Media Dinamika Global

Jumat, 14 November 2025

Ciptakan Situasi Kamtibmas Kondusif, Babinsa Rabadompu Pimpin Kegiatan Siskamling


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Bertempat di kelurahan Rabadompu timur Kecamatan Raba Kota Bima bersama Lurah Rabadompu timur, Ketua LPM , ketua RT dan tokoh masyarakat dalam rangka memberikan rasa aman di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae yang di pimpin oleh Babinsa Kel. Rabadompu timur bersama 2 orang anggota. Jum'at, (14/1/25)

Adapun personil yang hadir dan terlibat Siskamling sebagai berikut, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae 3 Orang, Lurah Rabadompu timur, Ketua RT Kel. Rabadompu timur, Tokoh masyarakat

Rangkaian kegiatan :

Pukul 20.00 Wita, kumpul di lapangan X raba 10 Kelurahan Rabadompu timur bersama lurah Rabadompu Barat, Ketua LPM untuk pengecekan anggota siskamling dan penyampaian oleh Serma Muhaimin yang intinya :

Kegiatan Siskamling yang di laksanakan malam ini dalam rangka Mengajak seluruh elemen masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan 

Kemudian Ketertiban di wilayah masing-masing harus di perhatikan demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada Masyarakat Kota Bima.

Pukul 20.15 Wita, Pengecekan selesai dan langsung ke wilayah Melaksanakan Siskamling

Pukul 20.30 Wita, Personil Siskamling tiba di RT.01 Kel. Rabadompu timur dan langsung memberikan himbauan kepada warga.

Pada Pukul 22.00 Wita Kegiatan selesai dalam keadaan aman dan tertib. (Koramil-01/Tim MDG)

Aktivis Bima,Adiman Musafir Bantah Isu Serangan Kepada Gubernur NTB,itu Hanya Sebuah Kepentingan Individu oleh Segelintir Orang

Bima.NTB.Media Dinamika Global.id (Sabtu.15/11/2025) Adiman Musafir (SENOPATI) Seorang Aktivis dan Orator Handal Bima menanggapi langsung terkait dengan Belakangan ini muncul anggapan bahwa masyarakat dan aktivis Bima selalu menyerang Gubernur NTB. Anggapan seperti ini tentu tidak adil dan dapat menciptakan jarak antar masyarakat NTB sendiri. Penting untuk ditegaskan bahwa masyarakat Bima bukan satu suara, dan tidak semua suara mewakili Bima.

Faktanya, hanya segelintir orang dengan kepentingan dan isi pikirannya sendiri yang menyampaikan kritik secara keras. Mereka berbicara atas nama pribadi, bukan atas nama seluruh masyarakat Bima. Tidak tepat jika sikap beberapa orang tersebut disamaratakan seolah menjadi karakter seluruh masyarakat atau aktivis Bima.

Masyarakat Bima pada dasarnya dikenal rasional, pekerja keras, dan terbuka berdialog. Banyak tokoh Bima yang berkontribusi positif bagi NTB, dari pemerintahan, pendidikan, perdagangan, hingga sektor kebudayaan. Mereka menghormati kepemimpinan daerah dan tetap kritis sewajarnya, bukan destruktif.

Karena itu, penting bagi publik dan Laskar Sasak Loteng untuk melihat persoalan ini secara jernih:

kritik yang muncul adalah ekspresi individu, bukan cermin dari karakter kolektif masyarakat dan aktivis Bima.

Yang lebih tepat adalah memperkuat komunikasi, membuka ruang klarifikasi, dan menjaga hubungan antarwarga NTB agar tetap solid. Kita semua ingin NTB maju, dan untuk itu diperlukan rasa saling percaya, bukan prasangka.

Adiman Musafir 

Bagi saya, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal adalah Pemimpin yang bersahaja, pemimpin bagi orang Lombok, bagi orang-orang Bima-Dompu, dan bagi seluruh unsur masyarakat NTB.

Pada konklusinya kita Harus fukus mewujudkan NTB yang mendunia dan menghindari hal-hal yang berpotensi sara yang akan memicu konflik horisontal. 

Untuk itu mari kita bergandengan tangan mewujudkan keharmonisan untuk masa depan NTB yang maju, damai, aman,dan Sentosa.

(Team.MDG.03)

Babinsa Serda Syamsudin Turut Serta Dalam Program SPPG Sekolah TK Hingga SMAN di Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pada hari Selasa, 28 Oktober 2025, Serda Syamsudin, anggota Babinsa Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba Kota Bima, aktif mendampingi kegiatan pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam program SPPG wilayah Kecamatan Raba Kota Bima. Program ini menyasar sebanyak 3.500 paket makan bergizi yang dibagikan kepada pelajar dari tingkat TK, PAUD, SD, SMP, hingga SMA.

Pembagian paket dilakukan dalam tiga tahap yang terjadwal dengan rinci mulai pukul 08.00 hingga 10.30 Wita. Tahap pertama menyasar anak-anak TK, PAUD, dan siswa SD kelas 1 sampai 3. Tahap kedua diberikan kepada siswa SD kelas 4 hingga 6, dan tahap ketiga diperuntukkan bagi pelajar SMP dan SMA.

Berbagai sekolah di wilayah kecamatan tersebut tercatat mendapat manfaat dari program ini, termasuk TK N 05 dan 09 Kota Bima, berbagai SD Negeri di Rabangodu dan Rabadompu, SMP Negeri, SMAN 3 Kota Bima, serta SLB Kartika Sari. Jumlah total siswa penerima paket makan bergizi mencapai 3.500 orang.

Paket makan yang dibagikan berisi menu gizi seimbang seperti nasi putih, tuna goreng tepung dengan saus asam manis, oseng wortel kacang panjang, tahu bacem, dan buah jeruk. Menu ini diharapkan dapat meningkatkan asupan gizi dan mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak di wilayah Kota Bima.

Babinsa dari Koramil 1608-01/Rasanae selain melaksanakan pendampingan juga mengecek makanan yang disajikan apakah layak untuk di santap dengan tetap bersinergi dengan anggota Sppg sebagai bukti komitmen bersama menjaga kesehatan dan kesejahteraan generasi muda.(Sekjend MDG)

Patroli Siskamling,Serka Ridwan Babinsa Sumi Koramil 1608-03/Sape Himbau Masyarakat Jaga Kamtibmas


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman Anggota Koramil 1608-03/Sape Serka Ridwan Babinsa Desa Sumi Kecamatan Lambu beserta 1 orang anggota melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling dalam rangka memantau situasi wilayah dan mengantisipasi perkembangan situasi diwilayah kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.(14/11/2025)

Pada Pukul 20.00 wita anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Sumi Kec.Lambu di lanjutkan dengan Pemantauan Situasi Wilayah Sambil memberikan Himbauan kepada warga Desa agar tidak melakukan Hal-hal yang Negatif seperti Penjualan Miras, transaksi Narkoba, dan tidak boleh membawa Senjata Tajam maupun barang-barang yang di larang.

Patroli Siskamling yang dilakukan oleh Anggota Koramil 1608-03/Sape juga melibatkan Aparat pemerintah Sumi Kecamatan Lambu, Tokoh agama,Toda dan masyarakat dalam  menjaga ketertiban yang ada khusus nya di waktu malam hari.

Anggota Koramil 1608-03/Sape juga memberikan Himbauan kepada warga Desa Sumi Kec.Lambu

‎-Banyak sekali kejadian rata-rata akibat anak muda yang tidak bisa mengontrol emosi,akibat minuman keras,hindari kegiatan yang negatif yang merugikan diri sendiri.saat hujan di malam hari,selalu waspada terhadap banjir tanah longsor dan  gangguan listrik mengakibatkan terjadinya kebakaran.

Kegiatan Patroli dilaksanakan  di tempat-tempat yang di anggap rawan terjadinya tindak kejahatan, seperti Fasilitas umum dan tempat-tempat yang biasa dijadikan tongkrongan anak-anak muda serta pemukiman warga yang padat penduduk dan patroli tersebut di laksanakan secara bergantian ataur bergiliran dimana warga juga turut hadir.

Danramil 1608-03/Sape Lettu Inf Ruslin saat dikonfirmasi Patroli Siskamling ini akan terus dilakukan guna untuk memastikan situasi di wilayah tetap aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat beristirahat dengan tenang, Ucapnya.




Keterlibatan Unsur terkait sangat diharapkan dalam kegiatan Patroli Siskamling ini disamping menjaga Kamtibmas di wilayah agar tercipta akan menciptakan hubungan Emosinal yang sangat erat antara TNI dengan masyarakat dan antara masyarakat dengan masyarakat itu sendiri.

Salah Satu warga yang mengikuti Patroli Siskamling menyatakan Kami sangat senang dengan ada nya kegiatan Patroli Siskamling yang di laksanakan oleh Kodim 1608/Bima melalui Koramil 1608-03/Sape khusus nya malam hari Kami merasa aman dan harapan Kami sebagai masyarakat dengan kegiatan ini tindak kejahatan seperti, pencurian, perkelahian dll dapat kita cegah sedini mungkin.

Kegiatan Berlangsung dengan Lancar tertib dan sukses.

(Team.MDG.03)

SMAN 3 Kota Bima Buka MPLS 2025 dengan Upacara dan Arahan Inspiratif Kepala Sekolah


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. — SMAN 3 Kota Bima menggelar upacara bendera sekaligus pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026 pada Senin pagi (14/7/ 2025). Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta staf tata usaha dengan khidmat.

Upacara ini dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 3 Kota Bima, Jon Hermansyah, S.Pd., M.Pd. Dalam arahannya ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia pelaksana MPLS yang telah menyiapkan segala sesuatu terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. MPLS adalah gerbang awal untuk membentuk karakter, disiplin, dan semangat belajar bagi siswa baru, bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan sarana pembinaan dan pengenalan nilai-nilai sekolah, tata tertib, serta budaya akademik di lingkungan SMAN 3 Kota Bima. “Saya harap anak-anak peserta didik baru dapat mengikuti MPLS dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab. Ini adalah awal perjalanan kalian sebagai bagian dari keluarga besar SMAN 3 Kota Bima,” ujar Kepala Sekolah.

Jon Hermansyah juga memaparkan tentang keberhasilan alumni SMAN 3 Kota Bima tahun ini baik yang lolos melenggang ke Universitas Negeri yang menjadi tujuannya maupun yang berhasil menjadi abdi Negara yaitu sebagai anggota TNI. Ia berencana memberikan pembinaan khusus melalui kegiatan ekstra kurikuler bagi siswa yang berminat mengikuti jejak mereka menjadi anggota TNI.  

Pada kesempatan ini Kepala Sekolah mengingatkan agar kegiatan MPLS dilaksanakan dengan pendekatan edukatif dan menyenangkan. Ia juga turut mengapresiasi keterlibatan para guru, OSIS, dan panitia yang telah mempersiapkan kegiatan dengan matang.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan MPLS yang dipandu oleh para guru dan pengurus OSIS SMAN 3 Kota Bima.

MPLS akan berlangsung selama tiga hari ke depan, dengan agenda yang meliputi pengenalan budaya satuan pendidikan, tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, pencegahan kekerasan serta berbagai kegiatan lainnya.(Sekjend MDG)

Angin Puting Beliung Terjang Wawo, BPBD Gerak Cepat Bantu Warga Desa Maria dan Pesa

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Angin puting beliung menerjang Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyebabkan kerusakan signifikan terutama di Desa Maria dan Desa Pesa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak.

Bantuan Paket papan (Spandek) dari 
BPBD Kab. Bima untuk warga terdampak 
Angin puting beliung di Desa Maria

Bencana yang terjadi pada Sabtu (8/10/2025) ini mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Berdasarkan data sementara yang dihimpun oleh BPBD, tercatat Desa Maria 95 rumah mengalami kerusakan akibat angin puting beliung dan korban banjir sedangkan warga Desa Pesa sebanyak 19 rumah juga mengalami kerusakan akibat angin puting beliung.  

Bantuan paket berupa 
mie instan, minyak goreng (200 ml),
gula pasir, susu kental manis,
kopi, sabun cuci, sabun mandi (batang),
telur, goody bag dan snack kepada korban terdampak di Desa Maria

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima, Drs. Isyrah melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, menyatakan bahwa pihaknya segera merespons laporan kejadian dengan mengirimkan tim reaksi cepat ke lokasi bencana. "Kami langsung mendistribusikan bantuan berupa mie instan, minyak goreng (200 ml), gula pasir, susu kental manis, kopi, sabun cuci, sabun mandi (batang), telur, goody bag, snack dan paket papan (Spandek) untuk meringankan beban warga yang terdampak," ujarnya. 

Serah Terima secara simbolis bantuan penanganan kebutuhan tanggap darurat bencana dari BPBD Kab. Bima kepada Kepala Desa Pesa. 

Selain bantuan logistik, BPBD Kabupaten Bima juga berkoordinasi dengan Tim anggota Tagana Kabupaten Bima dan Ketua Pordam Kecamatan Wawo. 

Pemerintah Kabupaten Bima mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat musim pancaroba. Masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika melihat tanda-tanda akan terjadinya bencana.

BPBD Kabupaten Bima terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan penanganan bencana berjalan dengan baik dan kebutuhan warga terdampak terpenuhi.

Kepala Desa Maria Imran Ibrahim, diwakili Kasi Pemerintahan Kemasyarakatan Mahmudin, S. Sos, mengucapkan alhamdulillah BPBD Kabupaten Bima sangat responsif. Mereka sudah mengirimkan bantuan berupa perlengkapan kebutuhan dasar lainnya. Bantuan ini sangat membantu meringankan beban warga, terutama yang rumahnya rusak parah dan terdampak banjir. 

Sementara ditempat yang berbeda, Kepala Desa Pesa Taufik, mengapresiasi atas respon cepat dan kesiapsiagaan dari pihak BPBD Kabupaten Bima kepada warga yang terdampak musibah angin puting beliung.

"Ucapan terimakasih saya mewakili sebagai Pemerintah Desa Pesa beserta para korban angin puting beliung kepada BPBD Kabupaten Bima. Adapun bantuan yang kami Terima berupa mie instan, minyak goreng (200 ml), gula pasir, susu kental manis, kopi, sabun cuci, sabun mandi (batang), telur, goody bag, snack dan paket papan (Spandek). Bantuan ini sangat membantu meringankan bagi warga yang terdampak."tutupnya. Jum'at (14/10/2025).(Mdg05)  

UD. Sumber Rejeki Tente Juara Rajawali Cup III 2025, Ribuan Penonton Padati Lapangan Desa Risa.


Club UD.Sumber Rejeki Saat menerima hadiah juara 1 di turnamen mini soccer Rajawali Cup III di lapangan Rajawali Desa Risa. Jum,at (14/11).


Bima. Media Dinamika Global.Id_Ribuan penonton memadati Lapangan Mini Soccer Rajawali Desa Risa, Kecamatan Woha, pada laga final Turnamen Mini Soccer Rajawali Cup III 2025, Jumat (14/11). Partai puncak mempertemukan tuan rumah Rajawali Risa FC melawan UD. Sumber Rejeki Tente.

Club Tuan Rumah Rajawali Risa FC hanya berhasil keluar sebagai Juara 2.

Kades Risa, Mukhrim H.Ismail Saat Menyampaikan arahan pada kedua club yang bermain pada partai final Rajawali Cup III.

Kepala Desa Risa, Mukhrim H. Ismail, dalam sambutan pembuka menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, dan masyarakat yang telah mendukung penuh penyelenggaraan turnamen bergengsi ini. Ujar Ompu Risa pada kesempatan tersebut.

Para pemain Terbaik dan Top Skor saat menerima hadiah pembinaan yang diserahkan oleh Babinsa dan Babhinkamtibmas Desa Risa.


Sementara itu, Ketua Panitia, Kamaluddin, M.Pd., Menegaskan bahwa Turnamen Mini Soccer Rajawali Cup III pada tahun ini menjadi salah satu turnamen yang terbesar di Bima dengan jumlah peserta mencapai 208 klub. Ujarnya.

Ribuan penonton yang mentaksikan kaga Final Antara Rajawali Risa FC VS UD.Sumber Rejeki di lpangan Sepakbola Rajawali Desa Risa.


Pertandingan laga final antara tuan rumah Rajawali Risa FC dengan UD.Sumber Rejeki berlangsung sengit dan penuh antusiasme suporter. UD. Sumber Rejeki tampil dominan di babak pertama dan mencetak dua gol, menutup paruh waktu dengan skor 2–0. Rajawali FC mencoba bangkit di babak kedua dan berhasil memperkecil kedudukan, namun pertandingan tetap berakhir 2–1 untuk kemenangan UD. Sumber Rejeki Tente yang sekaligus memastikan mereka menjadi juara Rajawali Cup III 2025.


Meski sempat memanas, laga tetap berlangsung aman dan sportif hingga peluit panjang dibunyikan. Sigid, pemain andalan Rajawali FC, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik turnamen berkat performanya yang konsisten.(Mdg/04)


Tangki Rakitan & Kerja Sama Oknum: APMS Babang Terjerat Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi


HALSEL, Mediadinamikaglobal.id|Dugaan kebocoran solar subsidi di APMS Babang, Kecamatan Bacan Timur, semakin menguat. Gerakan Pemuda Marhaenisme (GPM) Halmahera Selatan mendesak aparat penegak hukum, Pertamina, dan Pemerintah Daerah segera turun tangan menindak tegas praktik ilegal yang diduga telah berlangsung lama dan merugikan masyarakat kecil.

Ketua DPC GPM Halsel, Harmain Rusli, SH, menilai persoalan di APMS Babang bukan lagi sekadar kelalaian, tetapi sudah masuk kategori pembiaran.

“Bila benar ada oknum yang membeli solar berulang dan menjual kembali dengan harga tinggi, itu pelanggaran serius. Aparat tidak boleh diam,” tegas Harmain.

Ia menyoroti laporan bahwa solar subsidi dijual kembali dengan harga Rp 11.000 per liter, jauh di atas ketentuan pemerintah.

Salah satu sumber terpercaya yang enggan disebut identitasnya menyampaikan bahwa pengawasan internal APMS Babang patut diragukan. Ia menuturkan adanya dugaan kolaborasi terselubung antara oknum pengawas dan beberapa sopir yang rutin mengantre.

“Diragukan sekali pengawasan di APMS Babang, karena ada kerja sama antara pengawasan dan driver mobil yang melakukan antrian,” ungkap sumber tersebut.

Lebih jauh, ia mengungkap keberadaan kendaraan dengan tangki rakitan atau modifikasi. Tangki yang seharusnya hanya berkapasitas 50 liter, dapat terisi hingga 100 liter bahkan lebih dalam satu kali pembelian.

Praktik ini memperkuat dugaan bahwa celah pengawasan dimanfaatkan untuk memperkaya pihak tertentu dengan memanfaatkan solar subsidi.

GPM Halsel juga menilai sistem barcode yang diterapkan di APMS Babang tidak berjalan. Bukannya menjadi alat kontrol, barcode diduga hanya menjadi formalitas untuk menutupi lemahnya pengawasan lapangan.

“Mobil L300 bisa mengisi berulang tanpa kendala. Artinya, ada yang tidak beres,” ujarnya.

GPM mengingatkan bahwa penyalahgunaan BBM bersubsidi bukan hanya pelanggaran administratif, tetapi merupakan tindak pidana.

UU No. 22 Tahun 2001 tentang Migas, Pasal 55: Setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi dipidana penjara paling lama 6 tahun dan denda hingga Rp 60 miliar.

“Aturan jelas. Kalau masih ada pembiaran, publik akan menilai hukum tidak berjalan di daerah ini,” tegas Harmain.

GPM Halsel menuntut pengelola APMS Babang bertanggung jawab penuh atas lemahnya pengawasan yang membuka ruang bagi oknum memanfaatkan solar subsidi untuk bisnis pribadi. Kondisi ini berdampak langsung pada masyarakat Bacan Timur, terutama nelayan dan pengguna kendaraan harian yang kesulitan mengakses solar subsidi.

GPM Siap Lakukan Aksi Jika Tidak Ada Langkah Tegas “Kami akan terus mengawal persoalan ini. Jika tidak ada tindakan nyata, kami siap turun aksi,” tegas Harmain.

Hingga berita ini dipublikasikan, APMS Babang belum memberikan tanggapan resmi atas temuan & desakan GPM, maupun dugaan kerja sama oknum dalam rantai distribusi solar subsidi tersebut.


Uches

UI, Telapak dan Unkhair Akui Harita Nickel sebagai Model Pertambangan Bertanggung Jawab di Indonesia


Mediadinamikaglobal.id|Kawasi, 11 November 2025 – Observasi yang dilakukan oleh tiga lembaga independen, yakni Universitas Indonesia (UI), Perkumpulan Telapak (Telapak), dan Universitas Khairun (Unkhair), menyimpulkan pengelolaan limbah dan sumber daya air oleh Harita Nickel telah memenuhi standar tinggi dan memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat lokal.

Laporan dari ketiga lembaga tersebut secara kolektif menegaskan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan yang dijalankan oleh Harita Nickel di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Pakar lingkungan dari Sekolah Ilmu Lingkungan UI, Tri Edhi Budhi Soesilo, menyoroti penerapan teknologi mutakhir dalam pengelolaan limbah perusahaan. Ia mencatat penggunaan metode Dry Stack Tailing Facility (DSTF) yang dianggap sebagai langkah maju, dan konsep Zero Waste Mining yang memungkinkan limbah non-B3 seperti slag nikel diolah kembali.

"Harita Nickel mengintegrasikan efisiensi industri dengan kepedulian lingkungan. Pendekatan ini layak menjadi acuan praktik pertambangan berkelanjutan di Indonesia," ujar Tri Edhi, Selasa (11/11).


Dalam pengelolaan air, Harita Nickel memastikan keberlanjutan akses air bersih bagi warga, meskipun Mata Air Kawasi berada di luar wilayah operasional. Perusahaan melakukan pemeriksaan kualitas air secara rutin dan berinvestasi dalam pembangunan fasilitas pengolahan dan penyaluran air bersih untuk masyarakat lokal, mengurangi beban pada debit mata air alami.

Secara teknis, komitmen perlindungan air diperkuat dengan metode DSTF, di mana limbah padat sisa pengolahan (tailing) dikeringkan hingga menjadi seperti kue padat, secara signifikan mengurangi risiko pencemaran air permukaan dan air tanah.

Selain itu, Telapak dalam temuannya menyatakan tidak ada pencemaran dari limbah cair. Tim Observasi Lingkungan Telapak, Dickson Aritonang, memuji upaya perusahaan mereduksi zat berbahaya.

"Harita Nickel menjalankan praktik pertambangan modern dengan pengawasan ketat. Aktivitasnya tak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem," tulis Dickson dalam laporannya.

Sementara itu, temuan tentang kualitas lingkungan juga diperkuat oleh laporan dari Unkhair. Janib Achmad, Guru Besar Perikanan dan Ilmu Kelautan Unkhair, mencatat bahwa kualitas air laut di sekitar Desa Kawasi dan Soligi masih memenuhi baku mutu nasional. Parameter penting seperti pH, Biological Oxygen Demand (BOD), dan kekeruhan menunjukkan kondisi yang stabil dan mendukung kehidupan biota laut.

“Kualitas air yang sesuai baku mutu serta dukungan ekonomi bagi nelayan menunjukkan pengelolaan tambang yang bertanggung jawab dan inklusif bagi masyarakat pesisir,” ujar Janib.

Kondisi laut yang sehat ini berdampak langsung pada peningkatan pendapatan nelayan. Harita Nickel diketahui telah menjadi pasar tetap bagi hasil tangkapan laut, memberikan kepastian pendapatan dan mengurangi risiko kerugian. Dampak positif ini juga dirasakan oleh sektor pertanian. Kelompok petani di Desa Buton dan Akegula kini rutin memasok lebih dari 27 ton sayur dan buah per tahun ke perusahaan, mengubah pertanian menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan berkat jaminan pembelian dari perusahaan.

Dampak sosial perusahaan juga disoroti oleh Telapak. Tim Observasi Sosial Telapak, M. Djufryhard, mencatat kemunculan tokoh penggerak lokal (local champion) yang menjadi inspirasi pemberdayaan perempuan di Pulau Obi.

“Program sosial Harita Nickel membuktikan bahwa kegiatan tambang dapat menjadi motor pembangunan manusia dan ekonomi lokal, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” kata M. Djufryhard.

Komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan diperkuat dengan keikutsertaannya dalam audit penuh Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA), sebuah standar global komprehensif. Selain itu, sebagai bagian dari langkah menuju transisi energi bersih, Harita Nickel kini mempercepat pemasangan panel surya berkapasitas 40 MWp di Pulau Obi, sebuah proyek yang diharapkan dapat mengurangi emisi karbon secara signifikan.


Lik/////


Operasi Razia Zebra 2025 Digelar 17–30 November, Ini Sasaran dan Jenis Penindakannya


JAKARTA, Media Dinamika Global.id. — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya bakal menggelar Operasi Zebra 2025 mulai Senin, 17 November hingga 30 November 2025.

Kegiatan tahunan ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi menjelang Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Operasi Zebra ini merupakan operasi cipta kondisi menjelang Nataru. Pelaksanaannya mulai Senin, 17 November sampai 30 November,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin, Kamis (13/11/2025).

Dalam Operasi Zebra 2025, polisi akan menindak berbagai pelanggaran kasat mata yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

“Targetnya pelanggaran-pelanggaran kasat mata, seperti tidak menggunakan helm, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, serta perilaku pengendara yang ugal-ugalan,” jelas Komarudin.

Selain itu, pelanggaran seperti menerobos lampu merah, melanggar batas kecepatan, dan balap liar juga menjadi fokus utama operasi.

“Pelanggaran yang membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain tidak akan lagi hanya diberi teguran, tetapi langsung ditilang,” tegasnya.

Meski ada tindakan tegas, polisi memastikan pendekatan pre-emptive dan preventive tetap menjadi prioritas utama.

“Bobot terbesar dalam kegiatan ini adalah pre-emptive dan preventive, masing-masing 40 persen, sedangkan penegakan hukum 20 persen,” ungkap Komarudin.

Artinya, polisi akan lebih banyak melakukan sosialisasi, edukasi, dan teguran simpatik, namun tetap menindak pelanggaran berat yang berisiko tinggi.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Operasi Zebra 2025 tidak akan menggunakan sistem razia tetap (stasioner).

“Seluruh wilayah Polda Metro Jaya dan jajaran akan menerapkan hunting system, yakni patroli keliling yang menindak pelanggaran di tempat,” katanya.

Petugas akan berpatroli secara dinamis, menghentikan pelanggar di jalan, dan menentukan sanksi sesuai tingkat kesalahan—mulai dari teguran hingga penilangan langsung.

Sebelum pelaksanaan, Polri menggelar Latihan Pra Operasi (Lap Praops) pada Minggu (16/11), disusul apel gelar pasukan pada Senin (17/11) sebagai tanda dimulainya Operasi Zebra 2025 di seluruh Indonesia.

Polri berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas, terutama menjelang masa libur panjang Natal dan Tahun Baru.

“Tujuan utama Operasi Zebra bukan sekadar menilang, tetapi menumbuhkan kesadaran agar masyarakat disiplin dan aman di jalan raya,” tutup Komarudin.(Tim MDG)