Media Dinamika Global

Jumat, 16 Januari 2026

Kepala Kejaksaan Negeri Bima Beserta Seluruh Jajaran Mengucapkan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Selamat Memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

16 Januari 2026

Semoga peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW menjadi pengingat akan kebesaran Allah SWT serta menumbuhkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Sepanjang 2025 Capaian PAD Kota Bima Naik Signifikan, BPKAD Optimalkan Capaian PAD 2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bima mengungkapkan capaian struktur pendapatan asli daerah Kota Bima per 31 Desember 2025 naik signifikan yaitu sebesar Rp. 92,11 miliar lebih. Ia menegaskan, nilai ini naik jika dibandingkan dengan capaian tahun 2024 sebesar Rp. 57,05 miliar lebih.

Hal itu diungkapkan Siswadi, S.Si., M.Ak yang dihubungi di ruang kerjanya, pada Kamis sore (15/01/2026).

Siswadi menjelaskan, pada tahun 2025, persentase capaian PAD dibandingkan dengan target adalah sebesar 91,76 %, dengan uraian, pajak daerah sebesar 83,38 %, retribusi daerah sebesar 95,79 %, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar 150,79 %, serta lain-lain PAD yang sah sebesar 98,49 %.

"Ditengah kecilnya ruang fiskal pada tahun 2026 ini, BPKAD tetap optimis akan dapat meningkatkan capaian PAD," ungkap Kepala BPKAD, Siswadi yang juga mantan Setwan ini.

Kata dia, hal itu ditunjang dengan penambahan sarana prasarana penunjang pemungutan pajak seperti mobil Pajak Keliling (PALING) yang sudah mulai dioperasikan.

Ia menegaskan, BPKAD Kota Bima berkomitmen untuk segera mengevaluasi nilai penetapan atas beberapa objek pajak dan retribusi, termasuk mengidentifikasi wajib pajak/retribusi baru atas beberapa objek pajak/retribusi.

"BPKAD berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan segala upaya optimalisasi PAD, baik melalui intensifikasi, ekstensifikasi, peningkatan kapasitas SDM, digitalisasi, dan inovasi. Termasuk juga membangun kerja sama dengan seluruh stakeholders terkait," pungkas Siswadi.(Sekjend MDG)

Terungkap Gaji PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Dompu Hanya Rp139 Ribu Perbulan


Dompu NTB, Media Dinamika Global.id.// Beredar foto perjanjian kerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu untuk tenaga guru di Kabupaten Dompu digaji Rp139 ribu perbulan. Foto inipun ramai diperbincangkan publik. Gaji yang diperoleh guru dinilai lebih besar dari upah seorang buruh bangunan.

Perjanjian kerja dengan nomor 816/3711/PW/BKD&PSDM/2025 itu ditandatangani pada Rabu, 31 Desember 2025 antara kepala BKD dan PSDM Kabupaten Dompu dengan guru asal Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. Dalam kontrak itu tercantum masa kerja terhitung mulai 1 Desember 2025 sampai dengan 30 November 2026 untuk jabatan guru ahli pertama.

Pelaksana tugas (Plt)Kepala BKD dan PSDM Kabupaten Dompu, Asraruddin, SH., yang dikonfirmasi membenarkan jika surat perjanjian kerja tersebut benar adanya. Tapi seharusnya belum beredar, karena hingga saat ini, proses pelantikan terhadap PPPK Paruh Waktu belum dilakukan. “Itu murni kelalaian anak buah kami, dan kami sudah menindaknya,” ungkapnya.

Soal besaran gaji PPPK Paruh Waktu untuk guru seperti yang tercantum dalam perjanjian kerja itu, Asraruddin tidak membantahnya. Karena gaji PPPK Paruh Waktu paling sedikit sesuai dengan besaran yang diterima saat menjadi pegawai non-ASN atau sesuai dengan upah minimum yang berlaku di suatu wilayah.

Upah ini bukan dari belanja pegawai seperti gaji ASN untuk PNS dan PPPK Penuh Waktu. Saat menjadi honorer, guru ini digaji melalui dana BOS (Biaya Operasional Sekolah). Besaran gajinya bervariasi, sesuai jumlah dana BOS yang diterima berdasarkan jumlah siswa dan jumlah guru serta pegawai setempat.

PPPK Paruh Waktu di Dompu sendiri, lanjut Asraruddin, hingga saat ini masih berproses untuk pencetakan SK pengangkatannya. BKD dan PSDM menargetkan pelantikan dan pembagian SK-nya pada Januari 2026 ini. Namun TMT menjadi PPPK PW tetap dihitung mulai Desember 2025. Yang pasti, kami sedang mengupayakan untuk pelantikannya pada Januari ini. (Sekjend MDG)


Dosen STIT Sunan Giri Bima : JEJAK PERJALANAN DAN PELAJAR HIDUP di Tambora


Tambora, Media Dinamika Global.id.// Pagi ini aku ingin memulai dengan sebuah cerita baru. Di tengah perjalanan hidup, aku banyak menyaksikan keanehan-keanehan yang justru menyimpan keajaiban. Salah satunya saat perjalanan menuju Tambora. Banyak hal yang kuhadapi, mulai dari badai besar yang menghantam kiri dan kanan ketika aku mengendarai roda dua. Di saat-saat tertentu, aku terpaksa mengurangi kecepatan. Dari situ, aku belajar satu pelajaran moral yang penting, tidak semua perjalanan harus ditempuh dengan tergesa-gesa. Ada kalanya melambat justru menyelamatkan kita, Sabtu, 17/01/2026

Sering kali manusia lupa bahwa ketika seseorang telah bersungguh-sungguh dan memiliki tekad kuat untuk sampai pada tujuan, maka ia harus siap dengan segala tantangan yang menghadang di tengah perjalanan. Tantangan itu bisa berupa badai alam, bisa juga datang dari manusia, yang tidak suka pada proses kita, bahkan meremehkan perjuangan kita. Namun sadarilah, ketika tekad sudah tertanam kuat, badai apa pun di hadapan kita bukan alasan untuk mundur. Kata orang, semakin kita menghindari masalah, semakin sering masalah itu datang. Sebaliknya, ketika kita berani mencari celah dan jalan keluar dari masalah, perlahan masalah itu akan mengecil.

Seorang ulama pernah memberi nasihat yang sangat sederhana namun dalam maknanya. Ia berkata, “Ketika seseorang mendaki gunung, ia memulai dari kaki gunung. Untuk sampai ke puncak, dibutuhkan perjalanan panjang, berjam-jam, bahkan berhari-hari. Ia akan merasakan lelah, sakit, dan hampir putus asa. Namun ketika ia sampai di puncak, gunung yang tadinya terlihat tinggi kini berada di bawah kakinya.” Begitulah masalah hidup. Semakin kita hadapi dan selesaikan satu demi satu, ia akan mengecil, lalu menghilang.

Memang, ada orang yang berkata, “Saya sudah menemukan solusi, tapi masalah lain datang lagi.” Itu menandakan satu hal, masalah tidak datang tanpa alasan. Ia hadir untuk menguji kemampuan kita dalam menghadapinya, sekaligus membentuk kedewasaan kita sebagai manusia.

Cerita berlanjut. Aku tiba di tempat tujuan, tepatnya di Desa Labuan Kenanga. Dua hari aku menginap di sana. Menjelang malam Isra Mi’raj, aku mendapat kabar yang cukup mengejutkan, aku diminta untuk menyampaikan tausiyah di Masjid At-Taqwa. Jujur saja, aku kaget. Aku bukan ustaz, bahkan bisa dibilang “ustaz dadakan.” Namun setelah kupikirkan, ada satu prinsip yang kupegang, tugas manusia bukan untuk saling menggurui, tetapi saling mengingatkan.

Sehari sebelum malam tausiyah, aku membaca dan belajar kembali. Aku mempersiapkan diri sebaik mungkin. Sebab hidup ini bukan semata tentang apa yang kita inginkan, tetapi tentang seberapa banyak kita mempersiapkan diri untuk meraih apa yang kita inginkan. Dalam filosofi militer ada ungkapan, pantang pulang sebelum menang. Itu bukan sekadar slogan, melainkan hasil dari persiapan matang, strategi, logistik, dan kesiapan mental. Begitulah kehidupan.

Orang yang menginginkan sesuatu tanpa persiapan ibarat menanam pohon tanpa merawatnya. Bukan berarti usahanya sia-sia, tetapi usahanya belum maksimal. Untuk mencapai hajat hidup, kita dituntut untuk terus berusaha, konsisten, dan mempersiapkan diri, baik secara intelektual, emosional, maupun spiritual. Ketika tiga bekal ini dipersiapkan dengan sungguh-sungguh, kita akan lebih siap menghadapi apa pun.

Saat tausiyah dimulai, rasa grogi tak bisa dihindari. Bahkan saat mukadimah, aku sempat lupa dan tubuh terasa gemetar, seperti motor kecil yang dipaksa bekerja keras. Namun aku berusaha mengelola suasana, agar jamaah tidak fokus pada kekuranganku. Aku menyampaikan tausiyah dengan bahasa sederhana, menggunakan bahasa daerah Bima, agar lebih mudah dipahami, terutama oleh jamaah yang sudah lanjut usia.

Dari situ aku kembali belajar satu hal penting, yang mudah jangan dipersulit, yang sulit berupayalah untuk dimudahkan. Orang yang selalu mempersulit hidupnya sendiri, sejatinya sedang bermasalah dengan cara ia memaknai kehidupan.

Itulah sepenggal kisah perjalanan, tentang badai, tekad, persiapan, dan keberanian untuk saling mengingatkan. Semoga ada pelajaran yang bisa dipetik, dan semoga kita semua terus dikuatkan dalam menjalani perjalanan hidup masing-masing, Terima kasih.tutup Adi(Sekjend MDG)

Gubernur NTB Tinjau Perigi dan Jurit, Pastikan Akses Warga Lotim Kembali Normal


Lombok Timur, Media Dinamika Global.id. — Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Lalu Muhamad Iqbal, turun langsung meninjau pembangunan jembatan di Dusun Beta, Desa Perigi, Kecamatan Suela, Lombok Timur, yang sebelumnya rusak akibat banjir. Kunjungan tersebut, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya pada infrastruktur yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat. 16 Januari 2026.

Jembatan tersebut, menghubungkan Kecamatan Suela dan Kecamatan Pringgabaya serta menjadi jalur utama bagi anak sekolah, guru, dan akses menuju layanan kesehatan seperti Puskesmas. Selain itu, Jembatan Perigi juga berperan penting dalam pengangkutan hasil pertanian warga, mulai dari Jagung, Srikaya, hingga komoditas lainnya. Jalur ini menopang aktivitas ekonomi masyarakat dengan perputaran yang disebut mencapai miliaran rupiah setiap tahun.

Setibanya di lokasi, Gubernur Iqbal disambut masyarakat bersama Kepala BPBD Lombok Timur dan Kepala Dinas Sosial Lombok Timur. Saat ini, jembatan tersebut dilaporkan telah rampung dan siap digunakan (16/1/2026).

Ditegaskannya penanganan pascabanjir harus berorientasi pada pemulihan kehidupan masyarakat, secepat mungkin. Jembatan darurat di Perigi dibangun menggunakan Jembatan Bailey dengan bentang 18 meter dan lebar 4 meter, yang dipinjam dari Pangdam IX/Udayana dengan pembiayaan mobilisasi dan pemasangan.

“Fokus kita sekarang adalah bagaimana menormalisasi kehidupan masyarakat. Jembatan Bailey ini bisa selesai cepat berkat dukungan TNI. Saya menghubungi langsung Pangdam dan Danrem 162/WB, agar pengerjaannya dipercepat,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan material jembatan sempat berada di Jawa sehingga membutuhkan waktu mobilisasi. Pada masa darurat, warga sempat membuat akses sementara menggunakan Bambu. Namun, berkat kerja cepat lintas pihak, pembangunan jembatan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 10 hari. Gubernur NTB meminta agar segera dilakukan penyempurnaan, termasuk pemasangan pembatas pengaman dan pembangunan tangga oleh BPBD Lombok Timur, demi keamanan masyarakat.

Respons cepat pemerintah tersebut disambut rasa syukur warga. Sidik, salah seorang warga Desa Perigi, menyampaikan apresiasinya.

“Kami tidak menyangka bisa secepat ini ditangani. Biasanya pemerintah janji, lama baru ditepati. Sekarang seperti mimpi, alhamdulillah jembatan sudah jadi. Kami sangat bersyukur,” ujarnya.

Usai meninjau Perigi, Gubernur Iqbal melanjutkan kunjungan ke Desa Jurit untuk melihat kondisi jembatan yang juga putus akibat banjir. Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela, dengan Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik. Dikatakannya, akses tersebut harus segera dipulihkan karena berkaitan langsung dengan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Terlebih Lendang Nangka Utara termasuk wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem yang masih tinggi.

“Hal ini segera kita bahas dengan Pak Bupati Lombok Timur agar segera dibangun. Harus ada solusi sementara dan permanen,” tegasnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Gubernur NTB Sholat Jum'at sekaligus bersilaturahmi dengan jamaah Masjid Nurul Hidayah, Dusun Benteng Selatan, Lendang Nangka Utara. Dirinya mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong, khususnya dalam membersihkan saluran dan sungai dari sampah serta sedimentasi sebagai langkah pencegahan bencana. Pada dua lokasi kunjungan, Gubernur NTB menyerahkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak dari Dinas Sosial P3A Provinsi NTB dan Baznas Provinsi NTB.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB Dr. H. Ahsanul Khalik, memastikan penanganan kerusakan akibat banjir di wilayah lain, termasuk di Pulau Sumbawa, akan didukung melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD 2026, sesuai tingkat kerusakan, dampak langsung bagi masyarakat, serta ketersediaan anggaran.

Dalam waktu dekat, Gubernur NTB rencananya dijadwalkan mengunjungi sejumlah wilayah di Pulau Sumbawa yang terdampak banjir, pungkasnya. (Sekjend MDG)

Kapolres Bima Kota Pimpin Upacara Pemakaman Almarhum AKP Rus’an Secara Kedinasan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Kepolisian Resor Bima Kota menggelar Upacara Kedinasan Pemakaman Jenazah anggota Polri sebagai wujud penghormatan terakhir untuk anggota Polri Almarhum AKP Rus’an (Ps. Kabag Log Polres Bima Kota Polda NTB) bertempat di TPU Lingkungan Kodo I, Kelurahan Kodo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, Jum’at (16/1/2026)

Prosesi upacara pemakaman di Pimpin Langsung Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si., yang di ikuti Seluruh Pejabat Utama Polres Bima Kota, Kapolsek Jajaran, Personel Polres Bima Kota, ASN Polres Bima Kota dan Ketua Bhayangkari Cabang Bima Kota Beserta Pengurus.

Upacara pemakaman dilaksanakan sebagai penghormatan atas jasa, pengabdian dan pengorbanan almarhum kepada Bangsa dan Negara selama menjadi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia,

Kapolres Bima Kota menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga besar almarhum atas kepergian Almarhum AKP Rus’an, seraya mendoakan agar Almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan, seluruh rangkaian kegiatan penyerahan jenazah dan pemakaman dapat menjadi bentuk penghormatan terakhir yang bermakna.(Sekjend MDG)


SMKN 3 Kota Bima Sukses Gelar Praktisi Kegiatan Guru Selama Tiga Hari


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – Dalam rangka memperkuat korelasi antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri, SMKN 3 Kota Bima sukses menggelar kegiatan Guru Tamu atau Praktisi Mengajar selama tiga hari penuh, mulai dari Kamis hingga Sabtu, 20-22 November 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian integral dari Program Bantuan Pemerintah Teaching Factory (Tefa) Reguler tahun 2025 yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa agar siap bersaing di dunia kerja.

Kolaborasi dengan Praktisi Unggulan :

SMKN 3 Kota Bima dengan bangga menghadirkan sosok inspiratif di industri kuliner, yaitu Bapak Sang Fajar, yang dikenal sebagai Owner AW Bakery sekaligus menjabat sebagai Ketua Asosiasi UMKM Kota Bima. Kehadiran beliau sebagai Praktisi Mengajar memberikan nilai tambah yang signifikan bagi siswa, terutama pada Kompetensi Keahlian Kuliner.

Materi dan Praktik Langsung

Selama tiga hari kegiatan, Sang Fajar tidak hanya memberikan pemahaman mendalam mengenai profil industri, standar kualitas, dan peluang usaha di sektor kuliner, tetapi juga secara langsung memberikan transfer kompetensi melalui praktik langsung (hands-on practice).

“Para siswa mendapatkan kesempatan emas untuk mengaplikasikan ilmu dari praktik terbaik industri, langsung di bawah bimbingan Owner AW Bakery. Ini adalah cara kami menjembatani teori di kelas dengan realita di lapangan,” ujar Bapak Saiful Akbar selaku salah satu perwakilan manajemen SMKN 3 Kota Bima.

Pelaksanaan praktik terpusat di dua lokasi utama SMKN 3 Kota Bima, yakni Ruang Kelas Kuliner untuk sesi teori dan demonstrasi, serta Bengkel Kuliner (Ruang Praktek Kuliner) yang difasilitasi sebagai dapur standar untuk praktik intensif oleh para siswa.

Diharapkan, melalui kegiatan Guru Tamu ini, lulusan SMKN 3 Kota Bima dapat memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan industri saat ini, sekaligus menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan siswa.(Sekjend MDG)

Peringati Hari Oeang Kemenkeu Satu Bima Gelar Kemenkeu Goes to Campus KGTC Auditorium STIE Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Dalam rangka memperingati Hari Oeang Republik Indonesia yang jatuh setiap tanggal 30 Oktober, Instansi vertikal Kementerian Keuangan di Bima, Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan kegiatan Kemenkeu Goes to Campus (KGTC). Acara ini diselenggarakan oleh 3 unit vertikal Kementerian Keuangan yakni Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Raba Bima, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bima, dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bima. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima menjadi rekan kerja sekaligus kampus tempat diadakannya acara ini.

KGTC diadakan pada hari Rabu, 3 November 2022 bertepat di auditorium STIE Bima. Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Kepala KPP Pratama Raba Bima, Bapak I Wayan Nuryana yang menekankan pentingnya pertemuan antara praktek dan teori khususnya terkait ilmu keuangan. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antar ketiga unit vertikal dengan pihak STIE Bima dan pembuatan flash mob jingle anti korupsi.

Adapun inti acara dari Kemenkeu Goes to Campus adalah pembawaan materi mengenai tupoksi masing-masing kantor. Sesi pertama dimulai dengan materi perpajakan yang dibawa oleh 2 orang fungsional penyuluh dari KPP Pratama Raba Bima yang menekankan peran pajak dalam APBN. Kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai pengelolaan APBN yang dibawakan oleh Kepala KPPN Bima. Sesi terakhir diisi oleh materi pengelolaan kekayaan negara dari KPKNL Bima.

Di  masing-masing sesi materi diselingi sesi tanya jawab dengan peserta KGTC. Diharapkan dengan diselenggarakannya kegiatan ini pemahaman mahasiswa terkait pengelolaan keuangan negara semakin meningkat. Acara ditutup dengan sesi kuis beserta pembagian hadiah untuk menguji pemahaman peserta kegiatan terkait keuangan negara. Rencananya kegiatan KGTC akan diselenggarakan secara rutin setiap tahun.(Sekjend MDG)


Rapat Senat Terbuka Wisudah STIE Bima Angkatan XXII tahun 2025


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Selain prosesi wisuda angkatan XXII tahun 2025, STIE Bima di auditorium kampus setempat, Sabtu 13 September 2025, yang penuh khidmat salah satu momen yang paling ditunggu adalah pengumuman 10 wisuda dan wisudawati terbaik yang berhasil menorehkan prestasi akademik. Nama pertama yang di umumkan sebagai wisudawan terbaik dengan IPK tertinggi adalah Fanisyah Aulia Putri, dari konsentrasi keuangan dengan capaian IPK 3,88.

Disusul kemudian syrilus Alexander alvaro roja dari konsentrasi SDM dengan IPK 3,80 lalu M rian albar konsentrasi keuangan dengan IPK 3,79 dan Muhamad Nur haryadin konsentrasi keuangan dengan IPK 3,77. Berikutnya prestasi juga diraih oleh sulistrianingsih dan Arif Rahman konsentrasi keuangan sama sama mencetak IPK 3,76 kemudian rosa Dwiyanti konsentrasi keuangan dan wulan arlin dengan IPK 3,75. Tak kalah membanggakan, dua nama terakhir yang masuk jajaran 10 terbaik yakni Nurbaiti raodatun Nadita dari konsentrasi pemasaran dengan IPK 3,74 Serta naiurah Islami pasha dari konsentrasi keuangan dengan IPK 3,74.

Prestasi para wisudawan terbaik ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, doa orang tua, serta dedikasi dalam belajar mampu menghantarkan mahasiswa pada pencapaian akademik tertinggi. Ketua STIE Bima firdaus saat Sambutan menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati jadilah pribadi Unggul, inovatif, adaptif, berintegritas, dan global. Namun tetap berakar pada nilai nilai budaya lokal. Semoga keberhasilan ini menjadi awal dari perjalanan hidup yang gemilang. Ujarnya.

Ditempat yang sama, perwakilan LLDIKTI wilayah VIII bali Nusra, I Gusti Bagus Lanang Eratodi Menegaskan perguruan tinggi harus memastikan mahasiswa Mendapatkan wawasan seluas luasnya untuk menghadapi tantangan jaman yang semakin kompleks, pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang mampu menjawab kebutuhan bangsa di Era Sains, Teknologi, dan globalisasi, tutupnya.(Sekjend MDG)

Beri Rasa Aman Bagi Warga, Babinsa Naru Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Babinsa Desa Naru Koramil 1608-03/Sape, Sertu Syarif Hidayat, bersama satu orang anggota melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Jumat malam, 16 Januari 2026.

Kegiatan patroli yang dimulai pukul 19.30 WITA tersebut bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Patroli ini melibatkan berbagai unsur masyarakat guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.

Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri dari dua orang anggota Koramil, tiga orang aparat desa, delapan orang masyarakat, serta melibatkan tokoh pemuda dan tokoh agama setempat.



Sasaran patroli meliputi pemukiman warga dan sejumlah tempat tongkrongan anak muda yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 20.00 WITA dengan keberangkatan anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Naru, Kecamatan Sape. Setibanya di lokasi pada pukul 20.15 WITA, petugas langsung melakukan pemantauan situasi wilayah. Selanjutnya, pada pukul 20.30 WITA, Babinsa memberikan himbauan kepada warga, khususnya para pemuda, agar menghindari minuman keras, narkoba, serta berbagai aktivitas negatif lainnya yang dapat memicu tindakan kriminal dan merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Patroli kemudian dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 21.20 WITA. Selama pelaksanaan patroli, situasi wilayah terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan Patroli Siskamling ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta memperkuat kerja sama antara aparat keamanan dan warga dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman.

(Team.MDG.03)