Media Dinamika Global

Sabtu, 01 November 2025

Wakil Wali Kota Bima Hadiri Pelepasan Siswa SMKN 1 Kota Bima Tahun Pelajaran 2024/2025 dan HUT ke-56 Sekolah


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. — Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, S.H., menghadiri acara pelepasan siswa/siswi kelas XII SMKN 1 Kota Bima tahun pelajaran 2024/2025 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-56 sekolah tersebut. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh haru di halaman SMKN 1 Kota Bima.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima, Pengawas Sekolah, Ketua PGRI, perwakilan KCD Kota Bima, para mantan kepala sekolah, guru-guru SMKN 1 Kota Bima, serta para orang tua siswa yang akan dilepas.

Acara pelepasan ini menjadi momen emosional yang membekas, menandai akhir perjalanan pendidikan formal siswa di bangku sekolah. Suasana haru menyelimuti acara saat guru dan siswa saling berpamitan, mengingat berbagai kenangan suka dan duka selama proses belajar mengajar.

Dalam rangkaian kegiatan, diumumkan pula para siswa berprestasi yang kemudian diberikan piagam penghargaan, serta dilaksanakan prosesi penyematan tanda kelulusan kepada seluruh siswa kelas XII.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas kelulusan para siswa. Ia mengingatkan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan hidup yang lebih menantang.

“Perpisahan ini bukan penutup, tapi pembuka dari babak kehidupan baru. Dunia luar akan menguji karakter, integritas, dan semangat kalian. Ilmu pengetahuan yang telah didapatkan adalah bekal, namun etika, kerja keras, dan semangat pantang menyerah adalah kompas sejati dalam menghadapi masa depan,” ujar Wakil Wali Kota.

Ia juga mendorong para siswa untuk tidak takut gagal dan tidak ragu bermimpi besar.

“Gagal adalah bagian dari proses belajar. Jangan pernah takut untuk mencoba dan bermimpi tinggi. Dunia ini bukan hanya milik mereka yang cerdas, tapi milik mereka yang tangguh dan terus berjuang,” tambahnya.

Acara pelepasan dan peringatan HUT ke-56 ini menjadi momentum berharga untuk memperkuat semangat siswa dalam melangkah menuju masa depan yang lebih baik, serta sebagai pengingat akan pentingnya peran guru dan sekolah dalam membentuk generasi unggul dan berdaya saing.(Sekjend MDG)

Retret Tanpa APBDes Perubahan: Kepala Desa Menjadi Korban Kebijakan DPMD

 


mediadinamikaglobal.id|Labuha Polemik retret Kepala Desa se-Kabupaten Halmahera Selatan memunculkan dugaan manipulasi APBDes. Agenda retret tetap dilaksanakan tanpa tercantum dalam APBDes awal, baru setelah kegiatan selesai, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menginstruksikan seluruh kepala desa melakukan perubahan APBDes melalui WhatsApp.

Menurut regulasi resmi—UU Desa No. 6 Tahun 2014 dan Permendagri No. 20 Tahun 2018—setiap perubahan APBDes harus melalui Musyawarah Desa (Musdes) bersama BPD dan masyarakat, baru kemudian disahkan. Pelaksanaan kegiatan terlebih dahulu, kemudian “diarahkan” melakukan perubahan APBDes, menimbulkan dugaan bahwa DPMD menempatkan kepala desa pada posisi rentan.

Ketua Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Halmahera Selatan, Harmain Rusli, S.H., menegaskan, “Perubahan APBDes tidak bisa dilakukan atas dasar instruksi sepihak. Kalau dilakukan setelah retret, jelas ini manipulasi administratif. Kepala desa hanya pelaksana, sementara tanggung jawab kebijakan berada di DPMD.”

Harmain menambahkan, retret yang seharusnya untuk pembinaan kepala desa kini menjadi sarana pembenaran pengeluaran tanpa dasar hukum. Jika masyarakat menuntut pertanggungjawaban, kepala desa berpotensi menjadi korban, sedangkan kesalahan prosedur berada di level DPMD.

GPM Halsel mendesak Kejaksaan Tinggi Maluku Utara untuk menyelidiki dugaan penyalahgunaan wewenang ini. Instruksi melalui WhatsApp disebut sebagai bukti awal adanya potensi pelanggaran tata kelola keuangan desa.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius terkait kredibilitas DPMD dalam perencanaan dan pengawasan anggaran desa, serta potensi kerugian bagi aparatur desa yang seharusnya dilindungi oleh sistem yang mereka jalankan.


Unces/////

Patroli Siskamling,Serda Aladin Babinsa Parangina Koramil 1608-03/Sape Himbau Masyarakat Jaga Kamtibmas


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman Anggota Koramil 1608-03/Sape Serda Aladin Babinsa Desa Parangina Kecamatan Sape beserta 1 orang anggota melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling dalam rangka memantau situasi wilayah dan mengantisipasi perkembangan situasi diwilayah kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.(01/11/2025)

Pada Pukul 20.00 wita anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Parangina Kec.Sape di lanjutkan dengan Pemantauan Situasi Wilayah Sambil memberikan Himbauan kepada warga Desa agar tidak melakukan Hal-hal yang Negatif seperti Penjualan Miras, transaksi Narkoba, dan tidak boleh membawa Senjata Tajam maupun barang-barang yang di larang.

Patroli Siskamling yang dilakukan oleh Anggota Koramil 1608-03/Sape juga melibatkan Aparat pemerintah Desa Parangina Kecamatan Sape, Tokoh agama,Toda dan masyarakat dalam  menjaga ketertiban yang ada khusus nya di waktu malam hari.




Kegiatan Patroli dilaksanakan  di tempat-tempat yang di anggap rawan terjadinya tindak kejahatan, seperti Fasilitas umum dan tempat-tempat yang biasa dijadikan tongkrongan anak-anak muda serta pemukiman warga yang padat penduduk dan patroli tersebut di laksanakan secara bergantian ataur bergiliran dimana warga juga turut hadir.

Danramil 1608-03/Sape Lettu Inf Ruslin saat dikonfirmasi Patroli Siskamling ini akan terus dilakukan guna untuk memastikan situasi di wilayah tetap aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat beristirahat dengan tenang, Ucapnya.

Keterlibatan Unsur terkait sangat diharapkan dalam kegiatan Patroli Siskamling ini disamping menjaga Kamtibmas di wilayah agar tercipta akan menciptakan hubungan Emosinal yang sangat erat antara TNI dengan masyarakat dan antara masyarakat dengan masyarakat itu sendiri.

Salah Satu warga yang mengikuti Patroli Siskamling menyatakan Kami sangat senang dengan ada nya kegiatan Patroli Siskamling yang di laksanakan oleh Kodim 1608/Bima melalui Koramil 1608-03/Sape khusus nya malam hari Kami merasa aman dan harapan Kami sebagai masyarakat dengan kegiatan ini tindak kejahatan seperti, pencurian, perkelahian dll dapat kita cegah sedini mungkin.

(Team.MDG.03)

Butuh Tempat Tinggal Nyaman dan Aman, Panam City Residence Pekanbaru Solusinya


Pekanbaru - Dengan desain modern, Panam City Residence dengan Type 80/100 yang terletak di Jalan Swadaya, Panam/ HR. Subrantas, Kota Pekanbaru, hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat Pekanbaru akan tempat tinggal yang nyaman, serta dekat dengan fasilitas kesehatan/ Rumah Sakit, Pusat perbelanjaan, Fasilitas Pendidikan yang dibangun pemerintah, Pengisian BBM/ SPBU, dll.


Tak sulit untuk mencapai lokasi Panam City Residence, hanya dibutuhkan waktu lebih kurang 10 menit dari pusat kota Pekanbaru,


Tak hanya asri dan nyaman, lokasi Panam City Residence, benar-benar bebas dari kebisingan kendaraan bermotor, tidak banjir, dan tidak macet, ungkap Pengembang yang bernama David didampingi rekannya Mas Sis, saat awak media melakukan konfirmasi terkait Perumahan Panam City Residence. Sabtu (1/11/2025)


Lanjutnya, Lingkungan sekitar Panam City Residence, selain nyaman juga aman, karena dijaga oleh scurity yang berjaga 24 jam, dan dilengkapi dengan CCTV.


Nantinya, rumah yang akan dibangun oleh Panam City Residence berjumlah 65 Unit, dengan type 80/100, pungkas David 


"Kesempatan memiliki rumah dengan nilai investasi tinggi di kawasan berkembang, Desain Modren yang berkelas, harga terjangkau, mendukung kenyamanan keluarga dan potensi nilai jual masa depan" , jelasnya.


Di dalam rumah ini, kata David, pemilik masih diberi ruang untuk berbagai keperluan renovasi, disamping yang sudah tersedia seperti ruang tamu, ruang keluarga, ruang tidur, kamar mandi, dan lain sebagainya.


Bagi Masyarakat yang ingin tinggal di sini, Persyaratannya sangat mudah. Memang ada syarat-syarat tertentu seperti persyaratan debitur umum, konsumen Aparatur Sipil Negara (ASN) serta konsumen swasta, sebut David.


Berikut, Spec Rumah Type 80, ( 8x14,5 Meter ):


- 3 Kamar Tidur 

- 2 Kamar Mandi 

- 1 Ruang Keluarga 

- 1 Ruang Tamu

- 1 Dapur 

- Carport 



Spec Rumah Type 100, ( 10x15,50 Meter):


- 3+1 Kamar Tidur 

- 2 Kamar Mandi 

- 1 Ruang Keluarga 

- 1 Ruang Tamu 

- 1 Dapur 

- Carport 


Fitur Ekslusif:

- Smart Home System 

- Aksesibilitas Fasilitas Terbaik 

- Fasilitas Umum dan Hiburan 

- Natural Lighting 



Akses Terdekat dan Fasilitas Terbaik:


- Dekat pusat perbelanjaan 

- Dekat Universitas 

- Dekat Rumah Sakit 

- Dekat Rumah Makan 

- Tersedia Taman Bermain 

- Security 24 jam + CCTV 

- Single Boom-Gate



Spesifikasi Teknis Rumah:

- Pondasi: Tampak Beton Bertulang 

- Struktur: Beton Bertulang 

- Dinding: Bata Jumbo

- Lantai: Homogenous Tile 60x60

- Carport: Keramik +;Koral Sikat 

- Jendela: Aluminium 

- Plafon: Gypsum Board 

- Air Bersih: Sumur Bor 

- Dinding Kamar Mandi: Homogenous Tile 60x60 

- Lantai Kamar Mandi: Homogenous Tile 60x60 

- Pintu dan Kusen: Hard Wood 

- Meteran Listrik: 2.200 Va

- Rangka Atap: Baja Ringan 

- Penutup Atap: Genteng Metal dan Dak Beton 

- Sanitair: Toto atau American Standard Atau atau Setara 



(Tim/Red)

Baszna Kota Bima, Kunjungan Ke Jakarta Untuk Menjemput Berbagai Macam Zakat Nasional


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Tim Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima melakukan kunjungan kerja strategis ke Jakarta pada 27-28 Oktober 2025 untuk menjemput berbagai program nasional zakat. Delegasi Team BAZNAS Kota Bima, yang terdiri Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Ustadz Mahfud, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian Ustadz Sudirman H. Makka dan Kepala Pelaksana Rangga Iskandar Zulkarnaen ini berhasil mengajukan proposal pemberdayaan untuk 799 mustahik.

Kunjungan ini menghasilkan beberapa pencapaian signifikan, termasuk pertemuan dengan pengusaha Bima-Dompu di Jakarta dan jajaran Kementerian Sosial RI.

"Kami menghadap membawa proposal berupa data lengkap hasil verifikasi minat dan kecenderungan mustahik Kota Bima sebanyak 322 mustahik," ungkap Rangga Iskandar Zulkarnaen.

Sinergi dengan Kementerian Sosial RI

Pada Rabu (28/10), tim diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI untuk menindaklanjuti verifikasi faktual minat mustahik. Dari data Dinas Sosial Kota Bima, teridentifikasi 477 warga berminat program Z-RUP (Zakat Rombong Usaha Produktif).

"Sekjend Kementerian Sosial menyambut dengan baik, dan akan membawa dan membahasnya kepada Bapak Menteri," jelas tim BAZNAS Kota Bima.

Pertemuan dengan pengusaha Bima-Dompu di Lapangan Golf Pondok Cabe juga menghasilkan respons positif untuk mengalokasikan zakat mal melalui BAZNAS Kota Bima, memperkuat basis pendanaan lokal.

Persetujuan Program Z-MART dari BAZNAS Pusat

Di Kantor BAZNAS RI, tim diterima Direktur Bidang Pendayagunaan yang menyetujui program Z-MART (Warung Produktif) untuk 322 mustahik. Program ini menjadi terobosan dalam pemberdayaan ekonomi berbasis zakat di Kota Bima.(Sekjend MDG)


Kepsek SMP Negeri 2 Kota Bima Gelar Ceria Berbias


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— SMP Negeri 2 Kota Bima terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kompetensi guru di era digital. Bertempat di Ruang Guru SMP Negeri 2 Kota Bima, sekolah ini melaksanakan kegiatan Ceria Berbias  pada Sabtu, 1 November  2025.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru SMP Negeri 2 Kota Bima dan dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya guru memiliki kemampuan literasi digital dan pemahaman terhadap teknologi kecerdasan buatan. Hal ini sejalan dengan visi sekolah “CERIA BERBIAS” — CERdas, berIntegritas, Agamais, BERkarakter, BISA, dan menginspiRasi.

Kegiatan Ceria Berbias ini menghadirkan kepala sekolah, Dalam paparannya, beliau menjelaskan tentang dasar-dasar koding (pemrograman) dan penerapan kecerdasan artifisial (AI) dalam dunia pendidikan. Guru perlu memahami dasar-dasar AI agar dapat menyesuaikan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif sesuai dengan perkembangan zaman,” ujar Puspita dalam presentasinya.

Suasana kegiatan berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti materi yang ditampilkan melalui tayangan presentasi dan praktik sederhana. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru SMP Negeri 2 Kota Bima mampu menjadi agen perubahan dalam penerapan teknologi digital di lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. “Semoga kegiatan Ceria Berbias ini menjadi langkah awal dalam membangun budaya digital di sekolah kita, agar pembelajaran semakin relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, SMP Negeri 2 Kota Bima terus berupaya mewujudkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan memberikan inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya di Kota Bima.(Sekjend MDG)

Selamat dan Sukses Mahasiswi UM Bima, Adiknda Iswati Pengurus Harian (ILMAGI) Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia Periode 2025/2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.id.-- Berdasarkan informasi yang tersedia, kepengurusan Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia (ILMAGI) untuk periode 2025/2026 baru saja dilantik pada Oktober- November 2025. 

Namun, hasil pencarian belum secara spesifik menyebutkan nama individu yang menjabat sebagai Ketua Harian Nasional ILMAGI untuk periode tersebut. Pengumuman yang ada lebih berfokus pada nama-nama yang lolos sebagai pengurus harian nasional secara umum, dan juga menyebutkan posisi Sekretaris Jenderal, bukan Ketua Harian. 

Untuk mengetahui nama pasti Ketua Harian Nasional ILMAGI 2025, disarankan untuk merujuk langsung pada pengumuman resmi ILMAGI atau menghubungi organisasi terkait.

Selamat ananda Iswati (Mahasiswa Prodi Gizi Semester 3 Fakes Umbima)

Sukses selalu selama masa kepengurusannya.

Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia, Pengurus Harian Nasional

Allhamdullilah Himpunan Mahasiswa Gizi Universitas Muhammadiyah Bima telah mendelegasikan anggota ke acara nasional aliansi Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia (ILMAGI) dalam acara Musyawarah Nasional XVII. Musyawarah Nasional XVII ILMAGI diadakan di Universitas Muhammadiyah Bima, pada Jumat– Sabtu tanggal 31 – 01 November 2025. Dengan mengangkat tema ” Together We Rise: Solidarity and Sinergy For Organizational Growth”.


Musyawarah Nasional ini bertujuan untuk melaporkan laporan pertanggungjawaban program kerja satu periode dengan persidangan. Agenda Musyawarah Nasional diadakan pembukaan secara formal dilanjut, agenda pembukaan sidang, dilanjut prmaparan laporan pertanggungjawaban satu periode dan dilakukan acara pengesahan Dewan Pertimbangan Agung periode 2025/2026 dan penetapan Sekretaris Jendral 2025/2026. Hari terakhir Musyawarah Nasional terdapat agenda mengingat Upacara Hari Sumpah Pemuda Ke-97 dan city tour yang dilakukan kota bima.(Sekjend MDG)

Jumat, 31 Oktober 2025

Harwoto Minta Pemerintah Alihkan Anggaran Jembatan Lewa Mori ke Pelebaran Jalan Bandara.

Duta Fraksi Partai Golkar Provinsi  NTB, Harwoto, SH.


Bima-NTB. Media Dinamika Global.Id_ Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Fraksi Partai Golkar, Harwoto, S.H., menilai rencana pembangunan Jembatan Lewa Mori di Kabupaten Bima tidak termasuk kebutuhan mendesak masyarakat saat ini.


Menurutnya, proyek yang Disebut-sebut menelan anggaran hingga triliunan rupiah itu lebih baik dialihkan untuk pembangunan dua jalur pada jalan lama yang menghubungkan Bandara Sultan Muhammad Salahuddin hingga perbatasan Kabupaten Dompu.


“Memperlebar jalan lama jauh lebih efisien dan berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Harwoto dikutip Sumbawa.pikiran-rakyat.com, Jumat (31/10/25).


Ia mengingatkan bahwa pembangunan jembatan baru justru dapat mengancam keberlangsungan usaha kecil di sepanjang jalur lama, seperti penjual bandeng dan pedagang kaki lima yang selama ini bergantung pada arus lalu lintas pengendara.


“Kebijakan pembangunan harus berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat, bukan pada proyek berskala besar yang menguras anggaran,” tegasnya.


Harwoto menambahkan, jalur utama dari bandara menuju wilayah kabupaten saat ini sudah cukup padat dan hanya memerlukan pelebaran serta perbaikan.


“Itu jauh lebih bermanfaat dibanding membangun jembatan baru yang belum tentu menjadi kebutuhan mendesak,” ujarnya.


Sebagai informasi, rencana pembangunan Jembatan Lewa Mori digadang-gadang akan menghubungkan kawasan barat dan timur Kabupaten Bima untuk memperlancar arus transportasi dan distribusi barang. Namun hingga kini, proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan dan belum mendapatkan persetujuan final terkait anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi.


Harwoto berharap, pemerintah daerah dan pihak terkait melakukan kajian ulang secara komprehensif agar setiap proyek benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.


“Kita mendukung pembangunan, tapi harus sesuai skala prioritas dan kebutuhan masyarakat bawah,” tutupnya. (MDG/04)

Down Wind Jembatan Lewa Mori: Antara Pembangunan dan Keselamatan Penerbangan.




Bima. Media Dinamika Global. Id_Rencana pembangunan Jembatan Lewa Mori, jembatan di atas laut yang menghubungkan Kota Bima dengan wilayah Kecamatan Bolo, Soromandi, dan sekitarnya di Kabupaten Bima—menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Polemik ini bahkan merembet hingga ke kalangan legislatif, melibatkan anggota DPR RI Mori Hanafi (NasDem) dan anggota DPRD Provinsi NTB dari Partai Golkar.


Gagasan pembangunan jembatan ini telah bergulir cukup lama dan digagas oleh Bapak Mori Hanafi, anggota DPR RI asal Bima. Rencana tersebut sudah disertai desain rancang bangun, maket, serta rancangan anggaran, bahkan telah melibatkan Tim Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTB.



Tujuan utama pembangunan jembatan ini adalah untuk memperpendek jarak tempuh antara Kota Bima dan wilayah barat Kabupaten Bima seperti Kecamatan Bolo dan Soromandi, sehingga dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi antarwilayah.


Namun demikian, sejumlah pihak, termasuk anggota DPRD Provinsi dari Duta Partai Golkar, Harwoto, SH, Menyampaikan keberatan dan meminta agar proyek ini ditinjau ulang. Ia menilai, pembangunan jembatan tersebut belum menjadi kebutuhan mendesak, sementara masih banyak sektor lain yang lebih prioritas untuk diperhatikan dari sisi sosial dan ekonomi.


Jangan sampai aspek Keselamatan Penerbangan yang Terabaikan, Salah satu hal krusial yang perlu mendapat perhatian serius adalah letak calon jembatan tersebut yang hanya berjarak sekitar 1.300 meter dari ujung landasan pacu (runway) Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima.


Secara teknis penerbangan, zona aman di sekitar runway minimal 3.000 meter dari ujung landasan harus bebas dari bangunan tinggi atau struktur besar seperti jembatan. Hal ini untuk mencegah gangguan terhadap jalur penerbangan, baik saat pesawat lepas landas (take-off) maupun mendarat (landing). Perubahan arah angin adalah musuh tak terlihat yang paling ditakuti oleh Pilot


Jika jembatan tersebut tetap dibangun di lokasi yang direncanakan, ada potensi gangguan aerodinamika (downwind effect). Aliran angin yang memantul dari bawah struktur jembatan dapat menciptakan arus turbulensi yang berbahaya bagi pesawat yang hendak mendarat. Fenomena “Down Wind” ini berpotensi menghantam bagian ekor pesawat dan menyebabkan pesawat kehilangan stabilitas—kondisi yang sangat berisiko, apalagi jika kecepatan angin di kawasan itu mencapai 6–9 knot.


Sebagai perbandingan, insiden pesawat Lion Air di Bandara Ngurah Rai Bali pernah disebabkan oleh perubahan arah dan kekuatan angin saat mendekati landasan.


Gangguan Visual dan Operasional, Selain faktor aerodinamika, keberadaan tiang pancang dan penyangga jembatan juga bisa mengganggu visibilitas pilot, terutama pada malam hari ketika pesawat mengandalkan panduan visual berupa lampu pendaratan (runway lights).


Lebih jauh lagi, jika pesawat sedang mendarat dan ada kendaraan yang melintas di atas jembatan, maka potensi gangguan terhadap pandangan pilot atau refleksi cahaya kendaraan bisa berisiko. Dalam situasi seperti itu, akses jembatan mungkin harus dihentikan sementara setiap kali pesawat mendarat atau lepas landas, yang tentu saja akan mengganggu arus transportasi darat.


Dampak terhadap Rencana Pengembangan Bandara, Pembangunan jembatan di area dekat bandara juga bisa membatasi rencana ekspansi Bandara Sultan Muhammad Salahuddin di masa depan. Jika ke depan bandara ini akan diperluas agar mampu didarati pesawat berbadan besar seperti Boeing atau Airbus, maka keberadaan jembatan hanya 1.300 meter dari runway akan menjadi penghalang utama.


Padahal, saat ini intensitas penerbangan di Bandara Bima sudah meningkat, sementara harga tiket rute Bima–Lombok, Bima–Bali, dan Bima–Jakarta terbilang cukup tinggi karena terbatasnya jadwal penerbangan dan jenis pesawat yang digunakan. Pengembangan bandara seharusnya menjadi solusi jangka panjang untuk mendukung mobilitas udara dan pertumbuhan ekonomi Bima, bukan malah dibatasi oleh pembangunan infrastruktur baru yang berpotensi membahayakan penerbangan.


Perlu Konsultasi dengan Otoritas Penerbangan, Tanpa mengurangi rasa hormat kepada Bapak Mori Hanafi, semestinya sebelum proyek ini dilanjutkan perlu ada kajian teknis mendalam dari lembaga berwenang seperti Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan PT Angkasa Pura I selaku pengelola bandara.


Keterlibatan para pakar penerbangan dan keselamatan transportasi udara mutlak diperlukan untuk memastikan bahwa pembangunan jembatan ini tidak menimbulkan risiko bagi penerbangan dan keselamatan masyarakat.


Pembangunan Jembatan Lewa Mori pada dasarnya adalah ide yang baik untuk meningkatkan konektivitas wilayah dan mendukung ekonomi daerah. Namun, aspek keselamatan penerbangan dan potensi pengembangan bandara di masa depan tidak boleh diabaikan.


Pemerintah dan para pengambil kebijakan sebaiknya melakukan kajian menyeluruh dengan mempertimbangkan faktor keselamatan, tata ruang, serta keberlanjutan pembangunan infrastruktur udara dan laut di wilayah Bima. Dengan demikian, pembangunan yang dilakukan benar-benar membawa manfaat tanpa mengorbankan keselamatan dan masa depan transportasi udara di daerah ini.(Mdg/04)

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP N 8 Kota Bima Periode 2025/2026.


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Selamat kepada Pasangan Calon Nomor 2 atas nama Muhammad Fathir dan Uswatun Khasanah yang keluar sebagai Pemenang. SMP Negeri 8 Kota Bima kembali bergetar dengan semangat demokrasi ketika rangkaian acara pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) untuk masa bakti 2025-2026 berlangsung pada tanggal 01 November 2025. Dalam semangat LUBER JURDIL (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil), seluruh warga sekolah berpartisipasi aktif dalam proses pemilihan, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi para siswa.

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS bukan sekadar sebuah acara rutin di kalender sekolah. Ini adalah momen penting di mana para siswa memiliki kesempatan untuk memilih pemimpin mereka sendiri yang akan memimpin OSIS selama satu tahun ke depan. Pemilihan ini bukan hanya tentang pemilihan seorang pemimpin, tetapi juga tentang mempraktikkan nilai-nilai demokrasi yang mendasar.

Seminggu sebelum pemilihan, para kandidat menyampaikan pidato mereka dan menyusun program kerja yang akan mereka jalankan jika terpilih. Kampanye ini dijalankan dengan semangat dan kreativitas tinggi. Para kandidat berusaha keras untuk meyakinkan rekan-rekan mereka tentang visi dan misi mereka dalam memimpin OSIS, serta bagaimana mereka akan mengimplementasikan program-program yang bermanfaat bagi seluruh siswa.

Pada hari pemilihan, seluruh siswa, staf pengajar, dan karyawan sekolah diberikan hak suara. Untuk memastikan keadilan dan transparansi, sebuah komisi pemilihan yang independen dipilih untuk mengawasi proses pemilihan. Seluruh siswa membuktikan keikutsertaan mereka dalam memilih dengan antrian yang tertib dan proses pemungutan suara yang lancar. Setelah pemungutan suara selesai, proses perhitungan suara dilakukan dengan teliti dan transparan. Para saksi dari masing-masing kandidat serta pengawas independen memastikan bahwa setiap suara dihitung dengan cermat. Hasil perhitungan suara diumumkan secara langsung di hadapan seluruh warga sekolah SMPN 8 Kota Bima menciptakan kejelasan dan keadilan yang sangat dihargai.

Hasil pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS akhirnya diumumkan, dan dimenangkan oleh Paslon Nomor Urut dua, yaitu Muhammad Fathir dan Uswatun khasanah. Ini adalah momen emosional di mana para kandidat yang terpilih merayakan kemenangan mereka, sementara para yang tidak terpilih menerima hasil dengan lapang dada dan sportivitas yang tinggi.

Pemilihan ini bukan hanya sekadar acara formalitas, tetapi merupakan wujud nyata dari prinsip-prinsip pemilu yang LUBER JURDIL yang menerapkan demokrasi dalam konteks sekolah SMPN 8 Kota Bima. Ini adalah proses yang mempersiapkan para siswa untuk memahami nilai-nilai penting seperti partisipasi warga, transparansi, dan keadilan. Dengan pemilihan ini, SMP Negeri 8 Kota Bima telah berhasil membentuk pemimpin-pemimpin masa depan yang dipilih oleh suara rakyat sekolah. Para Ketua dan Wakil Ketua OSIS terpilih siap untuk menjalankan tugas mereka dengan dedikasi, mengemban amanah sebagai perwakilan para siswa, dan berkontribusi dalam membangun lingkungan sekolah yang lebih baik.

Selamat kepada para pemimpin terpilih, dan semoga mereka mampu memimpin OSIS dengan integritas dan semangat untuk menciptakan perubahan positif dalam sekolah. Ini adalah langkah awal dalam membentuk pemimpin-pemimpin masa depan yang akan membawa perubahan positif dalam masyarakat. (Sekjend MDG)