Media Dinamika Global

Rabu, 08 Juli 2026

Polres Dompu Ungkap Empat Kasus 3C dalam Operasi Jaran Rinjani 2026, Lima Pelaku Berhasil Diamankan


Dompu, Media Dinamika Global - Kepolisian Resor Dompu menggelar press release hasil pelaksanaan Operasi Jaran Rinjani 2026 di Mapolres Dompu. Dalam kegiatan tersebut, jajaran Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) memaparkan keberhasilan pengungkapan empat kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang termasuk dalam kategori kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). Senin, 6 Juli 2026, pukul 10.00 Wita.

Kegiatan dipimpin oleh Wakapolres Dompu Kompol Tohir, S.H., didampingi Kasat Reskrim Polres Dompu IPTU Fitrawan Dwi Ramadhani, S.Tr.K., M.Si., Kasi Humas Polres Dompu Iptu I Nyoman Suardika, serta dihadiri personel Polres Dompu dan insan pers yang diundang.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Dompu menjelaskan bahwa selama pelaksanaan Operasi Jaran Rinjani 2026, Satgas Gakkum Polres Dompu berhasil mengungkap empat kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan mengamankan lima orang tersangka, terdiri dari dua Target Operasi (TO) dan tiga Non Target Operasi (Non TO).

Pengungkapan Empat Kasus

Kasus pertama merupakan pencurian kabel gardu listrik milik PT PLN (Persero) di Desa Banggo, Kecamatan Manggelewa. Petugas berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial MJ (21).

Pelaku diduga membuka baut gardu menggunakan kunci pas, kemudian memotong kabel listrik menggunakan tang pemotong dan membawa kabur kabel tersebut. Akibat kejadian itu, PT PLN (Persero) mengalami kerugian sekitar Rp196 juta. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa kabel NYY ukuran 70 dan 95, satu buah tang pemotong kabel, dua buah tang jepit, serta satu buah kunci pas ukuran 24.

Kasus kedua juga merupakan pencurian kabel gardu listrik yang terjadi di Desa Sari Tatanga, Kecamatan Pekat. Petugas berhasil mengamankan dua tersangka berinisial W (28) dan MRA (21).

Modus operandi para pelaku yakni membuka gardu listrik secara paksa menggunakan kunci pas, kemudian memotong kabel yang masih terpasang pada gardu. Akibat aksi tersebut, PT PLN (Persero) mengalami kerugian sekitar Rp60 juta. Barang bukti yang diamankan berupa kabel NYY ukuran 70 dan 95, satu buah tang pemotong kabel, dua buah tang jepit, serta satu buah kunci pas ukuran 24.

Kasus ketiga merupakan tindak pidana pencurian satu unit telepon seluler. Satgas Gakkum berhasil mengamankan tersangka M alias Mul (23) yang diduga mencuri satu unit iPhone 8 milik korban di Lingkungan Sawete Barat, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu.

Pelaku memanfaatkan kondisi pintu rumah korban yang terbuka, kemudian masuk secara diam-diam dan mengambil telepon seluler yang sedang diisi daya sebelum menjual hasil curiannya. Barang bukti berupa satu unit iPhone 8 berhasil diamankan.

Sementara itu, kasus keempat merupakan tindak pidana pencurian ternak yang terjadi di depan Kantor BKKBN, Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu. Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka berinisial GN (29) yang diduga mengambil satu ekor kambing milik korban dengan memanfaatkan situasi yang sepi. Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 477 KUHP dan saat ini masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam pemaparannya, Wakapolres Dompu Kompol Tohir, S.H. menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja yang dilakukan secara terencana dan terorganisir oleh seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Jaran Rinjani 2026.

Menurutnya, setiap pengungkapan diawali dengan kegiatan Kirpat, Kirsus, telaahan intelijen, analisa dan perkiraan situasi kamtibmas, deteksi dini, penyelidikan, hingga penggalangan terhadap masyarakat. Setelah informasi yang diperoleh dinilai akurat, personel langsung melakukan tindakan kepolisian secara profesional sehingga para pelaku berhasil diamankan beserta barang buktinya.

“Seluruh tahapan tersebut dilaksanakan secara terstruktur dan saling mendukung sehingga pengungkapan perkara dapat berjalan efektif. Ini merupakan bukti keseriusan Polres Dompu dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Wakapolres.

Kasat Reskrim Polres Dompu IPTU Fitrawan Dwi Ramadhani, S.Tr.K., M.Si. menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh personel yang tergabung dalam Surat Perintah Operasi.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan diawali dari penyerapan informasi di lapangan yang kemudian ditindaklanjuti melalui penyelidikan, penindakan, pengamanan lokasi, serta pendekatan kepada masyarakat sehingga proses penangkapan para tersangka berjalan aman tanpa hambatan yang berarti.

Kasat Reskrim juga menegaskan bahwa seluruh perkara yang berhasil diungkap masih terus dilakukan pengembangan dan penyidikan lebih lanjut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lain maupun jaringan kejahatan yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu Iptu I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja maksimal selama pelaksanaan Operasi Jaran Rinjani 2026.

Menurutnya, keberhasilan pengungkapan empat kasus tersebut merupakan bukti nyata komitmen Polres Dompu dalam menjaga situasi kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Keberhasilan ini merupakan komitmen Polres Dompu dalam menjaga situasi kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami akan terus menindak tegas setiap pelaku tindak pidana serta mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap gangguan kamtibmas maupun aktivitas yang mencurigakan kepada pihak kepolisian. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mendukung keberhasilan penegakan hukum dan menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif,” ujar Kasi Humas mewakili Kapolres Dompu.

Polres Dompu menegaskan bahwa seluruh perkara yang telah diungkap masih akan terus dikembangkan guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain maupun jaringan kejahatan yang terlibat, sebagai wujud komitmen Polri dalam memberikan kepastian hukum dan menjaga keamanan masyarakat.

Redaksi |

Kurang dari 24 Jam, Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima Ringkus Kawanan Pencuri Jagung di Kapal Pelabuhan Bima


Kota Bima Media Dinamika Global.id.-- Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima mengamankan 2 terduga pelaku, sementara 2 lainnya masih dalam pengejaran, Rabu (08/07/2026)

Kasus ini terbongkar setelah korban melapor ke SPKT Polres Bima Kota dengan Laporan Aduan Nomor: P/04/VI/2026/SPKT/RES BIMA KOTA/POLDA NTB tanggal 08 Juli 2026.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasi Humas IPDA Baiq Fitria Ningsih, menjelaskan Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.00 WITA di areal Dermaga Pelabuhan Laut Bima, Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Korban Azhar, warga Tanjung, melaporkan kehilangan 2 karung jagung dari dalam kapal yang sedang bersandar.

Berdasarkan hasil penyelidikan terduga pelaku diketahui berinisial NV (21), OB (17), MA (27) dan AS (21) Awalnya, NV, mendatangi OB, untuk menanyakan keberadaan MA Setelah bertemu, ketiganya sepakat pergi ke pelabuhan untuk mengambil jagung, Setelah bertemu, terduga Pelaku sepakat pergi ke pelabuhan untuk mengambil jagung.

OB diperintahkan masuk ke bawah polka kapal dan mengeluarkan 1 karung jagung. Tak lama, NV juga masuk dan mengambil 1 karung lagi. Sementara MA bertugas memantau situasi di atas dermaga.

Setelah berhasil, barang curian kemudian dibawa kemudian diangkut menggunakan BOT oleh AS (21) yang sebelumnya dijemput NV. Ketiganya kemudian membawa jagung itu ke wilayah Amahami melalui jalur laut untuk dijual.

Berbekal laporan dan hasil penyelidikan, Aiptu Awaluddin bersama anggota piket langsung bergerak. OB dan MA berhasil diamankan di rumahnya di Kelurahan Tanjung, Kota Bima.

Dari hasil interogasi, diketahui jagung curian dijual di wilayah Amahami. Tim kemudian mendatangi rumah RD (43) di Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, dari Rumah RD di temukan 2 karung jagung merupakan hasil Curian.

Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima langsung mengamankan barang bukti dan terduga pelaku, kemudian di serahkan ke Piket Reskrim Polres Bima Kota untuk proses lebih lanjut, Sementara terduga pelaku lainnya lagi dalam pengejaran petugas.

Polres Bima Kota mengimbau masyarakat, khususnya pekerja pelabuhan, agar meningkatkan pengawasan dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.(Sekjend MDG)

Respon Cepat Polres Bima Kota, Laporan Orang Hilang Berhasil Ditindaklanjuti Hingga Ditemukan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Respon cepat kembali ditunjukkan jajaran Polres Bima Kota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Piket SPKT Polres Bima Kota yang di Pimpin Pamapta II IPDA I Kadek Anom Suardinatha, S.A.B., M.M., bergerak cepat menindaklanjuti laporan pengaduan orang hilang hingga berhasil di Temukan, Rabu (8/7/2026).

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasi Humas IPDA Baiq Fitria Ningsih, menjelaskan Peristiwa tersebut bermula saat SPKT Polres Bima Kota menerima Laporan Pengaduan Orang Hilang Nomor : STTP-OH/03/VII/2026/SPKT/Res Bima Kota/Polda NTB yang disampaikan oleh pihak keluarga

Berdasarkan keterangan pelapor, anggota keluarga yang dilaporkan hilang diketahui Bernama PUAN NAILA BALQIS (20) merupakan warga Lingkungan Bara Timur, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. meninggalkan rumah pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 13.30 WITA bersama seorang temannya dengan alasan mengambil sepeda motor. Namun hingga beberapa hari kemudian, yang bersangkutan tidak kembali ke rumah. 

Keluarga telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri ke sejumlah kerabat dan teman-temannya, namun belum membuahkan hasil sehingga memutuskan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bima Kota, pada Rabu (8/7/2026) pukul 09.30 WITA.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Piket SPKT Polres Bima Kota menerima informasi awal mengenai dugaan keberadaan warga yang dilaporkan hilang dari salah seorang anggota keluarga.

Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan memanggil dan meminta keterangan dari teman terakhir yang diketahui bersama PUAN NAILA BALQIS Dari hasil introgasi, diperoleh petunjuk mengenai komunikasi terakhir serta identitas salah satu rekannya yang diduga mengetahui keberadaannya.

Berbekal informasi tersebut, IPDA I Kadek Anom Suardinatha, S.A.B., M.M., bersama personel SPKT menuju kediaman teman PUAN NAILA BALQIS untuk melakukan pendalaman, Dari hasil introgasi, diperoleh informasi bahwa warga yang dilaporkan hilang berada di wilayah Jatibaru Timur, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

Piket SPKT Polres Bima Kota langsung menuju lokasi dimaksud dan berkoordinasi dengan masyarakat setempat. Berkat kerja sama yang baik antara personel kepolisian, saksi-saksi, dan warga, keberadaan korban akhirnya berhasil diketahui berada di rumah salah seorang temannya.

Selanjutnya yang bersangkutan dipertemukan kembali dengan pihak keluarga dalam keadaan sehat dan selamat, di Mako Polres Bima Kota.

Keberhasilan tersebut merupakan wujud komitmen Polres Bima Kota dalam memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis terhadap setiap laporan masyarakat. 

Polres Bima Kota juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian sehingga dapat segera ditindaklanjuti demi memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Sekjend MDG)

Camat Kilo Bentuk Panitia HUT RI Ke 81 Tahun 2026


Kilo, Media Dinamika Global.id.-- Camat beserta muspika Kecamatan Kilo membentuk panitia pelaksana kegiatan HUT RI ke 81 di aula kantor camat kilo, semua muspika dan kepala-kepala instansi hadir dalam rapat ini, rabu 8 Juli 2026.

Selain kepala-kepala instansi, hadir juga Kepala Desa sekecamatan Kilo, hal ini di lakukan untuk menyatukan dan menyamakan persepsi untuk mensukseskan kegiatan HUT RI yang ke 81.

Dalam sambutannya Camat Kilo Rusdi, SKM menyampaikan apresiasi atas kehadiran para undangan dalam rapat ini, hal ini semua merupakan wujud kebersamaan kita semua dalam mensukseskan hajatan negara yang kita cintai ini, karena pelaksanaannya satu kali dalam satu tahun, saya apresiasi kepada Bpk dan Ibu semua atas kehadirannya dalam undangan kami ini, tambahnya.

Di kesempatan yang sama Danramil Kilo,Inf,Ishaka, juga mengatakan dalam sambutanya, kami sebagai anggota TNI siap mendukung hajatan Akbar ini,dan siap untuk mensukseskan dalam pelaksanaannya nanti.

Senada dengan Danramil Kilo, Kapolsek Kilo, Rusnadin,SH, juga mengatakan siap untuk bersama-sama mensukseskan kegiatan HUT RI ke 81 nantinya, dan kami sebagai pihak kepolisian siap untuk memberikan pengamanan bagi masyarakat yang melaksanakan peringatan HUT RI nantinya,kami sebagai pihak keamanan akan selalu standby untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat selama kegiatan ini berlangsung, tegasnya.

Seusai penyampaian sambutan oleh, Camat Kilo, Danramil dan Kapolsek Kilo,rapat di lanjutkan dengan pembentukan panitia,dalam pembentukan panitia tersebut, Ridwan S.Pd, selalu sebagai kepala unit pelaksana Dinas Dikpora Kecamatan Kilo di tunjuk sebagai Ketua umum panitia pelaksana HUT RI ke 81.

Untuk mempermudah pelaksanaan kegiatan HUT tersebut peserta menunjuk juga beberapa orang sebagai wakil ketua,di antaranya Nurhasim, selaku Wakil Ketua 1 Husain S.Pd,Gr, sebagai wakil ketua 2 Dediyanto,S.Pd (Kades Kiwu) Wakil Ketua 3 dan beberapa nama lainya di tunjuk sebagai sekertaris dan bendahara.

Dengan keterlibatan beberapa nama tersebut di atas maka insyaallah proses kegiatan HUT RI nantinya akan terlaksana dengan baik dan penuh hikmah.

Selain dari beberapa muspika di atas,hadir juga sekjen PC PGRI Kilo, Iskandar S.Pd atau yang di kenal Guru Ondy Taropo, beliau menyatakan atas nama PC PGRI Kilo siap untuk memberikan dukungan dalam kegiatan bersama ini, Tutup Guru ondi.(Sekjend MDG)

Pemprov Lampung Terima Kunjungan Kerja Pemkab Malang, Perkuat Sinergi Pengembangan Kawasan Industri Dan Investasi Daerah


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Malang dalam rangka memperkuat kerja sama serta berbagi pengalaman mengenai pengembangan kawasan industri, peningkatan investasi, proyek strategis, dan sinergi pembangunan antardaerah.Kunjungan yang dipimpin Bupati Malang Sanusi beserta jajaran tersebut diterima Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Rabu 08 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Malang sebagai langkah mempererat sinergi antardaerah dalam mendukung pembangunan ekonomi.

Jihan menjelaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki posisi strategis sebagai gerbang Pulau Sumatera dengan potensi sumber daya alam yang melimpah serta bonus demografi yang besar. Keunggulan tersebut didukung konektivitas infrastruktur, seperti Jalan Tol Trans Sumatera, Pelabuhan Panjang, Pelabuhan Bakauheni, Bandara Radin Inten II, dan jaringan kereta api yang menjadi modal penting dalam menarik investasi.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan kawasan peruntukan industri seluas sekitar 22 ribu hektare yang tersebar di sejumlah wilayah sebagai upaya mendorong hilirisasi komoditas unggulan sekaligus meningkatkan nilai tambah perekonomian daerah.

"Kami berharap diskusi hari ini tidak berhenti pada pertukaran informasi saja, tetapi juga dapat melahirkan kolaborasi yang konkret dalam pengembangan kawasan industri, peningkatan investasi, serta penguatan hilirisasi komoditas unggulan," ujar Jihan.

Selain itu, Jihan berharap kedua daerah dapat saling belajar dalam mengembangkan potensi masing-masing, termasuk sektor pariwisata yang menjadi salah satu keunggulan Kabupaten Malang.

"Kami juga ingin belajar dari keberhasilan Kabupaten Malang dalam mengembangkan sektor pariwisata daerah," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Malang Sanusi menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi Lampung. Menurutnya, Lampung merupakan salah satu daerah yang berhasil membangun fondasi pengembangan kawasan industri secara komprehensif dengan dukungan infrastruktur dan konektivitas logistik yang memadai.

"Pemerintah Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah yang kami pandang berhasil membangun fondasi pengembangan kawasan industri secara komprehensif," kata Sanusi.

Ia menjelaskan bahwa kunjungan kerja tersebut bertujuan mempelajari berbagai strategi dalam membangun ekosistem investasi, mulai dari penyiapan tata ruang, penyediaan infrastruktur pendukung, hingga penguatan kepastian berusaha bagi dunia usaha.

"Fokus utama yang ingin kami pelajari adalah bagaimana membangun ekosistem investasi yang tidak hanya menyediakan lahan, tetapi juga memastikan kesiapan tata ruang, utilitas, konektivitas logistik, dan kepastian investasi," ujarnya.

Dalam sesi diskusi, kedua pemerintah daerah juga bertukar pengalaman mengenai strategi menarik investor, pengembangan kawasan industri, hilirisasi komoditas unggulan, skema pembiayaan pembangunan, pembangunan infrastruktur pendukung, serta berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan pada masa mendatang.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap sinergi antara Provinsi Lampung dan Kabupaten Malang semakin kuat sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan ekonomi, peningkatan investasi, dan kesejahteraan masyarakat di kedua daerah. ( Fs/Red) 

MONITORING DAN EVALUASI PENANGANAN PERKARA TINDAK PIDANA KHUSUS


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- bertempat di Aula Burhanuddin Lopa Kejaksaan Negeri Bima, telah dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Penanganan serta Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Khusus yang diselenggarakan oleh Satuan Tugas Khusus Monitoring, Evaluasi, dan Supervisi Bidang Tindak Pidana Khusus, rabu 8 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi penanganan dan penyelesaian perkara tindak pidana khusus di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia yang dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan. Monitoring dan evaluasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas penanganan perkara, memperkuat koordinasi, serta memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi Bidang Tindak Pidana Khusus berjalan secara profesional, akuntabel, efektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat dan Kejaksaan Negeri di wilayah Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat.

Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta kesamaan persepsi, peningkatan kinerja, serta penguatan pengawasan dalam penanganan perkara tindak pidana khusus guna mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan.(Sekjend MDG)

DPR RI Dukung Penguatan Kerja Sama Strategis Indonesia–India, Sambut Baik Visi Gangga-Mahakam


Jakarta, Media Dinamika Global.id.– Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani menegaskan bahwa DPR RI siap mendukung penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan India, termasuk berbagai kesepakatan yang telah dibangun kedua negara. Komitmen itu disampaikan usai menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Gedung DPR RI bersama Presiden Prabowo Subianto.

Puan mengatakan hubungan Indonesia dan India memiliki fondasi sejarah yang kuat. Kini, hubungan itu pun perlu terus ditingkatkan melalui sinergi yang lebih erat, baik di tingkat pemerintah maupun parlemen. Salah satu gagasan yang disambut baik adalah Visi Gangga–Mahakam yang diperkenalkan PM Modi sebagai simbol eratnya hubungan kedua negara.

"Bahwa selama sepanjang aliran kedua sungai itu masih mengalir, di situlah artinya hubungan kerja sama antara Indonesia dan India pun harus tetap terjalin, tetap akrab, erat, dan terus ditingkatkan," ujar Puan selepas pertemuan yang berlangsung di Gedung Nusantara IV, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026). 

Menurut Puan, kunjungan PM Modi ke DPR RI juga menunjukkan penghormatan terhadap sejarah panjang persahabatan kedua negara. Ia menilai penyebutan Presiden Sukarno dalam pidato PM Modi menjadi pengingat bahwa hubungan Indonesia dan India telah terjalin sejak awal kemerdekaan kedua bangsa.

"Secara sejarah hubungan antara Indonesia dan India itu sudah berlangsung sejak lama, bahkan sejak Presiden Soekarno. Tadi beliau juga mengatakan bahwa memang banyak sekali hal yang bisa kita lakukan bersama dengan India," ungkap Puan. 

Lebih lanjut, Puan menegaskan DPR RI akan mendukung berbagai kebijakan hasil kerja sama bilateral yang disepakati pemerintah Indonesia dan India. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga legislatif dan eksekutif menjadi semakin penting di tengah dinamika global saat ini agar seluruh kerja sama dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Dalam situasi-situasi global seperti ini, sinergi antara eksekutif dan legislatif tentu saja akan sangat dibutuhkan. Karenanya DPR RI akan sangat terbuka membantu eksekutif dalam semua kebijakan yang dilakukan untuk kesejahteraan rakyat," tegas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Sementara itu, PM Narendra Modi menilai Indonesia dan India merupakan dua negara yang memiliki posisi strategis untuk menjadi motor penggerak Global South. Menurutnya, kedua negara sama-sama memiliki kekuatan maritim, ekonomi yang terus tumbuh, serta populasi muda yang besar.

Ia mengatakan India tengah menuju Viksit Bharat 2047, sementara Indonesia memiliki visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, kedua negara dinilai sebagai mitra alami untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

"Kita termasuk dalam jajaran masyarakat termuda di dunia. Di antara ekonomi utama dengan pertumbuhan tercepat. Keduanya adalah kekuatan maritim utama. Keduanya adalah suara-suara kuat dari Global South. Kita adalah peradaban kuno sekaligus mitra alami untuk masa depan," kata Modi.

Menurut Modi, potensi tersebut harus diwujudkan melalui kerja sama yang lebih konkret di berbagai sektor strategis sehingga memberi manfaat bagi rakyat kedua negara. (Sekjend MDG)

Kapolri Resmikan 80 Jembatan di Riau: Kado Istimewa Hari Bhayangkara


Dumai - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Dumai, Provinsi Riau. Di momen yang masih bertepatan dengan Hari Bhayangkara ke-80, peresmian 80 Jembatan Merah Putih Polda Riau tersebut menjadi sebuah kado istimewa untuk masyarakat.


Peresmian 80 Jembatan Merah Putih ditandai dengan gunting pita di atas jembatan dan penandatanganan prasasti oleh Kapolri Jenderal Sigit. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto beserta rombongan pejabat utama (PJU) Mabes Polri turut mendampingi Kapolri dalam agenda peresmian tersebut.


Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan hadirnya jembatan tersebut merupakan persembahan untuk masyarakat sebagai wujud kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat.


"Delapan puluh Jembatan Merah Putih Presisi yang hari ini berdiri di berbagai penjuru Provinsi Riau merupakan ikhtiar bersama untuk memperkuat keterhubungan sosial, memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan publik, serta membuka ruang-ruang pertumbuhan ekonomi yang lebih merata," ujar Irjen Herry Heryawan di lokasi, Rabu (8/7/2026).


Mengacu sejumlah kajian akademik, Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas konektivitas, tingkat kepercayaan sosial, dan kemampuan masyarakat membangun kerja sama kolektif. Infrastruktur menjadi fondasi yang memungkinkan seluruh unsur tersebut tumbuh secara berkelanjutan.


"Atas dasar itu, kebijakan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang diimplementasikan oleh Bapak Kapolri telah memberikan perspektif yang sangat berharga bagi kami," imbuh Irjen Herry Heryawan.


Menurut Kapolda, upaya Kapolri tersebut telah menempatkan Polri sebagai institusi yang hadir di tengah dinamika sosial masyarakat untuk memperkuat kohesi sosial, membangun modal sosial, serta menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat.


Kapolda Riau: Di Bawah Kepemimpinan Kapolri, Keamanan Lahir dari Kepercayaan

"Dan atas nama keluarga besar Polda Riau, izinkan kami menyampaikan bahwa kami sangat bangga atas dedikasi Jenderal dalam memimpin dan memberikan tunjuk ajar bagi kami," ucapnya.


Pada kesempatan itu, Kapolri hadir didampingi Dankor Brimob Polri Komjen Ramdani Hidayat, Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri Komjen Yuda Gustawan, dan Asisten Logistik (Aslog) Polri Komjen Suwondo Nainggolan. Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.

Satlantas: Warga Kota Bima Minta Polisi Jangan Sembunyi Saat Razia di Nilai Bisa Membahayakan Pengendara


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Selain Agus, warga Kota Bima lainnya, Bayu, juga menyoroti pelaksanaan razia kendaraan yang rutin digelar setiap sore di depan Kantor Polresta Bima Kota. Menurutnya, penegakan hukum memang penting, namun cara pelaksanaannya harus tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan.

Bayu mengaku tidak mempersoalkan adanya razia lalu lintas. Namun, ia berharap petugas tidak melakukan penjagaan di titik-titik yang sulit terlihat pengendara karena dapat memicu manuver mendadak yang berpotensi membahayakan.

"Saya mendukung penegakan hukum, tetapi jangan sampai petugas bersembunyi. Kalau pengendara baru mengetahui ada razia saat sudah dekat, mereka bisa kaget, mengerem mendadak atau berbalik arah. Kondisi seperti itu justru bisa membahayakan pengendara lain," ujar Bayu.

Berita Bima, Berita Daerah, Berita Terkini, Berita Utama, Berita Utama

Ia berharap razia dilakukan secara terbuka dengan papan pemberitahuan yang dipasang pada posisi yang mudah terlihat dari jarak yang cukup. Menurutnya, tujuan razia adalah meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, bukan menimbulkan kesan menjebak pengendara.

Bayu juga meminta Satlantas Polresta Bima Kota lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif agar masyarakat memahami pentingnya menggunakan helm, membawa surat-surat kendaraan, serta mematuhi aturan lalu lintas.

Sementara itu, Metromini Media telah berupaya meminta konfirmasi kepada salah seorang anggota Satlantas Polresta Bima Kota. Namun, anggota tersebut menyampaikan bahwa dirinya tidak berwenang memberikan keterangan dan menjelaskan bahwa komentar resmi terkait pelaksanaan razia merupakan kewenangan Kasat Lantas.

Hingga berita ini diterbitkan, tanggapan resmi dari Kasat Lantas Polresta Bima Kota masih diupayakan. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab sebagai bentuk keberimbangan pemberitaan.(Sekjend MDG)

Tak di Berikan, BPKAD Absen Seolah Ada Settingan RDP Pajak MBLB di Kantor DPRD Kota Bima


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id. – Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pengawasan penerimaan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) di DPRD Kota Bima yang digelar pada Selasa, 7 Juli 2026, berakhir tanpa menghasilkan keputusan. Rapat yang diharapkan menjadi forum evaluasi terhadap penerimaan pajak dari sektor galian C itu justru mengalami deadlock lantaran data yang diminta tidak dapat disampaikan akibat absennya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) Kota Bima.

Ketua BARDAM NUSA Kota Bima, Bayu Pebuardi, didampingi Sekretaris Anto, menyampaikan kekecewaannya terhadap jalannya RDP tersebut. Menurutnya, rapat yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA hanya dihadiri unsur Badan, sementara sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki keterkaitan langsung dengan materi pembahasan tidak hadir.

"RDP hanya dihadiri unsur Badan. Sekretariat DPRD juga tidak dapat memberikan penjelasan yang memadai mengenai alasan ketidakhadiran OPD terkait," ujar Bayu kepada Awak Media Dinamika Global.

Bayu menjelaskan, rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Bima itu sejatinya bertujuan meminta penjelasan dan membuka data penerimaan Pajak MBLB selama lima tahun terakhir. Namun, agenda tersebut tidak dapat dilaksanakan karena pihak BPKD sebagai instansi yang menguasai data penerimaan daerah tidak mengirimkan satu pun perwakilan.

Akibatnya, pembahasan yang seharusnya menjadi ruang evaluasi terhadap pengelolaan pendapatan daerah dari sektor pertambangan mineral bukan logam dan batuan tidak dapat dilanjutkan secara substansial. Seluruh peserta rapat akhirnya tidak memperoleh data yang menjadi dasar pembahasan sehingga RDP dinyatakan berakhir tanpa kesimpulan.

Menurut Bayu, kondisi tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat mengenai komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keterbukaan informasi publik, khususnya terkait penerimaan daerah dari sektor MBLB.

Selain menyoroti absennya BPKD, BARDAM NUSA Kota Bima juga mempertanyakan ketidakhadiran anggota DPRD Kota Bima bernama Adelia (anak ketua DPRD Kota Bima) yang menurut Bayu juga merupakan Direktur Firma 19, perusahaan yang bergerak di bidang usaha galian C.

BARDAM NUSA menilai kehadiran seluruh pihak yang berkaitan dengan pembahasan sangat penting agar RDP dapat berjalan efektif dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami berharap RDP tidak hanya menjadi agenda seremonial. Data yang diminta harus dibuka agar publik mengetahui bagaimana pengelolaan penerimaan Pajak MBLB selama lima tahun terakhir," tegas Bayu.

Sementara itu, Sekretaris BARDAM NUSA Kota Bima, Anto, menegaskan bahwa keterbukaan data merupakan bagian dari prinsip transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, Pajak MBLB merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang memiliki nilai strategis sehingga pengelolaannya harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

"Keterbukaan data Pajak MBLB adalah hak publik. Jangan sampai informasi mengenai pendapatan daerah justru tertutup. DPRD dan pemerintah daerah harus memastikan seluruh data dapat diakses dalam forum resmi seperti RDP," ujar Anto.

BARDAM NUSA Kota Bima mendesak DPRD Kota Bima segera menjadwalkan ulang RDP dengan menghadirkan seluruh OPD terkait, terutama BPKD, serta membawa dokumen penerimaan Pajak MBLB selama lima tahun terakhir agar pembahasan dapat dilakukan secara komprehensif.

Menurut organisasi tersebut, kejelasan data sangat diperlukan untuk memastikan tata kelola penerimaan daerah berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta menjawab berbagai pertanyaan publik mengenai kontribusi sektor galian C terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bima.(Sekjend MDG)