Media Dinamika Global

Selasa, 30 Juni 2026

Pelepasan Mahasiswa KKN "Siap Mengabdi" Bersama Civitas Akademika Universitas Nggusuwaru


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Rektor dan Civitas Akademika Universitas Nggusuwaru melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat bersama dosen pembimbing lapangan yang siap membangun desa menjadi desa berdaya dengan tema Penguatan Ketahanan Sosial dan Ekonomi Masyarakat Berbasis Kolaborasi dan Digitalisasi Desa, 01 Juli 2026.

KKN Universitas Nggusuwaru bermitra dengan Bappeda Nusa Tenggara Barat bukan sekadar “kuliah di desa” bukan sebuah hiburan, tapi ekosistem pengabdian akademik yang menyatukan nalar kampus, kebijakan negara, dan kearifan lokal masyarakat, KKN ini menjadi investasi SDM dan pembangunan yang nyata untuk NTB Mendunia "Ujar Dr. Tasrif, M.Pd. selalu Rektor UNSWA).

KKN Universitas Nggusuwaru berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Bima dengan program unggulan konsep akademik dan central KKNnya di kecamatan Tambora (Tegasnya)


Penyebaran Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Nggusuwaru di Kota Bima, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu dan Lintas Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan jumlah lokasi KKN sebanyak 27 Posko, tutup Bang Amir Wakil Rektor Universitas Nggusuwaru bima.(Sekjend MDG)

LSM DETEKTIF INVESTIGASI INDONESIA [DII]. Soroti Dugaan Hilangnya 6 Unit Traktor Aset Negara Lewat Dinas Pertanian Kota Bima


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id.– Lembaga Swadaya Masyarakat Detektif Investigasi Indonesia [LSM DII] menyoroti dugaan hilangnya sejumlah aset alat mesin pertanian milik Pemerintah Kota Bima.

"Berdasarkan hasil penelusuran dan informasi yang dihimpun LSM Detektif Investigasi Indonesia [DII] Diduga terdapat 6 unit traktor yang merupakan aset Negara lewat Dinas Pertanian Kota Bima, namun sampai saat ini tidak dapat ditemukan keberadaannya dan masih menjadi misteri.

"Kutip Ketua Umum LSM Detektif Investigasi Indonesia [DII] Kami menemukan adanya ketidaksesuaian antara data aset pada SIMDA/BMD dengan kondisi fisik di lapangan. Ada 6 unit traktor yang secara administrasi tercatat, namun secara fisik diduga tidak ada atau tidak diketahui keberadaannya," ujar Ketua Umum LSM Detektif Investigasi Indonesia [DII],. Senin. 29/06/2026.

"LSM DII menyoroti tanggung jawab Kadis beserta Kabid selaku pemegang jabatan Bidang Sarana dan Prasarana pada Dinas Pertanian Kota Bima. Sesuai Permendagri No. 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, pejabat tersebut memiliki tanggung jawab untuk mencatat, mengamankan, dan menatausahakan aset.

"Kami mendesak Kepala Dinas Pertanian Kota Bima untuk segera melakukan audit internal dan memberikan penjelasan publik. Siapa yang bertanggung jawab atas aset yang diduga hilang ini? Apakah sudah ada Berita Acara Pemeriksaan dan Tindak Lanjut dari Inspektorat?" tegas [Sultan Ketua LSM DII].

LSM DII menyatakan akan melayangkan surat permintaan informasi publik ke PPID Kota Bima dan berencana melaporkan temuan ini ke Inspektorat Kota Bima serta BPK Perwakilan NTB untuk ditindaklanjuti.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pertanian Kota Bima, khususnya Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut. Media ini membuka ruang hak jawab seluas-luasnya. (Tim)

Koramil 1608-03/Sape Berikan Kejutan HUT Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi TNI-Polri


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 1 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Koramil 1608-03/Sape memberikan ucapan selamat kepada jajaran Kepolisian di wilayah Kecamatan Sape dan Lambu, Rabu (1/7/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danramil 1608-03/Sape, Kapten Inf Ruslin, mengusung tema "Polri untuk Masyarakat" sebagai bentuk dukungan dan penghormatan kepada institusi Polri.


Kegiatan dimulai pukul 08.20 Wita saat Danramil bersama anggota berangkat dari Makoramil 1608-03/Sape menuju Mako Brimob Kompi C Sape. Setibanya di lokasi pada pukul 08.25 Wita, rombongan disambut langsung oleh Danki Brimob Kompi C Sape, Iptu Akhyar, SH, beserta anggota.

Sebagai bentuk apresiasi dan ucapan selamat, Danramil menyerahkan kue ulang tahun kepada Danki Brimob Kompi C Sape yang diiringi lagu "Selamat Ulang Tahun". Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dan Polri.

Usai kegiatan di Mako Brimob, rombongan melanjutkan kunjungan ke Mako Polsek Lambu. Kedatangan Danramil dan anggota pada pukul 08.55 Wita disambut oleh Ka SPK Polsek Lambu, Aiptu Syamsuddin, SH, bersama personel.




Selanjutnya, rombongan menuju Mako Polsek Sape dan tiba pada pukul 09.10 Wita. Di lokasi tersebut, Danramil beserta anggota disambut oleh Ps Kanit Reskrim Polsek Sape, Ipda Gusadar, SH, beserta anggota. Rangkaian kegiatan pemberian ucapan selamat HUT Bhayangkara ke-80 berakhir pada pukul 09.40 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Danramil 1608-03/Sape menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergitas, soliditas, dan keharmonisan hubungan antara TNI dan Polri, khususnya Koramil 1608-03/Sape dengan jajaran kepolisian di wilayah Kecamatan Sape dan Lambu.

Melalui momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini, diharapkan koordinasi dan kerja sama antara kedua institusi semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Team.MDG.03)

Bripda Al Amin Septu Kelana Persembahkan Emas, Harumkan Nama Brimob Polda Riau di Sumut National Taekwondo Championship 2026.


Pekanbaru - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Riau. Bripda Al Amin Septu Kelana berhasil meraih Juara I pada nomor Kyorugi Senior Putra Prestasi kelas 80 kilogram dalam Sumut National Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung di GOR Serbaguna Unimed, Medan. Selasa (30/06/2026)

Bripda Al Amin Septu Kelana yang tergabung dalam Kontingen Yame Taekwondo Riau tampil penuh percaya diri dan menunjukkan kemampuan teknik, disiplin, serta mental bertanding yang kuat hingga mampu mengalahkan para pesaing dari berbagai daerah.

Raihan medali emas tersebut menjadi bukti nyata bahwa personel Brimob tidak hanya unggul dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga pada tingkat nasional.

Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih Bripda Al Amin Septu Kelana. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, latihan yang konsisten, serta semangat pantang menyerah yang patut menjadi teladan bagi seluruh personel.

“Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Batalyon C Pelopor dan Satuan Brimob Polda Riau. Kami berharap prestasi yang diraih Bripda Al Amin Septu Kelana dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengembangkan kemampuan, mengukir prestasi, serta mengharumkan nama satuan di berbagai bidang,” ujar Dansat Brimob Riau

Prestasi tersebut semakin menegaskan komitmen Satuan Brimob Polda Riau dalam membina personel yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga berdaya saing serta mampu mengharumkan nama institusi melalui berbagai ajang kompetisi.

Semangat juang dan dedikasi yang ditunjukkan Bripda Al Amin Septu Kelana diharapkan dapat menginspirasi seluruh personel untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa, negara, dan Korps Brimob Polri.

Bupati Bima: "Festival Pesona Dana Mbojo, Momentum Perkuat Identitas Budaya"


BIMA,Mediadinamikaglobal.id - emerintah Kabupaten Bima Senin (29/6/2026) malam mengawali rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Bima (HJB) ke-386 dengan menggelar Festival Pesona Dana Mbojo di Halaman Kantor Bupati Bima. 

Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy didampingi Forkopimda menandai dimulainya perhelatan budaya yang akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 30 Juni sampai dengan 1 Juli 2026.

Malam pembukaan berlangsung semarak dan dihadiri Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan. M.Sc, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, Ketua TP PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Hj. Anita H. Irfan, , pimpinan OPD, instansi vertikal, BUMN, tokoh masyarakat dan ribuan warga yang memadati area festival. 

“Bima Bermartabat dalam Harmoni Budaya”, menjadi tema Festival Pesona Dana Mbojo tahun ini, sebagai wadah untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya daerah yang berpadu dengan sentuhan kreativitas masa kini.

Beragam pertunjukan seni kontemporer berbasis tradisi, kolaborasi musik tradisional Bima oleh talenta lokal, hingga lomba peragaan busana tenun khas Bima dan lomba LASQI menjadi suguhan utama yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. 

"Festival Pesona Dana Mbojo bukan sekadar agenda hiburan, tetapi memiliki makna yang lebih besar sebagai media untuk merawat sejarah, memperkuat identitas budaya, dan membangun optimisme masyarakat dalam menyongsong masa depan Kabupaten Bima". Ungkap Bupati Bima Ady Mahyudi dalam sambutannya. 

Menurutnya, “Festival ini menjadi ruang bertemunya tradisi dan kreativitas. Warisan budaya yang kita miliki harus terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi penerus agar tetap menjadi identitas Kabupaten Bima,” ujar Bupati.

Selain menjadi panggung seni budaya, Festival Pesona Dana Mbojo turut menghadirkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memamerkan beragam produk unggulan khas Kabupaten Bima. Kehadiran UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi lokal kepada para pengunjung.

Melalui Festival Pesona Dana Mbojo, Pemerintah Kabupaten Bima berharap semangat mencintai budaya dan produk lokal semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga budaya tidak hanya menjadi warisan yang dijaga, tetapi juga menjadi kekuatan dalam mewujudkan Kabupaten Bima yang maju, berdaya saing dan Bermartabat.imbuh Bupati. (MDG05).

Sambut Hari Jadi ke-386, Pawai Rimpu Hidupkan Kembali Harmoni Budaya Mbojo

BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Menyambut Hari Jadi ke-386 Bima tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bima Senin (29/6/2026) menggelar Pawai Budaya Rimpu bertajuk "Pesona Dana Mbojo" yang kengusung tema "Bima Bermartabat Dalam Harmoni Budaya". 

Pawai yang berlangsung di ruas jalan negara lintas Bima - Sumbawa ini sukses menyedot perhatian warga sepanjang rute pawai dengan pakaian adat khas daerah dan atraksi masing-masing paguyuban Etnis Nusantara yang berpartisipasi pada event tahunan pemerintah kabupaten Bima tersebut. 

Pasukan berkuda dari pasukan Kodim 1608/ Bima menjadi yang terdepan pada formasi pawai, kemudian disusul drumband Gita Bahana Aparatur Pemerintah Kabupaten Bima dan disusul barisan TP. PKK kabupaten Bima, Sekretariat Daerah barisan lainnya mengenakan busana tenun Bima, Rimpu, sanggentu tembe bagi wanita dan Sambolo tenun Bima dan saremba tembe.

‎Bupati Bima, Ady Mahyudi, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas antusiasme luar biasa dari seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan yang ikut serta dalam meramaikan pawai budaya ini.

‎"Pawai Rimpu ini bukan sekadar rutinitas perayaan tahunan, melainkan wujud nyata komitmen kita bersama untuk menjaga, merawat, dan melestarikan warisan leluhur Dana Mbojo. 

Di usia Kabupaten Bima yang ke-386 ini, melalui tema 'Bima Bermartabat Dalam Harmoni Budaya', saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap bersatu, menjaga harmoni, dan bangga terhadap identitas budaya kita sendiri di tengah arus modernisasi," ujar Ady Mahyudi yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti bersama Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy. Kapolres Bima Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,M.H., Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan,.M.Sc 

Seluruh Kepala Perangkat Daerah beserta staf, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah instansi vertikal l, BUMN, Satuan Pendidikan hingga paguyuban Etnis Nusantara.

Pawai yang berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan penarikan doorprize bagi para peserta pawai dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor dan sejumlah hadiah menarik lainnya. (MDG05)

Diduga Dikendalikan IC, Jalur Pelabuhan Tikus Tanjung Sengkuang Disinyalir Jadi Pintu Masuk Keluar Barang Ilegal, Aparat Diminta Bertindak


Batam – Dugaan praktik penyelundupan barang ilegal melalui pelabuhan tikus di kawasan Tanjung Sengkuang, Kota Batam, kembali menjadi sorotan. Di tengah gencarnya komitmen pemerintah memberantas penyelundupan, aktivitas keluar masuk barang yang diduga tanpa dokumen kepabeanan justru disebut masih bebas berlangsung nyaris tak tersentuh hukum.


Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Bagaimana mungkin aktivitas yang disebut berlangsung hampir setiap hari itu dapat berjalan dalam waktu lama tanpa penindakan hukum oleh aparat terkait ?


Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya yang tidak ingin namanya disebutkan, tim awak media melakukan penelusuran langsung ke lokasi pada (29/6/2026). Dari hasil penelusuran awal dan keterangan narasumber, pelabuhan tikus tersebut diduga menjadi salah satu jalur pengiriman rokok non-cukai, suku cadang kendaraan, barang elektronik, hingga barang jasa titip (Jastip) ke luar Batam.


"Barang keluar masuk hampir setiap hari. Aktivitas ini bukan lagi rahasia umum," Ujarnya.


Menurutnya, barang-barang tersebut diduga tidak dilengkapi dokumen kepabeanan yang sah atau menggunakan modus tertentu untuk menghindari pengawasan.


Yang lebih mengundang perhatian,  narsum mengaku sering melihat kendaraan pribadi yang diduga mengawal mobil boks pengangkut barang menuju lokasi pelabuhan.


"Kalau mobil boks masuk ke pelabuhan, biasanya ada mobil yang ikut mengawal. Itu sudah sering terlihat," Katanya.


Ia juga menyebut aktivitas tersebut diduga telah berlangsung cukup lama. Bahkan dalam satu malam disebut sedikitnya enam unit mobil boks keluar masuk kawasan pelabuhan, dengan aktivitas yang umumnya dimulai sekitar pukul 21.00 WIB hingga tengah malam.


Ia menduga jaringan tersebut dikendalikan oleh seorang pengusaha berinisial IC, sementara operasional lapangan disebut dikoordinasikan oleh pria berinisial SG. Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak yang disebutkan.


Praktik ilegal itu sangat berpotensi merugikan negara dalam jumlah besar akibat hilangnya penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai. Selain itu, peredaran barang ilegal juga dinilai merusak iklim persaingan usaha yang sehat dan melemahkan kewibawaan penegakan hukum.


Situasi ini menjadi tantangan serius bagi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Batam bersama aparat penegak hukum lainnya. Publik tentu menanti langkah konkret, bukan sekadar operasi seremonial, untuk membongkar dugaan jaringan penyelundupan yang disebut-sebut telah lama beroperasi itu.


Awak media akan menyampaikan hasil penelusuran ini kepada Bea Cukai Batam, Polresta Barelang, Polda Kepulauan Riau, dan instansi terkait lainnya agar dilakukan penyelidikan sesuai kewenangan masing-masing.


Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan, penyelundupan merupakan tindak pidana yang dapat diancam hukuman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp. 5 miliar, disertai penyitaan barang bukti maupun sarana pengangkut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Hingga berita ini dipublikasikan, awak media masih terus mendalami tentang kegiatan ilegal yang dilakukan oleh "IC" beserta komplotannya, dan berusaha untuk melakukan konfirmasi terhadap IC, serta meneruskan pemberitaan ini kepada aparat terkait, Bea Cukai Batam, Kanwil DJBC Kepri, Polresta Barelang dan Polda Kepri serta aparat terkait lainnya sebagai laporan dan pemberitahuan agar dilaksanakan penindakan hukum terhadap "IC" pelaku penyelundup ilegal tersebut. (End)

Sekdaprov Marindo Kurniawan Pimpin Rapat Pembahasan Pengembangan dan Optimalisasi Layanan RS Bandar Negara Husada.


Bandar Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan kapasitas dan pengembangan layanan di Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH). Hal tersebut dibahas dalam Rapat Pembahasan Pengembangan RSBNH yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Selasa 30 Juni 2026.

Rapat tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan, mulai dari peningkatan mutu layanan, pengembangan fasilitas, persiapan akreditasi, hingga penguatan sistem rujukan guna menjadikan RSBNH sebagai rumah sakit rujukan yang semakin berkualitas.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menegaskan bahwa RSBNH merupakan bagian penting dari wajah pelayanan publik Pemerintah Provinsi Lampung sehingga kualitas pelayanannya harus terus ditingkatkan seiring meningkatnya kebutuhan dan harapan masyarakat.

"Bandar Negara Husada adalah bagian dari wajah pelayanan publik Pemerintah Provinsi Lampung. Kita ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung dapat berjalan secara optimal," ujar Marindo.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa jumlah kunjungan pasien dan tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) RSBNH terus mengalami peningkatan seiring dengan perbaikan fasilitas dan kualitas layanan. Saat ini RSBNH telah meraih akreditasi tingkat Utama dan tengah mempersiapkan diri untuk memperoleh akreditasi Paripurna.

Selain itu, dibahas pula rencana pengembangan sejumlah layanan kesehatan, di antaranya aktivasi layanan hemodialisa (cuci darah), penguatan layanan Intensive Care Unit (ICU), optimalisasi layanan dokter spesialis ortopedi dan bedah mulut, serta pengembangan layanan operasi katarak modern (phacoemulsification). Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Untuk mendukung peningkatan pelayanan, Pemerintah Provinsi Lampung juga menekankan pentingnya pemeliharaan infrastruktur rumah sakit secara berkala, termasuk gedung, instalasi listrik, dan instalasi air, agar operasional pelayanan tetap berjalan optimal tanpa terganggu oleh kerusakan fasilitas.

Rapat juga membahas penguatan sistem rujukan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Melalui kerja sama tersebut, RSBNH diharapkan dapat menjadi rumah sakit rujukan utama, khususnya bagi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Lampung Selatan, sekaligus mampu menerima pasien rujukan dari rumah sakit lain yang memiliki tingkat keterisian tempat tidur tinggi.

Di sisi lain, sejumlah tantangan turut menjadi perhatian, antara lain pemenuhan standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), proses rekredensialing BPJS Kesehatan, serta optimalisasi kuota pelayanan agar masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih luas.

Marindo juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas (scaling up) rumah sakit agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

"Seiring kita semakin baik, ekspektasi masyarakat juga semakin tinggi. Karena itu kita harus terus melakukan scaling up. Investasi pada peralatan medis dan ruang operasi telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan pasien," katanya.

Selain pengembangan sarana dan prasarana, Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan, termasuk penyusunan kebijakan untuk mendukung kesejahteraan dokter spesialis sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal.

"Mudah-mudahan Rumah Sakit Bandar Negara Husada menjadi kebanggaan masyarakat Lampung," tutup Marindo.
(Fs/Red) 

Babinsa Desa Sangia Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Ajak Warga Jaga Keamanan dan Ketertiban


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 30 Juni 2026 – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Sangia, Sertu Saifullah bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Selasa (30/6/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.10 WITA tersebut bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli melibatkan dua personel Koramil, dua aparat desa, serta lima orang warga masyarakat. Sasaran patroli meliputi kawasan permukiman warga dan lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda.

Rangkaian kegiatan diawali dengan keberangkatan personel Koramil menuju Desa Sangia pada pukul 20.15 WITA. Lima menit kemudian, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi keamanan di wilayah desa binaan.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Warga juga diingatkan untuk menghindari perselisihan yang berpotensi menimbulkan perkelahian, khususnya di kalangan generasi muda yang dipicu oleh konsumsi minuman keras dan ketidakmampuan mengendalikan emosi.

Selain itu, masyarakat, khususnya para pengendara, diimbau untuk tidak berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.



Setelah memberikan imbauan, personel Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan hingga kegiatan berakhir pada pukul 21.25 WITA. Seluruh rangkaian patroli berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan patroli Siskamling ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif bagi seluruh warga.(Team.MDG.03)

386 TAHUN BIMA, 386 TAHUN MENJAGA MARWAH DAN BUDAYA


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Ribuan masyarakat memadati jalan-jalan utama dalam Pawai Budaya memperingati Hari Jadi Bima (HJB) ke-386. Kaum perempuan tampil anggun mengenakan Rimpu, sementara kaum laki-laki mengenakan Saremba, menghadirkan pemandangan yang membanggakan dan menjadi bukti bahwa budaya Mbojo tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Perayaan yang digelar Pemerintah Kabupaten Bima di bawah kepemimpinan Bupati Ady Mahyudi tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan serta menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap warisan leluhur. Pada malam harinya, kemeriahan berlanjut dengan Festival Budaya yang menampilkan berbagai kesenian tradisional seperti Ntumbu, Buja Kadanda, Gantao, Mpa'a, dan Manca, yang mendapat sambutan meriah dari masyarakat.

HJB ke-386 menjadi pesan kepada Indonesia bahwa Bima bukan hanya kaya akan sejarah, tetapi juga memiliki budaya yang tetap dijaga oleh masyarakatnya. Mari terus lestarikan adat, budaya, dan nilai-nilai Mbojo agar tetap menjadi kebanggaan hingga generasi yang akan datang.

Dirgahayu Bima ke-386.

"Maja Labo Dahu" bukan sekadar semboyan, tetapi jati diri masyarakat Bima yang harus terus dijaga.(Sekjend MDG)