Satlantas: Warga Kota Bima Minta Polisi Jangan Sembunyi Saat Razia di Nilai Bisa Membahayakan Pengendara - Media Dinamika Global

Rabu, 08 Juli 2026

Satlantas: Warga Kota Bima Minta Polisi Jangan Sembunyi Saat Razia di Nilai Bisa Membahayakan Pengendara


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Selain Agus, warga Kota Bima lainnya, Bayu, juga menyoroti pelaksanaan razia kendaraan yang rutin digelar setiap sore di depan Kantor Polresta Bima Kota. Menurutnya, penegakan hukum memang penting, namun cara pelaksanaannya harus tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan.

Bayu mengaku tidak mempersoalkan adanya razia lalu lintas. Namun, ia berharap petugas tidak melakukan penjagaan di titik-titik yang sulit terlihat pengendara karena dapat memicu manuver mendadak yang berpotensi membahayakan.

"Saya mendukung penegakan hukum, tetapi jangan sampai petugas bersembunyi. Kalau pengendara baru mengetahui ada razia saat sudah dekat, mereka bisa kaget, mengerem mendadak atau berbalik arah. Kondisi seperti itu justru bisa membahayakan pengendara lain," ujar Bayu.

Berita Bima, Berita Daerah, Berita Terkini, Berita Utama, Berita Utama

Ia berharap razia dilakukan secara terbuka dengan papan pemberitahuan yang dipasang pada posisi yang mudah terlihat dari jarak yang cukup. Menurutnya, tujuan razia adalah meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, bukan menimbulkan kesan menjebak pengendara.

Bayu juga meminta Satlantas Polresta Bima Kota lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif agar masyarakat memahami pentingnya menggunakan helm, membawa surat-surat kendaraan, serta mematuhi aturan lalu lintas.

Sementara itu, Metromini Media telah berupaya meminta konfirmasi kepada salah seorang anggota Satlantas Polresta Bima Kota. Namun, anggota tersebut menyampaikan bahwa dirinya tidak berwenang memberikan keterangan dan menjelaskan bahwa komentar resmi terkait pelaksanaan razia merupakan kewenangan Kasat Lantas.

Hingga berita ini diterbitkan, tanggapan resmi dari Kasat Lantas Polresta Bima Kota masih diupayakan. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab sebagai bentuk keberimbangan pemberitaan.(Sekjend MDG)

Comments