KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id.– Suasana SMKN 2 Kota Bima tampak berbeda pada Senin pagi, 9 Februari 2026. Siswa tingkat akhir berkumpul dengan seragam praktik lengkap guna mengikuti hari pertama Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Kegiatan ini merupakan tahapan krusial bagi siswa SMK untuk membuktikan kemahiran teknis mereka sebelum melangkah ke dunia kerja.
Dua Skema Pengujian
Pada tahun ini, SMKN 2 Kota Bima menerapkan dua skema pengujian sekaligus untuk memastikan standar lulusan yang berkualitas:
Mandiri: Ujian yang dilaksanakan dengan pengawasan internal dan penguji eksternal dari mitra industri terkait.
LSP P1 (Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Kesatu): Diikuti oleh 100 siswa terpilih dari berbagai kompetensi keahlian. Siswa yang lulus skema ini akan mendapatkan sertifikat berlambang Garuda dari BNSP yang diakui secara nasional.
Fokus pada Kualitas Lulusan
Kepala SMKN 2 Kota Bima, Fathur Rahman, ST,M.M.Inov menyampaikan bahwa pelaksanaan UKK ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan ajang pembuktian bahwa siswa telah menguasai kompetensi sesuai standar industri.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap lulusan SMKN 2 Kota Bima memiliki 'paspor' keterampilan yang valid. Dengan melibatkan skema LSP P1, daya saing siswa kami di pasar kerja akan jauh lebih kuat," ujarnya di sela-sela peninjauan ruang praktik.
Siswa dari berbagai program keahlian, terlihat sibuk dengan tugas proyek masing-masing. Para penguji pun didatangkan langsung dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI) untuk memberikan penilaian yang objektif dan relevan dengan kebutuhan lapangan saat ini.
Kegiatan UKK ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan tetap mengedepankan kedisiplinan dan prosedur keselamatan kerja (K3) yang ketat.(Sekjend MDG)
