Sabtu, 28 Maret 2026
Wagub NTB Lakukan Gelar Kunjungan Silaturahmi di Kediaman Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bima
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Dhamayanti Putri,SE, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bima, Khalid Bin Walid, SH, pada hari Sabtu (28/03/2026).
Kehadiran Wakil Gubernur yang akrab disapa Umi Dinda dan juga merupakan mantan Bupati Bima dua periode ini disambut dengan penuh kehormatan oleh tuan rumah beserta keluarga.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan sekaligus memperkuat komunikasi politik antara pemerintah daerah dan partai pengusung.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menegaskan pentingnya menjaga tali silaturahmi yang telah terjalin dengan baik selama ini. Ia juga menyampaikan apresiasi atas peran strategis Partai Gerindra sebagai salah satu kekuatan politik yang telah memberikan dukungan kepada pasangan Ikbal–Dinda pada kontestasi sebelumnya.
Silaturahmi ini diharapkan semakin memperkokoh sinergi dan kolaborasi ke depan, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas politik di Nusa Tenggara Barat, terutama di Kota Bima.
Pertemuan ditutup dengan diskusi santai dan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi yang konstruktif demi kepentingan masyarakat.(Sekjend MDG)
Kapolda NTB Pimpin Aksi Bersih Pantai di Tanjung Aan, Dorong Kepedulian Lingkungan
Mataram, Media Dinamika Global – Kapolda NTB Edy Murbowo bersama jajaran pejabat utama Polda NTB menggelar aksi gotong royong bersih-bersih pantai di Pantai Tanjung Aan, Sabtu (28/03/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua dan Pengurus Bhayangkari Daerah NTB, Kapolres Lombok Tengah beserta personelnya, serta melibatkan berbagai unsur yang bersama-sama membersihkan kawasan wisata unggulan tersebut.
Di sela kegiatan, Kapolda NTB menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari implementasi dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan wisata.
“Ini adalah langkah nyata Polri dalam menjaga lingkungan, terutama di kawasan wisata. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh dan motivasi bagi masyarakat untuk ikut peduli terhadap kebersihan,” ujarnya.
Menurutnya, menjaga kebersihan pantai bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan lingkungan yang bersih dan terawat, kawasan wisata seperti Tanjung Aan diharapkan tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Aksi gotong royong ini juga menjadi bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam, sekaligus memperkuat kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan demi keberlanjutan pariwisata di Nusa Tenggara Barat.
Redaksi |
Karate Piala Kapolri 2026 Digelar Juni di Tangerang, Ribuan Atlet Siap Tanding
Jakarta, Media Dinamika Global – Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2026, siap digelar pada 25–28 Juni 2026 di GOR Nambo Jaya Sport Center, Kota Tangerang. Event ini masuk rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus jadi panggung unjuk kemampuan atlet dari berbagai daerah.
Kejuaraan Karate ini menghadirkan kategori Polri, open tournament, hingga antar pelajar. Pendaftaran dibuka sejak 1 April hingga 20 Juni 2026, dilanjutkan verifikasi serta technical meeting sehari sebelum laga dimulai.
Ketua Umum Karate Bhayangkara Presisi, Prof. (Ris) Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., APU., menegaskan jika ajang ini tak sekadar kompetisi.
"Kejuaraan ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan langkah menuju komunitas yang lebih sehat, disiplin, dan terhubung secara positif," ungkapnya.
Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, S.H., M.H., menyebut jika persiapan terus dimatangkan demi menghadirkan event berkualitas.
"Panitia menyiapkan seluruh kebutuhan pertandingan secara maksimal, mulai dari teknis hingga pelayanan peserta, agar kejuaraan berjalan lancar dan profesional," katanya.
Dr. Dewa Wijaya menambahkan jika antusiasme peserta diperkirakan tinggi, mengingat kejuaraan ini terbuka untuk berbagai kategori.
"Kami berharap ajang ini bisa jadi wadah pembinaan atlet, sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui olahraga," ucapnya.
Atmosfer pertandingan diprediksi ramai. Selain atlet Polri, peserta umum dan pelajar ikut meramaikan berbagai kelas, mulai kata hingga kumite dengan sistem gugur.
Panitia menyiapkan medali, piagam, hingga trofi juara umum. Bahkan ada penghargaan Best of the Best bagi atlet terbaik sepanjang turnamen.
"Semangat sportivitas, disiplin, dan kebersamaan jadi nilai utama, yang ingin terus kami dorong lewat kejuaraan ini," tutupnya.
Dengan skala nasional dan konsep terbuka, Piala Kapolri 2026 diharapkan jadi momentum pembinaan atlet karate, sekaligus mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Redaksi |
Babinsa Tanjung Pimpin Apel Pengecekan Personil Patroli, Ini Tujuannya !
Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Sejumlah Personil Patroli melaksanakan apel pengecekan yang di pimpin oleh Babinsa Tanjung Serma Samsulrizal bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Mpuda Kota Bima. Jum'at, (27/03/26)
Kegiatan patroli ini bertujuan untuk mendeteksi dan mencegah potensi tindak kriminalitas dan menciptakan kondisi wilayah Wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae Kota Bima yang stabil dan kondusif.
Tentunya dalam hal ini seluruh Personil membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat agar bisa menciptakan Kondusifitas maupun keamanan wilayah. Hal ini juga merupakan bagian dari tanggung jawab jajaran Koramil 1608-01/Rasanae Kota Bima dalam memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Kegiatan ini dipimpin Babinsa Tanjung Serma Samsulriza bersama 6 orang Anggota Personil dari Koramil 1608-01/Rasanae dengan sasaran kegiatan meliputi.
1. Kelurahan Kumbe
2. Kelurahan Rabadompu timur
3. Kelurahan Rabadompu Barat
4. Kelurahan Rabangodu Utara
5. Kelurahan Penaraga
6. Kelurahan Dara
Pada Pukul 20.50 Wita personil patroli melaksanakan Apel pengecekan, kemudian dilanjutkan dengan patroli keliling Star dari Kel Kumbe menujun sepanjang jln Sukarno Hatta dengan menggunakan Roda dua"
Pukul 21.08 Wita' Anggota patroli menghingbau kepada masyarakat terutama anak anak remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pukul 21.15 Wita Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah Satu warga yg menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot, Diharapkan kepda masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.
Mengakhiri kegiatan Patroli, para Anggota tiba di Kantor Koramil 01 Rasanae, kegiatan patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)
Amankan Arus Lalu Lintas Sumbu Tiga, Sat Lantas Polres Tulang Bawang Gelar Oprasi Penyekatan Ketat.
Bupati Bima Ady Mahyudi, Tinjau Lokasi Penumpukan Sampah di Kecamatan Bolo
![]() |
| Foto : Bupati Bima Ady Mahyudi saat tinjau lokasi penumpukan sampah di Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). |
BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Bupati Bima, Ady Mahyudi, melakukan peninjauan kondisi wilayah pada masa libur pasca Idul Fitri, Sabtu (28/3/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan situasi daerah tetap kondusif dan pelayanan publik berjalan optimal, dengan fokus pada kebersihan lingkungan, aktivitas masyarakat, serta dampak meningkatnya volume sampah pasca perayaan hari besar keagamaan.
Saat melintas di wilayah Kecamatan Bolo, Bupati mendapati sebuah mobil pengangkut sampah yang tengah beroperasi di pinggir jalan. Kendaraan tersebut terlihat memuat tumpukan sampah yang volumenya meningkat signifikan seiring aktivitas masyarakat selama perayaan Lebaran.
Menanggapi hal tersebut, Bupati memberikan apresiasi kepada petugas kebersihan yang tetap bekerja di tengah hari libur. Ia menilai peran petugas sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
"Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah Kabupaten Bima dalam memastikan kondisi daerah tetap tertib dan bersih, termasuk pada masa libur panjang," ujarnya.
Selain itu, Bupati juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta mendukung upaya pemerintah dalam pengelolaan lingkungan.
Bupati Bima Ady Mahyudi menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan penanganan dengan menambah armada pengangkutan sampah serta memperbaiki sistem pengelolaan sampah di wilayah tersebut.
"Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respon pemerintah daerah terhadap permasalahan kebersihan lingkungan yang semakin meningkat." terangnya.
Lebaran Topat 2026, Gubernur NTB Dorong Penguatan Tradisi dan Pariwisata
Lombok Barat, Media Dinamika Global - Semilir angin pesisir pantai Senggigi membawa aroma khas anyaman ketupat yang berpadu dengan riuh tawa masyarakat. Lebaran Topat 2026 di Kabupaten Lombok Barat kembali hadir sebagai perayaan adat yang sarat makna, memadukan nilai spiritual, tradisi leluhur, dan kemeriahan budaya khas Suku Sasak. Dipusatkan di kawasan Makam Batulayar dan Amphitheater Senggigi, Sabtu (28/3/26), perayaan tahun ini terasa lebih hidup dengan sentuhan atraksi budaya yang memikat.
Sejak pagi hari, ribuan masyarakat memadati lokasi. Mereka datang mengenakan busana terbaik, membawa dulang berisi ketupat dan hidangan khas, menciptakan panorama budaya yang begitu kaya warna. Wisatawan domestik hingga mancanegara pun turut larut dalam suasana, menyaksikan langsung tradisi unik yang hanya ada di Lombok ini.
Kehadiran Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, bersama Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan Wakil Bupati Nurul Adha, semakin menambah semarak suasana. Di tengah gemuruh masyarakat, Gubernur menyampaikan apresiasinya atas konsistensi masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga tradisi Lebaran Topat sebagai identitas budaya Sasak.
Menurut Gubernur, Lebaran Topat bukan sekadar penutup rangkaian Idulfitri, melainkan sebuah perayaan penuh makna yang diwariskan turun-temurun. Filosofi ketupat yang memiliki empat sisi—Lebaran, Luberan, Leburan, dan Labur—menjadi simbol kesempurnaan ibadah, keikhlasan berbagi, saling memaafkan, serta kembalinya manusia pada kesucian diri.
“Ini bukan hanya tradisi, tetapi refleksi spiritual yang menguatkan hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama,” ujarnya.
Di sisi lain, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa Lebaran Topat adalah warisan leluhur yang tak ternilai, yang terus hidup dalam denyut nadi masyarakat Sasak. Tradisi yang digelar setiap 8 Syawal ini tidak hanya diisi dengan ziarah makam ulama dan doa bersama, tetapi juga menjadi momen kebersamaan keluarga di kawasan pantai.
Tahun ini, wajah Lebaran Topat tampil lebih semarak. Berbagai atraksi budaya, parade kreatif, hingga partisipasi pelaku pariwisata seperti hotel dan resort di kawasan Senggigi, menghadirkan nuansa baru tanpa menghilangkan akar tradisi. Iringan musik tradisional, pertunjukan seni, hingga arak-arakan ketupat menjadi daya tarik tersendiri yang memikat setiap pengunjung.
Lebaran Topat pun kembali menegaskan dirinya bukan sekadar perayaan adat, melainkan pesta budaya yang merekatkan kebersamaan, memperkuat identitas, sekaligus menjadi magnet pariwisata unggulan Nusa Tenggara Barat.
Redaksi |
25 Ribu NIB Terbit, Ketua BMWI NTB Is Karyanto Kini Fokus Perluas Link dan Kolaborasi
![]() |
| Ketua BMW Is Karyanto saat diwawancara sejumlah awak Media, (Ist/Surya Ghempar) |
Mataram, Media Dinamika Global – Ketua Barisan Muda Wirausaha Indonesia (BMWI) Nusa Tenggara Barat, Is Karyanto, menegaskan bahwa kekuatan utama dalam pengembangan usaha bukan hanya pada bisnis yang dimiliki, melainkan pada jaringan atau “link” yang terbangun secara kuat dan strategis.
Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara beberapa waktu lalu. Menurutnya, BMWI hadir bukan sekadar sebagai wadah berkumpulnya para pelaku usaha, tetapi sebagai ruang kolaborasi yang membuka akses luas ke berbagai sektor penting, mulai dari pemerintah hingga sektor keamanan.
“Kalau saya melihat, link itu yang paling utama. Bukan usahanya dulu, karena teman-teman ini sudah punya usaha masing-masing. Tinggal bagaimana link itu dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha,” ujar Is Karyanto.
Ia menjelaskan, komposisi anggota BMWI NTB yang mayoritas merupakan pemilik usaha, CEO, hingga owner perusahaan di berbagai bidang menjadi kekuatan besar dalam membangun ekosistem bisnis berbasis kolaborasi.
Sejak awal berdiri, BMWI NTB telah menjalankan berbagai program strategis, khususnya dalam membantu pelaku usaha mengurus legalitas dan memperkuat kapasitas kewirausahaan, terutama bagi pelaku UMKM.
Hasilnya, BMWI NTB berhasil mendorong penerbitan sekitar 25.000 Nomor Induk Berusaha (NIB), yang turut mengantarkan Provinsi NTB meraih peringkat kedua secara nasional dalam capaian tersebut, di bawah Jawa Timur. Capaian ini bahkan mendapat pengakuan dari pemerintah pusat.
“Waktu itu kita fokus menciptakan wirausaha yang berizin dan membuka lapangan kerja. Itu menjadi kontribusi nyata BMWI NTB,” jelasnya.
Keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk tokoh daerah seperti Niken Saptarini Widyastuti yang saat itu menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat BMWI NTB.
Memasuki fase selanjutnya, BMWI NTB kini mulai menggeser fokus dari pengurusan legalitas ke penguatan jaringan dan akses bisnis. Is Karyanto menilai, di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, akses terhadap pasar, permodalan, hingga kemitraan menjadi faktor penentu keberhasilan.
“Link itu adalah aset terbesar. Dari link, kita bisa buka akses permodalan, fasilitas, sampai pemasaran,” tegasnya.
Ia juga mencontohkan bahwa jaringan yang kuat mampu mempercepat pertumbuhan usaha anggota. Melalui koneksi yang dimiliki, anggota BMWI dapat terhubung dengan mitra strategis, baik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.
BMWI bahkan disebut telah memiliki jejaring hingga ke luar negeri yang diharapkan mampu mendukung berbagai program besar pada tahun 2026 mendatang.
Di sisi internal, hampir seluruh anggota BMWI NTB telah aktif menjalankan usaha masing-masing. Beberapa di antaranya bahkan menunjukkan perkembangan pesat dengan bisnis yang terus tumbuh dan diminati pasar.
Selain itu, BMWI NTB juga mulai mengembangkan program berbasis sektor riil, seperti pengelolaan lahan seluas 56 hektare di Kabupaten Lombok Utara (KLU) untuk program pertanian, termasuk penanaman pisang yang sempat bekerja sama dengan pihak Jepang.
“Walaupun sempat ada kendala, program itu akan terus kita lanjutkan. Ini bagian dari upaya membangun usaha yang berkelanjutan,” katanya.
Ke depan, BMWI NTB menargetkan penguatan kolaborasi lintas sektor sebagai strategi utama. Dengan memaksimalkan jaringan yang dimiliki, organisasi ini optimistis mampu menciptakan ekosistem wirausaha yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
“Intinya, semua anggota harus punya usaha. Dari situ berkembang. Tapi yang mempercepat pertumbuhan itu adalah link. Link itulah yang akan membuka semua peluang,” pungkas Is Karyanto.
Redaksi |
"Klien Bukan Pengendali Dana, Jangan Dipaksakan Jadi Tersangka - Kuasa Hukum Listiani"
BIMA, Mediadinamikaglobal.id — Tim kuasa hukum Listiani, yang terdiri dari Ravatir dan Zulfikar Rangga Utama, akhirnya angkat bicara terkait polemik dugaan penyimpangan dana transaksi gadai yang menyeret nama klien mereka.
Dalam pernyataan resminya, tim kuasa hukum menegaskan bahwa keberadaan mereka bukan sekadar memberikan klarifikasi, melainkan meluruskan fakta hukum yang dinilai telah berkembang secara keliru di tengah publik.
“Sejak awal kami tegaskan, klien kami hanya berstatus sebagai mitra agen. Bukan pemilik sistem, bukan pengendali rekening, dan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan transfer dana,” tegas tim kuasa hukum.
Menurut mereka, peran Listiani sebatas penghubung antara nasabah dengan proses gadai. Namun dalam perkembangan kasus, kliennya justru ditempatkan sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas aliran dana, yang dinilai sebagai konstruksi hukum yang tidak adil dan tidak proporsional.
Transfer Tanpa Kuasa Jadi Sorotan
Kuasa hukum membeberkan bahwa dana hasil transaksi gadai emas tidak pernah berada dalam penguasaan Listiani. Seluruh proses transfer disebut dilakukan langsung oleh pihak kasir ke rekening pihak lain tanpa adanya surat kuasa dari klien mereka.
“Ini poin krusial. Secara hukum, tindakan transfer tanpa kuasa bukan menjadi tanggung jawab agen,” ujar mereka.
Lebih lanjut ditegaskan, dalam prinsip hukum pidana, pertanggungjawaban melekat pada pihak yang memiliki kewenangan dan kendali atas perbuatan, bukan pada pihak yang hanya berperan sebagai perantara.
Tiga Pertanyaan Kunci
Tim kuasa hukum juga menyoroti tiga pertanyaan penting yang dinilai sebagai kunci dalam mengungkap perkara:
Siapa yang memerintahkan transfer?
Siapa yang mengeksekusi transfer?
Ke rekening siapa dana tersebut masuk?
“Maka jelas, klien kami bukan pelaku dalam tiga titik utama tersebut,” tegasnya.
Minta Penegak Hukum Objektif
Pihak kuasa hukum menyatakan tetap menghormati proses hukum yang berjalan, namun mengingatkan agar penegakan hukum dilakukan secara objektif dan tidak mengorbankan pihak yang tidak memiliki kendali atas peristiwa.
Mereka juga menilai, jika perkara dibuka secara transparan, posisi Listiani lebih tepat sebagai saksi fakta, bukan pihak yang harus memikul tanggung jawab pidana.
“Kami meminta asas praduga tak bersalah dijunjung tinggi, dan perkara ini diuji secara menyeluruh,” ujarnya.
Imbauan ke Publik
Kepada masyarakat, tim kuasa hukum mengimbau agar tidak terburu-buru memberikan penilaian sebelum proses hukum selesai.
“Jangan menghakimi sebelum kebenaran terungkap. Kami akan mengawal kasus ini sampai terang benderang,” tutupnya. (MDG05)


.jpg)





