK Negeri 2 Kota Bima sebagai penggagas program menjelaskan bahwa Program 'Bridge to Nippon' bukan sekadar jembatan fisik, melainkan jembatan mimpi bagi siswa kami. Kami ingin lulusan SMKN 2 Kota Bima tidak hanya jago di bengkel lokal, tapi juga diakui oleh industri raksasa di Jepang. Ini adalah langkah nyata kami dalam melakukan link and match dengan standar internasional."

Sementara itu Kepala Disnakertrans Kota Bima, Bapak Taufikurrahman, M.AP saat diminta tanggapannya tentang program sekolah mengatakan "Kami dari Pemerintah Kota Bima melalui Disnaker sangat mengapresiasi terobosan SMKN 2 Kota Bima. Program Bridge to Nippon ini adalah solusi konkret dalam menekan angka pengangguran terbuka di tingkat lulusan SMK. Kami mendukung penuh pemberangkatan tenaga kerja muda yang memiliki skill spesifik seperti siswa teknik kita ini."(Sekjend MDG)

Upgrading Iman: Keluarga Besar SMKN 2 Kota Bima Gelar "Service Hati" Menuju Ramadhan Suci


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id.– Suasana khidmat menyelimuti aula SMK Negeri 2 Kota Bima pada Jumat pagi (13/02/2026). Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, sekolah menggelar kegiatan IMTAQ khusus bertajuk "Upgrading Iman: Service Hati Menuju Ramadhan".

Acara dibuka dengan sangat menyentuh melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Qoriah Terbaik Kota Bima. HJ. Khaeruripngah, S.Ag, Arbianti, SH, dan Reski Ameliani, S.Pd.I

Suara merdu sang Qoriah berhasil membawa suasana hening dan penuh perenungan bagi seluruh siswa, guru, dan staf yang hadir.

Sebagai acara inti, Al-Ustadz H. Islamuddin, S.Pd.I. hadir memberikan tausiyah mendalam mengenai persiapan ruhani sebelum memasuki bulan puasa. Beliau mengibaratkan hati manusia seperti mesin kendaraan yang butuh di-service (disetel ulang) agar kuat menempuh perjalanan panjang ibadah selama sebulan penuh.

Dalam ceramahnya, Ustaz H. Islamuddin menekankan 4 Hal Penting yang harus dilakukan sebelum fajar Ramadhan tiba:

Memaafkan Tanpa Diminta: Menjadi pribadi yang lapang dada dengan memaafkan orang lain sebelum mereka datang meminta maaf.

Harmonisasi Keluarga: Khusus bagi bapak/ibu guru dan orang tua, beliau menekankan pentingnya saling memaafkan antar pasangan agar ibadah di rumah terasa tenang.

Tobat Nasuha (Membersihkan "Tangki" Dosa): Menyelesaikan urusan dosa kepada Allah SWT agar hati tidak terbebani saat menjalankan puasa.

Menyelesaikan Urusan Piutang & Janji: Agar hati tidak terikat oleh hak-hak sesama manusia yang belum tertunaikan.

"Jangan biarkan Ramadhan datang saat hati kita masih berkarat dengan dendam dan benci. Mari kita lakukan 'service hati" hari ini agar lancar beribadah besok," pesan Ustaz dalam ceramahnya.

Puncak acara ditutup dengan momen penuh haru melalui sesi Mushafahah atau bersalam-salaman. Seluruh siswa tampak antre dengan tertib untuk menjabat tangan dan mencium tangan bapak/ibu guru sebagai simbol permohonan maaf dan restu. Tak hanya siswa, suasana akrab juga terlihat saat para guru saling berjabat tangan, menghapus khilaf, dan mempererat tali silaturahmi.

Kepala SMKN 2 Kota Bima Fathur Rahman, ST,M.M.Inov berharap, melalui kegiatan "Service Hati" ini, seluruh warga sekolah siap secara mental dan spiritual untuk menyambut bulan penuh berkah dengan kondisi hati yang bersih dan penuh kegembiraan.(Sekjend MDG)

Sinergi Pendidikan: Guru SMKN 2 Kota Bima Kawal UKK Skema LSP-P1 di Tambora dan Woja


KABUPATEN DOMPU, Media Dinamika Global.id.– Dalam upaya menjamin kualitas lulusan vokasi yang kompeten dan bersertifikasi industri, tiga pengajar terbaik dari SMKN 2 Kota Bima ditugaskan menjadi tim asesor dalam kegiatan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) Skema LSP-P1.

​Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni SMKN 1 Tambora dan SMKN 1 Woja. Kehadiran para asesor dari SMKN 2 Kota Bima ini bertujuan untuk melakukan verifikasi serta penilaian objektif terhadap kemahiran para siswa di bidang otomotif sesuai standar Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

​Daftar Asesor dan Penempatan

​Para "Guru Hebat" dari SMKN 2 Kota Bima yang dipercaya mengawal jalannya ujian ini adalah:

Kamrullah,ST dan Ramli Ilyas,S.Pd asessor untuk Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan, Herman Susilawan, ST asessor untuk Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor

Menjamin Standar Kompetensi Industri

​Selama ujian berlangsung, para asesor fokus pada penilaian teknis mulai dari tune-up mesin, sistem kelistrikan, hingga sistem pengereman. Melalui skema LSP-P1, siswa yang dinyatakan kompeten tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga sertifikat garuda dari BNSP yang menjadi nilai tambah besar saat memasuki dunia kerja.

​"Kolaborasi antar-sekolah ini merupakan langkah nyata untuk memastikan bahwa standar keahlian siswa di wilayah Bima dan Dompu memiliki kualitas yang setara dan diakui secara nasional," ujar Herman Susilawan, salah satu asesor sekaligus ketua LSP SMKN 2 Kota Bima, di sela-sela kegiatan.

Kepala SMKN 2 Kota Bima Fathur Rahman,, ST,M.M.Inov menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi para guru yang bertugas sebagai asesor. Beliau menekankan bahwa penugasan ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan bentuk kepercayaan terhadap kualitas SDM yang dimiliki sekolah.

​Kegiatan ini berjalan dengan tertib dan penuh antusiasme dari para siswa yang ingin membuktikan dedikasi belajar mereka selama tiga tahun di bangku sekolah menengah kejuruan.(Sekjend MDG)

Gelegar Lentera Ramadan 2026 Digelar Roadshow Keliling Daerah, Perkuat UMKM dan Syiar Keagamaan


Lombok Utara, Media Dinamika Global.Id– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi menggelar Gelegar Lentera Ramadan 2026 dengan konsep baru berupa roadshow keliling kabupaten/kota. Kegiatan ini dibuka di Taman Alun-Alun Tioq Tata Tunaq, Lombok Utara pada Rabu, 25 Februari 2026, sebagai upaya memperluas dampak ekonomi dan syiar Ramadan ke seluruh daerah.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa pelaksanaan event Ramadan tahun ini berbeda dibandingkan sebelumnya karena menekankan pemerataan manfaat bagi pelaku UMKM. Jika pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan Ramadan lebih terpusat di satu lokasi, kini semangat pemberdayaan ekonomi rakyat didistribusikan ke berbagai kabupaten/kota agar lebih banyak pelaku usaha lokal merasakan dampak langsung perputaran ekonomi selama bulan suci.

“Semangat pemberdayaan UMKM yang sebelumnya ada dalam Pesona Khazanah Ramadan dan terpusat di kawasan Islamic Center Hubbul Wathan harus didistribusikan ke daerah-daerah, sehingga UMKM dari kabupaten/kota lainnya juga turut merasakan,” ujar Gubernur NTB. Selasa (24/2/26).

Gelegar Lentera Ramadan 2026 akan dilaksanakan secara bertahap dimulai dari Lombok Utara pada 25 Februari hingga 1 Maret 2026, kemudian berlanjut ke Kota Bima pada 2–3 Maret 2026, dilanjutkan ke Lombok Tengah pada 4–8 Maret 2026, dan ditutup kembali di kawasan Islamic Center Hubbul Wathan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB Ahmad Nur Aulia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor bersama Bank NTB Syariah, sekaligus menghadirkan ruang syiar keagamaan dan hiburan religi bagi masyarakat.

“Kami bermitra dengan Bank NTB Syariah untuk event ini. Berkah Ramadan harus sampai ke keluarga-keluarga pelaku UMKM. Oleh karena itu kami juga mengundang penceramah dan artis nasional, salah satunya Opick. Masyarakat dapat happynya, UMKM dapat barokahnya,” jelasnya.

Pada pembukaan di Lombok Utara, rangkaian kegiatan diisi dengan festival UMKM lokal yang menghadirkan berbagai produk masyarakat, tausiyah Ramadan, serta lomba keagamaan anak seperti pildacil, adzan, dan tahfidz Al-Qur’an. Selain itu, masyarakat juga akan disuguhkan penampilan religi dari Opick serta tausiyah dari Ustadz Faris BQ, yang turut memperkuat nuansa spiritual selama Ramadan. Kegiatan ini juga diramaikan oleh penampilan artis lokal dan berbagai hiburan religi yang dikemas edukatif dan inspiratif.

Melalui Gelegar Lentera Ramadan 2026, Pemerintah Provinsi NTB berharap tercipta keseimbangan antara penguatan nilai spiritual masyarakat dan peningkatan ekonomi lokal. Event ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun kegiatan berbasis budaya dan religi yang berdampak langsung pada perputaran ekonomi daerah serta pemerataan aktivitas ekonomi antarwilayah di Nusa Tenggara Barat.

Redaksi ||

Kapolres Bima Kota, Dandim 1608/Bima Gelar Silaturahmi dengan Walikota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Plh Kapolres bima AKBP Hariyanto bersilaturahmi dengan walikota bima H. Rahman H Abidin Selasa 24 februari 2026, pertemuan diruang kerja walikota bima dan turut dihadiri komandan kodim 1608/Bima sebagai bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban silaturahmi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kota Bima TNI, dan polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

Dalam pertemuan itu sejumlah isu strategis di bahas mulai dari penguatan koordinasi langkah antisipasi terhadap potensi gangguan Kamtibmas hingga komitmen bersama menciptakan kondisi daerah yang aman, tertib, dan kondusif.

Walikota bima menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan komunikasi yang terus terjalin baik dengan jajaran Polres bima kota menurutnya kolaborasi yang solid antar unsur forkopimda sangat penting untuk mendukung kelancaran pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu AKBP Hariyanto menegaskan komitmen polres bima kota untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan wilayah serta memberikan rasa aman bagi masyarakat. Melalui pertemuan tersebut diharapkan hubungan kelembagaan semakin erat dan koordinasi antar unsur forkopimda semakin kuat dalam menghadapi dinamika sosial serta Berbagai tantangan pembangunan di kota Bima.(Sekjend MDG)

Langkah Dinkes Memutus Mata Rantai HIV AIDS di Bandar Lampung


Bandar Lampung. MediaDinamikaglobal.id
Tingginya angka temuan kasus HIV di Kota Bandar Lampung belakangan ini bukan menjadi sinyal darurat wabah baru. 

Sebaliknya, hal tersebut merupakan indikator keberhasilan Dinas Kesehatan (Diskes) dalam membongkar fenomena “gunung es” penyakit menular tersebut di tengah masyarakat.

Pemerintah Kota Bandarlampung melalui Diskes kini menerapkan strategi jemput bola dengan turun langsung ke berbagai lokus. 

Hasilnya, capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk penapisan (screening) HIV melampaui target hingga lebih dari 119 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung, Muhtadi A. Temenggung, menegaska tingginya angka temuan justru menunjukkan keberhasilan pelacakan.

"Jika capaian sudah di atas 100 persen, artinya mitigasi risiko keberlanjutan penyebaran sudah kita tangani. Ini bukan darurat, melainkan bukti keseriusan kita memutus mata rantai penularan menuju target Eliminasi HIV 2030,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan di lapangan, Diskes memfokuskan screening terhadap delapan kelompok indikator SPM, yakni ibu hamil, penderita TBC, penderita Infeksi Menular Seksual (IMS).

Kemudian Wanita Pekerja Seksual (WPS), Lelaki Seks Lelaki (LSL), waria, Pengguna Narkoba Suntik (Penasun), serta Warga Binaan Pemasyarakatan.

Terkait temuan reaktif, termasuk 227 kasus pada kelompok LSL, dr. Liskha menegaskan bahwa angka tersebut merupakan hasil kerja aktif petugas di lapangan. 

Semakin cepat ditemukan, semakin cepat pula pasien mendapatkan akses pengobatan sehingga potensi penularan dapat ditekan.

Khusus ibu hamil, Diskes menerapkan program Triple Eliminasi secara gratis. Setiap ibu hamil wajib menjalani screening HIV, sifilis, dan hepatitis guna mencegah penularan dari ibu ke bayi.

Kemudian, untuk layanan pengobatan, sebanyak 31 puskesmas di Bandarlampung telah memberikan layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP). 

Diskes juga menerapkan strategi Fast Track 95-95-95, yakni 95 persen Orang Dengan HIV (ODHIV) terdiagnosis, 95 persen mendapatkan terapi Antiretroviral (ARV), dan 95 persen mencapai supresi virus.

"Pasien yang rutin minum obat sesuai dosis dapat menekan jumlah virus dalam tubuhnya. Dengan kondisi tersupresi, virus tidak lagi mudah menular dan harapan hidup tetap panjang serta produktif,” jelasnya.

Selain itu, guna dalam menjangkau lokus khusus seperti tempat hiburan malam, Diskes menggandeng lintas sektor, mulai dari Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, Babinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga komunitas Indonesia AIDS Coalition (IAC).

Pemkot Bandarlampung juga menjamin penuh kerahasiaan identitas pasien secara by name by address.

Diskes mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks. HIV tidak menular melalui pelukan, sentuhan, berbagi alat makan, obrolan, maupun penggunaan toilet umum. 

"Penularan hanya terjadi melalui kontak darah, hubungan seksual tidak aman, serta dari ibu positif ke anak yang dikandungnya," tandasnya. (Umar.MDG)

Diduga ATR/BPN Tulang Bawang Tidak Becus Dalam Penanganan Penerbitan Sertifikat.


Tulang Bawang -Mediadinamikaglobal.Id || dugaan tersebut mencuat dengan adanya Yusman salah satu Masyarakat yang ingin membuat Sertifikat tanah miliknya pribadinya seluas Sekitar 8 Hektar dari hasil beli kepada salah satu Masyarakat pada 2015 lalu.

Karna Yusman merasa tanah kepemiliknya jelas serta ingin membuat sertifikatkan Tanah Tersebut, Namun sangat di sayangkan penerbitkan Sertifikat tidak bisa di terbitkan oleh pihak Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dengan beralasan di tanah milik pak Yusman sudah ada titik koordinat atau sudah tebitnya sertifikat Pada Tahun 2017 berjumlah 7 orang yang mana Warkah dari sertifikat tersebut tidak ada kejelasan.

Yusman Memaparkan kepada Awak media, saya menyayangkan kinerja Dari Dinas ATR/BPN Kabupaten Tulang Bawang, serta merasa di rugikan akibat terjadinya permasalahan yang terjadi saat ini yang mana ingin membuat sertifikatkan Tanah miliknya sendiri namun tidak bisa di terbitkan Oleh ATRBPN dengan alasan yang tidak masuk akal. Ucapnya

Saya mengurus pembuatan sertifikat dari Tahun 2021 Bulan Oktober yang mana melakukan pengukuran bersama Pegawai ATR-BPN dan sudah mengikuti semua aturan yang sudah di Tentukan Oleh ATR/BPN.

Bahkan saya selalu membayar pajak terhadap tanah milik saya serta masyarakat pemilik perbatasan tanah milik saya juga mengakui tanah itu milik saya, masyarakat sekitar Bumi Sari, Kecamatan Rawa Pitu, Mengetahui Tanah ini milik saya pribadi dapet saya Beli, Bahkan saya Tanam Padi Dari Tahun 2015 hingga saat ini. Ungkap Yusman

Budi Raindra Selaku Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Pemuda Lampung Bersatu (Formalab) kabupaten Tulang Bawang,Mengatakan permasalahan ini sangat di sayangkan,kerena Badan pertanahan bukan sekali ini membuat kesalahan tetapi kenapa di dalam kantor pertanahan tidak membenahi dan selalu menyeleksi ASN agar tidak ada yang bermain ataupun bekaloborasi dengan para pihak mafia-mafia tanah yang selalu mencari celah untuk memanfaatkan pegawai pegawai badan pertanahan.

Budi juga mengatakan ,dalam waktu dekat kami dari LSM Formalab akan melakukan Aksi unjuk rasa Besar-besaran serta Menuntut ATRBPN Tulang Bawang apabila tidak ada kejelasan Atas Terbitnya Sertifikat Di Tanah Milik Yusman. Imbuh Budi.

Lanjut. Ade Ramdan, S. I. P. Selaku ketua ARUN ( Advokasi Rakyat untuk Nusantara) di kabupaten Tulang Bawang provinsi Lampung, mengatakan bahwa BPN ini tidak ada tanggung jawabnya dengan permasalahan tentang lahan  sawah bapak Yusman.

BPN seolah-olah lepas tangan, yang seharusnya kami pihak korban bisa menuntut BPN yang sudah menerbitkan sertifikat di lahan kami. Tutupnya
(Fs/Red)