Senin, 22 September 2025
Minggu, 21 September 2025
IMPERIUM NTB Gedor Kantor DPW PPP, Mendesak Untuk Segera Pecat Kader Insial MH
Mataram,NTB. Media Dinamika Global.Id.- Ditengah Dinamika persoalan kebangsaan yang terus bergejolak tindakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Negara ini terus saja Dilanggengkan tidak hanya itu, persoalan Amoral yang kemudian menindas Harkat dan martabat perempuan (KDRT) masih saja terjadi bahkan dilakukan oleh pejabat publik Di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), hal ini sangat tidak etis sebab merupakan Tindakan yang tidak mencerminkan diri sebagai pejabat publik yang harus menjaga Marwah diri.
Ikatan Mahasiswa Pemuda Pemerhati Hukum (IMPERIUM NTB) Mendesak Majelis Kehormatan Partai untuk segera mengambil langkah tegas terhadap MH yang merupakan anggota DPRD NTB sekaligus Kader Partai Persatuan Pembangunan yang diduga melakukan Perbuatan Melawan Hukum.
"Kami Mendesak Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTB untuk segera mengambil langkah tegas terhadap MH yang diduga kuat telah melakukan perbuatan Amoral dan Melawan Hukum," Ucap Muhammad Ramadhan Pada Media Senin (22/9/2025).
Saat ini kasus Dugaan KDRT yang dilakukan oleh MH sedang di periksa oleh penyidik Reskrim Unit PPA terkait Laporan Polisi nomor : LP / B / 120 /IV / 2025/SPKT/Polresta Mataram/Polda NTB, Pada tanggal 24 April 2025, yang di diduga kuat melakukan Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT) telah menganiaya istri sahnya yang merupakan anggota polri aktif yang berdinas di POLDA NTB dan kasus tersebut sudah naik pada tingkatan Penyidikan.
Diketahui juga, KEJATI NTB sedang mengusut dugaan korupsi dana pokir tahun 2025. Hal itu berdasarkan surat perintah penyelidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat nomor: PRINT-09/N.2/Fd. 1/07/2025 tanggal 10 Juli 2025 . Perbuatan Melawan Hukum ( PMH ) tersebut ternyata ada pula keterlibatan Oknum Anggota Dewan Inisial MH dari fraksi PPP ini. Dan dia merupakan salah satu dari 28 anggota DPRD NTB yang menerima aliran dana siluman tersebut.
Hal itu terbukti juga dengan upaya dia untuk keluar dari perkara atau jeratan hukum yang sedang di usut oleh kejaksaan tinggi tersebut dengan cara mengembalikan Aliran dana siluman itu di Kejati pada tanggal 31 Juli 2025 lalu , bersama dengan rekannya Anggota DPRD Ruhaiman dari fraksi Partai yang sama yaitu PPP.
"Dua Kasus Besar yang menyeret nama MH selaku pejabat publik sekaligus Kader Partai PPP ini, seharusnya menjadi pertimbangan Majelis Kehormatan (MK) Partai untuk segera melakukan Sidang Kode Etik karena sudah menciderai Marwah Partai," Kordinator Umum Aksi IMPERIUM, Muhammad Ramadhan
Merespon terkait beberapa tuntutan massa Aksi dari IMPERIUM, pihak Dewan Pimpinan Wilayah DPW PPP NTB melalui Supriati Selaku Pengurus DPW PPP mengatakan bahwa mereka akan menyampaikan semua persoalan yang melibatkan MH selaku Kader Partai PPP ke Pimpinan Partai.
"Kami atas nama Pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTB, mengecam keras tindakan Amoral dan melawan Hukum yang diduga dilakukan oleh MH selaku kader partai yang merupakan Anggota DPRD Provinsi NTB Aktif, ketika semua bukti sudah lengkap maka kami akan mengeluarkan surat somasi terhadap saudara MH," Ucap Supriati saat Audiensi dengan Massa IMPERIUM
Ia juga menambahkan, persoalan ini adalah masalah serius apalagi menyangkut Marwah perempuan apalagi ini merupakan kader partai yang menjunjung tinggi hukum dan syariat.
"Sebagai sesama perempuan saya sangat tidak terima dengan kasus KDRT ini, apalagi Oknum yang melakukan tindakan ini adalah kader Partai yang seharusnya menjaga harkat dan martabat perempuan, untuk masalah ini nanti akan saya sampaikan langsung pada Pimpinan Partai PPP NTB," Tutup Supriati.( Team )
BUPATI BIMA Abah Ady Mahyudi, Kemampuan APBD Terbatas, Pemkab Bima Cuma Mampu Gaji PPPK Paruh Waktu Segini
Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- tak sedap Kabar datang untuk 14.077 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bima. Bupati Bima Ady Mahyudi memastikan mereka tidak akan digaji sesuai Upah Minimum Kota (UMK) yang sebesar Rp 2,6 juta.
Keputusan pahit ini diambil karena APBD Kabupaten Bima yang terbatas. “Kemampuan daerah kita ini terbatas,” kata Bupati Ady Mahyudi.
Meski begitu, dia belum mau merinci angka pasti besaran gaji yang akan diterima PPPK Paruh Waktu. Ady hanya membeberkan, gaji yang akan diberikan nantinya lebih tinggi dari upah mereka sebelum diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu.
Ady menjelaskan, kebijakan ini mengacu pada regulasi dari Kemenpan-RB. Dalam Kemenpan-RB, PPPK Paruh Waktu tidak harus digaji sesuai UMK. “Yang jelas, minimal penggajian nanti tidak di bawah yang pernah mereka terima sebelumnya,” jelas dia.
Meski gaji di bawah standar UMK, Ady menyebut status kepegawaian mereka kini jelas dan diakui negara. Dia membandingkan dengan kondisi sebelumnya, dimana banyak honorer sudah mengabdi puluhan tahun namun tak lolos seleksi.
“Hari ini negara berikan kesempatan, meski gaji di bawah standar. Sabar saja dulu yang penting ada NIP dulu, siapa tahu di tahun-tahun selanjutnya nanti ada jalan,” pungkasnya. Diketahui, Kabupaten Bima mengakomodir 14.077 tenaga honorer menjadi PPPK Paruh Waktu. Rinciannya, 6.674 tenaga guru, 1.147 tenaga kesehatan, dan 6.056 tenaga teknis.
Angka ini menempatkan Kabupaten Bima di posisi ketiga daerah terbanyak se-Indonesia dalam hal mengakomodir honorer menjadi PPPK Paruh waktu.(Sekjend MDG)
Kontingen Kabupaten Bima Ikuti Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan Tingkat Provinsi NTB
Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--Bupati Bima yang diwakili Pelaksana Tugas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Iwan Setiawan, SE Minggu (21/9) melepas secara resmi Kontingen Kabupaten Bima yang akan mengikuti Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA) KTNA XVII Tahun 2025 yang dipusatkan di Kabupaten Sumbawa Barat
Pelepasan Kontingen berlangsung di kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima dan dihadiri oleh Plt.Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Taufik, ST.MT beserta para pejabat struktural dan fungsional unit kerja tersebut .
Sementara itu dalam sambutannya, Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Iwan Setiawan, SE, mengatakan, kegiatan PEDA KTNA 2025 ini merupakan kesempatan berharga untuk berbagi pengetahuan dan wawasan serta menimba ilmu menimba ilmu di bidang pertanian dengan sesama peserta dari kabupaten dan kota lainnya di NTB.
"Ini merupakan ajang strategis untuk mengaktualisasikan peran petani dan nelayan sebagai penggerak ekonomi daerah melalui berbagai agenda yang diharapkan terjadi transfer pengetahuan dan teknologi yang akan meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku utama sektor pertanian dan kelautan". Terangnya.
Dengan demikian PEDA KTNA menjadi ajang konsolidasi, sekaligus wadah pengembangan diri bagi petani dan nelayan se-Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini juga menjadi sarana tukar informasi, promosi hasil pembangunan pertanian, perikanan, dan kehutanan secara berkelanjutan.
“Melalui PEDA KTNA, petani dan nelayan dapat memperkuat peran kepemimpinan serta agribisnis. Ini diharapkan membangkitkan semangat mereka dalam mendukung pembangunan pertanian dan usaha agribisnis di daerah,”ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Iwan Setiawan mengharapkan, agar peserta mengikuti kegiatan dengan serius dan sungguh – sungguh, serta menjaga nama baik daerah.
“Ikuti agenda dengan semangat dan tunjukkan kepada seluruh peserta dari daerah lain bahwa Kontingen dari kabupaten Bima adalah orang-orang yang terpilih yang berkompeten, beradab dan bermartabat". Pungkasnya.
Pada acara pelepasan kontingen tersebut, Plt.Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, Taufik,ST.MT, mengatakan, peserta kontingen Kabupaten Bima yang mengikuti kegiatan sebanyak 23 orang, penyuluh pendamping 3 orang, pendamping dinas 6 orang, dan peninjau 1 orang.
Adapun jenis kegiatan dan lomba yang akan di ikuti adalah, Rembug Madya/KTNA/P3SI ( 1 orang ), Temu Teknologi ( 3 orang ), Temu Karya ( 3 orang ), Asah Terampil ( 3 orang ), Unjuk Tangkas ( 3 orang ), dan lomba stand pameran.Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Bima.(Suryadin, S.S., M.Si/Sekjend MDG)
Camat Woha Pimpin Rakor Persiapan MTQ Tingkat Kecamatan Woha Yang Ke-57.
Woha. Media Dinamika Global.Id.--MuspikaWoha menggelar rapat koordinasi dalam rangka pembentukan dan persiapan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Woha. Rapat tersebut berlangsung di aula Kantor Camat Woha, Pada hari senin tanggal (22/09) dan dihadiri oleh unsur Muspika, para kepala desa, tokoh agama, serta unsur pendidikan.
Kegiatan ini bertujuan untuk membahas teknis pelaksanaan MTQ yang direncanakan akan digelar dalam waktu dekat . Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah agenda penting seperti penunjukan panitia pelaksana, penetapan lokasi MTQ, jenis cabang yang akan dilombakan, serta anggaran kegiatan.
Camat Woha, Irfan HM.Nor, S.Sos, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa MTQ bukan hanya ajang lomba semata, melainkan bagian dari syiar Islam serta sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Ia berharap kebersamaan untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.
“MTQ adalah milik kita bersama. Dengan kebersamaan dan koordinasi yang baik, saya yakin kegiatan ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Woha,” ujar Irfan Odu.
Hasil rapat menetapkan Ketua Panitia Kepala KUA Woha, Anwar Sadat, S.Ag, dan Sekretaris utusan Camat Woha, Kasi Kessos, Muslichin, S.Sos, bahwa pembentukan panitia akan segera ditindaklanjuti dengan surat keputusan, dan persiapan teknis akan dimulai dalam waktu dekat.
Irfan Odu, Berharap MTQ Tingkat Kecamatan Woha ini diharapkan dapat menjadi ajang pencarian bibit unggul generasi Alqur,ani Kecamatan Woha untuk mewakili kecamatan di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Sementara itu, Danramil Woha, Kapten Cba, Iwan Susanto, SH, Melalui momen Rakor Pembentukan panitia MTQ tingkat kecamatan Woha, Menyelipkan untuk mengajak pada seluruh Kades di Kecamatan Woha untuk bersama-sama menjaga kamtibmas dan efektifkan pos kamling di masing-masing lingkungan.
"Kita bersama Babinsa yang ditempatkan di masing-masing Desa sudah melaksanakan Ronda malam bersama unsur Pemerintah Desa dan Desa Perdana kita laksanakan di Desa Risa, Terima Kasih Pak Kades Risa yang sudah ikut membantu melaksanakan kegiatan ronda malam itu". Ujar Kapten.(Mdg04/Sekjend MDG)
Sinergi Universitas Muhammadiyah Bima dan Koperindag Kota Bima UMKM, Dorong Ekosistem Wirausaha Mikro
Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Sebagai wujud komitmen dalam mendorong pertumbuhan wirausaha muda di Indonesia, Institut fakultas hukum dan Ekonomi 22 September 2025 (UM bima) bersama Koperasi dan perdagangan kota Bima Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar kegiatan star-up 2025, bertema Wirausaha to the Next Level.
Universitas Muhammadiyah bima, Unggul,Humanitas, Religiusitas.
Asisten koperindag Penguatan Ekosistem Kementerian Koperasi dan UMKM kota bima Anik Kartika S.E menyebutkan bahwa acara ini sebagai momen penting untuk menguatkan pola pikir para wirausahawan UMKM di kota Bima. Ia menekankan bahwa ekosistem wirausaha yang kuat tidak bisa dibangun secara parsial atau berjalan sendiri-sendiri. “Semua pihak, termasuk kampus, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, harus membentuk satu kesatuan yang saling mendukung,” ujarnya, dalam rilis Universitas Muhammadiyah Bima,Senin(22/9/2025).
Dalam paparannya, Anik Kartika juga menyoroti pencapaian UM bima yang berhasil meraih peringkat A dalam pemeringkatan nasional lembaga inkubator yang diadakan oleh Kementerian Koperasi dan UMKM. Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan pencapaian UM bima yang berhasil mengirimkan salah satu startup binaannya ke ajang Star-up Global di Sydney, Australia. Ia menilai bahwa semua pencapaian ini merupakan bukti potensi besar kampus UM bima dalam mengembangkan ekosistem wirausaha.
Selaras dengan hal tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Bima Dr. Ridwan SH.MH, mengatakan bahwa kampus fakultas hukum dan Ekonomi seperti UM bima tidak seharusnya hanya menjadi tempat belajar bagi para mahasiswa. Ia menyebutkan bahwa UM bima sebagai institusi pendidikan adalah wadah untuk melahirkan pelaku usaha baru yang berbasis inovasi. “Sebagai institusi Pendidikan, UM bima juga bertanggung jawab untuk menumbuhkan minat berwirausaha di kalangan mahasiswa," tambahnya.
Dalam pandangan Anik Kartika S.E, upaya pengembangan ekosistem kewirausahaan menjadi sangat penting untuk menciptakan iklim usaha yang sehat. Dukungan dari pemerintah daerah, kehadiran investor, serta pembinaan dari perusahaan besar disebutnya sebagai elemen vital dalam mengembangkan star-up. “Jika ekosistemnya kuat, pertumbuhan usaha dan inovasi teknologi akan jauh lebih cepat dan merata,” tegas Guru Besar Fakultas hukum dan Ekonomi Universitas Muhammadiyah Bima ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) kota bima Anik Kartika S.E melalui perwakilannya fakultas hukum dan ekonomi menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi kota Bima pada periode 2021 – 2025 mengalami tren positif, mencapai angka 5 persen. “kota bima tercatat sebagai kontributor Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar kedua di Pulau Sumbawa, setelah DKI Jakarta,” paparnya.
Dalam konteks itu, pihak Diskop UKM kota bima mengapresiasi pelaksanaan Entrepreneur Hub/Star-up 2025 yang menjadi ajang strategis bagi wirausaha muda untuk menguji dan mengembangkan ide bisnisnya melalui pendampingan dari mentor, investor, dan pelaku usaha. Ia berharap ajang ini menjadi ruang kolaboratif yang bisa menciptakan wirausahawan tangguh dengan daya saing global.
Setelah seremoni pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan seminar inspiratif dari Anik Kartika S.E sebagai narasumber yang ahli di bidangnya. Materi pertama dibawakan oleh Ketua Umum Indonesian Professional Speakers Association (IPSA) Donny De Keizer yang bertajuk Transformasi Bisnis Bertumbuh dengan Komunikasi Bisnis yang Efektif. Sesi berikutnya diisi oleh seorang praktisi personal branding Yasmin Zata Ligouw yang membawakan topik Personal Branding Kuat Bisnis Tumbuh Melesat.
Selanjutnya, peserta diajak memahami strategi pemasaran digital melalui paparan dari Vice President Government Affairs Lazada Indonesia Yovan Sudarma dalam materi Jualan Online Lebih Optimal dengan Strategi Digital yang Efektif. Kemudian dilanjutkan oleh Founder Incentric ID Yana Shandi yang mengangkat tema Revolusi Pengalaman Pelanggan: Mengubah Pelanggan Menjadi Pengikut Setia Bisnis Anda.
Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Bima kembali menunjukkan kontribusinya dalam mendukung pemenuhan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-8, yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan generasi wirausaha masa depan yang berdaya saing global dan berlandaskan nilai keberlanjutan.(Sekjend MDG)
Kang Ali Akbar dipanggil untuk melatih Satpam GKN : Tangguh di Lapangan, Luhur dalam Akhlak
![]() |
Banda Aceh. Media Dinamika Global.id. Satuan Keamanan Gedung Keuangan Negara (GKN) kini tampil lebih gagah dan berwibawa. Mereka digembleng langsung oleh Kang Ali Akbar, S.Pd., M.Pd., pelatih utama Tarung Derajat Kota Banda Aceh sekaligus seorang da’i yang dikenal luas. Minggu (21/09/25)
Tarung Derajat, bela diri asli Indonesia yang sudah lama dipilih TNI dan Polri, menjadi pilihan utama untuk melatih personel GKN. Namun bukan hanya otot yang ditempa, melainkan juga mental, disiplin, dan rohani. “Tarung Derajat melahirkan petarung yang kuat sekaligus berakhlak. Fisik boleh keras, tapi hati harus tetap rendah,” ujar Kang Ali Akbar dengan tegas.
Ia menekankan falsafah utama Tarung Derajat: “Jaga militansi, pelihara akhlak.” Jaga militansi berarti setiap petarung harus berani, disiplin, dan tangguh menghadapi tekanan tanpa mudah menyerah. Sementara pelihara akhlak bermakna bahwa kekuatan bukan untuk gagah-gagahan, melainkan dijaga dengan kerendahan hati, menjunjung tinggi moral, dan digunakan untuk melindungi orang lain dengan penuh tanggung jawab.
Filosofi itu terangkum dalam semboyan: “Aku ramah bukan berarti takut, aku tunduk bukan berarti takluk.”
Bagi personel keamanan GKN, setiap keringat latihan bukan hanya penguatan fisik, tapi juga jalan menempa jiwa. Sosok Kang Ali Akbar, dengan ketegasan sekaligus kebijaksanaannya, menjadi figur yang menginspirasi. Mereka bukan hanya berlatih bela diri, tapi juga belajar makna keberanian sejati—kuat di lapangan, santun dalam sikap, dan berjiwa pengabdian. (Tim MDG)
Babinsa Kodo Pumpin Kegiatan Siskamling Di Wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae Kota Bima.
Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Bertempat di kelurahan Rabadompu barat kecamatan Raba kota bima telah berlangsung kegiatan siskamling bersama Pak Lurah, LPM, RT, tokoh Masyarakat dalam rangka melaksanakan Siskamling di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae yang di pimpin oleh Babinsa Kodo bersama 2 orang anggota. Minggu, (21/09/25)
Hadir dalam kegiatan tersebut, Lurah Rabadompu Barat, Ketua LPM M, Ketua Rt, Tokoh masyarakat
Adapun personil yang terlibat Siskamling Sbb :
1. Anggota Koramil 1608-01/Rasanae 3 Orang
2. Pak lurah Rabadompu barat
3. Ketua LPM
4. Ketua rt
5. tokoh masyarakat
Rangkaian kegiatan :
Kegiatan dimulai pada Pukul 12.30 Wita, dengan titik kumpul di saung Kelurahan Rabadompu Barat untuk pengecekan anggota Siskamling dan penyampaian oleh Babinsa Rabadompu barat yang intinya :
1. Kegiatan Siskamling yang di laksanakan siang ini dalam rangka Mengajak seluruh elemen masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan
2. Kemudian Ketertiban di wilayah masing-masing harus di perhatikan demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada Masyarakat Kota Bima.
3. Menekankan kepada warga binaan agar tidak menkomsumsi miras dan sama sama menjaga peredaran narkoba karna narkoba akan merusak masa depan anak anak kita.
Sekitar Pukul 13.40.Wita, Pengecekan selesai dan semua anggota langsung ke wilayah Melaksanakan Siskamling
Pukul 13.10 Wita, Personil Siskamling tiba di Rt 10 dan langsung memberikan himbauan kepada warga yang sedang nonkrong
Sekitar Pukul 13.25 Wita Kegiatan selesai dalam keadaan aman dan tertib. (Koramil-01/Tim MDG)
Pemuda Depresi Bawa Sajam dan Mengamuk,Saat di Kejar Warga Sempat Masuk Amankan diri Di Koramil Sape
Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Seorang Pemuda yang diketahui bernama Umbu umur 25 tahun warga Rt.08/Rw.04 Dusun Kore Desa Naru Kecamatan Sape Kabupaten Bima NTB hilang kesadaran karena mabuk dan sempat mengamuk sambil membawa Senjata Tajam (Sajam) tanpa alasan yang jelas.
Menurut informasi yang kami peroleh di lokasi bahwa sebelumnya Pemuda Depresi ini Sempat mengamuk sambil membawa Senjata Tajam (Pisau Golok) disekitar pasar lama Sape.
Sekitar pukul 19:40 Wita Anggota Polsek Sape tiba Di TKP dan mencoba mengamankan pelaku namun pemuda tersebut melawan dan sempat berusaha untuk terus lari dan menghindar.
Sekitar Pukul 19: 45 Wita Pelaku Masih bisa dan terus melarikan diri dan dikejar oleh Warga,Tepatnya di depan Kantor Koramil 1608-03/Sape Pelaku langsung masuk untuk mengamankan dirinya dengan cara melompat pintu utama Kantor Koramil Sape untuk menyelamatkan diri dari amukan masa,,namun warga terus kejar dan pelaku langsung dikepung oleh warga di Aula Koramil Sape.
Anggota yang piket Koramil 1608-03/Sape sempat memberikan himbauan kepada warga untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan memberitahukan kepada warga bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa.
Paman Pelaku atas nama Saudara Subhan mencoba mengamankan Sajam yang dibawa oleh pelaku namun pelaku mengayunkan Sajam nya dan mengenai pergelangan tangan kiri Pamannya.
Pelaku berhasil diamankan oleh anggota piket Koramil 1608-03/Sape yang mana sebelumnya sempat di amuk masa.
Selanjutnya Pelaku diamankan oleh Anggota Polsek Sape dan dibawa ke Puskesmas Sape untuk dilakukan penanganan secara medis.
![]() |
| Foto Korban An.Subhan Saat di Tangani Tim Medis Ruang UGD PKM Sape |
Pada Pukul 20:30 Wita Pelaku dan Korban tiba di Puskesmas Sape dan diterima oleh tenaga Medis.
![]() |
| Foto Pelaku An.Umbu Saat Ditangani Tim Medis di PKM Lambu |
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan atau amukan masa pelaku dipindahkan ke Puskesmas Lambu untuk di tangani secara medis
Pada Pukul 22:00 Wita pasca kejadian tersebut situasi diwilayah Kecamatan Sape aman dan kondusif.
Informasi yang kami peroleh bahwa dulu pelaku pada tahun 2023 Pernah melakukan Kejadian yang sama mengamuk di Polsek Sape dan diamankan oleh Anggota Koramil Sape, dan setelah mengamuk di Polsek Sape pelaku dirawat di Rumah Sakit Jiwa di Mataram.
Saat ini upaya yang dilakukan Anggota Koramil 1608-03/Sape bersama Anggota Polsek Sape mengamankan pelaku yang mengalami gangguan jiwa dari amukan warga.
Informasi yang kami peroleh adapun Nama-nama anggota Koramil yang Piket, yg mengamankan dari amukan Massa yaitu, Sertu Buyung dgn Serda Aladin.
Apresiasi Masyarakat terhadap anggota Koramil yg mengamankan orang yg Gangguan jiwa tersebut, terutama keluarga nya mengucapkan trimakasih.
Minggu.21/09/2025
(Team.MDG.03)
DPP-SPKN Minta Anggaran Belanja DPRD Riau di Evaluasi Bukan TPP ASN
PEKANBARU. Media Dinamika Global.id. Munculnya statement Ketua DPRD Riau, Kaderismanto yang Pemprov Riau mengevaluasi gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN mendapat tanggapan dari Sekjen Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (DPP-SPKN) Frans Sibarani. Minggu, (21/09/25)
Dikatakan Frans Sibarani, kami membaca berita di media online, bahwa Ketua DPRD Riau, Kaderismanto mengatakan, dalam kondisi keuangan yang defisit, anggaran TPP mencapi di atas 30 persen dari APBD Riau.
Menariknya lagi Kaderismanto meminta ASN punya niat yang sama untuk peduli dengan masyarakat dengan lebih mengutamakan pembangunan, sebut Frans Sibarani.
Menurut DPP- SPKN kata Frans Sibarani, apa yang disampaikan Ketua DPRD Riau tersebut berbanding terbalik dengan kenyataan. Karena Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang diterima oleh ASN tidaklah seberapa jika dibandingkan dengan tunjangan dan fasilitas yang diterima anggota DPRD Riau, terutama para Ketua DPRD Riau, ucapnya.
“Informasi yang kami peroleh, TPP ASN itu sering telat diterima bahkan tetap disesuaikan dengan kemampuan APBD dan dalam setahun belum tentu diterima sebanyak 12 bulan, padahal mereka sudah bekerja dengan baik sesuai Tupoksinya,” sebut Frans Sibarani.
Nah yang katanya ditengah defisit APBD Riau tahun 2025 bahkan Gubernur Riau Pusing Tujuh Keliling. Sementara DPRD Riau Menikmati Anggaran Makan Minum yang enak mencapai 40 Miliar dalam DPA Pada Tahun 2025. “Katanya efesiensi anggaran, namun faktanya kegiatan DPRD Riau ada kegiatan makan enak,” sindir Sekjen DPP SPKN Frans Sibarani.
“Anggaran makan minum dalam DPA sampai Rp40 miliar pada tahun 2025. Sebenarnya kegiatan makan minum di DPRD Riau ini makan apa dan minum apa hingga mencapai 40 milyar. Belum lagi nanti pada APBD-P tahun 2025 pasti nambah lagi,” kata Frans Sibarani.
Untuk diketahui berapa banyak APBD yang diraup para anggota DPRD Riau sebut Frans Sibarani. Selain gaji pokok juga mendapat tunjangan tambahan lainnya yakni :
1.Uang representasi. 2.Tunjangan Keluarga,
3.Tunjangan Beras. 4.Uang Paket. 5.Tunjangan Jabatan. 6.Tunjangan Alat Kelengkapan Dewan. 7.Tunjangan Alat Kelengkapan Lain 8.Tunjangan Reses dan masih adalagi tunjangan lainnya, urainya.
Jadi kami DPP-SPKN dengan tegas membantah statement Ketua DPRD Riau tersebut. Bahkan yang harus di evaluasi adalah anggaran belanja DPRD Riau, seperti anggaran Makan minum, Perjalanan dinas DPRD, Gaji dan tunjangan DPRD. Bukan TPP ASN yang di evaluasi, tegasnya.
Kita juga minta pihak APH periksa Ketua DPRD dan Sekwan DPRD Riau terkait anggaran Perjalanan dinas dan Makan minum yang sudah kami laporkan di dirkimmsus Polda Riau, tutup Frans Sibarani. (Tim MDG)












