Media Dinamika Global

Selasa, 10 Februari 2026

Luar Biasa ! Babinsa Kelurahan Rabangodu Utara Peduli Keselamatan Siswa


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Aktivitas rutin pada pagi hari terus dilakukan oleh Anggota Koramil 1608-01/Rasana'e Babinsa Kelurahan Rabangodu Utara Serda Syamsudin, membantu menyebrangkan jalan raya pada siswa-siswi di SDN 19 Kelurahan Rabangodu Utara Kecamatan Raba Kota Bma. Rabu, (11/02/26)

Aksi heroik yang dilakukan oleh Babinsa Kelurahan Rabangodu Utara Serda Syamsudin merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan para siswa agar tidak terjadi kecelakaan, selain sekolah yang berada di sebrang jalan raya, ditambah lagi di wilayah tersebut padat arus lalu lintas. Sehingga rawan terhadap terjadinya kecelakaan.

Sebagaimana yang dilihat melalui hasil dokumentasi, nampak Serda Syamsudin sedang membantu Siswa-siswi SDN SDN 19 Rabangodu Utara yang menyeberang jalan raya.

Serda Syamsudin disela kegiatan menyampaikan bahwa, memang sekitar wilayah sekolah ini kendaraannya tergolong ramai baik roda dua maupun roda empat sehingga dibutuhkan seseorang untuk menyeberangkan anak-anak menuju gerbang sekolah agar tidak terjadi kecelakaan atau musibah yang menyebabkan terhambatnya proses kegiatan belajar yang dilaksanakan oleh anak-anak.

Tentunya kami membantu mereka dengan penuh hati-hati, menggandeng tangan Siswa hingga ke tepian jalan dan memastikan mereka dalam keadaan betul aman tentunya, ujarnya.

Untuk pelajar di tingkat SD memang butuh pengawasan dan pendampingan karena dikhawatirkan akan keselamatan mereka, apalagi lokasi sekolah sekolah tersebut padat kendaraan yang juga terletak di sebrang jalan raya, jadi sangat rawan kalau tidak dibantu untuk menyeberang.


Disisi lain, Serda Syamsudin juga menghimbau, agar tidak hanya pihak TNI yang memiliki kepedulian terhadap keselamatan para siswa, akan tetapi masyarakat pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat agar didepan sekolah bisa mengurangi laju kecepatan kendaraan, agar menghindari terjadinya kecelakaan.

Artinya kita sama-sama saling menjaga dan menyelamatkan mereka, agar tidak terjadi masalah, karena sesungguhnya bukan saja korban kecelakaan, tetapi yang mencelakai orang juga akan mengalami masalah, maka dari itu, mari kita sama-sama saling menjaga sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut nampak terlihat moment yang sangat luar bias dilakukan oleh para siswa usai menyebrang, mereka menyampaikan terimakasih kepada Serda Syamsudin sudah membantu menyeberang jalan hingga depan pintu gerbang sekolah. (Koramil-01/MDG).

Delapan Karya Prof. Yusril Ihza Mahendra Diluncurkan, Rekam Jejak Intelektual Tujuh Dekade Pengabdian


Jakarta, Media Dinamika Global.id. – Balai Kartini, Jakarta, menjadi saksi peluncuran delapan buku karya Prof. Yusril Ihza Mahendra pada Sabtu (7/2/2026). Peluncuran tersebut tidak sekadar menghadirkan karya tulis, tetapi merefleksikan perjalanan panjang pemikiran dan pengabdian Prof. Yusril dalam bidang hukum tata negara, politik, dan demokrasi selama lebih dari tujuh dekade.

Prof. Yusril Ihza Mahendra yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, dikenal sebagai sosok intelektual yang konsisten merawat nilai-nilai konstitusi. Melalui delapan buku tersebut, publik diajak menelusuri gagasan, pengalaman, serta refleksi pemikiran yang membentuk kiprahnya sebagai akademisi, negarawan, dan pemikir bangsa.

Peluncuran buku ini dihadiri sejumlah tokoh penting, baik dari dalam maupun luar negeri. Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, tampak hadir bersama para menteri, pimpinan DPR dan DPD, pejabat negara, akademisi, serta kalangan intelektual. Dari mancanegara, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim turut memberikan perhatian melalui perwakilannya, H.E. Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Husin.

Adapun delapan buku yang diluncurkan mencakup berbagai genre dan pendekatan pemikiran, mulai dari karya akademik, autobiografi, hingga sastra. Di antaranya The Untold Stories of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra dan Testimoni Kolega, The Autobiography of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Islam, Democracy, and Human Rights in Contemporary Indonesia, Pemikiran Politik Yusril Ihza Mahendra: Islam, Negara, dan Demokrasi, The Landmark Cases of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, hingga Di Mana Bumi Dipijak: Novel Biografis.

Penerbit Prodeleader dipercaya menangani penerbitan seluruh karya tersebut. Proses editorial melibatkan sejumlah akademisi dari berbagai latar belakang, termasuk Muhammad Akbar, M.Pd., dosen muda dari STIT Sunan Giri Bima, yang menjadi salah satu editor. Keterlibatan akademisi muda ini menunjukkan terbukanya ruang kolaborasi lintas generasi dalam pengarsipan pemikiran tokoh nasional.

Dalam sambutannya mewakili keluarga, Yuri Kemal Fadlullah menegaskan bahwa perjalanan intelektual Prof. Yusril tidak dapat dilepaskan dari integritas, idealisme, dan keteguhan pada prinsip konstitusi. Ia mengingatkan bahwa sejak usia muda, Prof. Yusril telah berperan dalam dinamika kenegaraan, mulai dari penulisan naskah pidato Presiden Soeharto hingga dipercaya menjabat menteri di berbagai era pemerintahan, dari Presiden B.J. Habibie hingga Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu, perwakilan Perdana Menteri Malaysia menilai karya-karya Prof. Yusril sebagai kontribusi penting bagi khazanah pemikiran Islam, hukum, dan demokrasi, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat global. Menurutnya, konsistensi pemikiran Prof. Yusril menjadikannya salah satu figur intelektual yang tetap relevan lintas zaman.

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, turut menyampaikan apresiasi atas peran strategis Prof. Yusril dalam perjalanan ketatanegaraan Indonesia. Ia menilai kepercayaan lintas rezim terhadap Prof. Yusril merupakan bukti nyata bahwa integritas dan kompetensi intelektual tetap menjadi fondasi utama dalam pemerintahan.

Peluncuran delapan buku ini ditutup dengan sesi dokumentasi bersama para undangan. Lebih dari sekadar seremoni, acara tersebut menjadi penanda penting bahwa tradisi intelektual, pengabdian, dan pemikiran kritis masih memiliki ruang yang kuat dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Dosen Muda STIT Sunan Giri Bima Dipercaya Menjadi Editor Buku Prof. Yusril Ihza Mahendra


Jakarta, Media Dinamika Global.id. – Kepercayaan terhadap kapasitas akademisi muda kembali ditunjukkan dalam peluncuran delapan buku karya Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Prof. Yusril Ihza Mahendra. Dalam momentum tersebut, Muhammad Akbar, M.Pd., dosen muda Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima, dipercaya menjadi bagian dari tim editor salah satu buku utama Prof. Yusril Ihza Mahendra.

Peluncuran delapan buku yang mengusung tema Setengah Abad Dedikasi untuk Bangsa itu digelar di Balai Kartini, Jakarta, pada Sabtu (7/2/2026). Acara ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, pejabat negara, akademisi, serta kalangan intelektual, dan menjadi penanda perjalanan panjang pemikiran serta pengabdian Prof. Yusril dalam bidang hukum tata negara, demokrasi, dan konstitusionalisme.

Salah satu buku utama yang melibatkan Muhammad Akbar sebagai editor berjudul The Untold Stories of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra dan Testimoni Kolega. Buku setebal lebih dari 1.000 halaman tersebut memuat refleksi pemikiran, pengalaman politik, serta kontribusi Prof. Yusril Ihza Mahendra dalam memperjuangkan prinsip negara hukum dan keadilan konstitusional di Indonesia.

Dalam proses editorial, Muhammad Akbar berperan menjaga kualitas akademik, ketepatan substansi, serta kesinambungan narasi buku. Keterlibatan dosen muda dari perguruan tinggi di daerah ini menjadi cerminan terbukanya ruang kolaborasi intelektual lintas wilayah dalam produksi karya ilmiah berskala nasional.

Selain aktif mengajar, Muhammad Akbar juga mengemban amanah sebagai Sekretaris Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIT Sunan Giri Bima. Ia dikenal sebagai akademisi dan penulis muda yang produktif, dengan sejumlah karya buku fiksi dan nonfiksi, baik secara individu maupun kolaboratif.

Pengalaman akademik internasional turut mewarnai perjalanan intelektualnya. Pada 2022, ia tercatat sebagai pembicara dalam program Student Mobility di tiga negara ASEAN, yakni Malaysia, Thailand, dan Singapura, yang memperkaya perspektif keilmuannya dalam konteks global.

Bagi Muhammad Akbar, keterlibatan sebagai editor buku Prof. Yusril Ihza Mahendra bukan hanya capaian personal, tetapi juga tanggung jawab intelektual. Ia memandang proses ini sebagai ruang belajar berharga dalam merawat gagasan besar seorang tokoh bangsa agar tetap relevan dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Peluncuran delapan buku Prof. Yusril Ihza Mahendra sekaligus menegaskan pentingnya kesinambungan tradisi keilmuan di Indonesia, di mana kolaborasi lintas generasi menjadi fondasi dalam menjaga integritas, pemikiran, dan pengabdian bagi bangsa dan negara.(Sekjend MDG

Jajaran Koramil 1608-01/Rasanae Tingkatkan Keamanan Wilayah Melalui Patroli Cipkon


Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam rangka melaksanakan kegiatan Patroli Cipta Kondisi di wilayah teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, Babinsa Kelurahan jatibaru Serka Mustamin pimpin apel pengecekan Personil yang bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae' Timur Kota Bima. Rabu, (089/02/26)

Kegiatan Patroli Cipta Kondisi di wilayah teritorial Koramil 1608-01/Rasanae dihadiri oleh Babinsa Kelurahan Kodo Serka Muslim 6 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae lainnya, dengan sasaran kegiatan yang dilakukan di beberapa Kelurahan seperti.

1. Kelurahan kumbe 

2. Rabadompu Timur 

3. Kelurahan Rabangodu Utara 

4. Kelurahan Penaraga

5. Kelurahan Paruga

6. Kelurahan Penatoi 

7. Kelurahan Dara

Sebelum melaksanakan Kegiatan Patroli cipta kondisi di Wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, Sekitar Pukul 20.00 Wita Personil Patroli melaksanakan Apel pengecekan dalam rangka memastikan kelengkapan Personil.

Tak berselang lama, seluruh Personil Patroli melaksanakan patroli keliling menggunakan kendaraan roda dua menuju sepanjang jalan Sukarno Hatta, untuk memantau aktivitas warga yang berada di sepanjang jalan.

Pukul 21.15 Wita' Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat.

Dalam himbauannya dijelaskan bahwa, Pada malam hari kami dari personil Koramil-01/Rasanae rutin melaksanakan patroli keliling, maka di harapkan kepada warga untuk sama-sama menjaga kemanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Agar lingkungan tetap dalam keadaan aman dan kondusif, ujarnya Personil Patroli saat memberikan himbauan.

Dalam kegiatan ini juga, kami berharap agar setiap warga lebih utama anak-anak bisa menjauhkan diri dari mengkonsumsi minuman keras dan Narkoba.

Karena dampaknya sangat bernilai negatif jika sudah bergantung pada barang haram tersebut, maka hal-hal akan hilang akhlak baik, jadi akan bisa merusak masa depan dan akan mencoreng nama baik keluarga. Maka melalui momen ini, demi kebaikan kita semua, mari kita saling menjaga dan menjauhkan diri dari segala perbuatan yang tidak baik, tegasnya.

Selain dari pada itu, kami menghimbau apabila terjadi permasalahan segera melaporkan ke pihak aparat terkait yaitu Babinsa bhabinkamtibmas dan RT/RW.


Pada kesempatan itu juga, Anggota patroli tidak hanya sekedar memberikan himbauan saja, namun mewujudkan himbauan dengan melaksanakan pemeriksaan salah satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus mengingatkan agar knalpot resing di copot, tidak di pasang lagi.

Selain itu, diharapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Dan diharapkan juga agar setiap warga tidak melakukan tindakan yang dianggap melawan hukum maupun aturan yang berlaku, demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di Wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae

Usai melaksanakan kegiatan patroli Cipta Kondisi, seluruh Anggota patroli kembali menuju Kantor Koramil-01/Rasanae, dan kegiatan patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/MDG).

Menteri Kelautan dan Perikanan Dukung Pembangunan Kampung Nelayan Kabupaten Bima


Jakarta, Media Dinamika Global.id./ Kehadiran Bupati Bima Ady Mahyudi Selasa (10/02/2026) di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dalam rangka Audiensi Usulan  Pemerintah Kabupaten Bima  pada Program Prioritas     Nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mendapatkan dukungan penuh dari instansi yang dipimpin oleh Menteri Sakti Wahyu Trenggono tersebut.

Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) merupakan penyediaan sarana perikanan dan kelautan secara terintegrasi dari hulu ke hilir yang meliputi sarana penangkapan ikan, sarana pengolahan dan pemasaran ikan dalam suatu kawasan pada desa mayoritas nelayan.

Kementerian KKP  memberikan respon yang sangat baik dengan baik usulan Bupati Bima dan memberikan kesempatan untuk mengusulkan desa penyangga dari lokasi  KNMP induk.

Bupati Bima dihadapan Menteri yang didampingi, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif dan beberapa direktur terkait memaparkan pentingnya kehadiran kampung nelayan dan potensi sektor Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Bima.

"Pemkab Bima  mengusulkan tiga desa pesisir yang merupakan desa dengan jumlah nelayan dan armada penangkapan ikan terbesar, yaitu Desa Kore-Sanggar, Desa Lamere-Sape dan desa Karumbu - Langgudu.  "Ketiga desa dimaksud memenuhi kriteria sebagaimana petunjuk teknis (Juknis) dalam program kampung nelayan merah putih". Terang Bupati yang hadir dengan Kadis Kelautan dan Perikanan Tajuddin, SH.,M.Si, Kadis Perkim Suwandi, ST, MT, Kabid Perikanan Tangkap Dislutkan Firdaus, ST  dan Kabid Pertanahan Dinas Perkim Budiansani

Selain usulan program KNMP, Pemerintah Kabupaten Bima juga menyampaikan usulan pembangunan  dermaga apung di desa Bajo Pulo untuk tiga titik dermaga di dusun Bajo Barat, Bajo Tengah dan Pasir Putih serta serta program prioritas lain sektor kelautan dan perikanan". Terang Bupati Ady Mahyudi.

Kabupaten Bima yang terdiri dari 18 Kecamatan dengan 12 Kecamatan dan 64 desa diantaranya merupakan wilayah pesisir yang memerlukan penyediaan maupun perbaikan sarana dan prasarana produksi, pengolahan serta pemasaran hasil perikanan demi mendukung kelancaran dan pengembangan kegiatan usaha perikanan sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan nelayan". 

Kami berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan perikanan, melalui program kampung nelayan merah putih dapat merealisasikan program tersebut pada beberapa desa pesisir". imbuhnya, ‎Kabag Prokompim Setda Kab. Bima ‎Suryadin, S.S., M.Si‎.(Sekjend MDG)

Babinsa Desa Sari Koramil 1608-03/Sape Laksanakan Patroli Siskamling untuk Jaga Kondusivitas Wilayah


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Babinsa Desa Sari, Serda Junaidin, bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WITA tersebut bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli Siskamling ini melibatkan dua orang anggota Koramil, satu orang aparat desa, lima orang masyarakat, serta unsur tokoh pemuda dan tokoh agama. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Adapun sasaran patroli meliputi pemukiman warga serta tempat-tempat tongkrongan anak muda yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.



Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 20.00 WITA dengan keberangkatan anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Sari, Kecamatan Sape. Pada pukul 20.15 WITA, tim tiba di lokasi dan langsung melaksanakan pemantauan situasi wilayah. Selanjutnya, pada pukul 20.20 WITA, Babinsa memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjauhi minuman keras, narkoba, dan berbagai aktivitas negatif lainnya yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Selain itu, warga juga diingatkan untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca, khususnya saat hujan, yang berpotensi menimbulkan banjir dan tanah longsor. Babinsa turut mengingatkan bahaya korsleting listrik akibat air hujan yang merembes ke dalam rumah dan mengenai instalasi listrik atau peralatan elektronik.

Pada pukul 20.30 WITA, patroli dilanjutkan dengan pemantauan wilayah desa binaan. Seluruh rangkaian kegiatan Patroli Siskamling berakhir pada pukul 21.00 WITA dan berlangsung dengan aman, tertib, serta kondusif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat, sehingga tercipta situasi wilayah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.

(Team.MDG.03)

Bupati Bima : Audensi Tersebut di Terima Langsung Oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Jakarta Untuk Kab, Bima


Jakarta, Media Dinamika Global.id./ Bupati Bima Ady Mahyudi, menggelar pertemuan strategis dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono.

Agenda utama pertemuan ini membahas percepatan rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih serta pengembangan sektor perikanan budi daya di Kabupaten Bima.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan di Jakarta, pada Selasa (10/2/2026).

Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna mendorong pembangunan kawasan pesisir sekaligus meningkatkan taraf hidup nelayan yang ada di kabupaten bima.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sakti Wahyu Trenggono menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk menjadikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai program strategis nasional.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Bima untuk berperan aktif, khususnya dalam memastikan kesiapan lahan dan dukungan infrastruktur penunjang lainnya agar proyek ini berjalan lancar.

“Yang pada intinya bagaimana kita bisa mensejahterakan masyarakat pesisir di wilayah kabupaten bima” tegas Menteri Trenggono.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bima Ady Mahyudi, menyampaikan apresiasi mendalam atas atensi Kementerian Kelautan dan Perikanan terhadap potensi maritim di daerahnya. Ia menjamin bahwa pemerintah daerah telah mempersiapkan segala kebutuhan teknis, termasuk ketersediaan lahan.

“Terima kasih atas rencana pembangunan Kampung Nelayan di Kabupaten Bima dan Alhamdulillah lahannya sudah tersedia. Semoga di tahun 2026 ini pembangunannya sudah dapat dimulai,” ungkap Bupati Bima yang biasa di Sapa Abah dengan optimis. Sebagai informasi, Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program unggulan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang menyasar peningkatan kesejahteraan nelayan.

Konsep ini mengintegrasikan pembangunan kawasan perikanan terpadu yang meliputi hunian layak bagi nelayan, infrastruktur pendukung, serta fasilitas ekonomi produktif.

Turut hadir mendampingi Bupati Bima dalam audiensi ini adalah Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bima. (MDG)

Badan Pembina Harian(BPH) UM Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Universitas Muhammadiyah bima(UM Bima) memiliki Badan Pembina Harian (BPH) yang diatur dalam Statuta UMB sebagai berikut:

(1)  Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah bima (BPH UM Bima) dibentuk oleh dan bertanggungjawab kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

(2)  Badan Pembina Harian berfungsi mewakili Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk melaksanakan tugas:

a.   memberi arah dan pertimbangan kepada UMB dalam pengelolaan UMM;

b.   bersama pimpinan UMB menyusun Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahunan;

c.   bersama pimpinan dan Senat UMB menyusun Rencana Induk Pengembangan (RIP) dan Statuta;

d.   membuat laporan kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

(3)  BPH UMB berwenang:

a.   mengangkat dan memberhentikan dosen dan tenaga kependidikan tetap Persyarikatan atas usul Pimpinan UMB; b.   melaksanakan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan UMB;

c.   melakukan pembinaan dan pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan;

d.   melakukan pengawasan, pembinaan, dan pengembangan Badan Usaha Milik UMB .

(4)  Badan Pembina Harian terdiri atas:

a.   unsur Pimpinan Persyarikatan sebagai wakil Persyarikatan;

b.   unsur tokoh Persyarikatan yang berpengalaman dalam dunia pendidikan tinggi;

c.   unsur tokoh masyarakat yang berpengalaman dalam dunia pendidikan dan memahami Persyarikatan.

(5)  Susunan BPH sekurang-kurangnya 5 (lima) orang dan sebanyak-banyaknya 9 (sembilan) orang yang terdiri atas unsur Ketua, Wakil Ketua,Sekretaris, Bendahara, dan Anggota.

(6)  Pengangkatan, pemberhentian, dan perubahan anggota BPH ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah bima atas usul pimpinan UMB bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah bima melalui Majelis Pendidikan Tinggi.

(7)  Usulan sebagaimana dimaksud pada ayat (6) perlu memperhatikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah bima.

(8)  Keanggotaan BPH diberhentikan dan/atau dilakukan perubahan karena masa jabatan berakhir, pengunduran diri, meninggal dunia, atau berhalangan tetap.

(9)  Keanggotaan BPH pada masa jabatannya dapat dilakukan perubahan karena pengunduran diri, meninggal dunia, atau berhalangan tetap.

(10)    Ketentuan jabatan BPH diatur sebagai berikut:

a.     masa jabatan BPH 4 (empat) tahun;

b.     Ketua BPH tidak boleh dijabat oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Ketua Pimpinan Persyarikatan dibawahnya;

c.     Ketua BPH dapat dijabat oleh orang yang sama maksimal dua kali masa jabatan;

d.     Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Anggota BPH tidak boleh merangkap unsur pimpinan PTM dan pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah lainnya.

(11).  Pimpinan Pusat Muhammadiyah bima dapat mengambil kebijakan lain dalam hal tidak terpenuhinya ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (6), ayat (7), ayat (8), ayat (9), dan ayat (10) demi kemaslahatan Persyarikatan.(Sekjend MDG)

Teknologi Adalah Kunci Jadikan NTB Lumbung Pangan Dunia Kembali


Lombok Barat, Media Dinamika Global.Id-​Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP/BRMP) NTB dari pejabat lama Dr. Ir. Awaludin Hipi, M.Si. kepada Hendro Cahyono, S.Pt., M.Sc., pada Selasa (10/2/2026).

​Dalam sambutannya, Lalu Iqbal mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan kesejahteraan petani di NTB. Ia mencatat adanya lonjakan signifikan pada Indeks Nilai Tukar Petani (NTP) yang semula berada di angka 123 pada awal 2025, kini telah mencapai 131 di awal tahun 2026.

​"Saya menyaksikan sendiri kebahagiaan para petani. Indeks Pertanaman (IP) yang tadinya 100 naik menjadi 200, bahkan ada yang mencapai 300. Ini terjadi karena biaya produksi yang semakin rendah, pupuk yang lebih mudah didapat, air tersedia, serta harga jual (HPP) yang stabil di angka Rp6.500," ujarnya.

Kehadiran Gubernur dalam acara tersebut bukan sekadar urusan formalitas pemerintahan. Ia mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan dunia pertanian karena kedua orang tuanya adalah pejuang pertanian di NTB.

​"Darah daging saya adalah pertanian. Ibu saya dulu sarjana pertanian yang mengabdi di kementerian hingga menjadi Kepala Dinas di daerah, sementara ayah saya petani asli. Saya ingat waktu kecil sering diajak ke balai benih ini," kenangnya.

Gubernur Iqbal menekankan bahwa masa depan pertanian NTB terletak pada intensifikasi melalui penerapan teknologi, mengingat keterbatasan lahan untuk ekstensifikasi, terutama di Pulau Lombok. Ia membandingkan produktivitas jagung dan padi di NTB yang masih tertinggal jauh dibandingkan negara luar seperti Amerika Serikat, Turki, bahkan Israel.

​"Tanah kita jauh lebih subur karena merupakan tanah vulkanik, cuaca kita lebih bersahabat. Tapi kenapa di Turki yang tanahnya berbatu bisa menghasilkan 10 ton gabah kering per hektare, sementara kita baru 6–7 ton? Kuncinya hanya satu: teknologi," tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak para petani untuk mulai "memilenialkan" cara bertani. Ia berharap penggunaan smartphone di kalangan petani tidak hanya digunakan untuk media sosial atau terjebak aktivitas negatif seperti judi online (slot) dan pinjaman online, melainkan untuk memantau kondisi lahan.

​"Kita harus ajak petani menggunakan ponsel untuk memantau pH tanah dan kebutuhan unsur hara. Jangan hanya jor-joran pakai pupuk yang justru merusak tanah. Dengan teknologi, petani tahu persis apa yang dibutuhkan tanahnya sebelum musim tanam tiba," tandasnya.

​Di akhir sambutannya Gubernur mengajak seluruh jajaran BRMP dan Dinas Pertanian untuk terus berkolaborasi memperkenalkan teknologi smart farming demi menjaga kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani di Bumi Gora.

Sebelumnya, Kepala BRMP Pusat, Prof. Dr. Fadjri Djufry, M.Si., mengungkapkan bahwa NTB kini menjadi salah satu dari tujuh provinsi yang memiliki kantor Balai Lahan Irigasi Pertanian (LIB) untuk mempercepat transformasi pertanian modern.

Prof. Fadjri menjelaskan bahwa BRMP kini telah bertransformasi untuk mengembalikan fungsi riset dan pengembangan (Litbang) di tingkat daerah. Jika sebelumnya tugas balai berfokus pada standarisasi instrumen, kini di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, BRMP kembali fokus pada perakitan, pengujian, dan penerapan teknologi spesifik lokasi.

​"Dulu kita kehilangan banyak peneliti ke BRIN, namun sekarang tusi penelitian dikembalikan. BRMP di provinsi kini menjadi ujung tombak untuk menderaskan inovasi teknologi langsung ke petani dan penyuluh," ujar Prof. Fadjri.

​Ia juga menegaskan bahwa seluruh penyuluh pertanian kini berada di bawah komando BRMP tingkat provinsi. Hal ini bertujuan agar proses diseminasi teknologi dari hulu ke hilir berjalan lebih cepat dan terukur.

Salah satu poin krusial yang disampaikan adalah rencana ambisius menjadikan wilayah Sembalun di Kabupaten Lombok Timur sebagai pusat penyiapan benih bawang putih nasional. Saat ini, Indonesia masih sangat bergantung pada impor bawang putih sebanyak 600 hingga 700 ribu ton per tahun.

​"Potensi Sembalun sangat luar biasa. Kita sudah menguji tujuh varietas unggul baru dengan potensi hasil mencapai 24 hingga 25 ton per hektare. Kami ingin menjawab tantangan Pak Menteri untuk mengejar produktivitas tinggi dengan teknologi 'Proliga' (Produksi Lipat Ganda)," jelasnya.

​Menurutnya, langkah ini diambil untuk memutus ketergantungan impor dan menekan permainan harga di pasar yang selama ini sangat merugikan. Dengan teknologi perakitan benih di NTB, diharapkan kualitas bawang putih lokal mampu bersaing dengan produk luar negeri.

Prof. Fadjri juga meminta dukungan penuh dari Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengingat peran Kepala BRMP kini sangat vital dalam menentukan eksekusi program strategis kementerian, termasuk urusan Cetak Sawah, Optimasi Lahan (Oplah), hingga verifikasi Calon Petani Calon Lahan (CPCL).

​"Kepala BRMP yang baru akan menyetujui semua CPCL bantuan kementerian di NTB. Jadi, kolaborasi antara pusat dan daerah harus diperkuat untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berdampak pada produksi," tambahnya.

​Mengakhiri sambutannya, Prof. Fadjri memberikan apresiasi atas rekam jejak Gubernur NTB yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pertanian. Ia berharap dengan nakhoda baru di BRMP NTB (Hendro Cahyono), pembangunan sektor hortikultura, peternakan, dan perkebunan di Bumi Gora dapat melompat lebih jauh melalui pemanfaatan ribuan inovasi teknologi yang dimiliki kementerian.

Redaksi ||

Jelang Ramadan, Gubernur NTB Tegaskan Intervensi Pasar




Mataram, Media Dinamika Global.Id— Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Mandalika Bertais, Selasa (10/2/2026), untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan. Dalam sidak tersebut, Gubernur menegaskan Pemerintah Provinsi NTB akan segera melakukan intervensi pasar menyusul melonjaknya harga cabai rawit.

Sidak dilakukan bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus sekaligus Satgas Pangan Polda Nusa Tenggara Barat, perwakilan Bank Indonesia Perwakilan NTB, Perum Bulog Kantor Wilayah NTB, serta jajaran Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kota Mataram.

Dari hasil pemantauan lapangan, harga cabai rawit tercatat berada di kisaran Rp90.000 hingga Rp95.000 per kilogram, jauh di atas harga acuan yang diharapkan sekitar Rp57.000 per kilogram.

“Lonjakan paling tinggi ada di cabai rawit, dan ini sangat memengaruhi indeks harga. Karena itu, kami tegaskan intervensi pasar akan dimulai Jumat ini melalui Gerakan Pangan Murah di seluruh pasar di NTB,” ujar Gubernur Miq Iqbal.

Ia menjelaskan, kenaikan harga dipicu tiga faktor utama, yakni curah hujan yang menghambat panen petani, tingginya pasokan cabai yang dikirim ke Pulau Jawa, serta meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan.

Meski demikian, Gubernur memastikan tidak ditemukan indikasi penimbunan.

“Cabai adalah komoditas yang cepat rusak, sehingga kecil kemungkinan ditimbun. Ini murni mekanisme pasar. Namun kami tetap berkoordinasi dengan Polda NTB dan Bank Indonesia untuk memastikan tidak ada praktik yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai langkah pengendalian jangka pendek, Pemprov NTB juga akan berkomunikasi langsung dengan para pengepul besar di Lombok Tengah dan Lombok Timur agar memprioritaskan kebutuhan lokal sebelum pengiriman ke luar daerah.

“Kita di NTB tidak boleh kekurangan cabai. Saya minta para pengepul fokus memenuhi kebutuhan NTB terlebih dahulu supaya stok terjaga dan harga segera terkendali,” tambahnya.

Lonjakan harga ini turut dirasakan pelaku usaha kecil. Made Kuniarti, pedagang asal Gunung Sari, mengaku harus datang ke Pasar Mandalika untuk memperoleh harga yang relatif lebih rendah.

“Di tempat saya sudah Rp115.000 per kilo. Di sini masih Rp95.000. Saya butuh sekitar 1,5 kilo setiap hari untuk jualan. Kami berharap pemerintah segera menggelar pasar murah,” ujarnya.

Selain memantau harga pangan, Gubernur juga meninjau kondisi kebersihan pasar dan saluran drainase yang mengalami pendangkalan. Ia meminta perangkat daerah terkait segera menindaklanjuti agar aktivitas perdagangan tidak terganggu.

Gubernur Miq Iqbal menegaskan bahwa intervensi pasar merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan terjangkau menjelang Ramadan.

“Negara harus hadir. Tugas kami memastikan warga bisa menjalani Ramadan dengan tenang, kebutuhan pokok tersedia, dan harga tetap terkendali,” tutupnya.

Redaksi ||