Media Dinamika Global

Sabtu, 04 April 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli dan Kamtibmas Melalui “Kongkow-Kongkow” Bersama Warga


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli malam sekaligus komunikasi sosial (komsos) melalui metode “kongkow-kongkow” bersama warga di desa binaan masing-masing, Sabtu (4/4/2026) malam.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan masyarakat serta meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sekitar pukul 20.00 WITA, Sertu Buyung selaku Babinsa Desa Buncu, Kecamatan Sape, melaksanakan patroli dan berdialog langsung dengan warga. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga hubungan komunikasi yang baik antarwarga serta menghindari segala bentuk pelanggaran hukum. Ia juga mengimbau agar setiap permasalahan yang muncul tidak diselesaikan secara pribadi, melainkan segera dilaporkan kepada Babinsa agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Selanjutnya, pada pukul 20.35 WITA, Serda Junaidin selaku Babinsa Desa Sari turut melaksanakan kegiatan serupa. Ia mengajak warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas serta menghindari tindakan main hakim sendiri yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.




Pada pukul 20.55 WITA, Serka Jamaluddin, Babinsa Desa Sangga yang bertugas di Posramil Lambu, juga melaksanakan patroli dan komunikasi sosial dengan warga. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan agar tetap aman dan kondusif serta mengingatkan warga untuk tidak melakukan tindakan melanggar hukum.

Sementara itu, pada pukul 21.15 WITA, Serka Sahlan, Babinsa Desa Lanta Barat dari Posramil Lambu, melaksanakan patroli serupa dengan memberikan pemahaman terkait kamtibmas. Ia juga mengimbau warga untuk rutin melaksanakan patroli keliling kampung pada malam hari guna mencegah potensi gangguan keamanan, termasuk peredaran narkoba.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan patroli dan “kongkow-kongkow” ini berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TNI AD melalui Babinsa dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memperkuat sinergi dengan masyarakat di tingkat desa.(Team.MDG.03)

Babinsa Sangia Koramil 1608-03/Sape Kawal Pembelian Gabah di Kelompok Tani So Wuwu


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Babinsa Desa Sangia, Sertu Syaifullah, melaksanakan kegiatan pengawalan dan pendampingan pembelian gabah di Kelompok Tani (Poktan) So Wuwu, Desa Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, pada Sabtu (4/4/2026) pukul 14.45 WITA.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan proses pembelian gabah berjalan dengan tertib, aman, serta sesuai dengan harga yang telah ditetapkan, yakni Rp6.500 per kilogram. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sejumlah pihak terkait, antara lain staf gudang Bulog, Babinsa Desa Sangia, penyuluh pertanian lapangan (PPL) Desa Sangia, serta anggota Kelompok Tani So Wuwu.



Adapun total gabah yang berhasil dibeli dalam kegiatan tersebut mencapai 10.992,26 kilogram. Proses pembelian berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Pendampingan oleh Babinsa ini merupakan bagian dari upaya mendukung stabilitas harga gabah serta memberikan rasa aman kepada petani dalam menjual hasil panennya.

Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan tertib.(Team.MDG.03)

Babinsa Sangia Kawal Pembelian Gabah di Kelompok Tani, Semoga Tetap Lancar


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Babinsa Desa Sangia, Sertu Syaifullah, melaksanakan kegiatan pengawalan dan pendampingan pembelian gabah di Kelompok Tani (Poktan) So Wowu, Desa Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, pada Sabtu (4/4/2026) pukul 14.45 WITA.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan proses pembelian gabah berjalan dengan tertib, aman, serta sesuai dengan harga yang telah ditetapkan, yakni Rp6.500 per kilogram. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sejumlah pihak terkait, antara lain staf gudang Bulog, Babinsa Desa Sangia, penyuluh pertanian lapangan (PPL) Desa Sangia, serta anggota Kelompok Tani So Wowu.



Adapun total gabah yang berhasil dibeli dalam kegiatan tersebut mencapai 10.992,26 kilogram. Proses pembelian berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Pendampingan oleh Babinsa ini merupakan bagian dari upaya mendukung stabilitas harga gabah serta memberikan rasa aman kepada petani dalam menjual hasil panennya.

Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan tertib.(Team.MDG.03)

Waspada..‼️ Kesalahan Kecil Berakibat Fatal, Rumah Hangus Terbakar Akibat Konsleting Listrik.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Api berkobar dahsyat melahap habis bangunan rumah papan milik warga di Kampung Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Sabtu (04/04/2026) siang. Peristiwa mengerikan itu menyebabkan kerugian materiil yang sangat besar, namun beruntung tidak memakan korban jiwa.
 
Kejadian bermula sekitar pukul 11.40 WIB, saat keluarga meninggalkan rumah dalam kondisi terkunci. Tak berselang lama, tepatnya pukul 12.15 WIB, warga sekitar dikejutkan oleh suara ledakan keras sebanyak dua kali yang berasal dari dalam rumah. Dalam sekejap mata, api merah menjilat seluruh bagian bangunan yang terbuat dari material papan tersebut.
 
Ditiup angin kencang, kobaran api semakin ganas dan sulit diredam. Meskipun warga dan petugas Pemadam Kebakaran telah berjuang maksimal, namun kekuatan api terlalu besar hingga seluruh isi rumah hangus tak bersisa. Bangunan pun ambruk terkena semburan air bertekanan tinggi saat proses pemadaman yang selesai sekitar pukul 13.00 WIB.
 
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan jajaran Unit Reskrim Polsek Banjar Agung di bawah komando Kapolsek AKP Irwansyah, S.H., M.H., dugaan sementara penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik atau konsleting yang berasal dari peralatan elektronik (Kulkas) yang dibiarkan menyala saat rumah ditinggal penghuni.
 
"Ledakan yang terdengar diduga berasal dari kulkas dan sepeda motor yang terbakar. Akibat kejadian ini, seluruh harta benda milik korban Bapak Darwis (65) tidak ada yang selamat, dengan estimasi kerugian mencapai angka fantastis sekitar Rp 100.000.000,-," ungkap salah satu personel di lokasi.
 
KAPOLSEK BANJAR AGUNG, AKP IRWANSYAH, S.H., M.H. Menyatakan ;
 
"Alhamdulillah dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil sangat besar mencapai ratusan juta rupiah. Kami menduga kuat penyebabnya adalah konsleting arus listrik dari kulkas yang dibiarkan menyala. Kami himbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan memastikan keamanan instalasi listrik serta peralatan elektronik sebelum meninggalkan rumah, terlebih dalam cuaca dan angin yang tidak menentu seperti saat ini. Jangan sampai kesalahan kecil memicu bencana besar."

Personel Polsek Banjar Agung yang dipimpin langsung oleh Aiptu Siswoyo bersama Aipda Jenny Arbiyanto, Aipda Sandi Prayuda, dan Bripka Lukman Hakim telah melakukan pemeriksaan TKP, pencatatan identitas saksi serta korban untuk kelengkapan data laporan.
 
Hingga berita ini diturunkan, situasi telah terkendali dan proses penanganan serta pendataan terus dilakukan oleh pihak kepolisian. (Fs/Red) 

Ahmad Luthfi Jadi Bulan-Bulanan Warganet Soal Jalan Rusak, Kadis PUPR: Itu Jalan Kabupaten dan Desa


Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sudah kerap menjadi sasaran dan bulan-bulanan warganet.

Jawa Tengah, Media Dinamika Global.id.-- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Henggar Budi Anggoro, mengakui masih banyak warga Jateng yang mengeluhkan kondisi jalan di provinsi tersebut. Hal itu terpantau lewat unggahan di berbagai platform media sosial.

Menurut Henggar, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sudah kerap menjadi sasaran dan bulan-bulanan warganet yang mengeluhkan jalan rusak. Padahal, Henggar menyebut, jalan rusak yang dikeluhkan warga belum tentu jalan provinsi.

"Masyarakat itu kadang tidak tahu ini ruas jalan provinsi, ini ruas jalan kabupaten, ini jalan nasional, apakah ini jalan desa, masyarakat tidak tahu," kata Henggar ketika diwawancara di kantornya, Kota Semarang, Kamis (2/4/2026).

Henggar mengeklaim, dari 2.440 kilometer jalan provinsi di Jateng, 94 persen ruasnya dalam kondisi baik. "Kalau menurut kita, ruas jalan provinsi kondisinya sebagian besar ini sudah bagus," ucapnya.

Kendati demikian, dia menyoroti masih banyaknya warganet yang melayangkan kritik dan keluhan soal kondisi jalan rusak kepada Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. "Kadang-kadang kita susah juga untuk menjelaskan, seperti yang banyak statement-statement di media sosial, termasuk di TikTok, yang sampai Pak Gub dihajar terus, itu sebenarnya kan kalau saya cek, semuanya ruas jalan kabupaten, malah ada juga yang jalan desa," tutur Henggar.

Dia mengaku bingung bagaimana menjelaskan soal adanya klasifikasi dan pembagian tanggung jawab pemeliharaan jalan. "Masyarakat itu kan yang penting posting," ujarnya.

Kendati demikian, Henggar memahami bahwa keputusan warga mengkritik kondisi jalan lewat media sosial agar dapat segera ditangani atau diperbaiki. "Yang paling repot itu adalah manakala itu ternyata jalan kabupaten," ucapnya.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sempat meminta masyarakat yang mengeluhkan jalan rusak agar tak mengunggahnya ke media sosial, melainkan langsung melapor ke kanal resmi Pemprov Jateng. "Silakan yang komplain ke channel yang jelas. Dinas kita bisa, PUPR kita bisa, Lapor Gub bisa, online teleponnya ada. Komplainnya jangan ke media sosial, tapi langsung ke kita, pasti akan kita tangani," kata Luthfi ketika diwawancara seusai acara halal bihalal di kantornya pada 25 Maret 2026 lalu.

Saat itu, Luthfi mengeklaim bahwa tak ada komplain publik yang mengemuka soal kondisi jalan di Jateng selama masa arus mudik Lebaran. "Evaluasi kita positif. Artinya positif begini, dari segi infrastruktur kita semuanya terjamin, tidak ada public komplain terkait dengan jalan. Kemudian kedua, tidak ada kemacetan yang yang fluktuatif. Padahal di Jawa Tengah menjadi sentralnya mudik," ujarnya. 

Fraksi Gerindra DPRD Jawa Tengah (Jateng) mendorong percepatan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Standarisasi Jalan. Hal itu menyusul masih banyaknya aduan dan komplain warga soal kondisi jalan rusak di Jateng.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jateng, Sudarsono, mengatakan persoalan jalan rusak masih menjadi aspirasi dominan yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses anggota dewan di masing-masing daerah pemilihan (dapil), terutama di kawasan Pantura. "Aspirasi masyarakat menjadi perhatian serius yang harus segera ditangani. Fraksi Gerindra mendorong percepatan pengesahan Raperda Standarisasi Jalan yang mencakup kebutuhan pengukuran ulang jalan provinsi secara akurat," ucapnya dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

Sudarsono menekankan, kualitas pembangunan jalan harus menjadi prioritas utama guna menghindari kerusakan berulang yang berpotensi merugikan keuangan daerah. Menurutnya, jika Raperda tentang Penyelenggaraan Standarisasi Jalan disahkan, aturan tersebut dapat memberikan jaminan bahwa pembangunan, pemanfaatan, dan pemeliharaan jalan provinsi dilakukan.(Team MDG)

DPRD Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Rapat LKPJ Bupati Akhir tahun 2025


Sumbawa NTB, Media Dinamika Global.id.-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pendapat akhir Bupati terhadap rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. 

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil 1 DPRD KSB dan dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta sejumlah undangan lainnya.

Wakil Ketua 1 juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota panitia khusus (pansus), sekretariat DPRD, serta seluruh perangkat daerah yang telah bekerja keras menyelesaikan pembahasan LKPJ Tahun Anggaran 2025.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., dalam penyampaian pendapat akhirnya menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD KSB atas sinergi dan kemitraan yang telah terjalin dengan baik.

menegaskan bahwa berbagai catatan strategis dan rekomendasi yang disampaikan DPRD merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.(Sekjend MDG)

UNSWA Bima Gelar Sosialisasi PMB di SMAN 1 Madapangga


To Day, PG PAUD Back To School SMAN 1 MADAPANGGA

Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Informasi PMB UNIVERSITAS NGGUSUWARU Kamu punya passion di dunia pendidikan anak usia dini? Suka bermain, belajar, dan membentuk karakter generasi masa depan? Inilah saat yang tepat untuk melangkah lebih jauh!

Universitas Nggusuwaru membuka kesempatan untuk kamu bergabung di jurusan PG PAUD (Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini). Di sini, kamu tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung untuk menjadi pendidik yang kreatif, sabar, dan inspiratif bagi anak-anak.

Kenapa harus PG PAUD di Universitas Nggusuwaru?

✔ Kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman

✔ Dosen berpengalaman dan suportif

✔ Lingkungan belajar yang nyaman dan inspiratif

✔ Peluang karier luas sebagai guru PAUD, pengelola lembaga pendidikan, hingga wirausaha di bidang edukasi anak


 Ingat, masa depan bangsa dimulai dari pendidikan anak usia dini. Dan kamu bisa menjadi bagian penting dari perubahan itu!

 Jangan tunda lagi! Siapkan berkasmu, Segera daftarkan dirimu dan raih kesempatan emas untuk berkembang bersama kami.

 Universitas Nggusuwaru – Tempat lahirnya calon pendidik hebat, kreatif, dan berdedikasi.

📞 Info pendaftaran:

- Sudarmin, M.Pd (+62 823-3981-1251)

- Ikhwan, S.Pd., M.Pd (+62 853-3811-7371)

🌐 Daftar sekarang

 sebelum kuota terpenuhi!


Polemik Pemotongan Zakat Profesi Terhadap Guru di Kota Bima Kini Mendapat Penjelasan Dari BAZNAS


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Melalui Kepala Pelaksana, BAZNAS menyampaikan bahwa zakat profesi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dan telah diterapkan di berbagai daerah. Besaran zakat ditetapkan sebesar 2,5 persen bagi yang telah mencapai nisab, dengan acuan pendapatan, bukan hanya gaji pokok.

Namun demikian, BAZNAS juga mengakui adanya dinamika di tingkat daerah, khususnya di Kota Bima. Ditemukan ketidaksinkronan antara ketentuan pusat dengan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018, terutama terkait dasar perhitungan—apakah dari pendapatan kotor atau setelah dikurangi beban.

Di sisi lain, penerapan di lapangan disebut belum sepenuhnya konsisten. Hal ini menjadi salah satu faktor munculnya keluhan dari sejumlah guru, terutama terkait mekanisme pemotongan langsung yang dinilai belum dipahami secara menyeluruh.

Untuk menjembatani persoalan tersebut, BAZNAS bersama pemerintah daerah mendorong penyusunan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang saat ini dikabarkan tengah dalam proses. Regulasi ini diharapkan dapat memperjelas mekanisme, memperkuat dasar hukum, serta memastikan transparansi dalam pengelolaan zakat profesi.

Ke depan, publik—khususnya para guru—menunggu kejelasan implementasi kebijakan ini agar berjalan sesuai aturan, transparan, dan dapat dipahami oleh seluruh pihak.(Sekjend MDG)

Babinsa Oi Maci Koramil 1608-03/Sape Dampingi Pembelian Gabah Petani di Sape


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id. Babinsa Desa Oi Maci, Serka Sahrul, melaksanakan kegiatan pengawalan dan pendampingan pembelian gabah milik petani yang tergabung dalam Kelompok Tani So Lano, Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, pada Sabtu (4/4/2026) pukul 14.45 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, pembelian gabah dilakukan dengan harga Rp6.500 per kilogram. Total gabah yang berhasil diserap mencapai 6.717 kilogram.



Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain staf gudang Bulog, Babinsa Desa Oi Maci, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Oi Maci, serta anggota Kelompok Tani So Lano.

Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses pembelian gabah berjalan dengan lancar, transparan, serta memberikan rasa aman bagi para petani dalam menjual hasil panennya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan tanpa kendala berarti. (Team.MDG.03)

Ketua Pansus DPRD Kota Bima Tantang Bukti Kepemilikan Tanah Lapangan Serasuba


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id.-- Abdul Rabbi Syahrir, melontarkan pernyataan tegas terkait polemik status kepemilikan lahan Lapangan Serasuba.

Melalui surat terbuka yang ditujukan kepada masyarakat, ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada bukti sah yang menunjukkan bahwa tanah tersebut merupakan milik Pemerintah Kota Bima.

Dalam pernyataannya, Abdul Rabbi mengaku mendapat berbagai tekanan setelah menyampaikan pandangannya ke publik. 

Ia disebut menyebarkan hoaks hingga dinilai tidak profesional. Namun, ia menegaskan tidak akan mundur dari sikapnya.

“Ini bukan soal saya, ini soal kebenaran. Saya berbicara berdasarkan dokumen, data, dan fakta di lapangan,” tegasnya, Sabtu, 4 April 2026.

Tantang Pemerintah Tunjukkan Dokumen Sah. 

Abdul Rabbi menantang pihak yang mengklaim kepemilikan lahan tersebut untuk menunjukkan bukti legal yang valid, bukan sekadar opini atau narasi.

Ia bahkan menyatakan siap mempertaruhkan jabatannya jika pernyataannya terbukti tidak benar.

“Jika apa yang saya sampaikan tidak sesuai fakta, saya siap diproses melalui jalur apa pun,” ujarnya.

Soroti Dokumen BAST

Dalam suratnya, ia juga menyoroti dokumen Berita Acara Serah Terima (BAST) yang beredar di publik.

Menurutnya, dokumen tersebut hanya mencatat penyerahan bangunan senilai sekitar Rp6,3 miliar, bukan kepemilikan tanah

Penggunaan dokumen tersebut untuk mengklaim kepemilikan lahan dinilai berpotensi menyesatkan masyarakat.

“Kalau dokumen dipakai tidak sesuai isinya, maka yang rusak adalah kepercayaan publik,” katanya.

Kepada Pemerintah Kota Bima

Abdul Rabbi menegaskan bahwa DPRD adalah mitra, bukan lawan. 

Namun, ia mengingatkan bahwa kekuatan pemerintah harus berdiri di atas kebenaran, bukan pembenaran.

Ia juga mengimbau seluruh ASN agar tetap menjaga integritas dan tidak membangun narasi yang bertentangan dengan fakta.

Seruan untuk Masyarakat

Di akhir pernyataannya, ia mengajak masyarakat untuk melihat persoalan ini secara jernih dan menilai berdasarkan hati nurani, bukan sekadar opini yang berkembang.

“Kalau hari ini kita diam terhadap sesuatu yang tidak jelas, maka besok kita akan menghadapi masalah yang lebih besar,” ungkapnya.

Sikap sebagai Kader Partai

Sebagai kader Partai Gerakan Indonesia Raya, Abdul Rabbi menegaskan bahwa langkah yang diambilnya merupakan bagian dari tanggung jawab moral untuk menjaga amanah rakyat dan integritas pengelolaan daerah.

Ia menutup dengan pernyataan keras bahwa sikapnya bukan untuk mencari popularitas, melainkan bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat Kota Bima.

“Diam dalam kondisi seperti ini adalah pengkhianatan. Dan saya tidak akan mengkhianati kepercayaan rakyat," tandasnya. (Sekjend MDG)