Media Dinamika Global

Selasa, 10 Februari 2026

Manasik Haji 1447 H, Pemerintah Kota Bima Siapkan Jemaah Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id./Pemerintah Kota Bima menggelar kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan Tahun 1447 H/2026 M di Aula SMK Negeri 3 Kota Bima dengan mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan”.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan menyeluruh kepada calon jemaah haji agar siap secara fisik, mental, dan spiritual dalam menunaikan ibadah haji.

Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon jemaah haji yang telah mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.

“Bapak dan Ibu patut bersyukur karena telah masuk dalam daftar tamu Allah. Sebesar apa pun kemampuan kita, jika Allah belum mengundang, kita belum tentu bisa berangkat haji. Maka bersyukurlah karena telah diberi kesempatan,” ujarnya.

Di tengah efisiensi anggaran lanjutnya, Pemerintah Kota Bima tetap berkomitmen untuk mengakomodir transportasi para calon jemaah haji Kota Bima untuk keberangkatan ke Mataram, maupun kepulangan dari Mataram ke Kota Bima. 

"Kami ingin memastikan bahwa Jamaah Haji Kota Bima tidak hanya siap secara ritual, tetapi juga siap secara fisik, mental, dan sosial, serta mendapatkan pelayanan terbaik," tuturnya.

Ia juga mengingatkan para calon jemaah untuk mengikuti manasik haji dengan sungguh-sungguh sebagai bekal utama dalam melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

“Untuk itu, kami mohon kepada Bapak dan Ibu agar fokus mengikuti seluruh rangkaian manasik haji hingga pelaksanaan ibadah haji nantinya, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan memperoleh haji yang mabrur,” tutupnya.

Sementara itu dalam laporannya, Pembina Manasik Haji, H. Amrin, SH menyampaikan bahwa jumlah jemaah haji Kota Bima tahun ini sebanyak 228 orang. Para jemaah direncanakan terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 11 dan Kloter 13.

“Kloter 11 berjumlah 121 jemaah dan akan masuk gelombang pertama, sehingga lebih dahulu diberangkatkan ke Madinah. Sementara Kloter 13 berjumlah 107 jemaah dan masuk gelombang kedua,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sekitar 40 persen jemaah haji Kota Bima merupakan lanjut usia (lansia). Jemaah tertua berusia 96 tahun, sedangkan yang termuda berusia 19 tahun. Selain itu, jemaah haji Kota Bima menjadi satu-satunya yang mendapatkan fasilitas penerbangan langsung hingga ke Kota Bima.

Sekda Kota Bima Pimpin Rapat Koordinasi Penertiban Hewan Ternak


Kota Bima, Media Dinamika Global.id./Sekretaris Daerah Kota Bima memimpin rapat koordinasi terkait penanganan hewan ternak yang masih berkeliaran di wilayah pusat kota. Rapat ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga ketertiban, kebersihan, serta kenyamanan masyarakat. Senin, (09/02/2026).  

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Bima turut di hadiri oleh Kasat Pol PP, Kepala Dinas Kominfo Kota Bima, Plt Inspektur, Kadis LH, Kadis Pertanian, Plh Kabag Prokopim serta Camat dan Lurah.

Dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah Kota Bima menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Bima untuk memastikan bahwa ke depan tidak lagi terdapat hewan ternak yang berkeliaran di pusat kota. Pemerintah daerah akan terus melakukan pembenahan, baik dari sisi pengaturan maupun pelaksanaan di lapangan, agar penertiban dapat berjalan lebih efektif.

Lebih lanjut, Sekda menjelaskan bahwa hasil penangkapan hewan ternak oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan diserahkan kepada Dinas Pertanian dengan dilengkapi berita acara serah terima, sebagai bagian dari prosedur yang tertib dan akuntabel.

Selain penertiban hewan ternak, Sekda juga menekankan agar seluruh operasi dan kegiatan pembersihan lingkungan di tingkat kelurahan dan kecamatan tetap berjalan optimal dan tidak terganggu, termasuk pelaksanaan Gerakan Maikakura yang terus digalakkan oleh Pemerintah Kota Bima.

Dalam rapat tersebut juga disepakati pembentukan tim khusus yang bertugas merespons berbagai opini dan informasi yang berkembang di masyarakat, agar dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Menanggapi arahan Sekda, Kepala Satpol PP Kota Bima menyampaikan kesiapan jajarannya untuk terus melakukan penertiban secara intensif serta bersinergi dengan perangkat daerah terkait, demi mewujudkan ketertiban dan kenyamanan di wilayah Kota Bima.(Sekjend MDG)

Sekda Hadiri Forum Dialog Strategi Ekonomi, Hukum, dan Pajak KPP Pratama Raba Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, ME., menghadiri Forum Dialog yang bertajuk “Strategi Ekonomi, Hukum, dan Pajak” yang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Raba – Bima. Kegiatan ini diadakan di Aula Tambora KPP Pratama Raba - Bima, dengan dihadiri oleh Kepala BPKAD Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu, beberapa Kepala OPD yang mendapat undangan, Kejari Raba - Bima, perwakilan Kemenkeu 1 Bima dan Kepala BPS Kota Bima, serta para pelaku usaha yang ada di Kota Bima. Senin, (9/2/2025).

Forum dialog ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan instansi perpajakan dalam menghadapi dinamika perekonomian serta tantangan di bidang hukum dan perpajakan.

Sebagaimana dipaparkan oleh Kepala KPP Pratama Raba - Bima, Wahyudi, ST.,ME., bahwa forum dialogh ini, dilatar belakangi oleh kondisi ekonomi global, yang secara geopolitik akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, baik nasional, maupun daerah, juga karena adanya kebijakan pusat, terkait dengan efisiensi anggaran, untuk itulah forum dialogh ini diadakan guna menyatukan persepsi, dan pendapat wajib pajak, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan pendapatan daerah, khususnya di sektor pajak.

Senada dengan Kepala KPP Raba-Bima, Sekda Kota Bima, yang hadir sebagai salah satu narasumber dalam forum dialogh ini, juga menyampaikan bahwa, kondisi perekonomian global, dan kondisi perekonomian nasional akan berdampak pada kondisi ekonomi daerah, dalam hal ini juga akan berdampak pada kemampuan belanjan APBD dalam melakukan pembayaran, dan pembiayaan terhadap pengeluaran daerah.

Lebih jauh Fakhrunrajin katakan bahwa kondisi APBD Kota Bima, tahun 2026 ini menurun drastis, bila dibandingkan dengan APBD tahun 2025. dan ini berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi daerah, hal ini dapat di lihat dari menurunnya kemampuan daerah untuk membiayai segala bentuk kegiatan daerah.

Untuk itu melalui forum dialogh ini Sekda Kota Bima mengajak seluruh pelaku usaha untuk berinvestasi di wilayah Kota Bima, dan berkolaborasi dengan pemerintah, karena menurutnya, dunia usaha bukan sekedar pelaku ekonomi, tapi merupakan mitra strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Dipenghujung kegiatan, Sekda Kota Bima, sampaikan ucapan terima kasih pada segenap wajib pajak, yang telah menjadi pahlawan bagi pendapatan negara, dan daerah, ia berkomitmen bahwa di HUT Ke-23 Kota Bima nanti, akan memberikan piagam penghargaan kepada pelaku usaha yang telah memberikan dedikasi, dan pengabdiannya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan kemiskinan bagi masyarakat Kota Bima.

Kegiatan forum dialogh ini ditutup dengan kesepakatan bersama bahwa komunikasi antara pemerintah daerah, instansi perpajakan, dan pelaku ekonomi harus terus diperkuat demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang baik, dan tata kelola pajak yang akuntabel.(Sekjend MDG)

Sekda, Koperindag Kota Bima Pimpin Rapat Koordinasi Program Makanan Bergizi Gratis


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E memimpin rapat koordinasi terkait pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Bima. Rapat ini membahas pembinaan, evaluasi, serta monitoring Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kota Bima.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten II Setda Kota Bima, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta perangkat daerah terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut, Sekda Kota Bima menekankan pentingnya pengawasan terhadap kualitas makanan yang disajikan melalui SPPG. Ia menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan memiliki peran dan tanggung jawab utama dalam memastikan aspek higienitas dan kecukupan gizi makanan, sehingga makanan yang disajikan benar-benar sehat dan aman dikonsumsi serta tidak menimbulkan risiko keracunan bagi anak-anak penerima manfaat Program MBG.

Selain itu, kebersihan lingkungan SPPG juga menjadi perhatian serius. Sekda menegaskan bahwa pengelolaan sampah, baik organik maupun nonorganik, harus ditangani dengan baik melalui sinergi antara SPPG dan Dinas Lingkungan Hidup. Ke depan, akan dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara DLH dan SPPG terkait pengelolaan limbah, serta mewajibkan setiap SPPG memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Di bawah koordinasi Dinas Koperindag, Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan juga diminta berperan aktif dalam memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan untuk mendukung Program MBG. Sekda mengingatkan bahwa kondisi musim saat ini cukup rawan terhadap gangguan suplai, khususnya sayur-mayur, sehingga diperlukan langkah antisipatif untuk menjamin kebutuhan pangan tetap terpenuhi.

Sekda juga meminta laporan rutin terkait stok dan ketersediaan bahan pangan sebagai bahan monitoring, termasuk memastikan ketersediaan ikan dan ayam. Selain itu, kesiapan pelaksanaan Program MBG selama bulan suci Ramadan juga menjadi salah satu fokus pembahasan dalam rapat tersebut.

Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Bima menegaskan komitmennya untuk memastikan Program Makanan Bergizi Gratis berjalan secara optimal, aman, dan berkelanjutan. Melalui sinergi lintas perangkat daerah, mulai dari aspek kesehatan, kebersihan lingkungan, hingga ketersediaan bahan pangan, diharapkan pelaksanaan MBG benar-benar memenuhi standar gizi, higienitas, dan kesiapan layanan, termasuk dalam menyambut pelaksanaan program pada bulan suci Ramadan, demi mendukung tumbuh kembang dan kesehatan peserta didik di Kota Bima.(Sekjend MDG)

Wabup dr.H.Irfan Buka Manasik Haji 2026


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Bima Musim Haji 1447 H / 2026 M. Acara pembukaan berlangsung dengan khidmat Selasa (10/2) di Masjid Sultan Muhammad Salahudin Kota Bima dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengungkapkan, Bimbingan Manasik merupakan bekal krusial bagi para Calon Jamaah Haji (CJH) agar dapat melaksanakan ibadah sesuai rukun dan syariat. 

​"Ibadah haji bukan hanya soal kesiapan spiritual, tapi juga ketahanan fisik. Untuk itu, saya meminta seluruh jamaah untuk mulai mengatur pola makan dan rutin berolahraga ringan dari sekarang. 

Manfaatkan manasik ini untuk membangun kemandirian agar di Tanah Suci nanti Bapak dan Ibu bisa beribadah dengan percaya diri, sehingga pulang ke tanah air dengan gelar Haji yang Mabrur". Ujar Wakil Bupati.

Terkait penyelenggaraan ibadah haji, Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen dan bertanggung jawab membantu kelancaran penyelenggaraan dan berharap melalui kegiatan ini, indeks kepuasan jamaah haji asal Kabupaten Bima terus meningkat. 

Wabup juga mengapresiasi jajaran Kantor Kementerian Haji dan Kementerian Agama Kabupaten Bima atas sinergi yang baik dalam mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji.

Sementara itu sebelumnya Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima H. Ikhawan Zulkifli, SE menyampailan, tahun 2026, sebanyak 566 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Bima terdaftar mengikuti rangkaian bimbingan ini.

Durasi pelaksanaan manasik berlangsung selama 5 hari terdiri dari 1 Hari dilaksanakan di tingkat Kabupaten (pembukaan dan materi umum) dan 4 hari akan dilaksanakan secara intensif di masing-masing kecamatan guna memudahkan koordinasi dan praktek lapangan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima H. Mujiburrahman, S.Ag, Plt. Kabag Kesra H. Ahyani, S.Ag dan para Pimpinan Bank terkait. ‎Kabag Prokompim Setda Kab. Bima,‎Suryadin, S.S., M.Si‎.(Sekjend MDG)

Cegah Geng dan Anarkisme, Kabag Ops Brimob Riau Bekali 244 Personil Tim RAGA dengan Perkap No. 1 Tahun 2009


PEKANBARU — Polda Riau terus memperkuat langkah pencegahan terhadap aksi geng dan tindak anarkisme yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Riau.

Salah satunya dengan membekali personel Tim RAGA (Riau Anti Geng dan Anarkisme) Gelombang II pemahaman regulasi yang kuat dan terukur.

Pembekalan tersebut diberikan langsung oleh Kabag Ops Sat Brimob Polda Riau AKBP Rivana Wahdi, SH kepada 244 personel Tim RAGA, bertempat di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Senin (9/2/2025) malam.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas, khususnya yang berkaitan dengan aksi geng, kekerasan jalanan, hingga anarkisme, agar penanganannya dilakukan secara tepat dan sesuai koridor hukum.

Dalam pemaparannya, AKBP Rivana Wahdi,SH., menekankan pentingnya pemahaman Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 1 Tahun 2009 sebagai pedoman utama bagi setiap anggota Polri dalam bertindak di lapangan, sehingga setiap langkah penegakan hukum dilakukan secara profesional, proporsional, dan akuntabel.

“Perkap ini menjadi landasan dalam bertindak. Personel harus mampu bergerak cepat dan tegas, namun tetap menjunjung tinggi prinsip legalitas, akuntabilitas, serta pendekatan humanis kepada masyarakat,” ujar AKBP Rivana Wahdi, SH. 

Ia menegaskan, Tim RAGA merupakan ujung tombak Polda Riau dalam upaya pencegahan dan penindakan terhadap geng dan anarkisme. 

Oleh karena itu, seluruh personel dituntut memahami aturan secara utuh agar pelaksanaan tugas berjalan efektif, terukur, dan tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari.

Sebanyak 244 peserta dari personel Polda Riau Jajaran yang ikut pelatihan gelombang II ini terlihat antusias mengikuti pembekalan dan diskusi yang berlangsung hingga malam hari. 

Diharapkan, melalui kegiatan ini, kesiapsiagaan, kemampuan analisis, serta profesionalisme personel semakin meningkat dalam merespons dinamika kamtibmas di lapangan.

"Melalui penguatan Tim RAGA, upaya pencegahan terhadap aksi geng, kenakalan remaja, dan tindak anarkisme dapat semakin optimal, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Riau", pungkasnya.

Senin, 09 Februari 2026

Optimalkan Pelayanan Pemerintah Desa, Dosen Administrasi Perkantoran ITSNU Pekalongan Gelar Dua Pelatihan Kearsipan di Desa Doro


PEKALONGANMedia Dinamika Global.Id.-Tim Dosen Program Studi Administrasi Perkantoran ITSNU Pekalongan melaksanakan kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui skema Pengabdian Masyarakat (PKM) di Balai Desa Doro, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 19 Januari 2026 ini menghadirkan solusi konkret atas tantangan administrasi di tingkat desa.

Dalam kegiatan ini, tim pengabdi membagi fokus kedalam dua tema besar yang dijalankan secara simultan guna memastikan transformasi pelayanan publik yang menyeluruh.

Fokus Pertama: Percepatan Pelayanan Melalui Tata Kelola Arsip

Tema pertama yang diusung adalah "Pelatihan Pengelolaan Arsip bagi Pemerintah Desa untuk Mempercepat Pelayanan di Desa Doro Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan".

Ketua pengabdian untuk tema ini, Mafturrahman, S.Sos., M.A.P., bersama anggota tim Ary Dwi Anjarini, S.E., M.M. dan Farikhul Muafiq, S.A.B., M.A., menekankan pentingnya manajemen dokumen yang rapi sebagai fondasi kecepatan layanan. Pelatihan ini juga melibatkan mahasiswa aktif Prodi Administrasi Perkantoran, yakni Erlin dan Anggi Listiyanti, yang membantu praktik langsung penataan dokumen di lapangan.

Fokus Kedua: Kompetensi Staf dan Layanan Prima

Sementara itu, tema kedua berfokus pada pengembangan SDM dengan judul "Sistem Kearsipan Cepat Tanggap Peningkatkan Kompetensi Staf dalam Pengelolaan Dokumen guna Mendukung Layanan Prima".

Tim ini dipimpin oleh Aria Mulyapradana, S.Psi., M.A. sebagai Ketua, dengan anggota Aghus Jamaludin Kharis, S.Sos., M.A., dan Munisa Nur, S.Pd., M.Pd. Fokus utama tema ini adalah membentuk mentalitas dan skill staf desa agar mampu merespons kebutuhan dokumen warga dengan tangkas demi mewujudkan kepuasan masyarakat (layanan prima).

Respon Positif Pemerintah Desa

Kepala Desa Doro, Bapak H. Roedigjo, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim dari ITSNU Pekalongan. Beliau menilai materi yang dibawakan sangat relevan dengan kebutuhan mendesak di kantor desa.

"Kami sangat berterima kasih kepada tim pengabdian ITSNU Pekalongan. Kegiatan Tri Dharma ini sangat membantu kami, terutama karena urusan kearsipan berkaitan langsung dengan kecepatan pelayanan masyarakat. Dengan sistem yang lebih baik, kami harap warga bisa terlayani dengan lebih optimal," tutur H. Roedigjo.

Melalui sinergi antara akademisi dan pemerintah desa ini, diharapkan Desa Doro dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Pekalongan dalam hal kemandirian administrasi dan profesionalisme pelayanan publik.

RSUD Sondosia Gelar Tata Laksana Kegawatdaruratan Pada Neonatus dan Anak Pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Terbatas


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.//Komitmen RSUD Sondosia dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh dan kompeten kembali dibuktikan. Pada 11–13 Februari 2026, RSUD Sondosia akan menggelar Workshop NICU–PICU (Neonatal Intensive Care Unit – Pediatric Intensive Care Unit), sebuah kegiatan strategis yang dirancang untuk memperkuat kesiapan tenaga kesehatan dalam menghadapi kondisi paling kritis pada bayi dan anak. Demikian dikatakan Direktur RSUD Sondosia Dr Firman MPH, pada Selasa (10/2)

Diterangkannya, bahwa aula utama RSUD Sondosia telah dipersiapkan secara optimal sebagai lokasi kegiatan. Kenyamanan ruang, dukungan sistem audio-visual yang memadai, serta jaringan internet (WiFi) yang stabil disiapkan untuk menunjang proses pembelajaran. Lebih dari itu, workshop ini dirancang sebagai pelatihan berbasis praktik nyata. Berbagai alat peraga klinis seperti CPAP, ventilator, manekin, dan phantom disiapkan agar peserta dapat langsung berlatih dan mensimulasikan penanganan kasus NICU–PICU secara komprehensif.

Direktur RSUD Sondosia, didampingi seluruh jajaran manajemen, saat melakukan pengecekan akhir persiapan menegaskan bahwa penyiapan SDM merupakan faktor kunci mutu pelayanan rumah sakit, khususnya pada layanan intensif.

Direktur RSUD Sondosia, didampingi seluruh jajaran manajemen, saat melakukan pengecekan akhir persiapan menegaskan bahwa penyiapan SDM merupakan faktor kunci mutu pelayanan rumah sakit, khususnya pada layanan intensif.

“Gedung dan peralatan NICU–PICU yang lengkap akan menjadi mubazir jika SDM-nya tidak memiliki keterampilan untuk memaksimalkan sarana tersebut. Dalam kondisi kegawatdaruratan, kepanikan sangat mungkin terjadi jika tenaga kesehatan tidak terlatih dan terbiasa berlatih secara langsung,” tegasnya.

Melalui workshop ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pembaruan pengetahuan, tetapi juga mengasah keterampilan praktis dalam penanganan pasien neonatal dan pediatrik kritis. Dengan dukungan alat dan simulasi nyata, peserta akan dilatih untuk mengambil keputusan cepat, bekerja dalam tim, dan melakukan tindakan penyelamatan secara tepat, sebagaimana situasi yang benar-benar terjadi di lapangan.

Direktur juga menyoroti pengalaman nyata RSUD Sondosia dalam beberapa waktu terakhir.

“Kita memiliki dokter spesialis anak yang sangat kompeten, dengan pengalaman di rumah sakit rujukan nasional seperti RS Harapan Kita. Bahkan, kita telah beberapa kali mengaktifkan Code Blue pada bayi atau neonates, situasi yang selama ini mungkin hanya sering kita baca di buku atau disimulasikan saat akreditasi,” ungkapnya.

Code Blue merupakan kode darurat medis yang menandai kondisi henti napas dan/atau henti jantung, yang membutuhkan resusitasi segera, koordinasi tim, serta keterampilan teknis yang matang. Workshop ini menjadi momentum penting untuk memastikan setiap tenaga kesehatan tidak hanya tahu, tetapi juga mampu dan terampil bertindak.

Workshop NICU–PICU ini menjadi kesempatan berharga bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kompetensi, kepercayaan diri, dan profesionalisme dalam pelayanan intensif bayi dan anak. Saat ini, slot peserta yang tersedia hanya tersisa 6 orang, menjadikan kegiatan ini semakin eksklusif dan bernilai tinggi.

RSUD Sondosia percaya: pelatihan yang realistis dan berbasis praktik adalah fondasi utama keselamatan pasien. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari SDM yang benar-benar siap menghadapi situasi paling kritis.(Sekjend MDG)

Tega ! Oknum Pejabat Kampus Diduga Penggelapan Dan Pengrusakan Rumah Anak Yatim



Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.- Pejabat Kampus di Bima Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gelapkan Sertifikat dan Robohkan Rumah Anak Yatim. Publik Kota Bima dikejutkan dengan kabar bahwa seorang pejabat penting di lingkup pendidikan tinggi setempat tengah menghadapi proses pemeriksaan di Polres Bima Kota, Senin (10/2/2026). Seperti dikutip dari Media Incinews.net

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, pejabat yang dimaksud berinisial F. Ia dilaporkan atas dugaan penggelapan sejumlah sertifikat serta dugaan keterlibatan dalam pengerusakan satu unit rumah layak huni di wilayah Kota Bima.

Laporan tersebut disebut berkaitan dengan aset yang diduga merupakan milik seorang anak yatim berinisial N, yang saat ini didampingi oleh kuasa hukumnya.

“Memang benar telah dilaporkan, klien saya adalah seorang anak yatim piatu,” ujar Baharudin Ishaka,SH, selaku kuasa hukum N, kepada media ini.

Menurutnya, bahwa berdasarkan keterangan dari pihak Kuasa Hukum pelapor ini, bahwa sertifikat dan bangunan yang dipersoalkan disebut sebagai bagian dari harta warisan orang tua kandung N yang telah meninggal dunia. Rumah yang menjadi objek pengerusakan tersebut dikabarkan telah diratakan dengan tanah menggunakan eksavator.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya mengonfirmasi kepada pejabat kampus berinisial F terkait laporan tersebut. Beberapa kali upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp telah dilakukan, namun belum mendapat respons.

Sementara itu, Publik masih menunggu keterangan resmi dari pihak Polres Bima Kota mengenai status hukum terlapor maupun perkembangan penanganan kasus yang dilaporkan.

Beberapa sumber lain menyebutkan, kasus dugaan penggelapan dan pengerusakan ini masih dalam tahap awal penanganan, dan diharapkan semua pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap. (Tim)

IWAPI Provinsi Lampung Peringati HUT Ke-51 Tahun, Memperkuat Fondasi Transformasi Digital Ekonomi Perempuan.


Bandar Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Lampung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-51 Tahun dengan mengusung tema “Memperkuat Fondasi Transformasi Digital Ekonomi Perempuan melalui Sinergi Lintas Sektor Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Balai Keratun, Ruang Abung, Provinsi Lampung, Selasa 10 Februari 2026.

Momentum HUT ke-51 ini tidak sekadar seremoni, melainkan ditandai dengan peluncuran program strategis berupa akses permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus bagi anggota dan binaan IWAPI, sebagai bentuk penguatan ekonomi perempuan di daerah.

Ketua Umum IWAPI, Dr. Hj. Armalia Reni Madrie A.S., S.P., M.M, dalam sambutannya menegaskan bahwa usia 51 tahun menjadi refleksi sekaligus pijakan organisasi untuk memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

“Ini kan ulang tahun ke-51, harapan kita ke depan tentu semakin besar. Dengan bertambahnya usia IWAPI, pemanfaatannya harus benar-benar dirasakan oleh anggota. Tahun lalu di usia ke-50, kita melakukan program nasional, dan tahun ini kita launching peminjaman KUR khusus untuk anggota dan binaan IWAPI,” ujarnya.

Menurut Armalia, program KUR yang diluncurkan pada HUT ke-51 ini memberikan akses pembiayaan hingga maksimal Rp100 juta tanpa agunan, yang diperuntukkan khusus bagi pengurus, anggota, dan UMKM binaan IWAPI, termasuk mereka yang masih memiliki pinjaman aktif sebelumnya.

“Bahkan yang masih punya pinjaman itu boleh mengajukan lagi, tentu dengan mekanisme penutupan sesuai sistem perbankan. Ini adalah kado ulang tahun IWAPI untuk perempuan pengusaha,” tegasnya.

Ia menekankan, program tersebut belum dibuka untuk masyarakat umum, karena masih bersifat internal melalui sistem kolektif berbasis keanggotaan IWAPI.

Dalam kesempatan itu, Armalia juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor, tidak hanya dengan pemerintah daerah, tetapi juga BUMN, perbankan, perguruan tinggi, hingga masyarakat sipil.

“IWAPI tidak berdiri sejajar dengan pemerintah daerah, tetapi menjadi mitra strategis. Dinas Koperasi dan UMKM, Perindustrian, Perdagangan, hingga Pariwisata menjadi penasehat kami.

 Program-program daerah kita integrasikan dengan binaan IWAPI, termasuk pelatihan dan peningkatan kapasitas UMKM perempuan,” jelasnya.

Terkait teknis pengajuan KUR, Armalia menyebutkan bahwa IWAPI telah bekerja sama dengan BRI melalui link khusus IWAPI. Anggota dan binaan cukup mengisi data melalui tautan tersebut, yang selanjutnya akan diverifikasi oleh pihak perbankan.

Adapun persyaratan pengajuan meliputi usaha berjalan minimal dua tahun, usaha yang jelas, surat keterangan usaha, KTP, Kartu Keluarga, surat keterangan suami-istri, serta alamat usaha.

“Karena ini program kolektif IWAPI, seleksinya ketat. Jangan sampai ada permodalan tapi tidak berjalan. Nama IWAPI Lampung menjadi tanggung jawab moral kami,” tegas Armalia.

Ia juga membuka ruang bagi perempuan pengusaha yang ingin bergabung dengan IWAPI.

“Syaratnya perempuan dan punya usaha, walaupun masih kecil, jual keripik, peyek, meskipun belum punya NIB itu tidak masalah. Nanti kita seleksi, bina, dan beri akses,” pungkasnya.

Melalui peringatan HUT ke-51 ini, IWAPI Lampung menegaskan komitmennya sebagai motor penggerak ekonomi perempuan yang adaptif terhadap transformasi digital, inklusif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. ( Fs/Red)