MASYARAKAT DESA SAKURU TIDAK PUAS DENGAN TINDAKAN PIHAK KEPOLISIAN DALAM HAL PENANGANAN KASUS PELECEHAN SEKSUAL YANG MENIMPA WARGANYA SEHINGGA MEREKA KEMBALI MELAKUKAN AKSI PEMBLOKIRAN JALAN


Sakuru Monta Bima. Media dinamika global. Id. senin ( 25/01!2021) Masyarakat Sakuru kembali melakukan pemblokiran secara besar besaran yang mengakibatkan para pengguna jalan mengalami keterhambatan dalam perjalannya karena terjadi antrian kendaraan yang begitu panjabg yang terjadi akibat kemacetan tersebut 


Dalam pemblokiran jalan tersebut masyarakat sakuru menuntut pihak kepolisian agar bertindak tegas atas kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah seorang warga tente kecamatan woha terhadap seorang perempuan yang berasal dari desa sakuru kecamatan monta. 


Masyarakat sakuru menilai bahwa pihak kepolisian tidak tegas menanggapi persoalan yang yang tidak manusiawi ini,  bahkan dalam orasinya mereka tidak perduli dengan himbauan dari kapolres agar tidak melakukan hal hal yang merugikan banyak orang dalam hal yang terjadi pada saat ini. 



Pemblokiran yang terjadi begitu lama sehingga banyak pengendara sempat tertunda perjalanannya, namun mereka merasa tenang ketika pihak kepolisian dari kapolsek monta dan sejumlah anggota TNI turun dilokasi pemblokiran dan membubarkan masa yang melakukan pemblokiran tersebut,


Namun sebelumnya mereka sempat juga menantang pihak keamanan karena mereka tidak ingin membuka pemblokiran sebelum ada tindakan nyata dari pihak kepolisian agar pelaku pelecehan seksual seksual tersebut di tangkap dan di adili dengan seadil adilnya. foto dan penulis MDG. Anwar (005)

Load disqus comments

0 comments