PEKALONGAN – Media Dinamika Global.Id.-Tim Dosen Program Studi Administrasi Perkantoran ITSNU Pekalongan melaksanakan kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui skema Pengabdian Masyarakat (PKM) di Balai Desa Doro, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 19 Januari 2026 ini menghadirkan solusi konkret atas tantangan administrasi di tingkat desa.
Dalam kegiatan ini, tim pengabdi membagi fokus kedalam dua tema besar yang dijalankan secara simultan guna memastikan transformasi pelayanan publik yang menyeluruh.
Fokus Pertama: Percepatan Pelayanan Melalui Tata Kelola Arsip
Tema pertama yang diusung adalah "Pelatihan Pengelolaan Arsip bagi Pemerintah Desa untuk Mempercepat Pelayanan di Desa Doro Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan".
Ketua pengabdian untuk tema ini, Mafturrahman, S.Sos., M.A.P., bersama anggota tim Ary Dwi Anjarini, S.E., M.M. dan Farikhul Muafiq, S.A.B., M.A., menekankan pentingnya manajemen dokumen yang rapi sebagai fondasi kecepatan layanan. Pelatihan ini juga melibatkan mahasiswa aktif Prodi Administrasi Perkantoran, yakni Erlin dan Anggi Listiyanti, yang membantu praktik langsung penataan dokumen di lapangan.
Fokus Kedua: Kompetensi Staf dan Layanan Prima
Sementara itu, tema kedua berfokus pada pengembangan SDM dengan judul "Sistem Kearsipan Cepat Tanggap Peningkatkan Kompetensi Staf dalam Pengelolaan Dokumen guna Mendukung Layanan Prima".
Tim ini dipimpin oleh Aria Mulyapradana, S.Psi., M.Si. sebagai Ketua, dengan anggota Aghus Jamaludin Kharis, S.Sos., M.A., dan Munisa Nur, S.Pd., M.Pd. Fokus utama tema ini adalah membentuk mentalitas dan skill staf desa agar mampu merespons kebutuhan dokumen warga dengan tangkas demi mewujudkan kepuasan masyarakat (layanan prima).
Respon Positif Pemerintah Desa
Kepala Desa Doro, Bapak H. Roedigjo, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim dari ITSNU Pekalongan. Beliau menilai materi yang dibawakan sangat relevan dengan kebutuhan mendesak di kantor desa.
"Kami sangat berterima kasih kepada tim pengabdian ITSNU Pekalongan. Kegiatan Tri Dharma ini sangat membantu kami, terutama karena urusan kearsipan berkaitan langsung dengan kecepatan pelayanan masyarakat. Dengan sistem yang lebih baik, kami harap warga bisa terlayani dengan lebih optimal," tutur H. Roedigjo.
Melalui sinergi antara akademisi dan pemerintah desa ini, diharapkan Desa Doro dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Pekalongan dalam hal kemandirian administrasi dan profesionalisme pelayanan publik.
