Media Dinamika Global

Kamis, 19 Februari 2026

Tangis Di Balik Pintu Tertutup: Sentuhan Kemanusiaan Polri, Bangkitkan Harapan Warga Moris Jaya.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Aksi cepat dan penuh kepedulian kembali ditunjukkan jajaran kepolisian. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjar Agung, jajaran Forkopimcam turun tangan menyelamatkan dua warga yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) dengan kondisi memprihatinkan di Kampung Moris Jaya.

Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung pada Kamis, 19 Februari 2026, sekira pukul 10.30 WIB, di wilayah hukum Polres Tulang Bawang, tepatnya di Kampung Moris Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang.

Kunjungan pertama dilakukan di RK 3 Kampung Kampung Moris Jaya. Di sana, petugas mendapati seorang pria berinisial Igun (36) yang diduga mengalami gangguan jiwa dan telah diisolasi di dalam kamar selama kurang lebih 20 tahun.

Menurut keterangan orang tua angkatnya, Bapak Kemek, Igun diadopsi sejak bayi dan sempat tumbuh normal. Namun sejak usia 10 tahun, mulai menunjukkan gejala gangguan kejiwaan dan kerap meresahkan warga sekitar. Karena keterbatasan penanganan, pihak keluarga akhirnya mengurung yang bersangkutan demi alasan keamanan.

Melihat kondisi tersebut, tenaga medis dari Puskesmas Tuba 1 langsung melakukan pemeriksaan kesehatan dan pembersihan diri terhadap yang bersangkutan.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Banjar Agung menegaskan komitmen Polri dalam aspek kemanusiaan.

“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan hak hidup yang layak dan bermartabat. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kami,” tegas AKP Irwansyah.

Atas fasilitasi TKSK Kecamatan Banjar Agung, pihak keluarga akhirnya bersedia membawa Igun untuk mendapatkan perawatan dan rehabilitasi di Yayasan Srikandi, Kabupaten Lampung Tengah pada Jumat, 20 Februari 2026.

Tak berhenti di situ, rombongan Forkopimcam melanjutkan kunjungan ke RK 2 kampung yang sama untuk menemui Riantini (45), seorang wanita yang diduga mengalami gangguan jiwa setelah ditinggal pergi oleh suaminya.

Karena kekhawatiran akan keselamatan lingkungan sekitar, pihak keluarga mengisolasi yang bersangkutan di dalam rumah. Kondisinya pun dinilai memprihatinkan.

Tim medis kembali melakukan pemeriksaan dan pembersihan diri guna memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan tetap terpantau.

Kapolsek kembali menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi prioritas utama.

“Kami mengedepankan empati dan solusi. Tidak boleh ada warga yang terabaikan. Sinergitas Polri, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, dan aparatur kampung menjadi kekuatan besar dalam menyelesaikan persoalan sosial seperti ini,” ujarnya dengan tegas.

Kegiatan berakhir pada pukul 13.15 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Kehadiran unsur Forkopimcam membuktikan bahwa negara hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat tanpa terkecuali.

Langkah cepat dan penuh kepedulian ini menjadi gambaran nyata bahwa Polri, khususnya jajaran Polsek Banjar Agung, terus bergerak memberikan harapan baru bagi warga yang membutuhkan uluran tangan.
(Fs/Red) 

AKBP Yonirizal Khova Resmi Menjabat Sebagai Waka Polresta Bandar Lampung.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || AKBP Yonirizal Khova resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung.

Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay di Koridor Mapolresta Bandar Lampung, Kamis 19 Februari 2026.

Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/143/I/KEP/2026 tanggal 22 Januari 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Kepolisian.

AKBP Yonirizal sebelumnya menjabat sebagai Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Lampung.

Dalam amanatnya, Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam setiap organisasi, termasuk Polri, khususnya di lingkungan Polresta Bandar Lampung. 

“Saya mengucapkan selamat datang kepada Wakapolresta Bandar Lampung. Saya percaya pengalaman saudara di tempat tugas sebelumnya akan mampu membawa perubahan yang lebih baik lagi di Polresta Bandar Lampung ini, khususnya dalam kegiatan pengawasan dan pembinaan personel di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung, sehingga menjadi lebih baik serta mampu memberi warna tersendiri pada suasana kinerja yang lebih kondusif,” ujar Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Kamis (19/2/2026).

Pergantian jabatan bertujuan untuk pembinaan karier anggota sesuai kebutuhan organisasi, sekaligus sebagai sarana pengembangan pengalaman, wawasan, serta penyegaran dalam tubuh organisasi.

Kapolresta berharap soliditas internal semakin kuat serta pelayanan kepada masyarakat kian optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Bandar Lampung. (Fs/Red) 

Rabu, 18 Februari 2026

Peringatan HUT Ke-76 Satpol PP, Gubernur Mirza Tekankan Peran Satpol PP Sebagai Garda Terdepan Penegakan Kebijakan Daerah.


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya mendorong peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai garda terdepan penegakan kebijakan daerah yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal pada peringatan HUT ke-76 Satpol PP Tahun 2026 yang dirangkai dengan doa bersama menyambut Ramadan 1447 Hijriah di Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Rabu 18 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur menilai bahwa usia 76 tahun merupakan perjalanan panjang pengabdian Satpol PP dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum, serta menegakkan peraturan daerah.

“Ini bukan usia yang singkat. Ini adalah perjalanan panjang pengabdian Satpol PP dalam menjaga ketentraman, ketertiban umum, dan melindungi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, Satpol PP merupakan representasi langsung pemerintah daerah di lapangan sekaligus wajah kebijakan yang dirasakan masyarakat setiap hari.

“Aturan tidak akan memiliki kekuatan tanpa ketegasan di lapangan. Satpol PP adalah wajah pemerintah daerah yang setiap hari dilihat masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mencontohkan keberhasilan penegakan Perda larangan pengiriman gabah ke luar daerah melalui pengawasan ketat di wilayah Bakauheni. Kebijakan tersebut telah menghidupkan kembali penggilingan padi di Lampung.

“Satu penggilingan menyerap lima tenaga kerja. Artinya, sekitar seribu lapangan pekerjaan terbuka,” ungkapnya.

Selain membuka lapangan kerja, langkah tersebut juga dinilai berhasil menjaga stabilitas harga beras di daerah.

“Dulu akhir tahun harga beras selalu naik. Kemarin tidak. Itu karena teman-teman Satpol PP yang menjaga,” katanya.

Meski menekankan pentingnya ketegasan, Gubernur mengingatkan agar penegakan peraturan tetap dibarengi pendekatan humanis dan berkeadilan. Kedisiplinan harus disertai pendekatan persuasif serta empati, agar ketertiban tidak mengabaikan rasa keadilan sosial.

Memasuki bulan Ramadan, Gubernur mengajak seluruh anggota Satpol PP menjadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat integritas dan moral.

“Jangan sampai kita menegakkan aturan kepada masyarakat, tapi lalai menjaga integritas pribadi,” pesannya.

Selain itu, Gubernur juga menegaskan peran Satpol PP dalam menjaga kekhusyukan ibadah masyarakat selama Ramadan.

Di akhir sambutannya, Gubernur berharap Satpol PP terus bertransformasi menjadi aparat yang profesional, responsif, berintegritas, serta dicintai masyarakat.

“Perkuat niat pengabdian, luruskan komitmen pelayanan, tingkatkan solidaritas, dan bekerja dengan hati. Kita ingin Lampung yang aman, tertib, dan harmonis,” pungkasnya.
( Fd/Red)

Dugaan Penggelapan Pajak Mengguncang NTB, AP3 Siap Kepung Bappenda NTB


Mataram, Media Dinamika Global.Id- Aliansi Pemuda Pemerhati Pembangunan Nusa Tenggara Barat (AP3-NTB) melayangkan surat pemberitahuan aksi demonstrasi kepada Kapolresta Mataram terkait dugaan penggelapan pajak di UPTD Samsat Panda Bima. Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 23 Februari 2026.

Dalam surat bernomor 067/AP3-NTB/II/2026 tertanggal 19 Februari 2026, AP3-NTB menyebut adanya dugaan praktik penggelapan pajak sejak 2023. Modus yang ditengarai yakni setoran pajak dari wajib pajak diduga tidak langsung masuk ke kas daerah, melainkan dialihkan ke rekening pribadi salah satu pegawai Samsat Panda Bima.

Koordinator Lapangan AP3-NTB, Firdaus, menyatakan praktik tersebut berpotensi sebagai perbuatan melawan hukum karena mengandung unsur penyalahgunaan kewenangan jabatan serta penguasaan dana negara secara tidak sah. “Jika benar terjadi, perbuatan ini jelas merugikan keuangan daerah,” tulisnya dalam dokumen pemberitahuan aksi.

AP3-NTB juga merujuk pada ketentuan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Selain itu, dugaan tersebut dinilai dapat dikaitkan dengan Pasal 372 dan Pasal 374 KUHP terkait penggelapan, khususnya apabila dana yang dikuasai secara sah kemudian disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

Aksi demonstrasi direncanakan melibatkan sekitar 100 orang massa. Titik aksi akan dilakukan di Kantor Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) NTB dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan NTB.

Dalam tuntutannya, AP3-NTB meminta Kepala Bappenda NTB bertanggung jawab dan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh Samsat di NTB. Mereka juga mendesak BPK NTB untuk memanggil mantan Kepala Samsat Panda Bima guna memberikan klarifikasi atas dugaan penggelapan pajak yang dinilai merugikan negara.

Di sisi lain, redaksi telah berupaya mengonfirmasi Kepala Bapenda terkait hal tersebut, namun hingga berita ini diturunkan yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Redaksi ||

Pemprov NTB Perkuat Orkestrasi Pembangunan Lewat High Level Meeting Kepala Daerah


Lombok Barat, Media Dinamika Global.Id— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat orkestrasi pembangunan lintas sektor melalui High Level Meeting (HLM) Kepala Daerah bertema Orkestrasi Pembangunan, sebagai forum strategis sinkronisasi dan harmonisasi program prioritas provinsi dengan kabupaten/kota.

Rapat tingkat tinggi tersebut dipimpin langsung Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, diikuti para bupati dan wali kota se-NTB serta pejabat eselon II pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, bertempat di Katamaran Hotel & Resort Senggigi, Lombok Barat, Kamis (13/2/2026).

Dalam pemaparannya, Gubernur menegaskan bahwa HLM menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh program unggulan daerah berjalan selaras dengan agenda nasional, sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan NTB.

Gubernur memaparkan sejumlah progres strategis yang telah dan sedang dijalankan, meliputi penguatan sektor pendidikan, percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, hingga pengembangan pariwisata berkualitas.

Di sektor pendidikan, NTB telah menjalankan Program Sekolah Rakyat sejak 2025 di Lombok Barat, Lombok Timur, dan Sumbawa. Pemprov juga menyiapkan pengembangan Sekolah Rakyat di Desa Gumantar (Lombok Utara) dan Desa Pandai (Kabupaten Bima) dengan target masing-masing hingga 1.000 siswa, serta menyiapkan lahan pembangunan Sekolah Garuda di Lombok Timur dan Sumbawa.

Pada bidang ekonomi desa, Gubernur Miq Iqbal menyampaikan bahwa hingga saat ini telah terbentuk 1.166 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berbadan hukum di seluruh kabupaten/kota, dengan 50 koperasi model berbasis potensi lokal. Sebanyak 10 koperasi telah memperoleh dukungan pembiayaan dari Bank Mandiri, sementara Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah terbentuk di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Untuk pengentasan kemiskinan ekstrem, Pemprov NTB mengakselerasi Program Desa Berdaya Transformatif melalui penetapan 106 desa prioritas dan 40 desa berdaya tahun 2026. Program ini didukung 144 pendamping bagi 7.250 kepala keluarga, verifikasi data DTSEN bersama BPS, serta alokasi anggaran bantuan keuangan desa, tenaga pendamping, dan transfer aset produktif. Pada APBD NTB 2026, pemerintah mengalokasikan dana OPD sebesar Rp450,04 miliar yang menjangkau 841 desa/kelurahan, dengan fokus signifikan pada desa miskin ekstrem.

Pemenuhan Gizi (SPPG) menyerap bahan baku dari Kopdes Merah Putih, sehingga koperasi menjadi pusat pengolahan dan pemasaran hasil pertanian, peternakan, perikanan, dan kerajinan lokal, sekaligus memutus rantai distribusi panjang.

Pada sesi diskusi, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar menyampaikan persoalan pengelolaan sampah di kawasan wisata Tiga Gili serta rencana pembangunan Youth and Sport Center sebagai pusat kegiatan pemuda dan olahraga.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri melaporkan penurunan angka stunting dan kemiskinan ekstrem hingga 0,72 persen. Ia juga menyampaikan masih terdapat desa/kelurahan yang belum memiliki lahan untuk pembangunan Kopdes Merah Putih.

Sebagai tindak lanjut HLM, Pemprov NTB menetapkan delapan langkah strategis, antara lain penguatan Program Desa Berdaya, pembentukan Satgas Perlindungan Hutan, pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, optimalisasi opsen pajak, dukungan program prioritas nasional dan provinsi, penguatan kerja sama regional Bali–NTB–NTT, optimalisasi peran pemerintah daerah sebagai orkestrator pembangunan dan creative financing, serta monitoring dan evaluasi bersama Pemprov dan Pemkab/Pemkot.

Melalui orkestrasi pembangunan ini, Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat menuju NTB Makmur Mendunia.

Redaksi ||

Ketum PWDPI Nurullah Minta KPK dan Kajagung Audit Proyek Tambal Sulam Jalan Di lampung.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) M. Nurullah RS Minta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejagung Segera Audit Proyek Tambal Sulam jalan nasional Bandar lampung -Pesisir Barat diduga kuat rugikan negara puluhan miliar.

Ketum PWDPI juga mengkhawatir terkait kondisi jalan nasional yang menghubungkan Bandar Lampung dengan Pesisir Barat, diduga buruknya kualitas proyek tambal sulam yang dilakukan, yang dinilai tidak memberikan solusi jangka panjang dan bahkan menimbulkan masalah baru bagi pengguna jalan.
 
"Kondisi jalan ini sungguh memprihatinkan. Banyak titik yang telah dilakukan perbaikan tambal sulam, namun hanya bertahan kurang dari sebulan saja sebelum lubang kembali muncul," ujar M. Nurullah RS, saat melakukan pemantauan mudik pulang kampung pada Kamis (19/2/2026). 

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa perbaikan yang dilakukan tidak memenuhi standar kualitas yang diharapkan.
 
Selain itu, ia juga mengkritik praktik pengupasan aspal (milling) yang sering dibiarkan terbuka terlalu lama tanpa penanganan lanjut. "Hal ini sangat membahayakan, terutama bagi pengendara yang melintas pada malam hari. Tanpa penanda yang jelas, lubang yang terbuka bisa menjadi sumber kecelakaan," tegasnya.
 
Beberapa titik kerusakan kritis yang sering dilaporkan antara lain di Lintas Barat, Pesawaran hingga wilayah Pringsewu. Kerusakan di lokasi-lokasi tersebut tidak hanya menyebabkan kemacetan lalu lintas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
 
Meskipun Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung telah melakukan upaya penutupan lubang, namun kendala seperti intensitas hujan yang tinggi dan tingginya volume kendaraan, terutama truk angkutan barang, membuat jalan cepat rusak kembali diduga akibat rendahnya kualitas bangunan proyek. 
 
"Kita menyadari bahwa ada faktor alam dan beban lalu lintas yang menjadi tantangan. Namun, hal ini tidak boleh menjadi alasan untuk tidak memberikan perbaikan yang berkualitas," kata M. Nurullah RS. Ia mengimbau pihak terkait hususnya KPK dan Ka jagung untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses perbaikan jalan dan meningkatkan standar kualitas kerja.
 
Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi Lampung dan BPJN Lampung telah merencanakan peningkatan perbaikan jalan yang lebih masif dan berfokus pada kualitas yang lebih baik mulai Maret 2026. 

Selain itu, pemerintah provinsi juga telah menetapkan kebijakan untuk menggunakan material beton rigid mulai tahun ini sebagai upaya untuk mengakhiri kerusakan jalan berulang dan mengurangi beban perawatan jangka panjang.
 
"Mari kita dukung upaya pemerintah untuk memperbaiki kualitas jalan ini. Namun, kita juga harus terus melakukan pengawasan agar proyek yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat," pungkas M. Nurullah RS. 
(Fs/Red) 

Babinsa Kelurahan Kodo, Pimpin Patroli Cipkon, Berikut Himbauanya.


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Jajaran Koramil 1608-01/Rasanae terus meningkatkan Patroli Cipta Kondisi di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, guna memberikan Keamanan dan Kenyamanan Warga Masyarakat.

Kegiatan ini dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Kodo Serka Muslim bersama dengan 5 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae. Selasa, (18/02/26).

Rutinitas ini merupakan upaya dalam mencegah dan menekan terjadinya gangguan keamanan masyarakat juga terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman terhadap Warga yang ada di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae.

Seperti biasa sebelum kegiatan Patroli, Personil melaksanakan apel pengecekan yang di pimpin oleh Babinsa Kelurahan Kodo Serka Muslim bertempat di Posramil Rasanae. Selain itu juga dijelaskan titik-titik yang menjadi sasaran kegiatan seperti

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu utara

3. Kelurahan Penaraga

4. Kelurahan Pena toi

5. Kelurahan Manggemaci 

6. Kelurahan Dara

Sekitar Pukul 21.20 Wita personil patroli melaksanakan patroli keliling Star dari Kelurahan Kumbe menuju sepanjang jalan Sukarno Hatta dengan menggunakan kendaraan Roda dua

Dalam kegiatan tersebut, Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat terutama anak anak remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing/Brong pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan ketidak nyamanan Warga lain, bahkan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Anggota Patroli memeriksa warga menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus, sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi lingkungan.

Dan diharapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku, dengan mengenakan helm saat berkendara, juga tidak berkendara dengan ugal-ugalan, karena itu sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Usai melaksanakan Patroli dan memberikan himbauan kepada Warga masyarakat, sekitar Pukul 21,48 Wita seluruh Anggota patroli tiba di kantor Koramil 01 Rasanae, dan kegiatan Patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Serda Syamsudin, Ajak Warga Saling Menghargai dan Perbanyak Ibadah Selama Bulan Ramadhan


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Guna memberikan kenyamanan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H/Tahun 2026, Serda Syamsudin Babinsa Kelurahan Rabangodu Utara menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga Kamtibmas. Rabu, (18/02/26).

Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al- Istiqomah Kelurahan Rabangodu Utara.

yang dilakukan oleh Serda Syamsudin Babinsa Kelurahan Rabangodu Utara merupakan merupakan himbauan sekaligus mengajak seluruh Warga Masyarakat terutama anak-anak muda agar bisa menjaga ketertiban umum agar Ibadah Puasa berjalan aman dan nyaman.

Sebagai bentuk upaya menjaga Kamtibmas adalah dengan tidak membunyikan petasan, tidak membuat kegaduhan sehingga dapat mengganggu orang yang lagi Ibadah Sholat tarawi, tidak mengonsumsi miras, tidak melakukan balapan liar, dilarang memakai motor kenalpot Resing( Brong), dan di larang membangunkan orang sahur pake spiker sehingga mengganggu orang yang lagi Istirahat, atau mungkin ada anak-anak yang sakit yang membutuhkan istrahat.

Selain itu, warga bisa mengisi Ramadhan dengan meningkatkan ibadah, seperti mengikuti Shalat Tarawih secara berjamaah, dan perbanyak membaca Al-Quran, dan bersedekah, intinya bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan ampunan dan maghfirah, perbanyaklah melakukan kegiatan-kegiatan yang positif.

Melalui kegiatan ini juga, Serda Syamsudin menghimbau juga pada pedagang agar tidak berjualan di siang hari selama Bulan Suci Ramadhan.

Selain menghimbau Serda Syamsudin mmmengajak kepada seluruh warga, agar bersama-sama menjalani Ibadah Puasa dengan perbanyak kegiatan-kegiatan yang bernilai ibadah, dan bagi penjual makanan siangnya ditutup dan buka kembali menjelang berbuka Puasa, hal ini demi menghargai Umart Muslim yang sedang menjalani Ibadah Puasa.

Tentunya yang dilakukan oleh Serda Syamsudin Babinsa Kelurahan Rabangodu Utara merupakan sebuah ajakan agar setiap warga binaan bisa saling menghormati dan menghargai, serta bisa mengisi Bulan Suci Ramadhan dengan kegiatan-kegiatan beribadah kepada Allah SWT. (Koramil-01/Tim MDG)

Hari Pertama Ramadhan 1447 H, Petasan dan Meriam Kaleng Ganggu Warga Sape Saat Jalan Subuh

Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Suasana hari pertama Puasa Ramadan 1447 H/2026 M di Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, diwarnai keluhan warga akibat maraknya suara petasan dan meriam kaleng yang dinyalakan saat waktu Subuh, Kamis (19/02/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lintas Sape–Bima, tepatnya di kawasan kaki Gunung Kabuju. Warga yang tengah melaksanakan jalan pagi usai salat Subuh mengaku sangat terganggu oleh suara letusan yang keras dan berlangsung berulang kali.



Selain kebisingan, asap yang ditimbulkan dari petasan dan meriam kaleng turut mengganggu kenyamanan masyarakat serta kekhusyukan dalam menjalankan ibadah di hari pertama Ramadan.

Merespons situasi tersebut, warga melakukan penertiban secara mandiri. Dari hasil penertiban itu, warga berhasil mengamankan barang bukti berupa dua bungkus petasan dan lima meriam kaleng. Namun demikian, warga mengungkapkan masih banyak petasan dan meriam kaleng lainnya yang lolos dan tidak sempat diamankan.

Masyarakat pun meminta Aparat Penegak Hukum (APH) setempat untuk segera turun tangan melakukan penertiban lebih lanjut agar kejadian serupa tidak terus berulang selama bulan suci Ramadan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait tindak lanjut atas keluhan masyarakat tersebut.

(Team.MDG.03)

Unit Tipidter Satreskrim Polres Tanggamus Pantau Pedagang Agar Tidak Jual Harga HET


Tanggamus. Media Dinamika Global.Id– Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Sat Reskrim Polres Tanggamus melakukan pemantauan harga beras premium dan medium di salah satu toko beras di Kecamatan Kota Agung. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 18 Februari 2026.

Pemantauan dilakukan oleh Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Tanggamus yang dipimpin Kanit II Sat Reskrim, Ipda Andrapala, S.H. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan kepada para pedagang agar tidak menjual beras melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Tim Saber Pangan di wilayah Kabupaten Tanggamus, yang dibentuk pemerintah untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap harga-harga komoditas pangan. Upaya tersebut bertujuan memastikan stabilitas harga serta melindungi masyarakat dari potensi lonjakan harga, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan.

"Kegiatan ini guna memantau serta menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan dan kami juga menghimbau terhadap para penjual untuk tidak menjual harga bahan pokok di atas harga eceran yang telah di tentukan" ucap Kanit 2 Satreskrim IPDA Andrapala, SH.

Polres Tanggamus menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna menjaga kondusivitas distribusi dan harga bahan pokok, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kenaikan harga kebutuhan pangan.

Yunt