Media Dinamika Global

Minggu, 08 Maret 2026

Satlantas polres Bima Utamakan Penurunan Angka Kecelakaan Menjelang Mudik Lebaran


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Satlantas Polres Bima Kabupaten jajaran Polda NTB mulai gencar melakukan sosialisasi dan edukasi tata tertib berlalu lintas menjelang mudik Lebaran 2026.

Upaya ini bertujuan menciptakan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan berkeselamatan, dengan fokus utama pada penurunan angka kecelakaan.

Seperti pada Sabtu 7 Maret 2026 anggota Unit Kamsel Satlantas Polres Bima menyambangi pangkalan ojek di pertigaan terminal Tente.

Kegiatan tersebut sesuai tagline Koorlaants Mabes Polri yang mengusung tema Mudik lebaran 2026 “Mudik Aman Keluarga Bahagia”.

Hal itu dikemukakan oleh Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,MH., melalui Kasat Lantas Iptu Putu Agus Mas Purnomo SH.

Sosialisasi ini dilakukan secara humanis, melalui “Program Satlantas Menyapa”untuk memberikan perlindungan dan pengayoman maksimal kepada masyarakat selama perjalanan mudik 2026.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman. (Sekjend MDG)

"Ekonomi Kota Bima: Saatnya UMKM dan Sektor Lokal Jadi Motor Utama”


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Melihat Pertumbuhan ekonomi di Kota Bima masih bergerak relatif lambat, namun walaupun demikian ada pula peluang besar jika sektor UMKM, pariwisata, dan pertanian lokal dikelola secara lebih modern dan terintegrasi.

Pertumbuhan ekonomi kita memang lamban tapi di bayang-bayangi oleh potensi.

Potensi Kota Bima tidak hanya pada jumlah penduduk dan luas wilayah, tetapi pada sumber daya alam, kekayaan budaya, dan posisi strategisnya sebagai pusat pelayanan dan pelabuhan di bagian Timur Pulau Sumbawa.

Oleh karena itu, pemerintah daerah dan pelaku usaha perlu kerjasama untuk membangun ekosistem ekonomi yang berbasis lokal, bukan hanya mengandalkan belanja APBD semata.

Ekonomi Kota Bima 2019-2023 menunjukkan pertumbuhan PDRB (total nilai tambah barang dan jasa) masih dibawah rata‑rata NTB, dengan dominasi sektor pertanian, perdagangan, dan jasa.

Realisasi APBD Kota Bima tahun ini alokasi belanjanya cukup besar, tetapi PAD-nya masih bergantung pada pajak dan retribusi, belum pada sektor produktif yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.

Sementara, sektor UMKM dan pariwisata mulai terlihat indikasi tumbuh, dengan munculnya beberapa produk oleh‑oleh khas Bima dan pengembangan destinasi wisata lokal. Kabar gembira ini membuktikan potensi ekonomi di KOBI ada, tetapi masih perlu diperkuat lewat kebijakan dan investasi yang tepat.

Sebagai contoh nyata, kita bisa Kota Bima punya keunggulan tersendiri. Mislanya di sektor pertanian seperti padi, jagung, kedelai, kacang-kacangan dan umbi-umbian terkonsentrasi di kecamatan Rasa Na'e Timir dan Raba. Sektor ini menyumbang sekitar 14,63% di tahun 2023.

Tidak mau kalah, potensi perdagangan pun menunjukkan grafik yang cukup baik. Industri-industri pengolahan pangan, tekstil, dan olahan kayu menyumbang kekuatan pada perekonomian.

Di sektor pariwisata, pantai Lawata, pantai Amahami, pantai Kolo, situs kerajaan Bima (museum Asi Mbojo), dan Museum Samparaja mulai menjadi destinasi kunjungan wisatawan, sehingga muncul peluang usaha seperti homestay kecil, warung makan, dan bernagai lainnya.

Laju ekonomi di Kota Bima masih seperti "kura-kura", padahal potensi peluangnya sangat besar jika pemegang kebijakan, pelaku usaha, dan masyarakat berkolaborasi. Hemat saya, langkah konkret dilakukan dengan penguatan UMKM melalui pelatihan, akses pembiayaan, dan pasar digital, pengembangan pariwisata berbasis komunitas, serta peningkatan infrastruktur jalan, transportasi, dan fasilitas perdagangan.

Terakhir, sebagai daerah lahirnya para qori-qoriah internasional integrasi nilai-nilai syariah perlu dilakukan selain untuk mempertahankan dan branding daerah juga mengedukasi para pelaku usaha agar menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut. 

Notes ini saya dapat dari "isi hati" BPS.2023 (Badan Pusat Statistik) dan LKIP.2022 (Laporan Kinerja Instansi Pemerintah) Kota Bima. Statistik ini menunjukkan harapan besar agar kita sama-sama membangun daerah dan berkontribusi dengan cara yang sederhana dan mulai dari yang kecil dan ringan. Sebab, kritik boleh tapi gak kalah penting solutif dan kontributif juga perlu.(Sekjend MDG)


STIKES Yahya Bima Gelar Laksanakan Seminar di RSUD Muhammad Ruslan Kota Mataram


Mataram, Media Dinamika Global.id.-- Mahasiswa Profesi Ners STIKES Yahya Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun profesionalitas di bidang keperawatan melalui kegiatan seminar kasus kegawatdaruratan yang dilaksanakan di RSUD Moh. Ruslan Kota Mataram.

Seminar yang digelar Sabtu (7/3/2026) ini mengangkat dua kasus klinis yang sering ditemui di ruang kegawatdaruratan, yakni Hiponatremia dan Ketoasidosis Diabetik (KAD).

Kegiatan ilmiah tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa profesi ners dalam mengasah kemampuan analisis klinis, pengambilan keputusan cepat, serta penalaran ilmiah dalam menangani kasus nyata di rumah sakit.

Dalam seminar itu, mahasiswa mempresentasikan hasil pengkajian pasien secara komprehensif, mulai dari kondisi klinis, analisis masalah keperawatan, hingga rencana intervensi berbasis evidence-based practice. Presentasi tersebut kemudian didiskusikan bersama pembimbing klinik serta tenaga kesehatan di rumah sakit sebagai bagian dari proses evaluasi akademik dan praktik profesional.

Pembimbing Institusi Ners ijhul menyampaikan bahwa profesionalitas seorang tenaga kesehatan tidak lahir secara instan. Profesionalitas dibentuk melalui proses panjang yang melibatkan pembelajaran berkelanjutan, diskusi ilmiah, serta keberanian mahasiswa untuk menguji kemampuan dan pemahaman mereka dalam forum akademik.

Melalui seminar kasus seperti ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga dilatih untuk mempertanggungjawabkan setiap tindakan keperawatan secara ilmiah dan etis di hadapan tim kesehatan,” ujarnya.

Seminar kasus mahasiswa profesi ners ini juga menjadi bukti bahwa STIKES Yahya Bima serius mencetak calon perawat yang kompeten, kritis, dan siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan modern. Mahasiswa didorong untuk berpikir sistematis, menganalisis kondisi pasien secara menyeluruh, serta bekerja secara profesional dalam tim pelayanan kesehatan.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa proses pendidikan di STIKES Yahya Bima tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga terintegrasi langsung dengan praktik klinis di rumah sakit. Dengan model pembelajaran seperti ini, lulusan diharapkan mampu menjadi perawat profesional yang siap mengabdi kepada masyarakat.

Bagi generasi muda yang memiliki minat berkarier di dunia kesehatan, STIKES Yahya Bima membuka kesempatan bagi calon mahasiswa baru untuk menempuh pendidikan keperawatan yang berorientasi pada kompetensi, profesionalitas, serta pengalaman praktik klinis nyata. Inilah proses nyata menuju lahirnya perawat profesional masa depan. (Sekjend MDG)

Guna Keamanan Wilayah Teritorial Dan Kenyamanan Warga, Serka Muslim Dan Anggota Gelar Patroli Cipkon


Kota Bima. Media Dinamika Global.id.Babinsa Kodo Serka Muslim pimpin Apel pengecekan Personil dalam rangka kegiatan Patroli Cipta Kondisi di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima. Minggu, (08/03/26)

Apel tersebut dihadiri oleh 6 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae.

Sementara Sasaran Patroli yang dilaksanakan oleh.Babinsa Kodo Serka Muslim bersama dengan 5 orang Anggota lainnya adalah.

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabadompu timur 

3. Kelurahan Rabadompu Barat 

4. Kelurahan Rabangodu Utara 

5. Kelurahan Penaraga

6. Kelurahan Dara

Usai pelaksanaan Apel Serka Muslim bersama dengan Anggota bergerak menuju sasaran guna melaksanakan Patroli keliling, seluruh Personil star dari Kel. Kumbe menuju sepanjang Jln Sukarno Hatta dengan menggunakan kendaraan Roda dua

Sekitar Pukul 21.20 Wita' Anggota Patroli tiba di lokasi dan langsung memberikan menghimbau kepada masyarakat terutama anak anak remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing/Brong pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Tak hanya itu saja, Personil Patroli juga melakukan pemeriksaan salah satu warga yg menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot, dan tidak digunakan kembali usai di copot.

Selain mengingatkan agar tidak.e.akai knalpot resing, juga diharapkan kepada masyarakat khususnya anak-anak remaja agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Setelah melaksanakan Patroli keliling, sekitar Pukul 21,30 Wita, Anggota Patroli tiba di Kantor Koramil 01 Rasanae, dan kegiatan Patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Shalat Tarawih Bersama Ustadz H. Syamsuri Firdaus M.Ag, Masjid Kampus 1 UM Bima


Kota Bima, Media Dinas Global.id. – Warga masyarakat mahasiswa kampus universitas Muhammadiyah bima memenuhi Masjid universitas Muhammadiyah bima untuk menunaikan Sholat Tarawih bersama ustadz H. Syamsuri Firdaus M.Ag, Senin 9 Maret 2026.

Perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) kampus 1 UM bima mengatakan, pada bulan Ramadhan malam ke -20 ini telah disiapkan dan dinyatakan lulus verifikasi untuk memimpin Sholat Tarawih.

“Seperti biasanya kami dari DKM Masjid kampus 1 UM bima akan menggelar sholat tarawih se-bulan lamanya dengan ustadz H. Syamsuri Firdaus yang sudah lulus verifikasi dan bilal dari anak muda milenial, selain itu tadarusan dan kuliah subuh,” kata dia.

H. Syamsuri Firdaus menjelaskan, setiap bulan Ramadhan, menjadi momentum bagi mahasiswa mahasiswi UM bima yang akan membangunkan waktu sahur tiba. Hal itu menjadi ciri khas setiap Ramadhan.

“Terkadang ada rasa kangen, jika setiap sebelum sahur sejumlah muda-mudi dan mahasiswa mahasiswi UM Bima berkeliling membangunkan sahur,” ungkapnya.

Menurut ustadz Samsuri firdaus, pada bulan Ramadhan malam ke -20 juga akan penuhi dengan berbagai kegiatan seperti buka bersama warga, bhakti sosial, hingga santunan kepada anak yatim dan dhuafa.

Sebelumnya pihaknya juga teah melakukan cucurak atau munggahan, sebuah tradisi untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan yang penuh keberkahan.

“Dan biasanya dari Pemkot nanti suka ada Tarawih Keliling (Tarling) di setiap Masjid yang ada di Kota Bima,” ungkap Syamsuri Firdaus.(Sekjend MDG)

Partai Buruh Lampung Gelar Musda dan Muscab Se-Provinsi Di Bandar Lampung.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Partai Buruh Provinsi Lampung menggelar Musyawarah Daerah (Musda) dan Musyawarah Cabang (Muscab) se-Provinsi Lampung di Hotel Aston, Kota Bandar Lampung, Minggu 08 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan struktur partai hingga tingkat daerah maupun akar rumput. 

Acara tersebut dihadiri Wakil Presiden Partai Buruh Agus Supriadi dan Sekretaris Jenderal Ferri Nuzarli. Turut mendampingi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Buruh yakni Bidang Kelembagaan Feishal Afif serta Bidang Asistensi Siti Hanifah Aulia.

Selain pengurus pusat, kegiatan tersebut juga dihadiri pimpinan partai politik se-Provinsi Lampung serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung.

Musda dan Muscab Partai Buruh Se-Provinsi Lampung secara resmi dibuka oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong yang dilakukan bersama Ketua Exco Partai Buruh Lampung Sulaiman Ibrahim.

Sekretaris Jenderal Partai Buruh Ferri Nuzarli menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda dan Muscab ini diharapkan dapat memperkuat konsolidasi partai di Provinsi Lampung.

 Ia menegaskan bahwa Partai Buruh menargetkan peningkatan kekuatan politik pada pemilihan umum mendatang.

“Dengan adanya Musda Partai Buruh Lampung ini, kami berharap pada Pemilu 2029 Partai Buruh dapat memperoleh minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan,” ujar Ferri.

Melalui kegiatan ini, Partai Buruh Lampung juga berkomitmen memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kabupaten/kota serta meningkatkan peran partai dalam memperjuangkan aspirasi kaum buruh dan masyarakat di Provinsi Lampung, tutup Ferri Sekjend DPP Partai Buruh. (Fs/Red) 

Kapolres Bima Kota Hadiri Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Desa Ntori, Kecamatan Wawo


Wawo, Media Dinamika Global.id.-- Penanaman Jagung sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bima, bersama-sama dengan aparat keamanan dan masyarakat, melaksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Desa Ntori, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, berlangsung Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar,S.Sos yang mewakili Bupati Bima, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani yang telah bekerja keras dalam mengelola lahan dan meningkatkan produksi jagung di wilayah Kecamatan Wawo. 

"Kegiatan panen jagung serentak ini bukan hanya menjadi tanda keberhasilan para petani, tetapi juga merupakan wujud nyata kerja sama antara pemerintah, penyuluh, dan masyarakat dalam meningkatkan ketahanan pangan serta ekonomi daerah," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bima Kota, AKBP Mubiarto Banu Kristanto, S.I.K., M.M., menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah, TNI-POLRI, dan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

"Polri, khususnya Polres Bima Kota, berkomitmen untuk terus mendukung para Kelompok tani dalam menjaga stabilitas pangan, ekonomi, serta keamanan wilayah," ujarnya.

Kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk Forkopimda, OPD terkait, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat. 

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi jagung dan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan swasembada pangan nasional.

Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan penanaman jagung secara serentak oleh pejabat dan tamu undangan, serta penyerahan bantuan benih jagung kepada kelompok tani. (MDG05)

Pemdes Kore, Fokus Bangun Monumen, Menggunakan ADD


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Pemerintah Desa Kore melaksanakan Pembangunan Monumen pada titik fital di Desa Kore dengan menggunakan Anggaran Dana ADD Desa (ADD) Tahun 2025-2026. Minggu, (08/03/26)

Pembangunan/Rehabilitasi sebagai upaya pemulihan yang komprehensif pada Monumen atau di kenal Tugu La Hami Kore, pembangunan tersebut mengutamakan anggaran yang di Alokasikan melalui Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBD Kabupaten.

Dari dana perimbangan Pusat dan Daerah yang diterima oleh Kabupaten) untuk menggerakkan roda pemerintahan, pembangunan fisik, serta pemberdayaan masyarakat. Kefokusan Penggunaan ADD digunakan untuk mendukung operasional pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa.

Pelaksanaan Pembangunan Desa. Pembangunan infrastruktur fisik Desa (jalan, gorong-gorong, sarana air bersih dll). 

Dalam konteks ini, Kepala Desa Kore Muhammad Tayeb menjelaskan bahwa, pengunaan Anggaran Dana Desa Tahun 2025 ini akan berfokus pada pembangunan fisik di Desa Kore, dalam hal ini juga monumen ini merupakan lapangan yang Simbol dari Desa Kore. 

Selain itu juga, ketua pelaksana program Asriadi, S.PD juga mengatakan bahwasanya Monumen atau di kenal Tugu La Hami Kore adalah Aikon Desa Kore, tentunya program tersebut sangat indah dipandang dan dirasakan oleh masyarakat Desa Kore. 


Transparansi & Akuntabilitas bagian dari Laporan penggunaan ADD wajib diumumkan, misalnya di papan informasi terkait Pemanfaatan ADD yang harus diputuskan melalui musyawarah desa.

Hemat dan Terarah: Penggunaan dana harus efisien, terarah, dan terkendali. 

Dengan ini kepala Desa kore akan memaksimalkan ADD untuk pembangunan Infrastruktur Desa agar dapat dirasakan oleh masyarakat pada umumnya. (Tim MDG)

Fakta Mengejutkan 67% Harga Sebungkus Rokok Langsung Masuk Kas Negara Simak Rinciannya


Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Banyak perokok mungkin tidak menyadari bahwa setiap kali mereka membeli sebungkus rokok, lebih dari separuh uang yang mereka keluarkan sebenarnya langsung disetorkan ke kas negara. Faktanya, beban pungutan yang ditarik pemerintah dari sebatang rokok bisa mencapai kisaran 60% hingga 68% dari Harga Jual Eceran (HJE).

Besarnya porsi untuk negara ini bukan tanpa alasan. Pemerintah menerapkan kebijakan tarif tinggi sebagai instrumen ganda: untuk mengendalikan tingkat konsumsi tembakau demi kesehatan masyarakat, sekaligus sebagai salah satu tulang punggung penerimaan negara.

Pungutan rokok ini tidak berdiri tunggal, melainkan gabungan dari tiga komponen utama. Komponen terbesar adalah Cukai Hasil Tembakau (CHT) yang tarif maksimalnya bisa menyentuh 57%. Kemudian, ada Pajak Rokok Daerah sebesar 10% dari nilai cukai yang dikembalikan untuk pembangunan daerah dan fasilitas kesehatan, serta Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 9,9% hingga 10,7% dari HJE.

Lantas, jika diakumulasikan hingga menyentuh angka 67%, berapa nominal riil yang masuk ke kantong negara dari sebungkus rokok?

Mari kita ambil contoh rokok kategori Sigaret Kretek Mesin (SKM) atau Sigaret Putih Mesin (SPM) Golongan I (merek-merek premium yang populer di pasaran) dengan asumsi Harga Jual Eceran (HJE) Rp 42.000 per bungkus.

Jika total pungutan negara (Cukai + Pajak Daerah + PPN) diasumsikan berada di angka maksimal 67%, maka perhitungannya adalah:

● Total Harga Rokok: Rp 42.000

● Total Pajak & Cukai (67% x 42.000): Rp 28.140

● Sisa untuk Produsen & Distributor: Rp 13.860

Dari simulasi di atas, terlihat jelas bahwa dari uang Rp 42.000 yang dibayarkan konsumen di kasir minimarket, Rp 28.140 langsung ditarik oleh negara. Sementara itu, pabrik rokok, distributor, agen, hingga pengecer hanya berbagi margin dari sisa dana sebesar Rp 13.860 untuk menutupi biaya produksi (tembakau, cengkeh, kertas, filter), biaya operasional, gaji karyawan, hingga keuntungan.

Tingginya komposisi pajak inilah yang menjadi alasan utama mengapa harga rokok dari tahun ke tahun terus merangkak naik. Jadi, saat membakar sebatang rokok, secara tidak langsung konsumen juga sedang menjadi salah satu penyumbang dana terbesar bagi negara.(Sekjend MDG)



BMWI Perkuat Ekosistem Wirausaha di NTB, Buka Bersama Jadi Momentum Kolaborasi Pengusaha dan UMKM


Lombok Barat, Media Dinamika Global.Id.– Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat jaringan kewirausahaan. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Muda Wirausaha Indonesia (BMWI) menghadiri langsung kegiatan buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW BMWI NTB) di Rumah Makan Sukma Rasa, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus BMWI, para pelaku usaha muda, serta sejumlah tokoh masyarakat. Suasana penuh keakraban terasa saat para pengusaha dan aktivis kewirausahaan berkumpul untuk memperkuat komitmen membangun ekosistem usaha yang produktif di Nusa Tenggara Barat.

Ketua DPP BMWI, Syamsul Hidayat, menyampaikan rasa syukurnya dapat hadir langsung dalam kegiatan yang digagas DPW BMWI NTB tersebut. Menurutnya, bulan Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk mempererat hubungan antar pengusaha sekaligus memperluas jejaring kolaborasi.

“Alhamdulillah saya bisa menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh DPW BMWI NTB. Selain itu, saya juga menghadiri beberapa agenda buka bersama dengan para alumni saya semasa S1 serta para Dandim di Pulau Lombok,” ujarnya.

Syamsul menegaskan, mulai tahun 2026 BMWI NTB akan semakin aktif menggelar berbagai kegiatan sosial dan pengembangan kewirausahaan. Salah satunya melalui program pembagian sembako bagi masyarakat kurang mampu di Pulau Lombok.

Program tersebut, lanjutnya, akan dijalankan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk kepolisian dan TNI di wilayah NTB.

“Ke depan kita akan berkolaborasi dengan Polresta, Polres di bawah Polda NTB serta para Dandim di NTB. Tidak hanya kegiatan sosial, kita juga akan mengadakan jalan sehat, seminar kewirausahaan, dan berbagai kegiatan yang mendorong semangat usaha masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya itu, BMWI juga berkomitmen untuk lebih fokus pada penguatan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di NTB. Program yang akan dijalankan meliputi verifikasi UMKM, pendampingan perizinan usaha, pelatihan, hingga pengembangan pasar agar produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas.

Syamsul mencontohkan pengalaman BMWI di Jawa Timur yang telah melakukan verifikasi UMKM untuk dipersiapkan masuk ke pasar ekspor.

“Ke depan kita ingin melakukan hal yang sama di NTB. Tugas ini bukan hanya milik BMWI, tetapi akan kita jalankan bersama stakeholder kabupaten/kota di NTB agar UMKM kita bisa naik kelas,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa BMWI yang telah berdiri sejak tiga tahun lalu kini terus memperluas jaringan, bahkan hingga ke luar negeri. Oleh karena itu, koordinasi antar anggota menjadi penting agar potensi usaha yang dimiliki dapat dikolaborasikan secara maksimal.

“Kita perlu mengadakan Rapat Kerja Nasional agar kita mengetahui potensi usaha anggota di berbagai daerah. Dari situ kita bisa melihat peluang kolaborasi, termasuk peluang ekspor. Misalnya jika di luar negeri membutuhkan komoditas seperti cengkeh atau produk lainnya, kita bisa menyiapkannya dari daerah,” tambahnya.


Mulai tahun ini, BMWI juga akan memprioritaskan pelatihan bagi pelaku usaha pemula di NTB. Program tersebut akan mencakup pendampingan perizinan, strategi pemasaran, hingga pengembangan bisnis agar para pelaku usaha mampu berkembang secara berkelanjutan.

“Teman-teman yang baru memulai usaha akan kita dampingi. Kita ajarkan mulai dari pengurusan izin, strategi pemasaran hingga pengembangan usaha. Target kami, BMWI di NTB akan terus kita besarkan bersama,” tegas Syamsul.

Dalam memperkuat perannya di daerah, BMWI juga terus menjalin silaturahmi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Provinsi NTB, Polda NTB, Korem 162/Wira Bhakti, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) provinsi NTB.

“Silahturahmi ini penting agar semua pihak mengetahui bahwa BMWI sudah lama hadir dan siap berkolaborasi untuk mendorong pertumbuhan wirausaha di NTB,” pungkasnya.

Redaksi ||