Media Dinamika Global: Hukrim
Tampilkan postingan dengan label Hukrim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hukrim. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Maret 2026

Polda NTB Siap Sikat Pengedar Narkoba, Warga Diminta Aktif Melapor

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.IK., M.M, (Ist/Surya Gempar)

Mataram, Media Dinamika Global — Polda NTB terus menggencarkan langkah pemberantasan peredaran narkoba, khususnya di wilayah Kota Mataram. Upaya ini digerakkan secara masif hingga menyasar jaringan paling bawah.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.IK., M.M., melalui siaran pers menegaskan komitmen kuat jajarannya dalam memerangi narkoba.

"Kami berkomitmen memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya, dan akan menindak tegas siapa pun yang terlibat tanpa pandang bulu," tegas Kombes Kholid.

Langkah penindakan tidak berjalan tanpa arah. Aparat telah mengantongi sejumlah nama, yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkoba.

"Kami sudah mengantongi nama-nama pengedar dan bandar, tinggal menunggu waktu untuk dilakukan penindakan," katanya.

Selain tindakan hukum, polisi juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif. Informasi dari warga dinilai sangat membantu, dalam mengungkap jaringan yang kerap bergerak tertutup.

"Kami mengimbau masyarakat segera melapor, jika melihat atau mencurigai adanya aktivitas narkoba. Identitas pelapor kami jamin aman," ujar Kholid.

Upaya ini diharapkan mampu menekan peredaran narkoba di Kota Mataram, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.

Redaksi |

Terlibat Narkoba, Empat Pria Diciduk Polisi


Mataram, NTB, Media Dinamika Global – Di tengah suasana Lebaran yang identik dengan silaturahmi, empat pria di Kota Mataram justru harus berurusan dengan aparat Kepolisian. Mereka adalah PA, BA, MK, dan MH, yang diamankan Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram, Rabu siang (25/03/2026), atas dugaan keterlibatan dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas para terduga di wilayah Kelurahan Dasan Agung. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh tim dengan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya dilakukan penindakan.

Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda.

“Tiga orang yakni PA, BA, dan MK diamankan di Lingkungan Arong-arong Barat. Sementara satu terduga lainnya, MH, diamankan di Lingkungan Gapuk Selatan. MH diketahui merupakan residivis kasus Narkoba dan saat ini masih berstatus bebas bersyarat,” jelasnya.

Penggerebekan bermula dari sebuah rumah di Lingkungan Arong-arong Barat. Di lokasi tersebut, petugas mengamankan tiga terduga beserta barang bukti timbangan digital, bong serta berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk konsumsi dan aktivitas terkait Narkoba.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas mendapatkan informasi bahwa seorang pria lain, yakni MH adalah yang selama ini sebagai pengedar/penjualnya, saat dilakukan penggeledahan tempat diamankannya ketiga terduga pelaku, tiba-tiba datang terduga pelaku MH namun mengetahui adanya Tim Opsnal Satresnarkoba di dalam rumah tersebut, terduga pelaku MH langsung kabur selanjutnya dilakukan pengejaran oleh tim opsnal dan berhasil diamankan disebuah gang yang tidak jauh dari TKP 1. 

Dari hasil penggeledahan terhadap terduga pelaku MH, ditemukam BB Narkotika jenis shabu serta barang bukti lain terkait dengan penyalahgunaan Narkoba.

Saat ini, keempat terduga telah diamankan di Mapolresta Mataram untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 609 ayat (1) huruf a KUHP Jo UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Pengungkapan ini kembali menegaskan komitmen Polresta Mataram dalam memberantas peredaran gelap Narkoba, bahkan di tengah momentum hari besar keagamaan, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Redaksi `

Senin, 23 Maret 2026

Kericuhan Antar Warga Pecah di Pagutan, Polresta Mataram Bergerak Cepat Redam Situasi


Mataram-NTB, Media Dinamika Global – Gerak cepat jajaran Polresta Mataram dan Polsek Mataram berhasil meredam kericuhan antarwarga yang sempat terjadi di wilayah Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram, Minggu malam (22/03/2026).

Insiden tersebut bermula dari kesalahpahaman di jalan raya yang kemudian berkembang menjadi konflik antar kelompok warga dari dua lingkungan berbeda.

Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK.,MH., didampingi Para Kasatnya turut berada di lokasi menjelaskan bahwa peristiwa berawal sekitar pukul 17.50 WITA, saat seorang warga Lingkungan Petemon tengah mengendarai sepeda motor bersama istrinya di Jalan Bung Karno, Kelurahan Pagutan Timur.

Dalam perjalanan, pasangan tersebut diduga dipepet oleh dua orang pemuda. Tidak terima dengan kejadian itu, pengendara kemudian menghentikan laju kendaraannya dan menegur pemuda tersebut. Adu mulut pun tak terhindarkan hingga berujung pemukulan menggunakan helm.

“Peristiwa awal dipicu kesalahpahaman di jalan. Terjadi cekcok hingga pemukulan. Namun persoalan tidak berhenti di situ,” ujar Kapolresta.

Situasi memanas saat pemuda yang merasa tidak terima kemudian menghadang korban sekitar pukul 19.00 WITA di perbatasan Lingkungan Presak dan Petemon. Di lokasi tersebut, korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan oleh beberapa orang.

Kejadian ini memicu reaksi dari warga kedua lingkungan hingga berpotensi menimbulkan kericuhan lebih luas.

Baca juga: https://www.mediadinamikaglobal.id/2026/03/wujud-kepedulian-brimob-polda-ntb.html

Mendapat laporan, Polresta Mataram dan Polsek Mataram langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

“Begitu menerima informasi, anggota langsung turun ke lapangan. 6 orang yang diduga terlibat berhasil kami amankan untuk mencegah situasi semakin meluas,” tegas Kapolresta.

Tak hanya melakukan pengamanan, polisi juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dari kedua lingkungan guna meredam emosi warga. Upaya mediasi kemudian difasilitasi di Mapolsek Mataram dengan menghadirkan perwakilan kedua belah pihak.

“Kami mengedepankan penyelesaian secara mediasi agar persoalan tidak berkepanjangan. Ini murni kesalahpahaman yang seharusnya bisa diselesaikan dengan komunikasi,” jelasnya.

Namun demikian Kapolresta juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, termasuk tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Ia meminta masyarakat untuk memberikan kesempatan Kepolisian untuk menangani permasalahan tersebut. 

“Kami minta masyarakat menahan diri dan tidak terpancing emosi. Jangan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya karena bisa memicu gangguan kamtibmas,”tambahnya.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Ke-enam terduga selanjutnya dibawa ke Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Mataram untuk di tangani lebih lanjut. 

“Jika korban nantinya tetap ingin melanjutkan ke Proses Hukum, maka kita akan lakukan proses sesuai aturan berlaku, “tegasnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan konflik susulan, sejumlah personel kepolisian masih disiagakan di lokasi kejadian. Langkah- langkah persuasif dan komunikasi terus dilakukan untuk menghimbau masyarakat. 

“Kami pastikan situasi tetap aman. Personel akan terus berjaga untuk mencegah terjadinya kericuhan lanjutan, terlebih dalam suasana Idul Fitri yang harusnya penuh kedamaian,” pungkasnya. 

Berkat respons cepat aparat kepolisian dan sinergi dengan tokoh masyarakat, situasi di wilayah Pagutan kini berangsur kondusif dan terkendali.

Redaksi |

Minggu, 22 Maret 2026

Dirpolairud Polda NTB Berikan Arahan kepada Personel Pam Operasi Ketupat Rinjani 2026

Dirpolairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H saat berikan kepada Personil Pengamanan, (Ist/Surya).

Mataram-NTB, Media Dinamika Global – Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan arahan dan atensi kepada personel pengamanan (Pam) Operasi Ketupat Rinjani 2026 yang berlangsung di Lapangan Bharadaksa Polda NTB. Senin, (23/3/26).

Dalam arahannya, Dirpolairud menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas pengamanan selama perayaan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi arus balik Lebaran. Personel diinstruksikan untuk mengantisipasi potensi kerawanan kemacetan, khususnya di wilayah pelabuhan penyeberangan yang menjadi titik padat mobilitas masyarakat.

Selain itu, perhatian juga diarahkan pada pengamanan lokasi wisata yang dipadati pengunjung selama masa libur Lebaran. Seluruh personel diminta untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Dirpolairud juga mengingatkan agar seluruh jajaran senantiasa melaksanakan deteksi dini terhadap perkembangan situasi dan kondisi di wilayah Nusa Tenggara Barat, sehingga setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi dengan cepat dan tepat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polda NTB dalam memastikan kelancaran Operasi Ketupat Rinjani 2026 serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama momentum Hari Raya.

Redaksi | 

Jumat, 20 Maret 2026

Jelang Takbiran, Ratusan Personel Gabungan Siap Amankan Pawai di Mataram


Mataram, NTB, Media Dinamika Global – Menjelang malam takbiran Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polresta Mataram bersama Polda NTB menggelar Apel Kesiapan Pengamanan di Lapangan Sangkareang, Kota Mataram, Jumat (20/03/2026).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Karoops Polda NTB Kombes Pol. Erwin Rachmat, SIK., NH., dan dihadiri Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK.,MH., Wakapolresta, para Pejabat Utama Polda NTB dan Polresta Mataram, Kapolsek jajaran, serta seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan.

Tak hanya dari unsur Polri, pengamanan malam takbiran ini juga melibatkan TNI dan instansi Pemerintah Kota Mataram, seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga Damkar, sebagai bentuk sinergitas lintas sektor dalam menjaga keamanan masyarakat.

Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan agar seluruh personel menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta menjadikan pengamanan sebagai bagian dari ibadah.

Usai apel, Kapolresta Mataram melalui Kabag Ops Polresta Mataram Kompol Yozana Fajri Sidik,., AF,,SIK., MH.,C.PHr., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tahap akhir kesiapan seluruh personel dalam mengamankan malam takbiran.

Sebanyak 973 personel gabungan akan diterjunkan, terdiri dari Polri, TNI, serta unsur pemerintah daerah, termasuk BKO Polda NTB dan Brimob.

“Pelibatan personel gabungan ini merupakan wujud sinergitas yang selama ini terjalin baik antara Polri, TNI, dan Pemerintah Kota Mataram dalam menjaga keamanan masyarakat,” ungkapnya.

Pawai takbiran tahun ini akan dilaksanakan secara terpusat di masing-masing kecamatan, yakni Ampenan, Sekarbela, Mataram, Selaparang, Cakranegara, dan Sandubaya. Untuk itu, personel pengamanan akan ditempatkan di tiap wilayah guna memastikan kegiatan berjalan tertib.

Kapolresta juga memastikan bahwa jajaran Polsek telah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah kecamatan sebagai panitia pelaksana di tingkat wilayah.

“Dengan sistem ini, pengamanan dapat lebih optimal karena disesuaikan dengan kondisi di masing-masing kecamatan,” jelasnya.

Ia berharap seluruh rangkaian pawai malam takbiran di Kota Mataram dapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu situasi kamtibmas.

“Kita berharap kegiatan pawai malam takbiran ini berjalan aman dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh suka cita,” tutupnya.

Redaksi |

973 Personel Gabungan Polri, TNI dan Pemerintah Siap Amankan Pawai Takbiran di Kota Mataram


Mataram, NTB, Media Dinamika Global -- Karoops Polda NTB Kombes Pol. Erwin Rachmat, SIK., MH., memimpin Apel Kesiapan Pengamanan Pawai Malam Takbiran menyambut 1 Syawal 1447 H yang berlangsung di Lapangan Sangkareang, Kota Mataram, Jumat (20/03/2026).

Apel dihadiri Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK.,MH., Wakapolresta, para Pejabat Utama Polda NTB dan Polresta Mataram, Kapolsek jajaran, serta seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan.

Tak hanya dari unsur Polri, pengamanan malam takbiran ini juga melibatkan TNI dan instansi Pemerintah Kota Mataram, seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga Damkar, sebagai bentuk sinergitas lintas sektor dalam menjaga keamanan masyarakat.

Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan agar seluruh personel menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta menjadikan tugas pengamanan sebagai bagian dari ibadah.

“Pengamanan yang kita laksanakan ini untuk memberikan keamanan bagi semua orang dan bukan sekedar kelancaran Pawai Takbiran. Maka dari itu jadikan tugas ini sebagai ibadah serta lakukan dengan penuh dedikasi, loyalitas dan rasa tanggung jawab, “tegasnya.

Usai pimpin Apel Ia juga mengungkapkan kepada bahwa kegiatan ini merupakan tahap akhir kesiapan seluruh personel dalam mengamankan malam takbiran.

Sebanyak 973 personel gabungan akan diterjunkan, terdiri dari Polri termasuk BKO Polda NTB dan Brimob, Personel TNI, Dishub, Pol-PP, Dinkes, Damkar serta kelompok masyarakat yang turut serta membantu di masing-masing wilayah kecamatan. 

“Pelibatan personel gabungan ini merupakan wujud sinergitas yang selama ini terjalin baik antara Polri, TNI, dan Pemerintah dalam menjaga keamanan masyarakat,” ungkapnya.

Pawai takbiran tahun ini akan dilaksanakan secara terpusat di masing-masing kecamatan, yakni kecamatan Ampenan, Sekarbela, Mataram, Selaparang, Cakranegara, dan kecamatan Sandubaya. Untuk itu, personel pengamanan akan ditempatkan di tiap wilayah guna memastikan kegiatan berjalan tertib.

Ia juga memastikan bahwa Polri melalui jajaran Polsek telah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah kecamatan masing-masing sebagai panitia pelaksana di tingkat wilayah kecamatan. 

“Dengan sistem ini, pengamanan dapat lebih optimal karena disesuaikan dengan kondisi di masing-masing kecamatan,” jelasnya.

Ia berharap seluruh rangkaian pawai malam takbiran di Kota Mataram dapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu situasi kamtibmas.

“Kita berharap kegiatan pawai malam takbiran ini berjalan aman dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh suka cita,” tutupnya.

Redaksi |

Bawah Sajam, Seorang Pelajar di Dompu Diamankan Polisi


Dompu, NTB, Media Dinamika Global — Tim Jatanras Polres Dompu berhasil mengamankan seorang terduga pelaku yang kedapatan membawa senjata tajam jenis panah dalam kegiatan patroli cipta kondisi (Cipkon), Rabu malam (18/3/2026) sekitar pukul 22.30 WITA.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lingkungan Renda, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Penindakan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di bulan suci Ramadhan.

Terduga pelaku diketahui berinisial R.P. (16), seorang pelajar yang berdomisili di Desa Matua, Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. Dari tangan terduga, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah anak panah.

Kronologis kejadian bermula saat Tim Jatanras Polres Dompu melaksanakan patroli Cipkon guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Di tengah patroli, petugas menerima informasi dari masyarakat terkait adanya seorang remaja yang membawa panah dan hampir diamuk warga.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas segera mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti, kemudian membawanya ke Mako Polres Dompu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Dompu, AKP Masdidin, S.H., membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang terduga pelaku yang kedapatan membawa senjata tajam, dan saat ini tengah diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan bahwa pihak kepolisian terus meningkatkan patroli, khususnya selama bulan suci Ramadhan, guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama di malam hari. Hindari membawa senjata tajam yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat segera diantisipasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu tugas kepolisian. Sinergi ini sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama, terlebih di bulan suci Ramadhan,” tutupnya.

Polres Dompu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif demi kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

Redaksi ||